cover
Contact Name
andik agus wibowo
Contact Email
andikaguswibowo@gmail.com
Phone
+6285752806026
Journal Mail Official
andikaguswibowo@gmail.com
Editorial Address
Jln. Tondano Raya F5 B19, Sawojajar, Malang, Jawa Timur, 65324
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan TAMAN WIDYA HUMANIORA
ISSN : -     EISSN : 28293681     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora (JPTWH) diterbitkan oleh Pusat Pengembangan SDM (PPSDM) Taman Widya Humaniora (TWH). JPTWH memuat jurnal hasil penelitian di bidang pendidikan yang berisi gagasan konseptual, hasil penelitian, kajian, aplikasi teori pendidikan dan pembelajaran, tulisan praktis terbaru mengenai pendidikan dan pembelajaran. JPTWH bertujuan menjadi jurnal nasional yang dapat mempublikasikan jurnal yang berkualitas dan dapat menjadi rujukan para peneliti. Tulisan dalam jurnal ini secara umum berisi hasil penelitian Guru, KS, dan PS berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Penelitian Tindakan Sekolah (PTS), dan Penelitian Pengembangan atau Research and Development (R & D). Jurnal Pendirikan Taman Widya Humaniora (JPTWH) adalah jurnal blind peer-review yang bertujuan untuk publikasi hasil penelitian yang berkualitas dalam bidang pendidikan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 216 Documents
MANAJEMEN PERUBAHAN BAGJA SEBAGAI SOLUSI DALAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KOKURIKULER DI SDN SONGGOKERTO 03 BATU Sumarmi
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 2 No 2 (2023): JPTWH Volume 2 Nomor 2, April 2023
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengembangan pendidikan kokurikuler dengan manajemen perubahan BAGJA merupakan sebuah prakarsa perubahan yang peneliti buat di SDN Songgokerto 03 dengan tajuk “Melatih ketrampilan yang dibutuhkan murid dalam proses pencapaian tujuan belajar melalui program Kokurikuler "DATAR AJAR (Dari Sekitar Aku Belajar)". Program tersebut mendasarkan pada filosofi Pendidikan Nasional Ki Hajar Dewantara bahwa Pendidikan menciptakan ruang bagi murid untuk bertumbuh secara utuh agar mampu memuliakan dirinya dan orang lain (merdeka batin) dan menjadi mandiri (merdeka lahir). Selain itu juga sebagai upaya untuk mengembangkan kompetensi murid dibidang numerasi yang masih belum memenuhi standar pada hasil rapor pendidikan tahun 2022. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian dan pengembangan Research and Development (R&D). Model pengembangannya menerapkan model ADDIE (Analyze, Design, Develoment, Implementation, Evaluation). Penelitian ini dilaksanakan di SDN Songgokerto dengan menggunakan metode deskripsi kualitatif. Tehnik pengumpulan data menggunakan studi dokumentasi, observasi dan wawancara. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektifitas program pengembangan pendidikan kokurikuler menggunakan manajemen perubahan BAGJA. Berdasarkan hasil perhitungan uji validasi menggunakan formula Gregory dari dua praktisi BAGJA menunjukkan bahwa kerangka tahapan BAGJA yang peneliti susun memiliki tingkat validitas yang sangat tinggi yaitu sebesar 0,8 artinya manajemen perubahan BAGJA merupakan pendekatan yang efektif dalam pengelolaan pengembangan kokurikuler Datar Ajar di SDN Songgokerto 03 Batu dan dapat diterapkan disekolah lainnya.
PENINGKATAN KEMAMPUAN NUMERASI DENGAN MEDIA PERMAINAN DAKON DALAM MENENTUKAN FAKTOR PERSEKUTUAN TERBESAR (FPB) SISWA KELAS IV SDN SISIR 01 TAHUN PELAJARAN 2022/2023 Siti Asiyah Al Siti Aisyah
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 2 No 2 (2023): JPTWH Volume 2 Nomor 2, April 2023
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Numerasi merupakan kemampuan yang meliputi pengetahuan dan keterampilan dalam matematika dengan situasi lebih luas Salah satu materi numerasi yang sulit dipahami oleh siswa adalah faktor persekutuan terbesar (FPB). FPB adalah bilangan bulat positif terbesar yang dapat membagi habis dua bilangan atau lebih. Pemahaman tentang FPB sangat penting dalam matematika, karena FPB sering digunakan dalam pemfaktoran, perbandingan, pecahan, dan operasi lainnya.Berdasarkan pengalaman mengajar yang dilakukan oleh penulis, terlihat siswa kelas IV di SDN Sisir 01 mengalami kesulitan dalam memahami konsep FPB. Media permainan dakon ini di aplikasikan dalam pembelajaran matematika dan kemudian disebut media DAKOTA (Dakon Matematika). Tujuan PTK ini adalah meneskripsikan upaya Peningkatan Kemampuan Numerasi Dengan Media Permainan Dakon Dalam Menentukan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) Siswa Kelas IV SDN Sisir 01 Tahun Pelajaran 2022/2023. PTK ini berhasil dalam upaya peningkatan pemahaman siswa tentang Menentukan FPB Siswa Kelas IV SDN Sisir 01 Batu.Siswai aktif dalam proses pembelajaran Peningkatan Kemampuan Numerasi melalui pembelajaran Matematika Dengan Media Permainan Dakon Dalam Menentukan FPB.Terjadi Peningkatan Kemampuan Numerasi melalui pembelajaran Matematika Dengan Media Permainan Dakon Dalam Menentukan FPB Siswa Kelas IV SDN Sisir 01 Batu. Hal tersebut dibuktikan dengan peningkatan skor aktivitas dan hasil pembelajaran dari 52,20 pada saat pra PTK meningkat menjadi 64,20 pada siklus 1 dan meningkat menjadi 86,40 pada siklus 2.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI BANGUN RUANG MELALUI DISCOVERY LEARNING PADA SISWA KELAS 6 SDN SONGGOKERTO 03 BATU Nita Nurhayati
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 2 No 2 (2023): JPTWH Volume 2 Nomor 2, April 2023
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Matematika adalah suatu alat untuk mengembangkan cara berpikir, karena itu matematika sangat diperlukan baik untuk memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari maupun untuk menunjang kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa siswa kelas 6 SDN Songgokerto 03 Batu memiliki tingkat pemahaman yang rendah terhadap materi bangun ruang. Salah satu metode pembelajaran yang berpusat pada siswa adalah metode pembelajaran penemuan (discovery learning). Metode pembelajaran penemuan termasuk salah satu dari metode pembelajaran yang berpusat pada siswa, melibatkan siswa di dalam prosesnya melalui berbagai aktivitas pembelajaran. Tujuan PTK ini adalah Mendeskripsikan dan menganalisis hasilnya, upaya Peningkatan Hasil Belajar Matematika Materi Bangun Ruang Melalui Model Pembelajaran Discovery learning pada Siswa Kelas 6 SDN Songgokerto 03 Batu. PTK ini berhasil dalam upaya peningkatan pemahaman siswa kelas di SD Negeri Songgokerto 03 Batu untuk pelajaran Matematika pada materi Bangun Ruang dengan model pembelajaran Discovery learning. Terjadi peningkatan hasil belajar dengan nilai rata rata 51,66 pada katagori kurang . Pada siklus 1 hasil belajar tetang Bangun dan Ruang meningkat dengan nilai rata rata 62,22 pada katagori Cukup. Hasil belajar siswa pada siklus II adalah sebagai berikut dari 19 siswa nilai rata rata kelas mencapai 81,05. Pada siklus I aktivitas siswa dalam pembelajaran pada kegiatan pembelajaran dengan Langkah Discovery learning memi.liki skor rata rata 63,33 berada pada katagori Cukup dan pada siklus II meningkat menjadi 85,33 berada pada katagori Baik.
DESCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR ROTASI BUMI KELAS VI A SDN JUNREJO 02 KOTA BATU TAHUN 2023 Fita Safitri
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 2 No 2 (2023): JPTWH Volume 2 Nomor 2, April 2023
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

IPA merupakan salah satu mata pelajaran pada jenjang sekolah dasar yang menuntut siswa untuk menciptakan proses belajar yang dapat menuntun siswa menemukan hal baru. Pembelajaran IPA di SD konsep yang diajarkan harus sederhana, kontekstual, melalui proses dan sesuai dengan fakta. Pembelajaran IPA meliputi melihat, mencoba, mengamati hal-hal yang berkaitan sehinggapembelajaran dapat berjalan degan efektif dan mendorong siswa untuk aktif dan kreatif. . dalam pembelajarn IPA guru dituntut untuk bisa menciptakan proses belajar yang dapat menuntun siswa menemukan hal baru. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas dengan menerapkan model pembelajaran Discovery Learning di kelas VI A di SDN Junrejo 02 pada materi rotasi bumi , siswa menjadi lebih aktif dan kreatif. Dalam penelitian ini menunjukkan bahwa siswa mengalami proses untuk berfikir dan juga membangun pemahaman sendiri dengan menemukan konsep. Dengan pembelajaran menggunakan model Discovery Learning .PTK ini berhasil dalam upaya peningkatan pemahaman siswa kelas di SDN Junrejo 02 Batu untuk pelajaran IPA pada materi Rotasi Bumi dengan model pembelajaran Discovery Learning . Siswa aktif dalam proses pembelajaran Peningkatan Kemampuan Numerasi melalui pembelajaran IPA pada materi Rotasi Bumi dengan model pembelajaran Discovery Learning .Terjadi peningkatan hasil belajar materi Rotasi Bumi dengan nilai rata rata pada siklus 1 hasil belajar materi Rotasi Bumi meningkat dengan ketuntasan 33% . Hasil belajar siswa pada siklus II meningkat dengan ketuntasan 80 %.. Pada siklus I aktivitas siswa dalam pembelajaran materi Rotasi Bumi pada kegiatan pembelajaran dengan Langkah Discovery Learning memiliki skor rata rata 62,33 berada pada katagori Cukup dan pada siklus II meningkat menjadi 84,33 berada pada katagori Baik.
PENERAPAN ROLE PLAYING MATA UANG UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SDN SONGGOKERTO 01 BATU Lulus Saidah
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 2 No 2 (2023): JPTWH Volume 2 Nomor 2, April 2023
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Matematika merupakan ilmu universal yang mendasari perkembangan teknologi modern, mempunyai peran penting dalam berbagai disiplin dan memajukan daya pikir manusia. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan peneliti dari pembelajaran yang telah dilaksanakan tentang materi nilai mata uang, perlu dilakukan perbaikan dalam proses pembelajaran. Pembelajaran dengan role playing merupakan suatu aktivitas yang dramatik, biasanya ditampilkan oleh sekelompok kecil siswa, bertujuan mengekploitasi beberapa masalah yang ditemukan untuk melengkapi partisipasi dan pengamatan dengan pengalaman belajar yang nantinya dapat meningkatkan pemahaman. Tujuan PTK ini mendeskripsikan dan menganalisis Penerapan Role playing pada nilai mata uang untuk meningkatkan hasil belajar matematika Siswa Kelas IV SDN Songgokerto 01 Batu. Hasil PTK menunjukkan penerapan Role playing pada materi nilai mata uang dapat meningkatkan hasil belajar Matematika di kelas IV SDN Songgokerto 01 Batu. Penerapan Role playing pada materi nilai mata uang untuk meningkatkan hasil belajar matematika di kelas IV SDN Songgokerto 01 Batu. Pada siklus I siswa aktif sebesar 72,4%, siklus II sebesar 88.9%, sehingga sudah mencapai ketuntasan sekurang-kurangnya 80% siswa aktif. Penerapan Role playing pada materi nilai mata uang untuk meningkatkan hasil belajar matematika di kelas IV SDN Songgokerto 01 Batu. Pada siklus I siswa tuntas sebesar 66.7%, siklus II sebesar 100%, sehingga sudah mencapai ketuntasan sekurang-kurangnya 80% siswa aktif. Peningkatan skor hasil dan proses pembelajaran Matematika tentang Mata Uang dengan metode Role playing dari 53,20 pada saat pra PTK meningkat menjadi 66,20 pada siklus 1 dan meningkat menjadi 85,80 pada siklus 2.
EVALUASI PELAKSANAAN PJBL BERBASIS STEAM DALAM PEMBELAJARAN EKONOMI SMA Fariziah Choirunisah
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 1 No 4 (2022): JPTWH Volume 1 Nomor 4, November 2022
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu model pembelajaran abad 21 yang terkait dengan pengembangan soft skills adalah model pembelajaran STEAM (Sains, Technology, Engineering, Art and Mathematic). Peneliti telah berusaha mengadakan penelitian evaluasu pada produk STEAM dari pelaksanaan pembelajaran projek maya pelajaran Ekonomi. Dari kefiatan pembelajaran projek berbasis STEAM menghasilkan produk STEAM yang selanjutnya kami evaluasi. Produk STEAM yang kami evaluasi terdiri dari : 1). Pembuatan naget dam abon lele, 2). Produk Lodha berlebel, 3). Daur ulang sampah, dan 6) Video promosi daerah wisata Bali. Produk tersebut merupakan dasil desain pembelajaran para peserta diklat PjBL dan STEAM yang diselenggarakan PPPPTK PKn dan IPS di Malang. Berdasarkan analisis data dari data pada tabel diatas, diketahui bahwa :Skor rata rata dari semua aspek produk STEAM nuget dan abon lele melaluipembelajaran projek dengan skor rata rata 78,00 pada katagori baik. Produk STEAM Daur Ulang Sampah melalui pembelajaran projek dengan skor rata rata 79,40 pada katagori baikProduk STEAM Lodho Ayam Kampung Berlabel melalui pembelajaran projek dengan skor rata rata 78,00 pada katagori baik. Produk STEAM Promosi Wisata secara Online melalui pembelajaran projek dengan skor rata rata 84,20,00 pada katagori baik. Keterkaitan konsep produk : dari sisi sains produk ini menggunakan obyek sumber daya alam , dari sisi teknologi perlu cara yang efisien untuk memproduksi Promosi Wisata secara Online , dari sisi engenering perlu ada perekayasaan produktif yang berdaya jual tinggi, dari sisi Matematika perlu perhitungan yang tepat dari sisi biaya produksi dan penjualan, dan dari sisi Art perlu dibuat produk Lodho Ayam Kampung Berlabel dengan bentuk yang disenangi konsumen.
PEMBUATAN PUPUK KOMPOS DAUN KERING DENGAN POC NASI AKING DAN EM4 UNTUK PENINGKATAN KEPEDULIAN LINKGKUNGAN SISWA KELAS 4 PADA PROGRAM ADIWIYATA SDN SONGGOKERTO 03 BATU Dewi Nawang Wulan
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 2 No 3 (2023): JPTWH Volume 2 Nomor 3 , Mei 2023
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah Adiwiyata adalah program nasional yang bertujuan untuk mengembangkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Dalam penelitian ini, penulis akan mencoba membuat pupuk kompos dari daun kering dengan menggunakan media POC dan EM4 . POC atau Pupuk Organik Cair merupakan salah satu jenis pupuk organik yang terbuat dari bahan-bahan organik seperti kotoran hewan atau sisa-sisa tumbuhan yang difermentasi secara anaerobik. Sedangkan EM4 atau Effective Microorganism 4 adalah campuran mikro organisme yang digunakan untuk mempercepat proses pembuatan pupuk kompos. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efektivitas penggunaan kombinasi POC dan EM4 sebagai media dalam pembuatan pupuk kompos dari daun kering, dan menerapkan hasil penelitian dalam kegiatan praktis untuk siswa kelas 4 di SDN Songgokerto 03 Batu Berdasar hasil penelitian deskriptif ini terbukti bahwa siswa aktif dalam pembuatan produk pupuk kompos daun kering dengan poc nasi aking dan EM4 dalam Upaya peningkatan kepedulian linkgkungan siswa kelas 4 pada program adiwiyata SDN Songgokerto 03 Kota Batu. Kegiatan pembuatan produk pupuk kompos daun kering dengan poc nasi aking dan EM4 dalam penelitian deskriptif ini terbagi pada 4 kegiatan , yakni: Perencanaan Produk, Proses Pembuatan Produk, Pemanfaatan Produk, dan Upaya Pelestarian Lingkungan Proases pembuatan produk pupuk kompos daun kering dengan poc nasi aking dan EM4 dalam dapat meningkatkan kepedulian linkgkungan bagi siswa kelas 4 pada program adiwiyata SDN Songgokerto 03 Kota Batu. Peningkatan kepedulian linkgkungan bagi siswa kelas 4 pada program adiwiyata SDN Songgokerto 03 Kota Batu dibuktikan dengan skor penilaian proses : perencanaan produk dengan skor 79,00 pada katagori baik, proses pembuatan produk dengan skor 81,40 pada katagori baik, pemanfaatan produk dengan skor 83,00 pada katagori baik, dan Upaya pelaestarian lingkungan dengan skor 82 pada katagori baik. Rata rata semua komponen proses produksi sebesar 81,35 pada katagori baik. .
PENINGKATAN KEMAMPUAN SISWA MENGARTIKAN AL QUR’AN SURAT . AL-MA`UN DAN AL-FIL DENGAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH PADA PEMBELAJARAN PAI KELAS 5 SDN GUNUNGSARI 03 BUMIAJI KOTA BATU Hendi Firmansyah
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 2 No 3 (2023): JPTWH Volume 2 Nomor 3 , Mei 2023
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Agama Islam di sekolah bertujuan untuk menumbuhkan dan meningkatkan keimanan melalui pemberian dan pemupukan pengetahuan, penghayatan, pengalaman peserta didik tentang agama Islam, sehingga menjadi muslim yang terus berkembang dalam hal keimanan, ketakwaan, berbangsa dan bernegara. Sebagai kitab suci dan pedoman hidup bagi setiap umat Islam, Al-Qur’an perlu diterjemahkan kedalam berbagai bahasa, kendatipun bahasa terjemahan itu tidak dapat mewakili bahasa Al-Qur’an. Penerapan metode pembelajaran Make A Match ini dimulai dengan membagi siswa menjadi kelompok pertanyaan, kelompok jawaban, dan ada kelompok siswa yang bertugas menilai. Metode Make A Match merupakan salah satu tipe model pembelajaran kooperatif (Cooperative Learning), dimana model pembelajaran kooperatif merupakan salah satu model pembelajaran yang mendukung pembelajaran kontekstual.PTK ini bertujuan mendeskripsikan Upaya peningkatan kemampuan siswa mengartikan Al Qur’an Surat . al-Ma`un dan Al-Fil dengan pembelajaran kooperatif tipe Make A Match pada pembelajaran pai kelas 5 SDN Gunungsari 03 Bumiaji Kota Batu. Hasil dari PTK ini menunjukkan bahwa Siswa aktif dalam dalam penerapan metode Make A Match dalam belajar kemampuan mengartikan surat Al Ma`un dan Al Fil di kelas 5 SDN Gunungsari 03 Bumiaji Kota Batu. Kegiatan PTK dalam penerapan metode Make A Match dalam belajar kemampuan mengartikan surat Al Ma`un dan Al Fil terbagi pada 4 tahap yaitu tahap pembentukan, tahap peralihan, tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penerapan metode Make A Match dapat meningkatkan hasil belajar kemampuan mengartikan surat Al Ma`un dan Al Fil di kelas 5 SDN Gunungsari 03 Bumiaji Kota Batu. Skor rata rata dari aspek pembelajaran kemampuan mengartikan surat Al Ma`un dan Al Fil melalui Make A Match Hal ini terbukti dengan peningkatan skor dari 50,29 pada saat pra PTK meningkat menjadi 65,00 pada siklus 1 dan meningkat menjadi 80,20 pada siklus 2.Metode Make A Match dapat digunakan sebagai alternatif untuk meningkatkan proses dan hasil pembelajaran berbagai materi pembelajaran yang lain .
PENINGKATKAN HASIL BELAJAR PERISTIWA KEBANGSAAN MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK TEAMS GAMES TOURNAMENTS (TGT ) PADA SISWA KELAS V SD NEGERI ORO ORO OMBO 03 BATU Juwita
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 2 No 3 (2023): JPTWH Volume 2 Nomor 3 , Mei 2023
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu karakter yang wajib ditanamkan dan dikembangkan pada siswa adalah karakter semangat kebangsaan. Pengertian karakter semangat kebangsaan sendiri adalah cara berpikir, bertindak, dan berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri dan kelompoknya Rendahnya prestasi belajar siswa dalam menguasai materi peristiwa kebangsaan di kelas V SDN Oro Oro Ombo 03 Batu dimungkinkan juga karena guru belum menggunakan metode atau pun media pembelajaran serta mendesain skenario pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik materi maupun kondisi siswa sehingga memungkinkan siswa aktif dan kreatif. Dengan pembelajaran Cooperative Learning model Teams Games Tournaments diharapkan siswa dapat menggali dan menemukan pokok materi secara bersama-sama dalam kelompok atau secara indivuidu. Tujuan PTK ini untuk mendeskripsikan upaya meningkatan hasil belajar materi peristiwa kebangsaan melalui pembelajaran kooperatif learning model Teams Games Tournaments (TGT) siswa kelas V Semester II SDN Oro Oro Ombo 03 Batu Tahun Pelajaran 2022/2023, dan menganalisis hasilnyaDalam PTK ini menerapkan pelaksanaannya menerapkan Langkah Langkah pembelajaran kooperatif Teknik TGT , yakni : Pembagian kelompok, Presentasi guru , Pemahaman konsep materi peristiwa kebangsaan, Memainkan pertandingan-pertandingan akademik , Menilai kinerja kelompok dan individu, Memberikan pernghargaan kepada kelompok. Hasil PTK ini menunjukkan Adanya peningkatan hasil belajar materi peristiwa kebangsaan melalui pembelajaran kooperatif learning tenik Teams Games Tournaments (TGT) siswa kelas V Semester II SDN Oro Oro Ombo 03 Batu Tahun Pelajaran 2022/2023. Berdasarkan analisis data kuantitatif perbandingan skor hasil pembelajaran koperatif Teknik TGT siklus 1 dengan hasil pembelajaran koperatif materi peristiwa kebangsaan dengan teknik TGT siklus 2 terjadi peningkatan 24,20 % dari skor 66,80 pada siklus 1 meningkat menjadi 82,80 pada siklus 2.
PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING ( PBL ) MATEMATIKA UNTUK PENINGKATAN KETERAMPILAN LITERASI NUMERASI PADA PESERTA DIDIK KELAS VI SDN TULUNGREJO 02 KOTA BATU Martiana
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 2 No 3 (2023): JPTWH Volume 2 Nomor 3 , Mei 2023
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literasi numerasi merupakan hal yang penting untuk ditingkatkan saat ini karena setiap hari seluruh masyarakat selalu menghadapi kegiatan yang berhubungan dengan literasi numerasi. Budaya literasi numerasi dapat dikembangkan melalui pendidikan yang terintegrasi, baik di keluarga, sekolah, maupun di masyarakat. Pembelajaran matematika di sekolah pada kenyataanya bukanlah sesuatu yang mudah. Pendidik harus menjadi fasilitator bagi peserta didik agar mereka memahami dan mampu menerapkan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran matematika di sekolah Berdasarkan hasil observasi awal pada pembelajaran matematika di kelas VI SDN Tulungrejo 02 menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik tidak sesuai harapan. pembelajaran berbasis masalah (PBM) adalah model pengajaran yang bercirikan adanya permasalahan nyata sebagai konteks untuk para peserta didik belajar berpikir kritis dan keterampilan memecahkan masalah serta memperoleh pengetahuan. PTK ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis hasil Penerapan Problem Based Learning ( Pbl ) Matematika Untuk Peningkatan Keterampilan Literasi Numerasi Pada Peserta Didik Kelas Vi SDN Tulungrejo 02 Kota Batu. Hasil PTK menunjukkan bahwa peningkatan hasil keterampilan literasi numerasi siswa kelas VI pada siklus I tentang luas dan volume gabungan bangun ruang diperoleh nilai rata-rata 83,57 dan peserta didik yang berhasil mencapai KKM atau > 75 adalah 13 peserta didik (61,90%), sedangkan peserta didik yang belum mencapai KKM atau mendapatkan nilai < 75 adalah 8 peserta didik (38,08 %) dibandingkan dengan data pra siklus yang diperoleh nilai rata-rata 67,62 dan peserta didik yang berhasil mencapai KKM atau > 75 adalah 9 peserta didik (42,86%), sedangkan peserta didik yang belum mencapai KKM atau mendapatkan nilai < 75 adalah 12 peserta didik (57,14 %). Peningkatan hasil keterampilan literasi numerasi siswa kelas VI pada siklus II tentang luas dan volume gabungan bangun ruang diperoleh nilai rata-rata 85,95 dan peserta didik yang berhasil mencapai KKM atau > 75 adalah 17 peserta didik (80,95%), sedangkan peserta didik yang belum mencapai KKM atau mendapatkan nilai < 75 adalah 4 peserta didik (19,05 %) dibandingkan siklus I yang diperoleh nilai rata-rata 83,57 dan peserta didik yang berhasil mencapai KKM atau > 75 adalah 13 peserta didik (61,90%), sedangkan peserta didik yang belum mencapai KKM atau mendapatkan nilai < 75 adalah 8 peserta didik (38,08 %).