cover
Contact Name
Putri Silaban
Contact Email
jurnalmedikakb@gmail.com
Phone
+6285258934809
Journal Mail Official
putrisilaban61@gmail.com
Editorial Address
Bukit Sipalakki, Kec. Dolok sanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara
Location
Kab. humbang hasundutan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Medika STIKes Kesehatan Baru
Published by STIKes Kesehatan Baru
ISSN : -     EISSN : 30322693     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Medika Kesehatan Baru Merupakan jurnal yang membahas berbagai aspek dalam dunia kebidanan, keperawatan dan manajemen rumah sakit. Jurnal ini mencakup topik-topik seperti praktik keperawatan terkini, inovasi dalam kebidanan, manajemen administrasi rumah sakit, penelitian klinis, pengembangan kebijakan kesehatan dan isu-isu terkait pelayanan kesehatan. Jurnal Medika Kesehatan Baru telah memiliki ISSN dengan Nomor ISSN: 3032-2693 (Online - Elektronik).
Articles 37 Documents
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PASIEN LANJUT USIA TENTANG KONSUMSI KUNYIT TERHADAP PENCEGAHAN PENYAKIT GASTRITIS DI DESA LUMBAN SILINTONG KECAMATAN PAGARAN KABUPATEN TAPANULI UTARA TAHUN 2025 Sihombing, Renta; Simamora, Debora; Sihite, Helprida; Simamora, Rouli DF; Simanjuntak, Mery Lestari
Jurnal STIKes Kesehatan Baru Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Medika Kesehatan Baru
Publisher : Sekolaah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Kesehatan Baru Doloksanggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70751/stikeskbdoloksanggul.v3i2.117

Abstract

Data World Health Organization (WHO, 2021) prevalensi Gastritis di negara berkembang sebanyak 50, 8%. Dengan angka yang lebih rendah, 34,7% penduduk di Negara maju mengalami gangguan kesehatan akibat Gastritis. Di provinsi Sumatera Utara gastritis menempati urutan ke- 9 dari 10 penyakit terbesar 127.778(12.24%). Di Kabupaten Tapanuli Utara prevalensi gastritis sebesar 6.746 (6.57%). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Lanjut Usia Tentang Konsumsi Kunyit pada pencegahan Gastritis di Desa Lumban Silintong Kecamatan Pagaran Kabupaten Tapanuli Utara. Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif desain crossectional. Lokasi Penelitian di Desa Lumban Silintong Kecamatan Pagarn Kabupaten Tapanuli Utara. Penelitian ini di lakukan pada bulan April sampai dengan Juni 2025. Jumlah Populasi sebanyak 35 responden dan pengambilan sampel dengan menggunakan metode total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 35 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis dengan uji korelasi chi sqaure (?=0,05). Penelitian ini menunjukkan ada hubungan pengetahuan lanjut usia tentang komsumsi kunyit terhadap pencegahan Gastritis dengan menggunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95% dan df=2 diperoleh x2 hitung (9.479) > ????2 tabel (5.991), ada hubungan sikap tentang komsumsi kunyit terhadap pencegahan Gastritis dengan menggunakan menggunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95% dan df=1, diperoleh diperoleh ????2 hitung (10.641) > ????2 tabel (3.841). Diharapkan bagi responden agar lebih aktif dalam mempelajari dan dapat memanfaatkan kearifan lokal yang ada di sekitar dalam pengobatan penyakit Gastritis. Diharapkan bagi pemerintah setempat dan juga petugas kesehatan supaya melakukan sosialisasi dan penyuluhan tentang pencegahan penyakit gastritis sehingga masyarakat tahu khususnya masyarakat yang sudah menderita penyakit gastritis.
HUBUNGAN MEKANISME KOPING DENGAN PASIEN HIPERTENSI KRONIK Simamora, Hengky; Sihite, Helprida; Simamora, Rouli DF; Tambunan, Glorya N; Simbolon, Oknalita
Jurnal STIKes Kesehatan Baru Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Medika Kesehatan Baru
Publisher : Sekolaah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Kesehatan Baru Doloksanggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70751/stikeskbdoloksanggul.v3i2.118

Abstract

Hipertensi merupakan faktor risiko utama kematian di Indonesia dan sering menimbulkan nyeri kepala tipe tegang (Hipertensi kronik). Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan strategi koping dengan nyeri kronik pada pasien hipertensi di Puskesmas Bengkulu. Desain penelitian menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 170 pasien hipertensi yang mengalami nyeri tension type headache, instrumen yang digunakan berupa kuesioner Brief Cope untuk mengukur strategi koping dan Numeric Rating Scale (NRS) untuk menilai tingkat nyeri hipertensi . Hasil menunjukkan adanya hubungan signifikan, di mana strategi koping adaptif berkaitan dengan intensitas nyeri yang lebih rendah. Penerapan strategi koping adaptif penting untuk membantu pasien hipertensi mengendalikan stres dan mengurangi gejala nyeri kepala.
EVALUASI KETEPATAN DISTRIBUSI OBAT DI INSTALASI FARMASI DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DOLOKSANGGUL KECAMATAN DOLOKSANGGUL KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN TAHUN 2026 Dewi Hutagaol; Dewi Purba; Crisna Lumban Gaol; Kino Siboro
Jurnal STIKes Kesehatan Baru Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Medika Kesehatan Baru
Publisher : Sekolaah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Kesehatan Baru Doloksanggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Distribusi obat merupakan salah satu komponen penting dalam sistem logistik farmasi rumah sakit yang berperan dalam menjamin ketersediaan obat secara tepat jenis, tepat jumlah, tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran. Ketidaktepatan distribusi obat dapat menyebabkan terganggunya pelayanan kesehatan, meningkatnya risiko medication error, serta menurunkan mutu pelayanan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi ketepatan distribusi obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah Doloksanggul. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian menggunakan teknik total sampling sebanyak 30 responden yang terdiri dari apoteker, tenaga teknis kefarmasian, dan petugas distribusi obat. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, lembar observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara univariat menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan ketepatan jenis obat sebesar 80,0%, ketepatan jumlah obat 73,3%, ketepatan waktu distribusi 66,7%, ketepatan mutu obat 90,0%, dan ketepatan sasaran distribusi 83,3%. Secara keseluruhan, ketepatan distribusi obat berada pada kategori baik yaitu sebesar 76,7%. Disimpulkan bahwa sistem distribusi obat di Instalasi Farmasi RSUD Doloksanggul telah berjalan cukup efektif, namun perlu peningkatan terutama pada aspek ketepatan waktu distribusi.
PENGARUH KOMPETENSI PETUGAS PENDAFTARAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI RSUD DOLOKSANGGUL TAHUN 2026 Crisna Lumban Gaol; Dewi Ayu L Hutagaol; Dewi Purba; Kino Siboro
Jurnal STIKes Kesehatan Baru Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Medika Kesehatan Baru
Publisher : Sekolaah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Kesehatan Baru Doloksanggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70751/stikeskbdoloksanggul.v4i1.130

Abstract

Rumah Sakit Umum Daerah Doloksanggul merupakan salah satu rumah sakit tipe C di Kabupaten Humbang Hasundutan yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Kompetensi petugas pendaftaran merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan rumah sakit. Kompetensi petugas meliputi kemampuan komunikasi, ketepatan pelayanan, keramahan, keterampilan administrasi, dan kemampuan memberikan informasi kepada pasien. Berdasarkan hasil observasi awal terhadap 10 responden diketahui bahwa 6 responden (60%) merasa puas terhadap pelayanan petugas pendaftaran karena petugas dinilai ramah dan cepat dalam melayani, sedangkan 4 responden (40%) merasa kurang puas karena petugas kurang komunikatif dan pelayanan dinilai lambat. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian mengenai pengaruh kompetensi petugas pendaftaran terhadap kepuasan pasien di RSUD Doloksanggul Tahun 2026. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional study. Populasi penelitian adalah seluruh pasien rawat jalan di RSUD Doloksanggul sebanyak 230 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 70 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi Square dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden menilai kompetensi petugas pendaftaran dalam kategori baik sebanyak 39 responden (55,7%), sedangkan kompetensi petugas kategori kurang baik sebanyak 31 responden (44,3%). Tingkat kepuasan pasien menunjukkan bahwa sebanyak 40 responden (57,1%) merasa puas dan 30 responden (42,9%) merasa tidak puas. Hasil uji Chi Square diperoleh nilai p value = 0,002 < 0,05 yang berarti terdapat pengaruh kompetensi petugas pendaftaran terhadap kepuasan pasien di RSUD Doloksanggul Tahun 2026. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kompetensi petugas pendaftaran berpengaruh terhadap kepuasan pasien. Pihak rumah sakit diharapkan meningkatkan kompetensi petugas melalui pelatihan pelayanan prima dan komunikasi efektif.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KEMANDIRIAN LANSIA USIA DI ATAS 65 TAHUN DALAM PEMENUHAN AKTIVITAS SEHARI HARI DI DESA MATITI I KECAMATAN DOLOKSANGGUL KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN TAHUN 2026 Mery Lestari Simajuntak; Rouli DF Simamora; Adelima CR Simamora
Jurnal STIKes Kesehatan Baru Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Medika Kesehatan Baru
Publisher : Sekolaah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Kesehatan Baru Doloksanggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70751/stikeskbdoloksanggul.v4i1.131

Abstract

Kemandirian pada lanjut usia tergantung pada kemampuan status fungsionalnya dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Penurunan kemandirian adalah indikator krusialtentang adanya penyakit pada lansia seperti aktivitas kehidupan sehari-hari (activity of daily living) yang mencakup makan, keluarmasuk toilet, mandi, berjalan serta mengenakan pakaian. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik kuantitatif dengan desain crossectional,peneliti menggunakan kuesioner, jumlah populasi sebanyak 145 kk dan jumlah sampel sebanyak 59 orang dengan menggunakan rumus lovin untuk menentukan samel. Berdasarkan hasil penelitian dari 59 responden dapatdisimpulkan bahwa yang dukungan baik sebanyak 27 orang (45,5% ) dukungan keluarga yang kurang baik (3254,2% Dukungan keluarga merupakan suatu sikap, tindakan danpenerimaan keluarga terhadap penderita yang sakit) Kemandirian pada lanjut usia tergantung pada kemampuan status fungsionalnya dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Kemenkes RI (2021) menjelaskan tentang lanjut usia adalah individu yang sdah memasuki usia dari 60 tahun dan memiliki perubahan aspek fisik-psiko-sosial emosional dan spritual dalam pemenuhan kebutuhan dasarnya, serta upaya untuk mendapatkannya memerlukan suatu bantuan baik yang bersifat mandiri, bantuan sebagian hingga total. Pengumpulan data dilakukan dengan survey lapangan dengan mewawancarai pasien yang melakukan aktivitas sehari-hari secara mandiri dengan dukungan keluarga dan yang melakukan aktivitas sehari-hari secara mandiri tanpa dukungan keluarga.
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI TENTANG PERSONAL HYGIENE PADA SAAT MENSTRUASI DI SMA SWASTA HKBP LINTONG NIHUTA Nova Siregar
Jurnal STIKes Kesehatan Baru Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Medika Kesehatan Baru
Publisher : Sekolaah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Kesehatan Baru Doloksanggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70751/stikeskbdoloksanggul.v4i1.132

Abstract

Pada masa menstruasi, remaja putri perlu menjaga pola hidup sehat, terutama personal hygiene. Kebersihan diri saat menstruasi bertujuan menjaga kesehatan organ reproduksi dan mencegah infeksi. Kurangnya kebersihan dapat menimbulkan pruritus vulva, yaitu rasa gatal pada area genetalia. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap remaja putri tentang personal hygiene saat menstruasi di SMA Swasta HKBP Lintong Nihuta Tahun 2024. Personal hygiene saat menstruasi penting untuk mencegah gangguan kesehatan reproduksi seperti keputihan, infeksi saluran kemih, radang panggul, dan kanker leher rahim. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan populasi 43 orang dan sampel 30 responden dengan kriteria remaja putru, pengumpulan data melalui kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki pengetahuan baik sebanyak 18 orang (60,0%), sikap baik sebanyak 16 orang (53,3%), dan melakukan personal hygiene dengan baik sebanyak 22 orang (73,3%). Diharapkan remaja putri meningkatkan personal hygiene saat menstruasi untuk menjaga kesehatan reproduksi.
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DAN RELIGIUSITAS TERHADAP KESIAPAN MENGATASI POST POWER SYNDROME PADA ASN DI LINGKUNGAN PERKANTORAN KOMPLEK BUKIT INSPIRASI PEMERINTAHAN KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN TAHUN 2026 Elinda Juniwati Sijabat; Rouli DF Simamora; Helprida Sihite
Jurnal STIKes Kesehatan Baru Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Medika Kesehatan Baru
Publisher : Sekolaah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Kesehatan Baru Doloksanggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70751/stikeskbdoloksanggul.v4i1.135

Abstract

Post Power Syndrome adalah kondisi dimana yang hilang nya sebuah kekuasaan pada diri seseorang hal ini biasanya terjadi pada lansia yang memasuki massa pensiun sehingga bisa mengakibatkan terjadinya stress di karenakan tidak mampu menghadapi masalah tersebut. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dan religiusitas terhadap kesiapan mengatasi post power syndrome. Jenis penelitian deksriptif analitik dimana variabel independen dan variabel dependen diteliti secara bersamaan. Penelitian mulai Februari- April 2026 dengan jumlah populasi 35 orang. Pengambilan sampel mengunakan total sampling dengan jumlah sampel 35 responden. Pengambilan data mengunakan kusioner dalam google form, data yang diperoleh dianalisis dengan uji chi square.Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan religiusitas dalam kesiapan mengatasi post power syndrome diperoleh pvalue (0.955)> ? (0.05). Ada hubungan dukungan sosial dalam kesiapan mengatasi post power syndrome diperoleh p-value (0.955)> ? (0.05). Diharapkan kepada responden agar lebih siap mengatasi kecenderungan post power syndrome saat memasuki masa pensiunnya dengan dukungan sosial dan religiuisitas sehingga responden dapat mengahadapi masa pensiunnya dengan baik dan tidak merasa hilang peran dan kekuasaan baik dikeluarga maupun di masyarakat atau lingkungan sekitar.

Page 4 of 4 | Total Record : 37