cover
Contact Name
Yusmaniarti
Contact Email
yusmaniarti8@gmail.com
Phone
+6281368411554
Journal Mail Official
jurnaljophs@gmail.com
Editorial Address
Perum Taman Asri 1 Blok C2 RT 31 RW 06 Palembang South Sumatra 30149
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Journal of Public Health Science (JoPHS)
ISSN : -     EISSN : 30473632     DOI : https://doi.org/10.59407/jophs.v1i1.596
Core Subject : Health,
Journal of Public Health Science (JoPHS) is a national journal for scientific research on public health practices, epidemiology, health promotion, health service effectiveness, disease prevention, and public health evaluation. nutrition, family health, infectious diseases, research health services, gerontology, child health, adolescent health, behavioral medicine, rural health, chronic disease, promotion Health evaluation and intervention, health policies and management of public health, health economics, occupational health and environmental health, environmental health, health and safety at work, health administration and policy, nutrition science, biostatistics, reproductive health, hospital management, and health information systems
Articles 124 Documents
PENGARUH KUALITAS TIDUR TERHADAP SEL DARAH MERAH DAN IMUN TUBUH Maulana, Muhammad Hafidz Habib; Pratama, Muhammad Tjico Aidil; Raditya, Rahmat; Anggraini, Debie
Journal of Public Health Science Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v2i1.1889

Abstract

Kualitas tidur memiliki peran penting dalam menjaga kadar hemoglobin dan sistem imun tubuh. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menganalisis hubungan antara kualitas tidur, kadar hemoglobin, dan sistem imun berdasarkan berbagai studi yang telah dipublikasikan. Hasil analisis menunjukkan bahwa gangguan tidur dapat menyebabkan penurunan kadar hemoglobin, peningkatan biomarker inflamasi, serta melemahkan sistem imun. Studi menunjukkan bahwa individu dengan kualitas tidur buruk cenderung memiliki kadar hemoglobin yang lebih rendah, meningkatkan risiko gangguan kesehatan seperti anemia dan infeksi. Selain itu, tidur yang tidak berkualitas mengganggu regulasi sitokin dan hormon yang berperan dalam respons imun, sehingga meningkatkan kerentanan terhadap penyakit. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas tidur yang baik diperlukan untuk menjaga keseimbangan fisiologis tubuh, terutama dalam kaitannya dengan produksi hemoglobin dan efektivitas sistem imun. Oleh karena itu, strategi untuk meningkatkan kualitas tidur dapat menjadi langkah preventif dalam menjaga kesehatan secara keseluruhan. Kata Kunci: Kualitas Tidur, Hemoglobin, Sistem Imun, Kesehatan
EFEKTIVITAS KEGIATAN SENAM TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH LANSIA HIPERTENSI DI KELURAHAN X JAKARTA PUSAT Br. Sirait, Angelina; Kusumaningsih, Indriati
Journal of Public Health Science Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v2i1.2024

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan intervensi keperawatan terhadap lansia dengan hipertensi melalui aktivitas senam hipertensi. Metode yang digunakan adalah observasional berbentuk case report, yang melibatkan tiga lansia di wilayah RW.01 Kelurahan Galur. Intervensi berupa senam dilakukan sebanyak empat kali dalam kurun waktu empat minggu dengan durasi 15–30 menit tiap sesi. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah senam. Hasil menunjukkan adanya penurunan rata-rata tekanan darah sistolik dari 162,67 mmHg menjadi 133,33 mmHg dan diastolik dari 88,66 mmHg menjadi 80 mmHg. Namun, uji statistik menunjukkan p-value > 0,05 (sistolik 0,44 dan diastolik 0,33), yang berarti secara statistik tidak terdapat pengaruh signifikan dari senam terhadap tekanan darah. Meskipun demikian, intervensi senam tetap menunjukkan potensi positif sebagai aktivitas fisik ringan yang menyenangkan dan mendukung kualitas hidup lansia secara fisiologis dan sosial. Oleh karena itu, senam hipertensi dapat direkomendasikan sebagai salah satu pendekatan promotif dan preventif dalam asuhan keperawatan lansia hipertensi. Kata Kunci: Lansia, Hipertensi, Intervensi Keperawatan, Senam Hipertensi, Tekanan Darah
PENGARUH PENDAMPINGAN TERHADAP TINGKAT KEMANDIRIAN PADA TAHAP PERKEMBANGAN KELUARGA DEWASA DENGAN HIPERTENSI KELURAHAN GALUR, DKI JAKARTA B.K. Pegan, MD. Mazzarello; Nelviany, Marcella Cici; Kusumaningsih, Ch Indriati
Journal of Public Health Science Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v2i1.2043

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendampingan terhadap tingkat kemandirian keluarga dalam merawat lansia dengan hipertensi di wilayah RW 01 Galur, Johar Baru. Metode yang digunakan adalah studi deskriptif dengan pendekatan case report melalui observasi dan pendampingan selama empat minggu terhadap empat keluarga binaan. Intervensi yang diberikan meliputi edukasi tentang hipertensi, diet rendah garam, obesitas, gastritis, bahaya merokok, serta terapi komplementer seperti senam hipertensi, terapi labu siam, dan timun rebus. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran tekanan darah dan tingkat kemandirian sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tekanan darah pada seluruh keluarga binaan setelah pemberian intervensi. Selain itu, tingkat kemandirian keluarga juga mengalami peningkatan dari tingkat 1 hingga tingkat 4. Meskipun uji T menunjukkan nilai P value sebesar 0,080 (> 0,05), yang berarti secara statistik tidak signifikan, namun secara klinis terdapat peningkatan kemandirian keluarga dalam merawat lansia hipertensi. Hasil ini didukung oleh penelitian-penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa edukasi dan terapi komplementer dapat meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian keluarga dalam perawatan lansia. Kata Kunci : Pendampingan keluarga, Hipertensi, Kemandirian, Terapi komplementer, Edukasi kesehatan
FORMULASI DAN EVALUASI MOUTHWASH MENGANDUNG EKSTRAK BUNGA HONJE LAKA (ETLINGERA HEMISPHAERICA) DAN MINYAK ATSIRI DAUN KEMANGI (OCIMUM BASILICUM): STUDI TENTANG AKTIVITAS ANTIMIKROBA TERHADAP STREPTOCOCCUS MUTANS Amin, Saeful; Arman, Siti Alisa
Journal of Public Health Science Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v2i1.2109

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan dan mengevaluasi efektivitas mouthwash yang mengandung ekstrak bunga Honje Laka dan minyak atsiri daun kemangi terhadap Streptococcus mutans. Diharapkan bahwa hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan produk perawatan mulut yang lebih aman dan efektif. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimental dengan proses ekstraksi bahan aktif melalui metode maserasi menggunakan etanol 96%. Formulasi mouthwash dilakukan dengan mencampurkan ekstrak bahan aktif dan bahan tambahan, kemudian diuji secara organoleptik, pengukuran pH, uji aktivitas antimikroba menggunakan metode Minimum Inhibitory Concentration (MIC) dan difusi sumuran, serta dilakukan uji stabilitas fisik dan kimia melalui metode shock termik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mouthwash memiliki aktivitas antibakteri signifikan terhadap Streptococcus mutans, yang ditunjukkan dengan nilai MIC dan diameter zona hambat yang cukup besar. Mouthwash juga menunjukkan stabilitas fisik dan kimia yang baik selama penyimpanan, dengan pH yang tetap dalam rentang aman (±0,2 dari nilai awal). Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa kombinasi ekstrak bunga Honje Laka dan minyak atsiri daun kemangi efektif sebagai agen antimikroba alami dalam formulasi mouthwash yang aman, stabil, dan berpotensi untuk dikembangkan sebagai produk perawatan mulut herbal. Kata Kunci: Obat Kumur, Honje Laka, Daun Kemangi, Ekstrak Herbal, Antimikroba
PERAN KIMIA MEDISINAL SEBAGAI PENCARIAN OBAT BARU DALAM MENGATASI SARS-COV-2 DARI SENYAWA AKTIF TANAMAN ANDROGRAPIS PNICULATA Amin, Saeful; Yuliani, Renny
Journal of Public Health Science Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v2i1.2111

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi senyawa aktif dari tanaman Sambiloto (Andrographis paniculata) sebagai kandidat obat inhibitor main protease (Mpro) SARS-CoV-2 menggunakan pendekatan in silico. Langkah pertama dalam penelitian ini adalah pengumpulan data senyawa aktif yang terdapat dalam tanaman Sambiloto dari berbagai literatur dan database kimia. Senyawa-senyawa tersebut kemudian dipilih berdasarkan aktivitas biologis dan struktur kimianya yang berpotensi untuk berinteraksi dengan target Mpro SARS-CoV-2. Pemodelan molekuler menggunakan perangkat lunak docking molekuler, seperti AutoDock Vina, dilakukan untuk memprediksi afinitas senyawa terhadap Mpro. Selanjutnya, simulasi dinamika molekuler digunakan untuk menguji stabilitas interaksi kompleks senyawa dan Mpro dalam jangka waktu tertentu. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar senyawa memiliki potensi antivirus yang tinggi. Senyawa seperti Neoandrographolide dan Andrographidin A menunjukkan afinitas docking yang kuat dan stabil dalam simulasi dinamika molekuler. Penelitian ini juga menemukan bahwa senyawa terpilih memiliki profil farmakokinetik dan toksisitas yang mendukung, menjadikannya calon obat potensial untuk pengembangan terapi anti-COVID-19. Oleh karena itu, senyawa aktif dari Andrographis paniculata berpotensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut melalui uji in vitro dan in vivo. Kata Kunci : Kimia Imedisinal, Andrographis Panikulata, Sars-Cov-2, Protease Utama (MPRO)
POTENSI KOMBINASI SENYAWA BIOAKTIF KUMIS KUCING DAN DAUN YAKON SEBAGAI TERAPI DIABETES MELLITUS: STUDI IN SILICO DAN PREDIKSI ADMET Amin, Saeful; Pitara, Devi
Journal of Public Health Science Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v2i1.2114

Abstract

Penelitian ini merupakan studi in silico yang bertujuan untuk mengevaluasi potensi kombinasi senyawa bioaktif dari kumis kucing (Orthosiphon stamineus) dan daun yakon (Smallanthus sonchifolius) sebagai terapi alternatif diabetes mellitus. Metode yang digunakan meliputi molecular docking untuk menilai afinitas senyawa terhadap protein target diabetes, serta analisis ADMET untuk mengevaluasi aspek farmakokinetik dan toksisitas. Target protein yang digunakan adalah PTP1B, aldose reductase, dan SGLT-2 dengan ligan pembanding berupa metformin, glibenclamide, dan empagliflozin. Hasil docking menunjukkan bahwa senyawa luteolin memiliki afinitas tinggi terhadap PTP1B (ΔG = -8.05 kcal/mol), sinensetin terhadap aldose reductase (ΔG = -7.72 kcal/mol), dan 1,3-O-dicaffeoylquinic acid terhadap SGLT-2 (ΔG = -10.47 kcal/mol). Analisis ADMET menunjukkan bahwa seluruh senyawa memiliki absorpsi baik, distribusi luas, serta tingkat toksisitas rendah, termasuk tidak bersifat mutagenik maupun hepatotoksik. Dengan demikian, kombinasi senyawa dari kumis kucing dan daun yakon menunjukkan potensi kuat sebagai kandidat terapi herbal untuk diabetes mellitus. Kata Kunci : Diabetes Mellitus, In Silico, Kumis Kucing, Daun Yakon, Molecular Docking, ADMET, PTP1B, Aldose Reductase  
EKSPLORASI ASAM ORGANIK ALAMI UNTUK MENGHAMBAT BAKTERI RESISTEN: AKTIVITAS ANTIMIKROBA DAN POTENSI ANTIINFEKSI Amin, Saeful; Salimah, Suci Intan
Journal of Public Health Science Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v2i1.2122

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi aktivitas antimikroba asam organik alami terhadap bakteri resisten dengan menggunakan tinjauan literatur sistematis berbasis pedoman PRISMA. Pencarian artikel dilakukan melalui database PubMed, Scopus, dan Google Scholar pada periode 2020–2025 dengan kata kunci “natural organic acid”, “antimicrobial activity”, dan “antibacterial resistance”. Hasil pencarian awal menghasilkan 1.245 artikel, yang kemudian disaring menjadi 100 artikel berdasarkan relevansi topik. Selanjutnya, 60 artikel dievaluasi sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi untuk memperoleh 35 artikel yang memenuhi syarat. Data yang diekstraksi mencakup jenis asam organik, bakteri target, konsentrasi inhibisi minimum (MIC), mekanisme antimikroba, dan potensi aplikasi farmasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa asam organik alami, seperti asam sitrat, asam laktat, dan asam asetat, efektif melawan bakteri resisten seperti Staphylococcus aureus resisten metisilin (MRSA), Escherichia coli penghasil beta-laktamase (ESBL), dan Pseudomonas aeruginosa multiresisten, dengan MIC berkisar antara 0,5 hingga 8 mg/mL. Mekanisme utama antimikroba meliputi gangguan membran sel dan penurunan pH intraseluler. Potensi aplikasi farmasi termasuk salep topikal dan kapsul oral. Meskipun hasil in vitro menunjukkan hasil yang menjanjikan, tantangan utama penelitian ini adalah kurangnya uji klinis pada manusia, yang membatasi aplikasinya dalam terapi praktis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa asam organik alami menawarkan alternatif yang aman dan efektif untuk mengatasi masalah resistensi antibiotik, dengan potensi besar untuk pengembangan terapi berbasis senyawa alami di masa depan. Kata Kunci: Asam Organik Alami, Aktivitas Antimikroba, Bakteri Resisten, PRISMA, Terapi Antibakteri, MIC
HUBUNGAN ANTARA HIGIENE PERORANGAN, SANITASI LINGKUNGAN DAN POLA PEMBERIAN MAKAN DENGAN KEJADIAN WASTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS UNAAHA TAHUN 2024 Fadhillah Agustriani; Wa Ode Salma; Nurnashriana
Journal of Public Health Science Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v2i1.2139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara higiene perorangan, sanitasi lingkungan, dan pola pemberian makan dengan kejadian wasting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Unaaha, Kabupaten Konawe tahun 2024. Wasting merupakan salah satu indikator masalah gizi akut pada anak yang dapat berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan jangka panjang. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan analitik observasional dan desain cross sectional study. Penelitian dilakukan pada bulan November 2024 dengan jumlah sampel sebanyak 124 balita yang diperoleh melalui teknik proportional random sampling. Data dianalisis menggunakan uji Chi-square pada analisis bivariat, serta analisis univariat untuk distribusi variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara higiene perorangan (p=0,151) dan sarana jamban (p=0,145) dengan kejadian wasting. Namun, terdapat hubungan signifikan antara sarana air bersih (p=0,000), sarana pengelolaan sampah (p=0,018), sarana pembuangan air limbah (p=0,044), dan pola pemberian makan (p=0,000) dengan kejadian wasting. Simpulan, penelitian ini menunjukkan bahwa faktor sanitasi lingkungan dan pola pemberian makan berperan penting dalam mencegah wasting pada balita. Kata Kunci: Wasting, Higiene Perorangan, Sanitasi Lingkungan, Pola Pemberian Makan, Balita
LITERATURE RIVIEW: MEKANISME FARMAKOLOGIS TANAMAN OBAT YANG BERPOTENSI SEBAGAI AGEN ANTIDIABETES Amin, Saeful; Riedho Prima Cahya
Journal of Public Health Science Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v2i1.2169

Abstract

Diabetes melitus yaitu kondisi kronis dengan prevalensi terus meningkat, terutama di negara berkembang. Penggunaan tanaman obat tradisional menjadi alternatif terapi karena dinilai aman, murah, dan efektif. Studi ini merupakan kajian pustaka terhadap berbagai literatur yang membahas mekanisme farmakologis tanaman obat antidiabetes. Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan mekanisme farmakologis tanaman obat yang berpotensi sebagai agen antidiabetes. Metode penelitian ini menggunakan literature riview. Hasilnya menunjukkan senyawa aktif seperti flavonoid dan fenolik bekerja menurunkan kadar glukosa darah melalui penghambatan enzim α-glukosidase, peningkatan kerja insulin, aktivitas antioksidan. Tanaman obat memiliki potensi agen antidiabetes, meskipun diperlukan penelitian lanjutan untuk memastikan efektivitas dan keamanannya. Kata kunci: Diabetes, tanaman obat, farmakologis tanaman
ASPEK KLINIS DAN PEMERIKSAAN LABORATORIUM PADA DEMAM TIFOID Nirmala, Nirmala; Anggraini, Debie
Journal of Public Health Science Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v2i1.2185

Abstract

Demam tifoid merupakan penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh Salmonella enterica serovar Typhi dan Paratyphi, dan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di negara berkembang termasuk Indonesia. Transmisi terjadi melalui konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi. Artikel ini bertujuan untuk meninjau aspek etiologi, epidemiologi, patofisiologi, gejala klinis, diagnosis, tatalaksana, dan pencegahan demam tifoid, serta membahas peran rasio neutrofil-limfosit (NLR) dalam menilai keparahan penyakit. Metode: Kajian ini dilakukan berdasarkan telaah pustaka dari berbagai literatur terkini dan sumber referensi primer yang relevan terkait patogenesis, diagnosis laboratorium (biakan darah, tes Widal, Tubex, dan PCR), serta terapi medikamentosa dan non-medikamentosa demam tifoid. Hasil: Demam tifoid menunjukkan gejala progresif mingguan, termasuk demam tinggi, gangguan gastrointestinal, dan komplikasi sistemik bila tidak ditangani. Diagnosis dini melalui biakan darah dan metode molekuler sangat penting untuk outcome klinis yang baik. Antibiotik seperti sefalosporin generasi III dan azitromisin menjadi pilihan utama pengobatan. NLR berpotensi sebagai indikator inflamasi sistemik dan keparahan penyakit. Kesimpulan: Penanganan komprehensif demam tifoid meliputi terapi antimikroba, edukasi kesehatan, dan pencegahan melalui perbaikan sanitasi dan vaksinasi. Rasio NLR dapat digunakan sebagai biomarker tambahan dalam evaluasi infeksi tifoid secara klinis.

Page 7 of 13 | Total Record : 124