cover
Contact Name
Monica Tiara
Contact Email
monicatiara@unp.ac.id
Phone
+6281261025634
Journal Mail Official
jikons@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang Jalan Prof Dr Hamka, Kampus UNP, Air Tawar Padang, Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Ideologi dan Konstitusi
ISSN : 27981894     EISSN : 27981886     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Ideologi dan Konstitusi merupakan media penyebarluasan hasil penelitian, kajian konseptual, dan gagasan mengenai ideologi, filsafat, konstitusi dan ketatanegraan diseluruh belahan dunia. Jurnal Ideologi dan Konstitusi diterbitkan 2 kali setahun.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 65 Documents
PENGUATAN PENDEKATAN TERINTEGRASI SISWA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN BULLYING Saputri, Rahmawati; Ananda, Azwar; Indrawadi, Junaidi; Dewi, Susi Fitria
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 4 No 2 (2024): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v4i2.146

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk bullying yang terjadi di MTsN 1 Kota Padang dimana bullying tersebut berupa bullying verbal, bullying relasional dan cyber bullying, untuk mengetahui kekuatan-kekuatan yang dimiliki oleh MTsN 1 Kota Padang dalam mengatasi terjadinya bullying serta untuk mengetahui pendekatan terintegrasi yang dilakukan untuk mengatasi bullying di MTsN 1 Kota Padang. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif, teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan didapatkan bahwa bentuk bullying yang terjadi di MTsN 1 Kota Padang yaitu, bullying verbal seperti mengejek dengan nama orang tua dan panggilan yang tidak disukai atau buruk dan mengkritik dengan cara yang tidak baik, bullying relasional berupa memilih-milih teman, cyber bullying seperti menyindir siswa lain melalui media sosial Whatsapp dan Instagram. Kekuatan yang dimiliki madrasah untuk mengatasi bullying yaitu, penegakan tata tertib madrasah, kerjasama antar pihak madrasah untuk memerangi bullying. Pendekatan terintegrasi yang dilakukan untuk mengatasi bullying yaitu, Adanya pendekatan sistemik, pendekatan interpersonal kepribadian, pendekatan spiritual keagamaan.
FENOMENA KONFLIK ANTAR KELOMPOK PEMUDA DESA SILENJENG DENGAN DESA TANJUNG MORANG Hasibuan, Huwaida Afra; Muchtar, Henni; Montessori, Maria; Dewi, Susi Fitria
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 4 No 1 (2024): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v4i1.147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena konflik antar kelompok pemuda yang berlangsung lama dan turun temurun hingga menimbulkan rasa dendam antar pemuda yang berujung sering terjadinya perkelahian. Metode penelitian yang dipakai adalah metode kualitatif dengan menggunakan metode penelitian deskriptif. Metode penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis fakta-fakta tentang masalah yang diselidiki seperti perilaku, persepsi, motivasi, tindakan, dan lain sebagainya. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara mendalam serta studi dokumentasi. Metode yang digunakan adalah analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Selain itu, pengujian keabsahan data dalam penelitian ini meliputi ketekunan pengamatan, member check, dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa penyebab konflik kelompok pemuda antar desa yaitu mengkonsumsi minuman keras, kesenjangan status sosial ekonomi, budaya dan adat, tidak ada otoritas atau wibawa masyarakat dan pemerintah desa, dan adanya mindset bahwa perkelahian sebagai eksistensi jati diri. Di sisi lain, konflik ini tentunya memiliki dampak negatif yaitu terputusnya silaturahmi antara masyarakat Desa Silenjeng dengan Desa Tanjung Morang, banyaknya kerugian materil dan immaterial, kerusakan tempat maupun fasilitas, dan juga menyebabkan banyak korban jiwa setelah terjadinya konflik.
BEBAN KERJA GURU PEREMPUAN SEKOLAH DASAR DALAM MENYEIMBANGKAN KARIR DAN KELUARGA Ardiansyah, Doni; Fatmariza, Fatmariza; Montessori, Maria; Muchtar, Henni
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 4 No 2 (2024): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v4i2.150

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud dilema beban kerja guru perempuan sekolah dasar dan bagaimana dampak dari dilema beban kerja guru perempuan sekolah dasar. Jenis penelitian yang digunakan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian terdiri atas guru perempuan, suami dari guru, kepala sekolah, serta teman sebaya. Data dikumpulkan menggunakan teknik observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Tahapan analisis data yaitu reduksi data, display data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan dilema yang dihadapi guru sekolah dasar terbagi menjadi dua, Pertama dilema urusan rumah tangga, guru peremuan mengalami dilema meninggalkan anak di rumah, dilema membagi waktu, kurangnya partisipasi laki-laki membantu pekerjaan domestik sehingga semua beban kerja rumah tangga dilimpahkan kepada guru perempuan. Kedua, dilema beban kerja di sekolah yang mengakibatkan guru perempuan sulit mengatur fokus. Dari segi ekonomi masih kurangnya gaji sebagai guru khususnya honorer yang mempunyai anak kecil. Kemudian dilema beban administrasi sekolah sehingga dengan dilema tersebut berdampak kepada kehidupan guru perempuan juga berdampak kepada peserta didik.
NILAI-NILAI PANCASILA DALAM TRADISI PRANIKAH BEKULO DI KABUPATEN REJANG LEBONG Milleniya, Lola Fitri; Dewi, Susi Fitria; Hasrul, Hasrul; S, Nurman
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 4 No 2 (2024): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v4i2.151

Abstract

Nilai-nilai Pancasila pada tradisi bekulo merupakan suatu bentuk kegiatan melaksanakan nilai dan norma dalam kehidupan sehari-hari melalui tindakan dan perbuatan. Tradisi bekulo dilaksanakan sebelum upacara perkawinan dengan melibatkan keluarga besar pihak bujang dan gadis yang terdiri atas Imam, Kutei, Rajo, dan Badan Musawarah Adat di Kabupaten Rejang Lebong. Pihak bujang melakukan musyawarah mufakat terkait dengan uang peng as dengan sik mengisik. Pelaksanaan tradisi bekulo terdiri dari 12 tahapan yang untuk berunding dan mencapai kesepakatan mempersatukan pihak bujang dan gadis yang diresmikan secara adat. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menjabarkan tradisi bekulo serta nilai-nilai pancasila dalam Tradisi Pranikah Bekulo di Kabupaten Rejang Lebong. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik Pengumpulan Data penelitian melalui observasi yang dilakukan selama tiga bulan, wawancara kepada delapan informan dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 12 tahapan tradisi Pranikah Bekulo di Kabupaten Rejang Lebong memiliki kandungan nilai-nilai pancasila dari kelima sila pancasila di dalamnya, yaitu Nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan dan Nilai Keadilan.
PUDARNYA TRADISI BIMBANG ADAT DALAM UPACARA PERNIKAHAN Afiko, Dinang; Dewi, Susi Fitria; S, Nurman; Bakhtiar, Yusnanik
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 4 No 2 (2024): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v4i2.152

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu, pertama untuk mendeskripsikan tahapan pelaksanaan tradisi bimbang adat, mengidentifikasi faktor penyebab pudarnya tradisi bimbang adat, dan menganalisis bagaimana implikasi dari memudarnya tradisi bimbang adat terhadap kehidupan sosial dalam masyarakat. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Peneliti melakukan wawancara dengan informan yang dipilih melalui purposive sampling. Informan tersebut terdiri dari Kepala Desa, Ketua Adat, masyarakat yang melaksanakan, masyarakat yang tidak melaksanakan, dan generasi muda. Teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Uji keabsahan data kualitatif menggunakan metode triangulasi sumber, ketekunan pengamatan dan member check. Peneliti menemukan bahwa ada 3 tahapan dalam persiapan tradisi bimbang adat yaitu: musyawarah internal keluarga, musyawarah bersama masyarakat desa, dan musyawarah pembentukan panitia. Tradisi bimbang adat ini sudah jarang dilaksanakan oleh masyarakat karena ada beberapa faktor yaitu: a) berkurangnya sumber daya manusia yang kompeten untuk mewariskan pengetahuan yang berkaitan dengan tradisi, b) faktor ekonomi, c) Beralihnya seni hiburan masyarakat ke pertunjukan modern, d) Generasi muda enggan melestarikan tradisi bimbang adat. Pudarnya tradisi bimbang adat ini mengakibatakan: a) Kurangnya pemahaman masyarakat tentang tradisi bimbang adat, b) Kurangnya minat generasi muda terhadap tradisi, dan c) Lunturnya nilai gotong royong dalam masyarakat.
PENYELESAIAN KONFLIK TANAH PUSAKO OLEH LEMBAGA KERAPATAN ADAT NAGARI Yolanda, Asturi; S, Nurman; Muchtar, Henni; Bakhtiar, Yusnanik
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 4 No 2 (2024): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v4i2.153

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab terjadinya konflik tanah pusako di Kenagarian Tapan Kabupaten Pesisir Selatan, dan menganalisis nilai-nilai proses penyelesaian konflik tanah pusako oleh Kerapatan Adat Nagari (KAN) di Kenagarian Tapan Kabupaten Pesisir Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Informan dalam penelitian yang penulis lakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Jenis data dan sumber data yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder, sedangkan sumbernya adalah sumber data primer dan sumber data sekunder melalui wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data penelitian ini adalah menggunakan teknik member check dan teknik triangulasi sumber. Analisis data yang dilakukan adalah dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor penyebab terjadinya konflik tanah pusako adalah hak milik tanah yang dilakukan sepihak saja oleh anggota suku sikumbang dalam pengelolaan tanah tersebut pihak yang mengelola tidak meminta izin kepada penghulu suku sehingga pihak yang lain merasa pihak yang mendiami tanah tersebut yang mempunyai hak milik atas tanah. Proses penyelesaian konflik tanah pusako diselesaikan terlebih dahulu oleh seorang mamak, jika tidak dapat diselesaikan oleh mamak, maka lanjut diselesaikan oleh penghulu suku, bila kedua pihak tidak menemukan kata mufakat, maka masalah itu akan diselesaikan oleh Lembaga Kerapatan Adat Nagari (KAN).
PARTISIPASI POLITIK PEMILIH PEMULA DALAM PILKADA TAHUN 2020 PADA MASA PANDEMI Jeftin, Yaumil Rifdah Nabila; Rafni, Al
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 5 No 1 (2025): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v5i1.46

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendeskripsikan partisipasi politik yang dilakukan oleh para pemilih pemula dalam Pilkada tahun 2020 dan mendeskripsikan faktor pendukung dan faktor penghambat partisipasi politik pemilih pemula dalam pilkada tahun 2020 pada masa pandemi di Nagari Salido. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Pemilihan informan dilakukan menggunakan teknik Purposive Sampling. Jenis datanya adalah data primer dan data sekunder yang dikumpulkan melalui wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa bentuk partisipasi politik yang dilakukan oleh pemilih pemula, diantaranya yaitu pemberian suara, kegiatan kampanye, menjadi anggota KPPS, dan menjadi tim sukses salah satu pasangan calon. Terdapat berbagai faktor yang mendukung dan menghambat partisipasi politik pemilih pemula dalam pilkada tahun 2020 pada masa pandemi di Nagari Salido karena pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020 yang pertama kali diadakan di masa pandemi covid-19.
PENYELESAIAN KONFLIK TAPAL BATAS MASYARAKAT NAGARI Putri, Nadia Dwi; Dewi, Susi Fitria; Muchtar, Henni; Ersya, Muhammad Prima
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 5 No 1 (2025): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v5i1.156

Abstract

Konflik tapal batas yang terjadi antara masyarakat Nagari Sumpur dengan Nagari Malalo Tigo Jurai telah berlangsung kurang lebih selama 8 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai faktor penyebab konlik tapal batas dan upaya penyeselaian konflik tapal batas masyarakat dari kedua nagari. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi dengan berbagai informan seperti Wali Nagari Sumpur dan Malalo, Ketua BPRN Nagari Sumpur dan Malalo, Ketua KAN Nagari Sumpur dan Malalo, Ketua Pemuda Nagari Sumpur dan Malalo, alim ulama, serta masyarakat yang mengetahui tentang konflik tapal batas. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa faktor penyebab terjadinya konflik tapal batas yaitu, adanya saling klaim kepemilikan lahan antara kedua nagari serta terdapatnya dua bukti kepemilikan yang tumpang tindih. Adapun upaya penyelesaian konflik tapal batas adalah melakukan mediasi, rapat adat, dan pengajuan ke pengadilan negeri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa adanya dua bukti kepemilikan yang tumpang tindih harus dapat diselesaikan melalui upaya pembuktian di pengadilan.
UPAYA GURU PPKN DALAM MEMBENTUK KARAKTER KEBANGSAAN MELALUI PEMBELAJARAN Zulnaimi, Mitha; Indrawadi, Junaidi; Moeis, Isnarmi; Luthfi, Zaky Farid
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 5 No 1 (2025): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v5i1.158

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya guru PPKn dalam membentuk karakter kebangsaan melalui pembelajaran PPKn di SMAN 1 Sitiung, dan untuk mendeskripsikan kendala yang dihadapi oleh guru dalam membentuk karakter kebangsaan melalui pembelajaran PPKn. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Adapun informan dalam penelitian ini ditentukan secara purposive sampling, dan pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Uji keabsahan data dalam penelitian ini digunakan dengan triangulasi sumber. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan upaya guru PPKn dalam membentuk karakter kebangsaan melalui pembelajaran PPKn dilaksanakan melalui tahap perencanan yang terdiri dari komponen modul ajar, indikator pencapaian, dan rencana asesmen, tahap pelaksanaan dari kegiatan awal hingga kegiatan penutup dan evaluasi pembelajaran. Selanjutnya kendala yang dihadapi oleh guru dalam membentuk karakter kebangsaan yakni waktu dan pengaruh teknologi yang semakin canggih.
FORMULASI PERATURAN NAGARI BERBASIS PROBLEM SOSIAL Fatmariza, Fatmariza; Erianjoni, Erianjoni; Sasmita, Siska; Suasti, Yurni; Erniwati, Erniwati
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 3 No 2 (2023): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v3i2.161

Abstract

Komposisi Masyarakat Sumatera Barat yang cenderung homogen baik dari sisi suku bangsa, ras, dan agama tidak mengeliminasi berkembangnya permasalahan sosial. Salah satunya adalah isu kemiskinan yang lebih banyak menyasar kaum Perempuan. Problem-problem sosial yang berkelindan dengan sosok dan peran perempuan secara individu maupun komunal seringkali diselesaikan dengan strategi konvensional berupa pengenaan sanksi yang lagi-lagi merugikan Perempuan. Oleh karena itu perlu peningkatan kapasitas pemerintahan nagari melalui tiga desain kegiatan utama yaitu sosialisasi, workshop, dan pendampingan. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim Pusat Riset Gender dan Pembangunan Universitas Negeri Padang. Kegiatan ini berlokasi di nagari Toboh Ketek berada dalam Kecamatan Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman. kegiatan ini mengasah kepekaan perangkat nagari tentang pentingnya merevisi bahkan menciptakan peraturan nagari yang beranjak dari permasalahan yang dihadapi warga, bukan sekedar ikut-ikutan tren atau latah latah dalam menghasilkan Peraturan Nagari.