cover
Contact Name
andik agus wibowo
Contact Email
andikaguswibowo@gmail.com
Phone
+6285752806026
Journal Mail Official
andikaguswibowo@gmail.com
Editorial Address
Jln. Tondano Raya F5 B19, Sawojajar, Malang, Jawa Timur, 65324
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan TAMAN WIDYA HUMANIORA
ISSN : -     EISSN : 28293681     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora (JPTWH) diterbitkan oleh Pusat Pengembangan SDM (PPSDM) Taman Widya Humaniora (TWH). JPTWH memuat jurnal hasil penelitian di bidang pendidikan yang berisi gagasan konseptual, hasil penelitian, kajian, aplikasi teori pendidikan dan pembelajaran, tulisan praktis terbaru mengenai pendidikan dan pembelajaran. JPTWH bertujuan menjadi jurnal nasional yang dapat mempublikasikan jurnal yang berkualitas dan dapat menjadi rujukan para peneliti. Tulisan dalam jurnal ini secara umum berisi hasil penelitian Guru, KS, dan PS berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Penelitian Tindakan Sekolah (PTS), dan Penelitian Pengembangan atau Research and Development (R & D). Jurnal Pendirikan Taman Widya Humaniora (JPTWH) adalah jurnal blind peer-review yang bertujuan untuk publikasi hasil penelitian yang berkualitas dalam bidang pendidikan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 216 Documents
PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN KERETA KATA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYUSUN KALIMAT SISWA KELAS I SEMESTER I MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SDN TULUNGREJO 01 KOTA BATU luber firetnaningdyah
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 1 No 4 (2022): JPTWH Volume 1 Nomor 4, November 2022
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penyelenggaraan pendidikan anak usia dini metode pembelajaran adalah merupakan salah satu metoda didalam membentuk segala hal yang berkaitan dengan pertumbuhan anak, banyak metode yang dilakukan oleh para pendidik diantaranya adalah metode penggunaan media pembelajaran psikologis peserta didik. Kenyataannya cara mengajarkan anak SD bahasa Indonesia bukan perkara yang mudah, terutama pembelajaran yang mendukung keterampilan Menyusun kalimat dengan benar, yang bermanfaat secara konteksdtual dalam kehidupan sehari-hari. Hasil observasi menunjukkan bahwa rendahnya kemampuan Menyusun kalimat dengan benar dikarenakan siswa kurang aktif dan anak yang belum mampu karena kurang menariknya media yang digunakan guru saat mengajar, sehingga berpengaruh untuk peserta didik dalam belajar. Dalam PTK ini yang dimaksud dengan Kereta kata adalah kartu kata atau potongan kertas tebal yang berisi kata ( subyek, predikat, obyek, keterangan ), ditempelkan pada kereta yang dibuat dari kardus bekas pasta gigi yang dirangkai seperti gerbong kereta, dan dimasing2 gerbong diberi angka 1 – 4, dimana akan memudahkan anak menempelkan kata membentuk kalimat berdasarkan susunan yang benar. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan Langkah proses pembelajaran Bahasa Indonesia dengan media kereta kata untuk peningkatan keterampilan Menyusun kalimat pada siswa kelas I SD Negeri Tulungrejo 01 kota Batu Tahun ajaran 2022/2023, dan menganalisis hasilnya.. Berdasar Analisa data PTK ini hasil ini cukup tinggi bila dibandingkan pada nilai sebelumnya yaitu 47. berdasarkan data tersebut, maka dari hasil evaluasi pra siklus ke siklus I mngalami kenaikan sebesar 42,55 %. Berdasarkan data pembelajaran dengan media kereta kata dapat meningkatkan kemampuan Menyusun kalimat bagi peserta didik dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dengan skor pada siklus I sebesar 67 mengalami kenaikan pada siklus II menjadi 85. Jadi hasil pembelajaran dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 26,87 %.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SAVI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH DI KELAS 5 SDN SUMBEREJO 01 BATU Novi Ambarwati
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 2 No 1 (2023): JPTWH Volume 2 Nomor 1, Februari 2023
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berbagai macam hal yang perlu diperhatikan dalam proses pembelajaran untuk kemajuan sebuah pendidikan, salah satunya adalah dala proses belajar. Proses yang dialami seseorang melalui kegiatan yang dilakukannya untuk mencapai tujuan tertentu, sehingga memungkinkan terjadinya perubahan dalam pengetahuannya, sikapnya, keterampilannya, minatnya, penghargaan dan penyesuaian dirinya.Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan dalam pembelajaran IPS di kelas V SDN Sumberejo 01 Kota Batu ditemukan sejumlah kendala yang dilami guru, antara lain adalah kurang tersedianya sumber belajar dengan materi dan evaluasi yang mengembangkan kemampuan analisis masalah, Slaah satu model pembelajaran yang dapat merangsang siswa agar berperan aktif dalam proses pembelajaran yaitu model SAVI (Somatis, auditory, visual dan intelektual).Model pembelajaran SAVI (somatis, auditori, visual dan intelektual) menekankan bahwa belajar haruslah memanfaatkan semua alat indera yang dimiliki peserta didik.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran SAVI untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah di kelas 5 SDN Sumberejo 01, dan menganalisis hasilnya. Hasil P{TK ini menyatakan bahwa proses penerapan model pembelajaran SAVI dapat meningkatkan respon dan dan aktivitas pemecahan masalah peserta didik kelas V SDN Sumberejo 01 Kota Batu. Respon dan aktivitas pemecahan masalah pada siklus 1 sebesar 77 %, pada siklus 2 meningkat menjadi 84 % dan pada siklus 3 meningkat menjadi 90 %. Disarankan kepada guru kelas, agar dapat membimbing peserta didik untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah dalam pembelajaran IPS dengan menerapkan tahapan dalam model pembelajaran SAVI, memanfaatkan berbagai sumber belajar yang berbasis kehidupan sosial peserta didik.
PENGEMBANGAN PROGRAM KAMIS KREASI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PUBLIC SPEAKING SISWA DI SDN SISIR 05 BATU Dewi Maslamah
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 2 No 1 (2023): JPTWH Volume 2 Nomor 1, Februari 2023
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanpa kita sadari, siswa memerlukan kemampuan public speaking ini setiap hari public speaking adalah komunikasi yang bertugas memberikan informasi kepada khalayak umum dalam lingkup kelompok yang lebih besar Keadaan ini dapat Tujuan dari penelitian pengembangan ini adalah untuk Mendeskripsikan model prosedural dan konseptual dari pengembangan Kamis Kreasi untuk kemampuan Publik Speaking siswa di SDN Sisir 05 Batu. Mengetahui efektifitas pelaksanaan Program Kamis Kreasi untuk kemampuan Publik Speaking siswa. Produk pengembangan pada penelitian ini terdiri dari : RPP, Bahan ajar pendukukung, Media pembelajaran pendukung Pembelajaran berdiferensiasi , dan evaluasi pendukukung pengembangan program Kamis kreasi. Produk yang dikembangkan dalam penelitian ini telah mengalami proses validasi dari ahli penelitian pengembangan, dan ahli pembelajaran komunikasi. Hasil validasi sebagai masukan proses revisi produk pengembangan , selanjutnya diuji cobakan melalui ujicoba individu, uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar.Berdasarkan analisis dari hasil validasi ahli, hasil ujicoba perorangan, kelompok kecil, kelompok besar, diperoleh rata-rata skor dari penilaian responden sebesar sebesar 82,56 atau 82,562%.. Hal ini berarti kualitas produk pengembangan program Kamis kreasi untuk peningkatan kemampuan public speaking siswa SDN Sisir 05 Batu termasuk katagori baik Pada kesempatan yang lain diperlukan pengembangan model yang lain dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran berdasar standar proses.
PENGEMBANGAN ECO MAPPING DALAM GERAKAN PEDULI DAN BERBUDAYA LINGKUNGAN HIDUP SEKOLAH (GPBLHS) DI SDN SISIR 05 KOTA BATU Dian Anggraini
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 2 No 1 (2023): JPTWH Volume 2 Nomor 1, Februari 2023
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS) merupakan aksi kolektif secara sadar, sukarela, berjejaring, dan berkelanjutan yang dilakukan oleh sekolah dalam menerapkan perilaku ramah lingkungan hidup. Sebelum rencana GPBLHS ini dilaksanakan diperlukan analisis lingkungan tentang kondisi lingkungan terutama di sekolah. Permasalahan apa yang muncul di lingkup sekolah serta mengetahui potensi sekolah terkait lingkungan dan proses perbaikannya yang dapat dimaksimalkan. Untuk menganalisis lingkungan salah satunya dapat menggunakan Eco Mapping. Tujuan dari penelitian pengembangan ini adalah untuk: Mendeskripsikan pengembangan Eco Mapping Dalam Perencanaan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup Sekolah (GPBLHS) Di SDN Sisir 05 Kota Batu. Penelitian ini telah berupaya mengembangkan Eco Mapping dalam Gerakan Peduli Berbudaya Lingkungan Hidup Sekolah (GPBLHS) di SDN Sisir 05 Kota Batu. Penelitian pengembangan ini mengadaptasi model pengembangan Branch, R. M. 2009, ADDIE (Analyze, Design, Development, Implement dan Evaluate) dengan mengikuti ke-lima tahapan yang ada. Penelitian pengembangan ini telah dilakukan berdasarkan pada aspek teoritis dan empiris yang mendukung. Produk yang dikembangkan dalam penelitian ini telah mengalami proses validasi ahli pengembangan dan validasi ahli bidang lingkungan. Selanjutnya produk pengmbangan direvisi, dan diuji cobakan melalui ujicoba perorangan, uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar. Berdasarkan analisis dari hasil ujicoba perorangan, kelompok kecil, kelompok besar dan ujicoba, diperoleh rata-rata skor dari skor berdasar penilaian responden sebesar 83,40 %. Hal ini berarti kualitas produk Eco Mapping dalam Gerakan Peduli Berbudaya Lingkungan Hidup Sekolah (GPBLHS) termasuk katagori baik.
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN DIFERENSISASI UNTUK STUDENTS WELL-BEING PADA SISWA KELAS IV SDN BEJI 02 KECAMATAN JUNREJO KOTA BATU Yudhi Herdianto
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 2 No 1 (2023): JPTWH Volume 2 Nomor 1, Februari 2023
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesejahteraan di sekolah merupakan penilaian subjektif siswa terhadap keadaan sekolahnya yang meliputi having, loving, being,dan health Guru memiliki peranan yang penting dalam pendidikan, kedudukan guru sebagai tenaga professional bertujuan untuk melaksanakan sistem pendidikan nasional dan mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Tujuan dari penelitian pengembangan ini adalah untuk : 1)Mendeskripsikan model prosedural dan konseptual dari pengembangan pembelajaran diferensisasi untuk students well-being. 2). Menganalisis efektifitas pelaksanaan penerapan pembelajaran diferensisasi untuk students well-being pada siswa kelas IV SDN Beji 02 Kota Batu.Penelitian ini telah berupaya mengembangkan pembelajaran berdiferensiasi untuk students well-being pada siswa kelas IV SDN Beji 02 Kota Batu.Model konseptual pengembangan yang sebagian besar mengacu pada teori Borg,W.R. & Gall,M.D.( 1983) telah diaplikasikan dalam penelitian ini. Produk yang dikembangkan dalam penelitian ini telah mengalami proses validasi dari ahli penelitian pengembangan, dan ahli pembelajaran berdiferensiasi. Hasil validasi sebagai masukan proses revisi produk pengembangan , selanjutnya diuji cobakan melalui ujicoba individu, uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar.Berdasarkan analisis dari hasil validasi ahli, hasil ujicoba perorangan, kelompok kecil, kelompok besar, diperoleh rata-rata skor dari penilaian responden sebesar sebesar 83,80 %.. Hal ini berarti kualitas produk pengembangan pembelajaran berdiferensiasi untuk students well-being termasuk katagori baik..Hal ini berarti Produk pengembangan bisa dianggap efektif untuk diimplementasikan dalam pembelajaran siswa kelas IV SDN Beji 02 Kota Batu.
PENGGUNAAN APLIKASI GOOGLE SITES SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN INOVATIF UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN PEMBELAJARAN IPAS KELAS 4 SDN NGAGLIK 01 BATU Dewi Lutfiah
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 2 No 1 (2023): JPTWH Volume 2 Nomor 1, Februari 2023
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pembelajaran saat ini kita dapat menggunakan aplikasi pembelajaran yang terdapat secara online sepertinya halnya kita sebagai guru menggunakan aplikasi google sites sebagai media pembelajaran yang hampir sama dengan web yang ada di internet. Google sites merupakan layanan websites pribadi maupun profesional yang dapat dimanfaat untuk media pembelajaran di sekolah dasar. Google sites ini mudah dibuat dan dapat digunakan berkolaborasi dalam pemanfaatannya., Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penggunaan aplikasi google sites sebagai media pembelajaran inovatif untuk meningkatkan pemahaman pembelajaran IPAS kelas 4 SDNgaglik 01 Batu Hasil PTK menunjukkan bahwa Proses pembelajaran penggunaan aplikasi google sites sebagai media pembelajaran inovatif dapat meningkatkan pemahaman pembelajaran IPAS kelas 4 SDN Ngaglik 01 batu.Pemahaman masalah IPAS pada siklus 1 sebesar 60,63 %, pada siklus 2 meningkat menjadi 78,10 $% , terjadi peningkatan 34,96 . Kepahaman siswa pafa penggunaan google sites dari siklus I hingga siklus II mengalami peningkatan pemahaman danlebih terampil mengaplisakan dalam pembelajaram.Disarankan kepada guru kelas, agar dapat membimbing peserta didik untuk menggunakan media pembelajaran yang inovatif dalam pembelajaran. Pihak sekolah, perlu mendukung guru kelas dalam menunjang kebutuhan perlengkapan dalam menggunakan media pembelajaran yang inovatif.
PENINGKATAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA MATERI BANGUN RUANG MELALUI MEDIA AR ( AUGMENTED REALITY) SISWA KELAS VI SDN JUNREJO 01 TAHUN 2022 Neny Farika
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 2 No 1 (2023): JPTWH Volume 2 Nomor 1, Februari 2023
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Augmented Reality (AR) adalah sebuah teknologi yang menggabungkan benda maya dua dimensi ataupun tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan nyata tiga dimensi lalu memproyeksikan benda-benda maya tersebut dalam waktu nyata. Augmented Reality (AR) lebih mengutamakan reality karena teknologi ini lebih dekat ke lingkungan nyata.Media pembelajaran merupakan salah satu unsur terpenting dalam proses belajar mengajar selain metode pembelajaran. Tujuan PTK ini untuk mendeskripsikan penggunaan media bangun ruang AR(Augmented Reality) dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas VI SDN Junrejo 01 Kota Batu pada materi bangun ruang., dan menganalisis hasilnya. Berdasarkan hasil PTK menunjukkan motivasi dan hasil belajar geometri bangun ruang siswa kelas 6C SDN Junrejo 01 Kota Batu dapat meningkat dengan menggunaan pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik.Peningkatan hasil belajar geometri bangun ruang juga terlihat dari meningkatnya nilai rata-rata kelas dan tingkat ketuntasan belajar siswa dari pre test, siklus I, dan siklus II. Nilai rata-rata kelas pada saat pre test adalah 57,94, pada post test siklus I adalah 68,82, dan post test siklus II adalah 81,18, yang berarti peningkatan nilai rata-rata dari pretest ke post test siklus I sebanyak 10,88%, sedangkan kenaikan dari siklus I ke siklus II sebanyak 12,36%. Tingkat pencapaian KKM oleh siswa pada saat pre test adalah 7 siswa dari 17 siswa (41,17 %), post test siklus I sebanyak 11 siswa (64,71%), dan pada post test siklus II adalah 14 siswa (82,35%). Peningkatan jumlah siswa yang mencapai KKM dari pretest ke post test siklus I sebanyak 23,54 %, sedangkan dari siklus I ke siklus II meningkat sebanyak 17,64 %.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATERI RANGKAIAN LISTRIK MELALUI METODE EKSPERIMEN SISWA KELAS VI SDN JUNREJO 01 BATU TAHUN 2022 Dian Dewi Kartika
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 2 No 1 (2023): JPTWH Volume 2 Nomor 1, Februari 2023
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan mata pelajaran IPA di SD/MI bertujuan salah satunya adalah agar peserta didik memiliki kemampuan mengembangkan pengetahuan dan pemahaman konsep-konsep IPA yang bermanfaat dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran materi Rangkaian Listrik pada Tema 3 yang dilakukan di kelas VI SDN Junrejo 01 Batu, pada umumnya lebih banyak menggunakan metode ceramah. Akibatnya, pembelajaran cenderung berpusat pada guru dan kurang melibatkan aktifitas siswa. Metode eksperimen adalah metode yang sesuai untuk pembelajaran sains, karena metode eksprimen mampu memberikan kondisi belajar yang dapat mengembangkan kemampuan berfikir dan kreativitas secara optimal. Siswa diberi kesempatan untuk menyusun sendiri konsep-konsep dalam struktur kognitifnya, selanjutnya dapat diaplikasikan dalam kehidupannya. Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan penulis, maka peneliti tertarik melakukan penelitian tindakan kelas yang berjudul “Peningkatan Hasil Belajar Materi Rangkaian Listrik Melalui Metode Eksperimen Siswa Kelas VI Sdn Junrejo 01 Batu” Hasil PTK ini menunjukkan Siswa Kelas VI SDN Junrejo 01 Batu aktif dalam pembebelajaran dengan metode eksperimen untuk meningkatkan pemahaman tentang Rangkaian Listrik.Kemampuan siswa dalam pemahaman materi Rangkaian Listrik Siswa Kelas VI SDN Junrejo 01 Batu melalui metode eksperimen meningkat. Hal ini ditunjukkan dengan sebanyak 84,21% atau 16 dari 19 siswa berhasil melampaui KKM. Hendaknya guru memanfaatkan hasil temuan ini sebagai bahan pertimbangan pemilihan media dan strategi pembelajaran sesuai standar proses pembelajaran. Perlu adanya penelitian yang lebih lanjut, untuk diperoleh hasil yang lebih baik.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATERI PENGURANGAN BERSUSUN PADA SISWA KELAS II DENGAN MEDIA KARTU BILANGAN DI SDN NGAGLIK 01 BATU Fita Kristina
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 2 No 1 (2023): JPTWH Volume 2 Nomor 1, Februari 2023
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di dalam matematika operasi penjumlahan dan pengurangan memegang peranan penting, karena merupakan dasar yang harus dimiliki oleh seseorang untuk mempelajari matematika lebih lanjut. Pembelajaran matematika tentang pengurangan dengan teknik meminjam bertujuan agar siswa mampu memecahkan masalah yang berkaitan dengan hitungan dalam kehidupan sehari-hari. Belajar matematika harus melalui proses yang bertahap dari konsep yang sederhana ke konsep yang lebih kompleks. Setiap konsep matematika dapat dipahami dengan baik jika pertama-tama disajikan dalam bentuk konkrit. Tujuan penelitian tindakan kelas (PTK) ini untuk:mendiskripsikan penggunaan media kartu bilangan untuk meningkatkan hasil belajar dalam pembelajaran matematika materi pengurangan dengan teknik meminjam di kelas II SDN Ngaglik 01 Batu. Hasil PTK ini pada Siklus II, penggunaan media kartu bilangan dalam proses pembelajaran sudah baik dan sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran. Ketuntasan pembelajaran matematika kelas II SDN Ngaglik 01 Batu dengan menggunakan kartu bilangan tahun ajaran 2022-2023 mengalami peningkatan hasil belajar dari Siklus I ke Siklus II. Pada Siklus I ketuntasan belajar secara klasikal yaitu 55% sedangkan pada Siklus II mengalami peningkatan yaitu 86%. Hasil belajar dari siklus I juga mengalami peningkatan di siklus 2. adanya peningkatan dari Siklus I ke Siklus II. Hasil belajar siswa dari Siklus I hingga Siklus II terdapat kenaikan dari 55 % menjadi 86 %. .
PENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI PEMBELAJARAN KOPERATIF TEKNIK TEAM GROUP TOURNAMENT ( TGT ) PADA SISWA KELAS 5 SDN TEMAS 02 BATU Umi Maimunah
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 2 No 1 (2023): JPTWH Volume 2 Nomor 1, Februari 2023
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya prestasi belajar IPS di kelas V SDN Temas 02 dimungkinkan juga karena guru belum menggunakan metode atau pun media pembelajaran serta mendesain skenario pembelajaran . Tujuan PTK ini untuk mendeskripsikan upaya meningkatan hasil belajar mata pelajaran IPS melalui pembelajaran kooperatif learning model Team Group Tournament (TGT) siswa kelas V Semester 1 SDN Temas 02 Tahun Pelajaran 2022/2023, dan menganalisis hasilnya. Hasil PTK ini menunjukkan Siswa kelas V Semester 1 SDN Temas 02 Tahun Pelajaran 2022/2023 aktif dalam dalam belajar mata pelajaran IPS melalui pembelajaran kooperatif learning tenik TGT. Dalam PTK ini menerapkan pelaksanaannya menerapkan Langkah Langkah pembelajaran koperatif Teknik TGT , yakni : Pembagian kelompok, Presentasi guru , Pemahaman konsep IPS, Memainkan pertandingan-pertandingan akademik , Menilai kinerja kelompok dan individu, Memberikan pernghargaan kepada kelompok.Adanya peningkatan hasil belajar mata pelajaran IPS melalui pembelajaran kooperatif learning tenik Team Group Tournament (TGT) siswa kelas V Semester 1 SDN Temas 02 Tahun Pelajaran 2022/2023. Berdasarkan analisis data kuantitatif perbandingan skor hasil pembelajaran koperatif Teknik TGT siklus 1 dengan hasil pembelajaran koperatif IPS dengan teknik TGT siklus 2 terjadi peningkatan 23,58 % dari skor 67 pada siklus 1 meningkat menjadi 82,80 pada siklus 2. Perlu dilakukan upaya yang lain dalam menerapkan pembelajaran koperatif dengan Teknik yang lain dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar.

Page 11 of 22 | Total Record : 216