cover
Contact Name
Kartika Sari
Contact Email
kartikasari@usk.ac.id
Phone
+6285370486687
Journal Mail Official
jurnalpsikologi@usk.ac.id
Editorial Address
Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran - Universitas Syiah Kuala Jl. Tgk Tanoh Abee - Kopelma Darussalam Banda Aceh, Provinsi Aceh, 23111
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Seurune : Jurnal Psikologi Unsyiah
ISSN : 26146428     EISSN : 26559161     DOI : https://dx.doi.org/10.24815/s-jpu
Seurune, Unsyiah Psychology Journal receives manuscripts that focused on psychological research and applied psychology. Humanities studies related to psychological science are the scope that also considered in Seurune: Jurnal Psikologi Unsyiah.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2: Juli 2023" : 5 Documents clear
How Excessive Use of Smartphone Are Becoming Loneliness In Young Adult Maisarah Maisarah; Maya Khairani
Seurune : Jurnal Psikologi Unsyiah Vol 6, No 2: Juli 2023
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/s-jpu.v6i2.33282

Abstract

Arguing that maintaining a separate relationship at a distance is closer, the consequences of excessive use of smartphones can actually reduce physical closeness by making people who are physically close to further. Loneliness is the subjective psychological discomfort people experience when their network of social relationships is significantly deficient in either quality or quantity. The objective of the present study was to investigate the relationship between smartphone addiction and loneliness among young adults. The population in this study were young adults of Aceh. These samples included 400 young adults in Aceh. The sampling technique used was unrestricted self-selected surveys. Data collection tools used are Smartphone Addiction Scale and University of California Los Angeles (UCLA) Loneliness Scale Version 3. The reliability of the scale of smartphone addiction and loneliness in this study .912 and .888. The analysis used in the parametric method was product-moment correlation analysis. The result showed there was a positive and significant correlation between smartphone addiction and loneliness (r = .432, p.05).
An Islamic Perspective of Psychological Resilience: Case Study of The Tsunami Survivors in Aceh Rineza Risky; Eka Srimulyani; Marty Mawarpury
Seurune : Jurnal Psikologi Unsyiah Vol 6, No 2: Juli 2023
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/s-jpu.v6i2.33283

Abstract

This study was designed to examine the Islamic point of view and the role of Islam, particularly the disaster resilience, within the tsunami survivors in Aceh. This qualitative research involved 30 respondents who were the tsunami survivors from Aceh Jaya, Great Aceh and Banda Aceh. The data collection was accomplished by conducting interview and documentation. Those exposed that Islam played a vital role in forming their resilience since the victims believed that, in the view of Islamic perspective, the calamity and natural disaster occurred were the tests for their faith on Islam. This belief, which was based on their devotion to Allah, the Almighty, grew a well-formed resilience among the survivors.
Perbedaan Komitmen Karier Dosen Ditinjau Dari Jenis Kelamin Nurul Alifah Jovita; Irin Riamanda; Risana Rachmatan; Mirza Mirza
Seurune : Jurnal Psikologi Unsyiah Vol 6, No 2: Juli 2023
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/s-jpu.v6i2.33284

Abstract

Dosen selaku tenaga pendidik profesional dituntut untuk senantiasa melakukan pengembangan karier secara terus-menerus hingga mendapat jabatan tertinggi sesuai dengan komitmennya. Oleh karena itu komitmen karier pada dosen memiliki makna sebagai keteguhan atau ketekunan dosen dalam menjalankan kariernya selama bekerja. Perguruan tinggi akan lebih maju jika seluruh dosennya memiliki komitmen karier yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan komitmen karier dosen ditinjau dari jenis kelamin. Populasi dalam penelitian ini yaitu dosen di Universitas X. Sampel dipilih dengan teknik purposif dan diperoleh sebanyak 222 orang dosen (111 laki-laki dan 111 perempuan) yang terlibat dalam penelitian ini. Data penelitian dikumpulkan menggunakan skala The Commitment Career Measure (CCM) yang disusun oleh Carson dan Bedeian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat komitmen karier pada dosen di Universitas X mayoritas termasuk pada kategori tinggi. Sementara analisis data menggunakan uji-t menunjukkan nilai signifikansi (p)=0,395 (p0.05). Berdasarkan skor tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan komitmen karier dosen Universitas X ditinjau dari jenis kelamin. Penyebab tidak ditemukan adanya perbedaan tersebut dapat dipengaruhi oleh faktor motivasi yang berlaku sama baik pada laki-laki maupun perempuan, serta kebijakan netral dalam suatu lembaga pendidikan yang tidak dapat ditentukan berdasarkan jenis kelamin.
Menyoal Kaitan Impostor Phenomenon dan Resiliensi Pada Mahasiswa Zakiratul Ula; Marty Mawarpury; Kartika Sari; Maya Khairani
Seurune : Jurnal Psikologi Unsyiah Vol 6, No 2: Juli 2023
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/s-jpu.v6i2.33526

Abstract

Pencapaian prestasi dalam bidang akademik tidak hanya memberikan kepuasan dan meningkatnya rasa percaya diri bagi mahasiswa, namun pencapaian tersebut juga dapat memunculkan perasaan tidak layak akan keberhasilan, kondisi ini disebut dengan impostor phenomenon. Fenomena impostor dapat menimbulkan kecemasan, stress dan bahkan depresi jika terus menerus terjadi. Oleh karena itu, mahasiswa membutuhkan resiliensi agar mampu menyelesaikan masalah ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara resiliensi dengan impostor phenomenon pada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 297 mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan convenience sampling, data penelitian dikumpulkan menggunakan Clance Impostor Phenomenon Scale dan Brief Resilience Scale. Analisis data menggunakan teknik korelasi Pearson menunjukkan nilai koefisien korelasi r=-0.249 dengan nilai signifikansi p=0.000 (p0.05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif antara resiliensi dengan impostor phenomenon pada mahasiswa, artinya semakin tinggi kemampuan resiliensi maka semakin rendah impostor phenomenon dan sebaliknya.
Religiusitas dan Pengambilan Keputusan Menikah Pada Mahasiswi Rizka Tyara; Mirza Mirza; Risana Rachmatan; Eka Dian Aprilia
Seurune : Jurnal Psikologi Unsyiah Vol 6, No 2: Juli 2023
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/s-jpu.v6i2.28709

Abstract

Kemampuan memutuskan untuk menikah disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya adalah proses spiritual dan religiusitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara religiusitas dengan pengambilan keputusan menikah pada mahasiswi di Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi. Responden dalam penelitian ini adalah mahasiswi perguruan tinggi yang ada di Kota Banda Aceh sebanyak 60 orang yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengambilan data religiusitas menggunakan Muslim Daily Religiosity Assesment Scale (α = 0.806) dan data pengambilan keputusan menikah menggunakan Skala Pengambilan Keputusan Menikah (α = 0.892) yang disusun oleh peneliti. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment menunjukkan nilai signifikansi (p) = 0,007 (p 0,05, r = 0,346). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara religiusitas dengan pengambilan keputusan menikah. Artinya semakin tinggi nilai religiusitasnya maka mahasiswi semakin mampu mengambil keputusan menikah saat kuliah. Individu yang memiliki nilai religiusitas tinggi akan selektif dalam mengambil sebuah keputusan dan tidak bertentangan dengan ajaran agamanya.

Page 1 of 1 | Total Record : 5