cover
Contact Name
Hendri Rasminto
Contact Email
jinu@kampusakademik.co.id
Phone
+6289669609417
Journal Mail Official
office@kampusakademik.co.id
Editorial Address
Jl.Pedurungan Kidul IV rt.03/01 No.62 Kel. Pedurungan Kidul/ Kec.Pedurungan Semarang 50192 , Semarang, Provinsi Jawa Tengah, 50192
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Nusantara
ISSN : 30479673     EISSN : 30477603     DOI : https://doi.org/10.61722/jinu.v1i4.1570
JURNAL ILMIAH NUSANTARA (JINU), adalah jurnal yang ditujukan untuk publikasi artikel ilmiah yang diterbitkan oleh Kampus Akademik Publising .Jurnal Ilmiah Nusantara ( JINU) merupakan platform publikasi jurnal Karya suatu hasil penelitian orisinil atau tinjauan Pustaka yang ditulis oleh dosen atau mahasiswa. Ruang lingkup karya yang diterbitkan mencakup Multidisiplin diantaranya yaitu: Manajemen, Ekonomi, Ekonomi Syariah, Akuntansi, Kewirausahaan, Bisnis, Ilmu Sosial Humaniora, Sastra, Bahasa, Pertanian, Kesehatan, Psikologi, Peternakan, perikanan, Politik, Pendidikan, Ilmu Teknik, Sistem Informasi, Teknik Elektro dan Informatika, Desain Komunikasi Visual, Hukum.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,231 Documents
PENERAPAN MEDIA VIDEO TUTORIAL PEMBUATAN POLA DASAR SISTEM PORRIE MULIAWAN PADA SISWA KELAS X TATA BUSANA DI SMKN RENGEL TUBAN Salsabila Rahmadani; Imami Arum Tri Rahayu
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 6 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara November 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i6.11882

Abstract

This study aimed to describe the feasibility of a tutorial video as a learning medium for constructing basic patterns using the Porrie Muliawan system and to describe students' learning outcomes after its implementation. This study employed a quantitative descriptive approach involving 36 tenth-grade students of the Fashion Design Program at SMKN Rengel Tuban. The research instruments consisted of media and material validation sheets and a student learning achievement test. The data were analyzed descriptively by calculating the average feasibility scores and the percentage of students achieving learning mastery. The results showed that the tutorial video obtained a feasibility score of 91.33% from the media expert and 94.67% from the material expert, both categorized as highly feasible. The students' learning outcomes showed an average score of 83.6, with a classical learning mastery of 86.11%, indicating that 31 out of 36 students achieved the Minimum Mastery Criterion (MMC). These findings indicate that the tutorial video helped students understand the steps of constructing basic patterns using the Porrie Muliawan system more clearly and systematically, thereby supporting improved learning outcomes. Therefore, the tutorial video can be used as an effective alternative learning medium in pattern-making courses for the Fashion Design Program.
Analisis Penggunaan Instrumen Tes dan Non Tes Dalam Penilaian Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar Bilqist Aishaputri; Febbyanti Darmawan; Kirel Azzahra; Niken Roudotul Zannah; Siti Khairunnisa Nurhakiki
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 6 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara November 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i6.11891

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan instrumen evaluasi pembelajaran Bahasa Indonesia, baik berupa tes maupun non-tes di sekolah dasar, serta mengkaji efektivitasnya dalam menangkap kemampuan kognitif dan afektif siswa yang sesungguhnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif analitik dengan studi kasus kelas berskala kecil yang dilaksanakan di kelas 3C SDN Lagoa 11, Jakarta Utara, pada April 2026, dengan melibatkan 27 siswa sebagai subjek penelitian. Dara dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi hasil karya tulis siswa, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan kredibilitas data yang dipastikan melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen tes, khususnya tes objektif, unggul dalam hal efisiensi penilaian dan objektivitas, namun memiliki keterbatasan dalam mengukur keterampilan berbahasa produktif seperti menulis dan berbicara. Sebaliknya, instrumen non-tes seperti penilaian diri terbukti lebih mampu menangkap kemampuan berbahasa siswa secara autentik dan holistik, meskipun penerapannya menuntut waktu dan usaha guru yang lebih besar serta memerlukan rubrik yang jelas untuk meminimalkan subjektivitas penilai. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penilaian Bahasa Indonesia di sekolah dasar idealnya memadukan instrumen tes dan non-tes secara seimbang, dilaksanakan secara berkelanjutan, dan hasilnya dimanfaatkan secara aktif sebagai umpan balik untuk memperbaiki strategi pengajaran.
Analisis Kemampuan Literasi dalam Memahami Soal Cerita pada Siswa Kelas III Sekolah Dasar Adzra Aqilah Felisiana; Syifa Syakira; Mohammad Dwiyan Ramadhan; Lola Lola; Zihan Citra Hanifa
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 6 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara November 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i6.11892

Abstract

Kemampuan literasi membaca merupakan kompetensi dasar yang sangat penting bagi siswa sekolah dasar, terutama dalam memahami soal cerita yang memerlukan kemampuan membaca dan berpikir kritis secara bersamaan. Rendahnya kemampuan literasi siswa Indonesia yang tercermin dalam hasil PISA dan asesmen nasional menjadi perhatian serius dalam dunia pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi membaca siswa kelas III Sekolah Dasar dalam memahami soal cerita serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif analitik. Subjek penelitian adalah 24 siswa kelas III A SDN Susukan 06 Pagi, Jakarta Timur, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pemahaman bacaan berupa soal cerita, observasi proses pembelajaran, wawancara dengan guru dan siswa, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kemampuan literasi siswa termasuk kategori baik dengan skor tes antara 85-95. Namun, kemampuan menceritakan kembali isi bacaan hanya mencapai 54% dan kepercayaan diri siswa sebesar 50%, keduanya dalam kategori kurang. Faktor yang memengaruhi kemampuan literasi siswa mencakup penguasaan kosakata, kemampuan membaca dasar, metode pembelajaran yang berpusat pada guru, serta tingkat kepercayaan diri siswa. Disimpulkan bahwa peningkatan kemampuan literasi membaca perlu didukung oleh strategi pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan beragam agar siswa mampu memahami dan menganalisis soal cerita secara lebih mendalam.
Sistem Informasi Reservasi dan Kasir Berbasis WEB Pada Rumah Makan (Studi Kasus: Wedangan Laris Manis) Jovian Yules Natan Pratama; Retno Palupi
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 6 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara November 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i6.11893

Abstract

Penelitian dengan judul "Sistem Informasi Reservasi dan Kasir Berbasis Web Pada Rumah Makan" ini bertujuan untuk membangun sebuah sistem pemesanan ruangan dan pencatatan menu secara terkomputerisasi guna mengatasi kendala operasional pencatatan manual. Batasan variabel penelitian ini difokuskan pada pengelolaan hak akses pengelola (admin), manajemen ketersediaan ruangan, pemesanan menu, pengelolaan galeri, pencatatan transaksi reservasi pelanggan, serta layanan interaksi tanya-jawab pelanggan. Adapun metode pengembangan sistem yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Waterfall dengan metode pengujian kelayakan perangkat lunak menggunakan metode pengujian Black Box. Hasil dari penelitian ini berupa sebuah perangkat lunak sistem informasi reservasi berbasis web yang terintegrasi antara sisi pelanggan dan sisi pengelola. Pembahasan hasil pengujian menunjukkan bahwa antarmuka sistem mampu menampilkan informasi ketersediaan ruangan dan menu dengan akurat. Pelanggan berhasil melakukan pemesanan tempat secara mandiri dan sistem secara otomatis menerbitkan kode reservasi yang unik. Pada sisi manajemen, pengelola dapat dengan mudah menyetujui atau menolak status reservasi, merespons pertanyaan pelanggan, serta memperbarui data operasional rumah makan secara real-time. Kesimpulan dari penelitian ini mengungkapkan bahwa implementasi sistem informasi reservasi berbasis web terbukti efektif dalam mengatasi permasalahan sirkulasi pendataan manual. Sistem ini secara signifikan mampu meminimalisir risiko kehilangan data pesanan, mencegah terjadinya bentrok pada jadwal pemesanan ruangan, serta mempercepat proses pelayanan rumah makan secara keseluruhan.
PENGETAHUAN KEWIRAUSAHAAN TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA SISWA SMKN 1 BOJONEGORO Rachmania Arsyani; Imami Arum Tri Rahayu
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 6 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara November 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i6.11897

Abstract

This study aims to analyze the influence of entrepreneurial knowledge on entrepreneurial interest among 11th and 12th-grade students majoring in Fashion Design Production (DPB) at SMKN 1 Bojonegoro. The high unemployment rate among vocational high school (SMK) graduates and the low percentage of Fashion Design graduates who pursue entrepreneurship underscore the urgency of this research. This study employs a quantitative ex post facto approach. The research subjects comprised the entire population of 11th and 12th-grade DPB students at SMKN 1 Bojonegoro for the 2025/2026 academic year, totaling 58 students. Data on entrepreneurial knowledge were collected through documentation of learning achievement scores in the Creative Project and Entrepreneurship (PKK) course, while data on entrepreneurial interest were obtained through the distribution of closed-ended questionnaires using a Likert scale. Data analysis was conducted using simple linear regression with the aid of statistical software. The results showed that students' entrepreneurial knowledge was in the very good category (mean 91.85), and entrepreneurial interest was generally in the high category (mean 65.19). However, hypothesis testing proved that there was no significant influence of entrepreneurial knowledge on entrepreneurial interest among DPB students at SMKN 1 Bojonegoro, as indicated by a significance value of 0.182 > 0.05 and a very weak contribution of 3.2%. The conclusion of this study is that high academic understanding of entrepreneurship does not directly translate into a desire for real action, because understanding the complexities of business actually makes students more cautious, while the drive to become an entrepreneur is more dominated by external factors beyond cognitive education in the classroom.
OBJEK PENELITIAN HUKUM KELUARGA Lia Yuliasih; Mohamad Sar’an; Syahrul Anwar
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 6 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara November 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i6.11898

Abstract

The object of research constitutes a fundamental element that determines the direction, scope, and depth of legal research. In the field of family law, determining the research object has become increasingly complex due to social transformation, legal reforms, and emerging contemporary issues related to marriage, divorce, child custody, inheritance, domestic violence, and the protection of family members' rights. This study aims to analyze the concept, scope, and appropriate research approaches to family law research objects in order to produce scientific and applicable legal studies. The research employs normative legal research using statutory, conceptual, and comparative approaches. Legal materials were collected through library research and analyzed qualitatively using legal interpretation methods. The findings indicate that the object of family law research extends beyond written legal norms to encompass judicial practices, social realities, Islamic family law, customary law, and human rights perspectives within family relationships. A well-defined research object significantly influences the quality of legal analysis, the suitability of research methods, and the contribution of research to the development of Indonesian family law. Therefore, research objects should be formulated systematically, reflect contemporary legal developments, and provide solutions to current family law issues.
TUJUAN DAN MANFAAT PENELITIAN DALAM PENELITIAN HUKUM KELUARGA Alkaizha Nuran Hakiki; Mohamad Sar’an; Syahrul Anwar
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 6 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara November 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i6.11905

Abstract

This article highlights the close relationship between research objectives and the formulation of the research problem. Research objectives, which specify the focus and intended outcomes of a study, should be directly derived from the research questions. When these two components are not aligned, readers may struggle to recognize the significance, purpose, and relevance of the study. Moreover, research objectives translate the abstract ideas presented in the research problem into concrete and measurable aims. They provide a practical framework for designing the study, selecting appropriate research methods, analyzing data, and interpreting the findings in the final report. Therefore, research objectives should be formulated only after the research problem has been clearly identified and appropriately delimited, as these stages establish the foundation for defining the objectives. The complexity of the objectives also depends on the nature and complexity of the research problem itself. In addition, the article emphasizes the importance of explaining the benefits of the research in the introductory section. This discussion should demonstrate how the findings may be applied and contribute to various stakeholders, including academic institutions and the broader community. Consequently, well-defined research objectives and a clear explanation of the study's potential benefits are fundamental to producing focused, meaningful, and impactful research.
Analisis Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis dalam Pengembangan Keilmuan Modern (Relasi Filsafat dan Ilmu Pengetahuan Wahyu Febri Yansah; Mohamad Sar’an; Syahrul Anwar
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 6 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara November 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i6.11908

Abstract

This article aims to analyze the concepts of philosophy, science, and the relationship between the two in the development of human thought. The study employs a library research method with a descriptive-analytical approach by examining classical and contemporary literature on philosophy and science. The findings indicate that philosophy serves as a conceptual foundation that seeks the essence of reality through rational inquiry, while science develops through systematic, empirical, objective, and verifiable scientific methods. Western philosophers such as Plato, Aristotle, Immanuel Kant, René Descartes, Karl Popper, Thomas Kuhn, and Bertrand Russell have significantly contributed to the development of modern epistemology. Meanwhile, Muslim scholars including Al-Farabi, Ibn Sina, Al-Ghazali, and Ibn Khaldun demonstrate that reason, revelation, and experience complement one another in acquiring knowledge. Therefore, philosophy and science should not be viewed as conflicting disciplines but rather as complementary fields that contribute to the advancement of civilization, the production of rational knowledge, and the theoretical foundation of modern scientific development.
PENGARUH PENGARUH METODE EKSPERIMEN BERBASIS PRAKTIKUM SEDERHANA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA MATERI WUJUD ZAT DAN PERUBAHANNYA PADA SISWA KELAS IV SDN PADANGKAMULAN Imas Saripah; Leni Sri Mulyani; Muhammad Fahmi Nugraha
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 6 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara November 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i6.11914

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh metode eksperimen berbasis praktikum sederhana terhadap hasil belajar siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan Quasi Experimental Design. Dengan subjek penelitian sebanyak 17siswa kelas eksperimen dan 17 siswa kelas kontrol yang ditentukan melalui pengambilan sampel Simple Random Sampling. Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif dan inferensial dengan uji statistik t dependen melalui Paired Sample t-test menggunakan aplikasi SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode eksperimen berbasis praktikum sederhana memiliki dampak positif terhadap hasil belajar siswa. Data menunjukkan bahwa nilai mean pretest sebesar 59,8 dan nilai mean posttest sebesar 81,0. Selain itu, hasil uji t sampel berpasangan menunjukkan nilai signifikan sebesar 0,00 < 0,05, yang berarti hipotesis H1 diterima. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan tingkat hasil belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan metode eksperimen berbasis praktikum sederhana.
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SDN 1003 BATANG BULU LAMA Muhammad Yasir; Dedi Uddin Nasution; Ayu Juni Lestari; Nur Ramadani Hasibuan; Rosnida Harahap
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 6 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara November 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i6.11917

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Kurikulum Merdeka di SDN 1003 Batang Bulu Lama, meliputi pelaksanaan pembelajaran, peran guru, faktor pendukung dan kendala, serta upaya sekolah dalam mengoptimalkan penerapannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka telah berjalan dengan cukup baik melalui penerapan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, penggunaan modul ajar, pembelajaran berdiferensiasi, asesmen berkelanjutan, dan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Guru berperan sebagai fasilitator, motivator, inovator, pembimbing, dan evaluator dalam mendukung proses pembelajaran. Keberhasilan implementasi didukung oleh kepemimpinan kepala sekolah, kolaborasi antarguru, dan pengembangan kompetensi guru, sedangkan kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan sarana pembelajaran, adaptasi guru terhadap kurikulum baru, dan perbedaan karakteristik peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kompetensi guru dan dukungan berkelanjutan dari seluruh pemangku kepentingan agar implementasi Kurikulum Merdeka dapat berlangsung secara optimal.