cover
Contact Name
Hamzah
Contact Email
mr.awinwijaya@gmail.com
Phone
+6282142428742
Journal Mail Official
hamza@kolibi.org
Editorial Address
Jl. Arjuno I/1172
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30327407     DOI : -
Core Subject : Health,
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah jurnal peer-review, multidisiplin dan ilmiah yang menerbitkan artikel ilmiah yang relevan dengan masalah kesehatan nasional, bidang Kedokteran Dasar; Kedokteran Klinis; Kedokteran Molekuler; Kedokteran Forensik; Kesehatan Psikologis; Pendidikan Kedokteran; Keperawatan; dan Kesehatan Masyarakat. Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah jurnal akses terbuka, diterbitkan oleh Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi).
Articles 275 Documents
PENGARUH PEMBERIAN AIR REBUSAN JAHE MERAH TERHADAP PENURUNAN NYERI HAID (DISMENOREA) PADA SISWI NEGERI 1 BUMI AGUNG Putri, Fhina Erdiana; Yuliaswati , Enny
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Dismenorea merupakan kondisi medis yang terjadi sewaktu menstruasi yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan memerlukan pengobatan yang ditandai dengan nyeri atau rasa sakit didaerah perut bagian bawah sampai pinggang. Dismenorea diakibatkan karena peningkatan hormon Prostaglandin. Dismenore dapat diatasi dengan beberapa terapi baik farmakologi maupun non farmakologi. Pada terapi farmakologi dapat dengan memberikan analgetik, antipiretik, terapi hormonal dan obat. Sedangkan, non farmakologi dapat diberikan terapi melalui olahraga, relaksasi, kompres hangat dan jahe. Jahe merah memiliki sifat yang dapat memberikan perasaan hangat pada tubuh bersifat antirlematik, antinyleri, dan antiinflamasi. Slenyawa sleplerti shagaol dan ginglerol yang tlerkandung dalam jahle mlerah dapat mlembantu mlengurangi rasa nyleri. Tujuan: Plenlelitian ini blertujuan untuk mlenganalisis Plengaruh Plemblerisan Jahle Mlerah Tlerhadap Plenurunan Nyleri Haid (Dismlenorlea) Pada Siswi Di SMP Nlegleri 1 Bumi Agung. Mletodle Plenlelitian: Jlenis plenlelitian ini pra leksplerimlental dlengan mlenggunakan dlesain onle grup prletlest posttlest dlengan jumlah samplel slebanyak 30 rlespondlen. Hasil: Hasil dari uji wilcoxon sleblelum dan slesudah diblerikan plerlakuan mlenunjukan nilai p valule 0,000 < 0.05. Klesimpulan: Pada hasil plenlelitian plemblerian air rlebusan jahle mlerah klepada siswi SMP Nlegleri 1 Bumi Agung mlenunjukkan ada pengaruh pemberian air rebusan jahe merah terhadap penurunan nyeri dismenorea.
PENGARUH PEMBERIAN TELUR AYAM REBUS TERHADAP PERCEPATAN PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM PADA IBU NIFAS DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN EMA SUSANTI KABUPATEN LAMPUNG UTARA Apriani, Widia; Kamidah , Kamidah
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Luka perineum terjadi pada persalinan secara spontan maupun episiotomi. Dampak luka sembuh lama akan menjadi tempat tumbuhnya mikro organisme yang menyebabkan infeksi. Proses penyembuhan luka perineum membutuhkan asupan nutrisi yang adekuat yang banyak mengandung protein. Protein dalam putih telur sangat tinggi, nilai cerna, dan mutu cerna telur paling baik diantara bahan makanan lainnya. Nilai cernanya 100% dibandingkan dengan daging yang hanya 81%. Putih telur mengandung albumin 95% yang berfungsi untuk penyembuhan luka Tujuan : mengetahui pengaruh pemberian telur ayam rebus terhadap percepatan penyembuhan luka perineum pada ibu nifas. Metode : menggunakan quasi eksperimen. Sampel 20 responden dengan teknik pengambilan consecutive sampling, dibagi 2 kelompok yaitu 10 kelompok intervensi dan 10 kelompok kontrol. Pada kelompok intervensi diberikan telur rebus 2x dalam sehari selama 6 hari. Sedangkan kelompok kontrol diberikan penkes perawatan luka perineum. Pada hari ke 7 dilakukan observasi pada kedua kelompok. Uji analisa menggunakan mann whitney. Hasil : kelompok intervensi didapatkan 7 (70%) dengan penyembuhan cepat sedangkan kelompok kontrol hanya 2 (20%) dengan penyembuhan cepat . Analisis data diperoleh nilai p=0.028 dimana p<0,05. Kesimpulan : pemberian telur ayam rebus berpengaruh terhadap percepatan penyembuhan luka perineum pada ibu nifas.
EVALUASI KEJADIAN IKUTAN PASCA IMUNISASI (KIPI) VAKSIN BOOSTER PFIZER COVID-19 PADA LANSIA DI PUSKESMAS TANAH SAREAL KOTA BOGOR Putri, Diandra Garneta; Lukas, Stefanus
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan COVID-19 sebagai darurat kesehatan masyarakat global, dengan 8.525.042 kasus di 216 negara. Indonesia melaporkan lebih dari 6,2 juta infeksi dan 157.000 kematian. Untuk mencegah infeksi, pemerintah memperkuat sistem kekebalan masyarakat melalui vaksinasi. Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) adalah reaksi medis yang terjadi setelah vaksinasi, seperti demam, yang mungkin dipengaruhi oleh kondisi medis lain. Penelitian ini menggunakan desain observasional cross-sectional dengan kuesioner yang diberikan kepada 70 responden di Puskesmas Tanah Sareal Kota Bogor yang menerima vaksinasi Pfizer pada September 2023. Tujuannya adalah mengetahui persentase KIPI, jenis reaksi KIPI akibat vaksinasi Pfizer, dan persentase responden dengan penyakit penyerta. Hasil analisis menggunakan SPSS versi 23 menunjukkan 51,4% responden mengalami KIPI dan 48,6% tidak mengalami KIPI. Dari yang mengalami KIPI, 52,8% mengalami reaksi lokal, 38,9% reaksi sistemik, dan 8,3% reaksi lain. Selain itu, 6 responden memiliki penyakit komorbid: 33,3% gastritis, 50,0% hipertensi, dan 16,7% diabetes.
PENGARUH TERAPI DZIKIR TERHADAP PENURUNAN KECEMASAN IBU HAMIL TRIMESTER III DI PUSKESMAS SUNGAI KERAWANG Puspita, Maylendra; Kamidah, Kamidah
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/serojahusada.v1i4.2931

Abstract

Latar Belakang : Ibu hamil mengalami perubahan psikologis salah satunya adalah kecemasan. Dampak dari kecemasan ini memicu terjadinya rangsangan kontraksi rahim akibat dari kondisi tersebut dapat meningkatkan tekanan darah sehingga mampu memicu terjadinya pre-eklamsi, keguguran serta kelahiran (BBLR) dan bayi prematur. Untuk mengatasi kecemasan yaitu dengan terapi dzikir. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh terapi dzikir terhadap penurunan kecemasan ibu hamil trimester III. Metode : jenis penelitian ini adalah Pre- Experimental Design dengan rancangan penelitian One Group Pretest-Posttest dengan sampel 20 ibu hamil trimester III. Uji Analisa menggunakan uji Wilcoxon Hasil: Dari 20 responden kecemasan sebelum diberikan terapi dzikir mayoritas 15 responden (75%) yaitu kecemasan berat dan setelah diberikan terapi dzikir mayoritas 11 responden (55%) menjadi tidak cemas. Analisis dengan uji Wilcoxon diketahui Asymp.Sig (2- tailed) bernilai p value 0.001 <0.05. Kesimpulan: Ada pengaruh terapi dzikir terhadap penurunan kecemasan ibu hamil trimester III di Puskesmas Sungai Kerawang.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG PERAWATAN LUKA PERINEUM DENGAN PERAWATAN LUKA PERINEUM DI DESA DHARMA AGUNG Neli, Neli; Kamidah , Kamidah
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: luka perineum dapat terjadi karena tindakan episiotomi ataupun ruptur spontan pada saat persalinan per vaginam. Ibu yang mengalami luka perineum perlu melakukan perawatan luka perineum untuk mengurangi rasa ketidaknyamanan dan mencegah terjadinya infeksi. Untuk melakukan perawatan perineum yang tepat dibutuhkan pengetahuan yang cukup. Pengetahuan yang dimiliki ibu tentang perawatan akan mempengaruhi bagaimana cara melakukan perawatan luka perineum. Tujuan: Mengetahui Hubungan Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Perawatan Luka Perineum Dengan Perawatan Luka Perineum. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah observasianal. Desain ini menggunakan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian 32 ibu nifas. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Tehnik analisa data dengan uji chi square. Hasil: karakteristik responden berdasarkan tingkatan pengetahuan diperoleh responden yang memiliki kategori baik yaitu sebanyak 11 responden (34,4%), kategori cukup sebanyak 9 responden (28,1%), sedangkan kategori rendah sebanyak 12 responden (37,5%). Untuk responden yang melakukan perawatan luka perineum sebanyak 20 orang (62,5%) dan minoritas responden tidak melakukan perawatan luka perineum sebanyak 12 orang (37,5%). Analisis dengan uji chi square diketahui Asymp.Sig (2- tailed) bernilai 0.030 <0.05. Kesimpulan: ada Hubungan Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Perawatan Luka Perineum Dengan Perawatan Luka Perineum di Desa Dharma Agung
PENGARUH SENAM MARYAM TERHADAP TINGKAT KECEMASAN IBU HAMIL TRIMESTER III DI KLINIK PRATAMA D’MARYAM Wardani, Nia Kismia; Winarni , Winarni
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang; Ibu hamil trimester III dapat mengalami kecemasan yang berpengaruh terhadap kesehatan ibu dan bayinya. Angka kejadian kecemasan pada ibu hamil di Indonesia mencapai 373.000 dimana sebanyak 107.000 atau 28,7% diantaranya kecemasan sedang terjadi pada ibu hamil menjelang proses persalinan. Senam maryam menjadi alternatif mencegah kecemasan dan mengatasi ketidaknyamanan selama kehamilan. Tujuan; Untuk mengetahui pengaruh senam maryam terhadap tingkat kecemasan ibu hamil trimester III di Klinik Pratama D’Maryam. Metode; Desain penelitian Pre-eksperimental dengan rancangan one group pretest posttest design. Jumlah sampel sebanyak 23 responden. Teknik pengambilan sampel adalah consecutive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner PASS (Perinatal Anxiety Screening Scale). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dengan software SPSS. Hasil; Hasil analisis data menunjukkan sebagian besar responden sebelum dilakukan intervensi mengalami cemas ringan 17 orang (73,91%). Setelah dilakukan intervensi senam maryam, mayoritas responden tidak mengalami kecemasan sebanyak 14 orang (60,87%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan ada pengaruh senam Maryam terhadap tingkat kecemasan ibu hamil trimester III di Klinik Pratama D’Maryam dengan p value 0,000 (p value < 0,05). Kesimpulan; Senam Maryam berpengaruh terhadap tingkat kecemasan ibu hamil trimester III di Klinik Pratama D’Maryam. Saran: Tenaga kesehatan dapat menggunakan senam maryam sebagai salah satu alternatif dalam mengatasi masalah kecemasan pada ibu hamil.
EFEKTIFITAS KOMPRES HANGAT TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI PERSALINAN PADA IBU BERSALIN KALA I FASE AKTIF DI KLINIK PRATAMA D’MARYAM YOGYAKARTA Kusmawati, Lilik; Kamidah , Kamidah
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Persalinan adalah proses membuka dan menipisnya serviks dan janin turun kedalam jalan lahir. Pada persalinan normal terdapat nyeri yang hilang timbul. Serangan nyeri mulai terasa ketika kontraksi mencapai puncaknya dan menghilang setelah uterus mengadakan relaksasi. Nyeri persalinan merupak an fisiologis pada proses persalinan dengan intensitas nyeri yang berbeda pada setiap individu. Sebagian besar ibu bersalin (90%) memilih metode non farmakologis untuk mengatasi nyeri. Terapi hidrotherapy atau kompres hangat merupakan salah satu metode non farmakologis untuk mengatasi nyeri yang menghantarkan panas melalui daerah yang diberikan terapi air hangat. Pemberian panas akan menyebabkan terjadinya pelebaran pembuluh darah (vasodilatasi) yang dapat meningkatkan sirkulasi darah, meredakan iskemia pada sel-sel miometrium, menurunkan kontraksi otot polos miometrium, meningkatkan relaksasi otot, mengurangi nyeri akibat spasme atau kekauan dan meningkatkan produksi hormon endorphin.Tujuan: penelitian ini untuk mengetahui efektifitas Kompres Hangat terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Persalinan Metode: penelitian ini menggunakan eksperimen Pra-ekperimental design dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Hasil: Sebelum dilakukan kompres hangat dari 30 responden mayoritas mengalami nyeri berat sebanyak 27 responden (90%). Setelah diberikan kompres hangat mayoritas mengalami nyeri sedang sebanyak 22 responden (73%). Analisis dengan uji Wilcoxon diketahui Asymp.Sig (2-tailed) bernilai 0.000 <0.05. Kesimpulan: Kompres hangat efektif untuk menurunkan intensitas nyeri persalinan.
PENGARUH AROMATERAPI LEMON TERHADAP PENURUNAN MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER I Nuridawati, Meli; Yuliaswati , Enny
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

tar Belakang: Mual dan muntah selama kehamilan disebabkan oleh perubahan pada sistem endokrin yang terjadi selama kehamilan, terutama disebabkan oleh tingginya fluktuasi kadar HCG (human chorionic gonadotrophin). Dampak yang ditimbulkan dapat mienyiebabkan iefiek samping pada janin siepierti abortus, bayi lahir riendah, kielahiran priematur, sierta malforasi pada bayi baru lahir. Aromatierapi liemon miengandung limonienie yang akan mienghambat kierja prostaglandin dan dapat miengurangi rasa mual yang dialami ibu hamil. Tujuan: Miengietahui apakah ada pienurunan dierajat mual muntah pada ibu hamil trimiestier I di DPP dr.Novi Ayu Putri. Mietodie Pienielitian: Pienielitian ini mienggunakan jienis pienielitian kuantitatif diengan mietodie Prie iEkspierimien dan mienggunakan pienielitian Onie Group Prietiest-Postiest Diesign. Hasil: Uji hipotiesis dalam pienielitian ini adalah Uji Wilcoxon, uji ini dipilih kariena skala data yang digunakan ordinal. Adapun bunyi hipotiesis yang diuji yaitu jika Sig. > 0.05 maka H0 ditierima jika Sig. < 0.05 maka H0 ditolak. Dikietahui harga Sig. siebiesar 0,001 liebih kiecil dibandingkan tingkat signifikansi 0,05. Hal ini bierarti H0 ditolak dan H1 ditierima atau ada piengaruh aromatierapi liemon untuk miengurangi iemiesis gravidarum pada ibu hamil trimiestier I di DPP dr. Novi Ayu Putri, Way Kanan, Lampung. Kiesimpulan: Hasil pienielitian ini mienunjukkan bahwa adanya pengaruh pemberian aromaterapi lemon untuk mengurangi mual muntah pada ibu hamil
HUBUNGAN PERAN IBU DALAM MEMELIHARA KESEHATAN GIGI DAN MULUT DENGAN KEMAMPUAN TENTANG CARA MENYIKAT GIGI PADA ANAK TUNAGRAHITA DI SLB BUKESRA KOTA BANDA ACEH Huzer, Faidhiati; Nur, Arnela
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/serojahusada.v1i4.2950

Abstract

Anak tunagrahita merupakan anak yang tingkat kecerdasannya dibawah rata-rata yang memiliki hambatan dalam perkembangan dan ketidakmampuan anak dalam melakukan aktivitas sehari-hari salah satunya mampu dalam menyikat gigi. Sehingga peran Ibu sangat diperlukan dalam membimbing, memberikan pengertian, mengingatkan dan menyediakan fasilitas kepada anak agar anak dapat memelihara kebersihan gigi dan mulutnya dan mampu dalam hal cara menyikat gigi yang baik dan benar. Berdasarkan pemeriksaan awal yang dilakukan penulis bahwa 9 orang anak didalam rongga mulutnya terdapat karies gigi dan ada 1 orang anak bebas dari karies gigi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan peran ibu dalam memelihara kesehatan gigi dan mulut dengan keterampilan menyikat gigi pada anak tunagrahita di SLB Bukesra Kota Banda Aceh. Penelitian ini bersifat analitik dengan dengan desain cross sectional melalui metode wawancara dengan ibu dan observasi menyikat gigi dengan anak tunagrahita. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu dan anak tunagrahita yang yang berada di SLB Bukesra Banda Aceh yang berjumlah 30 orang murid dengan teknik Purposive sampling. Analisa data menggunakan uji statistic yaitu uji Chi-square kemudian di Analisa penelitian ini menggunakan program SPSS. Berdasarkan hasil penelitian menyimpulkan bahwa peran ibu dalam kategori kurang dengan keterampilan anak Tunagrahita dalam menyikat gigi pada kategori tidak terampil yaitu sebanyak 18 orang (60%). Berdasarkan hasil uji statistik chi-square bahwa ada hubungan peran ibu dalam memelihara kesehatan gigi dengan keterampilan menyikat gigi pada anak tunagrahita ( p = 0,01). Berdasarkan kesimpulan yang dapat diambil bahwa ada hubungan peran ibu dalam memelihara kesehatan gigi dengan keterampilan menyikat gigi pada anak tunagrahita. Disarankan kepada ibu agar lebih meningkatkan peran sebagai motivator, edukator, dan fasilitator dengan cara memberikan dorongan, dukungan dan memfasilitasi kepada anak dalam pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut.
HUBUNGAN KEBIASAAN BURUK (BAD HABITS) DENGAN KARIES GIGI PADA MURID DI SD NEGERI 4 JEUMPA KABUPATEN BIREUEN Salwa, Salwa; Mardiah , Ainun
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bad Habits sering terjadi pada anak usia sekolah terutama pada usia 6-12 tahun. Kebiasaan buruk dapat menyebabkan kerusakan pada gigi, salah satu adalah karies gigi. Kebiasaan buruk lain yang dapat menyebabkan karies gigi antara lain: jus, minuman campuran, soft drink, air gula atau cairan pemanis lainnya. Berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan pada 10 anak diantaranya 2 anak (20%) memiliki status karies gigi dengan kategori sangat tinggi, 7 anak (70%) dan 1 orang anak (10%) memiliki status karies gigi dengan kategori sedang. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kebiasaan buruk (Bad Habits) dengan karies gigi pada murid di SD Negeri 4 Jeumpa Kabupaten Bireuen. Penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional melalui metode wawancara dan pemeriksaan. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 22 s/d 24 April 2024. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh murid kelas V yang berjumlah 30 orang dan sampel yang digunakan sampling jenuh. Dan analisa data menggunakan uji statistic yaitu uji Chi-square kemudian di analisa penelitian ini menggunakan uji Chi-Square mengunakan program SPSS. Hasil penelitian menyatakan bahwa murid ada melakukan kebiasaan buruk yaitu sebanyak 19 orang (63%) dan murid memiliki status karies gigi yang paling banyak pada kriteria tinggi yaitu sebanyak 11 orang (37%). Berdasarkan hasil uji bivariate bahwa murid ada melakukan kebiasaan buruk dengan kriteria status karies gigi tinggi yaitu sebanyak 10 orang (33%). Dan hasil uji statistik nilai p value = 0,02 < nilai α = 0,05, bahwa ada hubungan antara kebiasaan buruk (Bad Habits) dengan karies gigi. Kesimpulan yang dapat diambil bahwa ada hubungan kebiasaan buruk (Bad Habits) dengan karies gigi pada murid. Disarankan kepada murid untuk dapat terus menjaga kesehatan gigi dan mulutnya dengan mengurangi faktor kebiasaan buruk penyebab karies gigi dan sebaiknya rajin mengonsumsi makanan dan minuman yang sehat agar gigi tetap sehat.

Page 10 of 28 | Total Record : 275