cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
ariffiandi03@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
admin@jicnusantara.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Insan Cendikia
ISSN : -     EISSN : 30477824     DOI : -
Jurnal Intelek Insan Cendikia (JIIC) adalah jurnal MULTI DISIPLIN ILMU. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dari seluruh bidang ilmu, seperti : keagamaan, pendidikan, ekonomi, sosial, kesehatan, hukum, manajemen, dan seluruh bidang keilmuan lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,975 Documents
PENYULUHAN BAHAYA MINUMAN KERAS DAN ROKOK TERHADAP KESEHATAN DAN MASA DEPAN GENERASI MUDA DI SD NEGERI TANUHARJO Suhartono, Suhartono; Anas Fikri Makarim; Akhmad Ibrahim Al’Magribi; Alfi Mutingatun Fatimah; Annisa Rahmawati; Ayu Apriani; Dinda Kharisma; Dita Novia Ramdhani; Melati Sekaring Pertiwi; Nafisah Prameswari; Sabilla Yulistya Sukma Pertiwi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 7 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengeksplorasi pelaksanaan sosialisasi tentang bahaya minuman keras (miras) dan rokok terhadap kesehatan serta masa depan generasi muda yang dilaksanakan di SD Negeri Tanuharjo. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa kelas 5 dan 6 mengenai dampak negatif miras dan rokok, serta mengarahkan mereka untuk menghindari perilaku berisiko tersebut. Metode yang digunakan dalam sosialisasi ini adalah presentasi interaktif yang diikuti dengan diskusi terbuka, yang bertujuan untuk memastikan pemahaman dan partisipasi aktif dari para siswa. Temuan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa tentang bahaya miras dan rokok serta perubahan sikap yang lebih waspada terhadap risiko yang ditimbulkan. Selain itu, artikel ini juga mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan dan peluang untuk memperluas dampak edukasi ini supaya muncul sikap lebih waspada dalam menghadapi godaan untuk mencoba rokok dan miras. Wawasan yang diperoleh dari sosialisasi ini berkontribusi pada peningkatan pemahaman tentang pentingnya pendidikan kesehatan sejak dini dalam mencegah perilaku berisiko di kalangan remaja.
Upaya Peningkatan Keaktifan Siswa Dengan Permainan Bola Beracun Pada Materi Aktivitas Pola Gerak Dasar Permainan Invasi Bola Tangan Di Kelas IV Muhammad Herdin Purri Saputra; Vega Candra Dinata; Atmojo Prayogo Widodo
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 7 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pembelajaran yang menarik seperti melakukan permainan dalam kegiatan pembelajaran tentu akan membantu siswa berhasil mencapai tujuan belajarnya.Metode bermain merupakan suatu metode pencapaian tujuan yang memasukkan unsur bermain ke dalam kelas, khususnya pendidikan jasmani di sekolah dasar agar tujuan pembelajaran dapat tercapai secara maksimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keaktifan siswa dengan menerapkan permainan bola racun ke dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan selama dua siklus pada siswa Kelas IV UPT SD Negeri 222 Gresik sebanyak 21 siswa, 11 laki-laki dan 10 perempuan. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu merencanakan, melaksanakan, mengamati, dan merefleksikan. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen observasi dan angket. Berdasarkan hasil pelaksanaan, observasi aktivitas siswa siklus I rata-rata persentasenya sebesar 49% dengan kategori cukup, namun tujuan peneliti sebesar 70% masih belum tercapai. Oleh karena itu, Siklus II dilaksanakan untuk memperkuat kegiatan pembelajaran. Pada siklus II rata-rata skor persentasenya adalah 76% dengan kategori “baik”. Hasil tersebut menunjukkan bahwa permainan bola racun dapat meningkatkan keaktifan siswa yang terlihat adanya peningkatan dari Siklus I ke Siklus II. Selain itu, penggunaan permainan bola racun juga dapat dijadikan salah satu alternatif metode pembelajaran yang menarik dan efektif bagi siswa.
STUDI EMPIRIS TENTANG PENINGKATAN KOMPETENSI BAHASA INGGRIS TARUNA MELALUI PROGRAM IMMERSION DI POLITEKNIK PELAYARAN SURABAYA St. Hariati Buchari; Dyah Ratnaningsih; Anindya Fatika Kinanti
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 7 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Program English Immersion dalam meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Inggris Taruna Politeknik Pelayaran Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus dan melibatkan 130 responden dari Taruna semester II. Data dikumpulkan melalui wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan berbicara para taruna dalam konteks komunikasi maritim. Faktor yang paling mempengaruhi kemampuan berbicara taruna adalah interaksi langsung dengan tutor dan instruktur dalam lingkungan yang mendukung. Namun, terdapat beberapa kendala, seperti sulitnya menentukan waktu interaksi antara pengajar dan peserta karena padatnya jadwal, serta kelelahan yang dialami peserta akibat aktivitas tambahan dalam program ini. Kesimpulannya, meskipun efektif, program ini membutuhkan penyesuaian untuk mengoptimalkan manajemen waktu dan dukungan kepada peserta.
STUDI LITERATURE: PERAN KOMPETENSI DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU Nila Elfrida Harahap; Fadrul, Fadrul; Priyono, Priyono
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 7 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seperti yang tertuang dalam Undang-undang Republik Indonesia No. 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen dijelaskan bahwa guru wajib memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Oleh karena itu, guru harus memenuhi sejumlah persyarartan yang ada untuk membuktikan bahwa mereka telah menjadi tenaga profesional termasuk syarat pemenuhan kompetensi pendidik sehingga kinerja guru dapat dipengaruhi seberapa besar guru menguasai kompetensi yang harus dipenuhinya. Selain itu, salah satu cara untuk menilai kompetensi guru adalah dengan melihat standar kompetensi guru. Kualitas lulusan guru yang baik dan unggul menjadi refleksi kualitas guru di sekolah.Tujuan penelitian ini adalah untuk merewiuw Peran Kompetensi dalam Meningkatkan Kinerja Guru dari tahun 2015-2024. Metode yang digunakan adalah sistematik literature review dengan menggunakan Publish or Perish untuk mengumpulkan artikel dengan memasukan kata kunci Peran Kompetensi dalam Meningkatkan Kinerja Guru. Hasil reviuw menunjukan bahwa 10 artikel tekah direviuw dari tahun 2015-2024 didapat informasi bahwa dalam penelitian-penelitian di atas dengan rentang waktu 2015-2024 dapat dilihat bahwa rata-rata peneliti menggunakaan metode kualitiatif dengan pendekataan deskriptif untuk melihat Peran Kompetensi dalam Meningkatkan Kinerja Guru. Hasil riset menujukkan bahwa kompetensi pedagogik, kepribadian, professional, sosial berperan penting dalam meningkatkan kinerja guru pada proses pembelajaran siswa).
Studi Literature: Manajemen Peningkatkan Kinerja Guru Riyanti Sinaga; Fadrul Fadrul; Priyono Priyono
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 7 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mutu pendidikan dipengaruhi oleh banyak faktor. Faktor-faktor tersebut antara lain faktor kurikulum dan bahan ajar, metode pembelajaran, sarana pendidikan, anggaran, kualifikasi guru dan sebagainya. Kualitas guru sangat berpengaruh terhadap mutu pendidikan, jika guru memuliki kinerja yang baik maka guru tersebut berkompeten dibidangnya. Guru yang berkompeten memiliki korelasi positif terhadap mutu kinerja guru. Kinerja merupakan segala sesuatu yang dicapai, prestasi yang diperlihatkan, atau kemampuan kerja. Kinerja guru dapat ditinjau dari pelaksanaan guru terhadap tugas-tugas atau kewajiban pengajaran di sekolahnya. Strategi yang dapat digunakan untuk meningkatkan kinerja guru antara lain: (1) pertemuan ilmiah guru; (2) lomba kreativitas guru; (3) guru berprestasi; (4) pelatihan; (5) seminar motivasi; (6) musyawarah guru mata pelajaran; (7) lesson study; (8) hibah penelitian; dan (9) tulisan profesional. Kesembilan unsur tersebut cukup mewakili tiga aspek peningkatan kinerja guru (aspek afektif, kognitif, dan psikomotorik).
Studi Literature: Peran Manajemen Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru Yusmarnida Yusmarnida; Fadrul Fadrul; Priyono Priyono
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 7 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya dalam menunjang pelaksanaan pendidikan adalah melakukan pengembangan program pendidikan, oleh karena itu untuk menunjang kelancaran program pendidikan maka perlu adanya pengelolaan manajemen pendidikan yang lebih baik. Sebab dengan adanya pengelolaan manajemen pendidikan maka akan berpengaruh secara signifikan terhadap proses belajar mengajar di sekolah. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui penerapan peran manajemen terkait dengan fungsi perencanaan, fungsi pengorganisasian, fungsi kepemimpinan dan fungsi pengawasan. Hasil penelitian menjelaskan bahwa fungsi perencanaan memiliki peran yang sangat penting. Karena fungsi perencanaan sangat menentukan arah dan tujuan sekolah dalam meningkatkan kinerja pendidik dalam pembelajaran Fungsi pengorganisasian sangat menentukan kinerja guru di SD Negeri 001 Rantau Kopar. Karena pengorganisasian berperan dalam kegiatan pembelajaran khususnya dalam menyusun skema tahapan kegiatan (alur kegiatan pembelajaran). Fungsi kepemimpinan memiliki peran yang sangat penting. Sebab, Guru merupakan pemimpin ketika ia sedang melaksanakan pembelajaran di kelasnya. dan Fungsi pengawasan berperan penting dalam meningkatkan kinerja guru. Sebab, Pengawasan merupakan kegiatan yang dilakukan oleh guru untuk mengukur keberhasilan pembelajaran, melalui penilaian proses belajar, penilaian hasil belajar dan program tindak lanjut.
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN KOMPETENSI TERHADAP KEPUASAN KERJA DAN KINERJA PEGAWAI PEMERINTAH KOTA PEKANBARU Rizki Restu Setiyani; Fadrul, Fadrul; Priyono, Priyono
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 7 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh budaya organisasi, kompetensi terhadap kepuasan kerja dan kinerja pegawai pada Badan di Lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru. Penelitian ini dilakuan pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, Badan Pendapatan Daerah Kota Pekanbaru dengan jumlah populasi 216 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah probability sampling dengan menggunakan proportionate stratifed random sampling. Berdasarkan perhitungan dengan rumus Slovin jumlah sampel sebanyak 142 orang Untuk uji hipotesis digunakan teknik Analisa Jalur dengan bantuan program SPSS 21 dan Amos versi 21. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa hipotesis (H1) yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan budaya organisasi terhadap kepuasan kerja, Hipotesis (H2) yang menyatakan bahwa tidak terdapat pengaruh dan tidak signifikan kompetensi terhadap kinerja pegawai, Hipotesis (H3) yang menyatakan bahwa tidak terdapat pengaruh dan tidak signifikan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai, Hipotesis (H4) yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan kompetensi terhadap kinerja pegawai, dan Hipotesis (H5) yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai.
UNDERSTANDING INDIVIDUAL ADULTS AS THE BASIS FOR SOCIAL ORDER CHANGE Singgih Prastawa; Kevin Tony Rey; Satria Omega Kadun
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 7 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In general, an adult individual is a person who has completed for himself which includes cognitive, affective and psychomotor. This makes adult individuals can be the basis for changes in social order. This paper analyzes adult individuals who have a clear personality and occupation and it confirms that such adult individuals can be the basis or foundation for social transformation to occur. Social transformation requires a clear foundation because the process of change itself has a continuous nature for the better. The basis of social transformation is not given to those adults who are emotionally and intellectually unstable or given to those individuals who are still in the process of growing and developing. The individual adult on whom social change is based is capable of making decisions and taking responsibility for them. This paper seeks to provide an understanding of the individual adult who is the basis or foundation of social transformation. The mature personality aspects of the adult individual and his/her work are considered to be the basis for changing the social order for the better.
Penggunaan Media Bola Spons Melalui Permainan Kecil Estafet Bola Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Passing Bawah Permainan Bola Voli SMP Negeri 42 Surabaya Lufita Sulistyo Handayaningrum; Dony Andrijanto; Ocky Triarta J.K
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 7 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar passing bawah dengan menggunakan media bola spons melalui permainan kecil estafet bola. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian menggunakan kelas VII D di SMPN 42 Surabaya sebanyak 35 peserta didik. Hasil penelitian pada siklus I menunjukkan bahwa 2 peserta didik mencapai tingkat tuntas dengan kategori sangat baik, sebanyak 8 peserta didik tuntas kategori baik dan 16 peserta didik tuntas dengan kategori cukup, sehingga total peserta didik yang tuntas adalah 26. Sebanyak 9 peserta didik tidak tuntas kategori kurang. Pada siklus II sebanyak 6 peserta didik tuntas dengan kategori sangat baik, 10 peserta didik tuntas kategori baik, 12 peserta didik tuntas kategori cukup, sehingga total sebanyak 28 peserta didik dinyatakan tuntas, dan sebanyak 6 peserta didik tidak tuntas kategori kurang. Nilai rata-rata peserta didik dari Siklus I adalah 75%, sementara dari Siklus II adalah 79%, menunjukkan peningkatan sebesar 4%. Hasil ketuntasan belajar peserta didik pada Siklus I mencapai 74,2%, sedangkan pada Siklus II mencapai 80%, menunjukkan peningkatan sebesar 5,8%. Maka dapat disimpulkan terjadinya peningkatan dari nilai rata - rata dan nilai ketuntasan belajar peserta didik dipengaruhi oleh penggunaan media bola spons melalui permainan kecil estafet bola dalam meningkatkan hasil belajar gerak passing bawah.
TRANSFORMASI DESA NGOMBAKAN MENJADI DESA CERDAS DENGAN BERINTEGRASI TEKNOLOGI UNTUK BERKELANJUTAN DI KABUPATEN SUKOHARJO, KECAMATAN POLOKARTO, PROV. JAWA TENGAH Sahirul Alim Tri Bawono; Ananda Qodriyah Sri Karnasih; Azhar Fadhillo Cahyana; Chika Aurel Nabila Alyasha; Dhini Anindita Maharani; Fari Nasywan Zuhdi; Muhammad Mufti Abdul Hafizh; Muhammad Dzaki Najmi Fuadi; Nesha Fadilla; Riska Nia Ekasari; Syah Rizan Nazri Muhammad
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 7 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi yang diwujudkan melalui program seperti Kuliah Kerja Nyata (KKN). KKN Tematik Desa Cerdas (Smart Village) di Desa Ngombakan, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) dengan tujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital dan inovasi. Program ini mencakup beberapa kegiatan, seperti pelatihan pembukuan digital untuk UMKM, digital marketing, digitalisasi sistem pelayanan desa, serta pameran video profil desa cerdas. Laporan kegiatan ini disusun dalam empat bab, meliputi pendahuluan, identifikasi masalah, pelaksanaan program, serta evaluasi dan rekomendasi. Pelaksanaan KKN di Desa Ngombakan berjalan dengan baik berkat partisipasi aktif dari masyarakat dan pemerintah desa. Diharapkan kegiatan ini dapat mendorong terciptanya Desa Cerdas yang lebih mandiri, inovatif, dan mampu bersaing dalam era digital.

Page 29 of 298 | Total Record : 2975