cover
Contact Name
Syafriani
Contact Email
syafrianifani@gmail.com
Phone
+6281276299789
Journal Mail Official
syafrianifani@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang Kota, Kampar
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Medika: Medika
ISSN : -     EISSN : 29857295     DOI : https://doi.org/10.31004/t6azja17
Core Subject : Health,
Jurnal Medika: Medika adalah jurnal yang mempublikasikan hasil pengabdian masyarakat bidang kesehatan. Jurnal pengabdian masyarakat Medika di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlwan Tuanku Tambusai. Jurnal ini berisikan artikel berkenaan dengan hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan. Jurnal Medika ini terbit dua kali selama setahun pada bulan Januari dan Juni. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan ide maupun gagasan hasil dari penelitian dan pengabdian itu sendiri. Jurnal Medika adalah jurnal nasional dengan E-ISSN: 2985-7295. Jurnal Medika mempublikasikan artikel hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dengan terbitan sebanyak 2 nomor dalam setahun.
Articles 228 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 4 (2025)" : 228 Documents clear
Optimalisasi Petani Kopi Desa Girimekar dalam Mengolah Limbah Cascara Menjadi Teh Wibawa, Wildan; Ramadiyanti, Delia; Pangestu, Sandi; Rama Setadriya, Muhammad; Muhammad Afganis, Osama; Wafiq Azizah, Zulfa
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/pk4j1m39

Abstract

Desa Girimekar, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, merupakan salah satu daerah penghasil kopi Arabika Palasari dengan potensi produksi kopi yang tinggi. Lembaga Pelatihan dan pemagangan usaha kehutanan swadaya wanawiyata widyakarya giri senang sekarang sebagai produsen kopi kenangan dan mengirim 45 ton kopi arabika setiap bulannya. Untuk mengatasi masalah limbah kopi dan meningkatkan nilai tambah bagi petani, perlu dilakukan pengembangan produk dari cascara. Cascara (kulit kopi) memiliki kandungan antioksidan yang cukup tinggi sehingga sangat berpeluang untuk dimanfaatkan sebagai produk baru, sayangnya, sekitar 60% dari hasil panen kopi berupa limbah kulit kopi (cascara) belum dimanfaatkan secara optimal dan hanya dijadikan kompos. Melalui program pengabdian masyarakat berbasis Kuliah Kerja Nyata (KKN), KKN 17 Waluya Karsa, mahasiswa Universitas Al-Ghifari melakukan inovasi pemanfaatan limbah cascara menjadi produk teh bernilai jual tinggi. Kegiatan ini diawali dengan pelatihan teknis bagi petani terkait pemilihan cherry kopi berkualitas, teknik penyortiran dan pencucian, serta proses pengeringan cascara yang higienis. Setelah itu, dilakukan formulasi tiga varian rasa teh cascara original, lemon madu, dan mangga. Program ini juga dilengkapi dengan perancangan logo, desain booth, dan pendampingan legalitas usaha sebagai persiapan model bisnis berbasis franchise. Hasil program menunjukkan bahwa teh cascara memiliki potensi sebagai minuman sehat alternatif yang berkelanjutan dan mampu membuka pasar baru (blue ocean) yang belum ada di Indonesia. Selain memberi nilai tambah bagi petani, program ini juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal berbasis inovasi dan pemberdayaan masyarakat.
Instagram sebagai Katalis Transformasi Pintar Digital Sanffar Seni Ega Robot Budaya Jawa Barat Rahmat, Taufik; Kamila Khairunnisa, Shafa; Nafisa Rachman, Haura; Minarti Suryani, Marlina; Khoirola, Safira
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/622ahc22

Abstract

Pelestarian seni budaya daerah menghadapi tantangan kompleks di era digital saat ini, terutama bagi komunitas seni tradisional yang membutuhkan strategi promosi efektif untuk menarik perhatian masyarakat luas, khususnya generasi muda. Sanggar Seni Ega Robot sebagai salah satu pelaki seni budaya Jawa Barat memerlukan visibilitas dan jangkauan audiens yang lebih luas untuk memperkenalkan karya-karyanya dan kegiatannya kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkarkan visibilitas sanggar melalui pemanfaatan media sosial Instagram sebagai platform digital yang efektif dan popular di berbagai kalangan lapisan masyarakat. Metode yang digunakan meliputi survei komprehensif ke Sanggar Seni Ega Robot, penyusunan dan pengunggahan komten yang disajikan berfokus pada dokumentasi aktivitas latihan sanggar serta fitur interaktif untuk meningkatkan keterlibatan audiens. Evaluasi dilakukan menggunakan Instagra, Insight untuk mengukur pertumbuhan views dan interaksi konten secara berkala dan sistematis. Hasil pengelolaan media sosial menunjukkan peningkatan signifikan dalam tayangan story dan likes dari audiens. Interaksi aktif melalaui fitur story memberikan dampak positif terhadap kesadaran dan minat masyarakat, khususnya kalangan muda terhadap pelestarian seni budaya lokal. Kegiatan ini tidak hanya berhasil meningkatkan visibilitas Sanggar Seni Ega Robot tetapi juga memberikan model sederhana dan efektif untuk pelestarian budaya menggunakan media sosial. Pengabdian ni membuktikan bahwa integrasi teknologi digital dengan seni tradisional dapat menjadi solusi inovatif dalam menjaga keberlanjutan warisan budaya daerah. Untuk pengembangan selanjutnya, disarankan agar Sanggar Seni Ega Robot dan komunitas seni budaya serupa melakukan diversifikasi platform media sosial ke Tiktok dan YouTube untuk menjangkau segmen audiens yang lebih luas. Perlu dilakukan kolaborasi strategis dengan influencer lokal dan institusi Pendidikan guna memperkuat dampak edukasi budaya. Pengembangan konten yang lebih interaktif seperti edukasi dan live streaming dapat meningkatkan engagement secara berkelanjutan.
Penerapan Sistem Absensi Digital Berbasis Web Menggunakan React.js dan MySQL Desa Santosa Pitaloka Rizki, Diyah; Hidayat, Sarif; Ginanjar, Rega; Andriansyah, Rendi; Papalia, Nadila; Amariah, Syamsiah
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/xdc0fb86

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilaksanakan di Desa Santosa oleh mahasiswa Universitas Al-Ghifari Bandung bertujuan untuk membantu digitalisasi layanan administrasi desa melalui penerapan sistem absensi berbasis web. Sistem ini dikembangkan menggunakan React.js sebagai antarmuka pengguna yang interaktif dan MySQL sebagai basis data untuk menyimpan dan mengelola data absensi. Metode pengembangan yang digunakan adalah Waterfall, dimulai dari analisis kebutuhan, desain sistem, penulisan kode, pengujian, hingga implementasi dan pemeliharaan. Website absensi ini dilengkapi fitur login dengan pemisahan peran staff dan admin, perekaman absensi masuk dan pulang dengan verifikasi wajah dan lokasi GPS, serta pengajuan izin secara online. Dengan penerapan sistem ini, proses pencatatan kehadiran di Desa Santosa menjadi lebih tertib, akurat, dan transparan, serta diharapkan mampu meminimalkan praktik manipulasi data yang sering terjadi pada absensi manual. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung pengembangan teknologi informasi di lingkungan pemerintahan desa.
Pemanfaatan Teknologi Informasi untuk Meningkatkan Kualitas Perekonomian Masyarakat di Desa Sukapura Kertasari Faiz Fauzan, Moch; Ilham Nurhalim, M.; Indra, Indra; Andiyana Sandi, Aan; Maulani Mukarom, Hasna; Lucky Amansa, M.; Siti Halimah, Ooy
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/qypwqv73

Abstract

Pemanfaatan teknologi informasi (TI) merupakan bagian penting dalam perkembangan ekonomi di zaman yang serba digital ini teknologi informasi sangat dibutuhkan sebagai salah satu langkah transformasi digital. Desa Sukapura yang terletak di Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung merupakan sebuah desa yang memiliki hasil pertanian yang melimpah dan memiliki UMKM yang terbilang inovatif dan kreatif, desa ini memiliki potensi yang besar di bidang perekonomian dengan hasil pertanian yang melimpah dan dapat di inovasikan menjadi produk yang lebih bervariatif. Namun, pemanfaatan teknologi informasi yang kurang terealisasikan membuat produk UMKM desa sukapura sulit dikenal banyak orang. Dengan adanya program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa bertugas untuk memberikan pengarahan dan pendampingan bagi pelaku usaha UMKM yang ada di desa Sukapura untuk bertransformasi dari penjualan secara konvensional menuju penjualan secara digital menggunakan platform toko online atau e-commerce guna meningkatkan pangsa pasar sehingga produk UMKM mereka dikenal banyak orang dan menarik banyak minat dari masyarakat luas. Produk UMKM kuruhuy (kerupuk Hui) merupakan salah satu UMKM yang memproduksi hasil pertanian menjadi makanan jadi dan makanan setengah jadi seperti memproduksi kerupuk dengan bahan baku kentang dan manisan yang berbahan baku terong, dua bahan baku tersebut tentunya diperoleh dari hasil pertanian lokal seperti yang telah disebutkan di atas UMKM ini merupakan salah satu UMKM yang harus diberikan pendampingan dan pelatihan langkah dan cara bagaimana memanfaatkan teknologi informasi yang baik dan maksimal sehingga dapat berbuah kemajuan bagi UMKM tersebut dan masyarakat desa yang berhubungan dengan UMKM tersebut.
Implementasi Program Buruan SAE Sebagai Mitigasi Perubahan Iklim di Kampung Pasir Handap Desa Pagerwangi Ibnu Salim, Muhamad; Tiana Nur Maria Sarah, Helvi; Zulfa, Suaida; Casmana, Rifal; Putra Pratama, Frinska; Setiawan, Yopi
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/1f76vm80

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi Program Buruan SAE sebagai upaya mitigasi perubahan iklim di Kampung Pasir Handap, Desa Pagerwangi, Kabupaten Bandung Barat. Tujuan utama dari program ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah organik dan ketahanan pangan melalui penerapan konsep urban farming. Masyarakat diajak untuk memanfaatkan lahan pekarangan dengan cara memilah dan mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos serta menanam tanaman pangan secara mandiri. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan pendekatan partisipatif melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama satu bulan. Edukasi dilakukan secara door-to-door untuk memberikan pemahaman yang lebih efektif dan personal. Pembuatan pupuk kompos dilakukan dengan metode penguburan langsung sampah rumah tangga, sedangkan penanaman dilakukan dalam polybag berisi bibit dan pupuk kompos yang dibagikan langsung kepada warga. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mengelola sampah, penurunan volume sampah organik yang dibuang ke TPS, serta penghematan biaya rumah tangga karena berkurangnya pembelian bahan makanan. Selain mendorong gaya hidup berkelanjutan dan ramah lingkungan, program ini juga berhasil membangun kapasitas adaptif dan mitigatif masyarakat terhadap dampak perubahan iklim secara langsung.
Edukasi dan Pengelolaan Sampah Pasir Handap: Implementasi Program Bak Sampah Shusein, Dina; Surya Jamil, Ihsan; Ardiramadan, Dadan; Nurhayati, Dini; Nissa Azzahro, Auliya; Rina Marsela, Neng
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/mwv3qh76

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah menjadi isu lingkungan yang signifikan di berbagai daerah pedesaan, termasuk Kampung Pasir Handap, Kabupaten Bandung Barat. Rendahnya kesadaran masyarakat dan minimnya fasilitas pengolahan sampah menjadi faktor utama yang mendorong perlunya intervensi berbasis edukasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat melalui edukasi lingkungan dan pengadaan bak sampah terpilah. Metode pelaksanaan dibagi ke dalam tiga tahap: persiapan (survei dan perizinan), pelaksanaan (edukasi dan gotong royong), serta tahap akhir (komposting dan evaluasi). Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran warga dalam memilah dan mengelola sampah rumah tangga, terbukti dari antusiasme dalam gotong royong serta pemanfaatan aktif bak sampah yang disediakan. Sampah organik berhasil diolah melalui metode komposting sederhana, sementara sampah anorganik dikelola melalui pembuangan ke TPA. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan serta menumbuhkan budaya hidup bersih dan sehat. Edukasi langsung dan sarana fisik sederhana terbukti mampu menjadi pemicu perubahan pola pikir dan perilaku terhadap pengelolaan sampah di tingkat komunitas kecil. Hasil ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah desa dalam menyelesaikan isu lingkungan secara partisipatif.
Penyuluhan PHBS untuk Perilaku Sehat di Desa Pagerwangi Sri Bintang Mutiara, Neng; Abdillah, Ayu; Monadi, Indriawan; Framudita, Ayuni; Juanda, Muhamad; Suhendar, Deden
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/3jss2c65

Abstract

Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan  salah satu upaya promotif-preventif yang penting untuk mendorong orang untuk mengadopsi kebiasaan hidup sehat sejak usia dini. Di Desa Pagerwangi, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran siswa SMP dan SMA tentang pentingnya PHBS dan risiko pergaulan bebas. Ceramah interaktif yang dilengkapi dengan media visual, serta sesi diskusi dan tanya jawab digunakan. Hasil evaluasi dilakukan melalui observasi tim KKN dan formulir penilaian. Hasil menunjukkan bahwa lingkungan sekolah 85,7% mendukung PHBS dengan baik, tetapi hanya sebagian kecil siswa yang menerapkan gaya hidup sehat. Selain itu, sebagian besar sekolah membutuhkan penyuluhan tambahan tentang PHBS dan pergaulan remaja. Hasilnya, penyuluhan ini bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan remaja dan membangun gaya hidup sehat.
Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat Melalui Optimalisasi Manajemen Kesehatan di Desa Santosa 2025 Bunga Septiani, Putri; Tia Nuranisa, Neng; Apipah, Lutfia; Devi, Ai; Maryana, Pendi; Akmara Dhina, Meiry
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/yztqcw42

Abstract

Masalah kesehatan di daerah pedesaan tetap menjadi isu yang signifikan di Indonesia, terutama yang berkaitan dengan rendahnya pengetahuan masyarakat tentang kesehatan, keterbatasan akses untuk pemeriksaan rutin, serta fungsi Posyandu yang belum berjalan secara maksimal sebagai pelayanan kesehatan dasar. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kondisi kesehatan dan pengetahuan kesehatan masyarakat di Desa Santosa melalui tiga metode utama: pengoptimalan fungsi Posyandu, penyuluhan edukatif yang berbasis komunitas, dan penyelenggaraan pemeriksaan kesehatan secara gratis. Metode yang digunakan meliputi pendekatan kualitatif deskriptif dengan observasi di lapangan, wawancara, dan dokumentasi aktivitas. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa partisipasi warga dalam kegiatan Posyandu meningkat hingga 150%, pemahaman masyarakat tentang pola hidup sehat juga membaik, serta kemampuan kader Posyandu dalam memberikan edukasi kesehatan meningkat. Pemeriksaan kesehatan juga berhasil mendeteksi kasus hipertensi, kadar gula darah yang tinggi, dan obesitas, yang kemudian dirujuk ke fasilitas kesehatan. Program ini menunjukkan bahwa pendekatan yang bersifat edukatif dan partisipatif dapat meningkatkan kesadaran terhadap pencegahan, memperkuat peran layanan kesehatan yang berbasis komunitas, dan mempermudah akses terhadap layanan kesehatan bagi masyarakat di daerah pedesaan.  
Upaya Peningkatan Kesadaran Remaja Terhadap Kerangka Diri: Studi di Desa Sukapura, Kertasari, Bandung Aima Purnawan, Maya; Akmal Albasyar, Moch; Rizki Ramadan, Muhamad; Wardani, Tiara; Permatasari, Deasy
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/kvmh3e50

Abstract

Fenomena meningkatnya jumlah remaja yang tidak melanjutkan pendidikan dan rendahnya partisipasi dalam kegiatan pembangunan desa menunjukkan lemahnya kerangka diri yang dimiliki oleh sebagian besar remaja di Desa Sukapura, Kertasari, Bandung. Berdasarkan kondisi tersebut, Program Pemberdayaan Pemuda atau yang disingkat menjadi PEMDA bertujuan untuk mengupayakan peningkatan kesadaran diri kepada remaja di Desa Sukapura. Metode penelitian kegiatan PEMDA adalah Kualitatif Participatory Action Research (PAR). Hasil dari kegiatan PEMDA menunjukan bahwa dorongan secara eksternal seperti adanya pelatihan bisa menjadi solusi dari permasalahan tersebut. Dampaknya, terdapat peningkatan motivasi diri, mindset pemuda dan pemudi ke arah yang lebih baik serta turut aktif dalam kegiatan-kegiatan masyarakat yang ada di Desa Sukapura.
Optimalisasi UPPKA Berbasis Produksi Cemilan Sehat, Pencegah Stunting dan Peningkatan Ekonomi Kesejahteraan Anita, Surya; Aritonang, Juneris; Enitari Napitupulu, Evi; Kristina Sianipar, Yuliarta; Loi, Manisari
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ad7xs091

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan serius di Indonesia karena berdampak jangka panjang terhadap perkembangan kognitif, produktivitas, serta risiko penyakit kronis. Desa Bangun Sari, Kecamatan Tanjung Morawa, merupakan salah satu lokus penanganan stunting dengan masih ditemukannya balita stunting pada tahun 2025. Program PROCES PASTI (Optimalisasi UPPKA Berbasis Produksi Camilan Sehat) dikembangkan untuk menjawab tantangan tersebut dengan memberdayakan kelompok UPPKA melalui pemanfaatan pangan lokal, khususnya daun kelor dan ikan lele. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan pengolahan pangan sehat menjadi camilan sehat, penyediaan teknologi inovasi (alat tepat guna), penguatan kapasitas dalam aspek pengemasan, legalitas, serta strategi pemasaran. Hasil program menunjukkan peningkatan keterampilan ibu rumah tangga dalam mengolah camilan sehat bergizi, proses terbentuknya unit usaha camilan sehat yang berkontribusi pada peningkatan pendapatan keluarga, serta meningkatnya pengetahuan ibu tentang gizi seimbang untuk pencegahan stunting. Selain itu, kohesi sosial dan semangat gotong royong antaranggota UPPKA semakin kuat, menjadikan perempuan desa sebagai agen perubahan dalam ketahanan pangan keluarga. Program ini juga membuka peluang integrasi dengan UMKM dan koperasi desa untuk keberlanjutan usaha. Dengan demikian, PROCES PASTI membuktikan bahwa integrasi edukasi gizi, pelatihan keterampilan, dan pengembangan usaha pangan lokal dapat mendukung pencapaian SDGs, menciptakan peluang ekonomi melalui unit usaha camilan sehat. Dalam jangka panjang, penciptaan ekosistem kewirausahaan berbasis pangan lokal yang mendukung ketahanan pangan, perbaikan status gizi, dan penguatan ekonomi desa secara menyeluruh.