cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
karnaenzul1990@gmail.com
Phone
+6281907322456
Journal Mail Official
karnaenzul1990@gmail.com
Editorial Address
Jl. Banda Seraya No. 47 Pagutan Mataram NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Tafaqquh : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Ahwal Syahsiyah
ISSN : 25283162     EISSN : 25804839     DOI : -
Core Subject : Religion, Economy,
TAFAQQUH: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Ahwal Syahsiah is published by the Center for Research, and Community Service (P3M) of Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Darul Falah Pagutan Mataram NTB (STIS DAFA). This journal features studies on Sharia economic law and Islamic family law. It is published biannually, in June and December. The editorial board invites academics, lecturers, and researchers to contribute their original scholarly articles that have not been previously published in other journals. Manuscripts should be typed with 1.5 cm spacing on A4 paper, 10-15 pages, or 3500-5500 words, using Mendeley or Zotero reference management. This e-journal is the online version of the printed edition of TAFAQQUH, published by P3M of Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Darul Falah Pagutan Mataram NTB (STIS DAFA).
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 107 Documents
Investment Scheme in Islamic Insurance Institutions Fala Akbar Fathoni; Mochammad Hafidh Alifuddin; Rofiqotul Izza; Fatimah Sari Dewi; Lilik Rahmawati
TAFAQQUH Vol. 5 No. 1 (2020): Tafaqquh : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Ahwal Syahsiyah
Publisher : STIS DAFA MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70032/2tw5v371

Abstract

Sharia investment is an activity that generates benefits from the results of fund management, where the results of these benefits are divided into profit sharing between the owner and fund manager. And investment can also be called an investment activity in several sectors (both the financial sector and the real sector) where in a certain period will produce the expected benefits. One form of sharia investment is investment in sharia insurance institutions. The purpose of this paper is to explain the sharia insurance investment scheme. The research method used in this paper is a qualitative research method that is the type of research that is artistic and interpretive, the results of the research are only interpreted into the data found in the field, how to get the data is done by interviewing to get information from a resource person of a member of the party PT. Family Takaful Insurance. Investment in Islamic insurance when investing participant funds is only placed in Islamic investment instruments that have been listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) under the supervision of the Indonesian Ulema Council (MUI). Islamic insurance investment in PT. Asuransi Takaful Keluarga is in the form of savings, and the savings product is divided into two namely traditional products such as Islamic deposits and non-traditional products such as Islamic stocks, sukuk, mutual funds.
Pemaknaan Kaidah Fikih “Ar-Ridhâ Bisy Syai` Ridhâ Bimâ Yatawalladu Minhu” Dalam Ekonomi Syariah Muhammad Syarif Hidayatullah
TAFAQQUH Vol. 5 No. 1 (2020): Tafaqquh : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Ahwal Syahsiyah
Publisher : STIS DAFA MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70032/pat6hq42

Abstract

Ekonomi Syariah adalah ekonomi yang di dasarkan pada ketentuan dalam syariat Islam yang berpedoman pada nash yaitu al-Quran dan hadits. Konstruksi makna dari al-Quran dan hadits telah disusun oleh para ulama melalui formulasi qawaid fiqhiyyah sebagai rumusan hukum Islam. Rumusan itu merupakan produk ijtihad interpretasi terhadap nash dengan bentuk kalimat yang menunjukkan suatu substansi dalam hukum Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan makna salah satu kaidah fikih ekonoomi syariah yang berbunyi “ar-Ridhâ Bisy Syai` Ridhâ bimâ Yatawalladu Minhu (Keridhaan dengan sesuatu adalah ridha dengan akibat yang terjadi padanya) dalam kegiatan ekonomi syariah. Kaidah yang dibahas dalam artikel ini memiliki pemaknaan pada substansi keridhaan. Keridhaan dalam bermuamalah adalah sebuah prinsip yang harus dihadirkan. Maka dari itu transaksi akan sah jika dilandaskan kepada keridhaan kedua pihak yang bertransaksi (subjek akad). Dalam bertransaksi atau mengikat perjanjian dituntut untuk adanya transparansi berupa kejelasan maupun keterbukaan pada transaksi yang dilakukan agar dapat terhindar dari adanya penyimpangan informasi (ketidaksampaian informasi kepada salah satu pihak) yang pada nantinya menyebabkan sebuah tindakan terlarang yaitu kecacatan yang disembunyian (perilaku penipuan) yang memberikan dampak pada gugurnya keridhaan.
The Distribution Of Inheritance The Distribution Of Inheritance Law In Perdopo Village Based On Islam Perspective Nela Dwi Kusumawati; Ashif Az Zafi
TAFAQQUH Vol. 5 No. 1 (2020): Tafaqquh : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Ahwal Syahsiyah
Publisher : STIS DAFA MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70032/t9adtx17

Abstract

Mawaris law is still used in midst of community life. The implementation of mawaris law in Indonesia is based on customary law and islamic law. Islamic law is used because the majority of the population in Indonesia is moslem, while customary law is used because the plurality of various region and another differs according to customary law in force in the community. One of them is in Perdopo village, Gunung Wungkal district, Pati regency, Central Java province. There are two forms of implementation of mawaris law in the village of Perdopo, namely the distribution of inheritance based on customary law and the distribution of inheritance based on islamic law. If in the implementation of the mawaris law conflict occurs then reconciliation is held. Local religious leaders consider that reconciliation is also justified in islamic sharia, because inheritance is still included in matters relating to muamalah whose implementation is left to the people, provided that in the case there is no dispute. In this case the implementation of the distribution of inheritance is based on what was agreed by the relevant parties and carried out for mutual benefit.
Analisis Pembagian Nisbah Dalam Akad Mudharabah Antara Shahibulmal Dengan Mudharib Ditinjau dari Aspek Hukum dan Aspek Ekonomi Syariah di Bank BNI Kantor Cabang Pembantu Boyolali Faizal Dewantara
TAFAQQUH Vol. 5 No. 2 (2020): Tafaqquh : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Ahwal Syahsiyah
Publisher : STIS DAFA MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70032/dyrpd970

Abstract

Analysis of the distribution of the ratio in the Mudharabah agreement between Shahibul Mal and Mudharib in terms of legal and economic aspects of sharia at Bank Bni, Boyolali Sub-Branch Office, is in accordance with the regulations according to Islam. PT. Bank Negara Indonesia (BNI) Syariah is a company engaged in banking whose activities are to provide services to the community, both services and other banking products. BNI Syariah was formed independently through the Internal Project Team. The pattern used by PT. Bank Negara Indonesia (Persero) tbk. Sharia to enter into the Islamic banking market is a dual banking system. Mudharabah agreement is an agreement for financing or investing funds from the owner of funds (shahibul maal) to fund management (mudharib) to carry out certain business activities that are in accordance with sharia, with the sharing of business results between the two parties based on a ratio that has been previously agreed. It was concluded that the distribution of the ratio carried out by shahibul maal with mudharib in the mudharabah agreement at the BNI syariah bank Boyolali sub-branch office in funding (deposits) was in accordance with Islamic law and the distribution of the Nisbah in the mudharabah contract at Bank BNI Syariah Boyolali Sub-Branch Office was not found elements that containing Maisir, Gharar and usury in the implementation of the contract between Islamic banking and customers. The contract in the implementation of the agreement has been known and agreed upon at the beginning of both parties. The agreement is in accordance with the regulations by the DSN-MUI and Islamic law.
Kajian Hadits Pada Fatwa Dewan Syariah Nasional Tentang Sistem Distribusi Hasil Usaha Dalam Lembaga Keuangan Syariah Muzakkir S.
TAFAQQUH Vol. 5 No. 2 (2020): Tafaqquh : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Ahwal Syahsiyah
Publisher : STIS DAFA MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70032/xv3mq611

Abstract

Semua hasil usaha yang dikelola dalam Lembaga Keuangan Syariah sudah seharusnya menggunakan sistem yang tidak merugikan salah satu pihak yang sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku. Basis  akuntansi  merupakan  prinsip-prinsip  akuntansi  yang  menentukan  kapan  pengaruh  atas transaksi  atau  kejadian  harus  diakui  untuk  tujuan  pelaporan  keuangan.  Basis  akuntansi  mana yang  dipakai oleh  suatu  organisasi  tertentu,  tergantung  pada  kebijakan  dan  kondisi  yang  ada. Terlepas  dari  basis  akuntansi  mana  yang  dipakai, tulisan ini akan menjelaskan kedua  basis akuntansi  ini  yang ada dalam praktek, baik pada sektor privat  maupun  sektor  publik  termasuk  pemerintahan, guna mengkaji Fatwa Fatwa Dewan Syariah Nasional Nomor 14/DSN-DSN/IX/2000 Tentang Sistem Distribusi Hasil Usaha Dalam Lembaga Keuangan Syariah. Pendekatan yang digunakan dalam tulisan ini adalah pendekatan studi hadits terhadap dasar hukum yang termuat dalam Fatwa DSN tentang Sistem Distribusi Hasil Usaha dalam Lembaga Keuangan Syariah. Pendekatan ini diharapkan bisa mendeskripsikan kerangka konseptual terkait dasar pijakan hukum dalam menetapkan fatwa
Implementasi Akad Hiwalah Dalam Hukum Ekonomi Islam Di Perbankan Syariah Novanda Eka Nurazizah
TAFAQQUH Vol. 5 No. 2 (2020): Tafaqquh : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Ahwal Syahsiyah
Publisher : STIS DAFA MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70032/xj9ygb19

Abstract

Hutang dalam hukum ekonomi islam disebut dengan hiwalah. Hiwalah adalah sistem yang mudah diadaptasi oleh manusia, karena hiwalah merupakan bagian dari hidup manusia dalam bermuamalah. Dasar hukum penerapan hiwalah adalah Al-Qur’an, Hadist, Ijma’ dan Qiyas. Hiwalah tidak dipergunakan untuk memecahkan masalah account dibayarkan tetapi lebih dari itujuga berperan sebagai transfer dana dari satu orang kepada orang yang lain atau dari suatu kelompok kepada kelompok lain, dalam hal ini sebagimana sistim Perbankan juga telah mempraktekkan akad hiwalah. Sistem pengalihan hutang merupakan transfer beban hutang dari orang yang berhutang kepada orang yang berkewajiban untuk membayar karena terdapat kesamaan kadar hutang yang serupa, oleh itu berkata kepadanya “saya telah memindahkan anda untuk mengumpulkan hutang kepada saya, karena si fulan telah berhutang kepada saya dengan kadar yang sama dengan utang saya untuk anda maka tagihlah ituâ€. Jika pemilik utang telah menerima dengan ikhlas, maka selesailah beban hutang itu. Mekanisme hiwalah dalam perbankan syari’ah di dasari pada prinsip tolong-menolong dan solidaritas dalam membantu meringankan beban orang yang tengah kesulitan dalam melunasi hutangnya, agar tidak sampai mengganggu sirkulasi keuangan dan dinamika ekonomi di masyarakat. Transaksi dalam bentuk perpindahan ini terbebas dari unsur riba dalam bentuk apapun.
Children's Risk in The Risk of The Risk In The United States of Risk Islamic Relations Based on Islamic Court Tangkas Hadi Perwira
TAFAQQUH Vol. 5 No. 2 (2020): Tafaqquh : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Ahwal Syahsiyah
Publisher : STIS DAFA MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70032/6dncdk16

Abstract

Pengangkatan anak (adopsi) bukan merupakan hal yang baru di Indonesia karena hal ini sudah lazim dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Namun demikian, pengangkatan anak berakibat pula pada kedudukannya dalam hak waris. Permasalahan dalam penelitian ini adalah adalah bagaimana kedudukan anak angkat dalam memperoleh hak waris pada masyarakat adat Kasepuhan Sinar Resmi berdasarkan hukum Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian empiris menggunakan data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menyatakan bahwa kedudukan anak angkat dalam memperoleh hak waris pada masyarakat adat Kasepuhan Sinar Resmi berdasarkan hukum Islam adalah anak angkat tidak mendapatkan hak waris. Namun demikian, pada masyarakat adat Kesepuhan Sinar Resmi, ketentuan tentang hak waris pada anak angkat menggunakan ketentuan yang diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, sehingga hak waris anak angkat kedudukannya sederajat dengan anak kandung.
Pengaruh Kinerja Keuangan Untuk Menilai Likuiditas Saham Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di Index Saham Syariah Indonesia (Issi) Muh Zidni syukran; Muhammad Faozan
TAFAQQUH Vol. 5 No. 2 (2020): Tafaqquh : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Ahwal Syahsiyah
Publisher : STIS DAFA MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70032/6s79cm11

Abstract

One factor that influences a company's liquidity is financial performance in the company. In this study, the author uses companies listed on the Indonesian Sharia Stock Index (ISSI), during 2014-2016. The number of companies used in this study is 169 companies, the total number of data used in this study was 507 data. This study used thee company's financial performance as an independent variable, with indicators of current ratio, return on assets, leverage, activity, and earnings per share, which would be seen to influence the stock liquidity variable as the dependent variable, with an indicator of the volume of stock trading transactions during the 2014-2016 study period.  Based on the results of the t statistic test, the Variable Liquidity Ratio (CR) had a significant influence on stock liquidity with a p-value (0.019). Profitability (ROA) has a significant effect on stock liquidity with p-value (0.049). Leverage variable had a significant negative effect on stock liquidity with p-value (0.022). Activity Ratios had  significant effect on stock liquidity with p-value (0.004). Market Ratio (EPS) which had a significant influence on stock liquidity with a p-value (0.025). Keywords: CR,ROA,DER,Activity,EPS,Stock Liquidity.
Tradisi Nabi Dalam Perspektif Pendidikan (Telaah atas Kitab al-Sunnah al-Nabawiyyah Ru’yatun Tarbawiyyatun Karya Dr. Sa’id Ismail Aly) Lenny Herlina
TAFAQQUH Vol. 5 No. 2 (2020): Tafaqquh : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Ahwal Syahsiyah
Publisher : STIS DAFA MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70032/rxaawy33

Abstract

Tulisan ini berangkat dari pertanyaaan tentang bagaimana Metode Pendidikan yang diterapkan oleh nabi Muhammad SAW dan menjadi tradisi Pendidikan Islam yang melekat?, bagaimana karakteristiknya? Dan siapakah mereka yang dikategorikan layak dalam mengimplementasikannya?, Dalam upaya menemukan jawaban-jawaban atas pertanyaan tersebut penulis menggunakan pendekatan literature review, yaitu kajian mendalam terhadap berbagai literature selingkung dengan tradisi Nabi dalam pengajaran dan Pendidikan dengan kitab al-Sunnah al-Nabawiyyah Ru’yatun Tarbawiyyatun Karya Dr. Said Ismail Aly sebagai buku utama dan beberapa buku lainnya sebagai penunjang. Pada buku utama ditemukan bahwa Metode Pendidikan yang diterapkan oleh Nabi dalam tradisi pendidikannya adalah apa yang kita kenal dengan istilah Pendidikan Rabbani, pengertian, karakteristik dan bagaimana mengimplementasikannya. Disimpulkan pula bahwa Metode Pendidikan dalam tradisi Nabi ini sejatinya menjadi solusi penting bagi mandegnya Pendidikan karakter sebagaimana diamanahkan system Pendidikan Nasional yang semula diharapkan lahir menjadi watak bangsa.  
Sistem Akad Mudharabah dalam Perekonomian Islam Herman; Misbahuddin; Asfira Yuniar; Ibtisam
TAFAQQUH Vol. 6 No. 1 (2021): Tafaqquh : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Ahwal Syahsiyah
Publisher : STIS DAFA MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70032/ydc8tz08

Abstract

Sistem mudharabah adalah bagian dari produk perbankan syariah yang unik, karena memiliki perbedaan filosofis antara sistem perbankan konvensional dengan perbankan syariah yang menganut sistem bagi keuntungan atau kerugian. Mudharabah ialah kemanpuan untuk bermitra dengan yang mempunyai modal (shahib al-mal) dan orang yang mendirikan usaha (mudharib), dengan maksud untuk memperoleh untung (al-ribh) dan dilakukan pembagian dari hasil keuntungan tersebut sesuai dengan kesepakatan dalam akad. Terkait dengan sistem mudharabah tersebuat dapat dibagi menjadi dua jenis yaitu; mudharabah muthlaqah (investasi tidak terikat) dan mudharabah muqayyadah (investasi terikat). Implementasi mudharabah ditentukan dalam undang-undang perbankan syariah yang sesuai sistem syariah Islam. Pengaturan mudharabah menurut perspektif hukum Islam terkodefikasi pada literatur klasik berupa sistem syariah dari hasil ijtihad para ulama sesuai konteks zaman yang bercorak tradisional, sedangkan pada zaman moderen pengaturan mudharabah merupakan bagian dari bisnis perbankan syariah, sesuai dengan fatwa Dewan Syariah Nasional. Sistem mudharabah dalam pandangan syariah Islam telah disebutkan secara jelas dalam undang-undang perbankan syariah dan peraturan Bank Indonesia ditentukan aturan pelaksanaannya. Penggunaan sistem mudharabah tersebut sesui dengan pejanjian antara pemilik modal dan penerima modal pada saat akad.

Page 7 of 11 | Total Record : 107


Filter by Year

2016 2025