cover
Contact Name
Hendri Rasminto
Contact Email
jinu@kampusakademik.co.id
Phone
+6289669609417
Journal Mail Official
office@kampusakademik.co.id
Editorial Address
Jl.Pedurungan Kidul IV rt.03/01 No.62 Kel. Pedurungan Kidul/ Kec.Pedurungan Semarang 50192 , Semarang, Provinsi Jawa Tengah, 50192
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Nusantara
ISSN : 30479673     EISSN : 30477603     DOI : https://doi.org/10.61722/jinu.v1i4.1570
JURNAL ILMIAH NUSANTARA (JINU), adalah jurnal yang ditujukan untuk publikasi artikel ilmiah yang diterbitkan oleh Kampus Akademik Publising .Jurnal Ilmiah Nusantara ( JINU) merupakan platform publikasi jurnal Karya suatu hasil penelitian orisinil atau tinjauan Pustaka yang ditulis oleh dosen atau mahasiswa. Ruang lingkup karya yang diterbitkan mencakup Multidisiplin diantaranya yaitu: Manajemen, Ekonomi, Ekonomi Syariah, Akuntansi, Kewirausahaan, Bisnis, Ilmu Sosial Humaniora, Sastra, Bahasa, Pertanian, Kesehatan, Psikologi, Peternakan, perikanan, Politik, Pendidikan, Ilmu Teknik, Sistem Informasi, Teknik Elektro dan Informatika, Desain Komunikasi Visual, Hukum.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,231 Documents
Proporsi Cokelat dan Rice Crispy-Mete sebagai Topping Terhadap Mutu Sensoris Crunchy Cake Gluten-free Farah Musyafa'ah; Any Sutiadiningsih; Lilis Sulandari; Mafisa Restami
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 6 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara November 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i6.11925

Abstract

This study aimed to determine the sensory quality of gluten-free crunchy cake based on the proportion of chocolate and rice crispy-cashew as toppings. The study employed an experimental method with a quantitative approach. The pre-experimental stage involved nine trained panelists and was analyzed using the Friedman test followed by the Wilcoxon test. The results showed that the proportion of rice crispy and oven-roasted cashew nuts significantly affected the taste, texture, and overall liking attributes (p<0.05). The formulation containing 40% rice crispy and 60% oven-roasted cashew nuts obtained the highest mean rank scores for taste (2.67), texture (2.56), and overall liking (2.61), and was therefore selected as the best formulation for use in the main experiment. The main experiment was conducted using three proportions of chocolate and rice crispy-cashew toppings, namely 60%:40%, 70%:30%, and 80%:20%. Sensory evaluation was carried out by 35 trained and semi-trained panelists using a 5-point hedonic quality scale. The data were analyzed using One-Way ANOVA followed by Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) at a 5% significance level. The results indicated that the proportion of chocolate and rice crispy-cashew significantly affected taste, texture, and overall liking (p<0.05). The formulation containing 80% chocolate and 20% rice crispy-cashew achieved the highest scores for taste (3.89), texture (3.91), and overall liking (4.14), and was therefore determined as the best formulation.
OPTIMALISASI SISTEM PENGELOLAAN PERSAMPAHAN DI IBU KOTA KABUPATEN KEPULAUAN TANIMBAR Baran Kei Fernando Titirloloby; Stevianus Titaley; Kreisson P. Larwuy
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 6 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara November 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i6.11930

Abstract

Saumlaki, the capital of Kepulauan Tanimbar Regency, faces an unoptimized solid waste management system, marked by only one container-type temporary collection point (TPS) and 87 small waste bins serving a population of 10,800, alongside a final disposal site (TPA) still operated through open dumping. These conditions leave approximately 26%, or around 2,971.9 kg, of daily waste generation unmanaged and disposed of illegally across residential areas. This study aims to analyze the existing condition of the waste management system, identify the factors causing its underperformance, and formulate an optimization strategy based on SWOT analysis. A mixed-method approach was applied, combining quantitative and qualitative techniques through field observation, interviews, questionnaires, and document analysis. Qualitative data were validated through data triangulation, while quantitative data from questionnaires were analyzed descriptively and used to weight the SWOT factors. The results show that Saumlaki's waste management system is positioned in Quadrant III (Weakness-Opportunity) with SWOT coordinates of (-0.18; +0.49), indicating that internal weaknesses in infrastructure and budget can be addressed by leveraging external opportunities such as national policy support and grant programs from the Ministry of Environment and Forestry. Referring to SNI 3242:2008, the ideal number of TPS units for a population of 10,800 is five, requiring four additional units planned across four strategic locations. The recommended optimization strategy includes strengthening sorting-based TPS infrastructure, optimizing collection routes, developing the Amtufu landfill toward a sanitary landfill system, drafting a local regulation on 3R-based waste management.
PENGEMBANGAN PERANGKAT LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL BERBASIS PROSHARE UNTUK MENINGKATKAN SIKAP PROSOSIAL PESERTA DIDIK MTs RARE MUCHTARY Aurel Febika Dita Ismayana; Ni Wayan Suastini; I Gusti Lanang Rai Arsana
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 6 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara November 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i6.11935

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat layanan bimbingan klasikal berbasis PROSHARE yang layak, praktis, dan berindikasi efektif awal untuk meningkatkan sikap prososial peserta didik MTs Rare Muchtary Tahun Pelajaran 2025/2026. Produk yang dikembangkan terdiri atas Rencana Pelaksanaan Layanan Bimbingan dan Konseling (RPL BK) Berbasis PROSHARE dan media pendukung berupa PROSHARE Card. Penelitian menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek uji coba terbatas terdiri atas 18 peserta didik kelas VII–VIII dan 1 guru BK, sedangkan validasi produk dilakukan oleh ahli bimbingan dan konseling serta ahli media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RPL BK Berbasis PROSHARE memperoleh persentase kelayakan 89,6% dengan kategori sangat layak, sedangkan PROSHARE Card memperoleh persentase kelayakan 90,0% dengan kategori sangat layak. Kepraktisan produk ditunjukkan oleh respons guru BK sebesar 93,2% dan respons peserta didik sebesar 93,0%, keduanya dalam kategori sangat baik atau praktis. Hasil analisis N-Gain menunjukkan peningkatan sikap prososial peserta didik dari persentase pretest 63,6% menjadi posttest 82,0% dengan nilai rata-rata 0,51 berkategori sedang. Dengan demikian, perangkat layanan bimbingan klasikal berbasis PROSHARE dinyatakan layak, praktis, dan berindikasi efektif awal untuk digunakan dalam meningkatkan sikap prososial peserta didik MTs Rare Muchtary.
EFEKTIVITAS KEGIATAN MENONTON FILM ANIMASI UNTUK MEMBIASAKAN BUDAYA ANTRE (Penelitian di kelas A TK Islam Al Farabi Cikeudal, Pandeglang) Devi Farhah Faizah; Hunainah Hunainah; Muhiyatul Huliyah
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 6 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara November 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i6.11944

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan menonton film animasi dalam membiasakan budaya antri pada anak usia dini di kelas A TK Islam Al Farabi, Cikeudal Pandeglang. Budaya antri merupakan bagian dari Pendidikan karakter sosial yang penting untuk ditanamkan sejak dini, guna membentuk sikap sabar, tertib, dan menghargai giliran dam kehidupan sehari-hari pada anak. Penelitian ini menggunakan metode pre eksperimen dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Tahapan pelaksanan kegiatan dilakukanan secara sistematis, dimulai dari memilih dan Menyusun jadwal pemutaran film animsi yang disesuaikan dengan jam pembelajaran di TK, yaitu dilaksanakan satu kali dalam seminggu. Selanjutnya, peneliti menyiapkan empat judul film animasi bertema budaya antri yang akan disaksikan secara bergantian oleh anak-anak. Sebelum kegiatan dimulai guru memberitahukan kepada anak-anak bahwa mereka akan menonton film animasi tentang budaya antri dengan tema yang sama, namun dengan judul yang berbeda. Selama proses menonton berlangsung, film animasi diputar dalam durasi tertentu, lalu dijeda (diapause) untuk memberikan kesempatan kepada guru bertanya dan menjelaskan isi film, serta menekankan makna pentingnya budaya antri. Setelah menonton, anak-anak diarahkan untuk mempraktikan budaya antri tersebut nyata, seperti saat mencuci tangan, bermain diarea outdoor. Subjek penelitian ini terdiri dari 6 orang anak yang dipilih berdasarkan pengamatan awal terhadap perilaku antri mereka. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara,dengan guru dan kepala sekolah, serta kuesioner yang diberikann sebelum dan sesudah perlakuan. Dengan demikian,kegiatan menonton film animasi terbukti memberikan pengaruh positif dalam membiasakan budaya antri pada anak usia dini, serta dapat dijadikan sebagai salah satu metode pembelajrab karakter sosial yang menyenagkan dan efektif.
The Importance of English Language Skills for University Students Ahmad Sunandar; Bunga Citra Lestari; Dyah Ayu Kumala; Rona Imtiyaz; Sabrina Mutiara Az Zahra; Yaskia Mayrissa Maditta; Yosefa Maria Wellarana
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 6 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara November 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i6.11945

Abstract

English is now a key language used in learning, research, technology, and talking across the world. So, being good at English is a key skill that university students need to succeed in their studies and future careers. This article looks at and brings together past research on why having good English skills is important for university students, especially when it comes to their success in school, getting a job, and being able to work well with people from different parts of the world. This study used a qualitative method by reviewing existing literature. Data were gathered from academic sources like peer-reviewed journal articles, books, and other scholarly publications between 2020 and 2025.These sources were found in databases such as Google Scholar, Scopus, ERIC, ScienceDirect, and SpringerLink. The results show that being good at English helps students do better in school, makes it easier to get a job, allows them to access scientific materials from around the world, and improves their ability to communicate and understand global issues. This review ends by saying that knowing the English language is an important skill that helps university students deal with the challenges of globalization and digital changes. So, colleges and universities need to focus more on teaching English to help students compete better in the global job market.
Pertanggungjawaban Pidana Pelaku Cyberstalking Sebagai Bentuk Kekerasan Seksual Berbasis Elektronik: Studi Putusan Nomor 1842/Pid.Sus/2024/PN Sby Bella Mayasari; Erny Herlin Setyorini
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 6 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara November 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i6.11947

Abstract

The rapid evolution of information technology has triggered the emergence of a new form of crime, namely electronic-based sexual violence, where cyberstalking is one manifestation that can cause deep psychological trauma for survivors even though there is no direct physical interaction. This study focuses on elaborating and analyzing the criminal liability framework and evidentiary mechanisms for the crime of electronic sexual violence as stipulated in Decision No. 1842/Pid.Sus/2024/PN Sby. The research design adopted is a normative juridical method by integrating statutory, conceptual, and case analysis approaches. Legal facts were found that the defendant's obligation to bear criminal consequences was legally valid due to his status as a legally responsible subject, as well as the existence of malicious intent or dolus when sending messages and manipulating sexual images through an artificial intelligence application, in addition to the lack of justification or excuse found. The verdict was handed down by the panel of judges with reference to Article 14 of Law No. 12 of 2022 concerning Criminal Acts of Sexual Violence. Regarding the evidence, the judge's conviction was built through a comprehensive synergy between electronic evidence with witness testimony, expert explanations, and psychological evaluation results that confirmed the presence of anxiety disorders, depression, and Post Traumatic Stress Disorder, as per the principle of the negative evidence system mandated by Article 183 of the Criminal Procedure Code. The recommendation proposed in this study is the importance for law enforcement officers to pay more in-depth attention to the psychological impact experienced by victims and to strengthen digital forensic capabilities in managing electronic-based sexual crime cases.
Evaluasi Hasil Belajar Siswa Melalui Analisis Tingkat Kesulitan Butir Soal pada Mata Pelajaran IPA Fenisa Putri Meliani; Karolin Nazwa Liya; Syaula Abid Faiziya; Rahmawati Sholihah; Dika Meilia; Nazwa Wulan Fiantika
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 6 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara November 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i6.11952

Abstract

Evaluasi hasil belajar merupakan salah satu komponen penting dalam proses pembelajaran yang berfungsi untuk mengukur tingkat pencapaian kompetensi peserta didik serta menilai efektivitas pembelajaran yang telah dilaksanakan. Kualitas hasil evaluasi sangat dipengaruhi oleh kualitas instrumen penilaian yang digunakan. Salah satu cara untuk mengetahui kualitas instrumen tes adalah melalui analisis tingkat kesulitan butir soal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesulitan butir soal pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) sebagai bagian dari evaluasi hasil belajar siswa serta mengevaluasi kualitas instrumen yang digunakan dalam proses pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui dokumentasi berupa naskah soal, kunci jawaban, dan lembar jawaban peserta didik, kemudian dianalisis menggunakan indeks tingkat kesulitan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi tingkat kesulitan soal terdiri atas kategori mudah, sedang, dan sukar, dengan dominasi soal berkategori sedang. Temuan tersebut menunjukkan bahwa instrumen yang digunakan memiliki tingkat kesulitan yang relatif proporsional sehingga mampu mengukur kemampuan peserta didik secara lebih objektif. Analisis tingkat kesulitan tidak hanya bermanfaat untuk mengetahui kualitas butir soal, tetapi juga dapat digunakan sebagai dasar dalam memperbaiki instrumen evaluasi dan meningkatkan efektivitas proses pembelajaran. Oleh karena itu, analisis butir soal perlu dilakukan secara berkala guna menghasilkan instrumen penilaian yang valid, objektif, dan berkualitas.
Hubungan Antara Literacy attitude dan Hasil Belajar Materi ‘Si Merah’ Di Sekolah Dasar Atika Gina Nabila; Ferliana Clarisha; Gisha Azka Nadhira; Latifah Isnaeni; R. Reza Febianti
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 6 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara November 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i6.11953

Abstract

Fokus dalam penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana hubungan antara literacy attitude dan hasil belajar materi “Si Merah” di sekolah dasar. Tujuan penelitian ini untuk mebgetahui hubungan antara sikap literasi siswa dengan hasil belajar pada materi "Si Merah" pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen tes dan non-tes yang diberikan kepada 22 siswa kelas III-B SDN Susukan 06 Pagi dengan pendekatan kuantitatif. Untuk mengukur hasil belajar siswa, instrumen tes yang digunakan berupa soal pilihan ganda dan uraian. Sedangkan instrumen non tes berupa angket skala likert untuk mengukur literacy attitude yang meliputi 4 aspek: empati terhadap makhluk hidup, percaya diri berkomunikasi, ketelitian berbahasa, serta apresiasi estetika dan literasi. Dalam penelitian ini, data dianalisis menggunakan statistik deskriptif melalui perhitungan nilai rata-rata. Hasil penelitian memperlihatkan nilai rata-rata siswa sebesar 77,5 dengan kategori baik. Siswa juga menunjukan sikap literasi yang positif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini memperlihatkan adanya korelasi positif antara literacy attitude dan hasil belajar siswa dalam mendukung peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Maka dari itu, guru perlu mengembangkan kegiatan pembelajaran agar dapat meningkatkan kemampuan literacy attitude siswa supaya proses pembelajaran Bahasa Indonesia menjadi bermakna bagi siswa.
Analisis Tingkat Kecemasan Bertanding Peserta Ekstrakurikuler Bulu Tangkis SMAN 1 Surade Rian Dika Putra Pamungkas S; Asep Sahrul Gunawan; Ananda Adiputra Pratama; R. Alpin Wirayuda; Dede Indra Maryadi
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 6 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara November 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i6.11959

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya aspek psikologis dalam olahraga, khususnya kecemasan bertanding yang dapat memengaruhi performa atlet saat mengikuti pertandingan. Kecemasan bertanding merupakan kondisi emosional yang ditandai dengan munculnya rasa khawatir, ketegangan, dan gangguan konsentrasi yang dapat menghambat pencapaian prestasi olahraga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecemasan bertanding peserta ekstrakurikuler bulu tangkis SMAN 1 Surade berdasarkan faktor somatik, faktor khawatir, dan faktor gangguan konsentrasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel dalam penelitian ini adalah peserta ekstrakurikuler bulu tangkis SMAN 1 Surade yang berjumlah 30 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner tingkat kecemasan bertanding yang terdiri atas 21 butir pernyataan dengan skala Likert. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kecemasan bertanding peserta ekstrakurikuler bulu tangkis SMAN 1 Surade secara keseluruhan berada pada kategori rendah dengan persentase sebesar 57,70%. Berdasarkan faktor somatik diperoleh persentase sebesar 51,11% dan berada pada kategori rendah. Faktor khawatir memperoleh persentase sebesar 66,43% dan berada pada kategori tinggi, sehingga menjadi faktor yang paling dominan memengaruhi kecemasan bertanding peserta. Sementara itu, faktor gangguan konsentrasi memperoleh persentase sebesar 57,33% dan berada pada kategori rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mampu mengendalikan gejala fisik dan mempertahankan konsentrasi saat bertanding, namun masih memiliki tingkat kekhawatiran yang cukup tinggi terhadap hasil pertandingan dan kemampuan diri. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat kecemasan bertanding peserta ekstrakurikuler bulu tangkis SMAN 1 Surade secara umum berada pada kategori rendah. Meskipun demikian, faktor khawatir menjadi aspek yang perlu mendapatkan perhatian khusus melalui pembinaan mental dan psikologis agar peserta mampu mengelola kecemasan dengan lebih baik serta meningkatkan kepercayaan diri dalam menghadapi pertandingan. Kata kunci: Kecemasan Bertanding ; Bulu Tangkis; Psikologi Olahraga
Hasil Evaluasi Pembelajaran IPAS Melalui Penilaian Tes dan Non-Tes pada Siswa Kelas IV B SDN Susukan 06 Pagi Jakarta Faza Jehan Lukmanul Hakim; Lutfiatun Najah; Maulidina Rachma Nisa; Meilisa Cahyani; Najma Fitriani; Siti Amelia Ningsih
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 6 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara November 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i6.11973

Abstract

Evaluasi pembelajaran merupakan komponen penting dalam proses pendidikan karena berfungsi untuk mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran serta perkembangan kompetensi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil evaluasi pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) melalui penggunaan instrumen tes dan non-tes pada peserta didik kelas IV B SDN Susukan 06 Pagi Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas 25 peserta didik kelas IV B. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes hasil belajar, dan penilaian non-tes berupa rubrik penilaian diri yang berfokus pada perilaku peduli lingkungan. Data dianalisis secara deskriptif melalui persentase capaian hasil belajar, analisis tingkat kesukaran soal, dan pengelompokan kategori penilaian non-tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 84% peserta didik memperoleh predikat A, sedangkan masing-masing 8% memperoleh predikat C dan D. Analisis tingkat kesukaran menunjukkan bahwa sebagian besar butir soal berada pada kategori mudah. Sementara itu, hasil penilaian non-tes menunjukkan bahwa 52% peserta didik berada pada kategori sangat baik dan 48% pada kategori baik dalam aspek kepedulian lingkungan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa evaluasi pembelajaran IPAS melalui instrumen tes dan non-tes mampu memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai capaian aspek kognitif dan afektif peserta didik. Oleh karena itu, penggunaan berbagai bentuk instrumen evaluasi perlu dioptimalkan untuk mendukung penilaian yang lebih menyeluruh terhadap hasil belajar peserta didik.