cover
Contact Name
Fernadiksa Rasta Putra Pratama
Contact Email
jtpdmunublitar@gmail.com
Phone
+6281555326717
Journal Mail Official
jtpdmunublitar@gmail.com
Editorial Address
Jalan Masjid No. 22 Kota Blitar
Location
Kab. blitar,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah
ISSN : 28078527     EISSN : 28083962     DOI : 10.28926
JTPDM (Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah): distributes articles related to meta-analysis (including systematic reviews) and research and suggestions for the teaching and learning process in Elementery school, junior high school, and senior high school. In addition, JTPDM (Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah): presents articles that link the latest research in the fields of teacher education, child development, learning psychology, inclusion, special education, teaching strategies and innovations, and educational assessment, all of which are related to the basics of education.
Articles 227 Documents
Peningkatan Kualitas Pembelajaran PPKN Tema 2 Tentang Aturan Yang Berlaku di Rumah. Melalui Model Make a Match Berbantuan Powerpoint Pada Siswa Kelas I Suryati, Enik
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 1 No 2 (2021): Volume 1, Nomor 2, Desember 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v1i2.240

Abstract

Tujuan PPKn adalah untuk menumbuhkan wawasan dan kesadaran bernegara, sikap serta perilaku yang cinta tanah air dan bersendikan kebudayaan bangsa, wawasan nusantara, serta ketahanan nasional dalam diri para calon-calon penerus bangsa yang sedang dan mengkaji dan akan menguasai imu pengetahuaan dan teknologi serta seni. Berdasarkan refleksi awal yang dilakukan bahwa guru kurang memanfaatkan media, siswa juga tidak memperhatikan penjelasan dari guru saat proses pembelajaran. Solusi untuk mengatasi masalah ini dengan menerapkan model Kooperatif Tipe Make A Match Berbantuan Powerpoint Model pembelajaran ini, merupakan salah satu jenis metode dalam pembelajaran kooperatif. Make A Match atau mencari pasangan merupakan salah satu teknik pembelajaran kooperatif yang bisa mengembangkan kemampuan siswa dan Keunggulan teknik ini adalah mampu menciptakan suasana belajar aktif serta menyenangkan bagi siswa dalam mengikuti pembelajaran. Rumusan masalah yaitu apakah dengan menggunakan model Kooperatif Tipe Make A Match Berbantuan PowerPoint dapat meningkatkan Kualitas pelajaran PPKn?. Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa. Variabel penelitian ini adalah keterampilan guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran PPKn. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 3 siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah guru dan siswa kelas I SDN Menyono II Kecamatan Kuripan Kabupaten Probolinggo. Teknik pegumpulan data menggunakan tes dan nontes. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian pada siklus I, keterampilan guru mendapat jumlah skor 81 dengan kategori guru kreatif, pada siklus II meningkat menjadi 88 dengan kategori guru sangat kreatif, jumlah skor 94 dengan kategori guru sangat kreatif pada siklus III. Aktivitas siswa pada siklus I mendapatkan rata-rata skor 81 dengan kategori siawa cukup aktif, pada siklus II meningkat rata-rata skor menjadi 86 dengan kategori siswa aktif, serta rata-rata skor 93 dengan kategori siswa sangat aktif pada siklus III. Nilai hasil belajar siswa pada siklus I sampai siklus III yaitu 63,08. 72,31, 81,51 dan ketuntasan belajar siswa sebesar 46,15%, pada siklus II ketuntasan siswa meningkat menjadi 69,23%, serta menjadi 100% pada siklus III. Simpulan pelaksanaan pembelajaran melalui penerapan model Kooperatif model Make A Match Berbantuan PowerPoint dapat meningkatkan keterampilan guru, aktivitas siswa dan hasil belajar siswa kelas I SDN Menyono II Kecamatan Kuripan Kabupaten Probolinggo pada pembelajaran PKn. saran bagi guru untuk menerapkan model Make A Match tidak hanya pada mata pelajaran PPKn, tetapi juga pada mata pelajaran lain agar lebih efektif dan efisien.
Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Sebagai Upaya Peningkatan Pembelajaran Passing Bawah Bola Voli Pada Siswa VII C SMP Negeri 6 Kota Blitar Tahun Ajaran 2019/2020 Kristianingsih, Yemi
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 1 No 2 (2021): Volume 1, Nomor 2, Desember 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v1i2.242

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembelajaran passing bawah bola voli melalui model pembelajaran discovery learning pada siswa kelas VIIC SMP Negeri 6 Kota Blitar Tahun Ajaran 2019/2020.Sesuai dengan tujuan dilakukannya penelitian ini, rancangan yang akan digunakan pada penelitian ini adalah rancangan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Menurut Issac (1971) dalam Masnur Muslich (2010: 144), penelitian tindakan kelas ini didesain untuk memecahkan masalah-masalah yang diaplikasikan secara langsung di dalam kelas. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan secara kolaboratif oleh peneliti dan observer, yang merupakan rekan guru PJOK dengan mengambil tempat di SMP Negeri 6 Kota Blitar. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIIC yang berjumlah 32 siswa terdiri dari 13 laki-laki dan 19 perempuan. Objek dalam penelitian tindakan kelas ini adalah pembelajaran passing bawah permainan bola voli melalui penerapan model pembelajaran discovery learning. Hasil penelitian tindakan kelas ini menunjukkan bahwa bahwa pembelajaran passing bawah melalui model pembelajaran kooperatif tipe discovery learning pada siswa kelas VIIC SMP Negeri 6 Kota Blitar Tahun Pelajaran 2019/2020 selama 2 siklus dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan hasil nilai keterampilan passing bawah bola voli siswa kelas VIIC pada awal penerapan model pembelajaran kooperatif tipe discovery learning telah mengalami peningkatan, dimana perolehan nilai rata-rata pada siklus I meningkat sebesar 8,59 point dari 63,28 pada kondisi awal menjadi 71,88, jumlah siswa yang memperoleh nilai mencapai KKM dan dinyatakan tuntas atau berhasil dalam pembelajaran pun meningkat dari 9 siswa pada kondisi awal menjadi 18 siswa pada siklus I dengan peningkatan sebanyak 9 siswa, dan persentase ketuntasan klasikal pun mengalami peningkatan dari 28% pada kondisi awal menjadi 28% pada siklus I dengan peningkatan sebesar 56%. Selanjutnya hasil yang diperoleh pada siklus II mengalami peningkatan dibandingkan hasil pada siklus I, dimana rata-rata kelas pada siklus I sebesar 71,88 mengalami peningkatan sebanyak 13,54 point menjadi 85,42 pada siklus I. Jumlah siswa yang tuntas pun mengalami peningkatan sebanyak 11 siswa, dimana pada siklus I terdapat 18 dari 32 siswa yang dinyatakan tuntas dengan memperoleh nilai mencapai KKM, mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 29 dari 32 siswa yang mencapai KKM. Persentase ketuntasan secara klasikal pun mengalami peningkatan dari 56% pada siklus I menjadi 91% pada siklus II. Karena perolehan nilai keterampilan passing bawah bola voli siswa VIIC pada siklus II telah memenuhi bahkan melebihi indikator keberhasilan penelitian yang ditetapkan untuk rata-rata kelas maupun persentase ketuntasan klasikal maka penelitian tindakan kelas dapat dikatakan berhasil dan dihentikan pada siklus II.
Meningkatan Hasil Belajar IPA Materi Energi dan Perubahannya Melalui Metode Proyek Suprapti, Sri
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 1 No 2 (2021): Volume 1, Nomor 2, Desember 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v1i2.243

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu : 1) Mendeskripsikan metode proyek dapat meningkatkan hasil belajar IPA materi Energi dan Perubahannya. 2) Mendeskripsikan pelaksanaan metode proyek dapat meningkatkan hasil belajar IPA materi Energi dan Perubahannya. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam tiga siklus yang masing-masing siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VI SD Negeri Banjarjo 1 Kecamatan Plemahan yang berjumlah 23 siswa meliputi 9 siswa laki-laki dan 14 siswa perempuan. Instrumen penilaian meliputi RPP, lembar observasi guru, lembar observasi guru dan siswa, dan tes evaluasi. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dokumentasi, dan tes. Teknik analisis data secara deskriptif dengan menggunakan rumus persentase, apabila ≥ 85% siswa tuntas belajar maka siklus dihentikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran proyek dapat meningkatkan hasil belajar IPA materi Energi dan Perubahannya pada siswa kelas VI SD Negeri Banjarjo 1 Kecamatan Plemahan tahun 2018. Peningkatan ketuntasan belajar siklus I terdapat 13 siswa (57%) tuntas belajar dan 10 siswa (43%) tidak tuntas belajar dengan nilai rata-rata 66,52. Siklus II diperoleh data 16 siswa (70%) tuntas belajar dan 7 siswa (30%) tidak tuntas belajar dengan nilai rata-rata 68,70. Siklus III terdapat 20 siswa (87%) tuntas belajar dan 3 siswa (13%) tidak tuntas belajar dengan nilai rata-rata 73,91. Hasil data tersebut dapat diketahui bahwa nilai hasil belajar siswa dari siklus II ke siklus III ternyata mengalami peningkatan 17%. Pelaksanaan pembelajaran pada siklus III sudah memenuhi kriteria ketuntasan belajar yang telah ditetapkan yaitu ≥ 85% dari jumlah seluruh siswa sudah tuntas belajar, karena yang dicapai adalah 87% sehingga penelitian tindakan kelas dihentikan pada siklus III ini.
Penerapan Metode Pembelajaran Take And Give Dalam Pembelajaran Matematika Materi Peluang Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Rofiq, Abdul
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 1 No 2 (2021): Volume 1, Nomor 2, Desember 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v1i2.244

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Mendeskripsikan metode pembelajaran take and give dalam pembelajaran matematika materi peluang untuk meningkatkan hasil belajar siswa. 2) Mendeskripsikan Pelaksanaan metode pembelajaran take and give dalam pembelajaran matematika materi peluang. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK). Salah satu cara untuk mengembangkan pembelajaran di kelas agar siswa aktif dalam pembelajaran adalah dengan cara mengembangkan pembelajaran aktif, metode yang tepat untuk digunakan adalah metode pembelajaran Take and Give. Pembelajaran Take and Give memiliki beberapa langkah, yaitu diawali dari membuat kartu-kartu yang akan dibagikan kemasing-masing siswa. Kartu-kartu itu berisi satu buah materi pelajaran yang akan diajarkan. Tugas siswa adalah mencari kartu lain yang berisi materi lain selain materi yang ada di kartu mereka. Kemudian siswa diminta untuk mempelajari dan mengajarkan kartu yang mereka miliki ke siswa lain. Berdasarkan hasil penelitian ini terlihat bahwa metode pembelajaran Take and Give mampu meningkatkan hasil belajar siswa kelas IX J UPTD SMP Negeri 1 Gurah Kabupaten Kediri di pelajaran Matematika dalam standar kompetensi Memahami peluang kejadian sederhana. Hal tersebut ditandai dengan nilai hasil postetst yang diisi oleh siswa. Indikator keberhasilan dari penelitian ini adalah terdapat 75% siswa yang lolos KKM.Pada prasiklus terdapat 58% (15 siswa) tuntas KKM. Lalu, pada siklus I terdapat 73% (19 siswa) tuntas KKM.Kemudian, pada siklus II terdapat 88% (23 siswa) tuntas KKM. Data tersebut memperlihatkan terjadi peningkatan dari prasiklus sampai siklus II. Dan keberhasilan penelitian sesuai dengan indikator keberhasilan didapat saat siklus II, yaitu 88% siswa tuntas KKM atau lebih dari 75% siswa tuntas KKM. Nilai rata-rata unjuk kerja siswa di setiap siklus mengalami kenaikan.Pada prasiklus nilai rata-rata siswa hanya 76,9 atau masih di bawah KKM. Pada siklus I nilai rata-rata siswa adalah 79,2 atau masih di bawah KKM. Pada siklus II nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 83,8 atau telah berada di atas KKM. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode pembelajaran Take and Give mampu meningkatkan nilai hasil belajar siswa pada pelajaran Matematika dalam standar kompetensi Melakukan pengolahan dan penyajian data di siswa kelas IX J UPTD SMP Negeri 1 Gurah Kabupaten Kediri Tahun Pelajaran 2018/2019.
Peningkatan Hasil Belajar IPA Materi Benda Terapung, Melayang dan Tenggelam Melalui Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Supratiknyo, Puguh
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 1 No 2 (2021): Volume 1, Nomor 2, Desember 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v1i2.245

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Mendeskripsikan hasil belajar IPA Materi Benda Terapung, Melayang Dan Tenggelam melalui model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing. (2) Mendeskripsikan pelaksanaan model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini bertempat di kelas VII-C UPTD SMP Negeri 3 Grogol Kabupaten Kediri. Waktu penelitian mulai tanggal 09 Januari 2017 sampai dengan tanggal, 18 Maret 2017, dengan subjek 33 siswa. Prosedur dalam penelitian ini adalah: (1) perencanaan; (2) pelaksanaan tindakan; (3) obsevasi; (4) evaluasi; dan (5) refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, dan tiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas guru awal penelitian mencapai 62,96% kualifikasi Cukup (C) pada akhir penelitian meningkat menjadi 92,59% dengan kualifikasi Amat Baik (A). Demikian juga aktivitas siswa yang dilaksanakan secara kelompok awal penelitian baru mencapai rata-rata 56,25% dengan kualifikasi Cukup (C) pada akhir penelitian berangsur-angsur naik menjadi 89,46% dengan kualifikasi Amat Baik (A). Hasil belajar matematika materi bangun ruang sisi lengkung pada siklus I nilai rata-rata siklus I, 74,85 pada siklus II meningkat menjadi 81,82. Sedangkan ketuntasan belajar siklus I baru tercapai 66,67% (22 siswa) pada siklus II meningkat menjadi 93,94% (31 siswa). tingga 2 siswa (6,06%) dinyatakan tidak tuntas. Dengan demikian diperoleh kesimpulan bahwa, melalui model pembelajaran Inkuiri Terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar IPA materi benda terapung, melayang dan tenggelam pada siswa kelas VII-C UPTD SMP Negeri 3 Grogol Kabupaten Kediri Semester II Tahun pelajaran 2016/2017.
Peningkatkan Prestasi Belajar IPS Materi Peran Iptek dalam Kegiatan Ekonomi Melalui Pembelajaran Kooperatif Model Teams Games Tournament (TGT) Sriasih, Sriasih
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 1 No 2 (2021): Volume 1, Nomor 2, Desember 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v1i2.246

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Mendeskripsikan pengaruh pembelajaran kooperatif model Teams Games Tournament terhadap hasil belajar IPS. (2) Mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran kooperatif model Teams Games Tournament (TGT). Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas VII-2 SMP Negeri 3 Tanjunganom. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (60,71%), siklus II (75,00%), siklus III (89,29%). Simpulan dari penelitian ini adalah metode kooperatif model Teams Games Tournaments dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa Kelas VII-2 SMP Negeri 3 Tanjunganom, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative IPS.
Peningkatan Prestasi Belajar IPA Materi Rangkaian Listrik Sederhana dengan Metode Eksperimen Solikati, Nurul
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 1 No 2 (2021): Volume 1, Nomor 2, Desember 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v1i2.247

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Mendeskripsikan prestasi belajar mengenai rangkaian listrik sederhana. 2) Mendeskripsikan pelaksanaan Metode Eksperimen. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindkan kelas (PTK). Dari hasil kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan selama tiga siklus, dan berdasarkan seluruh pembahasan serta analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan sebagai berikut: Pembelajaran dengan metode eksperimen memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (64%), siklus II (77%), siklus III (86%).
Upaya Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kompetensi Dasar Memahami Spesifikasi dan Karakteristik Kayu Melalui Aplikasi “Wood Glossary” di Kelas X DPIB 1 SMKN 1 Udanawu Sa’diyah, Istianatus
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 1 No 2 (2021): Volume 1, Nomor 2, Desember 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v1i2.248

Abstract

Pada jurusan Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) siswa diberikan kemampuan ketrampilan praktek yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dunia industry yang terus meningkat dan berkembang pesat. Dengan pola pengajaran yang diberikan dapat diharapkan bisa menjadi penunjang siswa dalam mempunyai kompetensi yang baik di bidangnya serta minat yang tinggi dalam memasuki dunia industri nantinya. Tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas X DPIB 1 SMKN 1 Udanawu Kab. Blitar Tahun Pelajaran 2018-2019 pada pembelajaran kompetensi dasar memahami spesifikasi dan karakteristik kayu melalui aplikasi “Wood Glossary” Hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa Pada Siklus I dan Siklus II peneliti menggunakan media aplikasi “Wood Glossary” pada materi memahami spesifikasi dan karakteristik kayu. Pelaksanaan pembelajaran juga memanfaatkan beberapa contoh Teknik pengoperasian guna merangsang daya imajinasi siswa. Ada pun peningkatan di setiap siklus menunjukkan peningkatan yang signifikan. Dari kegiatan pratindakan sampai Siklus II terdapat peningkatan sebesar 27%.
Penerapan Metode Problem Based Learning pada Pembelajaran PPKn untuk Meningkatkan Kemampuan Siswa Memahami Sistem Hukum di Indonesia Kelas XI IPA 2 SMA Negeri Model Terpadu Bojonegoro Semester I Tahun Pelajaran 2019/2020 Amirullati, Amirullati
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 2 No 1 (2022): Volume 2, Nomor 1, Maret 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v2i1.304

Abstract

Berpikir kreatif dapat berupa pemikiran imajinatif, menghasilkan banyak kemungkinan solusi, berbeda, dan bersifat lateral. Keterampilan berpikir kritis dan kreatif berperan penting dalam mempersiapkan peserta didik agar menjadi pemecah masalah yang baik dan mampu membuat keputusan maupun kesimpulan yang matang dan mampu dipertanggungjawabkan secara akademis. Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi sebagai Problem solving. Keterampilan yang memiliki keinginan kuat untuk dapat memecahkan masalah muncul pada kehidupan sehari-hari. Peserta didik secara individu akan memiliki keterampilan pemecahan masalah yang berbeda dan dipengaruhi oleh beberapa faktor. Hasil pengamatan dikelas menunjukkan 85% siswa belum mampu melakukan keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS). Hal ini dibuktikan dengan hasil nilai belajar memenuhi kriteria ketuntasan minimal pada mata pelajaran IPS hanya diperoleh 15% siswa dikelas. Tujuan dari pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah penerapan metode Problem Based Learning pada pembelajaran PPKn untuk meningkatkan kemampuan siswa memahami sistem hukum di Indonesia kelas XI IPA 2 SMA Negeri Model Terpadu Bojonegoro semester I tahun pelajaran 2019/2020. Efektivitas Problem Based Learning mampu meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa kelas XI IPA 2 SMA Negeri Model Terpadu Bojonegoro tahun pelajaran 2019/2020. Dengan meningkatkanya keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa maka kemampuan siswa dalam memahami sistem hukum di Indonesia mengalami peningkatan. Hal tersebut secara langsung mampu meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran PPKn.
Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam Dengan Menerapkan Model Pembelajaran Learning Together Pada Siswa Kelas XII MIPA 3 SMA Negeri 2 Kota Mojokerto Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2019/2020 Mujtahidin, Miftahul
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 2 No 1 (2022): Volume 2, Nomor 1, Maret 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v2i1.306

Abstract

Abstrak: Berbagai dampak negatif dalam menggunakan metode kerja kelompok bisa dihindari jika saja guru mau meluangkan lebih banyak waktu dan perhatian dalam mempersiapkan dan menyusun metode kerja kelompok. Aplikasi dalam metode pembelajaran cooperative learning bukan sekedar kerja kelompok, melainkan pada penstrukturannya. Jadi, sistem pengajaran cooperative learning bisa didefinisikan sebagai kerja/belajar kelompok yang terstruktur. Struktur lima unsur pokok dalam sistem pengajaran ini yaitu saling ketergantungan positif, tanggung jawab individual, interaksi personal, keahlian bekerja sama, dan proses kelompok. Penelitian ini didasari oleh permasalahan apakah pembelajaran kooperatif model learning together berpengaruh terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Islam dan Seberapa tinggi tingkat penguasaan materi pelajaran Pendidikan Agama Islam dengan diterapkannya metode pembelajaran kooperatif model learning together. Tujuan penleitian ini yaitu untuk mengungkap pengaruh pembelajaran kooperatif model learning together terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Islam dan untuk mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran Pendidikan Agama Islam setelah diterapkannya pembelajaran kooperatif model learning together. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas XII Mipa 3 SMA Negeri 2 Kota Mojokerto. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (60,71%), siklus II (75,00%), siklus III (89,29%). Simpulan dari penelitian ini yaitu metode kooperatif model learning together dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa kelas XII Mipa 3 SMA Negeri 2 Kota Mojokerto, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative Pendidikan Agama Islam.

Page 4 of 23 | Total Record : 227