cover
Contact Name
Ulil Fauziyah
Contact Email
ulilfauziyah@pai.uin-malang.ac.id
Phone
+6285729510314
Journal Mail Official
mutaalim@uin-malang.ac.id
Editorial Address
Jalan Gajayana No.50, Dinoyo, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam
ISSN : -     EISSN : 28286227     DOI : https://doi.org/10.18860/mjpai
Mutaallim Jurnal Pendidikan Agama Islam adalah sarana komunikasi dan publikasi ilmiah yang berasal dari hasil penelitian di bidang pendidikan agama Islam baik literatur library research maupun lapangan field research dengan berbagai pendekatan Jurnal ini terbit empat kali dalam setahun di bulan Maret Juni September dan Desember. Bahasa yang digunakan adalah Indonesia Inggris dan Arab. Mutaallim Jurnal Pendidikan Agama Islam dikelola oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Articles 98 Documents
PENERAPAN METODE UMMI DALAM MENINGKATKAN KUALITAS MEMBACA DAN MENULIS AL-QURAN SANTRI DI TPQ DARUL KAROMAH MALANG Alfaini, Laili Faiqoti
Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 1 No 3 (2022): Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/mjpai.v1i3.1466

Abstract

More than being a source of reading, Al-Qur'an is used as a reference for Islamic teachings. Al-Qur'an is used as a way of life which contains various instructions for human life. Several methods have been developed to encourage the spirit of learning Al-Qur'an. In further, a learning model emerged at the TPQ (Al-Quran Education) aims to build the students ability in writing and reading the Qur'an correctly and appropriately as the rules or tajwid and makharijul huruf. As far we know, there are many learning methods applied to facilitate the Qur'an learning process. Recently, a widely-used method is Ummi method. This study aims to find out the read-listen classical learning model implementation of Ummi method in improving the students' reading and writing quality of the Qur'an; and the results of Ummi method implementation in improving the students' reading and writing quality of the Qur'an at TPQ Darul Karomah Malang. This study uses a qualitative approach, with the type of qualitative descriptive research. Data collection techniques are interviews, observations, and documentation. The results of this study show that (1) The read-listen classical learning model includes 4 learning sessions. First, it begins with the opening, next by memorization, then classical demonstration, evaluation and ends with closing. (2) Ummi method scoring system is carried out in 2 ways. The daily scoring in the student achievement book and the level-up assessment in every 3 months. The classical read-listen learning model, Ummi method, is effective for appropriate classes, because the classical reading and listening learning model requires high focus and concentration in the process of learning. Abstrak Selain menjadi sumber bacaan Al-Quran juga dijadikan rujukan ajaran Islam. Maksudnya, Al-Quran dijadikan pedoman hidup yang didalamnya terkandung berbagai petunjuk untuk kehidupan manusia. Untuk membantu mewujudkan semangat belajar Al-Quran, sudah banyak jalan yang ditempuh. Pada perkembangan selanjutnya munculah model pembelajaran yang berlangsung di TPQ (Taman Pendidikan Al-Quran) yang bertujuan menjadikan seorang santri bisa menulis serta membaca al-Qur’an secara benar dan baik sesuai dengan kaidah-kaidah ilmu tajwid serta makharijul huruf. Seperti yang telah kita ketahui, selama ini banyak sekali metode pembelajaran yang digunakan untuk memudahkan dalam proses belajar Al-Quran. Salah satu metode yang saat ini banyak digunakan salah satunya adalah metode Ummi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan model pembelajaran klasikal baca simak metode Ummi dalam meningkatkan kualitas baca tulis Al-Quran dan bagaimana hasil penerapan model pembelajaran klasikal baca simak metode Ummi dalam meningkatkan kualitas baca tulis Al-Quran di TPQ Darul Karomah Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan melakukan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa (1) Penerapan model pembelajaran klasikal baca simak dilakukan dengan 4 sesi pembelajaran. Yakni sesi pertama diawali dengan pembukaan, kemudian hafalan, kemudian klasikal peraga, kemudian evaluasi dan diakhiri penutup. (2) Sistem penilaian dalam metode Ummi dilakukan dengan 2 cara. Yakni nilai harian yang dituliskan dalam buku prestasi santri dan penilaian kenaikan jilid yang dilakukan setiap 3 bulan sekali. Model pembelajaran Klasikal Baca Simak metode Ummi terbilang efektif ketika dipraktekkan di kelas yang sesuai, karena model pembelajaran klasikal baca simak membutuhkan fokus dan konsentrasi belajar yang tinggi
PERAN ORANG TUA DALAM PENGUATAN AKTIVITAS BERIBADAH ANAK DI MASA PANDEMI COVID-19 Ummah, Ika Zuharotul
Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 1 No 2 (2022): Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/mjpai.v1i2.1483

Abstract

The Covid-19 pandemic has had many impacts on several sectors of life, one of which is the education sector. The online school policy does not only have an impact on learning, but also on worship habituation activities that previously existed in schools being shifted to being at home. In this case, parents as the main educators in the family have a role in strengthening children's worship activities during the pandemic.The purposes of this study are: (1) To describe the role of fathers and mothers in strengthening children's worship activities during the Covid-19 pandemic, (2) To describe the steps taken by fathers and mothers when children disobey, (3) To describe the inhibiting factors faced by families in strengthening children's worship activities during the Covid-19 pandemic.This research uses a qualitative approach with the type of case study research. Data collection techniques in this study used observation, interviews, and documentation techniques. The data that has been obtained is then analyzed by steps, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The validity of the data in this study used triangulation techniques and source triangulation techniques.The results showed that: (1) The Role of Parents in Strengthening Children's Worship Activities During the Covid-19 Pandemic, among others: a) As a motivator, b) As Uswah, c) As a facilitator, d) As a mentor; (2) Steps taken by parents when a child disobeys, among others: a) Be firm, b) Apply rules and consequences if the child violates, c) Ask the Teacher for Help to Advise; (3) Inhibiting factors in Strengthening Children's Worship Activities During the Covid-19 Pandemic, including: a) The influence of peers, b) The influence of gadgets, c) The child's mood fluctuates. Parents are expected to build good cooperation with teachers so that the habit of worship that previously existed at school can be carried out at home to the fullest. Abstrak Pandemi Covid-19 membawa banyak pengaruh bagi beberapa sektor kehidupan, salah satunya sektor pendidikan. Kebijakan sekolah daring tidak hanya berdampak pada pembelajaran saja, namun pada kegiatan-kegiatan pembiasaan ibadah yang sebelumnya ada di sekolah dialihkan menjadi di rumah. Dalam hal ini, orang tua sebagai pendidik utama di keluarga memiliki peran dalam penguatan akativitas beribadah anak di masa pandemi. Tujuan Penelitian ini adalah untuk: (1) Untuk mendeskripsikan peran ayah dan ibu dalam penguatan aktivitas beribadah anak di masa pandemi Covid-19, (2) Untuk mendeskripsikan langkah-langkah yang yang diambil ayah dan ibu ketika anak tidak menurut, (3) Untuk mendeskripsikan faktor penghambat yang dihadapi keluarga dalam penguatan aktivitas beribadah anak di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis dengan langkah-langkah yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan teknik triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Peran Orang Tua dalam Penguatan Aktivitas Beribadah Anak Di Masa Pandemi Covid-19, antara lain: a) Sebagai motivator, b) Sebagai Uswah, c) Sebagai fasilitator, d) Sebagai mentor; (2) Langkah-langkah yang dilakukan orang tua ketika anak tidak menurut, antara lain: a) Bersikap tegas, b) Menerapkan aturan dan konsekuensi apabila anak melanggar, c) Meminta Bantuan Guru untuk Menasehati; (3) Faktor penghambat dalam Penguatan Aktivitas Beribadah Anak Di Masa Pandemi Covid-19, antara lain: a) Pengaruh teman sebaya, b) Pengaruh gadget, c) Mood anak yang naik turun. Orang tua diharapkan dapat membangun kerjasama yang baik dengan guru agar pembiasaan ibadah yang sebelumnya ada di sekolah dapat dilaksanakan di rumah secara maksimal.
PERADABAN DAN HASIL KEBUDAYAAN ISLAM DI ANDALUSIA PADA MASA DAULAH UMAYYAH Nisaa', Intan Hafidhatun
Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 1 No 2 (2022): Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/mjpai.v1i2.1512

Abstract

This paper discusses Islamic civilization during the Umayyad State in Andalusia. The Umayyad State is the first Islamic caliphate after Khulafaur Rashidin or the second Islamic caliphate after the reign of Rasulullah SAW. The Umayyad State was founded by Muawiyah Ibn Abu Sufyan in 661 M in Damascus (as the center of his government). After the collapse of the Umayyad rule in Damascus, the Umayyad State succeeded in rising and ruling in Andalusia, with Abdurrahman ad-Dakhil as the first caliph. At first, this government was led by an amir, but during the reign of Abdurrahman III changed to caliph. When Islam entered Andalusia, the country experienced rapid progress both in terms of civilization and education. In the process of writing, the author uses a qualitative method by using literacy sources to collect the necessary data. Abstrak Tulisan ini membahas tentang peradaban Islam pada masa Daulah Umayyah di Andalusia. Daulah Umayyah adalah kekhalifahan Islam pertama setelah Khulafaur Rasyidin atau kekhalifahan Islam kedua setelah pemerintahan Rasulullah SAW. Daulah Umayyah didirikan oleh Muawiyah Ibn Abu Sufyan pada tahun 661 M di Damaskus (sebagai pusat pemerintahannya). Setelah runtuhnya pemerintahan Umayyah di Damaskus, daulah Umayyah berhasil bangkit dan berkuasa di Andalusia, dengan Abdurrahman ad-Dakhil sebagai khalifah pertama. Pada mulanya, pemerintahan ini dipimpin oleh seorang amir, namun ketika masa pemerintahan Abdurrahman III berubah menjadi khalifah. Ketika Islam memasuki Andalusia, negeri ini mengalami kemajuan yang pesat baik dari segi peradaban maupun pendidikannya. Dalam proses penulisannya, penulis menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan sumber literasi untuk mengumpulkan data-data yang diperlukan.
METODE AL-WASHILAH SEBAGAI METODE TAHSIN BACA TULIS AL-QUR'AN (BTQ) SANTRI ASRAMA HIDAYATUL QUR'AN PONDOK PESANTREN DARUL 'ULUM JOMBANG Farahdina, Dania Sarah
Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 1 No 4 (2022): Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/mjpai.v1i4.1594

Abstract

The order of reading Al-Qur’an is a repeated command in Al-Qur’an and Hadist, in several chapters that Allah firmly instructs us to read Al-Qur’an even with several ethics go with it. Prophet Muhammad SAW has frequently instructed us to always reading Al-Qur’an. It certainly shows how great the reward of people who are reading Al-Qur’an even for people who are not yet understanding its meaning and facing obstacle in reading. Reading Al-Qur’an is the very first way to interact with Al-Qur’an, that is the basic step in learning Al-Qur’an science, then a moslem is encouraged to deepen the contains of Al-Qur’an, contemplates its meaning, and acts its contains and teachings. The aim of this research is: to describe 1) The placement test system reading writing capability in al-Qur’an of Islamic dormitory students in Hidayatul Qur’an Darul ‘Ulum Islamic Boarding School Jombang, 2) The implementation of al-washilah method as the media of tahsin reading and writing Al-Qur’an (btq) of Islamic dormitory students in Hidayatul Qur’an Darul ‘Ulum Islamic Boarding School Jombang, 3) The results of the implementation of al-washilah method as the media of tahsin reading writing Al-Qur’an (btq) of Islamic dormitory students in Hidayatul Qur’an Darul ‘Ulum Islamic Boarding School Jombang. This research used descriptive qualitative approach with type of research is field research since the researcher directly involves in the field of research namely Hidayatul Qur’an dormitory. The data collection of this research is using observation, interview, and documentation techniques. The data analysis is using Miles and Huberman model that coves data reduction, data presentation, conclusion and verification. Whilst for the research data checking, the researcher uses triangulation technique. This research shows results that: 1) placement test system is implemented with the purpose to know the capability of each student in reading and writing Al-Qur’an. 2) The implementation of Al-Washilah method as the student media tahsin reading writing Al-Qur’an has four steps, started with preparation class, tanaffus training, writing material, and ended with emphasizing tajwid, ghorib and waqaf washal in reading Al-Qur’an. 3) The implementation result of Al-Washilah method as the student media tahsin reading and writing Al-Qur’an shows positive progress and the student capability of reading writing Al-Qur’an grows rapidly over 2-3 month or 70 meetings Abstrak Perintah membaca Al-Qur’an adalah perintah yang terulang-ulang dalam Al-Qur’an dan Hadist, dalam beberapa ayat yang tegas Allat memerintahkan kita untuk membaca Al-Qur’an bahkan dengan beberapa etika yang menyertainya. Nabi Muhammad SAW juga berkali-kali memerintahkan kita untuk senantiasa membaca Al-Qur’an. Hal ini tentu menunjukkan betapa besarnya pahala orang yang membaca Al-Qur’an bahkan bagi orang yang belum paham maknanya atau kesulitan membacanya. Membaca Al-Qur’an adalah cara berinteraksi yang paling awal dengan Al-Qur’an, merupakan tahapan dasar dalam mempelajari ilmu Al-Qur’an, selanjutnya seorang muslim dianjurkan untuk memahami isi kandungan Al-Qur’an, merenungkan maknanya, dan mengamalkan isi dan ajarannya. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu: untuk mendeskripsikan 1) sistem pengelompokkan/placement test kemampuan baca tulis al-Qur’an (btq) santri asrama Hidayatul Qur’an Pondok Pesantren Darul ‘Ulum Jombang, 2) penerapan metode al-washilah sebagai media tahsin baca tulis al-Qur’an (btq) santri asrama Hidayatul Qur’an Pondok Pesantren Darul ‘Ulum Jombang, 3) hasil penerapan metode al-washilah sebagai media tahsin baca tulis al-Qur’an Pondok Pesantren Darul ‘Ulum Jombang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian field research karena peneliti terjun langsung ke lokasi penelitian yakni asrama Hidayatul Qur’an. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk analisis datanya menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Sedangkan untuk pengecekan data penelitian, peneliti menggunakan teknik triangulasi. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa: 1) Sistem pengelompokan/Placement Test diterapkan dengan tujuan mengetahui kemampuan masing-masing santri dalam hal baca tulis al-Qur’an. 2) Penerapan metode al-washilah sebagai media tahsin baca tulis al-qur’an santri memiliki 4 tahapan, diawali dengan kelas persiapan, latihan tanaffus, materi tulis dan diakhiri dengan penekanan tajwid, ghorib dan waqaf washal dalam bacaan al-Qur’an. 3) Hasil penerapan metode al-washilah sebagai media tahsin baca tulis al-Qur’an santri menunjukkan progress yang positif dan kemampuan baca tulis al-Qur’an santri terus berkembang pesat dalam kurun waktu 2-3 bulan atau dalam 70 kali pertemuan
STRATEGI GURU SKI DALAM MEMANFAATKAN PERAN TEMAN SEBAYA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA ERA COVID-19 DI MAN 2 MALANG Khusna, Wildatul
Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 1 No 3 (2022): Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/mjpai.v1i3.1607

Abstract

The Covid-19 pandemic, which has an impact on learning activities in schools, has inspired this study. Teachers have changed virtual learning or distance learning, which is generally known to as online learning (in the network). Students are bored by online learning because the learning is still monotonous and there is no supervision. This may have an impact on the decline in student motivation. As a result, researchers attempted to explore how SKI teachers used strategies to improve student motivation in the Covid-19 era at MAN 2 Malang. The objectives of this study were to: (1) To describe SKI teachers' strategy in using peer roles to improve student learning motivation in the covid-19 era at MAN 2 Malang; and (2) To describe the factors that support and inhibit SKI teachers' strategy in using peer roles to improve student learning motivation in the covid-19 era at MAN 2 Malang. This study uses a qualitative research approach with a descriptive type. The researcher functions as the research instrument. Observation, interview, and documentation are the techniques used to obtain data. Data collection, data reduction, data presentation, and data verification are the techniques used in data analysis. The findings revealed that: 1) The SKI teacher's strategy for improving student learning motivation in the covid-19 era at MAN 2 Malang was an active learning strategy using the role of peers, applying the following steps: a) divide students into groups, b) assign each group a topic to study, c) ask each group to prepare learning strategies, d) make some suggestions (using visual aids, preparing media, giving examples, involving friends to ask questions), e) allow students time to prepare, f) material presentation, g) teacher giving conclusions and clarifying the results of the discussion, 2) The supporting factors of SKI teacher's strategy in improving student learning motivation in the covid-19 era at MAN 2 Malang are 2 factors, including: a) external factors (maintaining communication and cooperation between teachers and parents, providing motivation from teachers, students having phones and receiving quota subsidies), b) internal factors (fearing if they get bad grades). While there are two inhibiting factors: a) external (students are bored, they pay less attention to learning, and they have a low interest in reading), and b) internal (internet signal constraints, lack of supervision from parents). Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya pandemi Covid-19 yang berdampak pada kegiatan pembelajaran di sekolah, guru mengubah pembelajaran secara virtual atau pembelajaran jarak jauh yang biasa disebut dengan pembelajaran daring (dalam jaringan). Pembelajaran daring mengakibatkan peserta didik merasa jenuh karena pembelajaran yang dilakukan masih monoton dan tidak ada pengawasan dalam pembelajaran. Hal ini dapat mempengaruhi turunnya motivasi peserta didik. Oleh karena itu, peneliti mencoba menggali bagaimana strategi yang digunakan oleh guru SKI dalam meningkatkan motivasi siswa pada era covid-19 di MAN 2 Malang. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui strategi guru SKI dalam memanfaatkan peran teman sebaya untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada Era Covid-19 di MAN 2 Malang (2) Untuk mengetahui Faktor pendukung dan penghambat strategi guru SKI dalam memanfaatkan peran teman sebaya untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada Era Covid-19 di MAN 2 Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif. Instrumen penelitian yaitu peneliti sendiri. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan Teknik yang digunakan dalam menganalisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Strategi yang digunakan Guru SKI dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada era covid-19 di MAN 2 Malang yaitu strategi pembelajaran aktif dengan memanfaatkan peran teman sebaya, dengan menggunakan langkah-langkah sebagai berikut:a) membagi siswa menjadi beberapa kelompok, b) setiap kelompok diberi tugas untuk mempelajari satu topik, c) meminta setiap kelompok menyiapkan strategi pembelajaran, d) membuat beberapa saran (menggunakan alat bantu visual, menyiapkan media, memberikan contoh, melibatkan teman untuk bertanya), e) memberi waktu siswa untuk persiapan, f) presentasi materi, g) guru memberi kesimpulan serta klarifikasi hasil diskusi. 2) Faktor pendukung strategi Guru SKI dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada era covid-19 di MAN 2 Malang ada 2 faktor antara lain: a) faktor eksternal (terjaganya komunikasi dan kerjasama antara guru dan orang tua, pemberian motivasi dari guru, siswa mempunyai handphone dan mendapatkan subsidi kuota), b) faktor internal (merasa takut jika mendapatkan nilai jelek). Sedangkan faktor penghambat juga ada 2 faktor yaitu: a) eksternal (siswa merasa bosan, siswa kurang memperhatikan pembelajaran, minat baca rendah), b) internal (terkendala sinyal internet, kurangnya pengawasan dari orang tua).
PENERAPAN MODEL COOPERATIVE TIPE JIGSAW LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA PADA MATA PELAJARAN FIKIH KELAS XII DI MAN 5 JOMBANG Alfakhri, Mohamad Wildan
Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 1 No 3 (2022): Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/mjpai.v1i3.1608

Abstract

The learning method is very important in preparing the learning process activities. Of course, you have to consider choosing strategies and models that are relevant to the learning methods that will be used during the learning process. No exception in class XII Fiqh learning at MAN 5 Jombang. The objectives of this study are to describe: 1) The implementation of cooperative model of jigsaw learning type in class XII jurisprudence subjects at MAN 5 Jombang, 2) The results of implementing cooperative model of jigsaw learning type in improving students' understanding of Fiqh class XII subjects at MAN 5 Jombang, 3) Supporting and inhibiting factors for implementing a cooperative model of jigsaw learning type in improving students' understanding of fiqh subjects in class XII at MAN 5 Jombang. This study uses a qualitative approach and uses a qualitative descriptive type of research to observe directly what is happening in the field and analyze data in the form of sentences or words. Methods of data collection using observation, interviews, and documentation. The results showed that: 1) The implementation of an cooperative model of jigsaw learning type in fiqh class XII subjects at MAN 5 Jombang went well according to the plans made by the teachers and researchers. 2) The results of this implementation are considered effective according to the learning objectives. From the observations and observations of the researchers, the students' understanding was successful in understanding the material and problems given. In addition, students also develop in their courage to speak in front of the class, ask questions, answer, argue and work well with each other among their friends. 3). Supporting factors in its implementation are students' thinking ability, student enthusiasm, student cooperation. While the inhibiting factors are class management and time capacity. Abstrak Metode pembelajaran merupakan hal yang sangat penting dalam mempersiapkan kegiatan proses pembelajaran. Tentunya harus mempertimbangkan untuk memilih strategi dan model yang relevan dengan metode pembelajaran yang akan digunakan selama proses pembelajaran. Tak terkecuali dalam pembelajaran Fikih kelas XII di MAN 5 Jombang. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskrispsikan : 1) Pelaksanaan model cooperative tipe jigsaw learning pada mata pelajaran Fikih kelas XII di MAN 5 Jombang, 2) Hasil pelaksanaan model cooperative tipe jigsaw learning dalam meningkatkan pemahaman peserta didik pada mata pelajaran Fikih kelas XII di MAN 5 Jombang, 3) Faktor pendukung dan penghambat penerapan model cooperative tipe jigsaw learning dalam meningkatkan pemahaman peserta didik pada mata pelajaran Fikih kelas XII di MAN 5 Jombang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan menggunakan jenis penelitian deskriptif kualititatif (field research) untuk mengamati secara langsung yang terjadi di lapangan dan menganalisis data-data berupa kalimat atau kata. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Pelaksanaan model cooperative tipe jigsaw learning pada mata pelajaran Fikih kelas XII di MAN 5 Jombang berjalan dengan baik sesuai dengan perencanaan yang telah dibuat oleh guru dan peneliti. 2) Hasil pelaksanaannya ini terbilang efektif sesuai tujuan pembelajaran. Dari observasi dan pengamatan peneliti, pemahaman peserta didik berhasil dalam memahami materi dan permasalahan yang diberikan. Selain itu, peserta didik juga berkembang dalam keberaniannya untuk berbicara di depan kelas, bertanya, menjawab, berpendapat dan saling bekerja sama dengan baik antar sesama temannya. 3). Faktor pendukung dalam pelaksanaannya adalah kemampuan berfikir peserta didik, semangat peserta didik, kerja sama peserta didik. Sedangkan faktor penghambatnya adalah pengelolaan kelas dan kapasitas waktu.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS WEBSITE APPLICATION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN SKI DI MTSN 4 PASURUAN Salsabila, Sari
Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 1 No 3 (2022): Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/mjpai.v1i3.1641

Abstract

Media is one of the components of learning that has an important role in supporting learning success. With this role, the development of creating media for learning and the use of learning media is necessary to attract students' interest so that they are more enthusiastic about the learning process. If students are enthusiastic about the learning process, it will certainly impact their learning outcomes. The positive power and synergy of the media can bring learning in a more creative, innovative, and dynamic direction. The development of the website application or named Hikayaat is intended to increase student learning outcomes regarding SKI subjects, especially the material for the progress of Islamic civilization and culture during the Abbasid era. In the process of developing the Hikayaat using the ADDIE development model which has 5 stages; The first is needs analysis to find the right problem and solution. The second is designing learning media includes the preparation of guidebooks, making needs maps. The third is develop a website application-based learning media then validated to experts. The fourth is testing the learning media and distributing student response questionnaires, and the fifth is evaluate and improve website application-based learning media Abstrak Media merupakan satu dari sekian komponen pembelajaran yang perannya amat penting demi menunjang keberhasilan belajar. Kekuatan positif dan sinergi yang dimiliki media mampu membawa pembelajaran ke arah yang lebih kreatif, inovatif, dan dinamis. Dengan perannya tersebut, pengembangan dalam pembuatan dan pemanfaatan media pembelajaran menjadi sangat perlu untuk menarik minat siswa sehingga lebih antusias dalam proses belajar, jika siswa antusias tentunya akan berdampak pada hasil belajar mereka. Pembuatan aplikasi web atau yang diberi nama Hikayaat ini dimaksudkan untuk dapat meningkatkan hasil belajar siswa mengenai mata pelajaran SKI khususnya pada materi kemajuan peradaban dan kebudayaan Islam masa daulah Abbasiyah. Dalam proses pengembangannya, media Hikayaat menggunakan model pengembangan ADDIE yang memiliki 5 tahapan; yang pertama menganalisis kebutuhan untuk menemukan masalah dan solusi yang tepat. Kedua, merancang media pembelajaran, menyusun buku pedoman, peta kebutuhan, dan rancangan. Ketiga, mengembangkan media pembelajaran berbasis website application kemudian divalidasikan kepada para ahli. Keempat, mengujicobakan media pembelajaran berbasis website application dan meyebarkan angket respon siswa, dan yang kelima adalah melakukan evaluasi serta perbaikan media pembelajaran berbasis website application.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING MENGGUNAKAN GOOGLE CLASSROOM MATA PELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM SISWA KELAS XII IIK 2 ERA PANDEMI MAN 4 JOMBANG Nuriana, Fatatin
Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 1 No 3 (2022): Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/mjpai.v1i3.1662

Abstract

In the era of the covid 19 pandemic, all activities including learning must be done from home. As a result, not a few students' learning outcomes are low. One of the factors is the implementation of models and the use of learning media, especially in the Islamic Culture History Subject. Thus, educators must develop creativity and innovate in learning by utilizing technology with google classroom as an online learning medium and present interesting learning models such as problem based learning models. The results of this research are: 1) planning the use of google classroom to improving learning outcomes of problem.based.learning models,.is by compiling lesson plans, compiling teaching materials, preparing teaching media, and making learning outcomes measuring tools. 2) implementation the use of google classroom to improving learning outcomes of the problem based learning model was carried out in 2 cycle stages with pre action pretest, posttest in cycles I and II. 3) evaluation the use of google classroom to improving learning outcomes of the problem.based.learning.model there is an increase in learning outcomes from pretest to cycle I with average values, namely pretest (67,5), posttest cycle I (75) and posttest cycle II (93,5). Abstrak Di era pandemi covid 19, segala aktivitas termasuk pembelajaran harus dilakukan dari rumah. Akibatnya, tidak sedikit hasil belajar peserta didik menjadi rendah. Salah satu faktornya yaitu penerapan model dan penggunaan media pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran SKI. Sehingga, pendidik harus mengembangkan kreativitas dan berinovasi dengan memanfaatkan teknologi dengan menggunakan google classroom sebagai media belajar daring dan menyuguhkan model pembelajaran menarik seperti model problem based learning. Hasil dari penelitian ini yaitu: 1) Perencanaan penggunaan google classroom dalam meningkatkan hasil belajar model problem based learning yaitu menyusun RPP, bahan/materi ajar, menyiapkan media ajar, dan membuat alat ukur hasil belajar. 2) Pelaksanaan penggunaan google classroom dalam meningkatkan hasil belajar model problem based learning dilakukan 2 tahap siklus dengan pra tindakan pretest dan posttest pasca tindakan di siklus I dan II, 3) Evaluasi penggunaan google classroom dalam meningkatkan hasil belajar model problem based learning ada peningkatan hasil belajar dari pretest hingga siklus I dengan nilai rata-rata, yaitu pretest (67,5), posttest siklus I (75) dan posttest siklus II (93,5).
OPTIMIS DAN SABAR DALAM AL-QUR’AN DAN HADITS: Kajian Tafsir Tematik Rismawati, Annisa
Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2 No 1 (2023): Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/mjpai.v2i1.1731

Abstract

Optimism and patience are two attitudes that are mutually sustainable. Which optimism becomes a confident attitude in business, while patience is an attitude that is bor after a sense of optimism. Al-Qur’an and Hadits have several times touched on the issue of optimism and patience. That can indicates, that an optimistic and patient attitude is an important attitude in human life. The application of an optimistic and patient attitude will bring the owner to happiness in this world and the hereafter. This study was made with aim of digging up information about the optimistic and patient attitude contained in the al-Qur’an and Hadits. Then through qualitative research with a literature review approach, verses in the al-Qur’an with the same problem topic are collected, then complemented by Hadits that have relevant similarities using the thematic interpretation method. Through this research, we can find out the optimistic and patient attitude that is written in al-Qur’an and Hadits. By knowing this, it will make it easier for someone to ben optimistic and patient in life. Abstrak Optimis dan sabar merupakan dua sikap yang saling berkesinambungan. Dimana optimis menjadi sikap yakin dalam usaha, sedangkan sabar adalah sikap yang lahir setelah adanya rasa optimis. Al-Qur’an maupun Hadits telah beberapa kali menyinggung mengenai masalah optimis dan sabar. Hal tersebut menandakan bahwa sikap optimis dan sabar menjadi suatu sikap yang penting dalam kehidupan manusia. Penerapan sikap optimis dan sabar akan membawa pemiliknya pada kebahagiaan di dunia maupun di akhirat. Penelitian ini dibuat bertujuan untuk menggali informasi mengenai sikap optimis dan sabar yang terkandung dalam al-Qur’an maupun Hadits. Kemudian melalui penelitian kualitatif dengan pendekatan kajian pustaka, ayat-ayat dalam al-Qur’an dengan topik permasalah sama dihimpun, kemudian dilengkapi dengan Hadits yang memiliki persamaan yang relevan dengan menggunakan metode tafsir tematik. Melalui penelitian ini, kita dapat mengetahui sikap optimis dan sabar yang tertulis dalam al-Qur’an maupun Hadits. Dengan mengetahui hal tersebut, maka akan memudahkan seseorang dalam melakukan optimis dan sabar dalam kehidupannya.
KEWAJIBAN MENUNTUT ILMU: Kajian Tafsir Tematik Ilmi, Ziyadatul; Siham, Aqilla Armintya
Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 1 (2024): Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/mjpai.v3i1.1733

Abstract

The Humans and Jinn are commanded to worship Allah swt. And there is no way and no way to worship Allah swt. properly except with syar'i knowledge, namely the ladder to Allah swt. and he too is the way to His pleasure. Islam cannot be enforced except by knowledge. Islam circulates and is preached in the midst of society with knowledge, and Muslims are people of knowledge, because of all the rules and teachings contained in Islam is based on and based on knowledge. Al-Qur'an from beginning to end is a science that contains many lessons that very important and precious to us, and we are not allowed to talk about this religion except with knowledge. Science has a high position in Islam. Because of that people who have knowledge occupy a high position in the sight of Allah SWT. All Muslims are required to seek knowledge so that their faith does not go astray, their worship is correct, and their behavior is in accordance with the Shari'a. Seeking knowledge is one of the obligations for every Muslim as long as life is still conceived in the body. Abstrak Manusia dan Jin diciptakan untuk menyembah Allah swt. Dan tidak ada jalan serta cara untuk menyembah Allah swt. dengan baik kecuali dengan ilmu syar'i, yaitu tangga menuju Allah swt. dan dia juga adalah jalan menuju keridhaan-Nya. Islam tidak dapat ditegakkan kecuali dengan ilmu. Islam beredar dan diberitakan di tengah-tengah masyarakat dengan ilmu, dan umat Islam adalah orang yang berilmu, karena semua aturan dan ajaran yang terkandung dalam Islam didasarkan dan didasarkan pada ilmu. Al-Qur'an dari awal sampai akhir adalah ilmu yang banyak mengandung pelajaran yang sangat penting dan berharga bagi kita, dan kita tidak boleh membicarakan agama ini kecuali dengan ilmu. Ilmu memiliki kedudukan yang tinggi dalam Islam. Karena itu orang yang berilmu menempati kedudukan yang tinggi di sisi Allah SWT. Semua umat Islam diwajibkan untuk menuntut ilmu agar imannya tidak menyimpang, ibadahnya benar, dan perilakunya sesuai dengan syariat. Menuntut ilmu merupakan salah satu kewajiban bagi setiap muslim selama hayat masih dikandung badan

Page 2 of 10 | Total Record : 98