cover
Contact Name
Monica Tiara
Contact Email
monicatiara@unp.ac.id
Phone
+6281261025634
Journal Mail Official
jikons@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang Jalan Prof Dr Hamka, Kampus UNP, Air Tawar Padang, Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Ideologi dan Konstitusi
ISSN : 27981894     EISSN : 27981886     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Ideologi dan Konstitusi merupakan media penyebarluasan hasil penelitian, kajian konseptual, dan gagasan mengenai ideologi, filsafat, konstitusi dan ketatanegraan diseluruh belahan dunia. Jurnal Ideologi dan Konstitusi diterbitkan 2 kali setahun.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 65 Documents
TANTANGAN KEPEMIMPINAN PEREMPUAN SEBAGAI KAPOLSEK DALAM PERSPEKTIF GENDER Nurfadillah, Mariska; Fatmariza, Fatmariza; Montessori, Maria; Muchtar, Henni
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 3 No 2 (2023): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v3i2.112

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai tantangan kepemimpinan perempuan sebagai Kapolsek dalam benda apa yang dilakukan Pemimpin perempuan serta faktor pendukung pemimpin perempuan sebagai Kapolsek dalam perspektif gender.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data Yang digunakan adalah pemilihan sumber main penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tantangan kepemimpinan perempuan sebagai Kapolsek adalah Memimpin dengan anggota yang dominan laki laki yang di mana kepemimpinan merupakan kepemimpinan yang sangat maskulin memiliki peran ganda serta tantangan psikologis kemudian upaya yang dilakukan pemimpin dalam menjalin hubungan kerjasama antara atasan dan bawahan cara pengambilan keputusan dengan demokrasi dan musyawarah gaya kepemimpinan yang tegas dan disiplin serta kerjasama dengan pihak lain.
PERSEPSI CIVITAS AKADEMIKA TENTANG PELAKSANAAN ZONA INTEGRITAS MENUJU WILAYAH BEBAS KORUPSI (Studi di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Padang) Febriani, Cetrin; Ersya, Muhammad Prima; Montessori, Maria; Hasrul, Hasrul
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 3 No 1 (2023): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v3i1.113

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi civitas akademika tentang pelaksanaan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Padang. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam sebagai pilot project pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi di Universitas Negeri Padang berkomitmen mewujudkan penyelenggaraan tri dharma perguruan tinggi yang efektif dan efisien, cepat dan mudah, bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) dan akuntabel serta memiliki pelayanan publik yang berkualitas. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana persepsi civitas akademika tentang pelaksanaan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Padang. Jenis penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Angkatan 2019-2022, Dosen dan Pegawai Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Adapun teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu teknik analisis data statistik deskriptif. Langkah-langkah teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu mengumpulkan data berupa angket/kuisoner yang telah disebarkan kepada responden penelitian, kemudian memberikan bobot pada jawaban, selanjutnya tabulasi data, menghitung total jawaban dan mengelompokkan hasil data, terakhir menampilkan hasil penelitian dengan nilai rata-rata dan persentase masing-masing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi civitas akademika tentang pelaksanaan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam memiliki persepsi yang sangat baik. Hal ini sebagaimana telah dihitung berdasarkan perolehan skor dari jawaban responden pada angket/kuisoner penelitian. Persepsi civitas akademika dalam penelitian ini di ukur berdasarkan indikator pengetahuan, indikator kontribusi dan indikator pelaksanaan. ABSTRACK This study aims to find out how the academic community perceives the implementation of the integrity zone towards a corruption-free area at the Faculty of Mathematics and Natural Sciences Padang State University. The Faculty of Mathematics and Natural Sciences as a pilot project for the development of an integrity zone towards a corruption-free area at Padang State University is committed to realizing the tri dharma of higher education that is effective and efficient, fast and easy, free from corruption, collusion and nepotism (KKN) and accountable and has quality public services. The formulation of the problem in this research is how is the perception of the academic community regarding the implementation of the integrity zone towards a corruption-free area at the Faculty of Mathematics and Natural Sciences Padang State University. The type of research used is a quantitative method with a descriptive approach. The population in this study were students from class 2019-2022, lecturers and staff at the Faculty of Mathematics and Natural Sciences. The data analysis technique in this study is descriptive statistical data analysis technique. The steps in the data analysis technique in this study were to collcect data in the from of a questionnaire which was distributed to research respondets, then giving weight to the answers, then tabulating the data, calculating the total answer and grouping the data result, finally displaying the research result with an average value and the respective percentages. The result showed that the perceptions of the academic community regarding the implementation of integrity zones towards corruption-free area in the Faculty of Mathematics and Natural Sciences had very good perceptions. This is as calculated based on the score obtained from the respondents’ answers to the research questionnaire. The perception of the academic community in this study was measured based on knowledge indicators, contribution indicators and implementation indicators.
FENOMENA ANAK MENIKAH DI BAWAH USIA PERKAWINAN MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 16 TAHUN 2019 Fitaloka, Dyah; Fatmariza, Fatmariza; Montessori, Maria; S, Nurman
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 4 No 1 (2024): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v4i1.115

Abstract

Fenomena anak yang menikah di bawah usia perkawinan masih saja banyak terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Bahkan semakin menjadi hal yang dianggap biasa dan bukan suatu masalah oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana fenomena dan dampak anak yang menikah dibawah usia perkawinan yang titik utamanya berada di Nagari Kamang Sijunjung. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan penggunaan metode deskriptif. Data diperoleh dari sumber data primer dan sekunder melalui prosedur teknik observasi, wawancara mendalam dengan narasumber, serta dokumentasi. Informan penelitian dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri dari anak perempuan yang menikah di usia muda beserta suaminya, orang tua dan mertua dari anak perempuan, masyarakat/tetangga informan, dan tokoh masyarakat. Penelitian ini berhasil memberikan gambaran fenomena anak menikah di Nagari Kamang. Pernikahan terjadi pada anak-anak yang rentang usianya 14-18 tahun. Secara garis besar terdapat empat faktor yang dominan melatarbelakangi banyaknya pernikahan anak di Nagari Kamang. Keempat faktor tersebut yaitu faktor kehamilan di luar nikah, pendidikan, ekonomi, dan sosial-budaya. Fenomena anak menikah ini juga di deskripsikan dengan melihat bagaimana kehidupan pernikahan yang dijalani anak-anak tersebut. Hasil lainnya ialah sisi positif dari fenomena ini sebagai upaya menghindari perbuatan zina dan meringankan beban ekonomi dalam keluarga. Sedangkan dampak negatifnya diantaranya dampak psikologis, dampak kesehatan, dan dampak ekonomi.
IMPLEMENTASI PROFIL PELAJAR PANCASILA DALAM PROSES PEMBELAJARAN PPKn Fernando, Robi; Montessori, Maria; Ananda, Azwar; Indrawadi, Junaidi
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 3 No 2 (2023): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v3i2.116

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi implementasi Profil Pelajar Pancasila dalam proses pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di SMAN 1 Kecamatan Guguak. Implementasi kurikulum ini didasarkan pada tujuan untuk membentuk karakter siswa dengan mengedepankan nilai-nilai Pancasila. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan teknik purposive sampling untuk memilih responden seperti kepala sekolah, wakil kurikulum, guru PPKn, dan siswa. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Profil Pelajar Pancasila dilakukan secara efektif dengan mayoritas guru PPKn memiliki pandangan positif terhadap pentingnya pembentukan karakter siswa berdasarkan nilai-nilai Pancasila. Namun, penelitian juga mengidentifikasi beberapa kendala yang dihadapi guru dalam mengimplementasikan Profil Pelajar Pancasila, termasuk kesulitan mengkomunikasikan kurikulum baru kepada siswa, keterbatasan sumber daya, dan keterbatasan waktu pembelajaran. Untuk mengatasi kendala tersebut, beberapa strategi yang dilakukan oleh guru PPKn antara lain meningkatkan pengetahuan dan keterampilan melalui riset dan studi mandiri, kolaborasi antar guru, fokus pada aspek inti pembelajaran, dan mencari solusi kreatif untuk mengatasi keterbatasan sumber daya.
Keberadaan Silek Pangean Batino di Nagari Tanjung Lolo Kecamatan Tanjung Gadang Kabupaten Sijunjung Azizah, Srida Yena; Yurisman, Yurisman; Endrizal, Endrizal
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 3 No 1 (2023): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v3i1.119

Abstract

This research discusses the existence of silek Pangean Batato in Nagari Tanjung Lolo. This study uses qualitative methods with data collection techniques by observation, interviews and documentation. The theory used in this thesis is Jeun Paul Satre's Existentialism theory. The results of this study indicate that the existence of silek pangean Batino discusses the history of silek pangean Batino at the Malin Batuah Nagari Tanjung Lolo website, the differences between Silek Pangean Batino and Silek Pangean Jantan, organizational structure of Malin Batuah College/Laman, characteristics of silek Pangean College, and the moves that characterize typical of the Pangean silek college on the Malin Batuah site. The development of silek Pangean Batato in Nagari Tanjung Lolo includes the beginning of the existence of Silek Pangean in Nagari Tanjung Lolo, the development of Silek Pangean, the physical condition of the pages of Pangean Batato, and Silek Pangean Batato in several activities. In terms of the values contained in silek Pangean Batato are spiritual values, which are divided into truth values, religious values, moral/ethical values.
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK SEBAGAI KORBAN KEKERASAN SEKSUAL Saputri, Corri Juni Tari; Muchtar, Henni; Bakhtiar, Yusnanik; Ersya, Muhammad Prima
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 3 No 2 (2023): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v3i2.121

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka kasus kekerasan seksual terhadap anak khususnya yang terjadi di Kota Padang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, menganalisis bagaimana pelaksanaan perlindungan hukum terhadap anak sebagai korban kekerasan seksual, kendala serta upaya yang dilakakukan oleh Unit PPA Polresta Padang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis empiris dengan penelitian yang dilakukan bersifat deskriptif analisis. Teknik pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan perlindungan hukum terhadap anak sebagai korban kekerasan seksual di Unit PPA Polresta Padang antara lain (a) Didampingi oleh orang tua/wali, (b) Kerahasiaan identitas korban, (c) Pemisahan dari orang dewasa, (d) Pendampingan psikologi dan memperoleh rehabilitas sosial, (e) Proses penyidikan tidak memakai pakaian dinas. Adapun kendala yang di hadapi oleh Unit PPA Polresta Padang yaitu (a) Hasil visum yang tidak terlihat, (b) Kesulitan dalam menemukan saksi, (c) Korban yang kesulitan dalam memberikan keterangan, (d) Kurangnya sarana dan prasarana. Upaya yang dilakukan Unit PPA yaitu (a) Pemeriksaan lanjut terhadap hasil visum, (b) Meminta bantuan kepada psikolog/saksi ahli, (c) Bekerja sama dengan lembaga sosial
PENEGAKAN HUKUM DALAM UPAYA BANDING PADA PERKARA PENCEMARAN NAMA BAIK No. 82/PID.SUS/2015/PT.PDG Fadilah, Ifnur; Putra, Ideal; Muchtar, Henni; Ersya, Muhammad Prima
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 3 No 2 (2023): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v3i2.124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasikan dan mendeskripsikan unsur penting dalam penegakan hukum banding di Pengadilan Tinggi Sumatera Barat, faktor yang menjadi penentu bagi Hakim dalam membuat putusan dan kekuatan putusan banding pada perkara No.82/PID.SUS/2015/PT.PDG. Dalam proses penegakan hukum pelanggaran mengenai pencemaran nama baik ini, terdapat aturan hukum yang mendasarinyayaitu UU ITE. Jenis penelitian ini adalah penelitian dengan menggunakan metodologi kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Informan ditentukan dengan metode purposive sampling. Jenis data dan sumber data yang digunakan adalah data sekunder dan data primer. Instrumen penelitian berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi kemudian analisis data dengan reduksi data, penyajian data dengan tes naratif menggunakan teori dari Milles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan penegakan hukum banding yang dilihat dari segi unsur kemanfaatan hukum, kepastian hukum dan keadilan hukum yang dilihat dari sisi terdakwa dan jaksa penuntut umum. Adapun faktor yang menjadi penentu bagi Hakim dalam membuat putusan adalah dengan adanya bukti yang kuat, hukum dan putusan sebelumnya, adanya faktor yang memberi keadilan, dan adanya bukti baru
UPAYA MEMBANGUN BUDAYA ANTI KORUPSI DI PEMERINTAH KECAMATAN Sykin, Azura; Montessori, Maria; Muchtar, Henni; Ersya, Muhammad Prima
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 4 No 1 (2024): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v4i1.134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya membangun budaya anti korupsi, mengidentifikasikan faktor-faktor penghambat dan mengidentifikasi upaya yang di tempuh untuk mengatasi hambatan dalam membangun budaya anti korusi di Kecamatan Koto Tangah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melaui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Teknik pemilihan informan menggunakan purposive sampling yang terdiri dari unsur aparatur kecamatan dan masyarakat. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya dalam membangun budaya anti korupsi di Pemerintah Kecamatan Koto Tangah dilakukan melalui kampanye anti korupsi, sosialisasi anti korupsi, tranparansi dan akses informasi, penyediaan saluran laporan yang aman, serta penggunaan sistem pengawasan dengan CCTV. Faktor-Faktor penghambat dalam membangun budaya anti korupsi di Kecamatan Koto Tangah yaitu Sosialisasi anti korupsi belum dapat dilakukan secara maksimal, kebiasaan basa-basi atau segan dari masyarakat, masih banyaknya praktik calo, serta kurangnya integritas. Upaya aparatur kecamatan dalam mengatasi hambatan-hambatan dalam membangun budaya anti korupsi berupa himbauan untuk selalu berkomitmen menolak korupsi dijadikan suatu rutinitas, memberikan pembinaan, memberikan sanksi yang tegas, serta untuk mengurangi praktik calo.
IMPLEMENTASI PROGRAM LCC HARI BELA NEGARA OLEH KESBANGPOL KOTA PAYAKUMBUH DALAM MEMBENTUK WAWASAN KEBANGSAAN SISWA SMA Ramadhan, Aditya Wahyu; Suryanef, Suryanef; Hasrul, Hasrul; Rafni, Al
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 4 No 1 (2024): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v4i1.138

Abstract

Penelitian ini bertujuan yang pertama untuk mengidentifikasi implementasi program LCC Hari Bela Negara oleh badan Kesbangpol, mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi oleh badan Kesbangpol dalam pengimplementasian program LCC Hari Bela Negara, dan mengidentifikasi evaluasi ketercapaian program tersebut oleh badan Kesbangpol Kota Payakumbuh dalam membentuk wawasan kebangsaan siswa SMA di Kota Payakumbuh. Penelitian merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode pendekatan deskriptif. Lokasi penelitian berada di kantor Kesatuan bangsa dan politik Kota Payakumbuh di Bulakan Balai Kandih, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh. Adapun informan penelitian dalam penelitian ini adalah Kepala seksi, Seksi Kesatuan Bangsa, Guru PPKn, serta siswa dan siswi yang ikut serta dalam program LCC Hari Bela Negara. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, dan studi dokumentasi. Dalam mendapatkan keabsahan data dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik triangulasi sumber yang memungkinkan peneliti untuk mendapatkan informasi yang benar. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi program LCC Hari Bela Negara yang diselenggarakan oleh Kesbangpol Kota Payakumbuh berjalan cukup baik walaupun masih terdapat beberapa kendala. Adanya kendala yang dihadapi yaitu masih adanya SMA di Kota Payakumbuh yang tidak ikut dalam program LCC Hari Bela Negara, dan keterbatasan anggaran pelaksanaan program. Tingkat keberhasilan dari program LCC Hari Bela Negara ini mencapai 90% melebihi target yang diharapkan dalam penyelenggaraan program tersebut.
FAKTOR PENYEBAB SENGKETA TANAH ULAYAT Sari, Yesi Fitria; S, Nurman; Muchtar, Henni; Dewi, Susi Fitria
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 4 No 1 (2024): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v4i1.139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya sengketa tanah ulayat kaum di Nagari Salido Kabupaten Pesisir Selatan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Informan dalam penelitian yang peneliti lakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Jenis data dan sumber data yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder sedangkan sumbernya yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder melalui wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data penelitian ini menggunakan teknik membercheck dan triangulasi sumber. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian ini bahwa faktor penyebab terjadinya sengketa tanah ulayat kaum yaitu hak penguasaan rumah dan tanah yang dilakukan sepihak oleh anak pisang, dalam pengelolaan tanah pihak yang mengelola (anak pisang) meminta izin kepada bako untuk tinggal di rumah tersebut dari pada rumah dan tanah habis ditanami tanaman liar. Akan tetapi setelah bertahun-tahun mengelola rumah dan tanah, anak pisang menganggap rumah dan tanah menjadi miliknya. Penyelesaian sengketa tanah ulayat diselesaikan oleh Lembaga Kerapatan Adat Nagari.