cover
Contact Name
Fernadiksa Rasta Putra Pratama
Contact Email
jtpdmunublitar@gmail.com
Phone
+6281555326717
Journal Mail Official
jtpdmunublitar@gmail.com
Editorial Address
Jalan Masjid No. 22 Kota Blitar
Location
Kab. blitar,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah
ISSN : 28078527     EISSN : 28083962     DOI : 10.28926
JTPDM (Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah): distributes articles related to meta-analysis (including systematic reviews) and research and suggestions for the teaching and learning process in Elementery school, junior high school, and senior high school. In addition, JTPDM (Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah): presents articles that link the latest research in the fields of teacher education, child development, learning psychology, inclusion, special education, teaching strategies and innovations, and educational assessment, all of which are related to the basics of education.
Articles 227 Documents
Workshop Profesionalisme Guru Bidang Studi dalam Pengoptimalan Pembuatan Artikel Jurnal untuk Publikasi di SMP Negeri 2 Karangrejo Semester Genap Tahun Pelajaran 2018/2019 Yulianto, Totok
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 1 No 2 (2021): Volume 1, Nomor 2, Desember 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v1i2.230

Abstract

Setiap guru hendaknya mampu menghasilkan karya tulis ilmiah seperti artikel, makalah, buku teks, modul, penelitian dan lain-lain. Publikasi artikel ini sangat bermanfaat bagi peningkatan profesionalisme Guru dan juga proses pendidikan. peningkatan profesionalisme Guru dapat berupa penambahan angka kredit bagi jabatan guru, Angka Kredit Guru apabila diperhatikan dapat sebagai alat untuk memotivasi para guru dalam mencapai prestasi setinggi-tingginya. Workshop pengoptimalan pembuatan artikel jurnal untuk publikasi dilatarbelakangi oleh hasil survei di lapangan tentang masih minimnya jurnal guru-guru Bidang Studi SMP Negeri 2 Karangrejo dan banyaknya golongan kepangkatan yang tidak lancar di Kabupaten Tulungagung dikarenakan kurang mampunya guru menulis artikel di Jurnal yang merupakan permasalahan yang utama bagi kebanyakan guru-guru Bidang Studi di SMP Negeri 2 Karangrejo. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) Mendeskripsikan peningkatan profesionalisme guru Bidang Studi di SMP Negeri 2 Karangrejo dalam membuat Artikel Jurnal melalui workshop. (2) Meningkatan profesionalisme guru Bidang Studi di SMP Negeri 2 Karangrejo dalam membuat Artikel Jurnal melalui workshop. (3) Mendeskripsikan hasil peningkatan profesionalisme guru Bidang Studi di SMP Negeri 2 Karangrejo dalam membuat Artikel Jurnal melalui workshop. Dalam menyusun, mengembangkan Artikel Jurnal melalui workshop dengan menggunakan penelitian tindakan sekolah (PTS) dengan dua siklus yang masing-masing siklusnya terdiri dari tahap (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan perbaikan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (a) sebelum diadakan workshop guru hanya mendapatkan kategori nilai cukup artinya sebagian belum paham, setelah diadakan workshop dua kali pada tanggal 25 Februari dan 4 Maret 2019 terjadi peningkatan dalam pemahaman membuat Artikel Jurnal. dan (b) aktivitas guru dalam mengikuti workshop pembuatan Artikel Jurnal yang lengkap dan sistematis pada siklus kedua lebih baik daripada pada saat siklus kesatu. Berdasarkan hasil penelitian ini penulis merekomendasikan kepada Guru Binaan Bidang Studi di kabupaten Tulungagung agar mengoptimalkan perannya sebagai pendidik yang profesional dengan mengembangkan pembuatan Artikel Jurnal agar profesi keguruan dapat berkembang
Penerapan Metode Jigsaw dalam Upaya Meningkatkan Hasil Belajar IPS tentang Penanggulangan Permasalahan Kependudukan Pada Siswa Kelas VIII-C Semester I SMP Negeri 1 Pagerwojo Tulungagung Tahun Pelajaran 2018/2019 Yamini, Yamini
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 1 No 2 (2021): Volume 1, Nomor 2, Desember 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v1i2.231

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di Kelas VIII-C pada waktu pembelajaran IPS diperoleh hasil bahwa Hasil belajar siswa kurang memuaskan, yaitu dari 33 siswa hanya 12 siswa yang nilainya dapat mencapai KKM atau ≥ 70, sedangkan 21 siswa lainnya masih belum dapat mencapai KKM atau ≤ 69. Hal ini disebabkan karena guru kurang memberikan penekanan materi yang jelas tentang Penanggulangan permasalahan kependudukan tersebut, setelah memberikan tugas kepada siswa, guru meninggalkan ruangan, guru tidak menggunakan strategi, maupun metode yang dapat digunakan untuk mengembangkan kreatif siswa, serta masih banyak siswa yang bermain sendiri pada saat pembelajaran berlangsung. Untuk itu agar dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam menyelesaikan soal tentang Penanggulangan permasalahan kependudukan serta untuk tercapainya tujuan pembelajaran perlu diadakan perbaikan pembelajaran dengan menerapkan Metode Jigsaw. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa Kelas VIII-C. Dalam penelitian ini peneliti sebagai guru (pengajar), guru kelas (mitra peneliti) sebagai observer proses pembelajaran Penanggulangan permasalahan kependudukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Metode Jigsaw untuk meningkatkan Hasil belajar siswa pada materi Penanggulangan permasalahan kependudukan siswa Kelas VIII-C SMP Negeri 1 Pagerwojo Tulungagung mempunyai kriteria keberhasilan baik. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan Hasil belajar siswa berdasarkan nilai post test per siklus dengan nilai di atas KKM yaitu persentase pada siklus I 63,6% dan pada siklus II 90,9%. Simpulan yang diperoleh dari hasil penelitian ini adalah bahwa penerapan pembelajaran Penanggulangan permasalahan kependudukan melalui Metode Jigsaw dapat meningkatkan Hasil belajar siswa Kelas VIII-C SMP Negeri 1 Pagerwojo Tulungagung dan dapat mempermudah siswa dalam menyelesaikan persoalan Penanggulangan permasalahan kependudukan. Oleh karena itu guru menggunakan Metode Jigsaw dalam pembelajaran IPS pada materi Penanggulangan permasalahan kependudukan agar Hasil belajar siswa meningkat.
Supervisi Akademik Proses Pembelajaran Dalam Rangka Meningkatkan Motivasi Kinerja Guru SD Negeri 1 Panggunguni Kecamatan Pucanglaban Kabupaten Tulungagung Semester 1 Tahun Pelajaran 2019/2020 Nurudin, Bambang
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 1 No 2 (2021): Volume 1, Nomor 2, Desember 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v1i2.232

Abstract

Mengacu pada teori dan ketentuan peraturan perundang-undangan, Penelitian Tindakan Sekolah ini membahas kualitas kompetensi pedagogik guru dalam menyusun dan mengembangkan Silabus serta RPP, guru diyakini mampu menciptakan pembelajaran yang aktif, kreatif, inovatif, interaktif, efektif dan menyenangkan. Upaya meningkatkan motivasi kinerja Guru SD dalam wilayah kepengawasan dalam menyusun dan mengembangkan Silabus dilatarbelakangi oleh (a) masih terdapat Guru Binaan Mata Pelajaran dalam wilayah kepengawasan yang belum paham apa sebenarnya Silabus dan hubungannya dengan RPP (b) apa kegunaan Silabus dalam pembuatan RPP (c) bagaimana menyusun Silabus dan mengembangkannya. (d) Masih ada guru yang dalam penyusunannya kurang lengkap dan sistematis. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) Mendeskripsikan Supervisi Akademik Proses Pembelajaran Guru SD dalam rangka meningkatkan motivasi kinerja Guru melalui Workshop Pembuatan Silabus . (2) Meningkatan motivasi kinerja Guru Guru SD melalui Workshop Pembuatan Silabus (3) Mendeskripsikan hasil peningkatan kemampuan Guru SD dalam rangka meningkatkan motivasi kinerja Guru melalui Workshop Pembuatan Silabus dengan menggunakan penelitian tindakan sekolah (PTS) dengan dua siklus yang masing-masing siklusnya terdiri dari tahap (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan perbaikan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (a) sebelum diadakan Workshop Pembuatan Silabus guru hanya mendapatkan kategori nilai cukup artinya sebagian belum paham dan termotivasi kinerjanya, setelah diadakan Workshop Pembuatan Silabus dua kali pada tanggal 16 September dan 27 September 2019 terjadi peningkatan dalam pemahaman menyusun dan mengembangkan Silabus serta meningkatkan motivasi kinerja Guru. Penilaian melalui Rubrik Penilaian Silabus pada siklus 1 yang mendapat kategori cukup, dan hasil penilaian pada siklus kedua mencapai baik, dan (b) aktivitas guru dalam mengikuti Workshop Pembuatan Silabus penyusunan, pengembangan Silabus yang lengkap dan sistematis serta peningkatan motivasi kinerja Guru pada siklus kedua lebih baik daripada pada saat siklus kesatu. Berdasarkan hasil penelitian ini penulis merekomendasikan kepada Guru Binaan Mata Pelajaran dalam wilayah kepengawasan agar mengoptimalkan perannya sebagai perencana, pengorganisir, dan penilai pembelajaran, penyusunan Silabus agar terus dikembangkan dalam KKG/MGMP.
Upaya Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar IPA Melalui Model Problem Based Learning Bagi Siswa Kelas VIIA SMP Negeri 1 Campurdarat Tahun Pelajaran 2018/2019 Krisanto, Krisanto
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 1 No 2 (2021): Volume 1, Nomor 2, Desember 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v1i2.233

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan aktifitas dan hasil belajar IPA materi klasifikasi benda bagi siswa kelas VII A SMP Negeri 1 Campurdarat Tahun Pelajaran 2018/2019 melalui penggunaan Model Pembelajaran Problem Based Learning. Penelitian ini dilaksanakan SMP Negeri 1 Campurdarat pada tahun pelajaran 2018/2019 dengan subyek penelitian adalah siswa kelas VII A yang terdiri dari 16 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan. Metode yang digunakan adalah metode penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Pada siklus I pembelajaran dilakukan dengan penggunaan Model Pembelajaran Problem Based Learning dengan kelompok besar yang beranggotan 7 orang, sedangkan pada siklus II penggunaan Model Pembelajaran Problem Based Learning dengan kelompok kecil yang masing-masing kelompok. Pada masing- masing siklus terdiri dari empat tahapan penelitian yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan deskriptif komparatif yang dilanjutkan refleksi. Deskriptif komparatif dilakukan dengan membandingkan data kondisi awal, siklus 1 dan siklus 2, baik untuk aktifitas belajar dan hasil belajar. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: Pertama, penggunaan Model Pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan aktifitas belajar IPA materi klasifikasi benda bagi siswa kelas VII A SMP Negeri 1 Campurdarat pada semester 1 tahun pelajaran 2018/2019. Terbukti persentase jumlah siswa dalam kategori aktifitas belajar baik meningkat dari kondisi awal 18,75% menjadi 62,50% pada siklus I dan menjadi 87,50% pada siklus II atau pada kondisi akhir mengalami peningkatan sebesar 68,75% dari kondisi awal. Kedua, penggunaan Model Pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar IPA materi klasifikasi benda bagi siswa kelas VII A SMP Negeri 1 Campurdarat pada semester 2 tahun pelajaran 2018/2019. Terbukti persentase ketuntasan belajar siswa meningkat dari kondisi awal 18,75% menjadi 62,50% pada siklus I dan menjadi 84,38% pada siklus II atau pada kondisi akhir mengalami peningkatan sebesar 65,63% dari kondisi awal.
Penerapan Metode Discovery dalam Upaya Peningkatan Hasil Belajar Pendidikan Kewarganegaraan Pada Siswa Kelas V Semester 1 SD Negeri 1 Pucanglaban Tulungagung Muchlison, Adib
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 1 No 2 (2021): Volume 1, Nomor 2, Desember 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v1i2.234

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di Kelas V pada waktu pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan diperoleh hasil bahwa Hasil belajar siswa kurang memuaskan, yaitu dari 18 siswa hanya 5 siswa yang nilainya dapat mencapai KKM atau≥ 70, sedangkan 13 siswa lainnya masih belum dapat mencapai KKM atau ≤ 69. Hal ini disebabkan karenaguru kurang memberikan penekanan materi yang jelas tentang Tata urutan perundang-undangan Tingkat Pusat dan Daerah tersebut, setelah memberikan tugas kepada siswa, guru meninggalkan ruangan, guru tidak menggunakan strategi, maupun metode yang dapat digunakan untuk mengembangkan kreatif siswa, serta masih banyak siswa yang bermain sendiri pada saat pembelajaran berlangsung. Untuk itu agar dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam menyelesaikan soal tentang Tata urutan perundang-undangan Tingkat Pusat dan Daerahsertauntuk tercapainya tujuan pembelajaran perlu diadakan perbaikan pembelajaran dengan menerapkan Metode Discovery. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa Kelas V. Dalam penelitian ini peneliti sebagai guru (pengajar), guru kelas (mitra peneliti) sebagai observerproses pembelajaran Tata urutan perundang-undangan Tingkat Pusat dan Daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Metode Discovery untuk meningkatkan Hasil belajar siswa pada materi Tata urutan perundang-undangan Tingkat Pusat dan Daerahsiswa Kelas VBSD Negeri 1 Pucanglaban Tulungagung mempunyai kriteria keberhasilan baik. Hal inidibuktikan dengan adanya peningkatan Hasil belajar siswa berdasarkan nilai post test per siklus dengan nilai di atas KKM yaitu persentase pada siklus I 50,0%dan pada siklus II88,9%. Simpulan yang diperoleh dari hasil penelitian ini adalah bahwa penerapan pembelajaran Tata urutan perundang-undangan Tingkat Pusat dan Daerahmelalui Metode Discovery dapat meningkatkan Hasil belajar siswa Kelas VSD Negeri 1 Pucanglaban Tulungagungdan dapat mempermudah siswa dalam menyelesaikan persoalanTata urutan perundang-undangan Tingkat Pusat dan Daerah. Oleh karena itu guru menggunakan Metode Discoverydalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan pada materi Tata urutan perundang-undangan Tingkat Pusat dan Daerah agar Hasil belajar siswa meningkat.
Mengapresiasi Hasil Prestasi Belajar Bidang Studi Bahasa Indonesia Melalui Pendekatan Discovery Learning Kelas IX-C Semester Ganjil Di SMP Negeri 2 Paciran, Ponpes Sunan Drajat, Kabupaten Lamongan Tahun Pelajaran 2019/2020 Winarni, Dwi Utami
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 1 No 2 (2021): Volume 1, Nomor 2, Desember 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v1i2.235

Abstract

Dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran seorang Guru mampu dalam melaksanakan model pembelajaran yang berupa Discovery Learning (Pembelajaran yang mengembangkan hasil penemuan peserta didik) sebagai fasilitator dan dinamisator kelas. Dari hasil observasi pada siklus I aktifitas siswa yang kurang = 55,6 %, cukup = 22,2 % dan baik = 22,2 %. hasil prestasi siswa pada siklus I menunjukkan nilai secara rata rata 54.73 (55 % ) pada awal tes, dan di akhir tes menunjukkan rata rata sebesar 60.62 ( 61 % ) dan Pada Siklus II di awal tes secara rata rata yang diperoleh menunjukkan 66.06 ( 66 % ) dan di akhir dilaklukan test yang diperoleh sebesar 68.26 ( 68 % ). Sehingga secara garis besar hasil prestasi belajar siswa pada siklus I mengalami kenaikan adri tes awal dan akhir sebanyak 5.89 ( 6 % ) dan Pada Siklus II sebesar 2.2 ( 2 % ) Adapun hal yang lebih penting lagi dalam pembelajaran dengan diperoleh data secara keseluruhan secara rata rata anak yang kurang aktif sebesar 6.25 dengan anak 25. dan yang memiliki aktivitas cukup sebanyak 10 anak ( 1.11 % ) dengan rata rata 1.11. serta yang memiliki aktivitas Baik sebanyak 10 anak ( 1.11 % ) dengan rata rata 1.11. pada siklus I. Sedangkan hasil pengamatan antar kelompok pada siklus II diperoleh data sebanyak 5 anak yang memiliki aktivitas kurang ( 0.56 % ) dengan rata rata yang diperoleh 0.56. yang memiliki aktivitas sedang senanyak 12 anak dengan rata rata yang diperoleh 1.33. dan yang memiliki aktivitas Baik sebanyak 28 anak dengan rata rata yang diperoleh sebanyak 3.11. ( 3.11 % ). Maka dari hasil pengamatan antar kelompok dapat dikategorikan berhasil atau dapat diterima. Jadi hubungan antara pembelajaran metode pembelajaran dengan prestasi belajar Bahasa Indonesia, bahwa dengan adanya pemberian pembelajaran metode pembelajaran yang teratur dan tetap maka siswa timbul aktivitas belajar didalam Bahasa Indonesia dan berkembanglah pengetahuan yang diterimanya. Dengan demikian maka ketepatan atau keefektifan metode pembelajaran metode pembelajaran akhirnya dapat meningkatkan prestasi belajar yang dicapai oleh siswa. Hal inilah yang dapat digunakan sebagai bukti bahwa dengan adanya efektivitas belajar tersebut siswa akan memperoleh prestasi atau nilai yang baik. Jadi dengan demikian metode pemberian pembelajaran metode pembelajaran itu lebih tepat diterapkan pada semua mata pelajaran sehingga hasil penelitian dapat dinyatakan dapat diterima
Supervisi Akademik Proses Pembelajaran Dalam Rangka Meningkatkan Motivasi Kinerja Guru SD Negeri 1 Panggunguni Kecamatan Pucanglaban Kabupaten Tulungagung Semester 1 Tahun Pelajaran 2019/2020 Nyamat, Nyamat
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 1 No 2 (2021): Volume 1, Nomor 2, Desember 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v1i2.236

Abstract

Penelitian Tindakan Sekolah ini membahas kualitas kompetensi pedagogik guru dalam menyusun dan mengembangkan Silabus serta RPP, guru diyakini mampu menciptakan pembelajaran yang aktif, kreatif, inovatif, interaktif, efektif dan menyenangkan. Upaya meningkatkan motivasi kinerja Guru SD dalam wilayah kepengawasan dalam menyusun dan mengembangkan Silabus dilatarbelakangi oleh (a) masih terdapat Guru Binaan Mata Pelajaran dalam wilayah kepengawasan yang belum paham apa sebenarnya Silabus dan hubungannya dengan RPP (b) apa kegunaan Silabus dalam pembuatan RPP (c)bagaimana menyusun Silabus dan mengembangkannya. (d) Masih ada guru yang dalam penyusunannya kurang lengkap dan sistematis. Rumusan penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah Supervisi Akademik Proses Pembelajaran guru-guru dalam rangka meningkatkan motivasi kinerja Guru melalui Workshop Pembuatan Silabus pada Guru SD Negeri 1 Panggunguni Kecamatan PucanglabanKabupaten Tulungagung? (2) Bagaimanakah pengaruh Workshop Pembuatan Silabus sebagai sarana Supervisi Akademik Proses Pembelajaran SD dalam rangka meningkatkan motivasi kinerja Guru?. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (a) sebelum diadakan Workshop Pembuatan Silabus guru hanya mendapatkan kategori nilai cukup artinya sebagian belum paham dan termotivasi kinerjanya, setelah diadakan Workshop Pembuatan Silabus dua kali pada tanggal 16 September dan 27 September 2019 terjadi peningkatan dalam pemahaman menyusun dan mengembangkan Silabus serta meningkatkan motivasi kinerja Guru. Penilaian melalui Rubrik Penilaian Silabus pada siklus 1 yang mendapat kategori cukup, dan hasil penilaian pada siklus kedua mencapai baik, dan (b) aktivitas guru dalam mengikuti Workshop Pembuatan Silabus penyusunan, pengembangan Silabus yang lengkap dan sistematis serta peningkatan motivasi kinerja Guru pada siklus kedua lebih baik daripada pada saat siklus kesatu
Supervisi Manajerial untuk Meningkatkan Kemampuan Kepala Sekolah Melakukan Evaluasi dan Pelaporan Program Kegiatan Sekolah melalui Lokakarya Pada SD Negeri 3 Pucanglaban Kecamatan Pucanglaban Kabupaten Tulungagung Semester 1 Tahun Pelajaran 2019/2020 Karsiyati, Yiyik
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 1 No 2 (2021): Volume 1, Nomor 2, Desember 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v1i2.237

Abstract

Berbagai permasalahan yang dihadapi guru di dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai agen pembelajaran seperti siswa yang tidak secara aktif terlibat dalam proses pembelajaran, serta permasalahan lain yang muncul dari pribadi guru seperti kurang optimalnya guru dalam memberi penguatan, ketrampilan bertanya, variasi metode dan teknik pembelajaran. Oleh karena itu Pengawas mengadakan Supervisi Manajerial terhadap Guru, tentunya hal ini dilakukan untuk meningkatkan profesionalisme guru serta peningkatan hasil peningkatan penyusunan program supervisi. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) berupa metode pembelajaran kooperatif Supervisi Manajerial sebanyak dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu : rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah Kepala Sekolah SD Negeri 3 Pucanglaban Kecamatan Pucanglaban Kabupaten Tulungagung Semester 1 tahun pelajaran 2019/2020. Data yang diperoleh berupa Hasil pengamatan peneliti tentang penyusunan program supervisi oleh Kepala Sekolah Siklus 1 dan Siklus 2. Dari hasil analisis didapatkan bahwa Lokakarya Supervisi Manajerial untuk Kepala Sekolah memiliki dampak positif dalam meningkatkan kinerja Kepala Sekolah dalam melaksanakan perbaikan dan peningkatan kualitas di Sekolah dalam setiap siklus, yaitu siklus I naik 12,0%, siklus II naik 26,0% Simpulan dari penelitian ini adalah, Supervisi Manajerial ini tepat dan dapat menyelesaikan melaksanakan perbaikan dan peningkatan kualitas di Sekolah di sekolah khususnya pada Kepala Sekolah di SD Negeri 3 Pucanglaban Kecamatan Pucanglaban Kabupaten Tulungagung.
Supervisi Akademik dalam Pembelajaran Inovatif Model Lingkungan Sekitar sebagai Sumber Belajar Guna Meningkatkan Kualitas Mengajar Guru Matematika di SD Negeri Pucanglaban 2 Kecamatan Pucanglaban Kabupaten Tulungagung Prayitno, Nur Hadi
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 1 No 2 (2021): Volume 1, Nomor 2, Desember 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v1i2.238

Abstract

Mata pelajaran matematika kebanyakan menjadi mata pelajaran yang tidak disenangi, tidak sedikit siswa yang mengeluhkan betapa siswa dihadapkan pada masalah ketika mereka harus menyelesaikan soal Matematika, sehingga hasil belajar siswa menjadi tidak optimal. Untuk itu, digunakanlah media atau alat bantu sebagai komponen yang berasal dari lingkungan sekitar siswa, dapat memotivasi siswa untuk belajar dan sebagai alat yang digunakan untuk memberikan rangsangan bagi siswa agar terjadi proses belajar, sehingga kegiatan pembelajaran akan lebih efektif dan efisien. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) berupa Pembelajaran Inovatif Lingkungan sebanyak dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu : rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas 4 dan Kelas 6 SD Negeri Pucanglaban 2 Kecamatan Pucanglaban Kabupaten Tulungagung Semester 2 tahun pelajaran 2018/2019. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisis didapatkan bahwa peningkatan kualitas mengajar guru adalah dari siklus 1, aspek 1 naik 11,7%, aspek 2 naik 15,0, aspek 3 naik 10, 0% dan aspek 4 naik 18,3 dan siklus 2, aspek 1 naik 18,3%, aspek 2 naik 13,3%, aspek 3 naik 25% dan aspek 4 naik 16,7%. Selain itu hasil belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I naik 33,3% dan 44,4%, siklus II naik 22,2% dan 16,7%. Simpulan dari penelitian ini adalah, Pembelajaran Inovatif Lingkungan ini tepat dan dapat menyelesaikan masalah peningkatan Kualitas Mengajar Guru Matematika di sekolah khususnya pada Guru Matematika di SD Negeri Pucanglaban 2 Kecamatan Pucanglaban Kabupaten Tulungagung.
Teknik Self Management sebagai Alternatif Kepala Sekolah dalam Membina Guru SD dalam Memperbaiki dan Meningkatkan Kualitas Proses Pembelajaran dan Melaksanakan Penilaian di SD Negeri 3 Demuk Kecamatan Pucanglaban Kabupaten Tulungagung Nafi’ah, Siti
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 1 No 2 (2021): Volume 1, Nomor 2, Desember 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v1i2.239

Abstract

Berbagai permasalahan yang dihadapi guru di dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai agen pembelajaran seperti siswa yang tidak secara aktif terlibat dalam proses pembelajaran, serta permasalahan lain yang muncul dari pribadi guru seperti kurang berkembangnya wawasan pengetahuan serta memperkaya teori-teori supervisi sehubungan dengan kemampuan guru menyusun RKM dan RKH. Oleh karena itu Kepala Sekolah mengadakan Teknik Self Management terhadap Guru, tentunya hal ini dilakukan untuk meningkatkanan profesionalisme guru serta peningkatan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) berupa metode pembelajaran kooperatif Teknik Self Management sebanyak dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu : rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah guru SD Negeri 3 Demuk Kecamatan Pucanglaban Kabupaten Tulungagung tahun pelajaran 2019/2020. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisis didapaSDan bahwa peningkatan ketuntasan guru dalam memberikan pembelajaran setelah diadakan Teknik Self Management adalah dari pra siklus ke siklus 1 mencapai kenaikan 9% dan dari siklus 1 ke siklus 2 naik mencapai kenakan 18,8%. Simpulan dari penelitian ini adalah, Teknik Self Management ini tepat dan dapat menyelesaikan masalah perbaikan dan peningkatan kualitas proses pembelajaran dan melaksanakan penilaian khususnya pada Guru SD di SD Negeri 3 Demuk Kecamatan Pucanglaban Kabupaten Tulungagung.

Page 3 of 23 | Total Record : 227