cover
Contact Name
Nurul Arifiyanti
Contact Email
nurularifiyanti@uny.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpafip@uny.ac.id
Editorial Address
Jalan Colombo No. 1, Karangmalang, Yogyakarta, 55281, Indonesia
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Anak
ISSN : 23026804     EISSN : 25794531     DOI : 10.21831
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan Anak is research, study and analysis related to early childhood include; development of moral and religious values, physical motor development, emotional social development, cognitive development, language development, artistic and creative development, parenting, parenting, management institution of early childhood education, early child development assessment, child development psychology, child empowerment, learning strategy, Educational tool play, instructional media, innovation in early childhood education and various fields related to Early Childhood Education.
Articles 243 Documents
PENGEMBANGAN PERENCANAAN PEMBELAJARAN PAUD BERBASIS BUDAYA Joko Pamungkas; Nur Hayati; Ika Budi Maryatun
Jurnal Pendidikan Anak Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v5i2.12389

Abstract

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan guru TK tentang kurikulum 2013. Tujuan yang kedua dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru TK dalam membuat rancangan Tema, RPPM berbasis budaya.Pelatihan ini dilaksanakan berdasarkan hasil PPM Joko Pamungkas pada tahun 2015 dimana belum semua guru mampu secara mandiri mengembangkan RPP sesuai kurikulum 2013. Tema budaya termasuk masih jarang digunakan dalam tema pembelajaran di PAUD karena dirasa sulit dikembangkan dalam kegiatan pembelajaran  anak usia dini.Metode dalam pelatihan ini berupa ceramah dan workshop. metode ceramah berisi tentang materi budaya, materi pendekatan saintifik dan materi pengembangan RPP kurikulum 2013. Khalayak  sasaran adalah guru-guru TK yang ada di wilayah DIY berjumlah 37 orang.Hasil dari PPM ini antara lain guru dapat mengembangkan RPP berbasis budaya. Tema budaya yang dapat dikembangkan yaitu tema budaya, ramadhan dan rekreasi. Lebih dari 75% peserta sudah memahami pengembangan kurikulum 2013 sesuai dengan materi dalam pelatihan ini. Kata kunci: kurikulum, PAUD, budaya.
Dampak Menerapkan Media Pembelajaran Interaktif Calisbar Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kadek Mira Brata Pramesti; Ketut Agustini; Gede Saindra Santyadiputra
Jurnal Pendidikan Anak Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v8i2.27668

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar siswa yang belajar menggunakan media Pembelajaran Interaktif CALISBAR dengan siswa yang belajar menggunakan media LKA (Lembar Kerja Anak) pada tema Diri Sendiri di TK Kartika VII-3 Singaraja (2) mengetahui respon siswa setelah menggunakan media Pembelajaran Interaktif CALISBAR dengan tema Diri Sendiri. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan desain Post Test Only Control Group Design. Populasi penelitian mencangkup seluruh siswa kelompok B di TK Kartika VII-3 Singaraja. Sampel yang digunakan yaitu kelompok B1 sebagai kelas eksperimen dan kelompok B2 yang digunakan kelas kontrol, dengan jumlah 34 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan lembar posttest untuk mengukur prestasi belajar, dan metode angket untuk mengukur respon siswa. Data prestasi belajar kemudian dianalisis dengan melakukan uji prasyarat yaitu uji normalitas, uji homogenitas dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat prestasi belajar yang lebih tinggi dalam pengaruh penggunaan media Pembelajaran Interaktif CALISBAR. Hasil analisis uji-t memperoleh thitung = 7,964 dan ttabel = 2,352 untuk dk sebesar 32 dengan taraf signifikan 5%, karena thitung ttabel maka H0 ditolak (2) respon siswa terhadap penggunaan media pembelajaran Interaktif CALISBAR didapat persentase hasil akhir respon siswa adalah 81,18% yang tergolong dalam kategori sangat positif.
KEPALA SEKOLAH SEBAGAI LEADER PADA LEMBAGA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI KABUPATEN SLEMAN Nurtanio Agus Purwanto
Jurnal Pendidikan Anak Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v7i1.26328

Abstract

Kepala sekolah merupakan salah satu elemen penting bagi kemajuan sekolah.  Dalam perannya seorang kepala sekolah menjalankan fungsi baik sebagai pendidik, pemimpin, pengelola, administrator, maupun sebagai supervisor. Sedangkan fungsi dari kepala sekolah adalah pendidik, pemimpin, pengelola, administrator, wirausahawan, pencipta iklim kerja dan supervisor. Pada tataran operasional tugas pokok kepala sekolah mencakup kegiatan menggali dan mendayagunakan seluruh sumber daya sekolah secara terpadu dalam kerangka pencapaian tujuan sekolah secara efektif dan efisien. Penelitian bertujuan untuk mengetahui karakteristik kepala sekolah sebagai leader  yang relevan untuk kondisi di lapangan. Informan penelitian pengawas sekolah di Kabupaten Sleman. Cara menentukan informan penelitian berdasarkan karakteristik wilayah binaan pengawas sekolah yaitu perkotaan dan pedesaan. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa kepala sekolah sebagai leader harus mampu berperan sebagai (a) entrepreneur, (b) teladan dalam kepemimpinan pembelajaran (supervisor), (c) memiliki visi yang jelas; (d) mampu memotivasi warga sekolah untuk memajukan sekolah; (d) mampu membuat keputusan dengan tepat; dan (e) mampu mengembangkan budaya sekolah sesuai dengan perkembangan lingkungannya.Kata kunci: kepala sekolah, leader
Pengaruh permainan tradisional dayakan dalam mengembangkan sosial emosional anak usia dini Rosi Tunas Karomah; Raden Rachmy Diana
Jurnal Pendidikan Anak Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v12i1.59847

Abstract

Perkembangan sosial emosional pada anak usia dini perlu mendapat stimulasi yang tepat agar dapat berkembang secara optimal. Salah satu media yang dapat digunakan yaitu melalui permainan tradisional sebagai sarana pengenalan budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa berpengaruh permainan tradisional dayakan dapat mengembangkan sosial emosional anak. Metode yang dilakukan pada penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan design one group pretest-posttest. Sampel pada penelitian ini berjumlah 15 anak di TK Seloboro 1. Teknik pengumpulan data melalui observasi instrumen data pretest dan posttest dengan memberikan sebuah treatment permainan dayakan. Analisis data menggunakan analisis Uji Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan pemanfaatan permainan tradisional dayakan sangat cocok dan mampu mengembangkan perkembangan sosial emosional pada anak usia dini. Artikel ini berimplikasi untuk mendorong para pengajar menerapkan serta memanfaatkan permainan tradisional lainnya dalam mengembangkan berbagai perkembangan dalam diri anak.
Melatih Asertivitas Pada Anak Usia Dini - Muthmainnah
Jurnal Pendidikan Anak Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v2i1.3035

Abstract

Sikap asertif ditunjukkan dengan berani mengungkapkan pikiran dan perasaan, mempertahankan hak atau kepentingannya, tanpa menyakiti atau merugikan orang lain. Asertif tidak hanya berlaku ketika seseorang menyatakan ketidaksukaan atau perbedaan pendapat, tapi juga mengungkapkan pendapat yang sama atau yang menjadi kesukaannya. Meskipun pada umumnya masalah yang muncul terkait dengan asertivitas adalah tentang kemampuan seseorang untuk menyatakan ketidaksukaan atau perbedaan pendapat. Asertivitas tidak hanya perlu dimiliki orang dewasa, tapi juga perlu dimiliki anak-anak. Agar anak mampu memiliki sikap asertif, maka anak perlu dibekali dengan kemampuan berkomunikasi yang baik. Anak-anak usia prasekolah perlu dikenalkan dengan sikap asertif seiring dengan kemampuan bahasanya yang sudah berkembang dengan baik dan agar anak- anak mampu bersikap tegas, mampu memilah saat yang tepat untuk bersikap asertif dan non asertif, tidak menjadi orang yang tertekan, dirugikan serta menjadi anak yang mandiri dan percaya diri. Katakunci; latihan, asertivitas, anak usia dini
PENINGKATAN KEMAMPUAN PRA-MEMBACA KATA PADA ANAK KELOMPOK B TK PUSIDE MUSI MELALUI MEDIA PERMAINAN KARTU HURUF Amalia Nur Fitriya
Jurnal Pendidikan Anak Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v3i2.11703

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil kemampuan pra-membaca dengan menggunakan media permainan kartu huruf pada anak kelompok B di TK Puside Musi Talaud. Tujuan kedua penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh kemampuan pra-membaca dengan menggunakan media permainan kartu huruf pada anak kelompok B di TK Puside Musi Talaud. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah siswa kelompok B TK Puside Musi Talaud dengan jumlah 16 orang siswa. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan  terhadap penggunaan kemampuan pra-membaca pada anak kelompok B di TK Puside Musi Talaud menggunakan media permainan kartu huruf. Hasil penelitian ini dalam pembelajaran pra-membaca atau membaca permulaan pada anak kelompok B peranan media sangat penting mengingat anak-anak masih amat senang bermain sambil belajar. Berdasarkan pengamatan awal di di TK Puside Musi Talaud bahwa dalam proses pra-membaca, selama ini (1) anak kurang antusias dalam mengikuti pelajaran, (2) pengenalan huruf pada anak-anak sangat terbatas, (3) guru hanya menggunakan metode ceramah. Berdasarkan hasil penelitian ini,  guru menerapkan kegiatan pembelajaran pra-membaca yang menyenangkan dan inovatif dengan kartu huruf. Dengan demikian anak usia din lebih mudah mengenal huruf untuk meningkatkan kemampuan pra-membaca.Kata Kunci: kemampuan pra-membaca, anak kelompok B, permainan kartu huruf
Identifikasi Kemampuan Berpikir Simbolik Anak Usia 5-6 Tahun Hindun Nur ‘Aisyah
Jurnal Pendidikan Anak Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v10i1.38741

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data identifikasi kemampuan berpikir simbolik anak-anak kelompok B di TK Gugus IV Kecamatan Pandak, Bantul, Yogyakarta. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir simbolik dalam kategori belum berkembang dengan persentase nilai 49,3%. Persentase tersebut didapat dari indikator menunjukkan lambang bilangan 1-10 sebesar 49,7% kriteria MB, melingkari angka lambang bilangan sesuai dengan jumlah benda sebesar 48,6% kriteria MB, menghitung benda menggunakan bilangan sebesar 50,2% kriteria MB, mampu mengelompokkan benda sesuai dengan jumlah bilangan sebesar 50% kriteria MB, mencocokkan lambang huruf vokal dan konsonan sesuai dengan benda sebesar 48,63% kriteria MB, mampu menggunakan huruf untuk mengenal dirinya sebesar 49% kriteria MB, mampu membedakan lambang huruf vokal dan konsonan sebesar 48,1% kriteria MB, mampu menebalkan huruf terputus-putus sebesar 49,7% kriteria MB, mengelompokkan gambar sesuai dengan jenis yang sama, sebesar 49,7% kriteria BB, mengelompokan benda sesuai dengan namanya sebesar 50,6% kriteria MB, mampu menulis sesuai dengan nama gambar sebesar 48,8% kriteria MB.
PERAN PENDIDIK PAUD DALAM MEMBANGUN KARAKTER ANAK Ika Budi Maryatun
Jurnal Pendidikan Anak Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v5i1.12370

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menjabarkan peran pendidik PAUD dalam membangun karakter anak sejak dini di lembaga. Lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) terdiri dari TPA, KB, dan TK. Pendidik PAUD yang dimaksud adalah guru dan pengasuh di sekolah, baik formal maupun nonformal. Karakter yang dikembangkan mengacu pada perkembangan moral anak melalui tiga pendekatan penanaman moral Lickona, yaitu konsep moral, sikap moral, dan prilaku moral.  Peran pendidik dalam membangun karakter anak sejak dini meliputi empat hal, yaitu (1) pendidik sebagai pendidik, (2) pendidik sebagai panutan, (3) pendidik sebagai perancang pengembangan, dan (4) pendidik sebagai konsultan dan mediator.Kata Kunci: Pendidik PAUD, Karakter Anak
Pengembangan Permainan Harta Karun si Bola-Bola dalam Pembelajaran Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun di Taman Kanak-Kanak Rahma Putri
Jurnal Pendidikan Anak Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v8i2.29165

Abstract

Penelitian ini menghasilkan produk permainan harta karun si bola-bola yang aman, mudah dan menarik serta sebagai inovasi untuk meningkatkan perkembangan sosial emosional. Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan permainan yang dapat membantu meningkatkan perkembangan aspek sosial emosional anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian dan pengembangan dari Borg and Gall. Model ini memiliki 10 langkah penelitian, namun karena keterbatasan peneliti, maka menggunakan 7 langkah, penelitian ini dilakukan di 5 TK dengan subjek 76 anak. Data kualitatif diperoleh dari wawancara dan data evaluasi dari para ahli, sedangkan data kuantitatif diperoleh dari data permainan yaitu aspek keamanan, kemudahan, dan kemenarikan digunakan untuk meningkatkan perkembangan sosial emosional anak usia 5-6 tahun.
PENGEMBANGAN BUKU CERITA BERGAMBAR BERBASIS TEMA ALAM SEMESTA UNTUK ANAK KELOMPOK B DI RA MIFTAHUL JANNAH PALEMBANG Ade Ulfa Septiana; Sri Sumarni; Rukiyah Rukiyah
Jurnal Pendidikan Anak Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v7i1.24440

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan buku cerita bergambar tema alam semesta. Pengembangan buku cerita bergambar tema alam semesta ini menggunakan kombinasi model pengembangan Rowntree dan evaluasi Tessmer.Model pengembangan Rowntree terdiri dari tiga tahap, yaitu tahap perencanaan, pengembangan dan tahap evaluasi. Pada tahap evaluasi dilakukan evaluasi formatif yang dikemukakan oleh Tessmer terdiri dari lima tahap, yaitu tahap self evaluation, expert review, one-to-one evaluation, small group evaluation dan field test. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi. Hasil expert review diperoleh nilai rata-rata hasil penilaian dari para ahli pada Buku cerita bergambara tema alam semesta sebesar 3,84 (kategori sangat valid). Tahap one to one evaluation didapatkan rata-rata hasil observasi anak sebesar 81% (kategori baik sekali). Tahap small group evaluaion didapatkan hasil rata-rata observasi  sebesar 87% (kategori baik sekali). Dari semua tahap yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa buku cerita bergambar tema alam semesta dinyatakan valid dan praktis bagi anak.Kata Kunci: pengembangan buku cerita bergambar, alam semesta, anak kelompok

Page 6 of 25 | Total Record : 243