cover
Contact Name
La Ode Agus Salim
Contact Email
sciencetech.group23@gmail.com
Phone
+6289508163057
Journal Mail Official
sciencetech.group23@gmail.com
Editorial Address
Jl. Findayani Indah, Kec. Baruga, Kel. Wundudopi, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Teknologi dan Sains Modern
Published by CV. Science Tech Group
ISSN : -     EISSN : 30627966     DOI : -
Jurnal Teknologi dan Sains Modern merupakan publikasi ilmiah yang berkomitmen untuk menyebarluaskan penelitian inovatif dan perkembangan terbaru dalam berbagai disiplin ilmu teknologi dan sains. Fokus jurnal ini mencakup berbagai bidang, mulai dari ilmu pendidikan hingga kajian teoritis dan terapan, dengan tujuan menyediakan platform yang berharga bagi peneliti, akademisi, dan profesional. Sebagai wadah publikasi yang bereputasi, Jurnal Teknologi dan Sains Modern mendorong kontribusi dari para ahli yang berkeinginan untuk berbagi temuan penelitian terkini, ide-ide inovatif, dan perkembangan mutakhir. Artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini diharapkan tidak hanya memperkaya wawasan ilmiah tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap kemajuan teknologi dan sains modern. Jurnal ini juga berperan penting dalam memperkuat kolaborasi antarilmuwan dan memfasilitasi pertukaran pengetahuan yang esensial untuk kemajuan global.
Articles 60 Documents
Kendala Sumber Daya Manusia dalam Implementasi Telemedicine: Tinjauan dari Perspektif Kesiapan, Kompetensi, dan Penerimaan Tenaga Kesehatan Monapa Pradesia Tombili
Jurnal Teknologi dan Sains Modern Vol. 2 No. 6 (2025): November-Desember
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jtsm.v2i6.601

Abstract

Implementasi telemedicine telah berkembang pesat seiring kebutuhan layanan kesehatan jarak jauh, namun penerapannya masih menghadapi berbagai kendala terutama terkait sumber daya manusia (SDM). Penelitian ini bertujuan untuk meninjau hambatan utama SDM dalam implementasi telemedicine, khususnya terkait kesiapan tenaga kesehatan, kompetensi teknologi, dan tingkat penerimaan terhadap inovasi digital. Metode yang digunakan adalah tinjauan naratif terhadap tiga studi empiris terbaru yang membahas kesiapan SDM, faktor penerimaan teknologi, serta hambatan implementasi telemedicine pada berbagai konteks layanan kesehatan. Analisis dilakukan dengan membandingkan temuan utama mengenai sikap, keterampilan teknologi, pengetahuan, akses perangkat, serta dukungan organisasi yang memengaruhi keberhasilan adopsi telemedicine. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa sebagian besar tenaga kesehatan memiliki potensi untuk menggunakan telemedicine, namun masih terdapat tantangan signifikan seperti keterbatasan literasi digital, kurangnya pelatihan teknologi informasi, beban kerja yang tinggi, persepsi risiko, minimnya dukungan infrastruktur, dan resistensi terhadap perubahan. Selain itu, kesiapan organisasi dan lingkungan kerja terbukti berperan penting dalam meningkatkan kepercayaan dan efikasi diri tenaga kesehatan dalam penggunaan telemedicine. Kesimpulannya, implementasi telemedicine membutuhkan penguatan kapasitas SDM melalui pelatihan berkelanjutan, penyediaan fasilitas teknologi yang memadai, serta pendekatan manajerial yang mampu meningkatkan penerimaan dan kesiapan tenaga kesehatan. Upaya tersebut diperlukan agar telemedicine dapat diadopsi secara optimal dan berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan kesehatan.
Kajian Literatur Fitokimia Dan Bioaktivitas Myristica Fatua Terhadap Enzim α-Glukosidase Auliya Pamenta, Andi Fikrah
Jurnal Teknologi dan Sains Modern Vol. 3 No. 1 (2026): Januari-Februari
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jtsm.v3i1.702

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis yang prevalensinya terus meningkat secara global dan berkaitan erat dengan hiperglikemia pascaprandial akibat aktivitas enzim α-glukosidase dalam mencerna karbohidrat. Meskipun inhibitor sintetik seperti akarbosa efektif menurunkan kadar glukosa darah, penggunaannya sering menimbulkan efek samping gastrointestinal sehingga diperlukan alternatif yang lebih aman berbasis bahan alam. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis secara sistematis bukti ilmiah terkini mengenai profil fitokimia dan bioaktivitas penghambatan α-glukosidase dari Myristica fatua dalam konteks genus Myristica. Kajian dilakukan menggunakan metode systematic literature review mengikuti pedoman PRISMA 2020 melalui basis data Scopus, PubMed, ScienceDirect, Google Scholar, dan DOAJ. Artikel yang memenuhi kriteria inklusi mencakup studi in vitro, in vivo, dan in silico yang melaporkan metabolit sekunder serta nilai inhibisi enzim. Data diekstraksi meliputi bagian tanaman, metode ekstraksi, kelas senyawa, nilai IC₅₀, dan tipe inhibisi. Hasil sintesis menunjukkan bahwa spesies Myristica kaya akan acylphenol, dimeric acylphenol, lignan, neolignan, flavonoid, dan fenilpropanoid, yang secara umum berasosiasi dengan aktivitas penghambatan α-glukosidase kategori sedang hingga kuat (IC₅₀ < 30 µg/mL), terutama melalui mekanisme kompetitif atau campuran. Karakteristik struktur seperti jumlah gugus hidroksil fenolik dan sistem aromatik terkonjugasi berperan penting dalam menentukan potensi aktivitas. Secara keseluruhan, Myristica fatua memiliki dasar fitokimia yang menjanjikan sebagai kandidat inhibitor α-glukosidase alami, namun masih diperlukan validasi eksperimental terstandarisasi dan uji in vivo untuk memastikan potensi terapeutiknya.
Metabolit Sekunder Lichen dan Aktivitas Biologisnya: Mini Review Musdalifah, A.
Jurnal Teknologi dan Sains Modern Vol. 3 No. 1 (2026): Januari-Februari
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jtsm.v3i1.705

Abstract

Lichen merupakan organisme simbiotik antara fungi dan alga atau sianobakteri yang mampu menghasilkan berbagai metabolit sekunder dengan struktur kimia unik. Senyawa-senyawa tersebut tidak berperan langsung dalam pertumbuhan primer, tetapi memiliki fungsi ekologis penting sebagai mekanisme pertahanan terhadap stres lingkungan. Dalam beberapa dekade terakhir, metabolit sekunder lichen mendapat perhatian luas karena menunjukkan beragam aktivitas biologis, seperti antimikroba, antioksidan, dan antikanker. Mini review ini bertujuan untuk merangkum keanekaragaman golongan metabolit sekunder lichen serta aktivitas biologis yang telah dilaporkan. Hasil kajian menunjukkan bahwa golongan depsida, depsidon, dan dibenzofuran merupakan senyawa dominan yang berkontribusi terhadap bioaktivitas lichen. Potensi farmakologisnya menjadikan lichen sebagai sumber kandidat senyawa bioaktif yang menjanjikan untuk pengembangan obat berbasis bahan alam.
Deteksi Treponema pallidum pada Sampel Darah Ibu Hamil Menggunakan Metode PCR Indas Wari Rahman; Apriani Allosius Sarambu; Handayani Halik; Nurfitri Arfani
Jurnal Teknologi dan Sains Modern Vol. 3 No. 1 (2026): Januari-Februari
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jtsm.v3i1.711

Abstract

Sifilis merupakan salah satu penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Penularan sifilis dapat terjadi melalui hubungan seksual, jarum suntik, donor darah dan secara vertikal dari ibu ke janin, dan penularan ini banyak terjadi tanpa disadari oleh ibu hamil. Beberapa metode pemeriksaan darah untuk mendeteksi antobodi bakteri sering digunakan dalam diagnosis sifilis (skrining) terutama pada ibu hamil yang datang melakukan pemeriksaan di puskesmas. Metode tersebut adalah metode serologi seperti tes VDRL, RPR atau TPHA, tetapi metode molekuler dengan PCR (Polymerase Chain Reaction) yang memiliki spesifitas dan sensitivitas yang tinggi masih jarang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi Treponema pallidum pada sampel darah ibu hamil menggunakan metode PCR. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif laboratorik dengan pendekatan cross sectional study dengan jumlah sampel darah dari ibu hamil sebanyak 15 sampel. Berdasarkan hasil pemeriksaan PCR ditemukan 12 sampel positif terdeteksi Treponema pallidum pada gen target PolA yaitu pada pita (band) ukuran 376 bp, sedangkan 3 sampel lainnya dinyatakan negatif. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa metode PCR dapat mendeteksi keberadaan DNA Treponema pallidum pada sampel darah ibu hamil sebanyak 80% di Puskesmas Pattingalloang Kota Makassar.
Review Artikel: Pemanfaatan Senyawa Katekin sebagai Bahan Baku Sediaan Farmasi Nurul Inaya Muhtar
Jurnal Teknologi dan Sains Modern Vol. 3 No. 1 (2026): Januari-Februari
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jtsm.v3i1.709

Abstract

Katekin merupakan senyawa golongan flavonol dan mempunyai banyak aktivitas yang dapat dimanfaatkan dalam bidang industri farmasi obat maupun kosmetika. Manfaat katekin antaralain sebagai antimikroba, antioksidan, antiinflamasi dan lainnya. Katekin dapat diperoleh dari berbagai sumber tanaman, antara lain Uncaria gambir Roxb, teh hijau, Wungu (Graptophyllum pictum L.), Canarium patentinervium Miq, dan Pentace burmanica Kurz. Artikel ini membahas terkait berbagai macam aktivitas yang dapat dihasilkan dari senyawa katekin yang diperoleh dari tumbuhan. Kajian ini diharapkan dapat mendukung pengembangan bahan baku farmasi berbasis sumber daya alam yang berkelanjutan, sehingga berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan kesehatan yang baik dan kesejahteraan (SDG 3) serta pemanfaatan sumber daya hayati secara berkelanjutan.
Pendidikan Energi Terbarukan Berbasis Keberlanjutan: Tinjauan Literatur terhadap Kurikulum Pendukung SDGs Puji Cahyani, Vika; Fadly, Dewiyanti
Jurnal Teknologi dan Sains Modern Vol. 3 No. 2 (2026): Maret-April
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jtsm.v3i2.737

Abstract

Transisi menuju sistem energi berkelanjutan menjadi tantangan global utama abad ke-21 karena ketergantungan yang masih tinggi terhadap energi fosil berdampak pada perubahan iklim, degradasi lingkungan, dan ketimpangan akses energi. Pendidikan energi terbarukan berbasis keberlanjutan muncul sebagai strategi kunci untuk mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4, SDG 7, dan SDG 13. Meski urgensi pendidikan energi hijau semakin diakui, implementasinya masih terbatas, seringkali bersifat konseptual, terfragmentasi, dan kurang terintegrasi dengan prinsip keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan meninjau secara sistematis literatur terkait pendidikan energi terbarukan berbasis keberlanjutan, dengan fokus pada pengembangan kurikulum yang mendukung pencapaian SDGs. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) semi-PRISMA dengan analisis komparatif dan sintesis konseptual, meliputi identifikasi, penyaringan, evaluasi kelayakan, ekstraksi data, serta analisis tematik dari artikel penelitian dan kajian literatur relevan. Hasil menunjukkan bahwa kurikulum pendidikan energi terbarukan secara signifikan meningkatkan pemahaman peserta didik mengenai energi bersih dan keberlanjutan. Pendekatan seperti project-based learning, pembelajaran interaktif, dan sosialisasi edukatif terbukti efektif, namun masih terdapat kesenjangan antara teori dan praktik, terutama pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. Sintesis konseptual menekankan perlunya kurikulum holistik yang mengintegrasikan dimensi pengetahuan, keterampilan, dan nilai keberlanjutan secara eksplisit, serta mengaitkannya dengan SDGs. Temuan ini memberikan implikasi bagi pengembangan kurikulum yang lebih kontekstual, interdisipliner, dan aplikatif, mendukung kesiapan generasi muda menghadapi tantangan transisi energi hijau secara berkelanjutan.
Socio-scientific issues pada Pembelajaran Kimia: Sebuah Tinjauan tentang Implementasi dan Dampaknya pada Pemahaman Siswa Fadly, Dewiyanti; Cahyani, Vika Puji
Jurnal Teknologi dan Sains Modern Vol. 3 No. 2 (2026): Maret-April
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jtsm.v3i2.738

Abstract

Artikel ini bertujuan mengkaji implementasi pendekatan socio-scientific issues (SSI) dalam pembelajaran kimia serta dampaknya terhadap pemahaman siswa berdasarkan studi literatur dari berbagai hasil penelitian empiris dan kajian sistematis. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui analisis berbagai penelitian terkait penerapan SSI dalam konteks pendidikan kimia. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi SSI mampu meningkatkan pemahaman konsep kimia, literasi kimia, keterampilan berpikir kritis, argumentasi ilmiah, kemampuan pemecahan masalah, serta pengambilan keputusan berbasis bukti. Penerapan SSI juga menjadikan pembelajaran lebih kontekstual dengan mengaitkan konsep kimia pada isu-isu nyata seperti polusi, energi, keberlanjutan, dan lingkungan, sehingga mendorong keterlibatan siswa secara lebih aktif dan bermakna. Selain itu, efektivitas implementasi SSI semakin kuat ketika dipadukan dengan model pembelajaran aktif seperti inquiry, problem-based learning, dan dukungan teknologi. Namun, beberapa tantangan masih ditemukan, antara lain kesiapan pedagogik guru, keterbatasan bahan ajar berbasis isu, serta kompleksitas pemilihan isu yang sesuai dengan karakteristik peserta didik. Secara keseluruhan, pendekatan SSI berpotensi menjadi kerangka pedagogis yang relevan untuk memperkuat literasi kimia dan membentuk warga negara yang bertanggung jawab terhadap persoalan sosial dan lingkungan di era global.
Transformasi Kepemimpinan Pendidikan Berbasis Teknologi Digital dalam Meningkatkan Inovasi Pembelajaran di Era Society 5.0 Efendi, Nur
Jurnal Teknologi dan Sains Modern Vol. 3 No. 1 (2026): Januari-Februari
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jtsm.v3i1.742

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi kepemimpinan pendidikan berbasis teknologi digital dalam meningkatkan inovasi pembelajaran di era Society 5.0 di SMAN 1 Kauman Tulungagung. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi pembelajaran, serta analisis dokumen yang melibatkan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan digital diimplementasikan melalui pemanfaatan platform pembelajaran, sistem manajemen pembelajaran, serta komunikasi berbasis teknologi yang terintegrasi. Strategi kepemimpinan mencakup pelatihan berkelanjutan, pendampingan guru, serta penguatan budaya kolaboratif yang mendorong inovasi pembelajaran. Dampak yang dihasilkan terlihat pada peningkatan keterlibatan siswa, fleksibilitas proses belajar, serta berkembangnya kreativitas guru dalam merancang pembelajaran berbasis digital. Tantangan yang muncul meliputi keterbatasan infrastruktur dan variasi kompetensi digital guru. Sekolah merespons melalui dukungan berkelanjutan, peningkatan fasilitas, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia. Penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan berbasis teknologi digital mampu mendorong inovasi pembelajaran yang relevan dengan tuntutan era Society 5.0.
Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Integrasi Teknologi Informasi untuk Mendorong Kinerja Guru dan Efektivitas Pembelajaran Efendi, Nur
Jurnal Teknologi dan Sains Modern Vol. 3 No. 2 (2026): Maret-April
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jtsm.v3i2.743

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan kepala sekolah dalam integrasi teknologi informasi untuk mendorong kinerja guru dan efektivitas pembelajaran di SMK NU Tulungagung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah berperan strategis dalam mengarahkan penggunaan platform digital, menyediakan kebijakan pendukung, serta memfasilitasi pelatihan dan pendampingan guru. Praktik kepemimpinan meliputi supervisi akademik, penguatan budaya kolaborasi, dan pemberian motivasi yang mendorong guru mengembangkan pembelajaran berbasis teknologi. Kinerja guru meningkat melalui penguasaan kompetensi digital, perencanaan pembelajaran yang lebih sistematis, serta penggunaan media pembelajaran yang interaktif. Efektivitas pembelajaran terlihat dari meningkatnya keterlibatan siswa, akses yang lebih luas terhadap sumber belajar, serta fleksibilitas dalam proses pembelajaran. Tantangan berupa keterbatasan infrastruktur dan variasi kompetensi guru diatasi melalui dukungan berkelanjutan dan peningkatan kapasitas. Penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan kepala sekolah memiliki peran penting dalam keberhasilan integrasi teknologi informasi dan peningkatan kualitas pendidikan.
Penggunaan Smart TV dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di MAN Kota Batu Arditya Prayogi; Riki Nasrullah; M. Nur Ikhsanudin; Surya Abdul Karim; Zulva Alwan Faozi; M. Hafidz Fikri; Azzani Izza Fahrezi
Jurnal Teknologi dan Sains Modern Vol. 3 No. 2 (2026): Maret-April
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jtsm.v3i2.745

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong sekolah untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih interaktif, visual, dan relevan dengan karakter peserta didik masa kini. Penelitian ini bertujuan menganalisis penggunaan Smart TV dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di MAN Kota Batu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi partisipasi pasif, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi kepala madrasah, guru, dan siswa. Analisis data dilakukan secara deskriptif-naratif melalui reduksi, pengelompokan, penyajian, dan penafsiran data, sedangkan keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Smart TV berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pembelajaran melalui penyajian materi yang lebih visual, menarik, dan mudah dipahami. Penggunaan Smart TV meningkatkan fokus, antusiasme, dan partisipasi siswa, sekaligus membantu guru menjelaskan materi yang kompleks secara lebih konkret. Media ini juga mendorong pembelajaran kolaboratif, komunikasi kelas yang lebih aktif, serta penguatan literasi digital siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa Smart TV tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu pembelajaran, tetapi sebagai media pedagogis yang mendukung pembelajaran lebih bermakna, komunikatif, dan adaptif terhadap tuntutan pendidikan di era digital.