cover
Contact Name
Muhamad Irhamdi
Contact Email
mudabbirjurnal@gmail.com
Phone
+6287859256449
Journal Mail Official
mudabbirjurnal@gmail.com
Editorial Address
Jln. Gajah Mada No. 100 Jempong Baru Pagesangan Mataram-Nusa Tenggara Barat.
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Mudabbir
ISSN : 29859409     EISSN : 30323517     DOI : 10.20414/mudabbir
Fokus jurnal Mudabbir Upaya memberikan makna yang universal terhadap ilmu manajeman dan ilmu dakwah, dengan argumentasi setiap ajakan kepada kebaikan maka itu bagian dari dakwah, dengan tujuan pengembangan yang kontekstual terhadap ilmu manajemen dan dakwah yang meliputi manajemen haji dan umrah, zakat, sumber daya manusia dan kajian-kajian yang memiliki nilai-nilai dakwah. Mudabbir Berisi kajian-kajian dan hasil penelitian yang berkaitan dengan ilmu manajemen dan dakwah secara konseptual dan kontekstual
Articles 64 Documents
PENGARUH LITERASI MANASIK UMRAH DAN PELAYANAN TERHADAP KELANCARAN DAN KEPUASAN JAMA’AH DI PT. DPRIADI BAROKAH UTAMA MATARAM Mirnasari, Dewi
Mudabbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 3 No. 1 (2022): POTENSI ZAKAT, INFAK DAN SEDEKAH SEBAGAI SOLUSI PEMBERDAYAAN
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/mudabbir.v3i1.9911

Abstract

This research aims to find out whether there is an influence of literacy and Umrah ritual services on the smoothness and satisfaction of congregational worship at PT. Dpriadi Barokah Utama Mataram. The research method in this research uses a quantitative approach and is a population study with 30 respondents. The data collection technique used in this research uses questionnaires and the data analysis technique in this thesis uses Validity Test, Reliability, Classical Assumption Test, Simple Regression Analysis and Multiple Regression Analysis. Based on the results of multiple linear regression analysis, it is known that there is no positive and significant influence between literacy and Umrah ritual services on the smoothness of congregational worship at PT. Dpriadi Barokah Utama Mataram. This is proven by the results of the f test which simultaneously obtained a calculated f value of 0.28 with a significance level of 0.972. The value of Ftable is 3.34, therefore the value of fcount< ftabel. Meanwhile, the influence of literacy and Umrah ritual services on congregational worship satisfaction with a significance level of 0.005 and an F value of 6.460. The f table value is 3.34. The large influence of literacy and service on congregational worship satisfaction, with the results of a coefficient of determination of 32.4% and 67.6%, is influenced by other factors not examined in this research.
TIKTOK SEBAGAI MEDIA DAKWAH PERSUASIF: ANALISIS MANAJEMEN TIKTOK RADIO NINA BAYAN SEBAGAI MEDIA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN Purnama, Wahyunia; Ummah, Athik Hidayatul
Mudabbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/mudabbir.v5i1.10296

Abstract

This research discusses the management of the TikTok platform as a women's empowerment media that focuses on providing information, educating, and persuading audiences. The positive side of social media contributes as a medium for women's empowerment to voice issues about women. This research aims to analyze Nina Bayan Radio's TikTok management and analyze its opportunities and challenges in the cyber era. This research uses qualitative research with a descriptive approach. The data collection techniques in this research are through observation, interviews and documentation. This research shows two important findings. First, the management of TikTok Radio Nina Bayan applies general management to manage the Gundem Batur Nina program with structured planning, organizing, implementing and monitoring steps. The involvement of the broadcasting team, listener response and online monitoring on TikTok is an integral part of program implementation. Secondly, there is a great opportunity for Radio Nina Bayan to reach a wide audience through the TikTok platform due to the needs of the audience, especially Gen Z. The challenges are limited funding, problems with listeners' response and online monitoring on TikTok. However, the challenges are limited funds, problems in remote areas, and technological management constraints.
STRATEGI DAKWAH DALAM MENINGKATKAN MODERASI BERAGAMA PADA KOMUNITAS KAJIAN ONLINE “THE POWER OF HIJRAH” Awalia, Desi
Mudabbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi strategi dakwah untuk meningkatkan moderasi beragama dalam komunitas kajian online “The Power of Hijrah” di platform WhatsApp. Melalui pendekatan kualitatif, data primer diperoleh dari wawancara dan observasi anggota kajian, sementara data skunder berasal dari literatur terkait moderasi beragama dan dakwah online. Hasil analisis menunjukkan bahwa kajian online ini memanfaatkan media sosial sebagai sarana dakwah yang efektif, dengan jadwal rutin kajian dan beragam agenda aktivitas. Kajian ini mendorong moderasi beragama dengan menekankan pemahaman yang seimbang, menghindari ekstremisme, dan mempromosikan toleransi serta dialog antarumat beragama. Penelitian pada pemahaman tentang strategi dakwah yang efektif dalam menggalang moderasi beragama di era digital. Implikasi penelitian mencakup potensi untuk pengembangan lebih lanjut dalam pendekatan lintas disiplin, analisis mendalam tentang strategi dakwah, dan penelitian tentang pengaruh komunitas online terhadap perubahan sosial. Hasilnya juga relevan untuk praktisi dakwah dan peneliti yang tertarik pada isu-isu moderasi beragama dan media sosial.
DIGITALISASI DAKWAH TIKTOK ERA MODERN PADA AKUN TIKTOK HUSEIN BASYAIBAN (@BASYASMAN00) Maulana, Akbar
Mudabbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/mudabbir.v5i1.4890

Abstract

Di era kontemporer ini, yang ditandai dengan digitalisasi dan modernisasi, terdapat tuntutan mendesak untuk pendekatan inovatif dalam penyebaran ajaran agama. TikTok muncul sebagai medium penting dalam konteks ini, menawarkan platform dinamis untuk dakwah. Kapasitasnya dalam menyederhanakan transmisi pesan-pesan agama menandai TikTok sebagai alat yang relevan dan kuat. Dengan TikTok, Da’i dapat menyampaikan pesan-pesan dakwah dengan efisien, sejalan dengan tren teknologi dan preferensi gaya hidup yang berkembang dari masyarakat digital. Ini menegaskan adaptasi yang penting dalam memperluas jangkauan dakwah dalam lanskap digital yang semakin terkoneksi. Melalui TikTok, influencer keagamaan seperti Husein Basyaiban menjadi contoh bagaimana keterlibatan efektif dengan saluran media kontemporer dapat memfasilitasi diskusi agama yang mendalam dan interaksi komunitas. Dengan demikian, TikTok berdiri siap sebagai kekuatan transformatif dalam upaya dakwah modern, menawarkan kesempatan luar biasa untuk komunikasi agama yang berdampak dan keterlibatan dengan beragam audiens di seluruh dunia.
STRATEGI PENGEMBANGAN MASJID BAGI GENEARSI MUDA MELALUI PERSATUAN BULUTANGIS: STUDI KASUS PB. NURUL HIDAYAH KEC. RASAU JAYA GANG SLAMET Yusuf Milin, Ari Yunaldi
Mudabbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/mudabbir.v5i1.9977

Abstract

Abstract Youths and teenagers in Islam represent the future generation of the Muslim community, starting from the enrichment of mosques to involvement in Islamic organizations. With the presence of Islamic youths and teenagers in Gang Slamet, Bina Karya Hamlet, Rasau Jaya Satu Village, there are numerous activities that can be undertaken to enrich the mosques, especially during Islamic celebrations such as the Prophet's Birthday, Isra' Mi'raj, Takbir parades on Eid al-Fitr and Eid al-Adha, and during the month of Muharram, among others. There are various ways for youths and teenagers to participate in these Islamic celebrations, such as encouraging them to join badminton training and engage in sports activities within the Badminton Committee established by Nurul Hidayah Badminton Committee (PBND). This enables youths and teenagers to foster camaraderie and mutual support among themselves, regardless of age. Abstrak Pemuda dan remaja Islam adalah generasi penurus bagi umat Islam kedepannya, mulai dari memakmurkan masjid dan mengikuti organisasi Islam. Dengan adanya pemuda dan remaja Islam, di Gang Slamet Dusun Bina Karya Desa Rasau Jaya Satu banyak sekali yang bisa dilakukan dalam memakmurkan masjid, yakni di Hari Besar Islam, baik diacara Maulid Nabi, Isro’ Mi’raj, Takbir Keliling hari Raya Idul Fitri dan Raya Idul Adha, Muharrom dll. Banyak cara untuk pemuda dan remaja agar bisa mengikuti hari besar Islam yang dilaksanakan, dengan memancing pemuda dan remaja untuk mengikuti Pelatihan Badminton dan saling mensport dalam Pengurus Bulutangkis yang didirikan oleh Pengurus Bulutangkis Nurul Hidayah (PBND). Sehingga pemuda dan remaja bisa saling silaturrahmi dan saling mengayomi dengan sesama, baik itu tua maupun muda.
Strategi Penetapan Harga Dalam Meningkatkan Kepuasan Jamaah Umrah Di PT. Ziarah Hati Indonesia Surabaya Fahmi, M. Fahmi Ashari; Zen, Muhamad Zen; Fatmawati, Fatmawati
Mudabbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Business development nowadays has grown so rapidly. Seeing these conditions, business people are required to have the right business strategy to fulfill sales. One of the business strategies that can be carried out is a pricing strategy. Pricing strategy is a method used to determine the best price for a service, which is expected to provide benefits for the company's sustainability. The aim of this research is to analyze pricing strategies and the factors that influence them at PT. Pilgrimage to the Heart of Indonesia Surabaya. This research uses a qualitative research method with a case study type at PT. Pilgrimage to the Heart of Indonesia Surabaya. Data collection techniques use observation, documents and interviews. The results of this research are that 1) in determining prices, PT. Ziarah Hati Indonesia Surabaya has several strategies implemented, including geographic pricing, discounts or discounts, promotional pricing and discriminatory pricing. 2) there are several internal and external factors that influence price setting at PT. Ziarah Hati Indonesia Surabaya, namely internal factors including (good service quality and company resources) and external factors (competition and government policy).
STRATEGI KOMUNIKASI DALAM PENERIMAAN SANTRI BARU DI MA. UNWANUL FALAH NWDI PAOK LOMBOK Lisa Asta Candra; Tita Intan Kurnia; -, Mohammad Alawi
Mudabbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/mudabbir.v5i1.10145

Abstract

Banyaknya jumlah madrasah atau sekolah agama saat ini menyebabkan persaingan dalam dunia pendidikan tidak dapat dihindari, Agar bisa mempertahankan eksistensinya madasah dituntut untuk dapat memasarkan sekolahnya, karena bagaimanapun bagusnya suatu sekolah jika tidak dipromosikan secara maksimal akan berdampak pada minimnya jumlah siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi dalam penerimaan santri baru di MA. Unwanul Falah NWDI Paok Lombok. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif yaitu dengan memaparkan data, menerangkan, memberikan gambaran yang terkumpul kemudian disimpulkan. Teknik pengumpulan data melalui hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun strategi komunikasi yang digunakan dalam penerimaan santri di MA. Unwanul Falah adalah Promosi melalui Sosialisasi dan Media Cetak/Media Sosial). Produk terkait dengan output (luaran) yang dihasilkan berupa juara tingkat nasional dipelbagai bidang ilmu baik umum ataupun agama serta menghasilkan para penghafal al-Qur’an. Price (Biaya) yang sangat murah, bahkan memberikan gratis kepada anak yatim. Dan Place (Lokasi/Tempat) yang sangat strategis serta disediakan asrama tahfidz.
BERUGAK SEBAGAI ARUS KOMUNIKASI DAN INFORMASI BAGI MASYARAKAT SASAK LOMBOK Supriadi
Mudabbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/mudabbir.v5i2.10653

Abstract

The Sasak Tribe community on Lombok Island is part of a community that has high social relations, especially in terms of kinship and friendship that is always established in every level of society. One of the favorite zones of the Sasak people to strengthen social relations is to gather in one of the typical buildings that have a fairly high cultural architectural value, namely berugak, either berugak in the form of sekepat or sekenem. This gazebo-shaped building made of wood or bamboo for the Sasak community is not just a seat but a place for communication and information exchange between communities, both planned and unplanned. Departing from this community communication activity is what led the author to study in depth what the flow of communication and information that is built in the midst of a community that communicates through berugak.The method used by the author or researcher in studying berugak as a flow of communication and information for the Sasak community of Lombok is to use exploratory qualitative type research which researchers want to see formulation of communication and information flows used by the Sasak community because broadly speaking researchers do not have a clear picture of the situation and type of communication used by the Sasak Tribe community and what the flow of information circulation is like in the Sasak Tribe community, especially in the use of berugak as a medium for communication.Finally, after conducting an in-depth study of this study, researchers were able to find the results that berugak for the community has a multifunction between, as a family room, study room, discussion room and even a place to live. Then various communication models can be formed through berugak according to the interests and position of the location such as interpersonal communication, group communication, organizational communication, political communication and public communication. The type of information obtained by the Sasak community through berugak is pure information from problems that occur in the midst of the Sasak Tribe community and there is also information that is continued information from news originating from mass media, social media.
STRATEGI PENGELOLAAN KEWIRAUSAHAAN DAN INOVASI PRODUK DI ERA DISRUPTIF PADA LEMBAGA DAKWAH (STUDI PADA LEMBAGA PEREKONOMIAN NAHDLATUL ULAMA) Fahmi, M. Fahmi Ashari; Cecep Castrawijaya
Mudabbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/mudabbir.v5i2.11398

Abstract

Perkembangan zaman di era sekarang sudah semakin pesat dan tak terbatas. Hal tersebut sudah mempengaruhi kondisi kehidupan manusia khususnya dalam aspek ekonomi dan organisasi. Maka untuk menghadapi tantangan tersebut, salah satu lembaga sosial keagamaan yang fokus terhadap kondisi ekonomi Islam yaitu LPNU (Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama) merupakan salah satulembaga di bawah naungan Nahdlatul Ulama yang merupakan organisasi terbesar di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa strategi pengelolaan kewirausahaan dan inovasi produk pada lembaga dakwah pada Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama. Adapun hasil penelitian bahwa pengelolaan kewirausahaan dan inovasi produk pada lembaga perekonomian cukup memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat. Hal ini dapat dari program yang telah berjalan misalnya Bank NU Syariah, NU Mart, Apotek N26, Ambulans gratis, PT. Baraka NU Go International. Selain itu dalam pengelolaannya LPNU Magelang menerapkan standar operasional dan mengacu pada KPI (key performance indicator). Kemudian dalam menjalankan program tersebut para pengurus, anggota, dan pengelola badan usaha berpegang pada prinsip mabadi khairu ummah dengan 5 prinsip yaitu al-shidqu, al-amanah wal wafa’ bil ahdi, al-adalah, al-taawun, al-istiqomah. Adapun tantangan yang dihadapi yaitu minimnya SDM yang profesional di era digital, terjadinya resesi ekonomi dan inflasi, kurangnya perwakilan di daerah. Adapun upaya dalam meningkatkan kewirausahaan melalui menguatkan warga NU dalam mendukung program bersama, merencanakan program secara terstruktur dan sistematis.
OPTIMALISAS ZAKAT PRODUKTIF DALAM PROGRAM TASTURA SEJAHTERA BAZNAS KABUPATEN LOMBOK TENGAH Azim, Irfan; Bahya Alfitri
Mudabbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/mudabbir.v5i2.11657

Abstract

Penelitian ini berfokus pada optimalisasi zakat produktif dalam program Tastura Sejahtera yang dijalankan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Tengah. Program ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pendistribusian zakat yang tidak hanya bersifat konsumtif tetapi juga produktif, sehingga penerima zakat (mustahik) mampu meningkatkan kesejahteraannya secara berkelanjutan. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menganalisis mekanisme implementasi, efektivitas, dan tantangan yang dihadapi dalam program tersebut. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terkait program Tastura Sejahtera. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini efektif dalam meningkatkan pendapatan dan keterampilan mustahik, namun masih terdapat kendala dalam hal pengawasan dan keberlanjutan program. Rekomendasi diberikan untuk meningkatkan koordinasi antara BAZNAS dan instansi terkait, serta pengembangan model monitoring yang lebih komprehensif guna memastikan optimalisasi zakat produktif ini dapat terus berlangsung dan memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat Lombok Tengah.