cover
Contact Name
Rinto Susilo
Contact Email
medicalsains@gmail.com
Phone
+6285691055898
Journal Mail Official
medicalsains@gmail.com
Editorial Address
https://ojs.ummada.ac.id/index.php/iojs/about/editorialTeam
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian
ISSN : 25482114     EISSN : 25412027     DOI : https://doi.org/10.37874/ms
Core Subject : Health,
The Medical Sains journal is a scientific publication media published by the Muhammadiyah Cirebon College of Pharmacy which is published 4 (four) times in 1 (one) year, namely January-March, April-June, July-September and October-December. The journal contains research in the field of pharmacy covering the fields of formulation, pharmacology, communication pharmacy, A natural chemical chemistry, pharmacognomy and other health sciences which is a means for lecturers and researchers in the health sector to share knowledge and establish cooperation in implementing the Tri Dharma of Higher Education. Purpose and Scope The objective of the publication of the Medical Science journal is to publish articles in the field of pharmacy and other health as well as application of pharmaceutical . Based on this, the editorial board of Medical Sains invites lecturers and researchers to contribute to submit research articles related to the following themes: 1. Pharmaceutical formulation technology 2. Pharmacology 3. Community pharmacy 4. Clinical Pharmacy 5. Natural material chemistry 6. Pharmacognosy 7. Pharmaceutical Analysis and Medicinal Chemistry . All papers submitted to medical science journals will be examined by peer review partners who are tailored to their respective fields.
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 1 (2022)" : 16 Documents clear
AKTIVITAS ANTIFUNGI EKSTRAK NADES DAUN PACAR KUKU (Lawsonia inermis L) DAN DAUN ALPUKAT (Persea americana) TERHADAP PITYROSPORUM OVALE: ANTIFUNGAL ACTIVITIES OF NAIL HENNA (Lawsonia inermis L) LEAVES AND AVOCADO (Persea americana) LEAVES EXTRACTED WITH NADES AGAINST PITYROSPORUM OVALE Renny Amelia; Nia Murni Asih; Puna Lati; Lela Sulastri
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 7 No 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v7i1.295

Abstract

Ketombe merupakan gangguan kulit kepala yang dialami hampir setengah dari populasi pada usia pra-pubertas dan semua jenis kelamin dan etnis, dimana salah satu penyebab ketombe yaitu jamur Pityrosporum ovale. Daun pacar kuku dan daun alpukat memiliki kandungan alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, quinon dan terpenoid yang diduga mempunyai khasiat sebagai antimikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hambat ekstrak daun pacar kuku dan daun alpukat yang diekstraksi dengan pelarut NADES (asam sitrat-glukose) terhadap pertumbuhan jamur pityrosporum ovale dan pengaruh peningkatan konsentrasi terhadap daya hambat pertumbuhan jamur pityrosporum ovale. Ekstraksi dilakukan dengan bantuan Microwave assisted ekstaction (MAE). Pengujian aktivitas anti fungi kedua sampel menggunakan metode difusi cetak lubang pada konsentrasi 25%, 50%, 75% dan 100%. Parameter yang diamati adalah diameter daya hambat disekitar lubang. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik SPSS. Hasil yang diperoleh menunjukan bahwa ekstrak NADES daun pacar kuku dan daun alpukat dimulai dari konsentrasi 25%, dapat menghambat pertumbuhan jamur Pityrosporum ovale. Nilai r (koefisien korelasi) peningkatan konsentrasi terhadap daya hambat jamur Pityrosporum ovale dari ekstrak NADES daun pacar kuku dan daun alpukat secara berturut-turut adalah 0,935 dan 0,893 yang menunjukan hubungan yang sangat signifikan.
FORMULASI GEL EKSTRAK KULIT BUAH RENGGAK (Amomum dealbatum Roxb) SEBAGAI SEDIAAN ANTI JERAWAT: GEL FORMULATION OF FRUIT PELL EXTRACT OF RENGGAK (Amomum dealbatum Roxb) AS ANTI ACNE PREPARATION Puspawan Hariadi; Muhlisun Azim; Tri Puspita Yuliana; Yuyun Febriani
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 7 No 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v7i1.296

Abstract

Tanaman renggak (Amomum dealbatum Roxb) merupakan tanaman lokal pulau Lombok yang masih belum banyak dimanfaatkan. Tanaman ini dilaporkan mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, tannin dan terpenoid. Penelitian ini bertujuan untuk membuat gel dari ekstrak kulit buah renggak dan uji aktivitas terhadap bakteri Propionibacterium acnes. Gel ekstrak kulit buah renggak dibuat dengan variasi konsentrasi 2% dan 4%, uji aktivitas bakteri menggunakan metode difusi agar dengan cara sumuran. Hasil penelitian menunjukan gel ekstrak kulit buah renggak dengan konsentrasi 2% memiliki pH 6, daya lekat 1,64, daya sebar 4,43 serta daya hambat bakteri 2,34 mm. Untuk konsentrasi 4% memiliki pH 6, daya lekat 1,57, daya sebar 4,36 serta daya hambat bakteri 3,20 mm. Gel ektrak kulit buah renggak memiliki zona hambat bakteri dengan kategori lemah, pH dan daya lekat sesuai parameter sediaan gel, sedangkan daya sebar tidak memenuhi persyaratan. Semakin tinggi konsentrasi ekstrak semakin tinggi zona hambat yang dihasilkan.
HUBUNGAN EFIKASI DIRI DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN TB PARU DI RUMAH SAKIT DIRGAHAYU SAMARINDA: RELATIONSHIP OF SELF-EFFICIENCY WITH DRUG COMPLIANCE WITH PULMONARY TB PATIENTS IN DIRGAHAYU HOSPITAL SAMARINDA Sinta Ratna Dewi; Leony Yola Shalsabila; Nur Fitriah; Widya Rahmah
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 7 No 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v7i1.299

Abstract

Tuberkulosis Paru (TB Paru) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium Tuberculosis. Jumlah kasus penyakit TB setiap tahun selalu meningkat dengan kasus baru dan tingkat keberhasilan pengobatan yang masih belum mencukupi khususnya di kota Samarinda. Hal ini disebabkan proses perawatan dan pengobatan pasien TB cukup lama sehingga pasien harus memiliki efikasi diri yang tinggi agar mampu menjalani pengobatan yang rutin dan patuh minum obat sesuai dengan lamanya pengobatan yang dibutuhkan sehingga kesembuhan dapat tercapai. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara efikasi diri pasien TB paru rawat jalan Rumah Sakit Dirgahayu Samarinda dengan kepatuhan pasien dalam meminum Obat Anti Tuberculosis (OAT). Penelitian ini bersifat deskriptif cross sectional dengan sampel 80 orang pasien TB rawat jalan yang berada di poli rawat jalan paru RS Dirgahayu Samarinda. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian didapatkan, efikasi diri pasien dengan kategori baik 85 % dan kurang baik 15%. Hasil kepatuhan pasien didapatkan pasien dengan kategori patuh pengobatan 87,5% dan tidak patuh 12,5%. Berdasarkan analisis korelasi Spearman rho didapatkan nilai p value = 0,000 (<0,05) yang mengartikan adanya hubungan signifikan antara efikasi diri dengan kepatuhan pasien TB paru dalam pengobatan. Berdasarkan koefisiensi korelasi yang diperoleh sebesar 0,518 berarti hubungan antara efikasi diri dengan kepatuhan pasien adalah kuat. Angka koefisien yang didapatkan adalah bernilai positif, yang berarti semakin tinggi efikasi diri berarti semakin tinggi kepatuhan pasien dalam minum obat.
ANALISIS BIBLIOMETRIK PADA KUALITAS HIDUP PASIEN KANKER PAYUDARA MENGGUNAKAN EORTC: 1993-2021: BIBLIOMETRIC ANALYSIS OF QUALITY OF LIFE IN BREAST CANCER PATIENTS USING EORTC: FROM 1993-2021 Dyah Aryani Perwitasari; Susan Fitria Candradewi; Solikhah; Lalu Muhammad Irham; Fredrick Dermawan Purba
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 7 No 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v7i1.304

Abstract

Instrumen pengukuran kualitas hidup pada pasien kanker telah tervalidasi dan sudah diterjemahkan di banyak negara yaitu salah satunya adalah instrument EORTC QLQ C-30. Hal ini menyebabkan instrument ini telah digunakan pada banyak penelitian di berbagai negara di dunia. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran bidang penelitian kualitas hidup menggunakan analisis bibliometrik berdasarkan literature dari tahun 1993 sampai dengan 2021 dan untuk melakukan analisis pola ilmiah penelitian kualitas hidup terutama pada pasien kanker payudara. Metode penelitian ini menggunakan PubMed sebagai database jurnal penelitian yang digunakan dengan strategi pencarian yaitu: ((Kualitas hidup) AND (kanker payudara)) AND (EORTC QLQ), termasuk juga menggunakan MesH terms. Kriteria inklusi pada penelitian ini adalah seluruh penelitian yang menggunakan kuesioner EORTC QLQ sebagai kuesioner kualitas hidup dan semua jenis penelitian, sedangkan artikel review, sistematik review dan meta analisa akan diekslusi dari penelitian ini. Sebanyak 797 artikel diambil dari tahun 1993 sampai dengan 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah publikasi meningkat setiap tahun, tetapi volume publikasi masih kurang dari 100 setiap tahun. Pemetaan penulis belum menjangkau semua negara di dunia. Kata perempuan, manusia dan paruh baya adalah kata yang paling banyak disebutkan dalam kata kunci. Kata tersebut dikaitkan dengan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien. Kesimpulan pada penelitian ini adalah jumlah publikasi setiap tahunnya masih cukup rendah (<100 publikasi), dengan distribusi penulis paling banyak berasal dari Bremen Cancer Registry, Germany cancer consortium, Saarland cancer registry dan Institute of Social Medicine and Division of prevention oncology dimana sebagian besar terdapat di Eropa dan Amerika serikat. Kata kunci yang paling banyak digunakan adalah female, humans, dan middle aged. Penulis dengan jumlah artikel terbanyak adalah Bottomley. A.
UJI KADAR BESI DAN PEMBUATAN KAPSUL EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera Lam.) : THE DETERMINATION OF FE CONTENT AND FORMULATION CAPSULE OF THE EXTRACT OF KELOR LEAVES (Moringa oleifera Lam.) Happy Elda Murdiana; Ellsya Angeline Rawar; Aloysia Yossy Kurniawaty
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 7 No 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v7i1.306

Abstract

Daun kelor (Moringa oleifera Lam.) mengandung zat besi yang diperlukan untuk eritropoesis. Zat besi sangat penting sebagai fungsi biologis termasuk respirasi, produksi energi, sintesis DNA, dan proliferasi sel. Tubuh manusia telah berevolusi untuk melestarikan keberadaan besi, termasuk mendaur ulang besi setelah pemecahan sel darah merah dan retensi besi tanpa adanya mekanisme ekskresi. Pengelolaan terapi anemia defisiensi besi secara umum difokuskan pada penyimpanan besi. Terapi defisiensi besi dengan atau tanpa anemia adalah profilaksis preparat besi peroral dan lini pertama untuk defisiensi besi individual tanpa inflamasi juga preparat besi (Fe) peroral. Penyediaan zat besi dari bahan alam sangat mudah didapat, murah, dan mudah pengolahannya. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kadar zat besi dalam bentuk daun maupun ekstrak daun kelor yang berasal dari Kabupaten Bantul dan Kulonprogo, kemudian ekstrak daun kelor yang memiliki kandungan zat besi tertinggi dibuat sediaan kapsul dengan metode granulasi basah. Penelitian ini diawali dengan pembuatan ekstrak daun kelor secara maserasi menggunakan etanol 96% kemudian dilakukan pengujian kadar Fe pada daun kelor basah, kering, dan ekstrak daun kelor menggunakan metode Spektorofotometri Serapan Atom (SSA). Hasil pengujian menunjukkan bahwa kadar Fe dalam daun kelor basah yang berasal dari Bantul dan Kulonprogo adalah 27,40 mg/kg dan 35,10 mg/kg, dalam daun kelor kering yang berasal dari Bantul dan Kulonprogo adalah 92,21 mg/kg dan 244,43 mg/kg, dan dalam ekstrak daun kelor yang berasal dari Bantul dan Kulonprogo adalah 13,17 mg/kg dan 33,38 mg/kg.
FORMULASI SEDIAAN GEL EKSTRAK ETANOL DAUN KELOR (Moringa oleifera) DENGAN VARIASI KONSENTRASI KARBOPOL 940: FORMULATION GEL OF ETHANOL EXTRACT MORINGA LEAF (Moringa oleifera) WITH CONCENTRATION VARIATION CARBOPOL 940 Sulistiorini Indriaty; Lela Sulastri; Yayan Rizikiyan; Nur Rahmi Hidayati; Nina Karlina; Rury Dwi Lestari
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 7 No 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v7i1.324

Abstract

Daun kelor (Moringa oliefera) memiliki kandungan senyawa utama kuersentin yang merupakan senyawa dari golongan flavonol dan berpotensi memiliki aktivitas sebagai antibakteri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera) dapat diformulasikan sebagai sediaan gel dan mengetahui stabilitas dari sediaan gel ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera). Ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera) diperoleh dengan menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Gel dibuat dalam 2 formula dengan konsentrasi ekstrak etanol daun kelor 5% untuk masing-masing formula dan variasi gelling agent karbopol 940 konsentrasi 0,75% formula I dan konsentrasi 1% formula II. Pengujian stabilitas dilakukan dengan metode cycling test yaitu sediaan tersebut diuji stabilitasnya yang disimpan pada suhu 4°C selama 24 jam, kemudian dipindahkan pada suhu 40°C selama 24 jam, perlakuan ini disebut satu siklus. Pengujian dilakukan selama 6 siklus (12 hari) dengan parameter organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, viskositas, sifat alir, dan dilakukan pengujian syneresis. Hasil pengujian stabilitas sediaan menunjukkan formula I, formula II dan basis stabil berdasarkan parameter pengujian homogenitas, organoleptis, daya sebar, pH dan syneresis, sedangkan berdasarkan parameter pengujian viskositas tidak stabil. Berdasarkan hasil pengamatan stabilitas dengan menggunakan cycling test, ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera) konsentrasi 5% dengan gelling agent karbopol 940 konsentrasi 0,75% dan 1% dapat diformulasikan menjadi sediaan gel ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera). Gel ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera) stabil pada parameter organoleptis, homogenitas, daya sebar, pH dan syneresis.

Page 2 of 2 | Total Record : 16