cover
Contact Name
andik agus wibowo
Contact Email
andikaguswibowo@gmail.com
Phone
+6285752806026
Journal Mail Official
andikaguswibowo@gmail.com
Editorial Address
Jln. Tondano Raya F5 B19, Sawojajar, Malang, Jawa Timur, 65324
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan TAMAN WIDYA HUMANIORA
ISSN : -     EISSN : 28293681     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora (JPTWH) diterbitkan oleh Pusat Pengembangan SDM (PPSDM) Taman Widya Humaniora (TWH). JPTWH memuat jurnal hasil penelitian di bidang pendidikan yang berisi gagasan konseptual, hasil penelitian, kajian, aplikasi teori pendidikan dan pembelajaran, tulisan praktis terbaru mengenai pendidikan dan pembelajaran. JPTWH bertujuan menjadi jurnal nasional yang dapat mempublikasikan jurnal yang berkualitas dan dapat menjadi rujukan para peneliti. Tulisan dalam jurnal ini secara umum berisi hasil penelitian Guru, KS, dan PS berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Penelitian Tindakan Sekolah (PTS), dan Penelitian Pengembangan atau Research and Development (R & D). Jurnal Pendirikan Taman Widya Humaniora (JPTWH) adalah jurnal blind peer-review yang bertujuan untuk publikasi hasil penelitian yang berkualitas dalam bidang pendidikan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 216 Documents
PENINGKATAN IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN BAGI GURU MELALUI SUPERVISI AKADEMIK DI SDN PESANGGRAHAN 02 KOTA BATU Muhamad Mustain
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 2 No 1 (2023): JPTWH Volume 2 Nomor 1, Februari 2023
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana Proses Peningkatan Implementasi Pendidikan Karakter Peduli Lingkungan Pada guru melalui Supervisi Akademik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk membangun pengetahuan melalui pemahaman dengan menyelidiki suatu fenomena sosial. Hasil dari penelitian meliputi: pertama, proses pelaksanaan peningkatan pendidikan karakter peduli lingkungan melalui supervisi akademik yaitu, mengintegrasikan pada mata pelajaran, kegiatan pembiasaan, dan kegiatan ekstrakurikuler. Kedua, karakter peduli lingkungan peserta didik setelah dilaksanakannya penguatan karakter peduli lingkungan, memiliki hasil yang positif dan memiliki pengaruh yang baik bagi karakter peduli lingkungan guru dan peserta didik yaitu sudah terlihat adanya perubahan kebiasaaan peduli lingkungan pada guru dan peserta didik dalam peran menjaga lingkungan dan ketaatan terhadap peraturan. Karakter peduli lingkungan pada guru dan peserta didik setelah dilaksanakannya penguatan pendidikan karakter peduli lingkungan melalui supervisi akademik memiliki hasil yang positif, yakni pada pra siklus dengan keberhasilan 73,2%, pada siklus 1 meningkat menjadi 77,2 %, dan pada siklus 2 meningkat menjadi 87,2 %. Implementasi pendidikan karakter peduli lingkungan di SDN Pesanggrahan 02 Kota Batu, dapat diwujudkan dengan adanya sinergi dan kolaborasi antara kepala sekolah, guru, siswa dan warga dilingkungan sekolah.
PEMBELAJARAN DIFERENSIASI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN TENTANG PANCAINDERA MANUSIA PADA SISWA KELASS 4C SD NEGERI NGAGLIK 01 BATU TAHUN AJARAN 2022/2023 Rini Setyawati
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 2 No 1 (2023): JPTWH Volume 2 Nomor 1, Februari 2023
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aktivitas peserta didik dalam meningkatkan pemahamannya bisa ditingkatkan melalui pembelajaran yang memenuhi kebutuhan belajar setiap anak yang beragam dan berbeda karakteristik. Cara yang bisa dilakukan untuk untuk meningkatkan pemahaman tentang suatu materi atau informasi tertentu bagi peserta didik yang kurang antusias dalam belajar menerapkan pembelajaran diferensiasi. Tujuan dari PTK ni adalah Medeskripsikan pelaksanaan dan Menganalisis hasil pembelajaran deferensiasi dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang pancaindera manusia pada siswa kelas 4C SD Negeri Ngaglik 01 Batu Tahun Ajaran 2022/2023. Berdasakan hasil PTK Guru dan siswa aktif dalam pelaksanaan pembelajaran deferensiasi dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang pancaindera manusia pada siswa kelas 4C SD Negeri Ngaglik 01 Batu..Pembelajaran berdiferensiasi efektif dalam meningkatakan Kemampuan Guru meningkatkan pemahaman siswa tentang pancaindera manusia pada siswa kelas 4C SD Negeri Ngaglik 01 Batu. Hasil pembelajaran berdeferensiasi dalam pembelajaran selama siklus I adalah 2,55 dengan skala maximal 4,00 berarti nilainya 63,75 untuk skala maximal 100 berarti masih dibawah 70, . Berdasarkan data ketuntasan dari 30 siswa yang tuntas hanya 5 siswa atau hanya 16,67 %.. Nilai pembelajaran berdeferensiasi dalam pembelajaran selama siklus 2 adalah 3,25 dengan skala maximal 4,00 berarti nilainya 81.25 untuk skala maximal 100 berarti masih di atas 70, . Berdasarkan data ketuntasan dari 30 siswa yang tuntas ada 29 atau 96,67 %..Pembelajaran berdiferensiasi diharapkan juga dilakukakan pada kelas yang lain dengan mata pelajaran yang lain, khususnya pada pembelajaran SD.
PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS DENGAN METODE TOTAL PHYSICAL RESPONSE MELALUI CHARADES GAME UNTUK MENINGKATAN PENGUASAAN KOSAKATA PADA SISWA KELAS VI DI SDN PENDEM 02 BATU Catur Wulandari
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 2 No 1 (2023): JPTWH Volume 2 Nomor 1, Februari 2023
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kosakata merupakan salah satu aspek bahasa yang harus dipelajari. Belajar kosakata merupakan hal yang paling penting dalam pembelajaran bahasa Inggris. Seperti yang kita ketahui bahwa kosakata adalah dasar dalam berkomunikasi yang sangat diperlukan. Penggunaan media dan metode pembelajaran yang menarik bertujuan agar siswa lebih termotivasi dalam mencapai kompetensi yang diharapkan. Metode pembelajaran yang dapat dipergunakan dalam pembelajaran tersebut adalah Total Physical Response. Metode ini membuat pebelajaran lebih menarik karena membuat siswa lebih aktif dalam belajar bahasa Inggris. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan langkah-langkah proses pembelajaran dengan metode Total Physical Response dengan charades game dalam peningkatan penguasaan kosakata pada siswa kelas VI di SDN Pendem 02, dan menganalisis hasilnya. Berdasar analisis data terjadi peningkatan kemampuan penguasaan kosakata bahasa Inggris menggunakan Charades Game dengan metode Total Physical Response pada pembelajaran siswa kelas VI SD Negeri Pendem 02 Kota batu dari siklus I ke siklus II mengalami kenaikan yaitu sebesar 24,49 %. Sedangkan dari pra siklus ke siklus 1 mengalami peningkatan 13.10%, sedangkan peningkatan dari pra siklus ke siklus 2 yaitu sebesar 37,59%. Untuk ketuntasan belajar siswa dari pra siklus ke siklus I terdapat peningkatan yaitu sebesar 39,08% dan dari siklus I ke siklus II terdapat peningkatan ketuntasan belajar sebesar 24,14%.
EFEKTIVITAS BLENDED LEARNING BERBASIS BLOG PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS V DI SDN PENDEM 02 KOTA BATU Danang Pratana aries setiawan
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 2 No 1 (2023): JPTWH Volume 2 Nomor 1, Februari 2023
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Matematika adalah sebagai suatu bidang ilmu yang merupakan alat pikir, komunikasi, alat untuk memecahkan berbagai persoalan praktis, yang unsur-unsurnya logika dan intuisi, analisa dan konstruksi, generalitas dan individualitas, serta mempunyai cabang-cabang antara lain aritmatika, aljabar, geometri, dan analisis. Menggunakan blog untuk membantu pembelajaran adalah bebas, tergantung pada guru, peserta didik, atau bisa juga kebijakan yang didiskusikan antara keduanya. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah Mendeskripsikan Proses Blended Learning melalui Blog pada Pembelajaran Matematika Peserta Didik di Kelas V SDN Pendem 02 Kota Batu Tahun Pelajaran 2022/2023? dan menganalisis hasilnya. Hasil PTK ini menunjukkan efektivitas terhadap penerapan metode pembelajaran blended learning melalui blog sangat positif dikarenakan pembelajarannya berlangsung menyenangkan. Efektivitas peserta didik dalam belajar mengalami peningkatan siklus I ke siklus II yakni 81% pada siklus I menjadi 92% pada siklus II. Selain itu dengan hasil wawancara terstruktur efektivitas peserta didik dalam belajar mengalami peningkatan siklus I ke siklus II yakni 86,67% pada siklus I menjadi 94,33% pada siklus II. Hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan dari siklus I, dengan nilai rata-rata kelas 62,14 dan persentase ketuntasan belajar 53,57 % menjadi 87,14 dengan persentase ketuntasan belajar 100% pada siklus II dan sudah mencapai SKBM yang telah ditentukan. Bagi guru matematika, metode pembelajaran blended learning melalui blog dapat dijadikan sebagai suatu alternatif dalam proses pembelajaran.
IMPLEMENTASI MATERI SHALAT DENGAN METODE DEMONSTRASI PARTISIPATIF PADA SISWA KELAS 4 SDN TULUNGREJO 05 KOTA BATU Nur Isnanik Kusnah
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 2 No 1 (2023): JPTWH Volume 2 Nomor 1, Februari 2023
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Agama Islam diartikan sebagai suatu kegiatan yang bertujuan untuk membentuk manusia bertaqwa pada Allah dengan menanamkan aqidah keimanan, amaliyah, dan budi pekerti atau akhlaq yang terpuji untuk menjadi manusia yang taqwa kepada Allah SWT. Selama ini metode yang digunakan adalah metode ceramah, guru menyampaikan, dan murid duduk mendengarkan, padahal pembelajaran praktek sholat dengan metode ini kurang sesuai. Dengan metode demonstrasi partisipatif diharapkan siswa dapat melihat sekaligus mempraktekkan secara langsung gerakan dan bacaan shalat yang diperagakan oleh guru atau peraga lain, sehingga diharapkan anak dapat termotivasi dalam pembelajaran ini dan dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam shalat. Berdasarkan permasalahan tersebut maka peneliti mencoba untuk melakukan Penelitian Tindakan Kelas dengan judul,”Upaya Peningkatan Keterampilan Shalat Melalui Metode Demonstrasi Partisipatif Pada Siswa Kelas 4 SD Negeri Tulungrejo 05 Kota Batu” .Pembelajaran praktik shalat dengan metode demonstrasi partisipatif dengan Langkah: Pembagian kelompok, praktek shalat, demonstrasi membaca al fatihah, membaca surat pendek, membaca doa doa dalam shalat, dan melatih Gerakan tumakninah dalam shalat. Pembelajaran praktik shalat dengan metode demonstrasi partisipatif siklus ke 1 mencapai 63,20 % sedangakan hasil praktik shalat dengan metode demonstrasi partisipatif siklus ke 2 mencapai 82,80 %, berarti terjadi peningkatan 31,01 %..Berdasar analisis data terjadi peningkatan keterampilan shalat dengan metode demonstrasi partisipatif dari siklus 1 ke siklus 2 mengalami peningkatan 31,01 %. Sedang dari pra penelitian ke siklus 1 mengalami peningkatan 31,12% .Terjadi peningkatan Keterampilan Shalat Melalui Metode Demonstrasi Partisipatif Pada Siswa Kelas 4 SD Negeri Tulungrejo 05 Kota Batu. Peneliti juga memberikan rekomendasi kepada peneliti lain untuk mengembangkan pendekatan dan teknik yang lain yang mendukung standar proses pembelajaran, khususnya dalam pembelajaran PAI.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS 1 SDN TEMAS 02 BATU MELALUI PENERAPAN METODE MAKE A MATCH BERBANTUAN MEDIA KARTU GAMBAR Sri Wahyuni
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 2 No 1 (2023): JPTWH Volume 2 Nomor 1, Februari 2023
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Membaca merupakan sarana yang paling tepat untuk mempromosikan suatu pembelajaran sepanjang hayat (life-longlearning). Mengajarkan cara membaca, berarti memberi masa depan, yaitu memberi teknik cara mengeksplorasi “dunia” dan memberikan kesempatan kepada anak untuk mendapatkan tujuan hidupnya. Suasana belajar harus dapat diciptakan melalui kegiatan permainan bahasa dalam pembelajaran membaca. Hal itu sesuai dengan karakteristik anak yang masih senang bermain. Permainan memiliki peran penting dalam perkembangan kognitif dan sosial anak. Mengajar membaca dan menulis permulaan pada anak-anak usia kelas awal yang masih berada dalam usia bermain dan belum memungkinkan untuk menghadapkan mereka pada situasi pembelajaran yang serius tidaklah mudah. Untuk mengatasi masalah tersebut, perlu dilakukan perancangan pembelajaran yang mempertimbangkan segi kemenarikan penyajiannya. Tujuan PTK ini adalah mendeskripsikan upaya peningkatan hasil belajar pada pembelajaran membaca permulaan siswa kelas 1 SDN Temas 02 Batu dengan metode make a match berbantuan kartu bergambar, dan menganalisis hasilnya. Hasil PTK ini menunjukkan bahwa siswa meningkat kemampuannya dalam membaca permulaan dengan metode make a match berbatuan media kertu gambar. Data menunjukkan, terjadi peningkatan hasil belajar pada pembelajaran membaca permulaan siswa kelas 1 SDN Temas 02 Batu dengan metode make a match berbatuan media kartu gambar. Hasil belajar membaca permulaan dari pra siklus ke siklus 1 terjadi peningkatan 20, 42% dari skor 57,8 menjadi 69,6. Sedang hasil belajar membaca permulaan dari siklus 1 ke siklus 2 terjadi peningkatan 23,28 % dari skor 69,6 menjadi 85,80. Peneliti juga memberikan rekomendasi kepada peneliti lain untuk menerapkan metode Make a Match berbantuan kartu gambar untuk meningkatakn kemampuan numerasi
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGHAFAL PERKALIAN MENGGUNAKAN METODE DRIIL MELALUI BERNYANYI PADA SISWA KELAS 2 DI SDN SISIR 03 TAHUN AJARAN 2022/2023 Kanti Murti
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 2 No 1 (2023): JPTWH Volume 2 Nomor 1, Februari 2023
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Matematika adalah mata pelajaran yang sering dianggap sebagai mata pelajaran yang membosankan dan menakutkan bagi kebanyak siswa. Untuk itulah matematika seperti momok bagi para siswa. Sehingga banyak anak yang tidak menyukai matematika Metode latihan menurut beberapa pendapat diantaranya merupakan teknik atau cara mengajar dimana peserta didik melaksanakan kegiatan latihan yang sunguh- sungguh dengan tujuan memperkuat asosiasi atau menyempurnakan suatu keterampilan agar jadi permanen.Kemampuan menghafal juga diartikan sebagai kemampuan untuk memindahkan bahan bacaan atau objek kedalam ingatan (encoding), menyimpan di dalam memori (storage) dan pengungkapan kembali pokok bahasan yang ada dalam memeori Metode bernyanyi merupakan metode pembelajaran yang menggunakan syair - syair yang dilagukan. Biasanya syair-syair tersebut disesuaikan dengan materi-materi yang akan diajarkan oleh pendidik. Tujuan PTK ini adalah mendeskripsikan Peningkatan Kemampuan Menghafal Perkalian Menggunakan Metode Driil Melalui Bernyanyi Pada Siswa Kelas 2 di SDN Sisir 03 Batu Tahun Ajaran 2022/ 2023 , dan menganalisis hasilnya. Hasil PTK ini Siswa kelas 2 SDN Sisir 03 Batu aktif dalam pembelajaran peningkatan hasil belajar pada pembelajaran menghafal perkalian dengan metode drill dengan bernyanyi.. Berdasarkan Analisa data maka kegiatan PTK ini terbukti terjadi peningkatan hasil belajar pada pembelajaran menghafal perkalian siswa kelas 2 SDN Sisir 03 Batu dengan metode drill dengan bernyanyi. Hasil belajar menghafal perkalian dari pra siklus ke siklus 1 terjadi peningkatan 26,28 % dari skor 54,8 menjadi 69,2. Sedang hasil belajar hitung perkalian dari siklus 1 ke siklus 2 terjadi peningkatan 25,72 % dari skor 69,2 menjadi 87,00. Penggunaan metode drill dengan bernyanyi pada kesempatan lain dapat digunaka untuk peningkatan keterampilan literasi dan numerasi.
PENERAPAN METODE PERMAINAN TRADISIONAL BENTENGAN DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA TENTANG JARING-JARING MAKANAN PADA PEMBELAJARAN IPAS SD KELAS 5 SDN ORO-ORO OMBO 02 BATU TAHUN PELAJARAN 2022/2023 Dwi Wiratmoko
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 2 No 1 (2023): JPTWH Volume 2 Nomor 1, Februari 2023
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran IPAS pada tingkat sekolah dasar guru dituntut untuk mampu mengembangkan media yang menarik sesuai materi yang diajarkan agar dapat dipahami oleh peserta didik. Penggunaan media yang tepat, dapat membantu guru dalam meningkatkan motivasi dan minat belajar siswa. Permainan tradisional merupakan permainan warisan dari nenek moyang yang wajib dan perlu dilestarikan karena mengandung nilai-nilai kearifan lokal. Benteng atau Bentengan merupakan salah satu permainan tradisional berkelompok yang membutuhkan ketangkasan, kecepatan dalam berlari, dan strategi yang baik. Permainan ini sangat baik dalam mengasah ketrampilan berpikir dan motorik anak. Tujuan dari PTK ini, yaitu: menjelaskan langkah dan aktivitas siswa pada penerapan Metode Permainan Tradisional Bentengan dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa tentang Rantai Makanan pada Pembelajaran IPAS Kelas V SDN Oro-oro Ombo 02 Batu Tahun Pelajaran 2022/2023, dan menganalisis hasilnya. Hasil PTK ini siswa kelas V SDN Oro – Oro ombo 02 Tahun Pelajaran 2022/ 2023 aktif dalam meningkatkan pemahaman pada pembelajaran IPAS tentang jaring – jaring makanan. Siswa telah merasa memiliki penglaman belajar dengan menyenangkan untuk pembelajaran IPAS tentang Jaring – jaring makanan. Siswa menjadi terbiasa melakukan pembelajaran dengan bermain. Berdasarkan analisis data terjadi peningkatan pemahaman tentang pembelajaran IPAS materi jaring-jaring makanan pada siswa kelas V SDN Oro – oro Ombo 02 dari siklus 1 ke siklus 2 mengalami peningkatan 55%. Dari pra penelitian ke siklus 1 mengalami peningkatan 15%, peningkatan dari pra siklus dibandingkan dari siklus 2 adalah sebesar 30%.
PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK (PMR) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGHITUNG PERBANDINGAN SENILAI MELALUI PERMAINAN MENCAMPUR WARNA DI KELAS 6 SDN PENDEM 02 BATU Neny Izatullaili rahmawati
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 2 No 1 (2023): JPTWH Volume 2 Nomor 1, Februari 2023
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam semua jenjang pendidikan, matematika menjadi salah satu mata pelajaran yang selalu ditemukan, mulai dari jenjang pendidikan sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Siswa kelas 6 sekolah dasar di SDN Pendem 02 dirasa masih belum mampu untuk memahami konsep perbandingan senilai dalam matematika dengan baik. Sedangkan, konsep perbandingan senilai menjadi salah satu materi matematika yang disajikan dalam pembelajarannya. Kesulitan siswa dalam memahami konsep perbandingan senilai tersebut dapat terjadi dikarenakan model pengajaran yang belum mengakomodasi pemahaman siswa dengan baik. Materi matematika masih disajikan dengan ide abstrak dalam bentuk rumus yang mana bertentangan dengan tahap berpikir konkret. Pembelajaran Matematika Realistis dirasa menjadi model pembelajaran yang cocok digunakan untuk membantu pemahaman siswa kelas 6 sekolah dasar SDN Pendem 2 mengenai konsep perbandingan dalam matematika Tujuan PTK ini adalah Mendeskripsikan langkah dan aktivitas siswa dalam PMR pembelajaran perbandingan senilai melalui permainan mencampur warna untuk meningkatkan kemampuan berhitung perbandingan senilai pada siswa kelas 6 SDN Pendem 2. Batu, serta menganalisis hasilnya. PTK ini membuktikan bahwa PMR tentang pembelajaran perbandingan senilai melalui permainan mencampur warna meningkatkan meningkatkan kemampuan berhitung perbandingan senilai pada siswa kelas 6 SDN Pendem 2. Batu, Siswa aktif dalam kegiatan PMR tentang pembelajaran perbandingan senilai melalui permainan mencampur warna meningkatkan meningkatkan kemampuan berhitung perbandingan senilai. Hal ini dibuktikan dari hasil nilai pre-test yang diambil sebelum dilakukannya siklus I guna mengetahui kemampuan dasar siswa terkait perbandingan senilai dan hasil post-test yang dilakukan setelah siklus I dan II. Rata-rata peningkatan nilai siswa dari pre-test dan post-test tersebut sebanyak 48.97% dengan jumlah siswa yang memiliki nilai diatas KKM (60) yaitu sebanyak 29 siswa dari 29 siswa.
PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP BILANGAN PECAHAN MENGGUNAKAN MEDIA MATEMATIKA REALISTIK DI KELAS V SD NEGERI JUNREJO 01 KOTA BATU Arifianto
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 2 No 1 (2023): JPTWH Volume 2 Nomor 1, Februari 2023
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Matematika dapat melatih kemampuan berpikir siswa yang logis, kritis, sistematis, dan objektif , sehingga mata pelajaran matematika perlu diperkenalkan pada peserta didik sejak dini. Namun sebagian siswa masih menganggap bahwa matematika merupakan mata pelajaran yang sulit. Sejalan dengan pernyataan tersebut, Sebagian siswa menganggap matematika merupakan mata pelajaran yang sulit, bersifat abstrak, dan terasa menegangkan. Adapun beberapa kesulitan belajar yang dialami siswa terdapat pada kesulitan dalam memahami konsep matematika, mudah lupa dengan konsep matematika yang belum dipahami, dan kurang menyadari manfaat konsep matematika. Padahal pemahaman konsep matematika sangat diperlukan untuk memperkuat daya ingat sehingga siswa mampu mengingat suatu materi lebih lama. Pendidikan matematika realistik atau Realistik Mathematics Education (RME) diketahui sebagai pendekatan yang telah berhasil di Negara Belanda. Tujuan PTK ini adalah mendeskripsikan Peningkatan Pemahaman Konsep Bilangan Pecahan Menggunakan Media Matematika Realistik Di Kelas V SD Negeri Junrejo 01 Kota Batu , dan menganalisis hasilnya. Hasil PTK ini menyatakan Siswa kelas V SDN Junrejo 01 Batu aktif dalam pembelajaran peningkatan hasil belajar pada pembelajaran memahami konsep bilangan pecahan dengan RME dengan pembelajaran kontekstual. Berdasarkan Analisa data maka kegiatan PTK ini terbukti terjadi peningkatan hasil belajar pada pembelajaran memahami konsep bilangan pecahan dengan RME siswa kelas V SDN Junrejo 01 Batu. Hasil belajar pemahaman konsep bilangan pecahan dari pra siklus ke siklus 1 terjadi peningkatan 26,47 % dari skor 54,4 menjadi 68,8. Sedang hasil belajar pemahaman konsep bilangan pecahan dari siklus 1 ke siklus 2 terjadi peningkatan 25,00 % dari skor 68,8 menjadi 86,00.Penggunaan pembelajaran kontekstual metode RME pada kesempatan lain dapat digunaka untuk peningkatan keterampilan literasi dan numerasi.