cover
Contact Name
La Ode Agus Salim
Contact Email
sciencetech.group23@gmail.com
Phone
+6289508163057
Journal Mail Official
sciencetech.group23@gmail.com
Editorial Address
Jl. Findayani Indah, Kec. Baruga, Kel. Wundudopi, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia
Published by CV. Science Tech Group
ISSN : -     EISSN : 30478855     DOI : -
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia adalah platform publikasi terkemuka yang berkomitmen menyajikan penelitian berkualitas tinggi dengan penekanan pada inovasi, kreativitas, dan keaslian, yang berlandaskan metodologi ilmiah yang ketat. Jurnal ini mencakup berbagai bidang studi seperti kesehatan umum, farmasi, teknologi dan rekayasa kesehatan, nutrisi dan gizi, sains alam dan lingkungan, biologi, kimia, dan fisika. Terbit enam kali setahun, Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia didedikasikan untuk standar kualitas tertinggi, berupaya menjadi sumber rujukan utama, dan memberikan kontribusi signifikan terhadap kemajuan ilmu pengetahuan serta peningkatan kesehatan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2025): Jan-Feb" : 6 Documents clear
Korelasi Sikap Duduk dan Durasi Duduk dengan Masalah Muskuloskeletal Pada Mahasiswa TBD Angkatan 7 Lerita, Salsabila Widitya; Roosarjani, Christina; Laili , Ni’mah Hidayatul
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2025): Jan-Feb
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jrski.v2i1.269

Abstract

Berbagai faktor berperan ketika mahasiswa mengalami keluhan muskuloskeletal selama praktikum. Salah satu faktor tersebut adalah posisi duduk yang tidak ergonomis, di mana praktikum melibatkan banyak waktu duduk. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan apakah keluhan muskuloskeletal pada mahasiswa TBD angkatan 7 berkaitan dengan postur duduk dan durasi duduk. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional dan metode kuantitatif korelasional. Populasi penelitian terdiri dari 44 responden, dengan teknik total sampling sebagai metode pengambilan sampel. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, dan uji statistik yang digunakan adalah Product Moment (Pearson). Proses pengolahan data dilakukan menggunakan SPSS dan Microsoft Excel 2019. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara postur duduk dan keluhan muskuloskeletal, dengan nilai koefisien korelasi 0,429 dan tingkat signifikansi (2-tailed) sebesar 0,004 < 0,05. Sebaliknya, terdapat hubungan yang signifikan (Sig. (2-tailed) = 0,002 < 0,05) dan nilai koefisien korelasi (0,460) antara durasi duduk dan masalah muskuloskeletal. Hasil ini menunjukkan arah hubungan antara ketiga variabel. Masalah muskuloskeletal memiliki korelasi dengan postur duduk dan durasi waktu duduk. Pada mahasiswa TBD angkatan 7, keluhan muskuloskeletal meningkat seiring dengan lamanya waktu duduk dan postur yang diadopsi selama aktivitas tersebut.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Rendahnya Cakupan Kunjungan Antenatal Care (ANC) di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Simeulue Barat Winda, Risma; Yarah, Saufa; Novita, Nia Hairu
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2025): Jan-Feb
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jrski.v2i1.239

Abstract

Pelayanan kesehatan ibu hamil atau antenatal harus memenuhi frekuensi minimal enam kali pemeriksaan kehamilan. Kenyataannya, tidak semua ibu hamil melakukan kunjungan ANC secara berkala sehingga cakupan K1 dan K4/K6 menjadi rendah. AKI di dunia pada tahun 2020 adalah 223 per 100.000 kelahiran hidup, Jumlah kematian ibu di Indonesia pada tahun 2022 menunjukkan 3572 kematian. Untuk Kabupaten Simeulue jumlah kematian ibu hamil terdapat 2 orang, ibu bersalin 2 orang dan ibu nifas 1 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya cakupan kunjungan antenatal care (ANC) di Wilayah Kerja Puskesmas Simeulue Barat. Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan crossectional study. Sampel dalam penelitian adalah seluruh ibu hamil trimester III. Teknik pengambilan sampel menggunakan total populasi yaitu 67 orang. Analisa data menggunakan uji Chi-Square Test (x2) pada tingkat kemaknaannya yaitu 95% (P<0,05). Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan pengetahuan (p-value=0,001), dukungan suami (p-value=0,000), peran petugas kesehatan (p-value=0,030) dengan cakupan kunjungan antenatal care, dan tidak terdapat hubungan informasi (p-value=0,096) dengan cakupan kunjungan antenatal care. Ada hubungan pengetahuan, dukungan suami, peran petugas kesehatan dengan cakupan kunjungan antenatal care, dan tidak ada hubungan informasi dengan cakupan kunjungan antenatal care. Bagi tempat penelitian dapat menjadi bahan masukan dalam memberikan pendidikan kesehatan bagi ibu hamil tentang pentingnya kunjungan ANC serta bekerjasama dengan pihak-pihak terkait turun langsung ke lapangan untuk memberikan penyuluhan mengenai pentingnya kunjungan kehamilan.
Peningkatan Kelarutan dan Kecepatan Disolusi Obat dengan Metode Dispersi Padat untuk Meningkatkan Bioavailabilitas Obat: Review Artikel Irwanto, Mohammad Firman
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2025): Jan-Feb
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jrski.v2i1.275

Abstract

Kelarutan obat dalam air adalah salah satu faktor utama yang menentukan kecepatan disolusi dan memengaruhi bioavailabilitas obat. Obat dengan sifat lipofilik atau sulit larut dalam air sering kali memiliki kecepatan disolusi yang rendah dalam cairan gastrointestinal, sehingga menghasilkan bioavailabilitas yang rendah. Tantangan ini mendorong pengembangan berbagai strategi untuk meningkatkan kelarutan obat, salah satunya adalah metode dispersi padat. Dispersi padat merupakan sistem dispersi di mana satu atau lebih zat aktif didistribusikan ke dalam pembawa inert atau matriks dalam bentuk padat melalui teknik peleburan (fusi), pelarutan, atau kombinasi keduanya. Metode ini memungkinkan pengurangan ukuran partikel, pembentukan partikel amorf, serta peningkatan keterbasahan partikel. Artikel ini menggunakan metode literatur review untuk menganalisis dan menyajikan informasi terkini mengenai teknik dispersi padat serta potensinya dalam meningkatkan bioavailabilitas obat. Dengan penerapan metode ini, bioavailabilitas obat dapat ditingkatkan secara signifikan, menjadikannya pendekatan yang menjanjikan dalam formulasi farmasi.
Hubungan Perilaku Gizi dan Sikap dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronik pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Wara Utara Kota Palopo Trisnawati, Astie; Mokodompit , Eliyanti Agus
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2025): Jan-Feb
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jrski.v2i1.267

Abstract

Kebutuhan nutrisi selama kehamilan sangat penting bagi kesehatan ibu dan janin. Kekurangan gizi pada ibu hamil dapat menyebabkan Kekurangan Energi Kronik (KEK), yang meningkatkan risiko komplikasi kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara perilaku gizi dan sikap ibu hamil dengan kejadian KEK di wilayah kerja Puskesmas Wara Utara, Kota Palopo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku gizi dan sikap ibu hamil dengan kejadian KEK di wilayah tersebut. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan studi potong lintang (cross-sectional). Populasi penelitian terdiri dari 307 ibu hamil yang terdaftar di Puskesmas Wara Utara pada periode Agustus-September 2024. Sampel yang digunakan berjumlah 76 orang yang dipilih dengan metode total sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara perilaku gizi ibu hamil dengan kejadian KEK (p=0,015) dan hubungan antara sikap gizi ibu hamil dengan kejadian KEK (p=0,004). Diperlukan peningkatan kunjungan antenatal care untuk mengurangi angka KEK pada ibu hamil. Selain itu, penting untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang gizi secara berkesinambungan, salah satunya melalui pencarian informasi kesehatan setiap kali berkunjung ke tenaga kesehatan.
Deteksi dan Kuantifikasi Rhodamin B pada Tiga Jenis Kosmetik tanpa Nomor Izin BPOM yang Beredar di Pasar Tradisional Kota Depok Setyaningsih, Erwi Putri; Manullang, Cindy; Subaryanti, Subaryanti
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2025): Jan-Feb
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jrski.v2i1.283

Abstract

Perona bibir, perona mata, dan perona pipi tanpa nomor izin BPOM banyak diperjualbelikan terutama di pasar tradisional. Warna yang menarik dan beragam pada kosmetik tersebut menjadi daya tarik bagi konsumen, namun produk tersebut patut diwaspadai karena dapat mengandung bahan kimia berbahaya seperti Rhodamin B. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeteksi kandungan dan mengetahui kadar rhodamin B pada perona bibir, perona pipi, dan perona mata tanpa nomor izin BPOM yang beredar di pasar Tradisional Kota Depok. Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif menggunakan Kromatografi Lapis Tipis dengan fase gerak etil asetat : n-butanol : amonia (60:20:20) dan analisis kuantitatif secara Spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 530 nm. Proses ekstraksi untuk menarik rhodamin B atau zat pewarna pada sampel dengan cara menambahkan HCl 4M dan metanol. Hasil penelitian menunjukkan dari 15 sampel yang diuji, terdapat 4 sampel yang positif mengandung Rhodamin B dengan kode S4, S10, S12, dan S14 dengan kadar Rhodamin B pada sampel kode S4 sebesar 0,27158 mg/g, kode S10 sebesar 0,48093 mg/g, kode S12 sebesar 0,29712 mg/g, kode S14 sebesar 0,36881 mg/g.
Gambaran Kadar Interleukin-10 (IL-10) pada Pasien Hepatitis B dengan Metode ELISA Susanti, A. Meryam; Rahman, Indas Wari; Dirga, Ayusti; RN, Risky Nurul Fadlila; Kesrianti, Andi Maya; Yulianti
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2025): Jan-Feb
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jrski.v2i1.308

Abstract

Hepatitis B adalah penyakit infeksi hati yang disebabkan oleh virus hepatitis B (HBV), dapat menimbulkan komplikasi serius seperti sirosis dan kanker hati dengan penularan melalui kontak dengan cairan tubuh yang terinfeksi, seperti darah, air liur, cairan vagina, dan sperma. Pada saat terjadi inflamasi, sitokin yang ada dalam tubuh akan merespon atau mengenali jenis patogen virus yang masuk ke dalam tubuh. Interleukin-10 (IL-10) adalah sitokin dengan sifat anti-inflamasi kuat yang memainkan peran sentral dalam membatasi respon imun inang terhadap patogen. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kadar Interleukin 10 (IL-10) pada pasien Hepatitis B. Metode yang digunakan dalam mengukur kadar IL-10 adalah ELISA (Enzyme-Linked Immunosorbent Assay), dengan menggunakan spesimen serum pasien hepatitis B yang menjalani perawatan di rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar IL-10 pada semua pasien hepatitis B meningkat dengan persentase 100%. Hal ini menunjukkan adanya peradangan dan respon imun yang kuat pada pasien hepatitis B

Page 1 of 1 | Total Record : 6