cover
Contact Name
Megandaru W. Kawuryan
Contact Email
megandaru@yahoo.com
Phone
+6281368672842
Journal Mail Official
jtkp@ipdn.ac.id
Editorial Address
Jl. Ir. Soekarno Km.20, Jatinangor, Jawa Barat, Sumedang, Jawa Barat 45363
Location
Kab. sumedang,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan
ISSN : 27221717     EISSN : 30324785     DOI : https://doi.org/10.33701/jtkp
Core Subject : Social,
Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan merupakan upaya Program Studi Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan Fakultas Manajemen Pemerintahan Institut Pemerintahan Dalam Negeri dalam meningkatkan publikasi karya ilmiah dalam bidang Teknologi dan Komunikasi Pemeirntahan. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun pada bulan Juni dan Desember. Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan telah terdaftar dengan nomor ISSN 2722-1717 (media cetak) Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan memuat artikel dan karya ilmiah baik berupa hasil penelitian maupun non penelitian. Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan bertujuan untuk menyebarluaskan pemikiran atau gagasan konseptual dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang Teknologi dan Komunikasi Pemeirntahan. Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan secara khusus menitikberatkan pada permasalahan pokok dalam pengembangan Teknologi dan Komunikasi Pemeirntahan. Jurnal ini berfokus pada kajian teoritis dan praktis diantaranya: Sosial dan Politik Administrasi Publik Kebijakan Publik Teknologi Komunikasi
Articles 144 Documents
City Branding Kota Bandung Sebagai Kota Berpotensi Melalui Program Sister City Nindy Metha Mayangswari; Yudha Mardhatillah
Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan
Publisher : Program Studi Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jtkp.v4i2.2850

Abstract

Bandung has several sister city program, but the sister city program with Suwon City is the most successful by the Government of Bandung. But in fact, the sister city program Bandung Suwon-City did not go well. This study is done to find out why (the reason) Bandung conduct a sister city program with Suwon. This study is a qualitative research with paradigm of constructivism and using study case method. The data collection is done by observations, interviews, and literature reviews. The results of this study is that there are some commonalities which underlie the establishment of the sister city program. They are the friendships between the two mayors who served the cities, the similarity of geographic, demographic, education and culture, also the same vision and mission of both cities.
Efektivitas Aplikasi Pejabat Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi dalam Pelayanan Informasi Publik di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi Anisa Anggun Pramesti; Yudha Mardhatillah
Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan
Publisher : Program Studi Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jtkp.v5i1.2851

Abstract

Judul penelitian yaitu “Efektivitas Aplikasi Pejabat Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi Dalam Pelayanan Informasi Publik”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penerapan aplikasi PPID dalam pelayanan informasi publik serta memahami apa saja yang menjadi kendala serta upayanya. Teori yang digunakan adalah teori efektivitas dari Duncan dimana ada 3 indikator yakni pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi serta Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara yang memiliki 4 indikator tentang pelayanan publik yakni prosedur pelayanan, waktu penyelesaian, produk pelayanan, dan kompetensi petugas. Peneliti menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan induktif. Sumber datanya ada dua yaitu sumber data primer dan sumber data Adapun Teknik pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Mengacu pada hasil pengamatan serta wawancara yang dilakukan, penulis menemukan efektivitas aplikasi pejabat pengelolaan informasi dan dokumentasi dalam pelayanan informasi publik di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tanjung Jabung Barat masih belum efektif karena masih terdapat banyak kekurangan dan hambatan dalam pelaksanaanya. Keterlambatan pengelolaan permohonan informasi melalui aplikasi PPID, masih kurang dalam pelaksanaan sosialisasi, kurangnya informasi terbaru, serta minimnya fasilitas sarana dan prasarana. Penulis menyarankan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tanjung Jabung Barat bisa meningkatkan sosialisasi dalam pengoperasian aplikasi PPID ke seluruh OPD di Pemerintahan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, kemudian melakukan monitoring serta evaluasi pelayanan informasi publik melalui aplikasi PPID, serta meningkatkan fasilitas SDM dan sarana/prasarana untuk mendukung jalannya aplikasi PPID dalam pelayanan informasi publik yang diperlukan publik. Kata kunci: Efektivitas, Pejabat Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi, Pelayanan Informasi Publik.
Penerapan Aplikasi E-Samsat Dan Sipolin Kantor Cabang Pelayanan Pendapatan Daerah Kota Banjar Timoty Yusuf Salama; Irwan Tahir
Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan
Publisher : Program Studi Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jtkp.v5i1.2874

Abstract

Penelitian ini memfokuskan untuk mendeskripsikan dan menganalisa Penerapan Aplikasi E-Samsat Dan Sipolin Kantor Cabang Pelayanan Pendapatan Daerah Kota Banjar. Dengan beberapa permasalahan minimnya kesadaran masyarakat Kota Banjar dalm membayar pajak kendraan bermotor, belum jelasnya mekanisme E-Samsat dan Sipolin dan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang E-Samsat dan Sipolin. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menganalisis penerapan aplikasi E-Samsat dan Sipolin Kantor Cabang Pelayanan Pendapatan Daerah Kota Banjar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif berdasarkan metode kualitatif. Dalam proses pengumpulan informasi, peneliti melakukan observasi, wawancara, dan menghimpun dokumen terkait penerapan aplikasi E-Samsat dan Sipolin di Kantor Cabang Pelayanan Pendapatan Daerah Kota Banjar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IT Principles berfungsi secara optimal sebagai pendorong dan pengarah (guiding principles) dalam berbagai usaha pemanfaatan IT di organisasi secara umum, khususnya E-Samsat dan Sipolin. Integrasi dan standarisasi dari Sistem aplikasi E-Samsat dan Sipolin Kota Banjar sudah sesuai dengan IT architecture decisions. IT infrastructure meliputi Prasarana dan fasilitas teknologi informasi yang berkaitan dengan jaringan, komputer, perangkat lain, dan perangkat lunak merupakan sekumpulan komponen yang diharapkan dapat mempercepat proses komputasi dan transmisi dalam waktu singkat dalam berbagai media. Proses pendaftaran efisien, aplikasi busseness needs pada sistem E-Samsat dan Sipolin yang dilaksanakan CPDPDP Wilayah Kota Banjar, dalam penerapannya memang membutuhkan kreativitas dan disiplin guna mewujudkan nilai baru bagi organisasi yang berdampak pada pelayanan prima pada masyarakat serta berkaitan dengan IT Investment and prioritization diketahui bahwa dalam penerapan E-Samsat dan Sipolin di CPDPDP Wilayah Kota Banjar, pelaksanaannya sudah menjalankan inisiatif yang perlu diprioritaskan. Kesimpulannya bahwa penerapan aplikasi E-Samsat dan Sipolin Kantor Cabang Pelayanan Pendapatan Daerah Kota Banjar sudah sesuai dengan aturan dan kebijakan dari pusat, namun masih memiliki kendala dalam ketersediaan anggaran. Kata kunci: E-Samsat, Sipolin, Pelayanan Pendapatan Daerah.
Penggunaan Media Sosial dalam Penyebarluasan Informasi Program Pemerintah di Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau Yuni Lisdawati
Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan
Publisher : Program Studi Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jtkp.v4i2.2876

Abstract

Abstract The author focuses on several problems related to the use of social media in disseminating information on government programs in Rokan Hilir Regency Riau Province such as the lack of use of social media by local officials, limited social media manager and the provision of information that is not evenly distributed to the public. This study aims to know the use of social media in the dissemination of government program information in the Department Of Statistical Information Communication And Cryptography Rokan Hilir regency of Riau Province. This study uses qualitative research design descriptive methods and inductive approaches with analysis of the uses and gratifications theory by Lometti, Reeves, Bybee and the theory of open government by OECD (Organization for Economic Co-operation and Development). The technique of collecting data are done by observation, interviews and documentation. The findings are the use of social media in the dissemination of government program information has not been said well based on the dimensions of the amount of time social media use is still relatively lacking, the dimensions of media content, transparency and accountability are low despite the dimensions of media relations with individuals public involvement in the fairly good category. The use of social media in disseminating information on government programs at the Office of Communication, Informatics, Statistics and Cryptography, Rokan Hilir Regency, Riau Province is still not good, this is due to lack of apparatus resources, lack of providing information to the public about official social media and limited service infrastructure. In order to increase the use of social media in disseminating information, it is recommended to improve the quality and quantity of the apparatus, improve infrastructure and collaborate with other parties. Keywords: Information, Media, Government Abstrak Penulis berfokus pada beberapa permasalahan berkaitan dengan penggunaan media sosial dalam penyebarluasan informasi program pemerintah di Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau yaitu kurangnya penggunaan media sosial oleh perangkat daerah, pengelola media sosial yang terbatas serta pemberian informasi yang tidak merata kepada masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan media sosial dalam penyebarluasan informasi program pemerintah di Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif metode deskriptif dan pendekatan induktif dan analisis terhadap teori kegunaan dan kepuasan oleh Lometti, Reeves, Bybee serta teori pemerintahan terbuka dari OECD (Organization for Economic Co-operation and Development). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu penggunaan media sosial dalam penyebarluasan informasi program pemerintah harus dioptimalkan, berdasarkan dimensi jumlah waktu penggunaan media sosial masih tergolong kurang, dimensi isi media, transparansi dan akuntabilitas termasuk rendah meskipun dimensi hubungan media dengan individu keterlibatan publik dalam kategori cukup baik. Penggunaan media sosial dalam penyebarluasan informasi program pemerintah di Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau masih perlu pengoptimalan, hal ini dikarenakan adanya sumber daya aparatur yang kurang, kurangnya pemberian informasi kepada masyarakat mengenai media sosial yang resmi serta keterbatasan sarana prasarana dinas. Guna meningkatkan penggunaan media sosial dalam penyebarluasan informasi, disarankan untuk melakukan peningkatan kualitas dan kuantitas aparatur, peningkatan sarana prasarana serta melakukan kerjasama dengan pihak lain. Kata kunci: Informasi, Media, Pemerintah
Efektivitas LAPOR! dalam Pengelolaan Pengaduan Masyarakat di Kabupaten Tanah Laut Provinsi Kalimantan Selatan M. Nurdin Sudharna Putera; Dony Dwi Harsono
Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan
Publisher : Program Studi Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jtkp.v4i2.2877

Abstract

Abstract This study aims to find out how effective the LAPOR! in the management of community complaints in Tanah Laut Regency, knowing the government's constraints in achieving the effectiveness of the LAPOR! in the management of community complaints and the efforts made by local governments to streamline the LAPOR! in the management of community complaints in Tanah Laut Regency. The design of this research uses qualitative research and descriptive methods with an inductive approach. Techniques in data collection use observation techniques, interviews and documentation. As for the data analysis techniques used, namely data reduction, data presentation and conclusion withdrawal. Based on the results of research conducted in Tanah Laut Regency, using Duncan's theory that explains effectiveness can be measured by 3 dimensions, namely the achievement of goals, integration and adaptation mentions that the LAPOR! Which is used as a complaint reporting media is still not widely used by the public. Public understanding and awareness is still very low regarding the management of community complaints by utilizing the LAPOR! so that its application has not been fully effective. Implementation of the LAPOR! affected by the constraints and obstacles associated with the application. From some of these obstacles, it is hoped that the regional government of Tanah Laut Regency through the Communication and Informatics Office can optimize its implementation by conducting good communication with officials of agency and service leaders in Tanah Laut Regency, making clear regulations related to determining the manager of the LAPOR! in carrying out community complaint management, as well as increasing socialization related to community complaint management through the LAPOR! as a medium of reporting carried out gradually. Keywords: Effectiveness, LAPOR!, Complaint management Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektivitas aplikasi LAPOR! dalam pengelolaan pengaduan masyarakat di Kabupaten Tanah Laut, mengetahui kendala pemerintah dalam mencapai efektivitas aplikasi LAPOR! dalam pengelolaan pengaduan masyarakat dan upaya yang dilakukan pemerintah daerah untuk mengefektifkan aplikasi LAPOR! dalam pengelolaan pengaduan masyarakat di Kabupaten Tanah Laut. Desain penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dan metode deskriptif dengan pendekatan induktif. Teknik dalam pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan untuk teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Kabupaten Tanah Laut, dengan menggunakan teori Duncan yang menjelaskan efektivitas dapat diukur dengan 3 (tiga) dimensi yaitu pencapaian tujuan, integrasi dan adaptasi menyebutkan bahwa aplikasi LAPOR! yang digunakan sebagai media pelaporan pengaduan masih belum banyak digunakan oleh masyarakat. Pemahaman dan kesadaran masyarakat masih sangat rendah mengenai pengelolaan pengaduan masyarakat dengan memanfaatkan aplikasi LAPOR! sehingga penerapannya belum sepenuhnya efektif. Pelaksanaan program LAPOR! dipengaruhi oleh kendala dan hambatan yang terkait dengan penerapan aplikasi tersebut. Dari beberapa hambatan tersebut diharapkan pemerintah daerah Kabupaten Tanah Laut melalui Dinas Komunikasi dan Informatika dapat mengoptimalkan penerapannya dengan melakukan komunikasi yang baik dengan antar pejabat pimpinan instansi dan dinas di Kabupaten Tanah Laut, membuat peraturan yang jelas terkait penentuan pengelola aplikasi LAPOR! dalam melaksanakan pengelolaan pengaduan masyarakat, serta meningkatkan sosialisasi terkait pengelolaan pengaduan masyarakat melalui aplikasi LAPOR! sebagai media pelaporan yang dilakukan secara bertahap Kata kunci: Efektivitas, Aplikasi LAPOR!, Pengelolaan pengaduan
Employee Branding Pada Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian ASN Data Elektronik Mandiri: Studi Di Dinas Komunikasi Dan Informatika Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur Pretty Petronella Clarita Dowa; Irfan Uluputty
Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan
Publisher : Program Studi Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jtkp.v5i1.3327

Abstract

Salah satu strategi yang diambil pemerintah dalam bersaing pada era transformasi adalah melalui citra atau reputasi yang dibangun dengan baik bagi publik melalui brand yang dimiliki sesuai tren yang saat ini berkembang yakni employee branding. Fenomena employee branding belum banyak diterapkan pada organisasi pemerintahan, sebagian besar baru pada organisasi profit. Diskominfo Kota Kupang berhasil meningkatkan citra pegawai melalui brand aplikasi SIMPEG ADEM yang dikelola secara mandiri. Penghargaan yang diberikan BKN Awards menunjukkan kemampuan pegawai untuk mewujudkan tujuan organisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah membantu untuk menganalisis deskripsi proses employee branding yang diadopsikan pada aplikasi SIMPEG ADEM yang dikembangkan oleh Diskominfo Kota Kupang. Konsep ini dijabarkan oleh empat dimensi yakni bentuk komunikasi, persepsi pegawai, intepretasi aplikasi, dan konsekuensi proses. Desain deskriptif dengan metode kualitatif digunakan untuk bisa menganalisis data penelitian dari hasil wawancara, observasi dan dokumen yang relevan dengan konsep. Kebenaran atas hasil penelitian diuji melalui triangulasi data. Gambaran employee branding pada aplikasi SIMPEG ADEM menunjukkan: 1) komunikasi yang dibangun secara rutin dan baik dalam pelaksanaan tugas; 2) persepsi pegawai terbentuk melalui kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan; 3) kemudahan dalam pengaksesan secara mandiri; dan 4) keberhasilan memperoleh penghargaan meski survei belum dilaksanakan. Proses yang telah dijalankan membantu peneliti menemukan bahwa organisasi pemerintah daerah juga dapat menerapkannya dengan mengadopsikannya pada teknologi aplikasi yang dikelola pemerintah. Kata Kunci: Diskominfo, Employee branding, Pegawai.
Pengaruh Kualitas Aplikasi Sikepo Terhadap Kinerja Aparatur Sipil Negara Di Kabupaten Batang Hari Provinsi Jambi Anggi Rulyana Sinaga; Yessy Novella
Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan
Publisher : Program Studi Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jtkp.v5i1.3415

Abstract

Peraturan Bupati Nomor 54 Tahun 2019 Pasal 5A tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang Hari yang menjadi dasar lahirnya aplikasi Sistem Informasi Kehadiran Pegawai Online (SiKEPO) yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja Aparatur Sipil di Kabupaten Batang Hari. Masih terdapat kendala dalam pelaksanaannya, sehingga mempengaruhi kinerja Aparatur Sipil Negara, kualitas perangkat lunak yang dihasilkan menjadi faktor penting yang harus diperhatikan dalam pengembangannya supaya tujuan dari penggunaan aplikasi SiKEPO tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kualitas aplikasi SiKEPO terhadap kinerja ASN di Kabupaten Batang Hari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Responden penelitian yang diambil berjumlah 98 orang ASN di Kabupaten Batang Hari dengan teknik Simple Random Sampling. Adapun alat uji analisis yang digunakan menggunakan analisis regresi sederhana dengan menggunakan aplikasi Software Product and Service Solutionak (SPSS) 25.0 for Windows. Hipotesis nol adalah suatu spekulasi atau tebakan (hipotesis) yang dimana dalam pengujian antara variabel satu dengan yang lain menyatakan tidak adanya hubungan atau keterkaitan antara dua variabel dan Hipotesis alternatif (Ha) adalah hipotesis yang menyatakan adanya hubungan atau pengaruh antara variabel dengan variabel lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima atau kualitas aplikasi SiKEPO berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja Aparatur Sipil Negara di Kabupaten Batang Hari. Hal ini juga menjelaskan bahwa semakin baik kualitas aplikasi SiKEPO maka kinerja Aparatur Sipil Negara juga akan semakin meningkat.Kata Kunci: Kualitas Aplikasi SiKEPO, Kinerja Aparatur Sipil Negara, Kehadiran Pegawai Online.
Penerapan Integrasi Data Pegawai Negeri Sipil di Pemerintah Kota Padang Irfan Setiawan; Ragil Aditia; Muh Ryan Rahmatul Hidayat
Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan
Publisher : Program Studi Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jtkp.v5i1.3416

Abstract

Fenomena tata kelola pemerintahan saat ini sering dihadapkan pada kendala yang signifikan, yaitu ketidaksesuaian informasi dan data kepegawaian yang mempengaruhi upaya mewujudkan tata pemerintahan yang baik. Salah satu peran kunci organisasi pemerintahan adalah menerapkan kebijakan terbaik dalam manajemen kepegawaian, dengan tujuan mengembangkan pegawai sesuai dengan informasi dan data yang akurat dan relevan yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan integrasi data pegawai Kota Padang Provinsi Sumatera Barat. Dalam menganalisis penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif yang mengambil data dengan melalui wawancara dengan para Pegawai Negeri Sipil yang terkait dalam bidang kepegawaian pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Padang. Data dikumpulkan melalui observasi dan pendataan di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Padang. Hasil penelitian menggambarkan bahwa penerapan integrasi data PNS dengan data kepegawaian yang bersumber pada pusat Badan Kepegawaian Negara secara prosedur sudah cukup jelas dan sudah disesuaikan dengan standar. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia masih kekurangan pegawai yang mengerjakan proses integrasi data PNS termasuk dalam hal pelayanan informasi. Dari segi teknologi, proses integrasi data PNS menggunakan proses aplikasi Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian yang sesuai arahan Badan Kepegawaian negara sehingga lebih memudahkan proses penyatuan data pegawai serta menghasilkan informasi yang membantu pengambilan keputusan manajemen kepegawaian disetiap perangkat daerah terkait. Kata kunci: Integrasi Data, Kepegawaian, Sistem Informasi.
Analisis Dimensi Kualitas Teknis Website Sipenduduk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Pekanbaru Albert Wannery; Agung Nurrahman; Sabaruddin Sabaruddin
Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan
Publisher : Program Studi Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jtkp.v5i1.3462

Abstract

Tingkat implementasi perkembangan teknologi yang tinggi pada pemerintahan ditandai diantaranya dengan bermunculannya banyak website, namun seringkali hal tersbutdikompromikan dengan kualitas dari website tersebut. Kecenderungan tersebut membuat penelitian mengenai kualitas suatu website pemerintahan menjadi hal yang cukup penting untuk dikaji. Diantaranya, peneliti mengambil contoh pada website Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Pekanbaru yang memiliki sebuah inovasi berupa aplikasi Sipenduduk yang dapat diakses melalui sipenduduk.pekanbaru.go.id. dengan harapan untuk meningkatkan digitalisasi pelayanan publik administrasi kependudukan kepada masyarakat Kota Pekanbaru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menggambarkan bagaimana kualitas website tersebut. Adapun peneliti menggunakan teori Alvaro Rocha yang memiliki tiga dimensi, dimana pada artikel ini hanya difokuskan pada satu dimensi saja, yaitu dimensi kualitas teknis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode campuran. Hal tersebut diantaranya dilakukan dengan melakukan uji indicator didalam dimensi kualitas teknis tersebut dengan menggunakan aplikasi., serta melakukan cek silang dengan bertanya pada informan baik dari pemerintah maupun Masyarakat mengenai indicator tersebut. Adapun indicator tersebut diantaranya adalah aksesibilitas, kegunaa, mesin telusur, kompatiblitas browser dan tautan. Kesimpulan dari penelitian ini didapati bahwa kualitas website tersebut masih perlu dioptimalkan dalam dimensi kualitas teknisnya, karena dari lima indikator terdapat tiga indicator yang dinilai masih kurang. Kata Kunci: Disdukcapil, Aksesibilitas Website, Kecepatan Website.
Kajian Literatur Pemanfaatan Kecerdasan Buatan dalam Merespons Prioritas Pembangunan Kota Bandung Muhammad Aria Rajasa Pohan
Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan
Publisher : Program Studi Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jtkp.v5i2.3620

Abstract

Kota Bandung menghadapi beragam tantangan dalam mewujudkan prioritas pembangunan yang meliputi optimalisasi infrastruktur, pelestarian lingkungan, pemerataan ekonomi, pembentukan masyarakat humanis, peningkatan pendidikan dan kesehatan, serta penguatan tata kelola pemerintahan. Kompleksitas permasalahan ini mendorong pencarian solusi inovatif, salah satunya adalah dengan menggunakan teknologi kecerdasan artificial atau sering disebut sebagai AI. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengkaji literatur terkait dengan pemanfaatan AI untuk memberikan solusi inovatif dalam merespons prioritas pembangunan kota Bandung. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan studi literatur dengan mengambil sumber-sumber utama dari jurnal ilmiah, laporan pemerintah, dan publikasi terkait AI dan pembangunan kota. Analisis literatur menunjukkan bahwa AI dapat digunakan untuk membantu agar pembangunan prioritas kota Bandung dapat diselesaikan secara lebih optimal. Implementasi AI dalam berbagai aspek pembangunan dapat memberikan manfaat yang signifikan, seperti pengambilan keputusan yang lebih akurat, penghematan waktu dan sumber daya, serta penyediaan layanan yang lebih baik kepada masyarakat. Namun, pemerintah juga harus memperhatikan tantangan dalam mengimplementasikan teknologi AI seperti privasi data, keandalan algoritma, integrasi teknologi dengan kebijakan pemerintah, dan juga partisipasi masyarakat. Maka sangat penting untuk melakukan kolaborasi lintas sektor dan kemitraan dalam mengoptimalkan potensi AI untuk meraih pembangunan yang berkelanjutan. Diharapkan, artikel ini dapat bermanfaat bagi para pembuat kebijakan, praktisi, dan akademisi yang tertarik pada pembangunan kota berkelanjutan. Kontribusi AI dalam merespons prioritas pembangunan kota Bandung dapat membuka jalan agar dapat diperoleh pengambilan keputusan dan solusi yang lebih inovatif dan lebih baik. Kata Kunci: Kecerdasan Buatan, Pemerintah Kota Bandung, Solusi Perkotaan, Mobilitas, Lingkungan, Pelayanan Publik.

Page 11 of 15 | Total Record : 144