cover
Contact Name
Yusmaniarti
Contact Email
yusmaniarti8@gmail.com
Phone
+6281368411554
Journal Mail Official
jurnaljophs@gmail.com
Editorial Address
Perum Taman Asri 1 Blok C2 RT 31 RW 06 Palembang South Sumatra 30149
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Journal of Public Health Science (JoPHS)
ISSN : -     EISSN : 30473632     DOI : https://doi.org/10.59407/jophs.v1i1.596
Core Subject : Health,
Journal of Public Health Science (JoPHS) is a national journal for scientific research on public health practices, epidemiology, health promotion, health service effectiveness, disease prevention, and public health evaluation. nutrition, family health, infectious diseases, research health services, gerontology, child health, adolescent health, behavioral medicine, rural health, chronic disease, promotion Health evaluation and intervention, health policies and management of public health, health economics, occupational health and environmental health, environmental health, health and safety at work, health administration and policy, nutrition science, biostatistics, reproductive health, hospital management, and health information systems
Articles 147 Documents
PENDEKATAN IN SILICO MELALUI QSAR DAN MOLECULAR DYNAMICS: TINJAUAN SISTEMATIS KANDIDAT OBAT ANTIBAKTERI RESISTEN Salsa Zahra Afiatun Nisa; Saeful Amin
Journal of Public Health Science Vol. 2 No. 3 (2025): September
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v2i3.3134

Abstract

Resistensi antibakteri merupakan ancaman serius bagi kesehatan global yang menuntut penemuan kandidat obat baru melalui pendekatan inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis penerapan metode komputasi Quantitative Structure–Activity Relationship (QSAR) dan Molecular Dynamics (MD) dalam pengembangan obat antibakteri terhadap bakteri resisten. Kajian dilakukan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan pedoman PRISMA dengan menelusuri publikasi ilmiah periode 2015–2025 yang relevan. Proses seleksi dan analisis literatur dilakukan untuk mengidentifikasi peran QSAR dan MD dalam prediksi, validasi, serta optimasi senyawa antibakteri potensial. Hasil kajian menunjukkan bahwa QSAR mampu memprediksi potensi aktivitas antibakteri berdasarkan hubungan kuantitatif antara struktur kimia dan aktivitas biologis, sedangkan MD berperan dalam mengevaluasi kestabilan kompleks ligan–protein serta mekanisme interaksi molekuler pada kondisi biologis simulatif. Target protein yang sering dikaji meliputi InhA, DNA gyrase, topoisomerase IV, IKK-β, sigmacidins, dan penicillin-binding protein (PBP), dengan fokus pada patogen prioritas seperti Staphylococcus aureus (MRSA), Pseudomonas aeruginosa, dan Streptococcus spp. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi QSAR dan MD menghasilkan pendekatan komplementer yang efektif dalam mengidentifikasi serta memvalidasi kandidat molekul dengan aktivitas antibakteri tinggi, sehingga pendekatan in silico berbasis QSAR dan MD berpotensi menjadi strategi penting dalam percepatan penemuan obat untuk menghadapi krisis resistensi antibiotik di masa mendatang.
EKSPLORASI POTENSI SENYAWA BAHAN ALAM SEBAGAI KANDIDAT ANTIKANKER PARU MELALUI PENDEKATAN MOLECULAR DOCKING: SUATU TINJAUAN LITERATUR latifa, Ainun; Saeful Amin
Journal of Public Health Science Vol. 2 No. 3 (2025): September
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v2i3.3136

Abstract

Kanker paru masih menjadi salah satu penyebab utama kematian akibat kanker di seluruh dunia, dengan karakteristik heterogenitas molekuler yang kompleks serta munculnya resistensi terhadap berbagai terapi konvensional. Sumber daya alam diketahui mengandung beragam senyawa bioaktif yang berpotensi dikembangkan sebagai agen antikanker. Kemajuan teknologi komputasi, khususnya molecular docking, menghadirkan peluang baru dalam mengungkap interaksi senyawa alami dengan protein target pada kanker paru secara lebih efisien, cepat, dan hemat biaya. Artikel tinjauan literatur ini bertujuan menelaah penelitian-penelitian yang mengkaji potensi senyawa alam terhadap target kanker paru melalui pendekatan molecular docking. Proses penelusuran dilakukan pada basis data PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar dengan cakupan publikasi tahun 2015–2025. Berdasarkan hasil kajian, sejumlah senyawa seperti piperlongumine, artocarpin, antosianin, dan nordamnacanthal terbukti memiliki afinitas ikatan yang tinggi terhadap target molekuler penting, antara lain EGFR, PDGFR-α, PTGS2, dan PPARG. Nilai skor docking yang tinggi menunjukkan potensi aktivitas biologis, meskipun tetap membutuhkan verifikasi lanjutan melalui penelitian in vitro maupun in vivo. Dengan demikian, molecular docking dapat dipandang sebagai langkah awal yang krusial dalam eksplorasi obat berbasis bahan alam untuk terapi kanker paru serta menjadi fondasi bagi pengembangan kandidat obat baru di masa mendatang.
THE INFLUENCE OF SERVICE QUALITY AND PHYSICAL EVIDENCE ON REVISIT INTENTION: A LITERATURE REVIEW Rusdianita, Dwi Wahyu; Mirrah Samiyah; Ansarul Fahrudda
Journal of Public Health Science Vol. 2 No. 3 (2025): September
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v2i3.2929

Abstract

This literature review aims to examine the influence of service quality and physical evidence on revisit intention in healthcare settings. As patient loyalty becomes increasingly critical in competitive health service markets, understanding non-medical service factors is essential. This review systematically analyzes 20 empirical journal articles published between 2016 and 2024, focusing on how tangible environmental elements and frontline service delivery affect patients' likelihood of returning to the same healthcare facility. Data were collected from journal databases using keywords such as "service quality," "physical evidence," and "revisit intention." Most of the reviewed studies used quantitative methods, applying statistical tools such as PLS-SEM and multiple regression analysis. Results show that service quality—particularly empathy, assurance, and responsiveness—has a consistently strong positive effect on revisit intention. Physical evidence, including facility cleanliness, layout, and comfort, also influences revisit behavior, although its impact varies depending on context. This review highlights the need for hospitals to improve both environmental and interpersonal service dimensions to enhance patient retention. Limitations include a focus on selected studies and potential publication bias. Future research should explore moderating variables and conduct longitudinal or comparative studies.
PENERAPAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK DALAM PELAYANAN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) LABUANG BAJI PROVINSI SULAWESI SELATAN Amrullah, Moh.; Ahmad Sulaiman; Hasnawati S
Journal of Public Health Science Vol. 2 No. 3 (2025): September
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v2i3.3088

Abstract

Background: Advances in information technology now play an important role in various sectors of life, one of which is the health sector. One form of information technology implementation that is currently a global trend in health services is Electronic Medical Records (EMR). This study aims to assess the extent of the implementation of electronic medical records in inpatient services at Labuang Baji Regional General Hospital (RSUD) in South Sulawesi Province. Research Method: This type of research uses a mixed-method approach, which is a combination of quantitative and qualitative methods to obtain a more comprehensive understanding of the implementation of Electronic Medical Records (EMR) in hospitals. The quantitative approach is used through descriptive-analytic research design with a cross-sectional approach, as well as the application of the DOQ-IT (Digital Organizational Quality - Implementation Tool) method.Sample: The sample size was 71 employees involved in the use of electronic medical records at Labuang Baji Regional General Hospital (RSUD) in South Sulawesi Province. Research Results: The quantitative results show that the implementation of EMR in the human resources component scored 3.75, which falls into the "sufficiently meets" category. The infrastructure and budget components obtained an average score of 3.89, also in the "sufficiently meets" category. The average score for the organizational work culture component was 3.99, which falls into the "sufficiently meets" category. The governance and leadership component got the highest score, which was 4.22, and falls into the "meets" category. Conclusion: The overall implementation of EMR falls into the "sufficiently meets" category with an average score of 3.96.  
OPTIMALISASI STRUKTUR MOLEKULER MELALUI KIMIA MEDISINAL: STRATEGI INOVATIF UNTUK MENGATASI RESISTENSI OBAT PADA PENYAKIT INFEKSI MODERN Amin, Saeful; Fernanda, Refa
Journal of Public Health Science Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v2i4.2188

Abstract

Kimia medisinal memainkan peran kunci dalam pengembangan obat melalui sintesis senyawa bioaktif untuk terapi penyakit kompleks. Tinjauan ini menganalisis metode sintesis senyawa bioaktif, dengan fokus pada strategi modern seperti sintesis organik, biokatalisis, kimia hijau, dan pendekatan berbasis komputasi. Penelitian dilakukan melalui tinjauan sistematis literatur dari PubMed, Scopus, dan Web of Science (2015–2024). Hasil menunjukkan bahwa katalis heterogen, enzim biokatalitik, dan desain berbantuan komputer meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan sintesis. Tantangan seperti skalabilitas dan dampak lingkungan tetap menjadi hambatan. Pembahasan menyoroti potensi pendekatan hibrida untuk mengatasi keterbatasan ini. Kesimpulan menekankan perlunya integrasi teknologi inovatif untuk mempercepat pengembangan obat yang efektif dan ramah lingkungan.
ANALISIS SISTEMATIS DAN BIBLIOMETRIK MOLECULAR DOCKING SENYAWA ALAM SEBAGAI ANTIDIABETES TIPE 2 Fathila Azahra, Fildza; Saeful Amin
Journal of Public Health Science Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v2i4.2366

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis dan bibliometrik berbagai studi molecular docking senyawa alam sebagai kandidat antidiabetes tipe 2, serta mengidentifikasi tren penelitian, jenis senyawa bioaktif potensial, target protein dominan, dan perangkat lunak yang digunakan. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan pedoman PRISMA dan analisis bibliometrik menggunakan VOSviewer dan Biblioshiny, dengan menganalisis 27 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dari database PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa senyawa alam golongan flavonoid dan fenolik, seperti quercetin, luteolin, dan apigenin, memiliki afinitas ikatan tinggi terhadap target protein α-glukosidase, α-amilase, DPP-IV, dan PPAR-γ dengan nilai energi ikatan berkisar antara –6,5 hingga –11,2 kkal/mol. AutoDock Vina merupakan perangkat lunak yang paling banyak digunakan, diikuti MOE dan Schrodinger. Simpulan, molecular docking efektif dalam mengidentifikasi potensi senyawa alam sebagai agen antidiabetes tipe 2 berbasis mekanisme multi-target, sehingga dapat menjadi dasar pengembangan obat herbal berbasis bukti (evidence-based herbal medicine).
HUBUNGAN KEPADATAN HUNIAN DENGAN KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) PADA BALITA Irma, Irma
Journal of Public Health Science Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v2i4.2937

Abstract

 Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) termasuk dalam faktor utama yang berkontribusi terhadap tingginya angka kematian balita di berbagai negara melebihi berbagai masalah kesehatan lainnya.  Hingga kini, penyakit ini masih Sering masuk dalam daftar sepuluh penyakit dengan jumlah kasus terbanyak ditemukan di layanan kesehatan, khususnya di pusat kesehatan masyarakat (puskesmas). Studi ini memiliki tujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berkaitan dengan kejadian ISPA pada balita di wilayah kerja Puskesmas Lalowaru, Kecamatan Moramo Utara, tahun 2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan cross-sectional. Temuan penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat kepadatan hunian (p-value = 0,004) dengan kejadian ISPA pada balita di area layanan Puskesmas Lalowaru. Dengan demikian, Studi ini menyimpulkan bahwa tingkat kepadatan hunian berhubungan secara signifikan dengan angka kejadian ISPA pada balita di daerah tersebut.
SEBARAN DAN TREN DEMAM BERDARAH DENGUE SERTA FAKTOR RISIKONYA DI KECAMATAN CENGKARENG TAHUN 2021 - 2024 Rindu, Rindu Felisya; Rony Darmawansyah Alnur
Journal of Public Health Science Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v2i4.3014

Abstract

Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit terjadi karena infeksi virus demam berdarah dengan penularan dari gigitan nyamuk berjenis Aedes aegypti. Kecamatan Cengkareng merupakan wilayah endemis DBD dengan kasus kejadian yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran dan tren kejadian DBD serta faktor risikonya berbasis Sistem Informasi Geografi (SIG). Populasi sekaligus sampel dalam penelitian ini adalah seluruh Kelurahan Cengkareng. Rancangan penelitian ini adalah studi ekologi dengan pendekatan deskriptif analisis spasial. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kejadian DBD tertinggi terjadi pada tahun 2024 terutama di Kelurahan Kapuk, kejadian DBD berdasarkan kepadatan Penduduk menunjukkan pola mengelompok (clustered), kejadian DBD berdasarkan Angka Bebas Jentik menunjukkan pola menyebar (dispersed), kejadian DBD berdasarkan umur menunjukkan pola acak (random), kejadian DBD berdasarkan jenis Kelamin menunjukkan pola menyebar (dispersed). Saran yang direkomendasikan agar pemerintah, masyarakat serta petugas kesehatan bekerjasama dan berperan aktif dalam memutus penularan serta mencegah peningkatan kejadian DBD.
THE EFFECT OF SOCIAL MEDIA EXPOSURE ON ADOLESCENT PREMARITAL SEXUAL BEHAVIOR Ulfa Diya Atiqa
Journal of Public Health Science Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v2i4.3207

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh paparan media sosial terhadap perilaku seksual pranikah di kalangan remaja usia 17–18 tahun di Kecamatan Biringkanaya. Metode penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan pendekatan cross-sectional melalui pengisian kuesioner oleh 40 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dan analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 65% remaja sering terpapar media sosial dan 75% memiliki perilaku seksual negatif, dengan nilai p-value 0,000 yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara paparan media sosial dan perilaku seksual pranikah remaja. Simpulan, paparan media sosial berpengaruh signifikan terhadap pembentukan perilaku seksual pranikah, dimana remaja dengan intensitas penggunaan media sosial yang tinggi lebih berisiko menunjukkan perilaku seksual negatif.
DEPRESCRIBING PADA LANSIA DENGAN POLIFARMASI: DAMPAK TERHADAP OUTCOME KLINIS, KUALITAS HIDUP, DAN KEAMANAN OBAT – SUATU TINJAUAN LITERATUR Nova, Riki
Journal of Public Health Science Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v2i4.3318

Abstract

Background: Polypharmacy in older adults is associated with higher risks of adverse drug events (ADE), potentially inappropriate medications (PIM), hospitalisation, and mortality. Deprescribing has emerged as a structured clinical approach to optimise medication use, although its clinical outcomes remain inconsistent. Objective: This review aimed to summarise the current evidence regarding the effectiveness and safety of deprescribing interventions in older adults with polypharmacy. Methods: A structured literature review was conducted using PubMed/MEDLINE, Scopus, Google Scholar, and grey literature sources published between 2010–2025. Search terms included “older adults”, “polypharmacy”, “deprescribing”, and “medication review”. Eligible studies included clinical trials, quasi-experimental studies, and systematic reviews reporting deprescribing outcomes in older adults. Data were analysed narratively due to heterogeneity of methods and outcomes. Results: Most deprescribing interventions were based on explicit criteria (Beers, STOPP/START) or pharmacist-led medication reviews. Strong evidence supports deprescribing to reduce the number of medications and PIM in various clinical settings. However, findings regarding ADE, hospitalisations, and mortality remain inconsistent. The variability is partly explained by short follow-up duration, clinical heterogeneity, and differences in deprescribing models. Despite this, deprescribing appears safe, clinically acceptable, and well received by older adults and healthcare providers. Conclusion: Deprescribing improves medication optimisation and safety in older adults, although conclusive evidence on major clinical outcomes is still limited. Structured and multidisciplinary deprescribing approaches should be encouraged, particularly in primary care. Local studies are needed to evaluate long-term clinical effects and implementation feasibility in Indonesia.