cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
therunurgiansah@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
therunurgiansah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Puri Nirwana Bangunjiwo No.A-5 Dusun Kenalan Kelurahan Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion
Published by CV. Rayyan Dwi Bharata
ISSN : 30323851     EISSN : 30321883     DOI : https://doi.org/10.57235
MESIR: Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion dengan nomor ISSN terdaftar 3032-3851 (Cetak - Print) dan 3032-1883 (Online - Elektronik) adalah jurnal akses terbuka ilmiah yang diterbitkan oleh CV Rayyan Dwi Bharata. MESIR: Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian asli dan review hasil penelitian pada lingkup: 1. Akuntansi, Manajemen, Ekonomi, Bisnis, dll 2. Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran 3. Sosial, Budaya, Politik, Hukum, Agama MESIR: Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion diterbitkan 1 tahun 2 kali terbit pada bulan Maret & September.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 347 Documents
Analisis Dampak Penggunaan Singkatan dan Akronim terhadap Pemahaman Bahasa Indonesia di Era Gen-Z: Studi Kasus Kebahasaan dalam Konten TikTok Grace Serephita; Romauli Magdalena Manik S; Meyla Isnaini Sitorus; Theresia Valesita Simamora; Ridha Salsabilah; Aryan Waruwu; Winter Hutasoit; Lili Tansliova
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol. 2 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v2i1.5716

Abstract

Kemajuan teknologi digital dan media sosial telah membawa perubahan signifikan dalam pola komunikasi, terutama di kalangan Generasi Z. TikTok sebagai platform berbasis video pendek menjadi salah satu media utama yang digunakan untuk berinteraksi dan mengekspresikan diri. Dalam interaksi tersebut, penggunaan singkatan dan akronim semakin umum digunakan, yang berpotensi mempengaruhi pemahaman bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan singkatan dan akronim terhadap pemahaman bahasa Indonesia di era Gen-Z, dengan studi kasus pada konten TikTok. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik analisis deskriptif terhadap data yang diperoleh dari kuesioner elektronik yang disebarkan kepada mahasiswa dan mahasiswi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden menganggap singkatan dan akronim mempermudah komunikasi (57,1%), namun terdapat kekhawatiran terkait degradasi bahasa akibat penggunaan berlebihan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa meskipun singkatan dan akronim dapat meningkatkan efisiensi komunikasi, penggunaan yang tidak terkendali dapat berdampak pada berkurangnya keterampilan berbahasa formal. Oleh karena itu, diperlukan keseimbangan dalam penggunaan bahasa agar kreativitas dalam komunikasi digital tidak mengurangi pemahaman terhadap bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Penerapan Bermain Sepak Bola Orientasi Mencetak Gol Berbasis Problem Base Learning pada Siswa Erik Evenvinson; Ririn Handayani; Wendy Dwiyawati; Akhir Sulaiman Nasution; Nimrot Manalu
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol. 2 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v2i1.5726

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan bermain sepak bola dengan orientasi mencetak gol menggunakan pendekatan Problem Based Learning (PBL) pada siswa. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini berjumlah 30 siswa. Data yang dikumpulkan mencakup hasil keterampilan bermain siswa dalam situasi permainan yang tekanan pencapaian gol serta aktivitas siswa selama proses pembelajaran. Pengukuran dilakukan melalui tes performa bermain sepak bola yang fokus pada kemampuan mencetak gol dan lembar observasi untuk menilai partisipasi aktif siswa.Dalam penerapan pembelajaran, permainan disimulasikan dalam bentuk skenario small sided games seperti 3 vs 2 dan 4 vs 2, di mana jumlah pemain penyerang lebih banyak daripada pemain bertahan. Kondisi ini dirancang untuk memaksimalkan peluang mencetak gol dan melatih siswa dalam memanfaatkan keunggulan jumlah pemain saat menyerang. Siswa dilatih untuk menciptakan ruang, melakukan kombinasi passing, dan mengambil keputusan cepat dalam situasi keunggulan jumlah ini, sehingga keterampilan menyerang lebih terasah dibandingkan bertahan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Problem Based Learning yang dikombinasikan dengan model permainan seperti 3 vs 2 dan 4 vs 2 mampu meningkatkan pemahaman taktis siswa dalam bermain sepak bola, khususnya dalam menciptakan peluang dan mencetak gol.
Simbolisme Hewan Kambing pada Marga Hutajulu Pomparan Ompu Raja Hatulian (Studi Kasus di Kecamatan Laguboti Kabupaten Toba) Sinur Maria Evalin Sibarani; Daud Daud
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol. 2 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v2i1.5727

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami latar belakang dan makna simbolisme hewan kambing pada masyarakat Marga Hutajulu Pomparan Ompu Raja Hatulian. Simbolisme ini berkaitan erat dengan kepercayaan turun-temurun bahwa hewan kambing memiliki peran penting dalam sejarah leluhur mereka, khususnya dalam peristiwa penyelamatan Ompu Raja Hatulian. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam dengan tokoh adat dan masyarakat, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simbolisme hewan kambing tidak hanya berfungsi sebagai aturan adat, tetapi juga sebagai identitas budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi. Simbolisme kambing dapat ditemukan pada gapura Desa Ompu Raja Hatulian dan tugu Ompu Raja Hatulian, yang menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya sejarah dan nilai-nilai leluhur mereka. Larangan mengonsumsi daging kambing dalam masyarakat ini didasarkan pada keyakinan historis dan simbolis, di mana kambing dianggap sebagai penyelamat dan penjaga keseimbangan sosial. Dampak dari tradisi ini mencakup penguatan solidaritas sosial dalam kelompok kekerabatan serta pemeliharaan nilai-nilai adat yang tetap relevan dalam kehidupan masyarakat modern.
Pengembangan Model Latihan Mencetak Gol Sepak Bola Berbasis Project-Based Learning Rayka Putri Amanda; Enmo Jos Manuel Tumangger; Echa Davina Emista Br Ginting; Lulu Azzahra; Nimrot Manalu
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol. 2 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v2i1.5733

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan model latihan mencetak gol dalam permainan sepak bola menggunakan pendekatan Project-Based Learning (PjBL) bagi siswa. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini terdiri dari 30 siswa di salah satu sekolah negeri di Medan. Data yang dikumpulkan meliputi hasil keterampilan mencetak gol siswa dan aktivitas mereka selama proses pembelajaran. Pengukuran dilakukan melalui tes keterampilan mencetak gol serta lembar observasi untuk menilai partisipasi dan kerja sama siswa dalam kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang teknik dan taktik mencetak gol, serta memotivasi mereka untuk lebih aktif dan kreatif dalam pembelajaran. Dengan pendekatan ini, siswa tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, dan pemecahan masalah dalam situasi permainan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan metode pembelajaran sepak bola di sekolah.
Bermain Sepak Bola Orientasi Passing Berbasis Problem Based Learning (PBL) Samuel Yudea Hutapea; Gio Rizky Amanda; Nimrot Manalu; Moralis Boy S Zendrato; Septian S Panjaitan
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol. 2 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v2i1.5734

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan penerapan metode pembelajaran berbasis masalah (Problem-Based Learning/PBL) dalam meningkatkan keterampilan teknik passing pada permainan sepak bola di kalangan siswa. Metode PBL dirancang untuk mendorong siswa agar lebih aktif dalam memecahkan permasalahan nyata yang muncul dalam konteks permainan, sehingga siswa tidak hanya memahami aspek teknis yang lewat, tetapi juga mampu menerapkannya dalam situasi pertandingan yang dinamis. Dalam proses pembelajaran, PBL juga menstimulasi siswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, serta meningkatkan rasa tanggung jawab individu dan kelompok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian tindakan kelas, yang meliputi observasi langsung dan penilaian kinerja keterampilan passing siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran PBL memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan akurasi, kecepatan, dan pemahaman strategi siswa dalam melakukan passing. Selain itu, terdapat peningkatan pada aspek kolaborasi dan komunikasi antar pemain, yang merupakan elemen penting dalam kesuksesan tim sepak bola. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan model pembelajaran fisik di sekolah, sekaligus menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dalam membentuk keterampilan teknis dan sosial siswa di lapangan.
Dinamika dan Problematika Bahasa Indonesia di Era Digital: Pengaruh Media Sosial terhadap Kesalahan Berbahasa di Kalangan Generasi Z Siarif Hidayat Daeli; Nadiya Nurul Ilma Pohan; Josua Marihot Lubis; Nazwa Syahwana; Balqis Sakinahdyah Harahap; Dyah Annisa Panjaitan; Jeykel Tarigan; Lili Tansliova
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol. 2 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v2i1.5735

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial terhadap kesalahan berbahasa di kalangan Generasi Z. Media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, terutama bagi Generasi Z yang tumbuh dalam era digital. Penggunaan bahasa di media sosial cenderung lebih fleksibel dan informal, sehingga mempengaruhi kebiasaan berbahasa mereka. Dengan menggunakan metode kuantitatif melalui kuesioner dan studi literatur, penelitian ini menemukan bahwa mayoritas responden sering menggunakan bahasa tidak baku, termasuk bahasa gaul, singkatan, dan campuran bahasa asing dalam komunikasi mereka. Beberapa faktor utama yang mempengaruhi fenomena ini antara lain penggunaan bahasa gaul sebagai identitas kelompok, kebiasaan komunikasi informal yang menyebabkan kesalahan linguistik, serta kurangnya pemahaman terhadap struktur bahasa baku akibat paparan media sosial yang masif. Selain itu, kebiasaan menggunakan singkatan dan campuran bahasa dalam interaksi digital juga berdampak pada menurunnya keterampilan menulis formal. Meskipun media sosial dapat meningkatkan kreativitas dalam berbahasa, diperlukan kesadaran dalam penggunaannya agar tidak berdampak negatif terhadap penguasaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Oleh karena itu, pemahaman terhadap kaidah bahasa baku perlu terus ditingkatkan agar keseimbangan antara kreativitas dan ketepatan berbahasa tetap terjaga.
Implementasi Kearifan Lokal Pajuh-Pajuhen Sebagai Upaya Pelestarian Sumber Air Panas di Desa Semangat Gunung, Kecamatan Merdeka Donfordtigo Manalu; Diajeng Saharani; Nanda Yatira; Nasywa Kamila Syam; Rosania Krisda Prilyani Zebua; Yunita Sabrina Br Tarigan; Ayu Rulyani
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol. 2 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v2i1.5760

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan tentang implementasi kearifan lokal Pajuh-pajuhen dalam kaitannya dengan upaya pelestarian sumber air panas di Desa Semangat Gunung, Kecamatan Merdeka. Selain itu penelitian ini juga menganalisis keberlanjutan pengelolaan sumber air panas melalui penerapan kearifan lokal dan kontribusi masyarakat dalam menjaga kelestarian sumber air panas melalui menjaga kearifan lokal. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan pendekatan pragmatis yang menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Teknik analisis data mengacu pada Cresswell melalui proses pengolahan seluruh data yang ditemukan, pengkodean data, pemberian makna tema, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Luaran yang diharapkan dari penelitian ini berupa laporan akhir, artikel ilmiah yang dimuat pada Jurnal MESIR: Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion dan Hak Kekayaan Intelektual berupa laporan penelitian. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi upaya pengelolaan sumber air panas secara optimal melalui penerapan kearifan lokal budaya Karo di Desa Semangat Gunung, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo.