cover
Contact Name
andik agus wibowo
Contact Email
andikaguswibowo@gmail.com
Phone
+6285752806026
Journal Mail Official
andikaguswibowo@gmail.com
Editorial Address
Jln. Tondano Raya F5 B19, Sawojajar, Malang, Jawa Timur, 65324
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan TAMAN WIDYA HUMANIORA
ISSN : -     EISSN : 28293681     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora (JPTWH) diterbitkan oleh Pusat Pengembangan SDM (PPSDM) Taman Widya Humaniora (TWH). JPTWH memuat jurnal hasil penelitian di bidang pendidikan yang berisi gagasan konseptual, hasil penelitian, kajian, aplikasi teori pendidikan dan pembelajaran, tulisan praktis terbaru mengenai pendidikan dan pembelajaran. JPTWH bertujuan menjadi jurnal nasional yang dapat mempublikasikan jurnal yang berkualitas dan dapat menjadi rujukan para peneliti. Tulisan dalam jurnal ini secara umum berisi hasil penelitian Guru, KS, dan PS berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Penelitian Tindakan Sekolah (PTS), dan Penelitian Pengembangan atau Research and Development (R & D). Jurnal Pendirikan Taman Widya Humaniora (JPTWH) adalah jurnal blind peer-review yang bertujuan untuk publikasi hasil penelitian yang berkualitas dalam bidang pendidikan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 216 Documents
PENGEMBANGAN MODEL OPTIMALISASI PEMANFAATAN PMM DALAM IMPLEMENTASI MERDEKA BELAJAR MELALUI LOKAKARYA BAGI SATUAN PENDIDIKAN JENJANG SD DI KOTA BATU Mohammad Muadz
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 2 No 2 (2023): JPTWH Volume 2 Nomor 2, April 2023
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu teknologi yang dapat digunakan dalam pendidikan adalah PMM atau Platform Merdeka Mengajar. PMM dapat digunakan untuk memberikan akses pendidikan yang lebih luas dan memfasilitasi belajar secara mandiri melalui implementasi merdeka belajar. Penelitian ini telah berupaya melakukan pengembangan model optimalisasi pemanfaatan PMM dalam implementasi merdeka belajar melalui lokakarya bagi satuan pendidikan jenjang SD di kota Batu . Model konseptual pengembangan yang sebagian besar mengacu pada teori Borg,W.R. & Gall,M.D.( 1983) telah diaplikasikan dalam penelitian ini. .Produk pengembangan pada penelitian ini terdiri dari : a) Program lokakarya optimalisasi pemanfaatan PMM dalam implementasi merdeka belajar , b) Bahan lokakarya c) Strategi lokakarya, d) Media implementasi Merdeka Belajar e) Alat evaluasi implementasi Merdeka Belajar mrmanfaatkan PMM.. Produk yang dikembangkan dalam penelitian ini telah mengalami proses validasi ahli penelitian pengembangan, dan ahli implementasi merdeka belajar. Hasil validasi sebagai masukan proses revisi produk pengembangan , selanjutnya diuji cobakan melalui ujicoba individu, uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar.Berdasarkan analisis dari hasil validasi ahli, hasil ujicoba perorangan, kelompok kecil, kelompok besar, diperoleh rata-rata skor dari penilaian responden sebesar sebesar 3,28 atau 82,06 %.. Hal ini berarti kualitas produk pengembangan termasuk katagori baik..Hal ini berarti Produk pengembangan bisa dianggap efektif untuk diimplementasikan dalam implementasi Merdeka Belajan pada SD di kota Batu. Pada kesempatan yang lain diperlukan pengembangan model yang lain dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dalam implementasi Merdeka Belajar.
MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK PENINGKATAN HASIL BELAJAR JARING-JARING BANGUN RUANG SEDERHANA KELAS V SDN JUNREJO 02 KOTA BATU TAHUN 2023 Iik Suyanti
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 2 No 2 (2023): JPTWH Volume 2 Nomor 2, April 2023
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Matematika sebagai salah satu mata pelajaran pada jenjang pendidikan dasar harus dapat memperkokoh landasan ketrampilan berpikir logis, kritis, dan sistimatis. Kegiatan dalam proses pembelajaran merupakan salah satu hal yang paling penting untuk mencapai tujuan pembelajaran. Berdasarkan alat evaluasi dengan menggunakan tes tulis, hasil belajar matematika kelas V SDN Junrejo 02 Kota Batu Tahun 2023 yang diikuti oleh 25 anak, 14 anak laki—laki dan 11 anak perempuan,masih di bawah kriteria yang ditentukan. Setelah dianaliasa, rendahnya hasil belajar peserta didik disebabkan oleh penggunaan model pembelajaran yang kurang tepat sehingga peserta didik kurang aktif dalam proses pembelajaran. Untuk solusi permasalahan tersebut diatas, maka perlu adanya penerapan model pembelajaran Problem Based Learning. Problem Based Learning disebut juga Pembelajaran Berbasis Masalah. Model ini merupakan metode mengajar dengan fokus pada pemecahan masalah yang nyata. PTK ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning Masing- masing siklus melalui empat tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Dengan penerapan model pembelajaran Problem Baesed Learning peserta didik menjadi aktif dan kreatif dalam mengikuti proses pembelajaran.Penerapan metode pembelajaran Problem Baesed Learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas V SDN Junrejo 02 Kota Batu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan tingkat keberhasilan peserta didik dalam hal belajar. Peningkatan dari pra penelitian ke siklus I kenaikannya sebesar 7%, dari siklus I ke siklus II kenaikannya sebesar 14%. Kriteria ketuntasan belajar klasikal tercapai pada siklus II, yaitu 80% siswa mencapai ketuntasan. Hal ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran PBl (Problem Based Learning), dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATERI BANGUN RUANG MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD SISWA KELAS VI SDN SUMBERGONDO 02 KOTA BATU Suharti
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 2 No 2 (2023): JPTWH Volume 2 Nomor 2, April 2023
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Matematika pada dasarnya merupakan salah satu bidang ilmu murni yang menekankan terhadap proses berpikir peserta didik guna menyelesaikan berbagai permasalahan Namun kenyataannya mata pelajaran matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang tidak disukai oleh siswa. Matematika dianggap sulit dan banyak rumus-rumus yang harus dihafalkan, juga banyak hitungan yang rumit. Hanya sebagian kecil siswa yang menyenangi pelajaran matematika. Untuk itu, dalam kesempatan ini, guru sebagai peneliti berupaya mengatasi rendahnya hasil belajar matematika dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Hasil PTK ini menunjukkan bahwa Siswa aktif dalam dalam penerapan metode dalam belajar pembelajaran STAD tentang Bangun dan Ruang di kelas VI SD Negeri Sumergondo 02 Kota Batu. Kegiatan PTK dalam penerapan metode dalam belajar pembelajaran STAD tentang Bangun dan Ruang di kelas VI SD Negeri Sumergondo 02 Kota Batu., terbagi pada 4 tahap yaitu tahap pembentukan, tahap peralihan, tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi.Penerapan metode dapat meningkatkan hasil belajar pembelajaran STAD tentang Bangun dan Ruang di kelas VI SD Negeri Sumergondo 02 Kota Batu. Skor rata rata dari aspek pembelajaran pembelajaran STAD tentang Bangun dan Ruang melalui Hal ini terbukti dengan peningkatan skor dari 50,20 pada saat pra PTK meningkat menjadi 65,00 pada siklus 1 dan meningkat menjadi 85,20 pada siklus 2. Pembelajaran Koperatif tipe STAD dapat digunakan sebagai alternatif untuk meningkatkan proses dan hasil pembelajaran berbagai materi pembelajaran, yang lain.
PENGEMBANGAN MODEL PROJECT BASED LEARNING TENTANG KENAMPAKAN ALAM DENGAN MEDIA DIORAMA UNTUK PENINGKATAN HIGH ORDER TINGKING SKILL (HOTS) SISWA KELAS 4 SDN PUNTEN 01 KOTA BATU Ernaz Siswanto
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 2 No 2 (2023): JPTWH Volume 2 Nomor 2, April 2023
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran berbasis proyek tentang kenampakan alam dengan menggunakan media diorama untuk meningkatkan High Order Thinking Skill (HOTS) siswa kelas 4 SDN Punten 01 Kota Batu.. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian pengembangan (R&D) yang terdiri dari tiga tahap, yaitu tahap perencanaan, tahap pengembangan, dan tahap evaluasi. Produk pengembangan dari penelitian ini adalah model pembelajaran berbasis proyek tentang kenampakan alam dengan menggunakan media diorama. Model pembelajaran ini terdiri dari beberapa komponen, yaitu Modul Ajar, Lembar Kerja Siswa, Media Diorama, dan Rubrik Penilaian. Modul Ajar terdiri dari tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, metode pembelajaran, dan evaluasi. Lembar Kerja Siswa digunakan untuk membantu siswa mengorganisir dan merekam hasil kerja mereka selama proses pembelajaran. Media Diorama digunakan untuk membantu siswa memvisualisasikan jenis-jenis kenampakan alam secara nyata dan membuat mereka lebih terlibat dalam proses pembelajaran. Rubrik Penilaian digunakan untuk menilai hasil kerja siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan tes pemahaman siswa terhadap jenis-jenis kenampakan alam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran berbasis proyek dengan media diorama dapat meningkatkan HOTS siswa dalam mengidentifikasi jenis-jenis kenampakan alam. Berdasarkan data yang diperoleh, terdapat peningkatan signifikan pada kemampuan siswa dalam menganalisis, mengevaluasi, dan membuat simpulan terhadap jenis-jenis kenampakan alam. Peningkatan kemampuan siswa terlihat dari hasil tes pemahaman, dimana persentase siswa yang mampu mengidentifikasi jenis-jenis kenampakan alam meningkat dari 65% pada pretest menjadi 90% pada posttest. Selain itu, penggunaan media diorama pada pembelajaran juga membuat siswa lebih aktif dan terlibat dalam proses pembelajaran, yang tercermin dari peningkatan partisipasi siswa selama proses pembelajaran. Secara keseluruhan, penelitian ini membuktikan bahwa pengembangan model pembelajaran berbasis proyek dengan menggunakan media diorama dapat meningkatkan HOTS siswa dan memfasilitasi pembelajaran tentang kenampakan alam dengan lebih efektif..
PENINGKATAN KETRAMPILAN LITERASI DIGITAL MELALUI MEDIA CHROMEBOOK BERBASIS APLIKASI CANVA PADA PEMBELAJARAN TEMA 7 SISWA KELAS IV SDN PANDANREJO 01 KOTA BATU Uli Astutik
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 2 No 2 (2023): JPTWH Volume 2 Nomor 2, April 2023
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin pesat pada era globalisasi, sangat berpengaruh terhadap dunia pendidikan. Literasi digital adalah pengetahuan dan keterampilan menggunakan media digital, sarana komunikasi atau jaringan dalam mencari, mengevaluasi, memanfaatkan, menciptakan, dan menggunakan informasi secara bijak. Media pembelajaran yang berbasis teknologi akan menciptakan proses pembelajaran yang menyenangkan, meningkatkan pola interaktif retensi belajar bagi peserta didik dan dapat menemukan suasana baru. Chromebook merupakan media pembelajaran yang berbasis teknologi dan sebagai hasil perkembangan dari komputer yang didesain untuk mempermudah pembelajaran. Canva adalah salah satu aplikasi yang dapat digunakan dalam melaksanakan pembelajaran berbasis teknologi digital. Tujuan PTK ini adalah mendeskripsikan proses dan menganalisis peningkatan keterampilan literasi digital pada pembelajaran tema 7 siswa kelas IV SDN Pandanrejo 01 Kecamatan Bumiaji Tahun pelajaran 2022/2023 dengan menggunakan media chromebook berbasis aplikasi canva. Hasil PTK ini menunjukkan bahwa penggunaan media chromebook berbasis aplikasi canva dapat meningkatkan keterampilan literasi digital pada pembelajaran tema 7 siswa kelas IV SDN Pandanrejo 01 Kecamatan Bumiaji. Berdasarkan analisis data terjadi peningkatan keterampilan literasi digital dari siklus I ke siklus II yaitu kemampuan mengoperasikan laptop sebesar 25%, mengakses internet sebanyak 26%, mencari informasi secara digital sebanyak 22% dan kemampuan penggunaan aplikasi canva sebesar 26%, juga hasil belajar meningkat sebesar 13%. Peningkatan keterampilan literasi digital dapat juga menggunakan metode dan media lain yang lebih efektif dan efisien dengan mengembangkan hasil PTK ini. Dengan media chromebook, Juga perlu mengembangkan pendekatan dan teknik yang lain yang mendukung standar proses pembelajaran di SD.
PENINGKATAN KEMAMPUAN GERAK DASAR BERLARI MELALUI PERMAINAN GOBAK SODOR DI KELAS VIB SDN SIDOMULYO 03 BATU Eril Zakaria
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 2 No 2 (2023): JPTWH Volume 2 Nomor 2, April 2023
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran PJOK sangat diperlukan untuk peningkatan kesegaran jasmani siswa sekolah dasar. Sehingga seorang guru perlu melakukan bagaimana metode yang tepat untuk mengajar PJOK Model permainan tradisional gobak sodor untuk kepentingan pembelajaran di sekolah dasar, penting untuk dikembangkan mengingat pengetahuan pembelajaran gerak lari bagi guru dan siswa, sangat kurang untuk meningkatkan keterampilan gerak, dan motivasi siswa untuk mengenal permainan gobak sodor serta mengatasi keterbatasan sarana prasarana pembelajaran gerak dasar lari. Tujuan PTK ini adalah mendeskripsikan upaya meningkatan kemampuan gerak dasar lari melalui permainan gobak sodor di kelas VIb SD Negeri Sidomulyo 03 Batu . Hasil PTK ini menunjukkan bahwa Siswa kelas VIb SD Negeri Sidomulyo 03 Batu aktif dan senang dalam pembelajaran peningkatan hasil pembelajaran melakukan gerak dasar berlari dengan media permainan gobak sodor. Berdasarkan analisa data maka kegiatan PTK ini terbukti terjadi peningkatan hasil pembelajaran melakukan gerak dasar berlari dengan media permainan gobak sodor siswa kelas VIb SDN Sidomulyo 03 Batu. Hasil belajar pemahaman gerak dasar berlari dari pra siklus ke siklus 1 terjadi peningkatan 18,51 % dari skor 56,20 menjadi 67, hasil belajar pemahaman gerak dasar berlari dari siklus 1 ke siklus 2 terjadi peningkatan 25,37 % dari skor 67,00 menjadi 84,00. Bagi guru PJOK di Sekolah Dasar, dapat mencoba menggunakan model permainan tradisional ini di sekolah, dalam pembelajaran gerak lari.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA BANGUN RUANG MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT SISWA KELAS V SDN TULUNGREJO 02 KOTA BATU Nurul Aeni
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 2 No 2 (2023): JPTWH Volume 2 Nomor 2, April 2023
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran guru dalam memilih model pembelajaran yang akan digunakan saat proses belajar mengajar sangat diperlukan. Secara umum yang menjadi tolak ukur keberhasilan belajar adalah hasil belajar siswa secara keseluruhan mendapat nilai diatas KKM Nilai KKM mata pelajaran matematika di SDN Tulungrejo 02 adalah 7,5. Namun pada kenyataannya hasil belajar matematika tentang bangun ruang di kelas V SDN Tulungrejo 02 umumnya mendapatkan nilai rendah dibawah KKM. Salah satu model pembelajaran yang bisa dilaksanakan adalah model Pembelajaran kooperatif. Model pembelajaran ini mengutamakan kerjasama tim dalam kelompok kecil untuk mencapai tujuan bersama. Menurut Slavin dalam Isjoni (2010: 15) pembelajaran kooperatif adalah suatu model pembelajaran dimana sistem belajar dan bekerja dalam kelompok-kelompok kecil yang berjumlah 5-6 siswa secara kolaboratif sehingga dapat merangsang siswa lebih bergairah dalam belajar. Kegiatan siswa dalam pembelajaran kooperatif antara lain mengikuti penjelasan guru secara aktif. Berdasarkan analisis data kuantitatif perbandingan skor hasil pembelajaran koperatif terjadi peningkatan pada siklus 2 yaitu 22,96%. Dari rata-rata skor keseluruhan 68,8 pada siklus 1 menjadi 84,6 pada siklus 2
PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI MELALUI COOPERATIVE LEARNING TEKNIK DEMONSTRASI UNTUK PENINGKATAN KEAKTIFAN SISWA KELAS 1 SDN SONGGOKERTO 02 BATU Roin Rovita
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 2 No 2 (2023): JPTWH Volume 2 Nomor 2, April 2023
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Berdiferensiasi merupakan pembelajaran yang mengakomodasi kebutuhan setiap individu untuk memperoleh pengalaman belajar dan penguasaan terhadap konsep yang dipelajari, pembalajaran berdiferensiasi dapat meningkatkan hasil belajar murid. Dalam upaya mencapai kenberhasilan pembelajaran dewasa ini guru ditintut menguasai beberapa strategi yang perlu diperhatikan dalam mencapai kesuksesan anak, termasuk dalam pembelajaran berdiferensiasi. Pada pembelajaran berdiferensiasi konten menitik beratkan apa yang diajarkan pada murid. Sebuah konten dapat dibedakan dari tanggapan, tingkat kesiapan, kombinasi dari kesiapan, minat dan profil belajar muird. Metode demonstrasi merupakan suatu metode yang menggunakan peragaan untuk memperjelas suatu pengertian atau untuk memperlihatkan bagaimana melakukan sesuatu kepada anak didik. Tujuan dari PTK ini adalah untuk mendeskripsikan Pembelajaran Berdiferensiasi Melalui Kooperatif Teknik Demonstrasi Untuk Peningkatan Keaktifan Siswa Kelas 1 SDN Songgokerto 02 Batu. Hasil PTK ini menunjukakan bahwa Siswa aktif dalam dalam penerapan metode dalam belajar pembelajaran diferensiasi teknik demonstrasi di kelas 1 SDN Songgokerto 02 Batu. Kegiatan PTK dalam penerapan metode dalam belajar pembelajaran diferensiasi teknik demonstrasi terbagi pada 4 tahap, yaitu tahap pembentukan, tahap peralihan, tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penerapan metode dapat meningkatkan hasil belajar pembelajaran diferensiasi teknik demonstrasi di kelas 1 SDN Songgokerto 02 Batu. Skor rata-rata dari aspek pembelajaran berdiferensiasi teknik demonstrasi melalui kooperatif teknik demonstrasi mengalami peningkatan. Hal ini terbukti dengan peningkatan skor dari 50,29 pada saat pra PTK meningkat menjadi 67,00 pada siklus 1 dan meningkat menjadi 86,00 pada siklus 2. Metode pembelajaran diferensiasi teknik demonstrasi dapat digunakan sebagai alternatif untuk meningkatkan proses dan hasil pembelajaran berbagai materi pembelajaran. yang lain .
PENGEMBANGAN MEDIA BUKU SAKU UNTUK MENINGKATKAN KETRAMPILAN LITERASI NUMERASI PADA MATERI LINGKARAN KELAS VI SDN PANDANREJO 01 KOTA BATU TAHUN 2022/2023 Roichanah Insafi
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 2 No 2 (2023): JPTWH Volume 2 Nomor 2, April 2023
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelajaran matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang dianggap sangat sulit bagi peserta didik. Walaupun dalam kenyataannya matematika sangat berperan penting dalam kehidupan sehari-hari. Buku saku yang dirancang dan dibuat sedemikian rupa baik warna, bentuk ,gambar ataupun tulisan yang unik akan membuat peserta didik senang, tertarik dan termotivasi untuk membaca dan menjadi mudah dalam belajar materi matematika. Dengan demikian ketrampilan peserta didik dalam membaca angka,simbol,data akan meningkat. Ketrampilan literasi numerasi diperlukan dalam pemahaman konsep dan materi pada pelajaran matematika. Tujuan dari penelitian pengembangan yang dilakukan oleh peneliti ini yaitu mendeskripsikan pengembangan media buku saku untuk meningkatkan ketrampilan literasi numerasi pada materi lingkaran kelas VI SDN Pandanrejo 01 Kota Batu Tahun 2022/ 2023. Penelitian yang dilakukan ini berupaya untuk mengembangkan media pembelajaran berupa buku saku yang bertujuan untuk meningkatkan ketrampilan literasi numerasi pada materi lingkaran kelas VI SDN Pandanrejo 01 Kota BATU Tahun 2022/2023. Pada penelitian pengembangan ini menggunakan metode Research and Development dengan model pengembangan ADDIE (Analysis Design Development Implementation Evaliasi) dengan tahapan proses pengembangan yaitu tahap analisis (analysis), tahap perencanaan (design), tahap pengembangan (development), tahap implementasasi (implementation) dan terakhir Evaluasi (Evalutation). Sedangkan produk yang dikembangkan dalam penelitian ini telah melalui tahap proses validasi ahli pengembangan, validasi ahli materi dan validitasi ahli media. Hasil validasi dijadikan masukan proses revisi produk pengembangan , selanjutnya diuji cobakan melalui ujicoba individu, uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar. Berdasarkan analisis hasil validasi ahli, hasil uji coba perorangan, kelompok kecil, kelompok besar, diperoleh rata-rata skor dari penilaian responden sebesar sebesar 83,08 %. Hal ini berarti kualitas produk pengembangan media buku saku untuk meningkatkan ketrampilan literasi numerasi pada materi lingkaran kelas VI SDN Pandanrejo 01 Kota Batu Tahun 2022/ 2023 termasuk kategori baik.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING PADA SISWA KELAS VI SDN TEMAS 02 KOTA BATUHasil Belajar IPS Siti Masrurin
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 2 No 2 (2023): JPTWH Volume 2 Nomor 2, April 2023
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan Ilmu pengetahuan sosial di Sekolah Dasar mempunyai peran penting. Ilmu pengetahuan sosial mencangkup hubungan manusia dengan lingkungan masyarakat dan membahas pola tingkah laku manusia di masyarakat Teknik pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di SD haruslah dilaksanakan secara menyenangkan, aktif dan kreatif supaya anak mudah memahami berbagai konsep yang ada. Peneliti tertarik untuk memberi kontribusi dalam memecahkan permasalahan yang berhubungan dengan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial melalui model pembelajaran mind mapping. Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial menggunakan model pembelajaran mind mapping pada peserta didik dapat melakukan aktivitas belajar dengan maksimal sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna. Tujuan dari PTK ini adalah mendeskripsikan langkah proses pembelajaran IPS melalui model pembelajaran mind mapping untuk peningkatan hasil belajar pada siswa kelas VI SD Temas 02 tahun ajaran 2022/2023, serta menganalisis hasilnya. Berdasarkan hasil PTK ini peserta didik aktif dalam meningkatkan hasil belajar IPS melalui model pembelajaran mind mapping. Peserta didik telah merasa memiliki penglaman belajar dengan menyenangkan untuk menuangkan idenya melalui mind mapping. Berdasar analisis data terjadi peningkatan hasil belajar IPS melalui model pembelajaran mind mapping pada peserta didik kelas VI SDN Temas 02 dari siklus 1 ke siklus 2 mengalami peningkatan 27,80 %. Sedang dari pra penelitian ke siklus 1 mengalami peningkatan 37,00 %, sedangkan peningkatan dari pra siklus dibanding siklus 2 sebesar 67,84 % . Peneliti juga memberikan rekomendasi kepada peneliti lain untuk mengembangkan pendekatan dan model pembelajaran yang lain yang mendukung standar proses pembelajaran.