cover
Contact Name
Muhamad Irhamdi
Contact Email
mudabbirjurnal@gmail.com
Phone
+6287859256449
Journal Mail Official
mudabbirjurnal@gmail.com
Editorial Address
Jln. Gajah Mada No. 100 Jempong Baru Pagesangan Mataram-Nusa Tenggara Barat.
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Mudabbir
ISSN : 29859409     EISSN : 30323517     DOI : 10.20414/mudabbir
Fokus jurnal Mudabbir Upaya memberikan makna yang universal terhadap ilmu manajeman dan ilmu dakwah, dengan argumentasi setiap ajakan kepada kebaikan maka itu bagian dari dakwah, dengan tujuan pengembangan yang kontekstual terhadap ilmu manajemen dan dakwah yang meliputi manajemen haji dan umrah, zakat, sumber daya manusia dan kajian-kajian yang memiliki nilai-nilai dakwah. Mudabbir Berisi kajian-kajian dan hasil penelitian yang berkaitan dengan ilmu manajemen dan dakwah secara konseptual dan kontekstual
Articles 70 Documents
METODE DAKWAH ORANG TUA DALAM MENGATASI PERGAULAN BEBAS ANAK REMAJA DI DESA LENDANG NANGKA UTARA KECAMATAN MASBAGIK KABUPATEN LOMBOK TIMUR heri, Heriyadi; Lina Sari Safitri
Mudabbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/mudabbir.v5i2.11668

Abstract

Pergaulan bebas selalu hangat menjadi topik pembicaraan, seperti minum-minum keras, seks, tawuran, mencuri dan lain-lain. Remaja di Lombok Timur khususnya remaja di Desa Lendang Nangka utara Kecamatan Masbagik kerap kali melakukan Tindakan tawuran, baik sesama warga Desa maupun dengan warga Desa lain yang mengakibatkan keributan dan kericuhan antar sesama warga maupun dengan warga lain. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana Metode Dakwah Orang Tua Dalam Mengatasi Pergaulan Bebas Anak Remaja Di Desa Lendang Nangka Utara Kecamatan Masbagik Kabupaten Lombok Timur. Adapun metode penelitian yang peneliti gunakan adalah diskriptif kualitatif yakni dengan mendiskripsikan data-data yang didapatkan dilapangan berdasarkan landasan teori yang digunakan. Adapun hasil dari penelitian ini adalah Metode Dakwah Orang Tua Dalam Mengatasi Pergaulan Bebas Anak Remaja Di Desa Lendang Nangka Utara Kecamatan Masbagik Kabupaten Lombok Timur adalah menggunakan empat metode, tiga di antaranya bersumber dari al-Qur’an surat An-Nahl ayat 125 di antaranya adalah metode hikmah, metode maw’izhoh hasanah, dan metode mujadalah, sedangkan satunya adalah dengan metode Qudwah atau keteladanan. Adapun ada beberapa kegiatan dalam mendukung metode dakwah yang diterapkan oleh orantua di antaranya adalah melakukan sosialisasi, membuka lapangan pekerjaan, melakukan hal-hal positif dan dimasukkan ke pondok atau TPQ.
DAKWAH DIGITAL SEBAGAI RUANG INTERAKSI : STUDI KASUS PADA LABORATORIUM JURNALISTIK DAN PODCAST FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI UIN SUNAN AMPEL SURABAYA Nabila Djenar Kirana; Fidel Ega Putra Arwinata; Afiah; Eka Rahma Sania; Moh. Ilham
Mudabbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/mudabbir.v5i2.11844

Abstract

Penelitian ini membahas pemanfaatan dakwah digital sebagai ruang interaksioleh Laboratorium Jurnalistik dan Podcast di Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan digitalisasiyang mempengaruhi metode dakwah Islam agar lebih efektif menjangkau generasimuda. Media sosial seperti Instagram dan YouTube dimanfaatkan oleh laboratorium inisebagai sarana publikasi dan penyampaian pesan dakwah yang relevan bagi mahasiswa. Platform ini berperan dalam menciptakan lingkungan interaktif yang menghubungkandai dengan audiens secara langsung, memungkinkan dialog yang lebih fleksibel. Laboratorium memproduksi konten berbentuk podcast yang disajikan secara santainamun tetap mengandung nilai-nilai Islami untuk menarik minat mahasiswa. Metode penelitian kualitatif dengan wawancara dan observasi digunakan untuk mengumpulkandata mengenai strategi komunikasi dakwah digital. Hasilnya menunjukkan bahwapemanfaatan media sosial mampu membangun antusiasme mahasiswa terhadap dakwahdigital, yang tercermin dalam jumlah viewers dan partisipasi aktif di platform yang digunakan. Evaluasi rutin terhadap setiap produksi konten dilakukan untuk menjagakualitas dan relevansi pesan yang disampaikan. Melalui studi ini, diidentifikasi peluangserta tantangan dalam memanfaatkan teknologi digital untuk dakwah, terutama dalammenjaga validitas konten dakwah di tengah interaksi terbuka.
STRATEGI PEMASARAN TAMAN MAKAM WISATA LOANG BALOQ DALAM MENINGKATKAN JUMLAH PENGUNJUNG Vadiatunnisa, Indana
Mudabbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/mudabbir.v5i2.12495

Abstract

Tingkat kunjungan wisatawan di taman wisata Loang Baloq menurun dalam beberapa tahun terakhir dikarenakan kurangnya strategi pemasaran yang efektif untuk menarik perhatian masyarakat. Hal ini menyebabkan kurangnya pemahaman tentang daya tarik dan potensi yang ditawarkan oleh taman wisata Loang Baloq. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi pemasaran wisata dan juga kendala-kendala apa saja yang dihadapi pengelola wisata religi Loang Baloq dalam rangka meningkatkan jumlah kunjungan. Jenis metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif . Penelitian kualitatif mencoba menguraikan realita ataupun fenomena yang ada di masyarakat dari sudut pandang informan atau orang yang berpatisipasi dalam penelitian tersebut. Realita atau fenomena tersebut dapat dapat dipahami melalui pengumpulan data yang dilakukan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen.Hasil dari penelitian ini adalah strategi pemasaran yang dilakukan pengelola taman wisata Loang Baloq yang paling mempengaruhi tingkat kunjungan adalah product sedangkan strategi pemasaran yang belum efektif dalam meningkatkan kunjungan kunjungan adalah promotion.
MANAJEMEN PELAYANAN IBADAH HAJI DISABILITAS DI KANTOR KEMENTRIAN AGAMA KOTA BIMA Asykin, Azratal
Mudabbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/mudabbir.v5i2.12497

Abstract

Management is important to determine and achieve the goals of an institutionin providing services. Hajj is a form of worship in Islamic law. Not all Hajj pilgrims have thesame or normal physique, but the opposite, especially Hajj pilgrims with physical disabilities.Hajj pilgrims with physical disabilities definitely need more services than Hajj pilgrims whohave normal physical abilities. Hajj pilgrims with disabilities are one of the government’spriorities in organizing the Hajj pilgrimage. The implementation of the Hajj is said to bevalid if it complies with the order of implementation of the pillars of Hajj. This researchuses a descriptive qualitative method, namely observation, interviews and documentation.The aim of writing this thesis is to provide an explanation regarding the services providedby the government to Hajj pilgrims with disabilities during the Hajj pilgrimage. The resultof this writing is to provide an explanation regarding the management of Hajj services forpeople with disabilities.
Visual Religion dan Gerakan Hijrah: Analisis Dakwah Film Ketika Mas Gagah Pergi di Era Digital Ramidi
Mudabbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/mudabbir.v6i2.13990

Abstract

This article departs from the problem of how the youth da'wah movement is realized through new media, and how the representation of hijrah is depicted in the film Ketika Mas Gagah Pergi by Helvy Tiana Rosa. This study uses a qualitative approach with a content analysis method for films, as well as examines various supporting literature related to youth da'wah, new media, and Islamic popular culture in Indonesia. The analysis shows that the film Ketika Mas Gagah Pergi represents hijrah as a process of spiritual and social transformation of urban youth from hedonistic life to meaningful religiosity. Da'wah in this film is present through emotional and visual narratives that are close to the experiences of young people, not through normative lectures. In addition, the film Ketika Mas Gagah Pergi functions not only as a medium for da'wah, but also as a place for the representation of the identity and spirituality of young Muslims. However, the film also shows ambivalence in the representation of hijrah between substantive and symbolic transformations so that it demands critical reflection on the commodification of religion in the space of popular culture.
Model Dakwah Inklusif Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (Piti): Integrasi Islam, Budaya Tionghoa Dan Pelayanan Sosial Syahrizal; Suprapto
Mudabbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/mudabbir.v6i2.14003

Abstract

This study examines the Islamic missionary movement of the Indonesian Chinese Islamic Association (PITI). This study aims to analyze how PITI integrates Islamic values ??with Chinese cultural identity, implements social programs that benefit the community, and fosters the community through education and spiritual guidance. The research method used is descriptive qualitative, with data collection techniques through literature studies. The results of the study indicate that PITI carries out cultural missionary work by integrating religious practices and ethnic identity, social missionary work through community service programs, economic empowerment, and assistance for Chinese converts, and fostering the community through religious studies, spiritual guidance, and skills training. The PITI missionary movement proves that an integrated missionary approach between social and spiritual aspects can improve welfare, strengthen social integration, and facilitate a comprehensive understanding of religion. These findings provide an important contribution to the study of missionary work in minority communities and models of inclusive socio-religious movements in Indonesia.
Peran Forum Kerukunan Beragama (FKUB) Dalam Memperkuat Dakwah Moderasi Beragama Di Era Digital: Tinjauan Literatur Umar Yadi Idris; Faizah
Mudabbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/mudabbir.v6i2.14006

Abstract

Digital transformation has changed the pattern of da'wah and religious practices in Indonesia, while giving birth to new problems such as disinformation, intolerance, and religious polarization. In this situation, the Forum for Religious Harmony (FKUB) has a strategic position to mainstream da'wah from a moderation perspective. However, FKUB's contribution in the digital space still lacks scientific attention, so studies are needed that can map the direction, form, and strategy of moderate da'wah that are relevant to be developed. This study uses a qualitative approach through literature studies with the literature review method. The study process is carried out through identification, selection, thematic classification, analysis-synthesis, and formulation of conceptual models. Literature sources include scientific articles, books, policies, and regulations related to FKUB and religious moderation, especially for the 2023–2025 period. The results of the study show that FKUB acts as a cross-faith mediator, social dialogue facilitator, and moderate da'wah agent who promotes the values of wasathiyah, tolerance, non-violence, and respect for local culture. In the digital realm, this role develops through the use of online platforms that open up opportunities for interfaith collaboration and moderation campaigns, but also presents challenges in the form of low digital literacy and extreme narrative competition. This study offers a conceptual model of moderate da'wah based on FKUB that emphasizes the value of moderation, participatory communication strategies, and optimization of digital technology. These findings provide a theoretical contribution to the development of moderate da'wah studies as well as practical recommendations for policies to strengthen religious moderation in Indonesia.
Manajemen Dakwah Sosial di Madrasah Dalam Membangun Literasi Digital Beretika Ismul Hadi; Maliki
Mudabbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/mudabbir.v6i2.14048

Abstract

The development of digital technology has brought significant changes to the learning patterns, social interactions, and media behavior of students in madrasahs. This condition demands adaptive management of Islamic education through the integration of social dakwah management and ethical digital literacy. This study aims to conceptually examine the role of social dakwah management in strengthening ethical digital literacy to shape students' character in the digital era. The method used is a literature study by reviewing various credible and up-to-date academic sources, both books and journal articles relevant to Islamic education, dakwah, and digital literacy. The study results indicate that digital literacy from the perspective of Islamic education emphasizes not only technical mastery of technology but also ethical, critical, and spiritual aspects based on Islamic moral values. The success of implementing this strategy is greatly influenced by the role of educators as digital da'wah agents, the support of madrasa leadership, and parental involvement in monitoring and guiding the use of digital media. The sustainable formation of students' digital ethics relies on the synergy of these three elements.
Wahidin Dakwah Preneurship 5.0: Model Inkubasi Bisnis Dalam Pengembangan Inovasi Lembaga Dakwah (Studi Pada Dompet Dhuafa Dan Masjid Jogokariyan)” Wahidin Wahidin, S. Sos
Mudabbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  This study examines the Dakwahpreneurship 5.0 model as an innovation in Islamic missionary institutions through faith-based business incubation. The research focuses on two key case studies Dompet Dhuafa and Jogokariyan Mosque which represent two distinct approaches to Muslim community economic empowerment. The central problem addressed is how spiritual values, institutional structure, and community strength can be integrated into a coherent model of faith-based business incubation. Using a qualitative approach and library research methods, this study analyzes relevant literature, institutional reports, and recent academic publications. The findings reveal that Dompet Dhuafa employs a professional, structured incubation model, while Jogokariyan Mosque adopts an organic, community-driven model rooted in gotong royong (collective solidarity). Both share the same orientation toward social justice and communal welfare, yet differ in scalability and governance systems. The study formulates the conceptual framework of Dakwahpreneurship 5.0, emphasizing the integration of managerial professionalism, Islamic spirituality, and community engagement as the foundation for sustainable faith-based economic development in the digital era. This model serves as a strategic reference for Islamic institutions seeking to develop equitable, adaptive, and transformative economic empowerment systems
Dakwah Moderatif di Ruang Keluarga: Strategi Baru Membangun Ketahanan Keluarga Muslim WAFDA FIRYAL
Mudabbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya kompleksitas persoalan keagamaan dan kerentanan keluarga Muslim menunjukkan bahwa dakwah yang hanya berorientasi pada ceramah tidak lagi memadai. Keluarga memerlukan pendekatan dakwah yang terkelola secara sistematis, terukur, dan mampu mengintegrasikan nilai-nilai Moderasi Beragama sehingga fungsi edukatif, protektif, dan sosial keluarga dapat berjalan secara optimal. Berangkat dari persoalan tersebut, penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana moderasi beragama dapat diintegrasikan ke dalam kerangka manajemen dakwah keluarga serta kontribusinya terhadap penguatan ketahanan keluarga Muslim. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif-deskriptif dengan studi pustaka terhadap literatur manajemen dakwah, dokumen kebijakan Kementerian Agama terkait Moderasi Beragama, serta kerangka ketahanan keluarga menurut BKKBN dan perspektif keislaman. Hasil analisis menunjukkan bahwa internalisasi nilai moderasi seperti komitmen kebangsaan, toleransi, anti-kekerasan, dan penerimaan terhadap keragaman terbukti memperkuat pola komunikasi, stabilitas emosi, dan pola asuh keluarga. Ketahanan keluarga yang terbentuk berperan meningkatkan efektivitas dakwah karena keluarga menjadi agen dakwah yang memiliki kecerdasan spiritual, sosial, dan emosional. Integrasi nilai moderasi dalam manajemen dakwah juga menghasilkan proses dakwah yang lebih adaptif terhadap dinamika sosial serta mendukung terbangunnya ekosistem dakwah keluarga yang berkelanjutan. Temuan penelitian ini menegaskan pentingnya revitalisasi dakwah keluarga sebagai strategi penguatan ketahanan keluarga Muslim di era kontemporer.