cover
Contact Name
Trisnawathy
Contact Email
jacee@poliupg.ac.id
Phone
+6285242585424
Journal Mail Official
jacee@poliupg.ac.id
Editorial Address
Jl. Perintis Kemerdekaan Km. 10 Kota Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Journal of Applied Civil and Environmental Engineering (JACEE)
ISSN : -     EISSN : 27750213     DOI : https://doi.org/10.31963
Journal of Aplied Civil Engineering and Environmental (JACEE) publishes original research papers and comprehensive reviews in all the subfields of civil engineering, including applied structure and material, hydrology and water resources, transportation system and engineering, and geotechnical engineering issues that impact on society. Relevant topics incorporating the insights and methodologies of disciplines such as water resource systems, ecohydrology, geomorphology, soil science, instrumentation and remote sensing, data and information sciences, civil and environmental engineering are within the scope of this journal.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2024): Oktober" : 8 Documents clear
Analisis Perancangan Fondasi Tiang Pancang Pada Proyek Pembangunan Gedung Parkir Rumah Sakit Primaya Menggunakan Software Plaxis Fricilya Palinggi', Elsa; Razaq, Datin Firdha; Muh. Suradi; Badaruddin , Sugiarto
Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Vol. 4 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/jacee.v4i2.5132

Abstract

Rumah Sakit Primaya merupakan infrastruktur kesehatan di kota Makassar, yang memiliki permasalahan penyediaan lahan parkir karena lahan parkir yang tersedia sudah tidak mampu menampung perparkiran yang dibutuhkan. Untuk itu dibutuhkan sebuah gedung parkir bertingkat. Berdasarkan data pembebanan dan lapisan tanahnya, maka diperlukan penggunaan fondasi tiang pancang. Salah satu software yang digunakan untuk menyelesaikan analisis desain fondasi tiang adalah Software Plaxis 2D. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain fondasi tiang pancang dengan menggunakan Software Plaxis 2D, dimana hasilnya akan diverfikasi dengan analisisi manual. Analisis Software Plaxis 2D terdiri dari empat buah sub-program yaitu input data, perhitungan (calculation), keluaran (output), dan kurva. Analisis manual menggunakan metode Meyerhof 1976 untuk daya dukung, metode Vesic 1977 dan Vesic 1970 untuk penurunan, metode Brooms 1964 untuk analisis lateral dan pergerakan lateral. Perhitungan dilakukan pada tiga titik yaitu AS O-25, L-22, dan L-26 dengan hasil data lapangan pengujian SPT. Hasil penelitian diperoleh fondasi spun pile dengan diameter tiang 0,5 m dan diperoleh 4 tiang untuk AS O-25, 2 tiang untuk AS L-22, dan 2 tiang untuk AS L-26. Hasil analisis Software Plaxis 2D diperoleh lebih besar dari analisis manual namun perbedaanya tidak terlalu signifikan. Sehingga perancangan fondasi menggunakan metode permodelan Software Plaxis 2D relatif aman dan efisien Kata Kunci : Tiang Pancang, Software Plaxis 2D, Spun Pile
Perbandingan Kinerja Superplasticizer Berbasis Naftalena Dan Polimer Pada Kuat Tekan Beton dhani, Ramdhani Nur Saputra; Fuadah, Nurul Izmi; Husein, Saddam; Setiabudhi, Indrasurya; Ulfah, Ulfah; Handayani, Rut; Zulfadilah, Ahmad
Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Vol. 4 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/jacee.v4i2.5133

Abstract

Penelitian ini membahas perbandingan kinerja superplasticizer berbasis naftalena dan polimer pada beton dengan rancangan campuran (mix design) yang sama. Pengujian dilakukan untuk mengevaluasi workability, retensi slump, dan kekuatan tekan pada berbagai umur beton (1, 7, 14, dan 28 hari). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan superplasticizer berbasis polimer menghasilkan kekuatan tekan yang lebih tinggi dan perkembangan kekuatan yang lebih cepat dibandingkan dengan berbasis naftalena. Beton dengan aditif berbasis polimer mencapai kekuatan tekan 185 kg/cm² pada umur 1 hari, 508 kg/cm² pada 7 hari, 533 kg/cm² pada 14 hari, dan 550 kg/cm² pada 28 hari. Sementara itu, beton dengan aditif berbasis naftalena menunjukkan peningkatan kekuatan yang lebih lambat. Temuan ini menunjukkan keunggulan superplasticizer berbasis polimer untuk aplikasi beton berkinerja tinggi, terutama pada proyek yang memerlukan percepatan konstruksi. Kata Kunci : superplasticizer, naftalena, polimer, kuat tekan
Perbandingan Kuat Tekan Beton Terhadap Penggunaan Pasir Sungai Pangkajene dan Pasir Pinrang Manganta, Martha; Asik, Jhon; Setiabudhi , Indrasurya; Linthin, Meilani Paa; Putri, Wanda Aqiqah
Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Vol. 4 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/jacee.v4i2.5141

Abstract

Beton adalah hal yang paling banyak digunakan dalam konstruksi. Material beton terdiri atas agregat, semen dan air. Kualitas dari beton sangat dipengaruhi oleh kualitas material yang digunakan, maka perlu dilakukan pengujian material dilaboratorium. Di Pangkep terdapat stockpile yang menjual 2 jenis pasir yaitu pasir sungai Pangkajene dan pasir Pinrang, tetapi masyarakat tidak dapat memilih jenis pasir yang akan digunakan sesuai kebutuhan infrastruktur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menguji karakteristik pasir sungai Pangkajene dan pasir Pinrang. Metodologi penelitian dalam penelitian ini adalah mix desain dengan metode DOE (Departement of Environment) dengan kuat tekan f’c 30 Mpa yang akan dihasilakn dari sampel beton silinder Ø15, H 30cm. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik pasir sungai Pangkajene termasuk pasir kasar, sedangkan pasir Pinrang termasuk pasir halus dan perbandingan kuat tekan karakteristik untuk pasir sungai Pangkajene diperoleh 27.69 MPa, sedangkan pasir Pinrang adalah 25.57 MPa. Hasil kuat tekan karakteristik yang menggunakan pasir sungai Pangkajene memiliki kuat tekan lebih baik, tetapi nilai kuat tekan karakteristik dari pasir sungai Pangkajene dan pasir Pinrang tidak mencapai mutu beton yang direncanakan yaitu 30 Mpa sehingga perlu dilakukan trial mix dan menambahkan kadar semen yang lebih tinggi untuk mengetahui mutu beton kurang lebih 30 Mpa.
Optimalisasi Kinerja Simpang dengan Metode Local Area Traffic Management (Studi Kasus: Simpang Empat Bersinyal Toddopuli Kota Makassar) Zakariah, Aisyah; Razak, Bustamin Abdul; Gani, Fadly Arirja; Ardiansyah, Ardiansyah; Bahar, Muh. Ikhlasul Amal
Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Vol. 4 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/jacee.v4i2.5125

Abstract

Konflik lalu lintas, terutama di persimpangan jalan, menjadi penyebab utama kemacetan dan tundaan. Di Makassar, simpang empat bersinyal Toddopuli merupakan salah satu lokasi yang mengalami masalah lalu lintas serius, terutama pada jam sibuk, dengan tingkat pelayanan yang buruk. Metode yang digunakan meliputi survei geometrik simpang, survei arus lalu lintas, dan survei kondisi lingkungan simpang. Data yang diperoleh diolah menggunakan software Microsoft Excel dan dianalisis lebih lanjut dengan PTV VISSIM untuk disimulasikan. Selain itu, perangkat Local Area Traffic Management (LATM) dipilih untuk menyusun skema alternatif optimalisasi simpang, denga pemilihan perangkat berupa penggunaan rambu lalu lintas, perubahan arah pergerakan, dan pemasangan marka jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja simpang empat bersinyal Toddopuli pada kondisi eksisting berada pada tingkat pelayanan yang buruk, terutama pada siang hari dengan tingkat kejenuhan (DJ) 1.00 dan tundaan 76,29 detik/SMP, yang mengindikasikan arus lalu lintas mendekati kapasitas maksimum. Setelah dilakukan optimalisasi menggunakan metode Local Area Traffic Management, Skema Alternatif 3 berhasil meningkatkan tingkat pelayanan simpang dengan mencapai LoS B untuk Simpang Empat Toddopuli dan LoS B untuk Simpang Tiga Borong, serta LoS A untuk Simpang Empat Batua Raya, dengan tundaan yang jauh lebih rendah. Kata Kunci: Transport, LATM, Vissim, PKJI.
Evaluasi Tingkat Kerusakan Jalan Sebagai Dasar Penentuan Perbaikan Jalan Kabupaten (Ruas Jalan Leworeng-Kessing Kab.Soppeng) Iskandar, Andi Cempana Sari; Andi Batari Angka; Muhammad Risal; Fachri Risky; Muhammad Alif Ash’Siddiq
Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Vol. 4 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/jacee.v4i2.5128

Abstract

Jalan adalah prasarana transportasi darat yang meliputi segala bagian jalan, termasuk bangunan pelengkap dan perlengkapannya yang diperuntukkan bagi lalu lintas yang berada diatas permukaan tanah atau air. Untuk memastikan kondisi jalan dalam keadaan baik dan optimal, maka perlu dilakukan penilaian terhadap kondisi perkerasan jalan yang didasarkan pada survey visual kerusakan jalan, salah satu metode yang digunakan yaitu metode Pavement Condition Index (PCI). Ruas jalan Leworeng-Kessing merupakan jalan yang terletak di Kabupaten Soppeng Sulawesi Selatan. Ruas jalan ini mengalamai kerusakan yang disebabkan beberapa faktor salah satunya, volume kendaraan yang mulai meningkat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi jenis kerusakan jalan dan memperoleh tingkat kerusakan jalan dengan menggunakan metode PCI pada ruas jalan Leworeng-Kessing. Hasilnya diperoleh 5 jenis kerusakan jalan yaitu, retak kulit buaya, retak pinggir, retak memanjang dan melintang, tambalan dan tambalan galian utilitas, dan lubang. Tingkat kerusakan terendah terdapat pada 1 segmen dengan nilai PCI 26% yang dikategorikan sangat buruk, sedangkan tingkat kerusakan tertinggi terdapat pada 35 segmen dengan nilai PCI 0%,2%,3%,dan 4%, yang dikategorikan gagal dengan rata-rata nilai PCI sebesar 1% dengan kategori gagal, maka perlu dilakukan rekonstruksi dengan menggunakan perkerasan rigid
Pembuatan Paving Block Porous menggunakan Recycled Concrete Aggregate (RCA) dengan Variasi Tumbukan Faizal, Zulvyah; Kaselle, Hermana; Aisy, Fathi Rohadatul; Luhur, Gian Satria
Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Vol. 4 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/jacee.v4i2.5360

Abstract

Pembangunan di Indonesia tergolong pesat dan merata, salah satu bagian penting dalam Pembangunan sarana transportasi adalah konstruksi perkerasan jalannya. Paving block hadir sebagai Solusi serbaguna dan estetik untuk jalan setapak, jalan masuk, trotoar, dan ruang luar ruangan lainnya. Salah satu jenis dari paving block adalah paving block porous yang berdasarkan sifatnya memiliki porositas tinggi, berbeda dengan paving block biasa yang mempunyai sifat porositas dipengaruhi oleh material yang digunakan. Penggunaan Recycled Concrete Aggregate (RCA) dapat memberikan solusi dari pengurangan penggunaan material alami seperti abu batu, Karakterfisik agregat kasar recycled memiliki perbedaan mendasar dibandingkan yang normal yaitu penyerapan tinggi, rasio rongga udara, keausan tinggi dan bulk density rendah sehingga baik digunakan dalam pembuatan paving block porous untuk mendapatkan nilai porositas dan kuat tekan yang tinggi. Dalam kegiatan ini benda uji yang dibuat berjumlah 126 buah, dengan pebagian 72 buah untuk pengujian kuat tekan, dan 54 buah untuk pengujian porositas berdasarkan komposisi campuran setiap variasinya. Hasil pengujian didapatkan nilai kuat tekan tertinggi PPF5 33.08 MPa dan PPF10 40.08 Mpa, memenuhi kriteria mutu B dan A untuk paving block menurut standar SNI SNI 03-0691-1996. Nilai porositas tertinggi PPH5 27.34% dan PPH10 26.51%, memenuhi kriteria persen porositas 15-35% untuk paving porous menurut ACI Tahun 2010.
Studi Alternatif Penggunaan Baja Castella Pada Struktur Pengaku Antar Kolom Kaselle, Hermana; Salim, Agus; Latip, Abdullah; Ramadhani, Nurul Syafitri; Perdana, Muh. Agung
Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Vol. 4 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/jacee.v4i2.5376

Abstract

Gedung Laboratorium dan Bengkel Jurusan Teknik Mesin di Kampus PNUP diharuskan dengan desain struktur berupa bentang panjang dan bebas kolom. Untuk itu perlu alternatif penggunaan material yang sesuai untuk bentang lebar seperti baja castella. Dengan alternatif penampang ini diharapkan dapat mengurangi berat struktur serta menjaga agar lendutan yang terjadi tidak terlalu besar. Penelitian ini dilakukan dengan memodelkan dan menganalisis gedung eksisting (Model 1) dalam ETABS v.18. Selanjutnya, memodelkan ulang struktur pengaku antar kolom menjadi balok castella (model 2). Hasil penelitian menunjukkan hasil analisis struktur untuk model 1 diperoleh nilai rasio truss > 1 maka didesain ulang menggunakan model 2 dari hasil perhitungan diperoleh penampang baja castella yang aman pada struktur pengaku antar kolom sepanjang 29 m adalah IWF450.150.6,5.9. Baik ditinjau dari Pu = 302,725 kN > Pr = 268 ; Mc = 2279,55 Kn.m > Mr = 114 kN.m ; Imax = 0,887 < 1 ; ϕbMn = 9,59354 kN.m ≥ Mu = 3,22 ; ϕv.Rn = 73,125 kN ≤ Vrh = 21,4 kN, Lendutan yang diperoleh dari hasil analisis sebesar 75,1408 mm dan perhitungan manual sebesar 97.44 mm lebih aman dari lendutan izin struktur yaitu 120.833 mm sehingga pengaplikasian baja castella sebagai struktur pengaku antar kolom direkomendasikan mengganti struktur truss. Metode pengangkatan yang aman untuk mengangkat balok baja castella yaitu menggunakan 2 mobile crane dengan jumlah ikatan tali sebanyak 4 tali crane, karena menghasilkan lendutan terbesar 1,185 mm dibandingkan hanya menggunakan 1 mobile crane dengan 2 tali crane dengan lendutan 96 mm.
Pengaruh Pemanfaatan Limbah Abu Kulit Jagung Sebagai Pengganti Semen Terhadap Kuat Tekan Mortar Trisnawathy, Trisnawathy; Ibrahim, Ashari; Putri, Nugrah; Barrythia, Valeria Angelica
Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Vol. 4 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/jacee.v4i2.5356

Abstract

Sejalan dengan perkembangan zaman dan teknologi, inovasi terhadap material konstruksi tentu semakin beragam salah satunya material yang berbahan dasar mortar. Di dunia ketekniksipilan kita sudah banyak melihat penelitian-penelitian mengenai pemanfaatan limbah sekitar sebagai alternatif dalam upaya mengurangi pencemaran lingkungan, salah satunya tanaman jagung. Di Indonesia tanaman jagung memiliki jumlah produksi yang cukup besar. Dengan banyaknya produksi jagung maka semakin banyak pula limbah yang dihasilkan. Dari hasil uji kandungan kimia terhadap kulit jagung yang telah melalui proses pengabuan diketahui bahwa terdapat kandungan SiO2 sebesar 13,44%, dimana kandungan tersebut dimiliki juga oleh semen portland yang menjadi bahan pengikat. Penelitian dengan judul pengaruh pemanfaatan limbah abu kulit jagung sebagai pengganti semen terhadap kuat tekan mortar menggunakan variasi 0%, 2%, 5%, 10% dari volume semen. Dalam penelitian ini benda uji yang digunakan berupa mortar dengan ukuran 5x5x5 cm. Masing-masing variasi menggunakan 30 sampel benda uji. Adapun kulit jagung yang digunakan merupakan jenis jagung manis yang berasal dari kabupaten Luwu Utara. Metode pengabuan yang digunakan pada kulit jagung yaitu metode pembakaran yang dilakukan secara tidak langsung, yang kemudian disaring menggunakan saringan no. 100. Hasil pengujian kuat mortar pada umur perawatan 28 hari dengan kuat tekan mortar menggunakan abu kulit jagung sebagai sebagian pengganti semen dengan variasi 0%, 2%, 5%, dan 10% menghasilkan kuat tekan rata-rata yaitu, pada variasi 0% diperoleh kuat tekan rata-rata sebesar 15,32 MPa, pada variasi 2% diperoleh kuat tekan rata-rata sebesar 13,10 MPa, pada variasi 5% diperoleh kuat tekan rata-rata sebesar 9,70 MPa, dan pada variasi 10% diperoleh kuat tekan rata-rata sebesar 11,27 MPa. Dari hasil pengujian tersebut dapat disimpulkan bahwa, hasil pengujian kuat tekan mortar dengan penambahan abu kulit jagung sebagai pengganti sebagian semen mengalami penurunan dari nilai kuat tekan mortar normal.

Page 1 of 1 | Total Record : 8