cover
Contact Name
Nurul Arifiyanti
Contact Email
nurularifiyanti@uny.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpafip@uny.ac.id
Editorial Address
Jalan Colombo No. 1, Karangmalang, Yogyakarta, 55281, Indonesia
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Anak
ISSN : 23026804     EISSN : 25794531     DOI : 10.21831
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan Anak is research, study and analysis related to early childhood include; development of moral and religious values, physical motor development, emotional social development, cognitive development, language development, artistic and creative development, parenting, parenting, management institution of early childhood education, early child development assessment, child development psychology, child empowerment, learning strategy, Educational tool play, instructional media, innovation in early childhood education and various fields related to Early Childhood Education.
Articles 243 Documents
Empati Sebagai Dasar Pembentukan KarakterAnak Usia Dini Riana Mashar
Jurnal Pendidikan Anak Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v2i2.3040

Abstract

Pendidikan anak usia dini dewasa ini masih banyak menekankan pada proses kognitif. Penekanan pembentukan karakter dari aspek kognitif saja, belum cukup membuat anak memiliki karakter yang diharapkan. Aspek afeksi melalui peningkatan kemampuan anak berempati merupakan salah satu upaya yang dapat dikembangkan orang dewasa di sekitar anak untuk membentuk karakter yang lebih baik. Kata kunci: empati, pembentukan karakter
Hubungan pengawasan orang tua dalam penggunaan gadget dengan kemampuan empati anak Ajeng Putri Pradevi
Jurnal Pendidikan Anak Vol 9, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v9i1.31402

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengawasan orang tua dalam penggunaan gadget dengan kemampuan berempati anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, terdapat hubungan yang positif antara pengawasan orang tua dalam penggunaan gadget dengan kemampuan berempati anak sebesar 0,4910,05. Dari 105 orang tua, terdapat 53 orang tua (50,50%) berada pada kategori pengawasan yang sangat tinggi, 45 orang tua (42,90%) berada pada kategori tinggi, sebanyak 6 orang tua (5,70%) pada kategori cukup, dan 1 orang tua (1,00%) berada pada kategori pengawasan yang rendah. Sedangkan kemampuan berempati anak mayoritas berada pada kategori tinggi yakni sebanyak 66 anak (62,90%), pada kategori sangat tinggi sebanyak 29 anak (27,60%), kategori cukup sebanyak 10 anak (9,50%), dan tidak terdapat anak yang memiliki tingkat kemampuan berempati yang rendah.
ESTETIKA KOREOGRAFI SEBAGAI PENUNJANG KREATIVITAS SENI ANAK USIA DINI Joko Pamungkas
Jurnal Pendidikan Anak Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v4i1.12348

Abstract

Estetika koreografi merupakan sarana untuk berekspresi estetis secara kreatif pada anak  dimanfaatkan untuk membina dan mengembangkan kreativitas anak pada usia dini. Estetika koreografi sebagai konsep pendidikan seni yang sesuai  pada anak usia dini tidak mengajarkan bagaimana untuk  untuk menari semata  tetapi juga harus mengarah kepada pembinaan dan pengembangan kreativitas untuk mengangkat bakat dan potensi yang dimiliki oleh masing-masing siswa. Dalam pendidikan seni, anak dibebaskan untuk mengekspresikan apa yang ada dalam jiwanya baik itu melalui gerakan-gerakan tari. Yang  bebas berekspresi membuat anak dapat menumbuhkan  kreativitas anak untuk menciptakan sesuatu  semakin berkembang. Kata kunci: Estetik,koreografi AUD
Pengaruh Secure Attachment terhadap Kemandirian Anak Kelompok B Gugus Mawar Matesih Karanganyar Nur Fadillah; Upik Elok Endang Rasmani; Anayanti Rahmawati
Jurnal Pendidikan Anak Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v10i2.43563

Abstract

Setiap anak memiliki potensi yang perlu dikembangkan, salah satunya adalah kemandirian. Kemandirian yang ditanamkan sejak dini akan menghasilkan individu mandiri secara keseluruhan. Terbentuknya kemandirian anak juga dipengaruhi oleh attachment orang tua. Secure attachment adalah salah satu faktor yang mempengaruhi kemandirian anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh antara secure attachment terhadap kemandirian anak kelompok B di Gugus Mawar Kecamatan Matesih. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian analisis regresi linier. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2021 dengan menggunakan sampel sebanyak 76 anak dan guru kelompok B di Gugus Mawar Kecamatan Matesih. Pengambilan data menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada orangtua dan guru kelas. Teknik validasi instrumen penelitian terdiri dari uji validitas instrumen menggunakan uji validitas isi dan uji reliabilitas instrumen menggunakan alpha cronbach’s. Teknik analisis data terdiri dari uji pra syarat dan uji hipotesis. Uji prasyarat terdiri dari uji normalitas dan uji linieritas. Uji hipotesis terdiri dari analisis linier regresi sederhana dan uji-t. Penelitian menunjukkan hasil yaitu secure attachment berpengaruh pada kemandirian anak. Hasil uji hipotesis analisis linier regresi sederhana menunjukkan nilai signifikasi sebesar 0,035 0,05 artinya hipotesis diterima yaitu adanya pengaruh secure attachment kemandirian anak kelompok B TK Gugus Mawar.
PENANAMAN PENDIDIKAN KARAKTER CINTA LINGKUNGAN MELALUI JARI KREASI SAMPAH BOCAH CILIK DI KAWASAN PARANGTRITIS Yora Harlistyarintica; Hana Wahyuni; Widiyawanti -; Nur Yono; Indah Permata Sari; Nur Cholimah
Jurnal Pendidikan Anak Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v6i1.15658

Abstract

Pelatihan ini bertujuan untuk menanamkan karakter cinta lingkungan pada anak-anak usia 4- 12 tahun di kawasan wisata Parangtritis. Usia tersebut merupakan usia emas dalam tumbuh kembang anak yang memungkinkan adanya penanaman karakter cinta lingkungan. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini berupa bermain, bercerita, menyanyi dan demonstrasi. Kegiatan yang dilakukan berupa eksplorasi sampah, outbond, pembuatan kerajinan (gelas plastik, tutup botol dan botol) dan lomba kreasi sampah. Sasaran kegiatan ini berjumlah 30 anak dari wilayah Parangtritis. Pendidik dalam kegiatan ini yaitu tim pelaksana program kreativitas mahasiswa Jari Kreasi Sampah Bocah Cilik. Hasil dari kegiatan ini anak mampu membuat kreasi sampah sebagai wujud rasa cinta terhadap lingkungan. Kreasi tersebut berupa boneka kelinci, boneka tutup botol, boneka laba-laba, dan lukis botol. Anak-anak terlihat antusias selama mengikuti kegiatan. Orang tua sangat mendukung kegiatan ini terlihat dari keterlibatannya dalam mendampingi anak. Kata kunci: karakter, cinta lingkungan, sampah, anak
Pengembangan Instrumen Evaluasi Non Tes (Informal) untuk Menjaring Data Kualitatif Perkembangan Anak Usia Dini Amir Syamsudin
Jurnal Pendidikan Anak Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v3i1.2882

Abstract

Tindakan anak, ucapan/ekspresi tubuh anak, dan hasil karya anak merupakan sumber informasi tentang perkembangan mental anak. Informasi yang bersumber dari tindakan anak dapat diperoleh menggunakan metode observasi. Informasi yang bersumber dari ucapan ekspresi tubuh anak dapat digali melalui metode wawancara. Sedangkan informasi yang bersumber dari hasil karya anak dapat diperoleh melalui metode dokumentasi. Observasi adalah aktivitas mencatat suatu gejala/peristiwa dengan bantuan alat/instrumen untuk merekam/mencatatnya guna tujuan ilmiah atau tujuan lainnya. Rekaman wawancara/percakapan adalah kumpulan informasi yang digali melalui tanya jawab lisan dan percakapan sehari-hari dengan tujuan untuk mengukur kadar pengetahuan yang sudah dimiliki anak. Dokumen merupakan catatan yang bersifat pribadi seperti buku harian, surat-surat, atau catatan lapangan. Dokumen sangat penting untuk menutup celah perbedaaan informasi yang digali dari wawancara dengan informasi yang digali dari observasi.   Kata Kunci: instrumen evaluasi non tes, perkembangan anak
OPTIMALISASI PENGGUNAAN METODE DRILL PADA PEMBELAJARAN GITAR PEMULA (Studi Penelitian Tindakan Kelas pada Kelompok Ansembel Musik IGTKI-PGRI Kabupaten Kediri) Itot Bian Raharjo; Intan Prastihastari Wijaya; Anik Lestariningrum
Jurnal Pendidikan Anak Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v7i2.24457

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan optimalisasi pembelajaran gitar pemula melalui metode drill dan mendeskriksikan dampak metode drill dalam meningkatkan keterampilan guru TK pada materi teori dasar dan praktik bermain gitar pemula. Subjek penelitian ini adalah guru TK anggota IGTKI-PGRI Kabupaten Kediri yang berjumlah 26 orang sebagai perwakilan 26 Kecamatan. Penelitian ini menggunakan Desain PTK model Kurt Lewin (Wijaya K. dan Dedi D., 2012: 20). Dikatakan penelitian ini berhasil jika mampu melakukan perpindahan antar kunci dan mampu memainkan pola rhythm yang diperlihatkan melalui kriteria minimal 75%. Teknik pengumpulan data dalam PTK ini adalah observasi dan instrumen yang digunakan dalam penilaian proses pembelajaran ini mencakup 2 (dua) aspek keterampilan, antara lain: perpindahan antar kunci (jari tangan kiri) dan pola rhythm (jari tangan kanan).Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan, dapat diketahui bahwa terjadi peningkatan ketuntasan belajar perpindahan kunci sebanyak 3 orang (11,5%) di siklus I, sebanyak 16 orang (61,5%) di siklus II, dan prosentase ketuntasan belajar mencapai 80,8% pada siklus III. Dan pola rhythm sebanyak 5 orang (19,2%) di siklus I dan dengan prosentase ketuntasan belajar mencapai 77% pada pelaksanaan di siklus II. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa melalui penerapan penggunaan metode drill pada pembelajaran gitar pemula pada kelompok ansembel IGTKI-PGRI Kabupaten Kediri tahun 2017, maka hipotesis tindakan dalam penelitian ini dapat diterima. Kata Kunci: optimalisasi, drill, gitar pemula
Praktik unplugged coding berbasis daily lives dalam meningkatkan computational thinking pada anak usia dini Qonitah Faizatul Fitriyah; Lutfiana Rahmadhania Saputri; Havida Inaya Aljawad
Jurnal Pendidikan Anak Vol 12, No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v12i2.57349

Abstract

Skill computational thinking lebih baik distimulasi sejak usia dini, namun beberapa kasus di Indonesia masih belum mencerminkan serta menggambarkan kegiatan yang dapat digunakan guru untuk mengembangkan computational thinking pada anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil kemampuan computational thinking pada anak melalui kegiatan unplugged coding berbasis daily lives. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Hasil penelitian ini melaporkan bahwa terdapat empat aspek yang dapat terlihat dalam kegiatan unplugged coding, yaitu 1) anak terbiasa dengan instruksi dan arahan, 2) anak mampu mencari solusi dari permasalahan yang dihadapi, 3) anak terbiasa menceritakan kembali, 4) anak mampu membagi tugas (modularitas) secara mandiri dan diskusi dengan reman sebaya. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa skill computational thinking pada anak usia 5-6 tahun berkembang dengan mengimplementasikan kegiatan unplugged coding berbasis daily lives.
Pembelajaran Menggambar Berbasis Cerita di Taman-kanak Prayitno Prayitno
Jurnal Pendidikan Anak Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v8i2.29156

Abstract

Cerita merupakan salah satu hal yang sangat disukai anak-anak, apalagi cerita yang disampaikan bertema yang disukai anak-anak. Ketika anak-anak menggambar dan mewarnai, cerita berfungsi sebagai media anak untuk mengungkapkan serta mengekspresikan hasil karya gambarnya. Tujuan penulisan artikel penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan atau menggambarkan bagiamana pembelajaran menggambar berbasis cerita di salah satu sekolah TK swasta di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metode evaluatif. Fokus kajian penelitian ini meliputi desain pembelajaran, proses pembelajaran dan hasil dari pembelajaran menggambar berbasis cerita. Desain pembelajaran yang dibuat supaya anak bisa mengenal karakteristik binatang khususnya binatang yang bisa terbang, hal ini diekspresikan melalui gambar dan imajinasi anak. Proses pembelajaran ini bisa dijadikan referensi serta dapat membantu guru dalam menyampaikan pelajaran, karena dengan media cerita pelajaran akan lebih mudah diserap oleh anak. Hasil dari pembelajaran ini dapat meningkatkan anak terutama level taman kanak-kanak dalam mengembangkan daya imajinasi dan menghasilkan karya gambar yang bervariatif sesuai dengan gaya gambar masing- masing anak.
PERANAN TERAPI MENGGAMBAR SEBAGAI KATARSIS EMOSI ANAK - Muthmainnah
Jurnal Pendidikan Anak Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v4i1.12338

Abstract

Seiring dengan perkembangan dan pengalaman, anak memiliki masalah emosi yang berbeda-beda. Anak menyikapi permasalahan sesuai dengan karakteristik kepribadian masing-masing. Orang tua dan pendidik perlu membantu anakmelakukan katarsis emosi dengan menghindari perilaku destruktif, salah satunya dengan terapi menggambar. Menggambar dipilih sebagai salah satu bentuk terapi karena kegiatan ini disukai oleh anak-anak sekaligus dapat membantu anak mengekspresikan pikiran dan perasaan tanpa kata-kata, serta menyalurkan isi alam bawah sadar. Tema gambar yang dipilih dapat disesuaikan dengan hal yang ingin diungkap dari anak contohnya keluargaku, cita-citaku, sahabatku, orang kusayang, kegiatan yang kusukai dan sebagainya. Melalui gambar, diharapkan orang tua dan guru dapat lebih memahami pikiran dan perasaan anak, serta membantu anak mewujudkan harapan dan menyelesaikan masalah yang dialaminya. Kata kunci: terapi menggambar, katarsis emosi, anak

Page 8 of 25 | Total Record : 243