cover
Contact Name
A. Andini Radisya Pratiwi
Contact Email
simteks@usbypkp.ac.id
Phone
+6281342399207
Journal Mail Official
simteks@usbypkp.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Gedung C, Lantai 3, Universitas Sangga Buana, Jl. PHH Mustopa No.68, Cikutra, Kec. Cibeunying Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat 40124
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS)
ISSN : 26558149     EISSN : 2807842X     DOI : https://doi.org/10.32897/simteks
Core Subject : Engineering,
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) merupakan jurnal yang dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sangga Buana - YPKP yang memuat hasil-hasil penelitian dan pemikiran para akademisi di bidang Teknik Sipil baik akademisi maupun praktisi, yang diterbitkan dua kali dalam setahun pada bulan September dan Maret. Bidang-bidang jurnal tersebut adalah Teknik Struktur, Manajemen Sumber Daya Air, Geoteknik, dan bidang-bidang lain yang akan berkembang di masa mendatang.
Articles 77 Documents
PENGARUH KESIAPAN KONTRAKTOR DAN SMKK TERHADAP KINERJA KONTRAKTOR DI SUBANG Hikmat, Luthfi Ahmad; Sugiri, Tia
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) Vol 4 No 1 (2024): SIMTEKS - Maret
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/simteks.v4i1.3397

Abstract

Keselamatan konstruksi masih menjadi hal yang sangat berpengaruh terhadap pelaksanaan pekerjaan konstruksi. Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah kecelakaan kerja konstruksi masih terus bertambah. Pemerintah dalam usaha pencegahan dan mengurangi risiko kecelakaan konstruksi, telah membuat kebijakan yang mengatur keselamatan konstruksi. Peraturan mengenai pedoman SMKK yang berlaku saat ini adalah Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 10 Tahun 2021. Kesiapan kontraktor dalam penerapan keselamatan konstruksi selanjutnya dicari tahu mengenai pengaruhnya terhadap implementasi SMKK. Kinerja kontraktor menjadi hal yang sangat penting sebagai tolok ukur keberhasilan suatu proyek pekerjaan konstuksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah penyebaran kuesioner. Teknik pengambilan sampel yang digunakan menggunakan teknik sampling jenuh. Populasi dalam penelitian ini adalah kontraktor yang berdomisili di Kabupaten Subang pemenang tender pekerjaan konstruksi tahun 2022 yaitu sebanyak 110 perusahaan. Pengelolaan data dengan cara memberikan penilaian terhadap instrumen atau angket yang disebarkan kepada responden dengan menggunakan skala likert. Teknik pengolahan data menggunakan analisis statistik Structural Equation Modeling dengan menggunakan aplikasi komputer Smart PLS versi 4. Hasil penelitian menunjukan ada pengaruh signifikan implementasi SMKK terhadap kinerja kontr aktor, ketika implementasi SMKK dilakukan dengan baik maka akan meningkatkan kinerja kontraktor hingga 0.755. Ada pengaruh signifikan kesiapan kontraktor terhadap implementasi SMKK, ketika kesiapan kontraktor baik maka akan dapat melaksanakan implementasi SMKK hingga 0.818. Ada pengaruh signifikan kesiapan kontraktor terhadap kinerja kontraktor, ketika kesiapan kontraktor baik maka kinerja kontraktor akan meningkat hingga 0.486. Peran implementasi SMKK dalam memediasi pengaruh tidak langsung kesiapan kontraktor terhadap kinerja kontraktor dalam level struktural tergolong tinggi (0.190).
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PEMILIHAN SUBKONTRAKTOR PADA KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG DI JAWA BARAT Fauji, Egi Hasan; Chalid, Abdul
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) Vol 4 No 1 (2024): SIMTEKS - Maret
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/simteks.v4i1.3417

Abstract

Dalam industri konstruksi, subkontrakor adalah praktik yang sangat umum. Saat ini, sebagian besar kontraktor umum cenderung menyerahkan sebagian besar pekerjaan konstruksi kepada subkontraktor dan mereka hanya bertindak sebagai agen manajemen konstruksi. Dengan kata lain, sementara subkontraktor melaksanakan pekerjaan konstruksi yang sebenarnya, kontraktor umum mengatur dan mengoordinasikan subkontraktor dan mengendalikan pekerjaan mereka dalam hal waktu, biaya, dan kualitas. Dalam industri konstruksi, karena kontraktor umum bertanggung jawab kepada pemilik untuk pekerjaan yang dilakukan oleh subkontraktor. Alasan utama dari kontraktor utama memilih subkontraktor untuk melakukan pekerjaan proyek adalah untuk maksimalisasi keuntungan, memenuhi jadwal klien, dan adanya kekurangan sumber daya. Pemilihan subkontraktor yang kompeten dan sesuai tergantung pada instrumen evaluasi kontraktor utama. Instrumen evaluasi mencakup beberapa kriteria yang memandu kontraktor utama dalam memilih subkontraktor yang sesuai untuk suatu proyek. Subkontraktor yang tidak sesuai dapat dipilih atau diprakualifikasi jika kriterianya tidak memadai atau jika penilaian kriteria dievaluasi dengan buruk. Dalam pemilihan subkontraktor perlu adanya pertimbangan– pertimbangan berupa faktor – faktor yang mendasari pemilihan subkontraktor. Untuk tiap pekerjaan proyek maka faktor yang mempengaruhi dalam pemilihan subkontraktor tentu berbeda, penelitian ini membahaas mengenai faktor- faktor penting dalam pemilihan subkontraktor dengan metode penelitian kuantitatif deskriptif menggunakan metode Relatif Important index (RII), untuk mengetahui faktor terpenting dengan cara memberi rangking terhadap seluruh faktor.
ANALISIS DEBIT ALIRAN DAS CITARUM HULU DENGAN MODEL SWAT SEMI-DISTRIBUTED HIDROLOGI Nugraha, Adi Setiadi
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) Vol 4 No 1 (2024): SIMTEKS - Maret
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/simteks.v4i1.3423

Abstract

Pemantauan fluktuasi debit aliran pada sungai umumnya dilakukan melalui pos pemantauan atau Pos Duga Air (PDA). Namun, jika suatu Daerah Aliran Sungai (DAS) tidak memiliki PDA, debit sungai dapat dihitung menggunakan model hidrologi. Salah satu model yang sering digunakan adalah model Semi-Distributed dengan Soil and Water Assessment Tool (SWAT), yang dapat diolah melalui software ArcGIS. Penelitian ini bertujuan untuk menguji keandalan model SWAT dalam memprediksi debit aliran pada DAS Citarum Hulu. Berdasarkan hasil deliniasi DAS, luas DAS Citarum Hulu diketahui sebesar 557,1 km². Simulasi selama satu tahun menggunakan metode SWAT pada DAS ini menghasilkan debit maksimum sebesar 441 m³/detik dan debit minimum sebesar 2,15 m³/detik. Sementara itu, data observasi dari pos duga air menunjukkan debit maksimum 460 m³/detik dan debit minimum 4,06 m³/detik. Meskipun terdapat perbedaan antara hasil simulasi dan observasi, selisihnya tidak signifikan. Setelah dilakukan kalibrasi, diperoleh nilai Nash-Sutcliffe Efficiency (NSE) lebih dari 0,56, yang menunjukkan bahwa model SWAT memenuhi standar. Selain itu, koefisien korelasi (R) sebesar lebih dari 0,79 mengindikasikan hubungan yang kuat antara hasil simulasi dan data observasi. Dengan demikian, model SWAT dinilai handal dan layak diterapkan dalam pemodelan debit aliran di DAS Citarum Hulu. Metode ini dapat menjadi alternatif yang efektif untuk memperkirakan debit sungai di wilayah tersebut, terutama di DAS yang tidak memiliki pos pemantauan debit.
ANALISIS KINERJA BETON DENGAN BAHAN TAMBAH GROUND GRANULATED BLAST FURNACE (GGBF) SLAG Anggara, Mochamad Andi; Afriade Siregar, Chandra
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) Vol 4 No 1 (2024): SIMTEKS - Maret
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/simteks.v4i1.3432

Abstract

Permeabilitas adalah kemudahan fluida bergerak melalui bahan berpori. Itu penting karena kebanyakan kerusakan beton disebabkan oleh penetrasi air atau zat berbahaya lainnya ke dalam beton. "Penetrasi air secara langsung atau tidak langsung merupakan penyebab sebagian besar kehancuran dalam beton dan sejauh mana penetrasi air diizinkan oleh tekstur beton apa pun adalah ukuran langsung dari kekuatan dan daya tahannya". Studi sistematis yang telah dilakukan untuk mengembangkan beton berkinerja tinggi dengan mengganti semen portland dengan Ground Granulated Blast Furnace Slag (GGBFS)/slag volume tinggi dan kemudian mengevaluasi sifat teknik dan efek lingkungannya ketika persentase GGBF Slag terkandung dalam beton. Dari hasil penelitian maka GGBFS sebagai bahan substitusi semen memiliki sifat yang hampir sama dengan dengan semen, terutama untuk beton dengan substitusi semen yang besar dalam penggunaan GGBFS, pada masa awal akan mengalami setting lebih lambat jika dibandingkan dengan beton normal ini disebabkan sistem curing, rasio pasta semen. Prosentase GGBFS yang besar sebagai bahan substitusi pengganti semen tidak efektif dalam menahan geser ini disebabkan sifat semen sebagai pengikat anggregat kasar dan halus masih sangat dominan dalam material beton walaupun GGBFS memiliki sifat-sifat dalam komposisi semen dengan kadar yang berbeda. Kuat geser dan kuat tekan terendah diperoleh dicapai oleh specimen GGBFS 70% kemudian diikuti oleh GGBF 60%, sehingga didapat adalah korelasi yang kuat antara kuat tekan beton terhadap kuat geser beton yang mngandung bahan substitusi GGBFS sebagi bahan pengganti semen.
PENGGUNAAN METODE MICP DAN BIOPOLIMER DALAM REKAYASA PASIR YANG DIINDUKSI MIKROBA Nurvita, Rully Savitri
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) Vol 4 No 1 (2024): SIMTEKS - Maret
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/simteks.v4i1.3446

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan metode Microbially Induced Calcite Precipitation (MICP) dan biopolimer yang diinduksi mikroba dalam rekayasa pasir. Tujuan utama adalah untuk meningkatkan sifat mekanik dan hidrolik pasir melalui aplikasi teknik bioteknologi ini. Penelitian ini dilakukan dengan penerapan Biopolimer dan MICP pada sampel pasir dan menganalisis apakah ada perubahan yang terjadi pada sifat geotekniknya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode MICP secara signifikan meningkatkan nilai kuat geser serta mengurangi permeabilitas pasir, biopolimer yang diinduksi oleh mikroba dapat meningkatkan stabilitas dan mampu memperbaiki sifat dan karakteristik  pasir. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwasanya kedua metode tersebut memiliki potensi besar untuk diaplikasikan dalam proyek infrastruktur sipil, seperti peningkatan kekuatan pada tanah, konstruksi untuk jalan, dan proses memadatkan tanah, memberikan solusi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
ANALISIS PERMASALAHAN SEDIMEN TERHADAP UMUR RENCANA WADUK DAN RENCANA STRATEGI PENANGANAN (STUDI KASUS : WADUK BATUJAI) Siregar, Mustafa; Kusdian, Didin
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) Vol 4 No 1 (2024): SIMTEKS - Maret
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/simteks.v4i1.3450

Abstract

Waduk Batujai terbangun pada tahun 1982 sehingga usia waduk telah mencapai 36 tahun telah terjadi perubahan luas genangan (penyusutan) sebesar 68,32 hektar pada elevasi Muka Air Rendah +87,00 mdpl dari semula 104,2 Ha menjadi 35,97 Ha (data bathimetri Tahun 2018). Salah satu faktor sedimentasi di waduk dipengaruhi oleh adanya erosi akibat perubahan Pola Ruang pada Daerah Tangkapan Air seluas 130,43 Km2 yang terbagi atas 5 (lima) sub Daerah Aliran Sungai. Tujuan dari penelitian ini diantaranya mendapatkan nilai potensi laju erosi berdasarkan perubahan tata guna lahan untuk kemudian dimodelkan hidro-dinamika untuk mengetahui sebaran sedimentasi serta mengetahui sisa umur rencana waduk dan rekomendasi rencana penanganan sedimentasi pada zona Daerah Tangkapan Air. Metoda penelitian dilakukan berdasarkan observasi lapangan, analisa distribusi sedimen dengan pendekatan USLE dan pemetaan lahan dengan software ArcGIS untuk kemudian dilakukan pemodelan 2 dimensi dengan beberapa parameter utama diantaranya data bathimetri dan hidrometri. Hasil analisis menunjukan bahwa erosi lahan eksisiting mencapai 30,313 m3/tahun sementara hasil pengukuran sedimentasi lapangan dan dianalisa diperoleh nilai total volume sedimen yang masuk waduk mencapai 25,090 m3/tahun. Hasil pemodelan hidrodinamika 2D dengan waktu simulasi selama 1 (satu) tahun, menunjukkan adanya akumulasi pengendapan sedimen pada area tengah waduk dengan adanya perubahan dasar elevasi +0,60 hingga +3,00 meter. Kesimpulan penelitian ini adalah diperolehnya upaya mengurangi laju sedimentasi dilakukan dengan melakukan penanganan sedimentasi diantaranya kegiatan pengerukan (pada area genangan waduk), pembangunan Bangunan Pengendali Sedimen serta penanganan konservasi sipil non teknis, guna dapat memperpanjang sisa usia guna waduk dari semula tersisa 10 tahun menjadi 18 tahun.
EVALUASI KONEKTIVITAS TRANSPORTASI DI KEK SEI MANGKEI, SUMATERA UTARA, UNTUK PERCEPATAN PEMBANGUNAN KAWASAN STRATEGIS NASIONAL Marta, Fristiady; Chalid, Abdul
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) Vol 4 No 1 (2024): SIMTEKS - Maret
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/simteks.v4i1.3474

Abstract

Mengembangkan konektivitas nasional benar-benar sejalan dengan mandat RPJPN. Belum berkembangnya KEK Sei Mangkei sesuai dengan perencanaannya dilihat dari sisi transportasi dan konektivitas menjadikan tema dalam penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis konektifitas Pada Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mengkei Sumatera Utara, dalam upaya mendukung percepatan pengembangan Kawasan Strategis Nasional. Penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi, observasi, dan Kuesioner. Indeks konektivitas digunakan sebagai parameter penilaian terhadap keterhubungan antar wilayah. Hasil analisis menunjukkan bahwa konektivitas transportasi di KEK Sei Mangkei sudah terpenuhi dengan baik, baik dalam hal keterhubungan antar wilayah maupun ketersediaan berbagai jaringan transportasi.  
IMPLEMENTASI KONSEP ECODRAIN PADA EVALUASI SISTEM DRAINASE PERKOTAAN (STUDI KASUS SUB SISTEM KALI TENGGER KABUPATEN GRESIK) Subakti, Nendi; Chalid, Abdul; Avianta, Adhi Yanuar
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) Vol 4 No 2 (2024): SIMTEKS - September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/simteks.v4i2.3530

Abstract

The development of urban areas is faced with increasing population and growth of building infrastructure which has a negative impact on urban spatial planning, such as the potential for flooding and inundation during the rainy season. One effort to overcome this problem is by implementing a sustainable urban drainage system in various forms of structures, including at the study location. This research aims to determine the capacity of existing drainage channels and determine alternative conservation-based flood management. The method used is to carry out hydrological analysis on the Tengger River Drainage Sub System and hydraulic analysis with SWMM 5.2 software for modeling rain runoff. The design rainfall simulation uses daily rainfall data from Suci station for 10 years (2009-2018). Model calibration using the RMSE method obtained a value of 0.053209. The modeling results found that 4 sections of existing secondary channels were at maximum capacity and overflowed with rain with a design return period of 5 years. Three alternatives were implemented at the study location, namely (1) rainwater harvesting and infiltration wells, (2) cross wave storage and (3) retention ponds. From the analysis, the most effective treatment in reducing flooding and more likely to be implemented was selected, namely implementing cross wave storage at 33 points. The eco-drain facility has a large enough storage capacity and a wider surface area to absorb water into the ground. Implementing a retention pond at the research location is difficult due to limited land, even though it reduces flood discharge better than other alternatives.
PENATAAN JARINGAN DRAINASE UNTUK REKLAMASI RAWA PADA BUDIDAYA SAGU DI KAIS Fachrul, Rully
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) Vol 4 No 2 (2024): SIMTEKS - September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/simteks.v4i2.3610

Abstract

The Sago Plant in the Kais Region, South Sorong Regency, has significant potential as an alternative food source to rice. Currently, sago plant management remains traditional or non-technical, particularly in preparing water management requirements, specifically through technical drainage management for the Sago Plant. Generally, the local community indicates that efforts to improve sago plant management are constrained by drainage issues due to water conditions affected by tidal changes, which impact the root zone of the sago plants. Efforts to address these issues include the development of a Technical Drainage System throughout the sago plantation area. Therefore, this study aims to understand the application of a Technical Drainage System that will be implemented in the management of sago plants in the Kais Region, South Sorong Regency. This research involves analyzing both secondary and primary data available. The study begins with a literature review, data collection (including oceanographic data, topographic maps, and bathymetric maps), and field surveys (secondary data collection). All data will be used as input for the model and validated with satellite imagery and bathymetric maps. Based on existing river line changes and numerical model results, an analysis of river line changes and alternative drainage systems will be conducted as solutions for sago plant management
ANALISIS GENANGAN PADA PENGENDALIAN BANJIR SUNGAI SARIO KOTA MANADO Utami, Panca Desy Puji
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) Vol 4 No 2 (2024): SIMTEKS - September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/simteks.v4i2.3771

Abstract

Sario River is located in Manado City and Minahasa Regency. The city of Manado is located on the northern tip of Sulawesi Island and is the largest city in the North Sulawesi as well known as the capital of North Sulawesi Province. The Geography coordinate is between 10o30'-10 o40' North latitude (N) and 1240 o 40'00" - 1260 o50'00" East Longitude (E). Floods of the sario river, that have occurred periodically and often have due to the capacity of the river that cannot accommodate the amount of flood discharge. Analysis of inundation in flood control ,aims to determine the extent and height of inundation that occurs due to flood overflow. Based on the results of the analysis of the maximum flood discharge obtained by the HECHMS method is 112,284 m3/dt. From these results it is obtained that the maximum discharge at the discharge observer point on the Sario/Ranotana river at the same time is 115,73 m3/det. To handle the situation that exist in the Sario river, a hydraulics analysis is carried out by simulating with HECRAS.  There are several modeling scenarios that are analyzed including existing conditions, normalization handling and combination of normalization and embankments.