cover
Contact Name
Fernadiksa Rasta Putra Pratama
Contact Email
jtpdmunublitar@gmail.com
Phone
+6281555326717
Journal Mail Official
jtpdmunublitar@gmail.com
Editorial Address
Jalan Masjid No. 22 Kota Blitar
Location
Kab. blitar,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah
ISSN : 28078527     EISSN : 28083962     DOI : 10.28926
JTPDM (Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah): distributes articles related to meta-analysis (including systematic reviews) and research and suggestions for the teaching and learning process in Elementery school, junior high school, and senior high school. In addition, JTPDM (Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah): presents articles that link the latest research in the fields of teacher education, child development, learning psychology, inclusion, special education, teaching strategies and innovations, and educational assessment, all of which are related to the basics of education.
Articles 227 Documents
Penerapan Metode Pembelajaran Direct Instructions dalam Upaya Peningkatan Prestasi belajar Penjaskes yang Memuat Renang Pada Siswa Kelas X TKJ 1 Semester 1 SMK Negeri 1 Pogalan Trenggalek Tahun Pelajaran 2016/2017 Supargo, Agus
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 1 No 1 (2021): Volume 1, Nomor 1, September 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v1i1.172

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di Kelas X TKJ 1 pada waktu pembelajaran Penjaskes diperoleh hasil bahwa Hasil belajar siswa kurang memuaskan, yaitu dari 26 siswa hanya 9 siswa yang nilainya dapat mencapai KKM atau ≥ 70, sedangkan 17 siswa lainnya masih belum dapat mencapai KKM atau ≤ 69. Hal ini disebabkan karena guru kurang memberikan penekanan materi yang jelas tentang Renang tersebut, setelah memberikan tugas kepada siswa, guru meninggalkan ruangan, guru tidak menggunakan strategi, maupun metode yang dapat digunakan untuk mengembangkan kreatif siswa, serta masih banyak siswa yang bermain sendiri pada saat pembelajaran berlangsung. Untuk itu agar dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam menyelesaikan soal tentang Renang serta untuk tercapainya tujuan pembelajaran perlu diadakan perbaikan pembelajaran dengan menerapkan Direct Instructions. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa Kelas X TKJ 1. Dalam penelitian ini peneliti sebagai guru (pengajar), guru kelas (mitra peneliti) sebagai observer proses pembelajaran Renang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Direct Instructions untuk meningkatkan Hasil belajar siswa pada materi Renang siswa Kelas X TKJ 1 SMK Negeri 1 Pogalan Trenggalek mempunyai kriteria keberhasilan baik. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan Hasil belajar siswa berdasarkan nilai post test per siklus dengan nilai di atas KKM yaitu persentase pada siklus I 69,2% dan pada siklus II 88,5%. Simpulan yang diperoleh dari hasil penelitian ini adalah bahwa penerapan pembelajaran Renang melalui Direct Instructions dapat meningkatkan Hasil belajar siswa Kelas X TKJ 1 SMK Negeri 1 Pogalan Trenggalek dan dapat mempermudah siswa dalam menyelesaikan persoalan Renang. Oleh karena itu guru menggunakan Direct Instructions dalam pembelajaran Penjaskes pada materi Renang agar Hasil belajar siswa meningkat.
Penerapan Metode Explicit Intruction untuk Meningkatan Keterampilan Menulis Descriptive Text Pada Siswa Kelas VII-G Semester 2 SMP Negeri 1 KedungwaruTahun Pelajaran 2019/2020 Istiyah, Padma Tri
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 1 No 1 (2021): Volume 1, Nomor 1, September 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v1i1.173

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di Kelas VII-G pada waktu pembelajaran Bahasa Inggris diperoleh hasil bahwa Ketrampilan menulis siswa kurang memuaskan,yaitu dari 38 siswa hanya 14 siswa yang nilainya dapat mencapai KKM atau ≥ 75, sedangkan 24siswa lainnya masih belum dapat mencapai KKM atau ≤ 69. Hal ini disebabkan karena guru kurang memberikan penekanan materi yang jelas tentang menulis Descriptive Text tersebut, setelah memberikan tugas kepada siswa, guru meninggalkan ruangan, guru tidak menggunakan strategi, metode maupun model pembelajaran yang dapat digunakan untuk mengembangkan kreatif siswa, serta masih banyak siswa yang bermain sendiri pada saat pembelajaran berlangsung. Untuk itu agar dapat meningkatkan Ketrampilan menulis siswa dalam menyelesaikan soal tentang Menulis Descriptive Text serta untuk tercapainya tujuan pembelajaran perlu diadakan perbaikan pembelajaran dengan menerapkan Pendekatan Metode Explicit Intruction. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa Kelas VII-G. Dalam penelitian ini peneliti sebagai guru (peng-ajar), guru kelas (mitra peniliti) sebagai observerproses pembelajaran Menulis Descriptive Text. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan Metode Explicit Intruction untuk meningkatkan Ketrampilan menulis dan mengembangkan kreatif siswa pada materi Menulis Descriptive Text siswa Kelas VII-G SMP Negeri 1 Kedungwarumempunyai kriteria keberhasilan baik. Hal inidibuktikan dengan adanya peningkatan Ketrampilan menulis siswa berdasarkan nilai post test per siklus dengan nilai di atas KKM yaitu persentase pada siklus I 68,4% dan pada siklus II92,1%.Simpulan yang diperoleh dari hasil penelitian ini adalah bahwa penerapan pembelajaran Menulis Descriptive Text melalui Pendekatan Metode Explicit Intruction dapat meningkatkan Ketrampilan menulis siswa dalam menyelesaikan soal Menulis Descriptive Text Kelas VII-G SMP Negeri 1 Kedungwaru. Oleh karena itu guru disarankan untuk menggunakan Pendekatan Metode Explicit Intructiondalam pembelajaran Bahasa Inggris pada materi Menulis Descriptive Text agar Ketrampilan menulis siswa meningkat.
Meningkatkan Hasil Belajar Kimia Melalui Pembelajaran Kooperatif (Cooperative Leaning) Model Jigsaw Pada Materi Kesetimbangan Larutan (Hidrolisis Garam dan Ksp) Siswa Kelas XI IPA-3 SMA Negeri 1 Karangrejo Winarsih, Lilik
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 1 No 1 (2021): Volume 1, Nomor 1, September 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v1i1.174

Abstract

Proses pembelajaran yang statis, monotoon dan tidak bervariasi cenderung membosankan dan kurang memberikan kesempatan pada para siswa untuk melakukan proses pembelajaran. Oleh karena itu peran guru untuk memilih metode pembelajaran yang tepat dan variatif sangat dibutuhkan agar siswa mampu berkembang secara optimal sehingga memiliki kompetensi yang dibutuhkan dalam kehidupannya. Pembelajaran kooperatif (Cooperative Leaning) Model Jigsaw merupakan salah satu alternatif pendekatan yang dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk berperan secara aktif dalam proses pembelajaran. Berdasarkan uraian tersebut, peneliti berusaha meningkatkan hasil belajar dengan melakukan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Karangrejo Kabupaten Tulungagung pada Kelas XI IPA-3 Tahun Pelajaran 2014/2015 dengan mengungkapkan permasalahan apakah melalui metode pembelajaran Kooperatif (Cooperative Leaning) Model Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar kimia pada materi Hidrolisis Garam dan ksp; dan meningkatkan motivasi guru untuk memilih metode yang tepat untuk suatu proses pembelajaran. Penelitian Tindakan Kelas ini direncanakan terdiri dari 3 siklus, pada siklus I membahas tentang materi Hidrolisis Garam dan siklus II membahas tentang Ksp, sedangkan siklus III dilaksanakan evaluasi akhir. Adapun hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pada siklus I sebesar 71,03 dengan ketuntasan 65,63%, siklus II dengan nilai rata-rata 77,91 dengan ketuntasan 84,38%, pada evaluasi akhir diperoleh nilai rata-rata 75,5 dengan ketuntasan 93,75%. Dari hasil penelitian tersebut, kesimpulan yang dapat diambil adalah pemberian metode pembelajaran kooperatif (Cooperative Leaning) model jigsaw dapat meningkatkan prestasi belajar siswa; dapat meningkatkan keaktifan siswa dan pembelajaran berlangsung tidak monoton.
Peningkatan Pretasi Tolak Peluru Melalui Pembelajaran Permainan Bola Berekor Model Kolaborasi di SDN Randuputih I Pujiarti, Tatik
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 1 No 1 (2021): Volume 1, Nomor 1, September 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v1i1.175

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan prestasi tolak peluru melalui pembelajaran permainan bola berekor model kolaborasi bagi siswa kelas VI SD Negeri Randuputih I kecamatan Dringu kabupaten Probolinggo Penelitian dilaksanakan selama 3 bulan yaitu bulan September 2017 sampai dengan bulan Nopember 2017 Penelitian dilakukan pada waktu itu karena materi yang berhubungan dengan permasalahan prestasi tolak peluru untuk siswa kelas VI SD Negeri Randuputih I Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo masuk materi program semester I tahun pelajaran 2017/2018. Adapun yang menjadi subjek penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas VI SD Negeri Randuputih I kecamatan Dringu kabupaten Probolinggo dengan jumlah siswa 22 yang terdiri dari 15 laki-laki dan 7 perempuan. Prosedur penelitian yang digunakan yaitu prosedur jenis penelitian tindakan kelas terdiri dari 5 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi.revisi Analisis data, data kualitatif hasil pengamatan proses pembelajaran dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan membandingkan siklus I dengan siklus II, sedangkan data yang berupa angka (data kuantitatif) dari hasil belajar tentang prestasi tolak peluru siswa dianalisis menggunakan deskriptif komparatif yaitu membandingkan nilai tes kondisi awal, nilai tes siklus I, dan nilai tes siklus II, kemudian direfleksi. Hasil penelitian, melalui penerapan pembelajaran permainan bola berekor model kolaborasi motivasi prestasi tolak peluru bagi siswa kelas VI SD Negeri Randuputih I kecamatan Dringu kabupaten Probolinggo 2017/2018 meningkat dari siklus I ke siklus II terdapat peningkatan motivasi belajar siswa dalam proses melakukan latihan kekuatan dalam aspek yang diamati yaitu keberanian dari kriteria cukup berani menjadi berani, aspek kedisiplinan dari kriteria cukup disiplin menjadi disiplin, aspek kerjasama dari kriteria baik menjadi sangat baik, dan hasil belajar prestasi tolak peluru bagi siswa kelas VI SD Negeri Randuputih I kecamatan Dringu kabupaten Probolinggo 2017/2018 meningkat dari kondisi Siklus I dari 13 siswa (77,22%) dengan nilai rata rata 67,78 ke siklus II mengalami peningkatan yang mendapat nilai tuntas menjadi 16 siswa (88,89%) dengan nilai rata rata 69,44 dan siklus III meningkat menjadi 17 siswa (94,44%). dengan nilai rata-rata 70,00.
Upaya Peningkatan Motivasi Peserta Didik dan Hasil Belajar Bangun Ruang Sisi Lengkung Dengan Model Pembelajaran Discovery Learning, Pendekatan Pembelajaran Tipe Jigsaw dan Media Benda Asli Peserta Didik Kelas IX-K SMP Negeri 6 Tulungagung Sugiharto, Sokhip
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 1 No 1 (2021): Volume 1, Nomor 1, September 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v1i1.176

Abstract

Penelitian ini berangkat dari latar belakang perlunya dilakukan pembaharuan dalam peningkatan kreativitas mengajar guru dalam pengelolaan proses pembelajaran matematika pada materi bangun ruang sisi lengkung di Sekolah Menengah Pertama ( SMP) sebagai respon semakin melemahnya kualitas belajar peserta didik. Dalam kegiatan pembelajaran, materi pelajaran tidak kontekstual, dan kinerja peserta didik rendah, baik pada proses maupun produk belajarnya. Sebagian besar guru masihmelaksanakanpembelajarandenganpendekatanpembelajarantradisional. Keadaan tersebut berpotensial menimbulkan kejenuhan, kebosanan, serta menurunkan minat dan motivasi belajar peserta didik. Berdasarkan uraian permasalahan di atas, melalui penelitian ini diharapkan guru mampu memainkan peran sebagai motivator dan inovator dalam pembelajaran. Peningkatan kreativitas mengajar guru dan dukungan media pembelajaran mutlak perludikembangkan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendapatkan data dan analisisnya melalui kajian-kajian reflektif, partisipatif, dan kolaboratif. Pengembangan program didasarkan data-data dan informasi dari peserta didik, guru dan setting sosial kelas secara alamiah melalui tiga tahapan siklus penelitian tindakan kelas.Hasil belajar bangun ruang sisi lengkung peserta didik menunjukkan peningkatan dari rata-rata sebesar 53% pada siklus pertama menjadi 79% pada siklus kedua dan 80% pada siklus ketiga. Ketuntasan belajar peserta didik juga menunjukkan peningkatan dari 43% pada siklus pertama menjadi 87% pada siklus kedua dan 90% pada siklus ketiga dari nilai kriteria ketuntasan minimal 70.
Tantangan Merdeka Belajar secara Daring Menggunakan Metode Resitasi di Masa Pandemi Covid19 Pada Siswa Kelas VIII-DSMP Negeri 4 Tulungagung Semester 2 Tahun Pelajaran 2020/2021 Prayitno, Joko
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 1 No 1 (2021): Volume 1, Nomor 1, September 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v1i1.177

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di Kelas VIII-D pada waktu pembelajaran Bahasa Jawa diperoleh hasil bahwa hasil belajar siswa kurang memuaskan, yaitu dari 35 siswa hanya 15 siswa yang nilainya dapat mencapai KKM atau ≥ 72, sedangkan 20 siswa lainnya masih belum dapat mencapai KKM atau ≤ 71. Hal ini disebabkan karena guru kurang memberikan penekanan materi yang jelas tentang Tembang Macapat tersebut, setelah memberikan tugas kepada siswa, guru meninggalkan kelas (Daring), guru tidak menggunakan strategi, metode maupun model pembelajaran yang dapat digunakan untuk mengembangkan kreatif siswa, serta masih banyak siswa yang meninggalkan kelas (daring) atau tidak mengikuti pembelajaran pada saat pembelajaran berlangsung. Untuk itu agar dapat meningkatkan hasil belajar siswa kompetensi Tembang Macapat serta untuk tercapainya tujuan pembelajaran perlu diadakan perbaikan pembelajaran dengan menerapkan Pendekatan Resitasi secara Daring. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa Kelas VIII-D . Dalam penelitian ini peneliti sebagai guru (peng-ajar), guru mata pelajaran yang sama (mitra peneliti) sebagai observerproses pembelajaran Tembang Macapat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan Resitasi secara Daring untuk meningkatkan hasil belajar dan mengembangkan kreatif siswa pada materi Tembang Macapat siswa Kelas VIII-D SMP Negeri 4 Tulungagung mempunyai kriteria keberhasilan baik. Hal inidibuktikan dengan adanya Memaksimalkan Merdeka Belajar siswa berdasarkan nilai Post Test Online per siklus dengan nilai di atas KKM yaitu persentase pada siklus I 66,7% dan pada siklus II90,0%.Simpulan yang diperoleh dari hasil penelitian ini adalah bahwa penerapan pembelajaran Tembang Macapat melalui Pendekatan Resitasi secara Daring dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam menyelesaikan soal Tembang Macapat Kelas VIII-D SMP Negeri 4 Tulungagung. Oleh karena itu guru disarankan untuk menggunakan Pendekatan Resitasi secara Daring dalam pembelajaran Bahasa Jawa pada materi Tembang Macapat agar hasil belajar siswa meningkat.
Penerapan Model Pembelajaran Role Playingdalam Upaya Peningkatan Prestasi Belajar Matematika yang Memuat Teorema Phytagoras Pada Siswa Kelas VIII-H Semester 2 SMP Negeri 4 Tulungagung Istrini, Istrini
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 1 No 1 (2021): Volume 1, Nomor 1, September 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v1i1.178

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di Kelas VIII-H pada waktu pembelajaran Matematika diperoleh hasil bahwa Prestasi belajar siswa kurang memuaskan, yaitu dari 36 siswa hanya 12 siswa yang nilainya dapat mencapai KKM atau ≥ 75, sedangkan 23 siswa lainnya masih belum dapat mencapai KKM atau ≤ 69. Hal ini disebabkan karena guru kurang memberikan penekanan materi yang jelas tentang Teorema Phytagoras tersebut, setelah memberikan tugas kepada siswa, guru meninggalkan ruangan, guru tidak menggunakan strategi, maupun Model Pembelajaran yang dapat digunakan untuk mengembangkan kreatif siswa, serta masih banyak siswa yang bermain sendiri pada saat pembelajaran berlangsung. Untuk itu agar dapat meningkatkan Prestasi belajar siswa dalam menyelesaikan soal tentang Teorema Phytagoras serta untuk tercapainya tujuan pembelajaran perlu diadakan perbaikan pembelajaran dengan menerapkan Model Pembelajaran Role Playing. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa Kelas VIII-H. Dalam penelitian ini peneliti sebagai guru (pengajar), guru kelas (mitra peneliti) sebagai observer proses pembelajaran Teorema Phytagoras. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Model Pembelajaran Role Playing untuk meningkatkan Prestasi belajar siswa pada materi Teorema Phytagoras siswa Kelas VIII-H SMP Negeri 4 Tulungagung mempunyai kriteria keberhasilan baik. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan Prestasi belajar siswa berdasarkan nilai post test per siklus dengan nilai di atas KKM yaitu persentase pada siklus I 61,1% dan pada siklus II 91,7%. Simpulan yang diperoleh dari hasil penelitian ini adalah bahwa penerapan pembelajaran Teorema Phytagoras melalui Model Pembelajaran Role Playing dapat meningkatkan Prestasi belajar siswa Kelas VIII-H SMP Negeri 4 Tulungagung dan dapat mempermudah siswa dalam menyelesaikan persoalan Teorema Phytagoras. Oleh karena itu guru menggunakan Model Pembelajaran Role Playing dalam pembelajaran Matematika pada materi Teorema Phytagoras agar Prestasi belajar siswa meningkat.
Penerapan Metode Discovery dalam Upaya Meningkatkan Prestasi belajar Biologi tentang Kelangsungan Hidup Makhluk Hidup Pada Siswa Kelas IX-C SMP Negeri 5 Tulungagung Syamsuri, Ahmad
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 1 No 1 (2021): Volume 1, Nomor 1, September 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v1i1.179

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di Kelas IX-C pada waktu pembelajaran Biologi diperoleh hasil bahwa Prestasi belajar siswa kurang memuaskan, yaitu dari 44 siswa hanya 16 siswa yang nilainya dapat mencapai KKM atau ≥ 70, sedangkan 28 siswa lainnya masih belum dapat mencapai KKM atau ≤ 69. Hal ini disebabkan karena guru kurang memberikan penekanan materi yang jelas tentang kelangsungan hidup makhluk hidup tersebut, setelah memberikan tugas kepada siswa, guru meninggalkan ruangan, guru tidak menggunakan strategi, maupun metode yang dapat digunakan untuk mengembangkan kreatif siswa, serta masih banyak siswa yang bermain sendiri pada saat pembelajaran berlangsung. Untuk itu agar dapat meningkatkan Prestasi belajar siswa dalam menyelesaikan soal tentang Kelangsungan hidup makhluk hidup serta untuk tercapainya tujuan pembelajaran perlu diadakan perbaikan pembelajaran dengan menerapkan Metode Discovery. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa Kelas IX-C. Dalam penelitian ini peneliti sebagai guru (pengajar), guru kelas (mitra peneliti) sebagai observer proses pembelajaran Kelangsungan hidup makhluk hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Metode Discovery untuk meningkatkan Prestasi belajar siswa pada materi Kelangsungan hidup makhluk hidup siswa Kelas IX-C SMP Negeri 5 Tulungagung mempunyai kriteria keberhasilan baik. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan Prestasi belajar siswa berdasarkan nilai post test per siklus dengan nilai di atas KKM yaitu persentase pada siklus I 63,6% dan pada siklus II 86,4%. Simpulan yang diperoleh dari hasil penelitian ini adalah bahwa penerapan pembelajaran Kelangsungan hidup makhluk hidup melalui Metode Discovery dapat meningkatkan Prestasi belajar siswa Kelas IX-C SMP Negeri 5 Tulungagung dan dapat mempermudah siswa dalam menyelesaikan soal Kelangsungan hidup makhluk hidup. Oleh karena itu guru menggunakan Metode Discovery dalam pembelajaran Biologi pada materi Kelangsungan hidup makhluk hidup agar Prestasi belajar siswa meningkat.
Penerapan Pembelajaran Direct Instructions dalam Upaya Meningkatkan Hasil belajar Biologi tentang Pemanasan Global Pada Siswa Kelas VII-C Semester 2 SMP Negeri 3 Kedungwaru Tulungagung Setyaningrum, Titik
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 1 No 1 (2021): Volume 1, Nomor 1, September 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v1i1.180

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di Kelas VII-C pada waktu pembelajaran Biologi diperoleh hasil bahwa Hasil Belajar siswa kurang memuaskan, yaitu dari 35 siswa hanya 13 siswa yang nilainya dapat mencapai KKM atau ≥ 70, sedangkan 19 siswa lainnya masih belum dapat mencapai KKM atau ≤ 69. Hal ini disebabkan karena guru kurang memberikan penekanan materi yang jelas tentang Pemanasan Global tersebut, setelah memberikan tugas kepada siswa, guru meninggalkan ruangan, guru tidak menggunakan strategi, maupun metode yang dapat digunakan untuk mengembangkan kreatif siswa, serta masih banyak siswa yang bermain sendiri pada saat pembelajaran berlangsung. Untuk itu agar dapat meningkatkan Hasil Belajar siswa dalam menyelesaikan soal tentang Pemanasan Global serta untuk tercapainya tujuan pembelajaran perlu diadakan perbaikan pembelajaran dengan menerapkan Pembelajaran Direct Instructions. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa Kelas VII-C. Dalam penelitian ini peneliti sebagai guru (pengajar), guru kelas (mitra peneliti) sebagai observer proses pembelajaran Pemanasan Global. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Pembelajaran Direct Instructions untuk meningkatkan Hasil Belajar siswa pada materi Pemanasan Global siswa Kelas VII-C SMP Negeri 01 Boyolangu Tulungagung mempunyai kriteria keberhasilan baik. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan Hasil Belajar siswa berdasarkan nilai post test per siklus dengan nilai di atas KKM yaitu persentase pada siklus I 60,0% dan pada siklus II 88,6%. Simpulan yang diperoleh dari hasil penelitian ini adalah bahwa penerapan pembelajaran Pemanasan Global melalui Pembelajaran Direct Instructions dapat meningkatkan Hasil Belajar siswa Kelas VII-C SMP Negeri 3 Kedungwaru Tulungagung dan dapat mempermudah siswa dalam menyelesaikan soal Pemanasan Global. Oleh karena itu guru menggunakan Pembelajaran Direct Instructions dalam pembelajaran Biologi pada materi Pemanasan Global agar Hasil Belajar siswa meningkat.
Supervisi Akademik Proses Pembelajaran dalam rangka meningkatkan motivasi kinerja Guru TK dengan Workshop Pembuatan Silabus di Kecamatan Gondang Kabupaten Tulungagung Sasmi, Sasmi
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 1 No 1 (2021): Volume 1, Nomor 1, September 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v1i1.181

Abstract

Mengacu pada teori dan ketentuan peraturan perundang-undangan, Penelitian Tindakan Sekolah ini membahas kualitas kompetensi pedagogik guru dalam menyusun dan mengembangkan Silabus serta RPP, guru diyakini mampu menciptakan pembelajaran yang aktif, kreatif, inovatif, interaktif, efektif dan menyenangkan. Upaya meningkatkan motivasi kinerja Guru TK dalam wilayah kepengawasan dalam menyusun dan mengembangkan Silabus dilatarbelakangi oleh (a) masih terdapat Guru Binaan Mata Pelajaran dalam wilayah kepengawasan yang belum paham apa sebenarnya Silabus dan hubungannya dengan RPP (b) apa kegunaan Silabus dalam pembuatan RPP (c) bagaimana menyusun Silabus dan mengembangkannya. (d) Masih ada guru yang dalam penyusunannya kurang lengkap dan sistematis Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) Mendeskripsikan Supervisi Akademik Proses Pembelajaran Guru TK dalam rangka meningkatkan motivasi kinerja Guru melalui Workshop Pembuatan Silabus . (2) Meningkatan motivasi kinerja Guru Guru TK melalui Workshop Pembuatan Silabus (3) Mendeskripsikan hasil peningkatan kemampuan Guru TK dalam rangka meningkatkan motivasi kinerja Guru melalui Workshop Pembuatan Silabus dengan menggunakan penelitian tindakan sekolah (PTS) dengan dua siklus yang masing-masing siklusnya terdiri dari tahap (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan perbaikan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (a) sebelum diadakan Workshop Pembuatan Silabus guru hanya mendapatkan kategori nilai cukup artinya sebagian belum paham dan termotivasi kinerjanya, setelah diadakan Workshop Pembuatan Silabus dua kali pada tanggal 16 September dan 27 September 2018 terjadi peningkatan dalam pemahaman menyusun dan mengembangkan Silabus serta meningkatkan motivasi kinerja Guru. Penilaian melalui Rubrik Penilaian Silabus pada siklus 1 yang mendapat kategori cukup, dan hasil penilaian pada siklus kedua mencapai baik, dan (b) aktivitas guru dalam mengikuti Workshop Pembuatan Silabus penyusunan, pengembangan Silabus yang lengkap dan sistematis serta peningkatan motivasi kinerja Guru pada siklus kedua lebih baik daripada pada saat siklus kesatu. Berdasarkan hasil penelitian ini penulis merekomendasikan kepada Guru Binaan Mata Pelajaran dalam wilayah kepengawasan agar mengoptimalkan perannya sebagai perencana, pengorganisir, dan penilai pembelajaran, penyusunan Silabus agar terus dikembangkan dalam KKG/MGM.

Page 2 of 23 | Total Record : 227