cover
Contact Name
Purniadi Putra
Contact Email
isihumor@gmail.com
Phone
+6285252101729
Journal Mail Official
isihumor@gmail.com
Editorial Address
Dusun Turusan RT/RW 004/002 Desa Lorong Kecamatan Sambas
Location
Kab. sambas,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Published by CV putra publisher
ISSN : 29855454     EISSN : 29855454     DOI : https://doi.org/10.58540/isihumor.v2i1.494
Social Sciences: Anthropology, Asian Studies, Economics and Management, Education, Communication, Demography, Development, Gender Studies, Government & Public Policy, Human Ecology, International Relations, Media Studies, Peace and Conflict, Library Science, Political Science, Science, Technology & Society, Sociology, Ethics, Government Administration, Health, Humanities: Cultural Studies, Religion, History, Human Geography, Linguistics, Philosophy, Religion, Performing Arts (music, theater & dance).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 345 Documents
The Effect of Using AI Chatbot Features as Learning Media On The Ability To Write Negotiation Texts of Grade X Students Briswanti Fierda Butar Butar; Elza L. L. Saragih; Juni Agus Simaremare
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 4 (2025): Oktober
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v3i4.2063

Abstract

This study aims to analyze the effect of using AI chatbot features as a learning media on the ability to write negotiation texts of Grade X students at SMK Negeri 2 Medan. The research problems include students’ writing abilities before and after the use of the learning media, as well as the effect of the media on writing skills. The method used is a quantitative experimental approach, with writing ability measured through pre-test and post-test.The results of the study show that the pre-test average score was 47.93 with a standard deviation of 6.28, while the post-test average score was 82.55 with a standard deviation of 7.65. Data analysis indicates that the highest pre-test score was 55.6 and the lowest was 36.1, while the post-test had a highest score of 94.4 and a lowest of 63.8. Using the t-test, the calculated t-value (t-count) was 10.60 and the t-table value was 2.048 at a significance level of 0.05, indicating that t-count > t-table. This shows that the alternative hypothesis (Ha) is accepted, meaning there is an effect of using AI chatbot features as a learning media on students' ability to write negotiation texts. It can be concluded that the use of AI chatbot features as a learning media can improve the ability to write negotiation texts of Grades X students at SMK Negeri 2 Medan, as reflected in the increase in the average scores between the pre-test and post-test. This study provides an important contribution to the development of effective learning methods to improve students' writing skills
Relasi Kuasa dan Seksualitas Dalam Pacaran: Analisis Consent Perempuan Pada Hubungan Tidak Sehat Fatimah Aulia Rahma
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3 (2026): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v4i3.2110

Abstract

Penelitian ini mengkaji dinamika relasi kuasa dan seksualitas dalam hubungan pacaran dengan fokus pada pembentukan consent perempuan dalam hubungan intim yang tidak sehat di kalangan mahasiswa. Penelitian berangkat dari pertanyaan mengenai sejauh mana consent merupakan keputusan yang otonom atau dipengaruhi oleh relasi kuasa yang bekerja secara halus dalam hubungan pacaran. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur terhadap delapan mahasiswa perempuan berusia 20–23 tahun di Kota Surabaya yang pernah mengalami hubungan pacaran tidak sehat. Data dianalisis menggunakan analisis tematik dan diinterpretasikan melalui perspektif relasi kuasa Michel Foucault, khususnya konsep kekuasaan, governmentality, dan kontrol sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa consent sering kali terbentuk melalui praktik dominasi yang bersifat subtil, seperti manipulasi emosional, pengawasan digital, perilaku posesif, pembatasan relasi sosial, rasa takut kehilangan pasangan, serta ketergantungan emosional yang tidak setara. Selain itu, consent kerap diasumsikan hadir berdasarkan kedekatan emosional dan status hubungan tanpa komunikasi yang eksplisit. Budaya digital dan romantisasi perilaku posesif turut memperkuat normalisasi relasi yang tidak sehat. Temuan ini menegaskan bahwa consent merupakan konstruksi sosial yang dipengaruhi oleh relasi kuasa, norma gender, ketergantungan emosional, dan budaya digital. Oleh karena itu, diperlukan penguatan literasi mengenai consent, batasan personal, dan relasi yang sehat sebagai upaya mencegah normalisasi hubungan intim yang tidak sehat di kalangan mahasiswa.
Penguatan Upaya Hukum Preventif Dan Represif Terhadap Perundungan di Lingkungan Pendidikan: Kajian Hukum Normatif M. Ofans Hasz; Nurani Ajeng Tri Utami; Abdul Aziz Nasihuddin
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3 (2026): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v4i3.2111

Abstract

Bullying atau perundungan masih menjadi permasalahan serius dalam penyelenggaraan pendidikan di Indonesia sehingga memerlukan strategi penanggulangan yang komprehensif melalui pendekatan preventif dan represif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi hukum preventif dan represif dalam penanggulangan bullying di lingkungan pendidikan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penelitian menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Bahan hukum terdiri atas bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif melalui teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi preventif diwujudkan melalui edukasi, peningkatan kesadaran hukum, serta penerapan kebijakan anti-perundungan di satuan pendidikan, sedangkan strategi represif dilakukan melalui penegakan hukum, pemberian sanksi disiplin, mediasi, dan penerapan hukum pidana sebagai ultimum remedium apabila mekanisme lain tidak memberikan penyelesaian yang efektif. Penelitian juga menemukan bahwa pembentukan Satuan Tugas (Satgas) dan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) berperan penting dalam pencegahan, penanganan, dan pemulihan korban. Namun, implementasi kebijakan masih menghadapi kendala berupa rendahnya pemahaman terhadap Permendikbudristek Nomor 46 Tahun 2023. Oleh karena itu, diperlukan sosialisasi yang berkelanjutan dan penguatan kapasitas seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan.             
Praktik Pembagian Waris Dalam Perspektif Kitab Fathul Qarib: Studi Kasus Pada Keluarga di Desa Jombang Moh. Maftuh; Akhmad Zaeni
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3 (2026): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v4i3.2112

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perbedaan antara ketentuan hukum waris Islam sebagaimana dijelaskan dalam Kitab Fathul Qarib dengan praktik pembagian harta warisan yang terjadi pada keluarga Bapak Nur Rohim di Desa Jombang, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember. Dalam Kitab Fathul Qarib, pembagian warisan telah ditentukan secara rinci berdasarkan ketentuan fara'id, sedangkan dalam praktiknya masyarakat lebih mengedepankan musyawarah dan kesepakatan bersama dengan memberikan bagian yang sama antara ahli waris laki-laki dan perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketentuan hukum waris Islam menurut Kitab Fathul Qarib, mendeskripsikan pelaksanaan pembagian harta warisan pada keluarga Bapak Nur Rohim, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi praktik tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap dua informan utama, yaitu Bapak Nur Rohim dan Ibu Ninis, serta didukung oleh observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut Kitab Fathul Qarib, pembagian harta warisan dilaksanakan berdasarkan ketentuan fara'id dengan mendahulukan ahli waris yang memiliki hak furudh, kemudian sisa harta diberikan kepada ahli waris 'asabah sesuai ketentuan syariat. Sementara itu, pelaksanaan pembagian harta warisan pada keluarga Bapak Nur Rohim dilakukan melalui musyawarah dengan pembagian yang sama antara ahli waris laki-laki dan perempuan berdasarkan kesepakatan seluruh ahli waris. Praktik tersebut dipengaruhi oleh faktor adat yang berkembang dalam masyarakat, kesepakatan bersama antar ahli waris, serta sikap saling ikhlas untuk menjaga kerukunan dan keharmonisan keluarga. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya penguatan edukasi hukum waris Islam yang tetap mempertimbangkan nilai musyawarah dan kearifan lokal agar tercipta penyelesaian pembagian warisan yang adil, harmonis, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Pengaruh Self-Efficacy Academic Terhadap Academic Adjustment Pada Mahasiswa Tahun Pertama Penerima KIP Kuliah Di Universitas HKBP Nommensen Medan Intan Zenima Anugra Hutabarat; Togi Fitri Afriani Ambarita
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3 (2026): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v4i3.2136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Self-efficacy Academic terhadap Academic Adjustment pada mahasiswa tahun pertama penerima KIP Kuliah di Universitas HKBP Nommensen Medan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh berbagai tantangan yang dihadapi mahasiswa tahun pertama penerima KIP Kuliah dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan dan tuntutan akademik di perguruan tinggi. Kemampuan penyesuaian akademik yang baik diperlukan agar mahasiswa mampu mempertahankan prestasi akademik dan menyelesaikan studi secara optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian berjumlah 75 mahasiswa tahun pertama penerima KIP Kuliah di Universitas HKBP Nommensen Medan, dengan sampel sebanyak 73 mahasiswa yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala Self-efficacy Academic dan skala Academic Adjustment, kemudian dianalisis menggunakan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara Self-efficacy Academic terhadap Academic Adjustment pada mahasiswa tahun pertama penerima KIP Kuliah di Universitas HKBP Nommensen Medan (p < 0,05). Nilai koefisien korelasi sebesar R = 0,514 menunjukkan hubungan positif dengan kategori sedang. Nilai koefisien determinasi sebesar R² = 0,264 menunjukkan bahwa Self-efficacy Academic memberikan kontribusi sebesar 26,4% terhadap Academic Adjustment, sedangkan 73,6% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, semakin tinggi Self-efficacy Academic yang dimiliki mahasiswa, maka semakin baik pula Academic Adjustment yang dimiliki mahasiswa tahun pertama penerima KIP Kuliah di Universitas HKBP Nommensen Medan.      
Hubungan Motivasi Intrinsik Dengan Prokrastinasi Akademik Pada Mahasiswa Penyusun Skripsi di Universitas HKBP Nommensen Ribka Carla Elphystia Hia; Karina Meriem Beru Brahmana
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3 (2026): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v4i3.2160

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi intrinsik dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi di Universitas HKBP Nommensen. Fenomena prokrastinasi akademik pada mahasiswa akhir masih menjadi permasalahan yang sering dijumpai, ditandai dengan kecenderungan menunda memulai maupun menyelesaikan skripsi. Salah satu faktor internal yang diduga berhubungan dengan perilaku tersebut adalah motivasi intrinsik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah motivasi intrinsik, sedangkan variabel terikat adalah prokrastinasi akademik. Subjek penelitian adalah mahasiswa tingkat akhir yang sedang mengerjakan skripsi di Universitas HKBP Nommensen. Pengumpulan data akan dilakukan menggunakan skala Likert yang disusun berdasarkan teori Ryan dan Deci (2000) untuk mengukur motivasi intrinsik serta teori Ferrari (1995) untuk mengukur prokrastinasi akademik. Data yang diperoleh akan dianalisis menggunakan uji korelasi Product Moment Pearson setelah memenuhi uji asumsi berupa uji normalitas dan uji linearitas. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu psikologi, khususnya psikologi pendidikan, serta menjadi bahan pertimbangan bagi mahasiswa dan perguruan tinggi dalam mengembangkan strategi untuk meningkatkan motivasi intrinsik sehingga dapat mengurangi perilaku prokrastinasi akademik dalam penyelesaian skripsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara motivasi intrinsik dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi (r = -0,642; p < 0,001). Nilai koefisien determinasi (r² = 0,412) menunjukkan bahwa motivasi intrinsik memberikan kontribusi sebesar 41,2% terhadap variasi prokrastinasi akademik, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Dengan demikian, hipotesis penelitian diterima, yaitu terdapat hubungan negatif yang signifikan antara motivasi intrinsik dan prokrastinasi akademik.
Pengaruh Intensi Penggunaan Instagram Terhadap Kepercayaan Diri Pada Remaja Kota Medan Sabrina haga ita br ginting; Josua Jonathan Alesandro; Gebriel chriswanto Hutauruk
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3 (2026): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v4i3.2161

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intensi penggunaan Instagram terhadap kepercayaan diri pada remaja di Kota Medan. Meningkatnya penggunaan Instagram di kalangan remaja menjadikan media sosial ini sebagai salah satu sarana untuk berkomunikasi, memperoleh informasi, mengikuti tren, dan mengekspresikan diri. Perbedaan intensi dalam menggunakan Instagram diduga dapat memengaruhi tingkat kepercayaan diri remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linear sederhana. Populasi penelitian adalah remaja pengguna aktif Instagram di Kota Medan, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Jumlah responden penelitian sebanyak 235 orang. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala Likert untuk mengukur variabel intensi penggunaan Instagram dan kepercayaan diri. Data dianalisis menggunakan uji regresi linear sederhana dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara intensi penggunaan Instagram terhadap kepercayaan diri pada remaja. Hasil analisis menunjukkan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,185 dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,034, yang berarti intensi penggunaan Instagram memberikan kontribusi sebesar 3,4% terhadap kepercayaan diri, sedangkan 96,6% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Uji ANOVA memperoleh nilai F = 8,267 dengan signifikansi 0,004 (p < 0,05), sedangkan uji t memperoleh nilai t = 2,875 dengan signifikansi 0,004 (p < 0,05). Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 37,971 + 0,112X, yang menunjukkan bahwa setiap peningkatan intensi penggunaan Instagram diikuti oleh peningkatan kepercayaan diri pada remaja. Dengan demikian, hipotesis penelitian diterima.   
Pengaruh Kebersyukuran Terhadap Quarter Life Crisis Pada Dewasa Awal di Kota Medan Yoseva Nadeak; Nancy Naomi G.P. Aritonang
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3 (2026): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v4i3.2162

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kebersyukuran terhadap quarter life crisis pada dewasa awal di Kota Medan. Quarter life crisis merupakan kondisi psikologis yang ditandai dengan perasaan cemas, bingung, ragu terhadap diri sendiri, serta ketidakpastian dalam menghadapi tuntutan kehidupan pada masa transisi menuju kedewasaan. Kebersyukuran dipandang sebagai salah satu faktor yang dapat membantu individu menghadapi berbagai tekanan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah dewasa awal berusia 18–30 tahun yang berdomisili di Kota Medan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala kebersyukuran dan skala quarter life crisis. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebersyukuran berpengaruh negatif dan signifikan terhadap quarter life crisis pada dewasa awal di Kota Medan. Semakin tinggi tingkat kebersyukuran yang dimiliki individu, semakin rendah tingkat quarter life crisis yang dialaminya. Sebaliknya, semakin rendah kebersyukuran, semakin tinggi kecenderungan individu mengalami quarter life crisis. Temuan ini menunjukkan bahwa kebersyukuran memiliki peran penting dalam membantu dewasa awal menghadapi berbagai tantangan perkembangan, mengelola tekanan emosional, serta meningkatkan kesejahteraan psikologis.
Pengaruh Konsep Diri Terhadap Social Anxiety Pada Mahasiswa Baru di Universitas HKBP Nommensen Medan Mertaniat Gulo; Togi Fitri Afriani Ambarita
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3 (2026): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v4i3.2166

Abstract

Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan melalui observasi dan wawancara terhadap mahasiswa baru Universitas HKBP Nommensen Medan, ditemukan bahwa sebagian mahasiswa mengalami kecemasan sosial ketika memasuki lingkungan perkuliahan. Mereka mengaku merasa takut dinilai negatif, kesulitan beradaptasi dengan teman baru, kurang percaya diri saat berinteraksi, serta cemas ketika harus berbicara atau melakukan presentasi di depan kelas. Temuan awal tersebut menunjukkan bahwa kecemasan sosial masih menjadi permasalahan yang dialami mahasiswa baru dan diduga berkaitan dengan konsep diri yang dimiliki.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsep diri terhadap social anxiety pada mahasiswa baru di Universitas HKBP Nommensen Medan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena kecemasan sosial yang dialami mahasiswa baru dalam proses penyesuaian diri terhadap lingkungan perkuliahan. Konsep diri dipandang sebagai salah satu faktor yang berperan dalam memengaruhi tingkat social anxiety pada mahasiswa baru. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi linear sederhana. Populasi penelitian berjumlah 1.431 mahasiswa baru Universitas HKBP Nommensen Medan angkatan 2025. Sampel penelitian berjumlah 283 mahasiswa yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala konsep diri dan skala social anxiety. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh negatif yang signifikan antara konsep diri terhadap social anxiety pada mahasiswa baru Universitas HKBP Nommensen Medan. Hasil analisis menunjukkan nilai F = 8,883 dengan signifikansi 0,003 (p < 0,05), nilai t = -2,980 dengan signifikansi 0,003 (p < 0,05), koefisien regresi sebesar -0,156, serta nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,030. Hal ini menunjukkan bahwa konsep diri memberikan kontribusi sebesar 3,0% terhadap social anxiety, sedangkan 97,0% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti. Semakin tinggi konsep diri mahasiswa baru, maka semakin rendah tingkat social anxiety yang dialami.           
Pengaruh Kecerdasan Emosional Terhadap Quarter Life Crisis Pada Mahasiswa Perantau di Kota Medan Elsa Tambunan; Nancy Naomi G.P. Aritonang
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3 (2026): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v4i3.2174

Abstract

Quarter life crisis merupakan kondisi krisis psikologis yang banyak dialami individu pada masa dewasa awal, terutama mahasiswa perantau yang menghadapi berbagai tuntutan akademik, sosial, dan adaptasi terhadap lingkungan baru. Salah satu faktor yang diduga berperan dalam menurunkan tingkat quarter life crisis adalah kecerdasan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecerdasan emosional terhadap quarter life crisis pada mahasiswa perantau di Kota Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linear sederhana. Populasi penelitian adalah mahasiswa perantau yang berasal dari enam perguruan tinggi di Kota Medan, dengan jumlah sampel sebanyak 362 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian berupa skala kecerdasan emosional yang disusun berdasarkan aspek Goleman dan skala quarter life crisis berdasarkan aspek Robbins dan Wilner. Analisis data dilakukan menggunakan bantuan SPSS versi 20 melalui uji normalitas, uji linearitas, dan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan memiliki hubungan yang linear. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa kecerdasan emosional berpengaruh signifikan terhadap quarter life crisis dengan nilai F = 9,895 dan p = 0,002 (p < 0,05), sehingga hipotesis penelitian diterima. Nilai koefisien determinasi (R Square = 0,027) menunjukkan bahwa kecerdasan emosional memberikan kontribusi sebesar 2,7% terhadap quarter life crisis, sedangkan 97,3% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Persamaan regresi yang diperoleh menunjukkan koefisien regresi bernilai negatif (b = -0,234), yang berarti semakin tinggi kecerdasan emosional, maka semakin rendah tingkat quarter life crisis pada mahasiswa perantau di Kota Medan. Dengan demikian, kecerdasan emosional merupakan salah satu faktor yang berpengaruh dalam menurunkan quarter life crisis, meskipun kontribusinya relatif kecil sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai faktor-faktor lain yang memengaruhi quarter life crisis.