cover
Contact Name
A. Andini Radisya Pratiwi
Contact Email
simteks@usbypkp.ac.id
Phone
+6281342399207
Journal Mail Official
simteks@usbypkp.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Gedung C, Lantai 3, Universitas Sangga Buana, Jl. PHH Mustopa No.68, Cikutra, Kec. Cibeunying Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat 40124
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS)
ISSN : 26558149     EISSN : 2807842X     DOI : https://doi.org/10.32897/simteks
Core Subject : Engineering,
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) merupakan jurnal yang dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sangga Buana - YPKP yang memuat hasil-hasil penelitian dan pemikiran para akademisi di bidang Teknik Sipil baik akademisi maupun praktisi, yang diterbitkan dua kali dalam setahun pada bulan September dan Maret. Bidang-bidang jurnal tersebut adalah Teknik Struktur, Manajemen Sumber Daya Air, Geoteknik, dan bidang-bidang lain yang akan berkembang di masa mendatang.
Articles 77 Documents
KAJIAN KEKUATAN TANAH KECAMATAN DAYEUHKOLOT DENGAN MENGGUNAKAN DATA INDEX PROPERTIES DAN MECHANICAL PROPERTIES Rully Savitri Nurvita; Agus Sulaeman; Chandra Afriade Siregar
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) Vol. 3 No. 1 (2023): SIMTEKS - Maret
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/simteks.v3i1.2465

Abstract

Penyelidikan tanah menggunakan CPT(sondir) sangat penting di lakukan untuk mengetahui klasifikasi lapisan dan jenis tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan investigasi lapangan untuk mengetahui karakteristik, mendapatkan data keadaan perlapisan, jenis, sifat-sifat mekanis dan fisis tanah, serta mengetahui seberapa besar kekuatan tanah di kecamatan Dayeuhkolot dan sekitarnya. Pengujian ini  dilakukan di 4 Desa dan 6 Kelurahan sebanyak 20 titik dengan menggunakan metode CPT (sondir) di lapangan  dan pengambilan sampel tanah untuk di analisa index properties dan mecanikal properties di laboratorium. Hasil dari penelitian ini berupa grafik dan peta kekuatan tanah, berdasarkan nilai CPT, UCT, dan Indeks Properties. Adapun berdasarkan grafik korelasi hasilnya adalah Hubungan nilai kohesi (C) dengan tahanan konus (qc) dan kuat tekan bebas (qu), tahanan konus (qc) dengan kuat geser undrain (cu), indeks plastisitas (PI) dengan clay content (lolos#200) berbanding lurus, dan hubungan nilai kuat geser undrain (cu) dengan indeks plastisitas (PI) dan clay content (lolos#200) adalah berbanding terbalik. Hasil penelitian berupa peta Konsistensi tanah berdasarkan nilai qc di kedalaman 1 meter didominasi oleh konsistensi  medium stiff sebesar 55%, berdasarkan nilai qc di kedalaman 3 meter didominasi oleh konsistensi tanah very stiff sebesar 50%, berdasarkan nilai qc di kedalaman 5 meter didominasi oleh konsistensi tanah hard sebesar 64.71%, berdasarkan nilai UCT di kedalaman 1-2 meter didominasi oleh konsistensi tanah medium stiff  sebesar 57.14%, berdasarkan nilai kohesi C di kedalaman 1-6 meter didominasi oleh konsistensi tanah medium stiff sebesar 40% dan tipe tanah berdasarkan nilai indeks plastisitas (PI) di dominasi oleh tipe tanah lempung  dengan  sebesar 85%.
ANALISIS PENILAIAN KINERJA BANGUNAN PENGAMAN PANTAI TERHADAP PENENTUAN PRIORITAS REHABILITASI KONSTRUKSI (STUDI KASUS PANTAI KEMA DAN PANTAI LILANG) Toyfur Rachman
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) Vol. 3 No. 1 (2023): SIMTEKS - Maret
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/simteks.v3i1.2551

Abstract

Pantai Kema dan Pantai Lilang berlokasi di Sulawesi Utara, tepatnya di Desa Kema Dua, Desa Kema Tiga dan Desa Lilang, Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara. Bangunan Pantai Kema dan bangunan Pantai Lilang tentunya juga mengalami berbagai masalah seperti yang dialami oleh bangunan pantai lainnya. Hal yang harus dipahami adalah bagaimana menjaga agar bangunan pantai dapat bekerja secara optimal untuk mereduksi gelombang laut. Analisis penilaian kinerja bangunan pengaman pantai bertujuan untuk peningkatan optimasilasi dan proteksi gelombang, sedimen, pasang surut terhadap pemukiman atau bangunan dibelakangnnya. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Tinggi dan periode gelombang laut ekstrim dari arah selatan dengan H = 1,19 m dan T = 11.9 detik. Tipe pasang surut campuran, condong ke semi diurnal, dengan tunggang pasang setinggi 1,39 m – 1,40 m. tinggi run up sebesar 2,6 m di pantai kema dan 2,7 m dipantai Lilang yang mengakibatkan overtopping pada saat gelombang tinggi sehingga berdampak pada kinerja bangunan. Besar volume transport sedimen tahunan selama sepuluh tahun pemodelan berkisar antara 99.385 m3 terjadi di Pantai Kema dan 17.287 m3 terjadi di Pantai Lilang. Hasil dari penilaian kinerja bangunan pengaman pantai yang meliputi inventarisasi, pemantauan dan analisis data pasang surut, gelombang, pemodelan perubahan garis pantai dan sedimen transpor di Pantai Kema dan Pantai Lilang. Terdapat 25 ruas bangunan, didapatkan mayoritas dalam kondisi baik sebanyak 80 % dan  dalam kondisi cukup baik 20 % dengan saran tindakan adalah pemantauan.
IMPLEMENTASI BIM QS PADA PERENCANAAN STRUKTUR ATAS PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG PUSAT PELAYANAN IBU DAN ANAK RSUP HASAN SADIKIN BANDUNG Ika Sartika; Agus Rachmat; Tia Sugiri
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) Vol. 3 No. 1 (2023): SIMTEKS - Maret
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/simteks.v3i1.2565

Abstract

Proyek pembangunan Gedung Pusat Pelayanan Ibu dan Anak (Mother and Child Health Care Center) RSUP. Dr. Hasan Sadikin Bandung direncanakan akan menerapkan teknologi tinggi mengacu pada konsep tematik bangunan yaitu Green Hospital, High Technology dan Green Building. Merujuk pada PP Nomor 16 Tahun 2021 itu dijelaskan bahwa salah satu kriteria pada konstruksi dengan padat teknologi wajib menggunakan BIM paling sedikit sampai 5D yaitu sampai dengan quantity. Namun pada peraturan tersebut tidak dijelaskan secara rinci mengenai BIM seperti apa yang harus diterapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alur implementasi BIM QS, perbandingan hasil keluaran (output) pekerjaan quantity surveying menggunakan BIM QS dan perhitungan manual dan alternatif platform BIM QS lainnya yang efektif digunakan untuk pekerjaan quantity surveying pada perencanaan struktur atas proyek tersebut. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif yaitu Analytic Hierarchy Process (AHP) menggunakan program Expert Choice. Hasil analisis menggunakan Cubicost menunjukkan bahwa hasil quantity tidak jauh berbeda dengan perhitungan manual, namun terdapat keunggulan dari segi keakuratan quantity, kemudahan merevisi dan integrasi dengan platform BIM yang lain. Sedangkan hasil AHP menunjukkan alternatif plaform BIM QS yang efektif digunakan adalah Revit.
ANALISIS PENYEBAB BANJIR TAHUNAN DI KECAMATAN PAMANUKAN: PERAN SUNGAI CIPUNAGARA DAN SALURAN PEMBUANG CIGADUNG Firman Harry Permana
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) Vol. 3 No. 1 (2023): SIMTEKS - Maret
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/simteks.v3i1.2568

Abstract

Kecamatan Pamanukan masih menjadi langganan banjir ketika musim hujan tiba, yang diakibatkan oleh meluapnya sungai atau pun saluran-saluran air yang banyak melintasi Kecamatan Pamanukan salah satunya Sungai Cipunagara dan Saluran Pembuang Cigadung. Banyak kajian yang telah memprediksi kejadian banjir di Kecamatan Pamanukan, akan tetapi kejadian banjir masih terjadi sampai saat ini meskipun telah dilaksanakan pula upaya struktural maupun non struktural pada sungai atau saluran yang ada tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mencari sumber banjir utama yang menyebabkan banjir di Kecamatan Pamanukan agar penanganan banjir lebih efektif, maka penelitian ini akan mengkaji perbandingan beberapa sungai atau saluran yang menyebabkan banjir di Kecamatan Pamanukan setiap tahunnya. Metodologi yang digunakan dengan melakukan pemodelan hidraulik menggunakan perangkat lunak HEC-RAS 6.2 terhadap Sungai Cipunagara dan Saluran Pembuang Cigadung, terhadap faktor debit rata-rata dan debit rencana yang dapat terjadi. Dihasilkan bahwa Sungai Cipunagara dapat terjadi limpasan pada frekuensi periode ulang 2-5 tahunan dengan status keamanannya "Siaga dan Awas", sementara Saluran Pembuang Cigadung dapat melimpas pada frekuensi kejadiannya 1-2 tahunan dengan tinggi muka airnya setinggi 1,06-1,16 meter dari dasar saluran. Sehingga dapat disimpulkan bahwa frekuensi tersingkat terjadinya banjir di Kecamatan Pamanukan disebabkan oleh Saluran Pembuang Cigadung, maka pengendalian banjir lebih efektif diterapkan pada Saluran Pembuang Cigadung dengan salah satu alternatifnya berupa kolam retensi dan/atau pembangunan/peninggian tanggul pada saluran tersebut.
ANALISIS NILAI PENAWARAN TERENDAH TERHADAP PEMENUHAN KINERJA PRESERVASI JALAN Dewi Mutiarasari Hakim
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) Vol. 3 No. 1 (2023): SIMTEKS - Maret
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/simteks.v3i1.2601

Abstract

Penawaran harga penyedia jasa bisa terjadi tiga hal antara lain over, sesuai dengan anggaran yang ditetapkan dan under. Dalam rangka agar tidak mengalami kerugian atau untuk mendapatkan suatu nilai keuntungan tertentu, penyedia jasa melakukan strategi yang salah satunya mengurangi alokasi biaya pelaksanaan di lapangan yang berdampak terhadap pemenuhan kinerja pelaksanaan proyek preservasi jalan Cirebon - Palimanan - Sumedang. Kegiatan Preservasi Jalan berupa pencegahan, perawatan, dan perbaikan yang diperlukan untuk mempertahankan kondisi jalan agar tetap berfungsi secara optimal melayani lalu-lintas sehingga umur rencana yang ditetapkan dapat tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berpengaruh terhadap pemenuhan kinerja preservasi jalan akibat nilai penawaran terendah, untuk mengetahui seberapa besar pengaruh faktor – faktor nilai penawaran terendah terhadap pemenuhan kinerja preservasi jalan Cirebon – Palimanan – Sumedang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Teknik dalam pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini terdiri dari kuesioner, uji statistik, uji hipotesis. Sedangkan analisis yang digunakan dalam  uji statistik menggunakan SPSS 25. Berdasarkan hasil analisis bahwa hasil uji statisik dan analisis verifikatif menunjukkan bahwa faktor sistem pengendalian proyek memberikan dampak positif dan signifikan pada kinerja preservasi jalan dengan kontribusi sebesar 1.896, disusul kemudian oleh faktor spesifikasi design yang memberikan kontribusi sebesar 1.312. Total kontribusi semua faktor atau sub-variabel dari nilai penawaran terendah terhadap kinerja preservasi jalan Cirebon - Palimanan - Sumedang adalah sebesar 90,60 %, Sementara sisanya sebesar 9,40 % berasal dari variabel lain yang tidak dilibatkan dalam penelitian ini.
FAKTOR-FAKTOR BERPENGARUH TERHADAP PERCEPATAN KONSTRUKSI PEMBANGUNAN UNDERPASS BULAK KAPAL KOTA BEKASI Ridwan Saepulrohman; Abdul Chalid; R. Didin Kusdian
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) Vol. 3 No. 1 (2023): SIMTEKS - Maret
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/simteks.v3i1.2602

Abstract

Percepatan pembangunan proyek konstruksi merupakan upaya antisipasi terjadinya keterlambatan proyek konstruksi, namun harus tetap memperhatikan faktor biaya dan mutu. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi Faktor-faktor berpengaruh terhadap percepatan proyek konstruksi pembangunan underpass Bulak Kapal Kota Bekasi, dilakukan dengan cara membuat kuesioner yang berisi tentang faktor-faktor yang mempengaruhi percepatan pembangunan proyek konstruksi. Kuesioner diberikan kepada pekerja yang tergabung dalam proyek pembangunan underpass Bulak Kapal Kota Bekasi. Data kemudian diolah dan dianalisis, analisis dilakukan berdasarkan nilai hasil uji korelasi dan regresi. Hasil analisis uji korelasi dan regresi menunjukan bahwa faktor-faktor yang paling mempengaruhi percepatan proyek konstruksi pembangunan underpass Bulak Kapal Kota Bekasi adalah faktor kontraktor yang meliputi Kedisiplinan tim proyek, Memberikan motivasi kepada pekerja, Ketersediaan dana pendamping untuk hal-hal bersifat emergency, Memberikan reward atas tercapainya setiap tahapan pelaksanaan pekerjaan, Melakukan pengecekan langsung lokasi material yang akan dikirim ke proyek, Menambah jumlah alat, Menambah tenaga kerja, Menambah jam kerja atau lembur, Pekerjaan yang dibebankan kontraktor utama, Menyediakan tenaga kerja sesuai dengan keahliannya dengan nilai korelasi Coefficient sebesar 0.149.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KEBERHASILAN PROYEK PEMBANGUNAN UNDERPASS BULAK KAPAL Antony Putra Pratama
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) Vol. 3 No. 1 (2023): SIMTEKS - Maret
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/simteks.v3i1.2603

Abstract

Ketika pekerjaan selesai tepat waktu, sesuai anggaran, dan sesuai standar yang disyaratkan, proyek konstruksi dianggap berhasil. Namun, dalam proses pencapaian tujuan tersebut, tantangan mungkin muncul yang membahayakan keberhasilan proyek. Lamanya waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu proyek seringkali menjadi salah satu kendala. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor dominan penyebab keberhasilan proyek pembangunan underpass bulak kapal, besar pengaruh faktor-faktor penyebab keberhasilan proyek pembangunan underpass bulak kapal dan dampak faktor-faktor yang berpengaruh terhadap keberhasilan proyek pembangunan underpass bulak kapal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Teknik dalam pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini terdiri dari kuesioner, uji statistik, uji hipotesis. Sedangkan analisis yang digunakan dalam uji statistik menggunakan SPSS 25. Berdasarkan hasil uji statisik dan analisis verifikatif menunjukkan bahwa faktor alam/lingkungan memberikan dampak positif dan signifikan pada keberhasilan proyek dengan kontribusi sebesar 0.267, faktor pengguna jasa/owners yang memberikan kontribusi sebesar 0.207 kemudian disusul faktor manajemen proyek yang memberikan kontribusi sebesar 0.156. Total kontribusi semua faktor atau sub-variabel dari nilai keberhasilan proyek pembangunan underpass bulak kapal adalah sebesar 61.50%, dan sisanya sebesar 38.50 % berasal dari variabel lain yang tidak dilibatkan dalam penelitian ini. 
KAJIAN TINGKAT RISIKO PADA PROYEK PEMBANGUNAN JALAN UNDERPASS (PEMBANGUNAN UNDERPASS BULAK KAPAL) Edy Sumaryono
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) Vol. 3 No. 1 (2023): SIMTEKS - Maret
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/simteks.v3i1.2606

Abstract

Konstruksi merupakan salah satu sektor yang memiliki risiko kecelakaan kerja yang cukup tinggi. Berbagai penyebab utama kecelakaan kerja pada proyek konstruksi adalah hal-hal yang berhubungan dengan karakteristik proyek konstruksi yang bersifat unik yaitu lokasi kerja yang berbeda-beda, terbuka, dipengaruhi cuaca, waktu pelaksanaan yang terbatas, dinamis, menuntut ketahanan fisik yang tinggi serta banyak menggunakan tenaga kerja yang tidak terlatih dan melibatkan tenaga kerja yang cukup besar. Dalam rangka meminimalisir terjadinya risiko pada proyek Pembangunan Underpass Bulak Kapal, maka perlu dilakukan kajian terhadap jenis-jenis risiko apa yang mungkin terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor  risiko apa saja yang terjadi, serta  untuk mengetahui seberapa besar pengaruh faktor-faktor risiko yang terjadi pada saat pelaksanaan proyek Pembangunan Underpass Bulak Kapal. Penelitian ini menggunakan metode survey. Teknik pengumpulan data  dalam penelitian ini terdiri dari kuesioner, uji statistik, uji hipotesis. Sedangkan analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan uji statistic menggunakan SPSS 25.Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji statistik dan analisis verifikatif  untuk faktor alam dan lingkungan dengan konstribusi sebesar 0.342, faktor penerapan keselamatan dan kesehatan kerja sebesar 0.243, dan faktor kelalaian manusia memberikan konstribusi sebesar 0.179. Total konstribusi semua faktor atau sub-variabel dari kemungkinan terjadinya risiko terhadap Pembangunan  Underpass Bulak Kapal adalah 65,4 %, sementara sisanya sebesar 34,6 % berasal dari variable lain yang tidak dilibatkan dalam penelitian ini. 
PENGARUH GROUND GRANULATED BLAST FURNNACE (GGBF) SLAG SEBAGAI BAHAN TAMBAH SEBAGIAN SEMEN TERHADAP KUAT TEKAN BETON Rano Noviana Anwar; Abdul Chalid; Chandra Afriade Siregar
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) Vol. 3 No. 1 (2023): SIMTEKS - Maret
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/simteks.v3i1.2619

Abstract

Beton adalah bahan konstruksi yang paling banyak digunakan di dunia setelah air . Permintaan konsumsi yang tinggi ini hanya dapat dipenuhi dengan produksi semen yang tinggi. Semen merupakan bahan utama pembentuk beton, dan juga penyumbang pencemaran udara terbesar. Ground Granulated Blast Furnace Slag (GGBFS) atau Semen Slag yang merupakan hasil pengolahan limbah industri baja menjadi salah satu alternatif yang diminati karena proses produksi dan lebih ekonomis bila dibandingkan dengan Portland Cement (PC). Material yang mempunyai sifat cementitious ini berpotensi untuk menggantikan sebagian semen dalam campuran beton dengan tetap mempertahankan kelebihan sifat mekanis beton. Penelitian ini dilakukan di laboratorium dengan pengujian benda uji yang telah didesain dengan komposisi substitusi semen slag sebesar 0%, 50%, dan 70% dari berat semen yang dibutuhkan dan pada umur 3, 7, 14, 28 dan 60 hari pada suhu ruangan. Sebagai benda uji kontrol beton direncanakan dengan kuat tekan f’c = 40 MPa. Penelitian dilakukan untuk mengetahui kinerja semen slag pada beton melalui pengamatan kuat tekan (f’c). Pengujian menunjukkan bahwa substitusi slag menyebabkan terjadinya penurunan kuat tekan pada semua umur beton.
PENERAPAN SIMULASI ARUS LALU LINTAS PADA PERSIMPANGAN TIDAK SEBIDANG DI JALAN JAKARTA–JALAN SUPRATMAN KOTA BANDUNG PEMANFAATAN APLIKASI VISSIM 11.03 Novia Widia Astuti; Didin Kusdian; Tia Sugiri
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) Vol. 3 No. 2 (2023): SIMTEKS - September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/simteks.v3i2.2723

Abstract

Keberadaan arus lalu lintas di Kota Bandung kini diwarnai oleh kepadatan dan kemacetan tinggi, dimana kapasitas simpang tidak sebanding dengan volume kendaraan yang ada, sehingga kemacetan yang berkepanjangan. Penelitian ini dilakukan pada Jalan Jakarta - Supratman Kota Bandung, dengan melakukan simulasi, analisis kinerja sebelum dan setelah adanya Fly Over, alternatif kecepatan rata - rata ruang, dan pengalihan arus kendaraan. Metode analisis yang digunakan ialah mikrosimulasi menggunakan software perangkat lunak yaitu Vissim, dengan melakukan kalibrasi, validasi model secara trial dan error, mempertimbangkan perilaku pengemudi, melakukan uji GEH terhadap volume kendaraan, serta uji chi - square terhadap panjang antrian kendaraan, dan melakukan analisis kecepatan rata-rata ruang untuk penyeragaman kecepatan kendaraan. Hasil simulasi bahwa parameter kalibrasi untuk setiap periode sangat dipengaruhi faktor volume kendaraan pada waktu puncak maupun tidak puncak di masing-masing pendekat. Hasil analisis berupa panjang antrian terbesar terjadi di lengan pendekat Jalan Jakarta, dan setelah melakukan serangkaian analisis arus lalu lintas pada simpang tidak sebidang maka diperoleh bahwa dengan adanya Fly Over tidak mampu menstabilkan kondisi lalu lintas di Jalan Jakarta - Supratman, hal ini dikarenakan tingkat pelayanan hanya merubah satu tingkatan dari E menjadi D. Pembangunan Fly Over atau adanya Fly Over hanya memindahkan kendaraan dari suatu titik ke titik lainnya, karena transportasi merupakan suatu perpindahan orang bukan perpindahan mobil.