cover
Contact Name
Erna Sofriana Imaningsih
Contact Email
erna.imaningsih@mercubuana.ac.id
Phone
+6282110107619
Journal Mail Official
jfm@mercubuana.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Journal of Fundamental Management (JFM)
ISSN : 27754480     EISSN : 27756300     DOI : 10.22441/jfm
ournal of Fundamental Management is an academic journal published by the Mercubuana University S1 Management Study Program. The aim of JFM is to promote innovative thinking in the field of management and other related fields. This journal focuses primarily on promoting research results related to the business environment in Indonesia. The journal focuses on the following topics: General Management, MSME Management, Global Business Management, Competitive Strategies, Human Resource Management, Marketing Management, Operations and Logistics, Supply Chain Management, Entrepreneurship, Innovation, and Organizational Behavior.
Articles 188 Documents
Pengaruh Kelas Sosial, Iklan, dan Word of Mouth terhadap Keputusan Pembelian Smartphone Oppo As' Andika; Febrina Mahliza
Journal of Fundamental Management (JFM) Vol. 5 No. 3 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jfm.v5i3.32814

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh kelas sosial, iklan, dan word of mouth terhadap keputusan pembelian smartphone OPPO. Objek dalam penelitian ini adalah seseorang yang pernah membeli smartphone OPPO pada saat berusia 19 tahun ke atas dan berdomisili di DKI Jakarta, Indonesia. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 121 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan alat analisis SmartPLS versi 4. Hasil menunjukkan bahwa kelas sosial berpengaruh dan signifikan terhadap keputusan pembelian, iklan berpengaruh dan signifikan terhadap keputusan pembelian, dan word of mouth berpengaruh dan signifikan terhadap keputusan pembelian.
PENGARUH FINANCIAL BEHAVIOR, SELF-CONTROL DAN LOCUS OF CONTROL TERHADAP KEPUTUSAN INVESTASI SAHAM PADA GENERASI Z YANG TERDAFTAR DI KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA (KSEI) Fathihani Fathihani; Rini Sulistyowaty; Mohamad Dikcy Mawardi
Journal of Fundamental Management (JFM) Vol. 5 No. 2 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jfm.v5i2.33368

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis financial behavior, self control dan locus of control terhadap keputusan investasi saham pada generasi z. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah generasi Z yang terdaftar di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling dengan teknik purposive judgement sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 responden. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian dan data primer berupa studi kepustakaan dari jurnal, buku, dan sumber informasi dari media massa. Data dari responden diolah dengan menggunakan software (Statistical Package for Social Sciences) SPSS versi 29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel financial behavior, self control dan locus of control berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi saham pada generasi Z yang terdaftar di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).Kata Kunci: isi; Perilaku Keuangan, Kontrol Diri, Locus of Control, Keputusan Investasi Saham
Pengaruh Literasi Keuangan dan Sikap Keuangan Terhadap Perilaku Pengelolaan Keuangan Dimediasi oleh Locus of Control Anak Agung Silvia Novitasari
Journal of Fundamental Management (JFM) Vol. 5 No. 2 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jfm.v5i2.33663

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah mempermudah akses informasi serta transaksi keuangan, namun juga menimbulkan tantangan baru dalam pengelolaan keuangan individu, khususnya pada generasi Z. Generasi ini dikenal mudah berbaur dengan teknologi, namun masih banyak generasi Z yang terjebak dalam perilaku konsumtif dan penggunaan pinjaman online demi memenuhi gaya hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan dan sikap keuangan terhadap perilaku pengelolaan keuangan melalui locus of control sebagai variabel mediasi. Desain penelitian adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian adalah generasi Z di Kota Denpasar berjumlah 177.332 jiwa. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportionate random sampling, mendapatkan sampel sebanyak 100 responden. Teknik analisis data menggunakan Structural equation Modeling (SEM) dengan pendekatan Partial least Square (PLS) meliputi tiga tahap yaitu analisis outer model, analisis inner model dan pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan, sikap keuangan dan locus of control berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan. Literasi keuangan dan sikap keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap locus of control. Terdapat peran locus of control dalam memediasi pengaruh literasi keuangan dan sikap keuangan terhadap perilaku pengelolaan keuangan.
PENGARUH GREEN LABEL, GREEN PRODUCT QUALITY, BRAND IMAGE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN TUPPERWARE DI JABODETABEK Salman Ari Saputra; Erna Sofriana Imaningsih
Journal of Fundamental Management (JFM) Vol. 5 No. 2 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jfm.v5i2.33665

Abstract

Di era modern, meningkatnya kepedulian terhadap lingkungan dan isu keberlanjutan telah mendorong konsumen untuk lebih selektif dalam memilih produk yang ramah lingkungan. Salah satu strategi pemasaran yang muncul dari kesadaran ini adalah green marketing, yaitu pendekatan pemasaran yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga mempertimbangkan tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan. Strategi ini muncul seiring dengan meningkatnya kasus pemanasan global dan kerusakan lingkungan yang mendorong konsumen untuk lebih sadar dalam pola konsumsi sehari-hari. Hal ini kemudian memunculkan perilaku green consumer behaviour, yaitu sikap konsumen dalam memilih produk yang aman bagi tubuh dan ramah lingkungan (Imaningsih et al., 2020). Di sisi lain, masyarakat dan komunitas pemerhati lingkungan kini juga mulai mengamati praktik pemasaran yang dijalankan pelaku usaha (Dewi et al., 2018), termasuk penggunaan green label sebagai penanda produk yang bertanggung jawab secara ekologis. Mengacu pada data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, total timbulan sampah di Indonesia pada tahun 2022 mencapai 19,45 juta ton, dengan sampah plastik menempati urutan kedua terbanyak sebesar 18,55%. Kondisi ini menjadi pengingat pentingnya peran green marketing dalam mendorong konsumen beralih ke produk berkelanjutan.
ANALISIS KINERJA KEUANGAN PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA TBK TAHUN 2020 - 2024 MENGGUNAKAN RASIO LIKUIDITAS, RASIO PROFITABILITAS, DAN RASIO SOLVABILITAS Keysa Noor Auzora Nashia; Leni Nur Pratiwi
Journal of Fundamental Management (JFM) Vol. 5 No. 2 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jfm.v5i2.33998

Abstract

This study aims to analyze the financial performance of PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk based on liquidity ratios, profitability ratios, and solvency ratios. The method used is descriptive quantitative analysis, with assessment indicators Current Ratio (CR), Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Gross Profit Margin, Debt to Assets Ratio (DAR) and Debt to Equity Ratio (DER). The analysis results show that CR tends to fluctuate and remains below the ideal limit, indicating the need for improvement in current asset management. ROA and ROE also fluctuate downward and have not reached the ideal limit, indicating that the company needs to optimize the use of its assets and equity to generate profit. GPM showed relatively good results as it approached or exceeded the ideal benchmark, suggesting the need for better control over operational expenses. DAR and DER showed fluctuating decreases that reflect the company's efforts to improve the capital structure. Therefore, the company should remain consistent in strengthening its capital structure to reduce its reliance on debt. (Financial Performance, Liquidity Ratio, Profitability Ratio, Solvency Ratio)
Penilaian Kondisi Keuangan Perusahaan Pertelevisian yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Aulia Andini; Nur Imam Taufik; Abdul Rahman; Reni Wijayanti
Journal of Fundamental Management (JFM) Vol. 5 No. 2 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jfm.v5i2.34633

Abstract

Perkembangan teknologi yang pesat dan pergeseran pola konsumsi media menghadirkan tantangan signifikan yang berpengaruh pada kinerja keuangan berbagai perusahaan televisi saat ini. Laba bersih dan tingkat utang perusahaan pertelevisian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan kondisi yang fluktuatif dan belum mencerminkan stabilitas finansial secara menyeluruh. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kondisi keuangan perusahaan pertelevisian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia melalui model analisis Zmijewski (X-Score), yang melibatkan perhitungan tiga jenis rasio keuangan, yaitu Return On Assets, Debt Ratio, dan Current Ratio.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pengambilan data sekunder, berupa laporan keuangan neraca dan laba rugi perusahaan pertelevisian periode 2019-2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di antara keenam perusahaan yang dianalisis, hanya MNCN yang berada dalam kondisi keuangan yang benar-benar sehat. Sementara itu, lima perusahaan lainnya, yaitu SCMA, MDIA, NETV, IPTV, dan MSKY, memerlukan perbaikan kinerja keuangan ke depannya. Selain itu, terdapat satu perusahaan televisi yang mencatat kondisi paling tidak sehat selama periode analisis, yaitu NETV pada tahun 2023. Berdasarkan hasil penelitian, perusahaan pertelevisian perlu lebih adaptif terhadap dinamika kondisi ekonomi dan industri untuk menjaga stabilitas bisnis.
PENILAIAN FINANCIAL DISTRESS PADA PERUSAHAAN BADAN USAHA MILIK NEGARA (BUMN) TAHUN 2019-2024 Afifah Nur Maulinda; Nur Imam Taufik; Reni Wijayanti; Iwan Kurniawan
Journal of Fundamental Management (JFM) Vol. 5 No. 2 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jfm.v5i2.34693

Abstract

Penelitian ini bertujuan menilai tingkat kesehatan dan mengidentifikasi potensi financial distress pada enam Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019–2024. Menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi dokumentasi dan data sekunder, penilaian dilakukan berdasarkan Keputusan Menteri BUMN Nomor KEP-100/MBU/2002 melalui delapan rasio keuangan utama (ROE, ROI, Rasio Kas, Rasio Lancar, Collection Periods, Perputaran Persediaan, TATO, dan Rasio Total Modal Sendiri terhadap Total Aset). Hasil studi menunjukkan dua BUMN sehat, dua kurang sehat, dan dua mengalami financial distress, dengan penurunan tingkat kesehatan terutama dipengaruhi oleh rendahnya rasio profitabilitas dan likuiditas. Penelitian ini juga memberikan rekomendasi strategis bagi BUMN, investor, dan pemerintah untuk peningkatan kinerja keuangan dan pencegahan krisis.
Pengaruh Kepercayaan, Biaya Transaksi dan Kenyamanan Terhadap Keputusan Pedagang Menggunakan QRIS Sebagai Sistem Pembayaran Digital Chairiel Oktaviar; Dhani Iramawan; Harefan Arief
Journal of Fundamental Management (JFM) Vol. 5 No. 2 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jfm.v5i2.34749

Abstract

In the era of rapid digitalization, the need for a fast, easy, cheap, safe and reliable payment system is becoming increasingly important. The Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), launched by Bank Indonesia, is here as an innovative solution to support non-cash transactions in various economic sectors. In its use, there are 3 (three) main aspects that are of concern to the public and business actors, namely the level of trust, the amount of transaction costs, and the convenience of QRIS users. In addition, the number of merchants, both street vendors and managed MSMEs who use and accept QRIS as a non-cash (digital) payment tool has also grown rapidly. According to data sources from Bank Indonesia (BI) until the end of the first quarter of 2025 (March 2025), QRIS consumer users reached 56.3 million people, while the number of Merchants (QRIS Receiving Merchants) was 38.1 million, most of which were MSMEs. Bank Indonesia is targeting that by the end of 2025 the number of QRIS consumer users will reach 58 million. The figures above show the large penetration and market share of QRIS in Indonesia both in terms of consumer users and merchants, this phenomenon indicates that the trust variable, transaction cost variable and convenience variable have a positive and significant effect on the increase in the number of consumers and merchants using QRIS, this proves that the adoption process of non-cash (digital) payment systems using QRIS is increasingly massive and inclusive until the end of the first quarter of 2025 (March 2025).
PENGARUH LIKUIDITAS, SOLVABILITAS, AKTIVITAS DAN FIRM SIZE TERHADAP PROFITABILITAS (Studi Pada Subsektor Telekomunikasi yang Tercatat di Bursa Efek Indonesia pada Tahun 2019-2023) Piki Rahayu; Putri Andari Ferranti
Journal of Fundamental Management (JFM) Vol. 5 No. 2 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jfm.v5i2.35127

Abstract

Penelitian ini berupaya guna menganalisis pengaruh likuiditas, aktivitas, profitabilitas, dan firm size terhadap profitabilitas. Desain penelitian adalah penelitian kausalitas. Populasi pada penelitian ini merupakan perusahaan subsektor telekomunikasi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2023 yang berjumlah 22 perusahaan. Pemilihan sampel mempergunakan metode purposive sampling selaras dengan karakteristik yang telah ditentukan serta didapatkan 7 perusahaan. Dalam penelitian ini, metode analisis data mempergunakan analisis regresi data panel. Temuan mengindikasikan secara bersama-sama keempat variabel independen yakni likuiditas, solvabilitas, aktivitas serta firm size berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Secara parsial, variabel solvabilitas berpengaruh negatif signifikan terhadap profitabilitas, sementara variabel likuditas, aktivitas, serta firm size tidak berpengaruh. Temuan ini memberikan kontribusi praktis bagi perusahaan dalam mengelola sumber daya keuangan secara optimal, serta menjadi referensi teoritis bagi penelitian lanjutan di bidang keuangan perusahaan.
PENGARUH LEVERAGE, PROFITABILITAS, FIRM SIZE DAN SALES GROWTH TERHADAP RETURN SAHAM (Studi Pada Sub sektor Logam dan Mineral yang Tercatat di Bursa Efek Indonesia pada Tahun 2019-2023) Wahyu Handoyo; Putri Andari Ferranti
Journal of Fundamental Management (JFM) Vol. 5 No. 3 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jfm.v5i3.35296

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh leverage, profitabilitas, ukuran perusahaan (firm size), dan pertumbuhan penjualan (sales growth) terhadap return saham pada perusahaan sub sektor logam dan mineral yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019–2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian kausalitas. Sampel penelitian dipilih dengan metode purposive sampling dan diperoleh 15 perusahaan dari total 34 populasi. Data dianalisis menggunakan metode regresi data panel dengan pendekatan Common Effect Model (CEM) menggunakan EViews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Firm size dan Sales growth berpengaruh positif dan signifikan terhadap return saham, sedangkan variabel leverage dan profitabilitas tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap return saham. Temuan ini menegaskan bahwa pertumbuhan penjualan dan besarnya skala perusahaan menjadi faktor penting dalam memengaruhi keputusan investor di pasar modal, sementara struktur modal dan kemampuan perusahaan menghasilkan laba tidak selalu menentukan perolehan return saham pada sub sektor logam dan mineral.