cover
Contact Name
Yunardi Kristian Zega
Contact Email
yunardichristian@gmail.com
Phone
+6281266209657
Journal Mail Official
educatumjurnal@gmail.com
Editorial Address
Kavling Pancur Pelabuhan Blok A No.189 Tanjung Piayu, Sungai Beduk, Batam, Kepulauan Riau. 29400
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Educatum: Jurnal Dunia Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 30311209     DOI : https://doi.org/10.62282/je.v1i2
Core Subject : Education,
Educatum: Jurnal Dunia Pendidikan memiliki nomor registrasi e-ISSN: 3031-1209 (online) yang merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah (LPPI), Yayasan Yuta Pendidikan Cerdas, Indonesia yang membahas tentang bidang diskusi pengajaran. EJDP bertujuan menyebarluaskan pemikiran dan gagasan konseptual atau hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pendidikan. Dalam satu tahun, EJDP terbit dalam dua kali, yakni di bulan Desember dan Juni. Educatum: Jurnal Dunia Pendidikan berfokus menerbitkan artikel berkualitas tinggi yang didedikasikan untuk semua aspek penelitian dan pengembangan terkini di bidang Pendidikan. Ruang lingkup jurnal Educatum meliputi kajian Kurikulum, Teknologi, Media, dan Inovasi dalam Pembelajaran, Rancangan Instruksional, Manajemen Pendidikan, dan Psikologi Pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 36 Documents
Integrasi Etika Kristen dalam Pendidikan Agama: Peran Guru dalam Pembentukan Karakter Joy Pranata Sembiring; Amosian Insani Sihombing; Nehemia Februari Purba; Job Sinaga; Mahanaim Sinaga; Josua Mario Tamparan
Educatum: Jurnal Dunia Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah (LPPI), Yayasan Yuta Pendidikan Cerdas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62282/je.v2i2.124-137

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat telah membawa dampak signifikan terhadap perilaku dan karakter peserta didik, termasuk kemerosotan etika dan nilai-nilai moral. Pendidikan Agama Kristen (PAK) memiliki peran strategis dalam menanggapi fenomena ini dengan membentuk karakter peserta didik melalui integrasi nilai-nilai etika Kristen. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana guru Pendidikan Agama Kristen dapat mengintegrasikan nilai-nilai etika dalam proses pembelajaran dan membentuk karakter peserta didik yang sesuai dengan ajaran Kristus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka, yang mengkaji berbagai literatur dan hasil penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru sebagai teladan etika, strategi integratif dalam pembelajaran, serta kepekaan terhadap tantangan moral era digital menjadi faktor kunci dalam pendidikan karakter berbasis nilai Kristiani. Selain itu, kolaborasi antara sekolah, gereja, dan keluarga berkontribusi besar terhadap keberhasilan pembentukan karakter yang utuh. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan etika Kristen hanya dapat berhasil jika dilakukan secara menyeluruh melalui keteladanan, pembelajaran aplikatif, serta dukungan lingkungan yang konsisten.
Relevansi Pancasila sebagai Ideologi Negara dalam Menghadapi Tantangan Globalisasi: Kajian Literatur Kritis Apriyanto J R Ato; Balduinus Jehaman; Jeanie D Luruk Bria; Yeni Y C Ndun; Zega, Yunardi Kristian
Educatum: Jurnal Dunia Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah (LPPI), Yayasan Yuta Pendidikan Cerdas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62282/je.v2i2.138-152

Abstract

Pancasila sebagai dasar negara Indonesia menghadapi tantangan yang semakin kompleks di era globalisasi. Perubahan sosial, masuknya budaya asing, dan dominasi teknologi informasi menimbulkan tekanan terhadap internalisasi nilai-nilai Pancasila, terutama di kalangan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi Pancasila sebagai ideologi negara dalam konteks globalisasi, serta mengidentifikasi strategi aktualisasi nilai-nilainya dalam kehidupan sosial-kultural modern. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui studi literatur, dengan menelaah berbagai sumber ilmiah dan aktual yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun globalisasi membawa tantangan terhadap identitas nasional, nilai-nilai Pancasila tetap relevan karena bersifat universal, adaptif, dan kontekstual. Nilai-nilai dalam setiap sila memiliki peran strategis dalam menjaga integritas bangsa di tengah arus global. Strategi aktualisasi yang dapat dilakukan meliputi penguatan pendidikan karakter, pemanfaatan media digital untuk literasi ideologi, pengembangan kebijakan publik berbasis nilai, dan revitalisasi peran komunitas lokal dalam menanamkan Pancasila. Kesimpulannya, Pancasila bukan hanya tetap relevan sebagai ideologi negara, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam membangun bangsa yang berdaulat, berkarakter, dan berdaya saing di era global.
Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar Fransiskus X Sasi; Marianus R Bujang; Polikarpus Seran; Syaiful R M Nur; Zega, Yunardi Kristian
Educatum: Jurnal Dunia Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah (LPPI), Yayasan Yuta Pendidikan Cerdas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62282/je.v2i2.153-166

Abstract

Kemerosotan karakter anak di tingkat sekolah dasar menjadi perhatian serius dalam dunia pendidikan, terutama di tengah maraknya kasus perundungan, kekerasan antar siswa, dan penyalahgunaan teknologi. Kondisi ini menunjukkan perlunya strategi pendidikan karakter yang kuat dan kontekstual. Salah satu pendekatan yang dianggap efektif adalah pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep pendidikan karakter di sekolah dasar, mengkaji nilai-nilai Pancasila sebagai landasan pendidikan karakter, serta mengidentifikasi strategi implementasinya dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka, yaitu menelaah berbagai literatur ilmiah yang relevan, termasuk jurnal, buku, dan dokumen pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan karakter di sekolah dasar berfungsi membentuk siswa menjadi pribadi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga bermoral, bertanggung jawab, dan berintegritas. Nilai-nilai Pancasila, seperti Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan, sangat relevan untuk diinternalisasikan sejak dini. Strategi implementasi yang efektif mencakup integrasi nilai ke dalam mata pelajaran, pembiasaan sikap melalui kegiatan sehari-hari dan ekstrakurikuler, serta keteladanan guru dan budaya sekolah. Kesimpulannya, pendidikan karakter berbasis Pancasila menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi muda yang tangguh secara moral, nasionalis, dan mampu menjaga jati diri bangsa di tengah tantangan global.
Tradisi Ruwatan Kudus di Desa Gondangmanis: Mewujudkan Toleransi dalam Bingkai Budaya Indriyanto Nugroho, Aris; Faiq Syifaul Ajib; Ika Oktavianti; Wasis Wijayanto
Educatum: Jurnal Dunia Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah (LPPI), Yayasan Yuta Pendidikan Cerdas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62282/je.v2i2.167-176

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis sejarah tradisi ruwatan di Kudus, toleransi dalam tradisi ruwatan, dan tantangan dalam pelestarian tradisi ruwatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode naratif. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Teknik analisis Miles dan Huberman yang meliputi tiga tahapan.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ruwatan berfungsi menjauhkan seseorang dari berbagai gangguan. Tradisi ruwatan dapat menjadi ajang toleransi dapat dibuktikan bahwa pelaksanaan tradisi ruwatan membutuhkan banyak pihak tanpa memandang suku, agama, ras. Melalui tradisi ini, ruwatan berperan penting tidak hanya dalam segi sejarah tetapi juga dalam hal toleransi antar masyarakat dan cara untuk melestarikanya.
Model Pembelajaran Inquiry Sebagai Solusi dalam Menghadapi Perkembangan Teknologi Informasi di Kalangan Siswa SMP Batam Mangarimbun Gultom; Talizaro Tafanao
Educatum: Jurnal Dunia Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah (LPPI), Yayasan Yuta Pendidikan Cerdas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62282/je.v1i1.1-12

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang semakin maju di era globalisasi sangat berpengaruh terhadap dunia pendidikan karena mudahnya Informasi yang di dapat dalam internet menjadikan siswa malas untuk menggali dan menyelesaikan tanggung jawabnya menyelesaikan masalah-masalah tugas di sekolah. Penulis melihat perlu suatu desain metode pembelajaran untuk membantu guru dalam menyelesaikan masalah ini. Metode yang paling dekat dalam kasus ini dari hasil penjajakan literatur adalah metode Pembelajaran Inquiry. Tulisan ini diharapkan mampu untuk menjawab permasalahan yang sedang terjadi di dalam lingkungan siswa SMP Visi Kudus dalam menyerap, menggunakan dan memanfaatkan inflasi Informasi yang terjadi karena kemajuan teknologi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, karena penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan pemanfaatan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi berdasarkan fakta dan fenomena yang terjadi serta mempelajari hubungan dari sebab dan akibat dari pengaruh perkembangan teknologi Informasi dan komunikasi. Hasil dari penelitian ini adalah model pembelajaran inquiry di SMP Visi Kudus dapat meminimalisir penyalahgunaan inflasi informasi yang bercampur aduk di dalam media teknologi. Oleh sebab itu, penggunaan metode berbasis Inkuiri dapat meningkatkan kemampuan siswa untuk menyerap dan memilah Infalsi Informasi dari kemajuan teknologi dan siswa dapat menggunakan Informasi yang melimpah untuk memecahkan masalah.
Peran Guru PAK dalam Memanfaatkan Teknologi Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Frilia Kartini Sipahutar; Zega, Yunardi Kristian
Educatum: Jurnal Dunia Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah (LPPI), Yayasan Yuta Pendidikan Cerdas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62282/je.v1i1.13-26

Abstract

Teknologi yang semakin canggih dari tahun ke tahun tentu membawa pengaruh besar bagi dunia, terutama dalam bidang pendidikan. Hal ini juga mempengaruhi bagaimana kualitas pembelajaran di sekolah dan dampaknya terhadap peserta didik. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk menjelaskan peran guru PAK dan manfaat teknologi dalam dunia pendidikan, serta cara-cara yang dapat dilakukan oleh seorang guru PAK dalam memanfaatkan teknologi yang ada untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Hasil penelitian yang didapatkan adalah dengan pemanfaatan teknologi yang tepat ternyata dapat meningkatkan kualitas pembelajaran. Maka selain menjadi contoh yang nyata untuk bisa diteladani bagi peserta didik, guru PAK juga haruslah melek teknologi sehingga dapat memanfaatkan teknologi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan menciptakan generasi penerus yang juga berkualitas, karena guru yang tidak melek teknologi akan mengalami kesulitan dalam memilih model pembelajaran yang akan diterapkan dan juga akan ketinggalan oleh perkembangan zaman yang semakin canggih dan modern.
Bimbingan Konseling dalam Gereja untuk Mengatasi Kecanduan Game Online pada Anak Remaja Titin Aritonang; Novalina Manik; Yenti Tamba
Educatum: Jurnal Dunia Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah (LPPI), Yayasan Yuta Pendidikan Cerdas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62282/je.v1i1.27-38

Abstract

Di zaman era digital saat ini, banyak anak-anak yang kecanduan game online khususnya di kalangan para remaja. Kecanduan game online merujuk pada kondisi di mana seseorang mengalami ketergantungan yang kuat, akibat dari kecanduan bermain game online yang menimbulkan investasi ekstrim dalam bermain. Oleh karena itu, tulisan ini, akan mendiskusikan bagaimana bimbingan konseling dalam konteks gereja dapat menjadi pendekatan yang berdaya guna dalam mengatasi masalah kecanduan game online pada remaja. Dengan melakukan bimbingan konseling di gereja, maka remaja dapat mengubah cara ketergantungan mereka dalam bermain game online. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriftif dengan pendekatan kajian pustaka. Hasil yang diperoleh antara lain, para remaja yang kecanduan bermain game online berdampak pada berbagai aspek kehidupan remaja seperti kesehatan, psikologi, akademis, sosial, maupun keuangannya. Dengan pendekatan holistik yang mencakup aspek fisik, psikologis, sosial, dan spiritual, maka gereja dapat memberikan solusi yang komprehensif untuk membantu remaja mengatasi kecanduan game online.
Strategi Keluarga Kristen dalam Membangun Anak Yang Berprestasi di Sekolah Malau, Indah Margaretha; Desika Sihombing; Ganda Marito; Ronald Sianipar
Educatum: Jurnal Dunia Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah (LPPI), Yayasan Yuta Pendidikan Cerdas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62282/je.v1i1.52-65

Abstract

Keluarga merupakan unit terpenting dalam struktur kemasyarakatan. Keluarga memegang peranan pembinaan pendidikan anak-anak dalam keluarga. Banyak para ahli yang memberikan predikat bahwa keluarga merupakan tempat yang pertama dan utama dalam memperoleh pendidikan. Orang tua memiliki peranan penting dalam meningkatkan perkembangan dan prestasi belajar anak. Tanpa dorongan dan rangsangan orang tua, maka perkembangan prestasi belajar anak akan mengalami hambatan. Oleh sebab itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran kepada keluarga Kristen untuk menolong  bagaimana strategi dalam memmbangun anak yang berprestasi, khususnya di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan pustaka. Hasil yang diperoleh, antara lain: Pertama, orang tua harus dapat menjadi seorang pembimbing bagi anak. Kedua, orang tua perlu memberikan fasilitas belajar yang memadai di dalam keluarga. Ketiga, orang tua perlu memberikan motivasi belajar kepada setiap anak-anaknya. Keempat, orang tua harus terus menerus pendukung utama anak dalam mencapai prestasi. Kelima, orang tua harus dalam mengetahui kelebihan dan kekurangan anak-anaknya dan membantu mereka dalam mengatasi setiap kekurangannya dan mendukung kelebihannya agar dapat lebih ditingkatkan. Keenam, Orang tua harus dapat menjadi mentor yang baik bagi setiap anak-anaknya.
Guru dan Media Visual: Upaya dalam Menanamkan Nilai-Nilai Kristen Bagi Anak Usia Dini Naibaho, Agatha Pebriani M; Daeli, Putri Jelita; Destina Selfia Rena
Educatum: Jurnal Dunia Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah (LPPI), Yayasan Yuta Pendidikan Cerdas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62282/je.v1i1.66-83

Abstract

Seiring perubahan zaman yang berkembang dan semakin meningkat, mengharuskan guru  untuk dapat meng-upgrade diri agar meningkatkan pengetahuanya pada bidang  penggunaan media pembelajaran. Dalam ruang lingkup sekolah, guru yang merupakan sosok tenaga pendidik harus dapat menjadi seorang pendidik yang kreatif dalam melakukan berbagai hal terutama dalam bagian belajar mengajar. Salah satu bentuk kemampuan guru yang kreatif adalah saat guru mampu menyampaikan pemebelajaran kepada peserta didik menggunkan media belajar, misalnya media belajar visual. Tetapi ditemukan bahwa masih banyak guru yang belum menggunakan media belajar sebagai fasilitas guru dalam mengajar dan menyampaikan materi pembelajaran kepada peserta didik. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk membantu seorang guru dalam menyampaikan materinya dengan baik kepada peserta didik sehingga target pembelajaran dapat terealisasikan dengan baik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan pustaka. Model pembelajaran visual adalah salah satu strategi pembelajaran yang digunakan oleh seorang guru dalam proses belajar mengajar dengan memanfaatkan alat indra penglihatan yang dimiliki oleh peserta didik supaya dapat terlatih dan berkembang dengan  baik. Dengan adanya media dalam pembelajaran maka guru dapat  menarik dan memfokuskan perhatian peserta didik terhadap pembelaajaran, dengan contoh media visual dan materi yang disampaikan dapat  memenuhi tujuan dari suatu pembelajaran yaitu menanamkan nilai-nilai kristen pada anak usia dini.
Teacher And Student Book Analysis Integrated Thematic Character of Pancasila Student Profile in Grade I SD or MI Theme I is Myself Suharsiwi; Novia Sari
Educatum: Jurnal Dunia Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah (LPPI), Yayasan Yuta Pendidikan Cerdas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62282/je.v1i1.39-51

Abstract

This study aims to determine: 1) to find out the literature review of thematic teacher books integrated character profiles of Pancasila students in grade I SD or MI Theme I Myself. 2) to find out the literature review of thematic students' books integrated with the character profile of Pancasila students in grade I SD or MI Theme I Myself. The research approach used is a qualitative library research approach or library research. The type of research used in this research is text study or textbook analysis. Analysis of textbooks in the form of integrated thematic teacher and student books for the 2013 curriculum for grade 1 SD or MI theme 1: myself. The results of the study show that: 1) In the thematic teacher's book integrated curriculum 2013 grade 1 SD or MI Theme 1: Myself, there are 14 character values. The 14 character values are discipline, friendly or communicative, religious, honest, hard work, independent, responsible, tolerance, curiosity, love to read, creative, national spirit, love for the homeland, and caring (social care). In the values of the Pancasila student profile there are all or there are 6 indicators or values of the Pancasila student profile. The 6 values of the Pancasila student profile are faith and piety to God Almighty and noble character, mutual cooperation, independence, global diversity, critical reasoning, and creativity. 2) In the thematic integrated student book 2013 curriculum grade 1 SD or MI Theme 1: Myself, there are 10 character values. The 10 character values are religious, friendly or communicative, hard work, independent, responsible, disciplined, love to read, creative, love the homeland, and tolerance. In the values of the Pancasila student profile, there are all or 6 indicators or values of the Pancasila student profile. The 6 values of the Pancasila student profile are faith and piety to God Almighty and noble character, mutual cooperation, independence, global diversity, critical reasoning, and creativity.

Page 3 of 4 | Total Record : 36