cover
Contact Name
andik agus wibowo
Contact Email
andikaguswibowo@gmail.com
Phone
+6285752806026
Journal Mail Official
andikaguswibowo@gmail.com
Editorial Address
Jln. Tondano Raya F5 B19, Sawojajar, Malang, Jawa Timur, 65324
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan TAMAN WIDYA HUMANIORA
ISSN : -     EISSN : 28293681     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora (JPTWH) diterbitkan oleh Pusat Pengembangan SDM (PPSDM) Taman Widya Humaniora (TWH). JPTWH memuat jurnal hasil penelitian di bidang pendidikan yang berisi gagasan konseptual, hasil penelitian, kajian, aplikasi teori pendidikan dan pembelajaran, tulisan praktis terbaru mengenai pendidikan dan pembelajaran. JPTWH bertujuan menjadi jurnal nasional yang dapat mempublikasikan jurnal yang berkualitas dan dapat menjadi rujukan para peneliti. Tulisan dalam jurnal ini secara umum berisi hasil penelitian Guru, KS, dan PS berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Penelitian Tindakan Sekolah (PTS), dan Penelitian Pengembangan atau Research and Development (R & D). Jurnal Pendirikan Taman Widya Humaniora (JPTWH) adalah jurnal blind peer-review yang bertujuan untuk publikasi hasil penelitian yang berkualitas dalam bidang pendidikan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 216 Documents
UPAYA MENINGKATAN KEMAMPUAN GERAK DASAR LARI MELALUI PERMAINAN BENTENGAN DI KELAS IV SD NEDERI SISIR 03 BATU TAHUN PELAJARAN 2022/2023 Lucky Hidayat
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 2 No 1 (2023): JPTWH Volume 2 Nomor 1, Februari 2023
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Paradigma yang berkembang bahwa pembelajaran pendidikan jasmani yang baik bertujuan mengembangkan sikap positif terhadap gerak atau aktivitas jasmani, permainan dan olahraga. Dalam penelitian ini, model pembelajaran yang akan digunakan merupakan gerak lari dalam permainan bentengan yang telah dimodifikasi baik peraturan maupun bentuk lapangan yang digunakan. Pengembangan model pembelajaran yang baru dalam penelitian ini bertujuan meningkatkan siswa untuk lebih aktif bergerak, dan urgensinya dilakukan penelitian ini agar siswa mampu mengenal lebih dahulu arti penting olahraga pada umumnya dan pendidikan jasmani pada khususnya sehingga tujuan dari pendidikan jasmani dan olahraga dapat tercapai. Model permainan tradisional bentengan untuk kepentingan pembelajaran di sekolah dasar, penting untuk dikembangkan mengingat pengetahuan pembelajaran gerak lari bagi guru dan siswa. Tujuan PTK ini adalah mendeskripsikan upaya meningkatan kemampuan gerak dasar lari melalui permainan bentengan di kelas IV SDN Sisir 03 Batu tahun pelajaran 2022/2023. Berdasarkan Analisa data maka kegiatan PTK ini terbukti terjadi peningkatan hasil pembelajaran melakukan gerak dasar berlari dengan media permainan bentengan siswa kelas IV SDN Sisir 03 Batu. Hasil belajar latihan gerak dasar berlari dari pra siklus ke siklus 1 terjadi peningkatan 18,51 % dari skor 56,20 menjadi 66,60, hasil belajar pemahaman gerak dasar berlari dari siklus 1 ke siklus 2 terjadi peningkatan 21,62 % dari skor 66,60 menjadi 81,00. Permainan tradisional yang lain bisa dikembangkan sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PJOK.
PEMBELAJARAN PROJEK UNTUK PENINGKATAN PEMAHAMAN TAFSIR AL QUR AN PADA SISWA KELAS X MIA MA MUHAMMADIYAH BANTAENG SULSEL hasmawati
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 2 No 1 (2023): JPTWH Volume 2 Nomor 1, Februari 2023
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Islam berperan sebagai mediator dalam memasyarakatkan ajaran Islam dalam masyarakat dalam berbagai tingkatannya. Melalui pendidikan Islam inilah, manusia dapat memahami, menghayati dan mengamalkan ajaran Islam sesuai dengan ketentuan al-Qur’an dan al-Sunnah. Tafsir adalah buah pemahaman Al-Quran yang diungkapkan, baik secara lisan, tulisan, maupun tindakan. Pada hakikatnya tafsir adalah jembatan antara teks Al-Quran yang sudah baku dengan kehidupan yang terus berkembang. Sebagaimana pembelajaran ilmu-ilmu pengetahuan yang lain, pembelajaran tafsir Al-Quran pada lembaga pendidikan formal niscaya dilakukan secara bertahap dan berjenjang dengan prioritas materi ajar tertentu. Secara garis Tujuan dari PTK ini adalah untuk :Mendeskripsikandan pelaksanaan Project Based Learning (PjBL ) dalam peningkatan pemahaman tafsir Al Qur an siswa kelas X Mia MA Muhammadiyah Bantaeng Sulsel. Hasil PTK ini menunjukkan bahwa Pelaksanaa PjBL dalam belajar tafsir Al- Qur”an dilakukan sesuai langkah yang berdasarkan teori. Dalam PTK ini dilakukan dengan langkah : : (1) Perencanaan pembelajaran , (2) Observasi Pelaksanaan pembelajaran, dan (3) Refleksi. Pelaksanaan PjBL dapat meningkatkan hasil pemahaman tafsir Al- Qur”an pada siswa kelas X Mia MA Muhammadiyah Bantaeng Sulsel . Hal ini dibuktikan dengan kenaikan skor dari siklus 1 ke siklus 2 dari 67.40 menjadi 85,30. Peneliti juga memberikan rekomendasi kepada peneliti lain untuk mengembangkan media pembelajaran yang lebih kontekstual yang dipadukan dengan metode-metode pembelajaran lain yang mendukung pembelajaran Al-Qur,an.
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DAN PROBLEM SOLVING PADA MATERI PENDAPATAN NASIONAL KELAS XI IPS SMA NEGERI 2 YOGYAKARTA TAHUN PELAJARAN 2022/2023 eko pratiwiningsih
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 2 No 1 (2023): JPTWH Volume 2 Nomor 1, Februari 2023
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran yang berfokus pada keaktifan peserta didik sesuai dengan standar proses pembelajaran, guru Ekonomi SMA dituntut untuk terampil dalam mengaplikasikan metode dan model pembelajaran yang mampu untuk mengaktifkan siswa yang didukung dengan penerapan metode, media dan evaluasi yang tepat guna. Guru Ekonomi seyogyanya memiliki kemauan dan kemampuan untuk secara kreatif melaksanakan pembelajaran yang mengarah pada pembelajaran aktif dan pembelajaran yang kontekstual. Penelitian ini telah berupaya mengembangkan LKPD berbasis kontekstual dan problem solving pada materi Pendapatan Nasional di Kelas XI IPS SMA Negeri 2 Yogyakarta. Penelitian pengembangan ini telah dilakukan berdasarkan pada aspek teoritis dan empiris yang mendukung. Produk pengembangan pada penelitian ini terdiri dari: RPP, Bahan ajar Pendapatan Nasional, lembar kegiatan penilaian diri peserta didik, dan evaluasi. Masing-masing komponen produk pengembangan tersebut selalu difokuskan pada pengembangan LKPD berbasis kontekstual dan problem solving. Produk yang dikembangkan dalam penelitian ini telah mengalami revisi, selanjutnya diuji cobakan melalui uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar. Berdasarkan hasil uji coba produk, model pengembangan LKPD berbasis kontekstual dan problem solving pada materi Pendapatan Nasional di Kelas XI IPS SMA Negeri 2 Yogyakarta dianggap baik dan tepat untuk diaplikasikan. Namun perlu ada upaya untuk terus menyempurnakan produk pengembangan LKPD sesuai dengan kebutuhan dalam pembelajaran ekonomi.
PENERAPAN MODEL LEARNING CYCLE DENGAN MEDIA KEBUN SEKOLAH UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS X IPA4 PADA MATERI KLASIFIKASI TUMBUHAN DI SMAN 2 YOGYAKARTA sri laspitorini
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 2 No 1 (2023): JPTWH Volume 2 Nomor 1, Februari 2023
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biologi menjadi signifikan untuk dipelajari oleh peserta didik, disamping itu mapel Biologi mengenalkan peserta didik tentang fakta dan pengalaman empiris. Materi mapel Biologi tidak hanya memerlukan hafalan, namun juga pemahaman tentang konsep sesuatu. Sebuah model memerlukan penyesuaian terhadap objek materi yang akan digunakan. Mengingat bahwa materi Klasifikasi tumbuhan ini memerlukan pengalaman langsung, sebuah model dimana siswa mampu merasakan pengalaman nyata dengan mengalami dengan melakukan interaksi dengan lingkungannya secara langsung menjadi pilihan yang tepat. Untuk itu, memilih model pembelajaran Learning Cycle menjadi alternatif yang akan diaplikasikan melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini. Tujuan penelitian ini untuk :Meningkatkan motivasi dan hasil belajar biologi pada materi klasifikasi tumbuhan dengan menggunakan model Learning Cycle pada siswa kelas X- IPA4 SMA Negeri 2 Yogyakarta. Berdasarkan hasil pembehasan, penelitian ini dapat disimpulkan: Penerapan model pembelajaran Learning Cycle dapat meningkatkan motivasi siswa pada materi klasifikasi tumbuhan pada siswa kelas X-IPA4 SMA Negeri 2 Yogyakarta tahun 2022. Pada Siklus I rerata motivasi siswa sebesar 78 %. Pada siklus II meningkat menjadi 83 %. Model pembelajaran Learning Cycle dapat meningkatkan motivasi siswa dalam belajar biologi. Setelah diterapkan model pembelajaran learning cycle ada peningkatan yang signifikan pada hasil belajar siswa materi klasifikasi tumbuhan pada siswa kelas X-IPA4 SMA Negeri 2 Yogyakarta tahun 2022. Rerata kelas hasil belajar siswa meningkat dari siklus I yang nilai rerata kelas 73 menjadi 80 pada siklus II, Sedangkan persentase ketuntasan ( KKM) secara klasikal pada siklus I hanya 61 % meningkat menjadi 88 % pada siklus II.
UPAYA MENGATASI PERILAKU MENYIMPANG MELALUI OPTMSLISASI KONSELING INDIVIDU SISWA KELAS XI SMK NEGERI 2 SINGOSARI KABUPATEN MALANG sri nurul syamsiah
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 2 No 1 (2023): JPTWH Volume 2 Nomor 1, Februari 2023
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan remaja yang saat ini terjadi sangat relevan dengan perilaku yang menyimpang dari norma-norma yang berlaku, sehingga seringkali pergaulan ini menyebabkan masalah sosial apabila tidak ada pengawasan yang ketat dari berbagai pihak terkait seperti keluarga, lingkungan, pemerintah maupun sekolah Layanan konseling individu yaitu layanan bimbingan dan konseling yang memungkinkan peserta didik mendapatkan layanan langsung tatap muka dengan guru pembimbing. Layanan konseling pribadi di maksudkan sebagai layanan khusus dalam hubungan langung tatap muka antara konselor dan klienProses. Konseling terdiri dari tiga tahapan yaitu : a. Tahap awal (tahap mendefinikan masalah) b. Tahap inti (tahap kerja) c. Tahap akhir (tahap perubahan dan tindakan). Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan Upaya Mengatasi Perilaku Menyimpang Melalui Optmslisasi Konseling Individu Siswa Kelas Xi Smk Negeri 2 Singosari Kabupaten Malang . Hasil penelitian ini menunjukkan pada Pra tindakan yaitu masih banyak siswa yang melanggar aturan dengan tidakmasuk sekolah dengan alasan yang bermacam-macam, yaitu sakit, ijin, atau tanpa keterangan. Siklus I yaitu dengan memberikan bimbingan yang serius kepada siswa agar tidak melanggar aturan sekolah. Jika melanggar maka guru BK memberikan bimbingan intensif kepada siswa. Pada Siklus II yaitu dengan meneruskan tindakan pada siklus I namun pada tahap ini mulai berbicara sanksi jika melanggar peraturan.
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS LITERASI UNTUK STUDENT WELL-BEING PADA SISWA KELAS XII MIA.1 MAN BANTAENG SULSEL siti asma aziz
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 2 No 1 (2023): JPTWH Volume 2 Nomor 1, Februari 2023
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru hendaknya mempunyai berbagai ketrampilan intelektual yang memadai, ketrampilan intelektual tersebut meliputi, ketrampilan penguasaan konsep dari materi yang akan disampaikan serta senantiasa menyiapkan diri untuk menjawab setiap perkembangan masyarakat dengan berbagai penguasaan informasi dan teknologi Sebagian Guru Fisika di sekolah lebih sering membahas teori dari buku pegangan yang digunakan, kemudian memberikan rumus-rumusnya lalu memberikan contoh soal.Akibatnya ilmu Fisika terreduksi menjadi bacaan dan siswa hanya dapat membayangkan.Kemampuan dan kebiasaan siswa berliterasi media dan literasi teknologi dapat berfungsi sebagai media pembelajaran. Kami tertarik untuk melakukan penelitian terkait media berbasis literasi dengan tercapainya dengan Student well-being. School well-being merupakan hak setiap siswaa . Tujuan Penelitian ini adalah mendeskripsikan langkah-langkah dan menganalisis hasil Penggunaan Media Pembelajaran Fisika Berbasis Literasi Untuk Student Well-Being Pada Siswa Kelas XII MIA.1 MAN Bantaeng Sulsel . Penggunaan media pembelajaran Fisika berbasis literasi dalam upaya student well- being di MAN Bantaeng Sulsel dilakukan sesuai langkah yang berdasarkan teori. Dalam penelitian ini pembelajaran dilakukan dengan langkah : menawarkan tiga langkah yaitu : (1) Perencanaan , (2). Pelaksanaan kegiatan, (3) observasi, dan (4) Refleksi. Penggunaan media pembelajaran Fisika berbasis literasi dapat meningkatkan student well- being pada Kelas XII MIA1 di MAN Bantaeng Sulsel.. Hal ini ini ditandai terjadinya peningkatan skor hasil penelitian dari 67 menjadi 88.
PROBLEM BASED LEARNING UNTUK PENINGKATAN PEMAHAMAN ILMU FIKIH KELAS IX MTs MUHAMMADIYAH BANTAENG SULSEL mantasiah
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 2 No 1 (2023): JPTWH Volume 2 Nomor 1, Februari 2023
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru yang profesional akan menerapkan berbagai strategi dan metode pembelajaran yang menyenangkan, kontekstual, dan bermakna. Hal tersebut akan membuat siswa menjadi kreatif, mandiri dan memiliki kompetensi yang tinggi. Proses pendidikan yang dikelola dengan sempurna dan ditunjang guru yang profesional akan menghasilkan kualitas produk yang baik pula Mata Pelajaran Fikih bertujuan untuk menumbuhkembangkan kepekaan rasa estetik dan artistik, sikap kritis, apresiatif, dan kreatif pada diri setiap peserta pendidik secara menyeluruh. Sikap ini hanya mungkin tumbuh jika dilakukan serangkaian proses aktivitas berkesenian pada peserta didik. Sehubungan dengan hal tersebut diatas kami sebagai gurus berkeinginan untuk melaksanakan supervisi dalam rangka meningkatkan ketrampilan guru dalam pembelajaran dengan Problem Based Learnig. Tujuan penelitian ini adalah Mendeskripsikan pelaksanaan dan menganalisis hasil pembelajaran peningkatan ketrampilan guru dalam PBL berbasis student well-bieng Fikih di MTs Muhammadiyah Bantaeng Berdasar PTK ini Pembelajaran peningkatan pemahaman Ilmu Fikih pada siswa kelas IX MTs Muhammadiyah Bantaeng dilakukan sesuai langkah yang berdasarkan siklus pelaksanaan PTK. dengan langkah : : (1) Perencanaan Pelaksanaan, (3),observasi, dan (4) Refleksi. Hasil PTK menunjukkan pelaksanaan PBL dapat meningkatkan kepahaman Ilmu Fikih siswa kelas IX MTs Muhammadiyah Bantaeng. Hal ini dibuktikan dengan kenaikan skor dari siklus 1 ke siklus 2 dari 66.40 menjadi 86,30. Peneliti juga memberikan rekomendasi kepada peneliti lain untuk mengembangkan media pembelajaran Fikih yang lebih kontekstual yang dipadukan dengan metode-metode pembelajaran lain yang mendukung standar proses pembelajaran.
PENGEMBANGAN MODEL SUPERVISI KLINIS BERBASIS LESSON STUDY UNTUK PENINGKATAN LITERASI GURU PADA RAYON KEPENGAWASAN KABUPATEN GOWA Syamsuddin Rasyid
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 2 No 1 (2023): JPTWH Volume 2 Nomor 1, Februari 2023
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini berupaya mengembangkan Model Supervisi Klinis Berbasis Lesson study Untuk Peningkatan Literasi Guru MI Pada Rayon Kepengawasan Kabupaten Goa. Model konseptual pengembangan yang sebagian besar mengacu pada teori Borg,W.R. & Gall,M.D.( 1983) untuk diaplikasikan dalam penelitian ini. Produk pengembangan pada penelitian ini terdiri dari : Pengembangan Model Supervisi Klinis Berbasis Lesson study , perangkat pengembangan Model Supervisi Klinis Berbasis Lesson study .. Perangkat tersebut terdiri dari : a) Pengembangan Silabus, b) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), c) Bahan ajar sekolah, d) Lembar, dan e) Alat evaluasi Model Supervisi Klinis Berbasis Lesson study Untuk Peningkatan Literasi Guru. Produk yang dikembangkan dalam penelitian ini telah mengalami validasi ahli, revisi, selanjutnya diuji cobakan melalui ujicoba perorangan, uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar,. Berdasarkan analisis dari hasil ujicoba perorangan, kelompok kecil, kelompok besar dan ujicoba, diperoleh rata-rata skor dari penilaian responden sebesar 85,40 Hal ini berarti kualitas produk pengembangan model Supervisi klinis melalui lesson study termasuk katagori baik. Produk pengembangan Model Supervisi Klinis Berbasis Lesson study bisa dianggap efektif Untuk Peningkatan Literasi Guru MI Pada Rayon Kepengawasan Kabupaten Goa dengan tingkat efektivitas 84, 84 %..
PENINGKATAN SIKAP NASIONALIS MELALUI PROJECT BASED LEARNING (PjBL) TENTANG KEBERAGAMAN SARA PADA SISWA KELAS VII. 1 SMP NEGERI 1 PALLANGGA KABUPATEN GOWA. Adriani
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 2 No 1 (2023): JPTWH Volume 2 Nomor 1, Februari 2023
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nasionalime adalah suatu sikap cinta tanah air atau bangsa dan negara sebagai wujud dari cita-cita dan tujuan yang diikat sikap-sikap politik, ekonomi, sosial, dan budaya sebagai wujud persatuan atau kemerdekaan nasional dengan prinsip kebebasan dan kesamarataan kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Indikator sikap nasionalisme yaitu bangga sebagai bangsa Indonesia, cinta tanah air dan bangsa, rela berkorban demi bangsa, bangga pada budaya yang beragam, menghargai jasa para pahlawan, dan mengutamakan kepentingan umum. Project based learning merupakan pendekatan pembelajaran yang memberikan kebebasan kepada peserta didik untuk merencanakan aktivitas belajar, melaksanakan proyek secara kolaboratif, dan pada akhirnya menghasilkan produk kerja yang dapat dipresentasikan kepada orang lain Tujuan dari penelitian pengembangan ini adalah untuk :Mendeskripsikan langkah yang dilakukan dalam Peningkatan Sikap Nasionalis Melalui Project Based Learning (PjBL) tentang Keberagaman SARA di Kelas VII. 1 SMP Negeri 1 Pallangga Kabupaten Gowa, dan menganalisis hasilnya. Dalam PTK ini Siswa aktif dalam dalam penerapan metode pembelajaran projek dalam belajar implementasi sikap nasionalisme di kelas VII.1 SMP Negeri Palangga Kabupaten Gowa Kegiatan PTK dalam penerapan metode pembelajaran projek dalam belajar implementasi sikap nasionalisme di kelas VII.1SMP Negeri Palangga Kabupaten Gowa ., terbagi pada 4 tahap yaitu tahap pembentukan, tahap peralihan, tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penerapan metode pembelajaran projek dapat meningkatkan hasil belajar implementasi sikap nasionalisme di kelas VII.1SMP Negeri Palangga Kabupaten Gowa . Skor rata rata dari aspek pembelajaran implementasi sikap nasionalisme melalui pembelajaran projek Hal ini terbukti dengan peningkatan skor dari 50,29 pada saat pra PTK meningkat menjadi 65,00 pada siklus 1 dan meningkat menjadi 80,20 pada siklus 2.
PENINGKATAN PRESTASI MENULIS ”CERKAK” MODEL BU EMI (BACA, UNGKAP, EDIT, MENYENANGKAN, IMAJINATIF) SISWA KELAS IXF SMPN 1 BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO Emi Sudarwati
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 2 No 1 (2023): JPTWH Volume 2 Nomor 1, Februari 2023
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan menulis dalam pembelajaran sastra merupakan keterampilan yang tidak mudah. Keterampilan ini menuntut kemampuan seseorang untuk menuangkan ide, gagasan, pikiran, dan perasaan untuk menjadi buah karya sehingga orang lain dapat memahami karya tersebut. Hasil belajar yang telah dicapai oleh suatu sekolah, tinggi-rendahnya atau baik-buruknya sangat bergantung pada proses belajar, yakni pengalaman belajar apa saja yang telah dihayati oleh siswa. Pengalaman adalah guru terbaik. Sebagai guru Bahasa Jawa, sepenuhnya menyadari sekian banyak siswa dengan ciri khas berbeda. Karakteristik, kemampuan, pengetahuan, pemahaman, dan seterusnya dalam mempraktikkan materi yang disampaikan berbeda-beda.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Model BU EMI dapat meningkatkan prestasi menulis Cerkak siswa kelas IXF di SMPN 1 Baureno Kabupaten Bojonegoro . Dengan demikian proses belajar mengajar Bahasa Jawa lebih efektif dan memberikan hasil yang optimal bagi siswa. Data hasil aplikasi praktis inovasi pembelajaran pada pertemuan pertama, siswa enggan menulis pengalaman pribadi menjadi sebuah Cerkak. Hal ini disebabkan karena pada umumnya siswa merasa bahwa menulis Cerkak sulit. Pemikiran semacam itu perlu ditepis dengan memggunakan model yang inovatif. Lalu penulis menggunakan Model BU EMI ini. Ternyata siswa kelas IXF menjadi lebih antusias. Hal ini tentu dapat meningkatkan nilai siswa dalam Menulis Cerkak. Pada akhirnya dapat pula meningkatkan prestasi siswa dalam pembelajaran Menulis Cerkak.