cover
Contact Name
andik agus wibowo
Contact Email
andikaguswibowo@gmail.com
Phone
+6285752806026
Journal Mail Official
andikaguswibowo@gmail.com
Editorial Address
Jln. Tondano Raya F5 B19, Sawojajar, Malang, Jawa Timur, 65324
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan TAMAN WIDYA HUMANIORA
ISSN : -     EISSN : 28293681     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora (JPTWH) diterbitkan oleh Pusat Pengembangan SDM (PPSDM) Taman Widya Humaniora (TWH). JPTWH memuat jurnal hasil penelitian di bidang pendidikan yang berisi gagasan konseptual, hasil penelitian, kajian, aplikasi teori pendidikan dan pembelajaran, tulisan praktis terbaru mengenai pendidikan dan pembelajaran. JPTWH bertujuan menjadi jurnal nasional yang dapat mempublikasikan jurnal yang berkualitas dan dapat menjadi rujukan para peneliti. Tulisan dalam jurnal ini secara umum berisi hasil penelitian Guru, KS, dan PS berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Penelitian Tindakan Sekolah (PTS), dan Penelitian Pengembangan atau Research and Development (R & D). Jurnal Pendirikan Taman Widya Humaniora (JPTWH) adalah jurnal blind peer-review yang bertujuan untuk publikasi hasil penelitian yang berkualitas dalam bidang pendidikan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 216 Documents
PENERAPAN METODE TGT (TEAM GAME TOURNAMENT) BERBANTUAN PERMAINAN ULAR TANGGA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENJUMLAHAN BILANGAN CACAH PADA SISWA KELAS III SDN MOJOREJO 02 BATU tutik indrawati
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 1 No 4 (2022): JPTWH Volume 1 Nomor 4, November 2022
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Matematika yang diajarkan di SD kadang masih membingungkan dan siswa pun tidak mau bertanya takut kalau dimarahi sehingga siswa pasif dalam pembelajaran. Fakta dilapangan sebagian pembelajaran masih dilakukan secara konvensional. Awal pembelajaran guru menyampaikan materi yang akan dipelajari, kemudian menjelaskan materi tersebut, selanjutnya memberikan contoh soal dan beberapa soal latihan. Guru cenderung menghabiskan jam pelajaran untuk memberikan penjelasan secara abstrak. Tujuan penelitian adalah: Mendiskripsikan Langkah proses Metode TGT (Team Game Tournament) untuk meningkatkan hasil belajar penjumlahan bilangan cacah pada Siswa Kelas III SDN Mojorejo 02 berbantuan permainan ular tangga dan menganalisis hasilnya. Berdasarkan hasil PTK ini terbukti terjadi kenaikan nilai rata-rata kelas pada siklus II yaitu 80 yang sudah mencapai KKM dengan siswa yang tuntas yaitu 30 siswa dari 35 jumlah siswa kelas III SDN Mojorejo 02. Prosentase dari penilaian tes hasil belajar pada siklus II memperoleh 85%. Pembelajaran model TGT berbantuan media ular tangga ini siswa lebih aktif dan membuat siswa lebih bersemangat dalam proses pembelajaran. Jadi pembelajaran model TGT berbantuan media ular tangga berdampak pada hasil belajar siswa menjadi meningkat. Penelitian ini bukan merupakan hasil final, diharapkan peneliti dapat mengembangkan penelitian yang lain untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran Matematika penjumlahan bilangan cacah. Dalam melaksanakan pembelajaran khususnya matematika diharapkan para guru untuk memilih model pembelajaran yang menarik dan dapat mendorong siswa untuk lebih kreatif.
PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK STAD PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS VI SDN MOJOREJO 02 KOTA BATU farida dwi prasetyaningsih
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 1 No 4 (2022): JPTWH Volume 1 Nomor 4, November 2022
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai salah satu ilmu dasar, matematika memegang peranan penting dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Mengingat pentingnya peran matematika tersebut, maka matematika dipelajari mulai dari TK, SD, SMP dan SMA. Selama ini matematika yang diajarkan di sekolah-sekolah lebih mengedepankan teori-teori yang kadang sulit untuk diaplikasikan oleh siswa dalam kehidupan nyata. Pembelajaran Kooperatif teknik STAD (Student Team Achievement Division) adalah salah satu jenis kooperatif yang menekankan adanya aktivitas serta interaksi antara siswa agar saling memotivasi dan membantu dalam menguasai materi pelajaran guna mencapai prestasi yang maksimal. Tujuan PTK ini adalah :mendeskripsikan dan menganalisis hasil pembelajaran melalui model belajar kooperatif teknik STAD dalam meningkatkan prestasi belajar peserta didik kelas VI tentang menghitung volume kubus dan balok di mata pelajaran Matematika. Di SDN Mojorejo 02 Batu. Berdasarkan analisis data, diperoleh skor rata-rata masing-masing komponen kemampuan literasi dengan penerapan model STAD pada siklus 2, yakni 80 termasuk katagori Baik. Berdasarkan analisis data pada siklus 1 skor ketercapaian peserta didik sebesar 65, berarti terjadi peningkatan. 23,07 %. Pembelajaran STAD dapat meningkatkan prestasi belajar Matematika siswa kelas VI SDN Mojorejo 02 Batu.
PENINGKATAN KETRAMPILAN MEMBACA PERMULAAN MELALUI MEDIA KARTU KATA PADA SISWA KELAS 2 SDN TLEKUNG 01 KECAMATAN JUNREJO KOTA BATU sutikno
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 1 No 4 (2022): JPTWH Volume 1 Nomor 4, November 2022
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil pengamatan peneiti pada pelajaran Bahasa Indonesia di kelas 2 khususnya tentang kemampuan membaca ditemukan beberapa kendala. Diantaranya masih ada anak yang belum lancar membaca, malas membaca dan kurangnya kemampuan dan pemahaman siswa dalam belajar membaca permulaan dengan tepat. Hal ini karena belum pahamnya peserta didik tentang makna atau isi bacaanGuru perlu mengembangkan cara mengajar agar anak dapat termotivasi dalam berbagai kegiatan belajarnya. Salah satu media yang akan digunakan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas 2 SDN Tlekung 01 Kecamatan Junrejo Kota Batu berupa media kartu kata. Media kartu kata termasuk jenis media grafis atau media dua dimensi, yaitu media yang mempunyai ukuran panjang dan lebar. Tujuan PTK ini adalah mendeskripsikan upaya peningkatan ketrampilan membaca permulaan melalui media kartu kata pada siswa kelas 2 SDN Tlekung 01 Kecamatan Junrejo Kota Batu, dan menganalisis hasilnya. Berdasarkan hasil PTK menunjukkan bahwa Siswa aktif dalam dalam peningkatan minat baca permulaan pada kelas 2 SDN Tlekung 01 Kota Batu. Kegiatan peneliti dalam pembelajaran peningkatan minat baca permulaan siswa kelas 2 SDN Tlekung 01 Kota Batu terbagi pada 4 tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Penggunaan media kartu kata dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas 2 dapat meningkatkan kemandirian siswa SDN Tlekung 01 Kota Batu , dengan peningkatan 33,77% dari siklus 1 dengan skor 65,40 menjadi 85,80 pada siklus 2. Penggunaan media kartu kata pada kesempatan lain dapat digunaka untuk peningkatan keterampilan yang lain yang mendukung literasi.Peneliti juga memberikan rekomendasi kepada peneliti lain untuk mengembangkan media pembelajaran yang lain yang mendukung standar proses pembelajaran.
METODE DEMONSTRASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATERI PEMBAGIAN DAN PERKALIAN BILANGAN PADA SISWA KELAS III SDN ORO ORO OMBO 02 BATU nenci widawati
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 1 No 4 (2022): JPTWH Volume 1 Nomor 4, November 2022
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mata pelajaran matematika merupakan mata pelajaran yang membahas masalah tentang kemampuan menambah, mengurangi, mengalikan, membagi, mengukur dan memahami bentuk geometri, perlu diberikan kepada semua siswa Karakteristik anak usia SD adalah senang bermain, senang bergerak, senang bekerja dalam kelompok serta senang melaksanakan sesuatu secara langsung. Demonstrasi semata-mata hanya digunakan untuk :1) Mengkonkretkan suatu konsep atau prosedur yang abstrak; 2) Mengajarkan bagaimana berbuat atau menggunakan prosedur secara tepat; 3) Meyakinkan bahwa alat dan prosedur tersebut bisa digunakan; 4) Membangkitkan minat menggunakan alat dan prosedur. PTK ini bertujuan Mendeskripsikan penerapan metode demonstrasi dalam belajar perkalian dan pembagian di kelas III SDN Oro Oro Ombo 02 Kota Batu., serta menganalisis hasilnya. Penerapan metode demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar perkalian dan pembagian di kelas III SDN Oro Oro Ombo 02 Kota Batu. Skor rata rata dari aspek pembelajaran berhitung perkalian dan pembagian melalui demonstrasi sebesar 85,4 pada katagori Baik dan berada di atas indikator ketercapaian materi PTK ini. . Metode demonstrasi dapat digunakan sebagai alternatif untuk meningkatkan proses dan hasil pembelajaran berbagai materi pembelajaran, terutama pada SD. Peneliti juga memberikan rekomendasi kepada peneliti lain untuk mengembangkan metode pembelajaran dengan teknik yang lain yang mendukung standar proses pembelajaran.
PEMBBELAJARAN DENGAN MEDIA BERBASIS ANDROID PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MANUSIA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SDN SONGGOKERTO 01 BATU rima setyawati
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 1 No 4 (2022): JPTWH Volume 1 Nomor 4, November 2022
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran digital merupakan suatu system yang dapat memfasilitasi pembelajaran agar mampu belajar dengan lebih luas, lebih banyak, dan bervariasi yang tidak hanya dalam bentuk verbal melainkan lebih bervariasi dalam bentuk teks, visual, audio, dan gerak. Penggunaan aplikasi android sebagai media pembelajaran adalah sesuatu yang menarik dan baru dalam dunia pendidikan, aplikasi android telah memberi warna baru dalam perkembangan media pembelajaran..Tujuan dari penilitian ini adalah : mendeskripsikan dan menganalisis hasil pembelajaran dengan menggunakan media kinemaster berbasis aplikasi android dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri Songgokerto 01 Batu tahun ajaran 2022/2023.Siswa aktif dalam dalam pembelajaran IPA tentang sestem pencernakan manusia dengan media android. Kegiatan peneliti dalam pembelajaran IPA tentang sestem pencernakan manusia dengan media android di SD Negeri Songgokerto 01 Kota Batu terbagi pada 4 tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Pembelajaran IPA tentang sestem pencernakan manusia dengan media android di SD Negeri Songgokerto 01 Kota Batu dapat meningkatkan hasil belajar. , Dari hasil PTK ditunjukkan hasil siklus 1 dengan skor 64,00 dab hasil siklus 2 sebesar 85,00 berarti terjadi peningkatan 32,81 %.. Penggunaan media berbasis android pada kesempatan lain dapat digunaka untuk peningkatan keterampilan literasi dan numerasi.Peneliti memberikan rekomendasi kepada peneliti lain untuk mengembangkan media pembelajaran yang lain yang mendukung standar proses pembelajaran.
PENERAPAN METODE ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA TENTANG SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA DI SDN SONGGOKERTO 03 BATU hendri setiawan
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 1 No 4 (2022): JPTWH Volume 1 Nomor 4, November 2022
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

IPA mempelajari tentang alam semesta, baik yang dapat diamati dengan indera maupun yang tidak diamati dengan indera. Metode belajar role playing merupakan salah satu metode yang dapat menjadikan siswa aktif, mandiri, menyenangkan dan mampu membentuk kerjasama yang baik antara guru dan siswa, antara siswa dengan siswa yang lain. Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah Penerapan Metode Role Playing dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA tentang Sistem Peredaran Darah Manusia pada siswa kelas V SDN Songgokerto 03 Batu.Metode Role Playing merupakan salah satu metode yang dapat diterapkan dalam pembelajaaran IPA. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan model penelitian yang merujuk pada proses pelaksanaan penelitian yang dikemukakan oleh Kemmis dan Mc Taggart (1988) dengan menggunakan sistem spiral refleksi diri yang dimulai dengan: (1) Rencana (planning), (2) Tindakan (acting), (3) Pengamatan (observing), (4) Refleksi (reflecting), dan perencanaan kembali yang merupakan dasar untuk suatu ancang-ancang pemecahan permasalahan. Berdasarkan hasil-hasil penelitan yang didapatkan, yaitu peningkatan nilai yaitu 0,32 atau 32 %, maka dapat disimpulkan bahwa metode role playing dapat meningkatkan hasil belajar siswa, ketertarikan siswa dalam belajar IPA, meningkatkan efektivitas belajar siswa serta meningkatkan pemahaman materi, dan membuat siswa bersemangat dalam belajar. Diharapkan dari hasil penelitian ini siswa lebih termotivasi dalam proses pemeblajaran serta dapat meningkatkan hasil belajar yang maksimal.
PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS V-A SD NEGERI PENDEM 01 JUNREJO KOTA BATU Cholilatul zaroh
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 1 No 4 (2022): JPTWH Volume 1 Nomor 4, November 2022
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknik pembelajaran matematika SD haruslah dilaksanakan secara menyenangkan, aktif dan kreatif. Matematika terkenal sebagai mata pelajaran yang tersulit dibandingkan mata pelajaran yang lain. Kenyataannya cara mengajarkan anak SD matematika bukan perkara yang mudah, terutama pembelajaran yang mendukung keterampilan numerasi, dan pembelajaran hitungan yang bermanfaat secara konteksdtual dalam memecahkan masalah kehidupan. Tujuan PTK ini adalah mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif teknik Jigsaw dalam upaya peningkatan prestasi belajar siswa Kelas V-A SD Negeri Pendem 01 Junrejo Kota Batu Tahun Pelajaran 2022/2023 , dan menganalisis hasilnya..Hasil PTK ini menunjukkan penerapan model pembelajaran kooperatif teknik jigsaw, telah mampu meningkatkan prestasi hasil belajar peserta didik Kelas V-A SD Negeri Pendem 01 terkait materi matematika tentang penjumlahan dan pengurangan bilangan pecahan.Hasil penilaian formatif harian peserta didik dari kondisi awal yang hanya sebesar 63,12, kemudian meningkat 73,12 di siklus pertama, dan akhirnya meningkat sebesar 83,55 pada siklus kedua.Hasil persentase pencapaian ketuntasan formatif harian peserta didik dari kondisi awal yang hanya siswa 3 (9,7%), kemudian naik menjadi 18 siswa (58,06%), dan meningkat menjadi 25 siswa (80,64%) yang telah mampu mencapai nilai sesuai KKM. Hasil penilaian keseluruhan deskriptor (observasi) aktifitas guru dalam melaksanakan pembelajaran, yaitu 72,22 (cukup) siklus pertama, dan meningkat menjadi 80,55 (baik) pada siklus kedua.
PENERAPAN PEMBELAJARAN TEKNIK PICTURE AND PICTURE UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPS PESERTA DIDIK KELAS IV SDN MOJOREJO 02 KECAMATAN JUNREJO KOTA BATU zeni kurniawati
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 1 No 4 (2022): JPTWH Volume 1 Nomor 4, November 2022
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pembelajaran IPS di SD sangatlah penting menerapkan strategi pengajaran yang nantinya dianggap bermakna bagi siswa. Pembelajaran IPS tidak hanya bertumpu pada hasil, melainkan prosesnya yang dapat dilakukan melalui bimbingan kegiatan belajar siswa dengan pembelajaran perubahan perilaku dari pengalamannya. Model pembelajaran Picture and Picture adalah suatu metode belajar yang menggunakan gambar dan dipasangkan/diurutkan menjadi urutan logis. Urutan gambar yang logis tersebut merupakan perwujudan pemetaan pikiran siswa dalam bentuk imajinasi yang disajikan dalam teknik visualisasi ke suatu wahana berupa gambar. Tujuan dari PTK ini untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran teknik Picture and Picture dapat meningkatkan prestasi belajar IPS peserta didik Kelas IV SDN Mojorejo 02 Kecamatan Junrejo Kota Batu, dan menganalisis hasilnya. Berdasarkan hasil PTK terbukti bahwa siswa aktif dalam pembelajaran teknik picture and picture. Pembelajaran teknik picture and picture dapat meningkatkan prestasi belajar IPS tentang Jenis Pekerjaan peserta didik kelas IV SDN Mojorejo 02 Kecamatan Junrejo Kota Batu. Skor dalam siklus pertama adalah 72,20, sedang skor pada siklus kedua adalah 83,45. Hal ini berate terjadi peningkatan 12,81 %. Berdasarkan analisis data 8 siswa (40%) saja yang telah mampu mencapai nilai ≥75 di siklus pertama, meningkat hingga 17anak (85%) di siklus kedua, dari 20 anak di kelas. Diharapkan adanya penelitian lebih lanjut guna terciptanya perbaikan dan penyempurnaan hasil pembelajaran.
PENGGUNAAN MEDIA POP-UP BOOK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VI SDN BEJI 02 KOTA BATU eka dian wulandari
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 1 No 4 (2022): JPTWH Volume 1 Nomor 4, November 2022
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan standar proses digunakan sebagai pedoman melaksanakan proses pembelajaran yang efektif dan efisien untuk mengembangkan potensi, prakarsa, kemampuan, dan kemandirian peserta didik secara optimal. Standar Proses sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi: a. perencanaan pembelajaran; b. pelaksanaan pembelajaran; dan c. penilaian proses pembelajaran.Guru diharapkan mampu untuk memilih dan menggunakan media pembelajaran dengan tepat dan disesuaikan dengan kebutuhan sehingga tujuan dapat tercapai era pasca pandemi Covid-19. Salah satu cara untuk meningkatkan hasil belajar bagi peserta didik yang kurang antusias menggunakan media pop-up book. Dengan menggunakan media pop-up book, diharapkan mampu menciptakan suasana pembelajaran akan lebih menarik dan menyenangkan. Dengan suasana tersebut, peserta didik mampu dengan cepat menangkap rangsangan-rangsangan yang diberikan terkait dengan pop-up book sehingga, kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik dapat meningkat.Tujuan dari penelitian ini adalah Mendeskripsikan langkah proses pembelajaran peningkatan kemampuan berfikir kritis melalui media pop-up book untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas VI SDN Beji 02 Kota Batu , dan menganalisis hasilnya. Berdasar analisis data terjadi peningkatan kemampuan berpikir kritis melalui penggunaan media pop up book pada peserta didik 6A SDN Beji 02 tahun ajaran 2022/ 2023 dari siklus 1 ke siklus 2 mengalami peningkatan 28 %.Sedang dari pra penelitian ke siklus 1 mengalami peningkatan 47%%, sedangkan peningkatan dari pra siklus disbanding siklus 2 sebesar 47 %. Peningkatan hasil belajar melalui penggunaan media pop up book pada peserta didik 6A SDN Beji 02 tahun ajaran 2022/ 2023 dari siklus 1 ke siklus 2 mengalami peningkatan 29 %.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR TENTANG KISAH NABI SULAIMAN MELALUI MOVIE LEARNING DAN METODE STORY TELLING PADA SISWA KELAS V SDN TORONGREJO 01 JUNREJO leni amaliyah
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 1 No 4 (2022): JPTWH Volume 1 Nomor 4, November 2022
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan agama memiliki peran yang amat penting dalam kehidupan manusia. Agama menjadi pemandu dalam upaya mewujudkan suatu kehidupan yang bermakna, damai dan bermartabat. Betapa pentingnya peran agama bagi kehidupan umat manusia maka internalisasi nilai-nilai agama bagi dalam kehidupan setiap pribadi menjadi sebuah keniscayaan, yang ditemui melalui pendidikan, baik pendidikan di lingkungan keluarga sekolah, maupun masyarakat. Dengan menggunakan media dan metode yang menarik serta pembelajaran yang dipersiapkan dengan baik berarti guru Pendidikan Agama Islam telah membantu siswanya mengaktifkan unsur-unsur psikologis, daya ingat, minat, perhatian, berpikir, fantasi, emosi dan perkembangan kepribadian mereka. Tujuan penelitian ini adalah mendiskripsikan langkah-langkah proses pembelajaran PAI tentang kisah Nabi Sulaiman as. dengan menggunakan media movie learning dan metode story telling pada siswa kelas V SDN Torongrejo 01 Junrejo, dan menganalisa hasilnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa aktif dalam melaksanakan langkah-langkah proses pembelajaran PAI tentang kisah Nabi Sulaiman as. dengan menggunakan media movie learning dan metode story telling. Pembelajaran dengan movie learning dan metode story telling dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu pra siklus (33%), siklus I (57%), siklus II (95%). Dalam rangka meningkatkan prestasi belajar peseta didik, guru hendaknya lebih sering melatih peserta didik dengan berbagai metode pembelajaran.

Page 10 of 22 | Total Record : 216