cover
Contact Name
Yusmaniarti
Contact Email
yusmaniarti8@gmail.com
Phone
+6281368411554
Journal Mail Official
pkmebd.ppmi@gmail.com
Editorial Address
Perum Taman Asri 1 Blok C2 RT 31 RW 06 Gandus Palembang South Sumatra 30149
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis Digital
ISSN : -     EISSN : 30468329     DOI : https://doi.org/10.59407/jpmebd.v1i1.565
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis Digital (JPMEBD) merupakan Jurnal Nasional yang bertujuan untuk menerbitkan artikel tentang kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh sivitas akademika mencakup keilmuan Ekonomi: Akuntansi, Manajemen dan Ekonomi Pembangunan serta digitalisasi Ekonomi. Adapun Fokus dan Ruang Lingkup pada: 1) Akuntansi Sektor Publik dan Pemerintahan, 2) Auditing dan Sistem Informasi Akuntansi dan Manajemen, 3) Perpajakan, 4) Manajemen Pajak, 5) Akuntansi Manajemen, 6) Akuntansi Keuangan, 7) Keberlanjutan usaha, 8) Manajemen Keuangan, 9) Manajemen Sumber Daya Manusia, 10) Manajemen dan Strategi Pemasaran, 11) Manajemen Digitalisasi, 12) Manajemen Kontemporer, 13) Ilmu Ekonomi Pembangunan, 14) Manajemen Sumber Daya Manusia, 15) Manajemen Pemasaran, 16) Beserta ilmu Ekonomi, Akuntansi dan Manajemen lain yang berhubungan.
Articles 153 Documents
PERSIAPAN PELAPORAN PAJAK TAHUN 2025 UNTUK WAJIB PAJAK BADAN DAN PRIBADI BAGI ANGGOTA BINA UMKM INDONSESIA Dewi Rosaria; Hidayatullah Hidayatullah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 3 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jpmebd.v3i2.3870

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan anggota Bina UMKM Indonesia dalam mempersiapkan pelaporan pajak tahun 2025 bagi Wajib Pajak Badan dan Orang Pribadi melalui peningkatan literasi perpajakan dan penyusunan dokumen administrasi yang diperlukan. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif melalui kegiatan tatap muka dalam bentuk klinik pelatihan yang mencakup penyampaian materi, diskusi, simulasi, pre-test, post-test, serta evaluasi menggunakan kuesioner skala Likert, dengan analisis data secara deskriptif kuantitatif. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman peserta, ditunjukkan oleh kenaikan rata-rata skor dari 55,5 menjadi 86,3 atau meningkat 55,5%, serta 90% peserta mampu menyusun daftar dokumen pajak dan 80% mampu membedakan kewajiban Wajib Pajak Badan dan Orang Pribadi, disertai tingkat kepuasan 4,62 dari skala 5. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pelatihan persiapan pelaporan pajak secara edukatif-partisipatif efektif dalam meningkatkan pemahaman, kesiapan dokumen, dan kemandirian administrasi perpajakan UMKM sehingga mendukung kepatuhan pajak yang lebih baik pada tahun 2025.
PENINGKATAN KUALITAS PENCATATAN DAN PENYUSUNAN LAPORAN LABA RUGI PADA UMKM DWI LAUNDRY Sarah Nabila Maisha; Zaenal Wafa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 3 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jpmebd.v3i2.3878

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pencatatan keuangan serta kemampuan penyusunan laporan laba rugi sederhana pada UMKM Dwi Laundry di Godean, Yogyakarta, agar pelaku usaha mampu mengelola keuangan secara lebih terstruktur, memisahkan keuangan pribadi dan usaha, serta menggunakan informasi keuangan sebagai dasar pengambilan keputusan bisnis. Metode pengabdian yang digunakan meliputi pendekatan edukasi, pelatihan, pendampingan langsung, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test, disertai observasi dan praktik pencatatan transaksi berdasarkan prinsip SAK EMKM yang disederhanakan sesuai kebutuhan usaha laundry. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan pemilik usaha dalam pencatatan kas masuk dan kas keluar, serta kemampuan menyusun laporan laba rugi sederhana secara mandiri, dengan tingkat pemahaman meningkat dari 30% menjadi 90%. Selain itu, mitra mampu menyusun laporan laba rugi periode April 2026 dengan laba bersih sebesar Rp2.398.450,00 serta mulai menerapkan pencatatan keuangan harian secara lebih rutin dan terstruktur. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pendampingan pencatatan keuangan dan penyusunan laporan laba rugi sederhana efektif dalam meningkatkan kualitas administrasi keuangan UMKM, sehingga membantu pemilik usaha dalam memantau kinerja usaha dan mendukung keberlanjutan usaha secara lebih baik.
PENDAMPINGAN PENCATATAN LAPORAN KEUANGAN DAN PROMOSI DIGITAL PADA UMKM MUSTIKA BUAH DAN TAHU CRISPY PAK UGIK Agustina Dwi Lestari Luanubun; Ika Wulandari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 3 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jpmebd.v3i2.3884

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada bulan April–Mei 2026 di Kelurahan Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku UMKM Mustika Buah dan Tahu Crispy Pak Ugik dalam pencatatan laporan keuangan sederhana dan pemanfaatan promosi digital. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa tingkat pemahaman mitra UMKM Mustika Buah mengenai laporan keuangan meningkat sebesar 73% (dari 25% menjadi 98%), sedangkan pemahaman digital marketing pada UMKM Tahu Crispy Pak Ugik meningkat sebesar 75% (dari 20% menjadi 95%). Temuan ini menunjukkan bahwa pendampingan yang dilakukan efektif meningkatkan kompetensi pengelolaan keuangan dan pemasaran digital UMKM
PELATIHAN KECAKAPAN PERSONAL DALAM PENGELOLAAN KEUANGAN BAGI MAHASISWA PENDIDIKAN MASYARAKAT UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN FINANSIAL Wahyu Nur Ihsan; Grecia Angelika Nainggolan; Swarni V.M Sitanggang; Ciidriani Lubis; Frayogi Benedict Tamba; Mukarrahma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 3 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jpmebd.v3i2.3885

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kecakapan personal mahasiswa Program Studi Pendidikan Masyarakat dalam pengelolaan keuangan pribadi guna mendukung kemandirian finansial di era digital yang ditandai dengan meningkatnya risiko perilaku konsumtif. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan pelatihan partisipatif melalui tahapan analisis kebutuhan, perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan pelatihan, serta monitoring dan evaluasi dengan metode ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, dan praktik langsung pencatatan keuangan sederhana yang melibatkan 10 mahasiswa sebagai peserta. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada seluruh indikator kemampuan peserta, termasuk pemahaman pentingnya pengelolaan keuangan (50% menjadi 100%), kemampuan membedakan kebutuhan dan keinginan (40% menjadi 90%), serta keterampilan pencatatan keuangan sederhana (30% menjadi 100%), disertai meningkatnya komitmen peserta dalam menerapkan pengelolaan keuangan yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pelatihan kecakapan personal dalam pengelolaan keuangan efektif dalam meningkatkan literasi finansial, keterampilan pengelolaan keuangan, serta mendorong kemandirian finansial mahasiswa, meskipun diperlukan keberlanjutan program agar dampak yang dihasilkan lebih optimal dan berkelanjutan.
PELATIHAN PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI DAN DIGITALISASI PEMASARAN PADA PELAKU UMKM DI KAPANEWON NANGGULAN Mellyana Puspita Sari; Nugraeni Nugraeni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 3 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jpmebd.v3i2.3890

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM Pisang MuKu di Kapanewon Nanggulan dalam menghitung Harga Pokok Produksi (HPP) serta memanfaatkan digitalisasi pemasaran sebagai strategi penguatan usaha melalui penetapan harga jual yang lebih tepat dan menguntungkan. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan pendampingan partisipatif melalui tahapan observasi, wawancara, pelatihan, praktik langsung, dan evaluasi selama satu bulan kegiatan Praktik Kerja Lapang dengan penerapan metode Full Costing dalam perhitungan HPP serta pembuatan dan pengelolaan akun Instagram bisnis sebagai media pemasaran digital. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM, yang sebelumnya belum mampu menghitung HPP secara tepat menjadi mampu menghitung secara mandiri dengan mempertimbangkan seluruh komponen biaya produksi, serta mulai aktif menggunakan media digital untuk promosi produk sehingga jangkauan pasar menjadi lebih luas. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pelatihan perhitungan HPP berbasis Full Costing dan digitalisasi pemasaran efektif dalam meningkatkan literasi biaya, kemampuan penetapan harga jual yang lebih akurat, serta mendorong transformasi digital pada UMKM Pisang MuKu, meskipun masih diperlukan pendampingan lanjutan untuk optimalisasi pemasaran dan pengembangan platform digital lainnya.
PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI (HPP) PADA UMKM CILOR MAKLOR, DAN BAKSO KRITING, SEDAYU Kamilatan Sabila
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 3 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jpmebd.v3i2.3894

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) pada UMKM Cilor Maklor dan Bakso Keriting di Sedayu agar pelaku usaha mampu menghitung biaya produksi secara akurat menggunakan metode Full Costing sebagai dasar penentuan harga jual yang tepat dan berkelanjutan. Metode pengabdian yang digunakan adalah observasi langsung, wawancara, pencatatan biaya produksi, serta pendampingan perhitungan HPP dengan pendekatan Full Costing yang mencakup biaya bahan baku, tenaga kerja, dan overhead pabrik. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa UMKM Cilor Maklor memiliki HPP sebesar Rp469 per porsi dengan laba kotor Rp531 per porsi, sedangkan UMKM Bakso Keriting memiliki HPP sebesar Rp1.074 per porsi dengan laba kotor Rp926 per porsi, serta ditemukan bahwa sebelumnya pelaku usaha belum melakukan pencatatan biaya secara terstruktur sehingga penetapan harga jual belum berbasis perhitungan biaya yang tepat. Simpulan, bahwa pendampingan perhitungan HPP dengan metode Full Costing mampu meningkatkan pemahaman pelaku UMKM dalam mengidentifikasi biaya produksi secara menyeluruh serta membantu menentukan harga jual yang lebih akurat sehingga dapat mendukung keberlanjutan dan profitabilitas usaha.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN LAPORAN LABA RUGI DAN PENINGKATAN PENJUALAN MELALUI MEDIA SOSIAL PADA UMKM CALLISTA Sekar Hadassah Putri Masneno; Azfa Mutiara Ahmad Pabulo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 3 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jpmebd.v3i2.3895

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, namun masih menghadapi tantangan dalam pengelolaan keuangan dan pemasaran digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan penyusunan laporan laba rugi serta peningkatan penjualan melalui media sosial pada satu UMKM mitra, yaitu UMKM Kue Kering Callista yang berlokasi di Argomulyo, Sedayu, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini dilaksanakan dari tanggal 16 April hingga 16 Mei 2026 dengan menerapkan metode wawancara dan pendampingan yang mencakup empat tahap, yaitu observasi dan identifikasi masalah, pelatihan penyusunan laporan laba rugi, pendampingan media sosial, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemilik usaha kini mampu menyusun laporan laba rugi secara mandiri berdasarkan data transaksi nyata, dengan laba bersih diketahui sebesar Rp4.526.000 per bulan, yang jauh lebih akurat dibandingkan perkiraan awal pemilik usaha sebesar Rp1.248.000. Selain itu, pemilik usaha mulai aktif memanfaatkan WhatsApp sebagai sarana promosi digital melalui konten poster yang lebih menarik, sehingga berdampak pada peningkatan jumlah pesanan dari pelanggan baru maupun pelanggan lama. Keempat indikator keberhasilan yang ditetapkan seluruhnya tercapai, meliputi pemahaman laporan laba rugi, kemampuan penyusunan laporan, pemanfaatan media sosial secara aktif, dan peningkatan penjualan. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendampingan yang terstruktur dan berkelanjutan mampu meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan sekaligus memperluas jangkauan pemasaran UMKM secara signifikan.
PENDAMPINGAN PERHITUNGAN HPP DAN PEMASARAN DIGITAL MELALUI MEDIA SOSIAL PADA UMKM DI SEDAYU, BANTUL Vera Erlinda Putri; Tutut Dewi Astuti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 3 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jpmebd.v3i2.3896

Abstract

Kegiata Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan biaya produksi dan pemasaran digital pada UMKM The Gedangdutan–Endimar Camilan di Sedayu, Bantul melalui pendampingan perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP) dan pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah observasi, pendampingan, dan evaluasi yang dilaksanakan selama satu bulan, mulai 13 April hingga 13 Mei 2026. Tahap observasi dilakukan melalui wawancara untuk mengidentifikasi permasalahan usaha, dilanjutkan dengan pendampingan perhitungan HPP dan pelatihan pembuatan konten promosi menggunakan Instagram, serta evaluasi untuk mengukur tingkat pemahaman dan ketercapaian program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemilik UMKM memperoleh pemahaman yang lebih baik dalam menghitung HPP secara rinci dengan memasukkan seluruh komponen biaya produksi, termasuk biaya bahan baku, biaya operasional, biaya tenaga kerja, dan biaya transportasi yang sebelumnya belum diperhitungkan. Selain itu, pemilik UMKM mampu membuat konten promosi yang lebih menarik dan mengoptimalkan penggunaan Instagram sebagai media pemasaran digital. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa seluruh indikator ketercapaian program telah terpenuhi dengan tingkat keberhasilan 100%, baik dalam kemampuan menghitung HPP maupun pembuatan konten promosi. Simpulan dari kegiatan ini adalah pendampingan perhitungan HPP dan pemasaran digital melalui media sosial berhasil meningkatkan kapasitas manajerial dan pemasaran pemilik UMKM sehingga mendukung keberlanjutan usaha dan meningkatkan daya saing produk di pasar.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN CASH FLOW DAN MEDIA SOSIAL UNTUK MENINGKATKAN PEMINATAN KHALAYAK MASYARAKAT Adeline Jocelyn Chandra; Tutut Dewi Astuti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 3 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jpmebd.v3i2.3902

Abstract

Sering kali ditemukan permasalahan seperti pencatatan cash flow yang belum tertata dan media sosial yang belum optimal dalam UMKM. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi oleh UMKM terkhususnya dalam pencatatan arus kas dan pengoptimalisasian media sosial, serta memberikan solusi yang tepat sasaran bagi UMKM. Kegiatan pengabdian dilakukan pada rumah makan vegetarian yang terdapat di Kecamatan Mantrirejo. Kegiatan ini menggunakan metode pendekatan partisipatif dan Asset Based Community Development (ABCD) berupa sosialisasi, edukasi kepada pelaku UMKM serta praktik secara langsung yang diimplementasikan melalui pendampingan UMKM untuk melakukan pencatatan arus kas menggunakan aplikasi sederhana berupa BukuKas dan penataan media sosial menggunakan aplikasi agar bisa berjalan lebih optimal. Hasil pengabdian pada Rumah Makan Vegetarian di Mantrijeron menunjukkan bahwa pencatatan sederhana dan pengoptimalan penggunaan media sosial membawa dampak yang signifikan yang dapat dilihat dari pencatatan menggunakan aplikasi sederhana yaitu BukuKas dan mulai menggunakan media sosial sebagai media untuk pemasaran.
KOMUNIKASI DAN PUBLIC SPEAKING UNTUK KATEKIS PURNAWAKTU PAROKI PADA PUSAT PEMBINAAN UMAT KEUSKUPAN AGUNG KARANG SARI PEMATANG SIANTAR Rosita Rosita; Martinus T; Dennis Widjaja; Elisha S; Anton Anton
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 3 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jpmebd.v3i2.3904

Abstract

Katekis purnawaktu paroki memiliki peran strategis dalam karya pewartaan Injil, pendidikan iman, dan pendampingan umat di lingkungan Gereja. Dalam menjalan kan tugas tersebut, kemampuan komunikasi dan public speaking menjadi kompetensi yang sangat penting karena katekis berinteraksi dengan berbagai kelompok umat yang memiliki latar belakang usia, dan tingkat pemahaman yang beragam. Komunikasi yang efektif memungkinkan katekis menyampaikan ajaran Gereja secara jelas, membangun relasi yang baik dengan umat, serta menciptakan suasana dialog yang mendukung pertumbuhan iman. Public speaking berperan sebagai sarana untuk menyampaikan pesan-pesan iman secara menarik, persuasif, dan mudah dipahami. Kemampuan ini membantu katekis dalam kegiatan katekese, pendampingan sakramen, pembinaan kelompok kategorial, serta berbagai aktivitas pastoral lainnya. Selain itu, keterampilan berbicara di depan umum dapat meningkatkan kepercayaan diri, kemampuan memengaruhi audiens secara positif, dan efektivitas penyampaian nilai-nilai Kristiani dalam konteks masyarakat yang terus berkembang. Tulisan ini bertujuan mengkaji pentingnya komunikasi dan public speaking bagi katekis purnawaktu paroki sebagai bagian dari kompetensi profesional dan pastoral. Melalui penguasaan kedua keterampilan tersebut, katekis diharapkan mampu menjalankan tugas pewartaan secara lebih efektif, membangun partisipasi aktif umat, serta mendukung terwujudnya misi Gereja dalam membina komunitas yang beriman, dewasa, dan misioner.