cover
Contact Name
Faridul Ansor
Contact Email
faridul.ansor@gmail.com
Phone
+6285643589084
Journal Mail Official
faridul.ansor@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.ibntegal.ac.id/index.php/iqtishodiah/ET
Location
Kab. tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
Iqtishodiah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah
ISSN : -     EISSN : 27148572     DOI : -
Core Subject : Economy,
The journal is designed to provide a forum for researchers/academicians and also practitioners who are interested in knowledge and in discussing ideas, issues and challenges in the field of Islamic economic and banking. To solve the problem of the ummah and to provide the solution for the gap between the theories and practices. The scope or coverage of this journal will include but are not limited to Islamic economics, Islamic business, Islamic banking, Islamic capital markets, Islamic wealth management, issues on shariah implementation/practices of Islamic banking, zakat and awqaf, takaful, Islamic corporate finance, shariah-compliant risk management, Islamic derivatives, issues of Shariah Supervisory Boards, Islamic business ethics.
Articles 67 Documents
PENGARUH PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN ANGGOTA PADA BMT DINAR RAHMAT INSANI MUAMALAT KCP PAGERBARANG KABUPATEN TEGAL Dina Amalia; Khilfatun Khamidah
Iqtishodiah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol. 2 No. 1 (2020): Iqtishodiah
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Baitul Mal wa Tamwil (BMT) adalah salah satu lembaga keuangan syariah yang harus selalu menyiapkan diri untuk menghadapi persaingan yang semakin lama semakin berkembang. Perusahaan harus memperhatikan hal-hal penting agar anggota merasakan kepuasan sebagaimana yang diharapkan. Dalam menghadapi para anggota, suatu lembaga keuangan dituntut harus mengedepankan kualitas pelayanan dan kepuasan para anggotanya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana kualitas pelayanan dan pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan anggota pada BMT DRI Muamalat KCP Pagerbarang Kabupaten Tegal. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. taknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disebarkan pada anggota BMT DRI Muamalat KCP Pagerbarang Tegal. Dalam menentukan populasi dan sampel, peneliti menggunakan metode Simple Random Sampling dimana populasi  995 anggota menjadi 91 anggota menjadi sampel dengan menggunakan pendekatan rumus slovin. Data yang diperoleh kemudian diolah dengan menggunakan alat bantu SPSS versi 20. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, korelasi, koefisien determinasi dan uji T. Hasil dari analisis korelasi menunjukkan bahwa antara variabel kualitas pelayanan dengan kepuasan anggota yaitu signifikan atau probabilitas 0,293 > 0,05. Hal itu berarti Ho diterima atau dengan kata lain hubungan antara kualitas pelayanan dengan kepuasan nasabah tidak terdapat pengaruh positif. Berdasarkan hasil analisis uji T, bahwa nilai t(t hitung) untuk kualitas pelayanan adalah sebesar 139,285 dan nilai t (t hitung) untuk kepuasan anggota adalah sebesar 164,208. hasil tersebut menunjukkan bahwa kualitas pelayanan memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan anggota.
HUKUM BAGI HASIL MENURUT BANK SYARIAH Felianti Dwi Wulandari; Iza Hanifuddin
Iqtishodiah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol. 3 No. 2 (2021): Iqtishodiah
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bank syariah adalah bagian terpenting dalam mengatur keuangan khususnya untuk seorang muslim. Bank syariah sendiri telah diusulkan dan telah direncanakan pada tahun 1990, kemudian tahun 1991 Bank Syariah pertama di Indonesia terbit. Dalam mengatur keuangan, Bank Syariah juga dilindungi oleh hukum dan Undang-Undang. Hukum perbankan adalah kumpulan aturan hukum yang mengatur kinerja lembaga keuangan bank yang mencakup semua aspek ditinjau dari segi esensi, dan eksistensinya serta hubungannya dengan kehidupan lain. Hukum perbankan dalam arti positif berarti hukum yang mengatur masalah-masalah perbankan yang berlaku formal. Pengertian perbankan secara langsung tentu tidak ditemukan di dalam Al-Quran maupun sunnah. Peggunaan sistem bagi hasil pada pembiayaan mudharabah dan musyarakah adalah suatu bentuk pembiayaan yang seirama dan sharus terdapat keadilan diantara kedua belah pihak, jika terdapat kerugian juga harus ditanggung secara bersama. Oleh karena itu penelitian ini digunakan untuk menjelaskan hukum bagi hasil menurut bank syariah, dimana pembagian keuntungan dan kerugian ditanggung secara bersama dan dengan konsep yang seadil-adilnya
PENGARUH BRAND EQUITY TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK Titi Rahayu; Seli Aenina
Iqtishodiah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol. 2 No. 1 (2020): Iqtishodiah
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merek merupakan sebuah unsur yang spesifik terhadap sebuah produk atau jasa berupa nama,tanda,simbol dan desain yang dijadikan sebagai identitas yang membedakan produk atau jasa yang satu dengan produk atau jasa lainnya. Merek memiliki kekuatan yang disebut dengan brand Equity yang memiliki peran penting dalam membantu meningkatkan loyalitas dan nilai konsumen yang mudah diingat,dikenal dan unggul dalam kualitas sehingga dapat dijadikan magnet atau perangsang dalam mempengaruhi keputusan pembelian terhadap suatu produk. Brand Equity meliputi Kesadaran merek (brand awarenes), Loyalitas merek (brand loyalty), Asosiasi merek (brand associations) dan Perceived Quality
ANALISIS AKAD JUAL BELI E- COMMERCE SHOOPE PAY LATER DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM” Titi Rahayu; Seli Aenina
Iqtishodiah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol. 3 No. 2 (2021): Iqtishodiah
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Shopee Pay Later merupakan bagian dalam memberikan solusi pinjaman instan yang Di tawarkan dan ditentukan oleh Shopee sehingga memberikan kemudahan bagi pengguna untuk membayar produk yang dibeli dalam apilkasi Shopee dengan tenor 1 bulan, atau dengan cicilan 2, 3, dan 6 bulan. Pada praktik jual beli menggunakan ShopeePayLater terdapat kesepekatan antara penjual dan pembeli dengan akad, pertama pada pembiayaan 1 bulan tidak terdapat bunga dan kedua mengandung bunga di setiap pembiayaannya. Dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif. Menurut perspektif ekonomi Islam praktik kredit Shopee PayLater pada aplikasi Shopee hukumnya ada 2 yaitu dibolehkan (mubah) dan diharamkan, dibolehkan (mubah) karena akad nya dilaksanakan dengan jelas, dibuktikan dengan kontrak perjanjian antara penjual dan pembeli pada saat melaksanakan ijab dan qabul dan tambahan harga pada praktik kredit Shopee PayLater dianggap sebagai harga penangguhan, diharamkan karena tambahan harga dalam praktik kredit Shopee PayLater adalah riba dan riba dilarang dalam etika bisnis Islam, sedangkan praktik kredit Shopee PayLater ini menerapkan tambahan harga sebesar 2,95% untuk pelunasan tagihan dengan waktu 2 bulan, 3 bulan dan 6 bulan. Dalam transaksi Shopee PayLater yang sesuai dengan hukum ekonomi Islam yaitu Akad Murabahah
RAHASIA KEBERTAHANAN UMKM DI MASA PANDEMI DALAM KAJIAN EKONOMI SYARIAH Anggara Disuma
Iqtishodiah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol. 4 No. 1 (2022): Iqtishodiah
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini berusaha mengetahui hubungan kebertahanan UMKM di masa pandemi dengan pendekatan ekonomi syariah, meliputi keyakinan akan rejeki dari Allah Swt, dan kiat bertahan umkm dengan memanfaatkan teknologi. Pendekatan penelitian dengan menggunakan metode kualitatif, data didukung dengan mewawancarai pelaku UMKM terpilih di bidang fashion, dan makanan. Adapun hasil penelitian menunjukan bahwa benar adanya pandemi covid-19 menyebabkan penurunan daya beli masyarakat sehingga omzet pelaku umkm menurun drastis jika berjualan masih dengan cara konvensional, seperti berjualan di pasar traditional, lapak pedagang, pasar mingguan, pasar malam, pedagang keliling dan semodel dengannya. Namun dengan adanya tambahan teknologi seperti berjualan di marketplaces dapat membantu penjualan  dengan tidak melanggar protokoler kesehatan. Hal lain yang ditemukan, bahwa pelaku usaha UMKM yang masih bertahan dipengaruhi oleh keyakinan yang benar akan konsep  rejeki dari Allah Swt serta kewajiban bertakwa, bertawakal dan bersyukur dalam mencari rejeki Allah Swt diantaranya dengan cara berdagang. Hasil dari keyakinan tersebut menggerakan pelaku UMKM agar tetap eksis di era pandemi dengan penyesuaian yang telah ditetapkan oleh pemerintah
STRATEGI MEMPERTAHANKAN USAHA LOGAM DI TENGAH-TENGAH COVID-19: (Studi Kasus Di Desa Pesarean Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal) Akhmad Makhin; Mursekha
Iqtishodiah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol. 2 No. 1 (2020): Iqtishodiah
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui usaha logam di desa pesarenan yang mampu bertahan di masa Covid-19, dengan adanya wabah ini mampu mengoyak perekonomian dunia tentunya semua para pengusaha selalu mencari jalan keluar agar uasaha tetap mampu bertahan atau paling tidak masih mampu menyesuaikan dengan keadaan pada saat sekarang ini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dimana peneliti langsung turun kelapangan untuk mengetahui kondisi objek yang terjadi, yaitu tempat pembuatan roda pintu gerbang dari bahan besi logam, yang berada di desa pesarean kecamatan adiwerna kabupaten tegal. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa UD. Roda Dunia Putra masih terus berproduksi untuk pembuatan roda gerbang, hal ini dilakukan dengan beberapa strategi untuk mempertahankan usahanya di tengah-tengah wabah virus Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat ini, dengan strategi mengatur keuangan dengan baik untuk saat ini dan untuk masa mendatang, mealakukan kerja sama dengan sesama pengusaha logam, memesarakan barang dengan media online, memberi pemahaman kepada karyawan agar bisa menyadari keadaan pandemi, serta mengoptimalkan kemampuan yang masih ada.
PERAN E-COMMERCE BAGI EKONOMI KERAKYATAN SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PERSAINGAN DALAM PASAR GLOBAL Faridul Ansor
Iqtishodiah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol. 1 No. 2 (2019): Iqtishodiah
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan e-commerce berdampak memajukan aktifitas bisnis bagi para pelaku usaha didunia khususnya di indonesia.. Teknologi ini dapat mengatasi masalah jarak dan lokasi.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor kualitas dan fitur yang digunakan oleh situs(website) di Indonesia dan penggunaan operasional aktifitas bisnis yang dilakukan melaluisitus perusahaan tersebut. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan pemilihan sampelsnowball random sampling. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancaramendalam, wawancara online dan survei ke halaman situs perusahan dari responden.Pengolahan data melalui pengembangan tema (theme) dan coding. Penelitian ini menemukanbahwa faktor kualitas sistem dari sebuah situs/website adalah lebih menggunakan teknologiyang mudah digunakan (user freindly) dan loading yang cepat mudah ditemukan di internet.Untuk kualitas informasi adalah kelengkapan dan up-to-date sangat penting diperhatikan padaisi dari situs perusahaan. Untuk kualitas pelayanan, kecepatan respon dari perusahaan terhadappermintaan users adalah sebagai hal penting dalam menjalankan situs perusahaan. Sementarauntuk fitur-fitur yang digunakan dalam halaman-halaman situs perusahaan terlihat bahwa yangpaling penting adalah alamat kontak dan fitur navigasi yang lengkap untuk browsing kehalaman situs tersebut. Media pembayaran yang digunakan, mayoritas masih menggunakantransfer bank, jasa pengiriman menggunakan perusahaan ekspedisi. Kendala terbesar adalahkonsumen selalu ingin menawar dan belum biasa menggunakan customer card, tetap lebihmembeli barang dari toko fisik (offline).
PENGARUH DANA TABARRU’ TERHADAP JUMLAH PEMBAYARAN PREMI DAN KLAIM PADA ASURANSI SYARIAH Tri Anisa; Titi Rahayu
Iqtishodiah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol. 2 No. 2 (2020): Iqtishodiah
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peraturan perasuransian syariah pada dasarnya sama dengan yang berlaku pada asuransi konvensional, terutama masalah administrasi dan sistem pelaporan. Dana tabarru’’ adalah kumpulan dana yang berasal dari konstribusi para peserta, yang mekanisme penggunaanya sesuai dengan akad tabarru’’ yang disepakati. Dari perbedaan pendapat tersebut mengenai surplus, maka muncul permasalahan terkait pendistribusian surplus underwriting, apakah surplus tersebut akan didistribusikan ke peserta, entitas pengelola, atau dialokasikan seluruhnya sebagai cadangan dana tabarru’’. Selain berasal dari pendapatan premi, dana tabarru’’ juga dibentuk dari hasil investasi dan akumulasi cadangan surplus (defisit) underwriting dana tabarru’’ yang diterima tidak diakui sebagai pendapatan, karena entitas pengelola tidak berhak untuk menggunakan dana tersebut untuk keperluanya, tetapi hanya mengelola dana sebagai wakil para peserta. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian lapangan (field research). Jika dilihat dari sifatnya, penelitian ini bersifat analisis deskriptif, yaitu penelitian yang mendeskripsikan atau mengambarkan yang didapat di lapangan dan selanjutnya dilakukan analisis dengan menggunakan data. Dalam metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang dapat mengandung arti sebagai metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivesme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signivikan antara dana tabarru’ terhadap pembayaran premi dan jumlah klaim. Dari hasil analisis yang sudah di tulis di atas, maka untuk pengaruh dari variabel dana tabarru’ terhadap pembayaran premi dan jumlah klaim sebagai berikut: Uji R Square (R2) atau kuadrad dari nilai R,yaitu menunjukkan koefisien determinasi. Angka ini akan diubah kebentuk persen, yang artinya persentase sumbangan pengaruh variabel dana tabarru’ terhadap pembayaran premi dan jumlah klaim. Nilai R2 sebesar 0,118 artinya persentase sumbangan pengaruh dana tabarru’ terhadap pembayaran premi dan jumlah klaim sebesar 11,8%, sedangkan sisanya diperngaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model ini. Angka tersebut (11,8%) sudah termasuk signivikan walupun tidak sesempurna 100% dalam titik pengaruh dari Uji T dapat diambil sebuah keputusan berdasarkan nilai t. Dan didapatkan untuk nilai (T Hitung) variabel dana tabarru’ 42,171 untuk (T Hitung) pembayaran premi 44,320, dan (T Hitung) jumlah klaim 57,779. Sementara untuk nilai T Tabel adalah 1,664, nilai ketiga variabel tersebut memiliki arti bahwa T Hitung > T Tabel. Maka dapat disimpulkan bahwa (H1 diterima dan H0 ditolak) dengan kata lain terdapat pengaruh antara dana tabarru’ terhadap pembayaran premi dan jumlah klaim.
PEMIKIRAN KH. ABDURRAHMAN WAHID (GUS DUR) ; ISLAM, NKRI DAN EKONOMI ISLAM Royani
Iqtishodiah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol. 4 No. 1 (2022): Iqtishodiah
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gus Dur adalah pemikir Islam kontemporer dan juga pemikir liberal. Pemikirannya tentang perkembangan Ilmu Keislaman tidak lepas dari latar belakang history keluarga dan lingkungannya yang berbasis pesantren, juga latar belakang pemikirannya yang cenderung terbuka. Pemikiran kritis Gus Dur berkaitan dengan Islam dan NKRI bisa di bilang semi sekuler, karena sama sekali menolak Islamisasi peraturan perundang-undangan di Indonesia, dengan alasan bahwa NKRI adalah negara yang majemuk, agama plural, yang terdiri dari berbagai suku, budaya, agama, dan bahasa, yang tentunya tujuan akhirnya adalah kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia. Gus Dur lebih setuju dengan peran serta umat Islam dalam membangun dan membesarkan NKRI dengan menganut nilai-nilai keislaman, dan tidak setuju nilai-nilai keislaman itu dilegalkan sebagai dasar perundangan yang resmi, banyak masyarakat yang setuju dengan pemikiran Gus Dur ini. Pemikiran Gus Dur tentang ekonomi di Indonesia lebih setuju dengan penerapan ekonomi kerakyatan dari pada penerapan ekonomi syariah atau ekonomi Islam, karena sejatinya penerapan ekonomi Islam berarti sama saja dengan mengislamisasi NKRI, ini yang perlu dijauhkan, karena bisa menimbulkan polemik. Ekonomi kerakyatan berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.
AYAT-AYAT PRODUK PERBANKAN SYARIAH : MUROBAHAH, QORDUN HASAN, DAN IJAROH Royani; Nurul Fitri Habibah
Iqtishodiah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol. 3 No. 1 (2021): Iqtishodiah
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ayat-ayat yang berkaitan dengan produk perbankan syariah secara normatif meyakinkan para nasabah perbankan syariah bahwa transaksi yang dilakukan pada perbankan syariah benar-benar valid sesuai dengan nash Al Qur’an. Perbankan syariah menawarkan beberapa produk pembiayaan yang sesuai dengan syariah, diantaranya adalah produk jual beli murobahah, produk pinjam meminjam Qordun hasan dan produk sewa menyewa ijaroh. Ketiga produk perbankan syariah ini ada dasar ayat dari Al Qur’annya. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan normatif, yang hasilnya membenarkan dan meyakinkan bahwa produk yang ditawarkan oleh perbankan syariah punya dasar yang bersumber dari Al Qru’an dan Hadits. Namun demikian, beberapa pemikir kontemporer mengklaim bahwa ini bagian dari Islamisasi produk-produk perbankan konvensional menjadi perbankan syariah, bertujuan untuk mencari identitas keislaman dan kepatuhan terhadap otoritatif Dewan Syariah Nasional dan pemerintah yang sedang berkuasa pada saat itu, sehingga mendapatkan legitimasi dari masyarakat Indonesia yang mayoritas Muslim dan langgeng dalam memimpin negara ini. Gus Dur menjelaskan, inti dari pelaksanaan hukum Islam adalah penerapan nilai-nilai Islam pada perbankan, yaitu segala praktek bisnis dan sistem pengembangan perbankan yang terhindar dari hal-hal yang dilarang dalam syariah seperti ghoror, maiysir, riba, dll. Bukan melegalkan nama syariah atau Islam pada perbankan itu sendiri.