cover
Contact Name
Fuad Jaya Miharja
Contact Email
fuad.jayamiharja@umm.ac.id
Phone
+6285156051779
Journal Mail Official
jppg@umm.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Tlogomas No. 246 Malang - Indonesia, 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JPPG (Jurnal Pendidikan Profesi Guru)
ISSN : 2723006     EISSN : 2746245     DOI : https://doi.org/10.22219/jppg
Core Subject : Education,
JPPG (Jurnal Pendidikan Profesi Guru) is a means to communicate the results of various research activities and scientific studies carried out individually or in groups by lecturers, teachers, students, educational observer institutions, state institutions, and the like. Various research results and scientific studies that have been carried out are expected to contribute to the development of science, technology, and art in the field of education which aims to create professional educators. Thus, every published article must be associated with these goals and targets (which are stated in the contribution statement).
Articles 99 Documents
Efektivitas model PBL dalam meningkatkan hasil belajar konsep bilangan siswa kelas 1 SDN Pendem 01 Batu Dewi Khofsoh
Jurnal Pendidikan Profesi Guru Vol. 5 No. 3 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jppg.v5i3.27520

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana peningkatan hasil belajar peserta didik pada materi pola gambar dan pola bilangan menggunakan model Problem Based Learning (PBL) di kelas 1 Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Subjek penelitian ini melibatkan 34 peserta didik kelas 1 Sekolah Dasar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, modul ajar siklus I diperoleh rata-rata 87,5% (B), meningkat pada siklus II menjadi 95,8% (SB). Kedua, hasil pelaksanaan pembelajaran aspek guru siklus I diperoleh rata-rata 85,71% (B), meningkat pada siklus II menjadi menjadi 96,42% (SB). Ketiga, hasil pelaksanaan pembelajaran aspek peserta didik siklus I diperoleh rata-rata 82,14% (B), meningkat pada siklus II menjadi menjadi 92,85% (SB). Keempat, hasil belajar peserta didik siklus I diperoleh rata-rata 74,8 (C), meningkat pada siklus II menjadi menjadi 91,88 (SB). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran Konsep Bilangan di kelas 1 Sekolah Dasar.
Permainan engklek untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar penjumlahan di SDN Kauman 1 Malang Nourma Afdilla Hasan
Jurnal Pendidikan Profesi Guru Vol. 5 No. 3 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jppg.v5i3.27584

Abstract

Matematika merupakan mata pelajaran yang penting dalam kurikulum pendidikan. Pemahaman konsep dasar matematika di tingkat awal merupakan kunci keberhasilan dalam tahap selanjutnya. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan belajar siswa dalam mengoperasionalkan penjumlahan bilangan diselingi dengan permainan engklek pada siswa kelas 1A SDN Kauman 1 Kota Malang. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). PTK merupakan penelitian tindakan yang dilakukan di kelas untuk memecahkan masalah pembelajaran di kelas. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes setiap siklus dan dokumentasi. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam dua siklus yang dimana tiap-tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan media permainan engklek dapat meningkatkan hasil belajar siswa terlihat dari siklus I mata pelajaran matematika dari 28 siswa yang tuntas 15 siswa dan tidak tuntas 13 siswa dengan persentase 53% belum memenuhi batas minimal ketuntasan klasikal, selanjutnya pada siklus II siswa yang tuntas 25 dari 28 siswa dan yang tidak tuntas 3 siswa dengan persentase 89% sudah memenuhi batas minimal ketuntasan.
Penerapan PBL berbantuan video animasi untuk meningkatkan keterampilan menyimak siswa kelas 6 SDN 01 Pendem Kharisma Inggita Farhani; Erna Yayuk; Moh. Muslih
Jurnal Pendidikan Profesi Guru Vol. 5 No. 3 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jppg.v5i3.27678

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan keterampilan menyimak peserta didik melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan video animasi. Metode yang digunakan ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pada siklus pertama, materi yang disajikan berupa video animasi legenda, sedangkan pada siklus kedua adalah video animasi tentang proses terjadinya perubahan iklim. Subjek penelitian sejumlah 23 peserta didik dengan keterampilan menyimak sebagai fokus pengukuran. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan menyimak peserta didik setelah penerapan model PBL berbantuan video animasi. Pada siklus pertama, sebanyak 13% peserta didik dalam kategori "Kurang", setelah pelaksanaan siklus kedua, tidak ada lagi peserta didik di kategori tersebut. Persentase peserta didik pada kategori "Amat Baik" meningkat dari 13% pada siklus pertama menjadi 30% pada siklus kedua, sementara peserta didik yang berada dalam kategori "Baik" meningkat dari 43% menjadi 52%. Peningkatan ini menunjukkan, model PBL dengan bantuan video animasi mampu meningkatkan kemampuan menyimak secara signifikan. Kesimpulannya, metode ini tidak hanya membantu peserta didik dalam memahami materi dengan lebih baik, tetapi juga mendorong keterlibatan aktif dan berpikir kritis.
Penerapan metode Think Pair Share untuk meningkatkan keaktifan belajar transformasi geometri Nabila Qurrota A’yun; Z. Zukhrufurrohmah
Jurnal Pendidikan Profesi Guru Vol. 5 No. 3 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jppg.v5i3.28021

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keaktifan peserta didik dalam pembelajaran matematika khususnya pada materi Transformasi Geometri melalui penerapan metode pembelajaran Think Pair Share (TPS). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dirancang untuk meningkatkan keaktifan peserta didik dalam pembelajaran dengan subjek penelitian sebanyak 32 peserta didik kelas IX-B SMP Negeri 7 Malang. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi kegiatan guru dan peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian dengan menerapkan metode Think Pair Share dapat meningkatkan keaktifan peserta didik selama pembelajaran pada setiap siklusnya. Pada prasiklus keaktifan peserta didik selama apersepsi sebesar 31% meningkat menjadi 53% pada siklus I dan 71% pada siklus II. Kemudian keaktifan peserta didik selama pembelajaran pada prasiklus sebesar 38% meningkat menjadi 59% pada siklus I dan 78% pada siklus II. Sedangkan keaktifan peserta didik selama diskusi pada prasiklus sebesar 34% meningkat menjadi 59% pada siklus I dan 81% pada siklus II. Penerapan metode TPS terbukti efektif dalam meningkatkan keaktifan belajar peserta didik yang terlihat dari partisipasi aktif peserta didik selama diskusi dan pembelajaran.
Peningkatan hasil belajar siswa melalui penerapan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi pada materi penjumlahan bilangan cacah sampai 100 mata pelajaran matematika siswa kelas III SDN Kesatrian 1 Kota Malang Ike Listia Ningsih
Jurnal Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jppg.v6i2.28024

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika melalui penerapan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas III SDN Kesatrian 1 Kota Malang dengan fokus pada materi penjumlahan bilangan cacah sampai 100. Pendekatan berdiferensiasi dirancang untuk memenuhi kebutuhan belajar siswa yang beragam, baik dari segi gaya belajar, kemampuan akademik, maupun minat belajar. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam hasil belajar siswa setelah penerapan strategi pembelajaran berdiferensiasi. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan partisipasi aktif dan antusiasme dalam proses pembelajaran. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan berdiferensiasi efektif dalam menciptakan pembelajaran yang lebih inklusif dan adaptif terhadap kebutuhan individu siswa.
Strategi inovatif pembelajaran tanpa teknologi canggih pada mata pelajaran pendidikan pancasila di kelas 6 SDN Jodipan Najwa Taufik
Jurnal Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jppg.v6i2.28038

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menerapkan strategi pembelajaran inovatif tanpa teknologi canggih pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas 6 SDN Jodipan, Malang. Berdasarkan observasi awal, peserta didik menunjukkan ketergantungan pada materi buku teks dan mengalami kesulitan dalam menyelesaikan tugas yang dibuat sendiri oleh guru. Rendahnya literasi dan keterbatasan teknologi di kelas menjadi faktor tambahan yang mempengaruhi hasil belajar mereka. Melalui penelitian tindakan kelas ini, strategi pembelajaran yang berbasis pada pendekatan permainan edukatif, diskusi kelompok, dan studi kasus dikembangkan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan literasi peserta didik. Penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan tes untuk mengukur efektivitas strategi. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan solusi praktis untuk meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar siswa dalam konteks terbatasnya teknologi.
Peningkatan hasil belajar matematika melalui media papan susun pada materi berhitung susun pendek di kelas II SD Muhammadiyah 8 Kota Malang Ayu Berlinda Milenia
Jurnal Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jppg.v6i2.28151

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Matematika peserta didik kelas II di SD Muhammadiyah 8 Kota Malang dengan menggunakan media Papan Susun. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan sebanyak dua siklus. Subjek dalam penelitian ini peserta didik kelas II SD Muhammadiyah 8 Kota Malang yang berjumlah 27 peserta didik. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel bebas yaitu media papan susun dan variabel terikat yaitu hasil belajar Matematika. Teknik pengumpulan data menggunakan Teknik tes. Teknik analisis data menggunakan dekriptif komparatif yang berupa presentase dari hasil belajar Matematika pada pra siklus, siklus I dan siklus II. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan media papan susun dapat meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran Matematika materi berhitung susun pendek. Hasil sebelum dilakukan tindakan yaitu pada pra siklus hanya 8 peserta didik atau 29% yang tuntas, pada siklus I meningkat menjadi 18 peserta didik atau 66% yang tuntas, selanjutnya pada siklus II dinyatakan tuntas 100% dikarenakan semua peserta didik menuntaskan hasil belajarnya. Penelitian ini berhasil karena sudah mencapai indikator kinerja yaitu 100% tuntas.
Implementasi pembelajaran berdiferensiasi produk berbentuk komik pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas IV Menggunakan Kata kunci yang relevan dengan topik asal usul keluarga Siska Dian Mayningrum
Jurnal Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jppg.v6i1.28417

Abstract

Pendidikan yang efektif membutuhkan pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan belajar peserta didik, termasuk dalam hal penyediaan materi dan aktivitas yang bervariasi. Salah satu praktik baik yang diterapkan adalah implementasi pembelajaran berdiferensiasi produk berbentuk komik pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas IV dengan topik asal-usul keluarga. Peserta didik seringkali merasa kesulitan dalam menemukan kata kunci yang relevan dengan topik tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan pembelajaran berdiferensiasi produk berbentuk komik dapat membantu peserta didik menggunakan kata kunci yang relevan. Metode yang digunakan adalah pembelajaran berdiferensiasi, di mana peserta didik dapat belajar sesuai dengan gaya, minat, dan kesiapan belajarnya. Produk yang dihasilkan berupa berbagai jenis komik, seperti komik diorama 3D, komik 3D, dan komik wayang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi produk komik mampu meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menggunakan kata kunci yang relevan dengan topik asal-usul keluarga. Kesimpulannya, pembelajaran berdiferensiasi produk komik dapat menjadi metode yang efektif dalam membantu peserta didik kelas IV menguasai materi Bahasa Indonesia dengan cara yang menyenangkan dan sesuai dengan kebutuhan mereka.
Peningkatan pengetahuan peserta didik materi diagram melalui model PjBL dan pendekatan CRT Kelas IVB SDN Mojorejo 02 Batu Marta Refila Malik
Jurnal Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jppg.v6i1.28560

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan peserta didik tentang materi diagram melalui penerapan model Project-Based Learning (PjBL) dan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) di kelas IVB SDN Mojorejo 02 Batu. Observasi awal menunjukkan kesulitan peserta didik dalam memahami dan mengaplikasikan konsep diagram, dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Melalui integrasi PjBL dan CRT, penelitian ini berupaya mengembangkan metode pembelajaran yang tidak hanya meningkatkan pengetahuan peserta didik, tetapi juga mempersiapkan peserta didik dengan keterampilan abad ke-21. Studi ini mengisi kesenjangan dalam literatur dengan fokus pada penerapan PjBL dan CRT dalam pembelajaran materi diagram di tingkat sekolah dasar, yang diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran matematika dan mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan masa depan.
Peningkatan keterampilan kolaborasi melalui model problem based learning berbantuan permainan math of champions peserta didik SMP Yuni Alfiatul Husmia
Jurnal Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jppg.v6i1.28578

Abstract

Pada era Revolusi 4.0, pendidikan memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi yang siap menghadapi tantangan perkembangan zaman. Salah satu keterampilan abad 21 yang penting adalah keterampilan kolaborasi, yang dapat membantu siswa mencapai tujuan bersama dengan lebih mudah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan kolaborasi peserta didik melalui model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan bantuan permainan Math of Champions. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VIII 4 SMP Negeri 6 Malang tahun ajaran 2024/2025, yang terdiri dari 32 peserta didik (15 perempuan dan 17 laki-laki). Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan dokumentasi, serta analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PBL berbantuan permainan Math of Champions dapat meningkatkan keterampilan kolaborasi peserta didik, dengan peningkatan rata-rata keterampilan kolaborasi dari 47,5% pada prasiklus menjadi 74,25% pada siklus II.

Page 9 of 10 | Total Record : 99