cover
Contact Name
Andi Susilawaty
Contact Email
prodi_agribisnis@uim-makassar.ac.id
Phone
+628114440205
Journal Mail Official
andisusilawatyhardiani.dty@uim-makassar.ac.id
Editorial Address
Universitas Islam Makassar Jalan Perintis Kemerdekaan 9 No 29 Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Ase Journal
ISSN : 29647614     EISSN : 29645999     DOI : -
Agribusiness and Socioeconomic Journal (ASE Journal) menerbitkan artikel-artikel di bidang Agribisnis, Sosial, dan Ekonomi Pertanian. ASE Journal diterbitkan oleh Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar dan merupakan jurnal ilmiah berskala agribisnis dan sosial ekonomi pertanian. Jurnal ini merupakan media penyebarluasan informasi yang merupakan hasil pemikiran dan penelitian para dosen, peneliti, mahasiswa dan praktisi yang berkepentingan dengan pengembangan agribisnis dan sosial ekonomi pertanian.
Articles 42 Documents
OPTIMALISASI FUNGSI IRIGASI TEKNIS DALAM UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN PETANI DI KABUPATEN SIDRAP: Optimizing The Function of Technical Irrigation in An Effort To Increase Farmers' Income In Sidrap Regency (Case Study in Saddang Irrigation Area of Sidrap Regency) Asrib, Ahmad Rifqi; Ibrahim, Helda; Ali, Taufik; M Zain, Majdah
Agribusiness and Socioeconomic Journal Vol. 4 No. 1 (2025): JUNI
Publisher : Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peranan pemerintah dalam pengelolaan irigasi telah berjalan dari tahun 2015-2019 yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pertanian yang berada di wilayah jaringan Irigasi Saddang melalui program RPJM dan diharapkan mampu dioptimalisasikan dan termanfaatkan dengan baik oleh semua pihak utamanya masyarakat pertanian itu sendiri, sehingga keberlanjutan program dapat berkesinambungan kedepannya. Adapun tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pendapatan petani melalui optimalisasi fungsi irigasi yang berada di daerah irigasi saddang di Kabupaten Sidrap. Penelitian ini dilaksanakan selama kurang lebih 3 bulan, dimulai bulan April hingga Juli tahun 2020. Adapun lokasi penelitian dilakukan di Kabupaten Sidrap, wilayah UPTD Sidenreng 1Metode penelitian ini menggunakan metode survey Jumlah responden sebanyak 61 orang petani yang berasal dari petani penerima manfaat irigasi teknis di 5 petak tersier pada UPTD PSDA Sidenreng I di Kabupaten Sidrap. Hasil penelitian menunjukkan Kegiatan budidaya tanaman padi sawah yang dilakukan petani di Desa Kota Bangun I, yaitu sebagai berikut : (1) persiapan/pengolahan lahan, (2) persiapan semai dan persemaian, (3) penyulaman persemaian, (4) penyiangan gulma, (4) pemupukan, (5) penanaman, (6) pemeliharaan yang meliputi : penyulaman, pemupukan susulan, dan  pengendalian hama dan penyakit, (7) pemanenan, dan (8) pasca panen. Secara keseluruhan total biaya produksi yang dikeluarkan 61 responden selama satu musim tanam padi sawah adalah sebesar Rp 242.032.750,00 mt-1 atau dengan rata-rata biaya produksi sebesar Rp 6.050.819,00 mt-1 responden-1. Jika dikonvesi ke hektar maka total biaya produksi sebesar Rp 172.185.333,00 atau rata-rata sebesar Rp 4.304.633,00 ha-1 responden-1 Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa pendapatan  yang diperoleh 61 responden adalah Rp 708.803.250,00 mt-1 dengan rata-rata sebesar Rp 17.720.081,00 mt-1 responden-1 atau jika dikonversikan ke hektar adalah  dengan rata-rata pendapatan sebesar Rp 12.274.766,67 ha-1 responden-1.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHATANI VANILI DI KELURAHAN PALAMPANG KECMATAN RILAU ALE KABUPATEN BULUKUMBA: Strategy for Developing Vanilla Farming in Palampang Village, Rilau Ale Subdistrict, Bulukumba Regency Balorang, Andi Ahmad; T. Baso, Andi Kasirang; Unga Mega, Dian Asri
Agribusiness and Socioeconomic Journal Vol. 4 No. 1 (2025): JUNI
Publisher : Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permintaan vanili di pasar global terus meningkat, terutama dari industri makanan, kosmetik, dan farmasi. Strategi pengembangan usahatani vanili di Kelurahan Palampang membutuhkan sinergi antara petani, pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat luas. Kecamatan Rilau Ale di Kabupaten Bulukumba memiliki potensi besar untuk pengembangan vanili, terutama di Kelurahan Palampang. Lahan yang subur, iklim yang mendukung, serta posisi strategis yang dekat dengan pusat pasar menjadi modal utama. Namun, keterbatasan modal dan pengetahuan petani tentang teknik budidaya vanili masih menjadi kendala utama yang perlu diatasi. Tujuan penelitian untuk mengetahui kegiatan usahatani Vanili dan strategi pengembangan usahatani vanili di kelurahan Palampang, Kecamatan. Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba. Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Palampang Kecamatan Rilau Ale Kabupaten Bulukumba pada Bulan September sampai Oktober 2023. Populasi yaitu petani vanili di kelurahan Palampang dan sampel dalam penelitian sebanyak 30 orang. Analisis data yang digunakan yaitu analisis IFE dan EFE dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan usahatani vanili di Kelurahan Palampang meliputi persiapan lahan, pembibitan, penanaman, pemeliharaan, panen, dan pemasaran melalui tengkulak lokal. Strategi pengembangan mencakup pemenuhan permintaan pasar dengan mengutamakan kualitas, teknologi baru, dan diversifikasi produk untuk mengatasi fluktuasi harga. Selain itu, peningkatan akses informasi pasar, kerjasama dengan lembaga pertanian, keamanan hasil panen, efisiensi operasional, dan pelatihan petani menjadi fokus utama untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha
STRATEGI BAURAN PEMASARAN SIRUP MARKISA (PASSIFLORA EDULIS) PADA SISTEM PEMASARAN ONLINE DI KOTA MAKASSAR: Marketing Mix Strategy of Passion Fruit Syrup (Passiflora edulis) in Online Marketing System in Makassar City Arman; Yunus, Awaluddin; Kadir, Muh. Ichwan
Agribusiness and Socioeconomic Journal Vol. 4 No. 1 (2025): JUNI
Publisher : Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pemasaran sirup markisa online di CV Nuh Aurora Makassar, menganalisis penerapan bauran pemasaran online (7P), serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam penerapannya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif untuk menggambarkan proses pemasaran dan tantangannya, serta deskriptif kuantitatif untuk menyebarkan bauran pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pemasaran online sirup markisa menerapkan strategi 7P secara konsisten. Produk ditawarkan dalam tiga ukuran dengan harga yang disesuaikan dengan segmen pasar. Distribusi dilakukan melalui media sosial (Instagram, Facebook, TikTok, WhatsApp, Google Bisnis) dan marketplace seperti Shopee. Promosi menggunakan konten visual menarik dan iklan berbayar untuk memperluas jangkauan. Pelayanan pelanggan dilakukan melalui komunikasi langsung di WhatsApp dan Google Bisnis guna memastikan kelancaran transaksi. (2) Evaluasi bauran pemasaran menunjukkan bahwa variabel produk, harga, dan bukti fisik berada dalam kategori sangat baik, sedangkan tempat, promosi, dan orang termasuk dalam kategori baik. Sementara itu, variabel proses masih berada pada kategori cukup baik. (3) Faktor pendukung utama pemasaran online adalah penggunaan media sosial dan marketplace, sedangkan kendala utamanya meliputi biaya konten berbayar dan kebutuhan akan konten visual yang menarik. Temuan ini memberikan wawasan tentang efektivitas strategi pemasaran digital pada produk lokal serta rekomendasi untuk meningkatkan aspek yang masih kurang optimal.
PERAN PEYULUH PADA KEGIATAN USAHA TENUN ETIS NTT KECAMATAN BUYASURI KABUPATEN LEMBATA DESA BARENG: THE ROLE OF EXTENSION WORKERS IN ETHICAL WEAVING BUSINESS ACTIVITIES IN BUYASURI SUB-DISTRICT, LEMBATA DISTRICT, BARENG VILLAGE Sauda Orowala, Siti; Mustafa, Musdalifa
Agribusiness and Socioeconomic Journal Vol. 4 No. 1 (2025): JUNI
Publisher : Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tenun etis Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan warisan budaya yang memiliki nilai sosial, ekonomi, dan estetika tinggi. Namun, pelestarian dan pengembangannya membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk penyuluh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses produksi tenun etis dan menganalisis peran penyuluh dalam pengembangan usaha tersebut di Desa Bareng, Kecamatan Buyasuri, Kabupaten Lembata. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan analisis skala Likert untuk mengukur keterlibatan penyuluh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran penyuluh dalam kegiatan tenun etis masih tergolong rendah, dengan skor 30 yang berada dalam kategori "tidak berperan". Proses produksi juga belum terstandarisasi, ditunjukkan dengan skor 39. Minimnya peran penyuluh berdampak pada kualitas produksi, manajemen usaha, dan keterhubungan pasar. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas dan sinergi antara penyuluh, penenun, dan pemangku kepentingan lainnya untuk mendukung keberlanjutan usaha tenun etis di daerah tersebut.
PERAN PENYULUH PERTANIAN DALAM KEGIATAN PROSES PRODUKSI PADI DI DESA PADANG KEC. GANTARANG KABUPATEN BULUKUMBA: THE ROLE OF AGRICULTURAL EXTENSION WORKERS IN THE RICE PRODUCTION PROCESS ACTIVITIES IN PADANG VILLAGE, GANTARANG DISTRICT, BULUKUMBA REGENCY Ma'ruf, Amar; Syamsinar; Rauf, Awaluddin
Agribusiness and Socioeconomic Journal Vol. 4 No. 1 (2025): JUNI
Publisher : Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas peran penyuluh pertanian dalam mendukung kegiatan proses produksi padi di Desa Padang, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji pelaksanaan program penyuluhan dan menilai efektivitas peran penyuluh pertanian dalam mendukung peningkatan produksi padi. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dan skala Likert, dengan jumlah responden sebanyak 25 petani padi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan penyuluhan terbagi dalam tiga konteks utama: kelas pelatihan, wahana kerjasama, dan unit produksi, yang seluruhnya dijalankan secara optimal oleh penyuluh. Dalam menjalankan peran, penyuluh paling menonjol sebagai motivator (skor 2,74), edukator (2,54), fasilitator (2,57), dan monitoring (2,57), sedangkan peran sebagai inovator (2,09) masih tergolong kurang efektif. Penyuluh sering memfasilitasi kerjasama, memperkenalkan inovasi, dan memperkuat kelompok tani, sehingga membantu meningkatkan motivasi dan pendapatan petani padi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penyuluh pertanian berperan penting dalam pengembangan kelompok tani dan peningkatan produktivitas padi di Desa Padang.
PEMANFAATAN TEPUNG CANGKANG TELUR BEBEK SEBAGAI PUPUK ALTERNATIF RAMAH LINGKUNGAN: Utilization of Duck Egg shell flour as an environmentally friendly Alternative Fertilizer Furmalasari, Yuyun; Andy; Rahma Razak, Nur; Nurhidayah Safitri, Ita
Agribusiness and Socioeconomic Journal Vol. 4 No. 1 (2025): JUNI
Publisher : Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cangkang telur adalah salah satu limbah organik rumah tangga yang memiliki banyak manfaat. Cangkang telur yang kaya akan kalsium karbonat (CaCO?) dan berpotensi dijadikan pupuk organik untuk meningkatkan kesuburan tanah dan pertumbuhan tanaman. Rumput odot (Pennisetum purpureum cv. Mott) adalah salah satu tanaman unggul yang biasanya diberikan pada ternak sebagai pakan karena memiliki kandungan nutrien serta produktifitas yang cukup tinggi. Penelitian ini dilaksanakan di kampus I Polbangtan Gowa, bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan tepung cangkang telur bebek sebagai pupuk alternatif ramah lingkungan dalam mendukung pertumbuhan rumput odot serta mengetahui tingkat efektivitas penyuluhan yang diberikan kepada kelompok tani. Metode yang digunakan meliputi pengujian pertumbuhan rumput odot dengan parameter tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, dan berat segar, serta kegiatan penyuluhan yang diukur melalui evaluasi pretest dan posttest. Perlakuan yang diberikan dalam penelitian ini yaitu P0 (kontrol) tanpa pemberian perlakuan tepung cangkang telur dan pupuk kimia, P1 pemberian pupuk kimia 5gr, P2 pemberian tepung cangkang telur 20gr, P3 pemberian tepung cangkang telur 40gr. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian tepung cangkang telur, khususnya pada perlakuan P3, memberikan pengaruh signifikan terhadap tinggi dan berat segar rumput odot, serta menunjukkan peningkatan biologis pada jumlah daun dan jumlah anakan dibanding kontrol. Meskipun belum melampaui efektivitas pupuk kimia, tepung cangkang telur tetap terbukti mampu mendukung pertumbuhan vegetatif tanaman secara positif. Hasil penyuluhan yang telah dilakukan juga menunjukkan adanya peningkatan pada aspek pengetahuan (59,9% menjadi 86,1%), sikap (58,8% menjadi 82,3%), dan keterampilan (52,4% menjadi 87,1%) terhadap pemanfaatan limbah cangkang telur sebagai pupuk alternatif ramah lingkunyan. Efektivitas penyuluhan secara keseluruhan mencapai 65,49% (kategori efektif). Hal ini membuktikan bahwa materi penyuluhan diterima dan dipahami dengan baik oleh petani peternak, serta berpotensi untuk diterapkan secara berkelanjutan dalam praktik pertanian ramah lingkungan. Kata kunci: Tepung cangkang telur, pupuk organik, rumput odot, pertumbuhan vegetatif, penyuluhan.
Analisis Analisis pendapatan produk olahan kedelai home industri (studi kasus di kecamatan biringkanaya): Analysis Of Income From Processed Soybean Product From Home Industries (Case Study Of Biringkanaya District) Sitti rahmawati, Nurfadli; Fatmawaty, St
Agribusiness and Socioeconomic Journal Vol. 4 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kebutuhan akan pangan merupakan kebutuhan yang paling utama bagi setiap manusia dan dalam pemenuhannya merupakan bagian dari hak asasi manusia yang telah dijamin dalam undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai sebuah komponen dasar untuk bisa mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Tempe merupakan makananyang dapat disegani oleh masyarakat pada home industri di Kecamatan Biringkanaya. Untuk mengetahui besarnya pendapatan tahu dan tempe yang diperoleh maka biaya yang dikeluarkan oleh pengusaha pengolahan tahu dan tempe home industi di Kecamatan Biringkanaya. Penelitian ini menggunakan analisis pendapatan produk olahan kedelai home industri.Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data primer dan dan sekunder. Data primer didapatkan dari hasil wawancara menggunakan kuesioner yang di khususkan kepada pemilik usaha pengolahan tahu dan tempe karyawannya. Data sekunder meliputi gambaran umum daerah wilayah penelitian. Secara keseluruhan hasil perhitungan analisis pendapatan produk olahan kedelai home industri yang dilakukan di Kecamatan Biringkanaya menghasilkan pendapatan yang cukup besar selama tahun 2025 dan dapat menutupi biaya-biaya yang telah dikeluarkan dalam proses pengolahan. Kata kunci: Biaya Produksi, Pendapatan Tingkat Pendapatan
Cyber Extension Sebagai Media Penyuluhan Pertanian Untuk Meningkatkan Pengetahuan, Keterampilan dan Sikap Petani : Cyber Extension As A Medium For Agricultural Extension To Enhance Farmers Knowledge, Skills, and Attitudes Hammam Syihab, Habib; Yunus, Awaluddin; Rahman, Syamsul
Agribusiness and Socioeconomic Journal Vol. 4 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peineilitian ini beirtuijuian uintuik meingkaji peimanfaatan Cybeir Eixteinsion seibagai meidia peinyuiluihan peirtanian yang dapat meiningkatkan peingeitahuian, keiteirampilan, dan sikap peitani. Meitodei peineilitian yang diguinakan adalah kuialitatif deingan peindeikatan deiskriptif, yang meilibatkan wawancara dan obseirvasi teirhadap peinyuiluih peirtanian dan peitani di Balai Peineirapan Standar Instruimein Peirtanian Suilaweisi Seilatan. Hasil peineilitian meinuinjuikkan bahwa Cybeir Eixteinsion eifeiktif seibagai meidia peinyuiluihan, deingan 100% peinyuiluih meilaporkan peiningkatan peingeitahuian peitani. Seilain itui, 84% peitani meingalami peiningkatan keiteirampilan dan 91% meinuinjuikkan peiruibahan sikap positif seiteilah meimanfaatkan meidia ini. Manfaat uitama dari Cybeir Eixteinsion adalah peiningkatan akseisibilitas informasi peirtanian, meiskipuin teirdapat hambatan seipeirti kuirangnya infrastruiktuir inteirneit dan keiteirbatasan peingeitahuian teiknologi di kalangan peingguina. Deingan deimikian, Cybeir Eixteinsion beirpeiran peinting dalam meinduikuing peingeimbangan peingeitahuian, keitrampilam dan sikap peitani.
Analisis Pemasaran Beras Di Kabupaten Gowa (Studi Kasus di Kecamatan Palangga): "Analysis of Rice Marketing in Gowa Regency: A Case Study of Palangga District" Eyen Aristo, Martinus
Agribusiness and Socioeconomic Journal Vol. 4 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beras sebagai komoditas pangan utama di indonesia termasuk Kecamatan Palangga dipasarkan melalui beberapa saluran distribusi yang berbeda, sehingga menimbulkan variasi margin pemasaran dan farmer’s share yang diterima petani. Perbedaan panjang saluran pemasaran ini berpotensi menyebabkan ketidakseimbangan pembagian keuntungan, di mana margin cenderung meningkat pada saluran yang lebih panjang, sementara bagian harga yang diterima petani semakin menurun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem saluran pemasaran, margin pemasaran, dan farmer’s share pada komoditas beras di Kecamatan Palangga, Kabupaten Gowa. Penelitian ini di laksanakan di kecamatan palangga kabupaten gowa. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu metode pendekatan kuantitatif. Responden dalam penelitian ini yaitu 112 responden, petani padi 64 orang, pedagang pengumpul 16 orang dan pengecer 32 orang. Analisis yang di gunakan yaitu Analisis pendekatan deskriptif, margin Pemasaran, Farmer’s Share dan Efisiensi Pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga saluran pemasaran beras di Kecamatan Palangga, yaitu: (1) petani ? konsumen, (2) petani ? pedagang pengumpul ? konsumen, dan (3) petani ? pedagang pengumpul ? pedagang pengecer ? konsumen. Margin pemasaran tertinggi terdapat pada saluran III sebesar Rp 4.000/kg, sedangkan saluran I tidak menghasilkan margin karena petani menjual langsung ke konsumen. Nilai farmer’s share tertinggi diperoleh pada saluran I sebesar 100%, diikuti saluran II sebesar 75%, dan saluran III sebesar 69%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa semakin panjang saluran pemasaran, semakin besar margin pemasaran dan semakin rendah bagian harga yang diterima petani. Oleh karena itu, saluran pemasaran yang lebih pendek dianggap lebih efisien dan memberikan keuntungan lebih besar bagi petani.
Peran Penyuluh Dalam Pengembangan Usahatani Cengkeh (Studi Kasus Desa Bontojai Kecamatan Bontocani Kabupaten Bone): The Role Of Extension Workers In The Development Of Clove Farming (Case Study of Bontojai Village, Bontocani District, Bone Regency) Arham, Andi; Sumange, La; Syamsinar, Syamsinar
Agribusiness and Socioeconomic Journal Vol. 4 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan kegiatan penyuluhan pertanian, menganalisis peran penyuluh pertanian, dan mengevaluasi dampak penyuluh pertanian terhadap pengembangan usahatani cengkeh di Desa Bontojai, Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone. Cengkeh merupakan komoditas unggulan di wilayah ini, namun masih menghadapi kendala seperti produktivitas yang rendah dan minimnya pemanfaatan teknologi pertanian modern. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan kuesioner menggunakan skala Likert empat poin. Responden dalam penelitian ini adalah 25 petani cengkeh yang dipilih secara purposif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuluh pertanian berperan sebagai motivator, edukator, inovator, dan fasilitator dalam mendampingi petani. Berdasarkan hasil kuesioner, peran penyuluh pertanian dinilai berada dalam kategori "setuju" dengan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan produktivitas petani. Namun, masih terdapat tantangan seperti terbatasnya jumlah penyuluh pertanian dan rendahnya partisipasi sebagian petani dalam kegiatan penyuluhan pertanian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penyuluh pertanian memiliki peran strategis dalam pengembangan usahatani cengkeh dan merekomendasikan peningkatan intensitas dan kualitas penyuluhan pertanian di masa mendatang.