cover
Contact Name
Ronal Kurniawan
Contact Email
kurniawanronal09@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
seamac@stedca.com
Editorial Address
Jl. Garuda II No.2, Kel. Labuh Baru Timur, Kec. Payung Sekaki Kota Pekanbaru, 28292 Indonesia
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
South East Asian Management Concern Journal
ISSN : -     EISSN : 30309212     DOI : https://doi.org/10.61761/seamac
Core Subject : Economy, Social,
South East Asian Management Concern Journal (SEAMAC) is a journal that publishes scientific research articles in all aspects of management science, including parts of Marketing Management, Financial Management, Entrepreneurship, Strategic Management, Operations Management, Human Resource Management, e-business, Management Information Systems, International Business, Business Economics, Business Ethics and Sustainability, Knowledge Management, Management Accounting, and Management Control Systems
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2025): May" : 5 Documents clear
Pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap Belanja Daerah Kota Pekanbaru Arakas, Geri Zulhilmy; Kornita, Sri Endang; Yovita, Indri
South East Asian Management Concern Vol. 2 No. 2 (2025): May
Publisher : Science, Technology, and Education Care

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61761/seamac.2.2.41-47

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU), dan Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap Belanja Daerah Kota Pekanbaru secara parsial dan simultan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda melalui program SPSS 26. Data sekunder time series periode 2014-2023 diperoleh dari Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Pekanbaru, meliputi data PAD, DAU, DAK, dan Belanja Daerah. Analisis mencakup uji deskriptif, uji asumsi klasik, uji hipotesis, uji simultan, dan uji koefisien determinasi. Ketiga variabel independen (PAD, DAU, dan DAK) terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap Belanja Daerah Kota Pekanbaru, baik secara parsial maupun simultan. Variabel independen mampu menjelaskan 82,3% variasi Belanja Daerah, sedangkan 17,7% sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model penelitian.
Klasifikasi Status Pembangunan Literasi Masyarakat di Provinsi Aceh menggunakan Analisis Diskriminan Linear Rahmadani, Novi; Mulyani, Riska; Fitri , Fathimah Atika; Yulia , Elfi; Ramadhani, Evi; Mardalena, Selvi
South East Asian Management Concern Vol. 2 No. 2 (2025): May
Publisher : Science, Technology, and Education Care

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61761/seamac.2.2.56-63

Abstract

Indeks pembangunan literasi masyarakat (IPLM) merupakan indikator yang digunakan untuk menilai upaya pemerintah daerah dalam membina dan mengembangkan literasi masyarakat melalui layanan perpustakaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan kabupaten/kota di Provinsi Aceh berdasarkan indeks pembangunan literasi masyarakat (IPLM) tahun 2024 menggunakan analisis diskriminan. Tiga variabel digunakan sebagai prediktor dalam klasifikasi, yaitu pemerataan layanan perpustakaan, ketercukupan koleksi perpustakaan, dan tingkat kunjungan masyarakat per hari, yang diukur terhadap 23 kabupaten/kota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data memenuhi syarat kenormalan multivariat, kesamaan matriks varians-kovarians, dan perbedaan signifikan antar kelompok. Model diskriminan yang terbentuk menghasilkan fungsi klasifikasi dengan akurasi prediksi sebesar 78,26% pada data pelatihan dan 73,91% pada validasi silang. Nilai canonical correlation sebesar 0,981 dan eigenvalue sebesar 24,13 menunjukkan kemampuan diskriminatif yang sangat kuat dalam membedakan kelompok IPLM tinggi dan rendah
Analisis Biplot pada Pemetaan Provinsi di Indonesia Berdasarkan Indikator Women empowerment Hafidzah, Afrah; Mulyani, Riska; Retha, Siti Reva; Kruba, Rumaisa
South East Asian Management Concern Vol. 2 No. 2 (2025): May
Publisher : Science, Technology, and Education Care

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61761/seamac.2.2.48-55

Abstract

Isu kesetaraan gender merupakan salah satu aspek penting dalam pembangunan manusia berkelanjutan. Dalam konteks Indonesia, pengukuran pembangunan berbasis gender dilakukan melalui dua indikator utama, yaitu Indeks Pembangunan Gender (IPG) dan Indeks Pemberdayaan Gender (IDG). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta mengelompokkan provinsi-provinsi di Indonesia berdasarkan karakteristik women empowerment menggunakan metode analisis biplot. Empat indikator utama yang dianalisis adalah angka harapan hidup, rata-rata lama sekolah, keterlibatan perempuan di parlemen, dan sumbangan pendapatan perempuan. Hasil analisis menunjukkan bahwa biplot mampu menjelaskan 72,12% keragaman data secara keseluruhan. Provinsi-provinsi di Indonesia dapat diklasifikasikan ke dalam empat kuadran yang merepresentasikan kemiripan karakteristik women empowerment. Kuadran I didominasi oleh provinsi dengan sumbangan pendapatan perempuan yang rendah, kuadran II didominasi oleh provinsi dengan rata-rata lama sekolah dan keterlibatan perempuan di parlemen yang rendah, kuadran III didominasi oleh provinsi dengan sumbangan pendapatan perempuan yang tinggi namun angka harapan hidup yang rendah, dan kuadran IV dinominasi oleh provinsi dengan angka harapan hidup, rata-rata lama sekolah dan keterlibatan perempuan di parlemen yang tinggi. Karakteristik women empowerment yang paling dominan di Indonesia adalah sumbangan pendapatan perempuan. selain itu, terdapat korelasi positif antara angka harapan hidup dengan rata-rata lama sekolah, angka harapan hidup dengan keterlibatan perempuan di perlemen, rata-rata lama sekolah dengan keterlibatan perempuan di perlemen dan keterlibatan perempuan di perlemen dengan sumbangan pendapatan perempuan, sementara terdapat korelasi negatif antara sumbangan pendapatan perempuan dengan angka harapan hidup dan rata-rata lama sekolah. Temuan ini diharapkan menjadi acuan dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran untuk meningkatkan pemberdayaan perempuan di Indonesia.
Literatur Review: Pengembangan Kapasitas Perempuan Pesisir dalam Diversifikasi Ekonomi Lokal Kurniawan, Ronal; Wahyuni, Sri
South East Asian Management Concern Vol. 2 No. 2 (2025): May
Publisher : Science, Technology, and Education Care

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61761/seamac.2.2.64-70

Abstract

Wilayah pesisir memiliki potensi sumber daya alam yang besar namun sering menghadapi tantangan sosial dan ekonomi yang kompleks, termasuk kemiskinan dan keterbatasan akses layanan dasar. Dalam konteks ini, perempuan pesisir memainkan peran penting dalam mendukung ekonomi rumah tangga dan pengelolaan sumber daya lokal. Artikel ini merupakan kajian literatur yang bertujuan untuk menganalisis pengembangan kapasitas perempuan pesisir dalam mendukung diversifikasi ekonomi lokal. Studi ini mengkaji literatur yang terbit antara tahun 2020 hingga 2025, mencakup pendekatan teoritis, metodologis, serta implikasi kebijakan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan berbasis komunitas, pelatihan kewirausahaan, literasi keuangan, dan integrasi gender dalam kebijakan publik berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kapasitas perempuan pesisir. Namun demikian, tantangan struktural seperti akses terbatas terhadap sumber daya, pendidikan rendah, dan norma gender tradisional masih menjadi hambatan utama. Kajian ini juga menemukan kesenjangan geografis dan tematik dalam penelitian yang ada, serta minimnya studi jangka panjang yang mengevaluasi dampak program secara berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan lintas disiplin dan kolaboratif dalam merancang strategi pemberdayaan perempuan pesisir yang inklusif dan kontekstual, guna mewujudkan pembangunan ekonomi lokal yang adil dan berkelanjutan
Strategi Pengelolaan Berkelanjutan Laut dan Pulau-Pulau Kecil: Tinjauan terhadap Pendekatan Ekologis, Sosial, dan Kebijakan Wahyuni, Sri; Mursawal, Asri; Kurniawan, Ronal
South East Asian Management Concern Vol. 2 No. 2 (2025): May
Publisher : Science, Technology, and Education Care

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61761/seamac.2.2.71-78

Abstract

Laut dan pulau-pulau kecil memiliki nilai ekologis, sosial, dan ekonomi yang sangat penting, terutama bagi masyarakat pesisir di negara kepulauan seperti Indonesia. Namun, kawasan ini menghadapi berbagai tantangan serius seperti degradasi ekosistem, eksploitasi berlebihan, konflik ruang, dan dampak perubahan iklim. Artikel ini merupakan kajian literatur yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis pendekatan pengelolaan yang efektif dalam mewujudkan keberlanjutan wilayah laut dan pulau kecil. Beberapa pendekatan yang dikaji meliputi pengelolaan berbasis masyarakat (CBM), perencanaan ruang laut atau marine spatial planning (MSP), serta kawasan konservasi laut berbasis teknologi. Selain itu, tinjauan terhadap kebijakan nasional dan peran kelembagaan menunjukkan pentingnya koordinasi lintas sektor, partisipasi lokal, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Konsep ekonomi biru juga dibahas sebagai strategi alternatif untuk menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan kelestarian lingkungan melalui ekowisata bahari, budidaya laut berkelanjutan, dan inovasi produk kelautan lokal. Kajian ini merekomendasikan sinergi antara pendekatan ekologis, sosial, dan kelembagaan sebagai dasar bagi tata kelola laut dan pulau kecil yang berkelanjutan dan inklusif

Page 1 of 1 | Total Record : 5