cover
Contact Name
Muhammad Taufik Daniel Hasibuan
Contact Email
aniel.jibril@gmail.com
Phone
+6285261253834
Journal Mail Official
indonesiantrusthealthjournal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kapten Batu Sihombing, Desa Medan Estate, Kec. Percut Sei Tuan, Kab. Deli Serdang, Prov. Sumatera Utara, 20371
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Indonesian Trust Health Journal
ISSN : 26205564     EISSN : 26551292     DOI : 10.37104
Core Subject : Health,
Indonesian Trust Health Journal (E-ISSN: 2655-1292, P-ISSN: 2620-5564, Prefix Doi 10.37104 By Crossref) adalah Jurnal dalam bidang ilmu kesehatan yang memuat hasil penelitian atau kajian pustaka dan diharapkan menjadi wadah berbagi ilmu pengetahuan, sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. ITHJ merupakan jurnal yang diharapkan dapat memberikan manfaat kepada Dosen, Peneliti dan Petugas Kesehatan dalam mengembangkan ilmu pengetahuan serta memberikan keinginan yang kuat untuk pengembangan ilmu pengetahuan secara terus-menerus. Terbitan jurnal ini diharapkan menjadi wadah berbagi ilmu pengetahuan bagi petugas kesehatan sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan pelayanan kesehatan yang dapat memberikan manfaat kepada masyarakat.
Articles 148 Documents
EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN STUDENT CENTERED LEARNING (SCL) MELALUI MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DICISION DAN SELF DIRECTED LEARNING PADA MATA KULIAH KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH I PADA PRODI KEPERAWATAN ACEH UTARA POLTEKKES KEMENKES ACEH Agustina, Fitriani; Yusra, Ainil; Yusrawati, Yusrawati
Indonesian Trust Health Journal Vol 6 No 2 (2023): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v6i2.188

Abstract

Student Centered Learning (SCL) is a learning model that is currently popular in the world of education, namely the implementation of a student-centered learning process. One of the efforts to improve KMB I learning at the Aceh Ministry of Health Polytechnic is implementing a competency-based curriculum with an emphasis on a learning process that relies on student learning activities (Student Centered Learning - SCL). The STAD learning model was chosen for its relevance, the cooperative approach is very flexible and can be applied to almost all courses and can improve students' ability to solve problems in a timely manner. Self-Directed Learning can improve knowledge, skills, achievement and individual development starting with one's own initiative using one's own learning planning and doing it oneself, realizing one's own learning needs in achieving learning goals by creating one's own learning strategies and assessing one's own learning results. These two methods are part of theory and are effective in achieving learning objectives. The design of this research is classroom action research with Consecutive Sampling. The number of respondents involved was 76 respondents. Data collection was carried out using checklists and evaluation forms from exam results and student activities. Data collection was carried out from July to December 2022. Data analysis used the t test with a 95% confidence interval. The results of the research obtained the SDL Learning Method with a mean of 70.54 and STAD 69.34 with a P Value > 0.05, this shows that these two learning methods have not shown differences in effectiveness in their application in the North Aceh Nursing Study Program so that students' learning styles and learning motivation have an important role in the process learning. Abstrak Student Centered Learning (SCL) merupakan salah satu model pembelajaran yang saat ini populer di dunia pendidikan, yaitu pelaksanaan proses pembelajaran yang berpusat pada siswa. Salah satu upaya perbaikan pembelajaran KMB I di Poltekkes Kemenkes Aceh yaitu pengimplementasian kurikulum berbasis kompetensi dengan menitik beratkan pada proses belajar yang bertumpu pada aktivitas belajar mahasiswa (Student Centered Learning - SCL). Model pembelajaran STAD dipilih relevansi, pendekatan kooperatif sangat fleksibel diterapkan pada hampir semua mata kuliah dan dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa memecah masalah secara tim. Self-Directed Learning dapat meningkatkan pengetahuan, keahlian, prestasi dan pengembangan individu yang diawali dengan inisiatif sendiri menggunakan perencanaan belajar sendiri dan dilakukan sendiri, menyadari kebutuhan belajar sendiri dalam mencapai tujuan belajar dengan cara membuat strategi belajar sendiri serta penilaian hasil belajar sendiri. Kedua metode ini secsra teori efektif dalam mencapai tujuan pembelajaran. Desain penelitian ini adalah classroom action riset dengan Concecutive Sampling. Jumlah responden yang dilibatkan 76 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan daftar tilik dan form evaluasi dari hasil ujian dan aktivitas mahasiswa. Pengumpulan data dilaksanakan pada bulan Juli sampai Desember 2022. Analisis data menggunakan t tes dengan interval kepercayaan 95%. Hasil penelitian didapat Metode Pembelajaran SDL dengan rerata 70.54 dan STAD 69.34 dengan nilai P Value > 0.05, hal ini menunjukan bahwa kedua metode pembelajaran ini belum menunjukkan perbedaan keefektifan dalam penerapannya di Prodi Keperawatan Aceh Utara sehingga gaya belajar dan motivasi belajar mahasiswa mempunyai peran penting dalam proses pembelajaran.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG ANC DENGAN CAKUPAN ANC DI PMB SALBIAH ARIFIN KECAMATAN MATANGKULI KABUPATEN ACEH UTARA Erlina, Erlina; Iswani, Rayana; Fatiyani, Fatiyani; Huda, Nurul
Indonesian Trust Health Journal Vol 6 No 2 (2023): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v6i2.189

Abstract

There are still many pregnant women who do not know the importance of pregnancy checks, which causes low coverage of ANC visits. A decrease in ANC coverage occurred in 2020 compared to 2019, namely from 88.54% to 84.6%. This will result in high rates of maternal and fetal morbidity and mortality. According to data from the World Health Organization (WHO) (2019), around 810 women died from preventable causes related to pregnancy and childbirth. In order to achieve the K4 target, one of the efforts is to increase mothers' knowledge about the importance of ANC. Knowledge is one of the predisposing factors that facilitates a person's behavior, including health behavior, which in this case is the mother's behavior in visiting for pregnancy checks. The aim of the research was to determine the relationship between pregnant women's knowledge about ANC and ANC visits at the Independent Practice of Midwife Salbiah Arifin, Matang Kuli District. The research subjects were 30 third trimester pregnant women who came to PMB. Data collection uses an instrument in the form of a questionnaire. Data processing was carried out by editing, coding and tabulating, then dialysis data was carried out using a cross sectional approach using the Chi Square test. The results of the Chi Square correlation test obtained x² count = 9.977 with degrees of freedom (df) = 1 and level of significance (α) = 0.05, so X² table = 0.455 which means x² count > x² table, and obtained p value = 0.002/ < 0.05). This shows that there is a relationship between mother's knowledge about ANC and ANC visits at PMB Salbiah Arifin Matrang Kuli. Maternal knowledge about ANC is very important, so that mothers understand the importance of ANC so that mothers have the awareness to carry out pregnancy checks. Abstrak Masih banyak ibu hamil yang belum mengetahui pentingnya memeriksa kehamilan yang menyebabkan rendahnya cakupan kunjungan ANC. Penurunan cakupan ANC terjadi pada tahun 2020 dibandingkan tahun 2019, yaitu dari 88,54% menjadi 84,6%. Hal ini akan berdampak tingginya angka kesakitan dan kematian ibu dan janin. Menurut data World Health Organization (WHO) (2019), sekitar 810 wanita meninggal karena penyebab yang dapat dicegah terkait kehamilan dan persalinan. Agar tercapainya target K4 salah satu upaya adalah dengan meningkatkan pengetahuan ibu tentang pentingnya ANC . Pengetahuan menjadi salah satu faktor perdisposisi yang mempermudah terjadinya perilaku seseorang termasuk perilaku kesehatan yang dalam hal ini adalah prilaku ibu dalam melakukan kunjungan untuk pemeriksaan kehamilan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan Pengetahuan Ibu hamil tentang ANC dengan kunjungan ANC di Praktik Mandiri Bidan Salbiah Arifin Kecamatan Matang kuli. Subjek penelitian adalah ibu hamil trimester III yang datang ke PMB berjumlah 30 orang. Pengumpulan data menggunakan instrument berupa kuesioner. Pengolahan data dilakukan dengan editing, coding dan tabulating, kemudian data dialisis dengan metode pendekatan cross sectional menggunakan uji Chi Square. Hasil Uji korelasi Chi Square diperoleh hasil x² hitung = 9,977 dengan derajat kebebasan (df) = 1 dan level of significant (α) = 0,05 maka X² tabel = 0.455 yang berarti x² hitung > x² tabel, dan didapatkan p value = 0,002/ < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang ANC dengan kunjungan ANC di PMB Salbiah Arifin Matrang Kuli. Pengetahuan ibu tentang ANC sangat penting ,supaya ibu paham tentang pentingnya ANC dengan demikian ibu mempunyai kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kehamilannya.
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HEMODIALISA DI RUANG HEMODIALISA RUMAH SAKIT AMINAH TANGERANG A, Mahdalena; Daniel Hasibuan, Muhammad Taufik
Indonesian Trust Health Journal Vol 6 No 2 (2023): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v6i2.190

Abstract

Hemodialysis is a process of cleaning blood from accumulated metabolic waste intended for Chronic Kidney Disease patients. Hemodialysis therapy can cause disturbances in the quality of sleep and rest resulting in increased blood pressure. The aim of the study was to identify the relationship between sleep quality and blood pressure in hemodialysis patients. This research used the chi square test with a sample size of 42 people and a random sampling technique. The chi squqre test results obtained p = 0.037, because the p value < 0.05 it can be concluded that there is a relationship between sleep quality and blood pressure in hemodialysis patients. The results of this research can be used to improve the quality of health care services in providing education to patients and families about the importance of good quality sleep on blood pressure in patients undergoing hemodialysis therapy. Abstrak Hemodialisa merupakan proses pembersihan darah dari akumulasi sisa metabolisme yang diperuntukkan bagi pasien Chronic Kidney Disease. Terapi hemodialisa dapat menyebabkan gangguan kualitas tidur dan istirahat yang mengakibatkan peningkatan tekanan darah. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi hubungan kualitas tidur dengan tekanan darah pada pasien hemodialisa. Penelitian ini menggunakan uji chi squqre dengan jumlah sampel 42 orang dan tekhnik pengambilan sampel random sampling. Hasil uji chi squqre di dapatkan p = 0,037, karena nilai p < 0,05 maka dapat di simpulkan ada hubungan antara kualitas tidur dengan tekanan darah pada pasien hemodialisa. Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi kepada pasien dan keluarga tentang pentingnya kualitas tidur yang baik terhadap tekanan darah pada pasien yang menjalani terapi hemodialisa.
PENGARUH VIDEO EDUKASI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN MINUM OBAT ANTI TUBERKULOSIS PADA PASIEN RAWAT JALAN RUMAH SAKIT MURNI TEGUH CILEDUG KOTA TANGERANG Nuryadin, Roby; Banjarnahor, Seriga
Indonesian Trust Health Journal Vol 6 No 2 (2023): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v6i2.191

Abstract

The large number of cases of recurrence in pulmonary TB patients is due to the patient's lack of knowledge and skills to carry out self-care at home, therefore the use of methods and media is one of the important things in health promotion. This is related to health promotion targets and materials. The aim of this research is to determine the effect of health promotion media in the form of audio-visual videos on increasing knowledge of pulmonary tuberculosis patients at the Murni Teguh Ciledug Hospital, Tangerang City. This research is a quasi-experimental research with Control Group pretest-posttest design, namely by taking initial measurements before and after being given treatment. The results of the Wilcoxon test obtained a p value of 0.000 < 0.05, which means that H1 can be accepted, namely: This shows that after being given the educational video, there was a comparison with the one before it was given. Abstrak Banyaknya kasus kekambuhan pada pasien TB paru karena kurangnya pengetahuan dan keterampilan pasien untuk melakukan perawatan diri sendiri di rumah maka dari itu Penggunaan metode dan media merupakan salah satu hal yang penting dalam promosi kesehatan. Hal ini berkaitan dengan sasaran dan materi promosi kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh media promosi kesehatan berupa video audio visual terhadap peningkatan pengetahuan pasien tuberkulosis paru di Rumah Sakit Murni Teguh Ciledug Kota Tangerang. Penelitian ini berupa penelitian quasi eksperimental with Control Grup design pretest-posttest yaitu dengan cara melakukan pengukuran awal sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Hasil uji wilcoxon diperoleh p value 0,000 < 0,05 yang berarti H1 dapat diterima yaitu : Hal ini menunjukan bahwa setelah diberikan video edukasi mengalami perbandingan dengan yang sebelum diberikan.
HUBUNGAN LAMA MENJALANI HEMODIALISA DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS DI RSUP H. ADAM MALIK MEDAN Sembiring, Friska Br; Pakpahan, Rotua Elvina; Tumanggor, Lili Suryani; Laiya, Epy Karniat Gustin
Indonesian Trust Health Journal Vol 7 No 1 (2024): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v7i1.193

Abstract

Chronic kidney failure is a disease in which the function of the kidneys decreases so that they are unable to work in terms of filtering and disposing of the body's electrolytes.This condition causes patients with chronic kidney failure to undergo hemodialysis therapy which is carried out 2-3 times a week for a lifetime. This study aims to determine the relationship between the length of time undergoing hemodialysis and the quality of life of chronic kidney failure patients at H. Adam Malik General Hospital Medan 2023. This study uses a correlational design with a cross sectional approach. The population of this study are 376 people. The sampling technique used is purposive sampling, which total 79 samples. The instrument used is the Kidney Disease Quality of Life Questionnaire Short Form 36 (KDQOL-SF36). The results showed that most of the respondents underwent hemodialysis < 1 year as many as 36 people (45.6%), and most of them have a high quality of life as many as 46 people (58.2%). The results of statistical tests using the chi-square test obtained p-value = 0.103 (p> 0.05). Based on the result of the study, it can be concluded that there is no relationship between the length of time undergoing hemodialysis and quality of life of chronic kidney failure patients at H. Adam Malik General Hospital Medan in 2023. Suggestions from this study are that patients can carry out hemodialysis therapy regularly in order to achieve a good quality of life. Abstrak Gagal ginjal kronis adalah penyakit dimana fungsi organ ginjal mengalami penurunan hingga tidak mampu bekerja dalam hal penyaringan dan pembuangan elektrolit tubuh. Kondisi tersebut menyebabkan penderita gagal ginjal kronis harus menjalani terapi hemodialisa yang di lakukan 2-3 kali seminggu untuk seumur hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama menjalani hemodialisa dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronis di RSUP H. Adam Malik Medan Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 376 orang. Teknik pengambilan sampel yang di gunakan adalah Purposive sampling, yang berjumlah 79 sampel. Instrumen yang di gunakan adalah Kuesioner Kidney Disease Quality of Life Short Form 36 (KDQOL-SF36). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden menjalani hemodialisa < 1 tahun sebanyak 36 orang (45,6%), dan sebagian besar memiliki kualitas hidup tinggi sebanyak 46 orang (58,2%). Hasil uji statistik menggunakan chi-square test di peroleh p-value = 0,103 (p>0,05). Berdasarkan hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa tidak ada hubungan lama menjalani hemodialisa dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronis di RSUP H. Adam Malik Medan Tahun 2023. Saran dari penelitian ini diharapkan pasien dapat melaksanakan terapi hemodialisa secara teratur agar tercapai kualitas hidup yang baik.
PENGARUH TERAPI KOMPLEMENTER (FISH OIL) TERHADAP INTENSITAS NYERI AKIBAT INFLAMASI PADA PASIEN RHEUMATOID ARTHRITIS DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT LARAS KABUPATEN SIMALUNGUN Batubara, Zulpadli; Daniel Hasibuan, Muhammad Taufik
Indonesian Trust Health Journal Vol 7 No 1 (2024): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v7i1.194

Abstract

Rheumatoid atritis (RA) is an autoimmune disease characterized by chronic and progressive systemic inflammation, where the joints are the main target. The prevalence of rheumatoid arthritis is found more in women than men with a ratio of 31 and can occur in all age groups. The purpose of this study was to determine the effect of complementary therapy (fish oil) on pain intensity caused by inflammation in rheumatoid arthritis patients at inpatient department of laras hospital simalungun regency. This type of research is quantitative with a design using quasy experiments and design using a one group pre and post test design approach. The population of this study was 52 people using purposive sampling technique, namely sampling based on certain considerations. In determining the sample, the researcher used the Slovin formula and obtained the results of 34 respondents as an experimental group conducted on June 25, 2023 to July 2, 2023. The results of this study include the characteristics of respondents, namely: age, gender, ethnicity, religion, education, occupation, marital status and length of suffering from rheumatoid arthritis which is carried out a significant test using the Wilcoxon test on the comparison of pain intensity before and after being given complementary therapy (fish oil). The results of the Wilcoxon test showed an effect, namely a p-value of 0.01 (p0.05). Thus it can be recommended as an alternative treatment to reduce the intensity of pain due to inflammation in patients with rheumotid arthritis using complementary therapy (fish oil).l Abstrak Rheumatoid Atritis (RA) adalah suatu penyakit autoimun yang di tandai oleh inflamasi sistemik kronik dan progresif, dimana sendi merupakan target utama. Pravelensi rheumatoid arthritis lebih banyak ditemukan pada perempuan dibandingkan dengan laki-laki dengan rasio 31 dan dapat terjadi pada semua kelompok umur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi komplementer (fish oil) terhadap intensitas nyeri akibat inflamasi pada pasien rheumatoid arthritis di ruang rawat inap rumah sakit laras kabupaten simalungun. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan desain menggunakan quasy eksperimen dan rancangan menggunakan pendekatan one group pre dan post test design. Populasi penelitian ini 52 orang dengan menggunakan tehnik purposive sampling yaitu pengambilan sampel berdasarkan pertimbangan tertentu. Penentuan sampel menggunakan rumus slovin dan didapatkan hasil 34 responden sebagai kelompok eksperimen yang dilakukan pada tanggal 25 juni 2023 sampai dengan 2 juli 2023. Hasil penelitian ini meliputi karakteristik responden yaitu : usia, jenis kelamin, suku, agama, pendidikan, pekerjaan, status perkawinan dan lama menderita rheumatoid arthritis yang dilakukan uji signifikan menggunakan uji Wilcoxon terhadap perbandingan intensitas nyeri sebelum dan sesudah diberikan terapi komplementer (fish oil). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya pengaruh yaitu nilai p-value 0.01 (p0.05). Dengan demikian dapat direkomendasikan sebagai pengobatan alternative untuk penurunan intensitas nyeri akibat inflamasi pada pasien reumaotid arthritis dengan menggunakan terapi komplementer (fish Oil).
PENGARUH DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP PENGAWASAN DIET PADA PASIEN DIABETES MELITUS Lian, Muhammad; Rambe, Ira Purnama Sari; Nurhayati, Evalatifah; Lubis, Lisnawati; Simanjuntak, Rokkianto
Indonesian Trust Health Journal Vol 7 No 1 (2024): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v7i1.224

Abstract

Diabetes, often known as diabetes mellitus, is a metabolic disease that develops when a person's blood sugar levels rise over normal ranges. Abnormal glucose metabolism in response to high absolute and relative insulin levels is the etiology of diabetes, or DM. For DM patients, the involvement and support of family play a vital part in the efficacy of media treatment. Any counsel or words of encouragement that the group offers to sick individuals or other members who are experiencing health issues is considered family support. In addition to functional ability, psychological well-being, social health, and well-being, illness and its treatment can impact the health and social well-being of those with DM. The study's goal was to look over how family support affected the dietary monitoring of RSU Bina Kasih Medan patients with diabetes mellitus. This study approach employs a cross-sectional design. Primary data, or information gathered through in-person interviews and the distribution of questionnaires, is used in this data collection. Research findings show a p value <0.05. There is an influence of emotional support on diet supervision with p value (0.038). There is an influence of family information support on dietary supervision with p value (0.010). There is an influence of family instrumental support on dietary supervision with a p value (0.04) and there is an influence of family assessment support on dietary supervision with a p value (0.03). It is evident that family assistance is essential to helping diabetes mellitus patients monitor their diets over the course of their recovery and treatment. Abstrak Diabetes merupakan penyakit metabolik yang berkembang pada individu yang kadar gula darahnya berada dalam kisaran abnormal. Metabolisme glukosa yang tidak normal yang disebabkan oleh peningkatan kadar insulin absolut dan relatif yang merupakan penyebab utama diabetes, atau DM. Keterlibatan dan dukungan keluarga pasien memiliki peran utama pada keberhasilan terapi yang dijalani. Dukungan keluarga mencakup semua bentuk nasihat atau kata-kata penyemangat yang diberikan keluarga kepada anggota yang sakit atau menderita berbagai kondisi medis. Selain kemampuan fungsional, kesejahteraan psikologis, kesehatan sosial, dan kesejahteraan, kesehatan dan kesejahteraan sosial penderita DM mungkin dipengaruhi oleh penyakit dan pengobatannya. Tujuan penelitian ini mengamati dampak dukungan keluarga terhadap pengawasan diet pada pasien diabetes di RS Bina Kasih. Desain cross-sectional digunakan dalam metodologi penelitian ini. Data primer, atau informasi yang dikumpulkan melalui wawancara langsung dan penyebaran kuesioner digunakan dalam pengumpulan data ini. Temuan penelitian menunjukkan nilai p value < 0,05. Ada pengaruh dukungan emosional terhadap pengawasan diet dengan p value (0,038). Ada pengaruh dukungan informasi keluarga terhadap pengawasan diet dengan p value (0,010). Ada pengaruh dukungan instumental keluarga terhadap pengawasan diet dengan p value (0,04) dan ada pengaruh dukungan penilaian keluarga terhadap pengawasan diet dengan p value (0,03). Dapat disimpulkan bahwa Dukungan keluarga berperan penting dalam membantu individu penderita diabetes melitus mengatur pola makannya selama fase penyembuhan dan terapi.
LAMA PAPARAN ARSENIK TERHADAP TUMBUH KEMBANG ANAK BALITA DI KAWASAN GEOTHERMAL IE SEU’EUM KECAMATAN MESJID RAYA KABUPATEN ACEH BESAR Fitra, Laura; Gustiana, Gustiana; Salmiani, Salmiani; Nurdahliana, Nurdahliana; Irnawati, Irnawati
Indonesian Trust Health Journal Vol 7 No 1 (2024): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v7i1.231

Abstract

Ie Seu'um is one of the manifestations of hot springs in the Seulawah Agam volcanic system which is located in Mesjid Raya District, Aceh Besar Regency. This area is a residential, agricultural, livestock and ecotourism area. Analysis of arsenic levels in water and sediment samples in this area was found to be 16 times higher than the quality standard. Water sources used daily by residents are contaminated with arsenic above quality standards. Arsenic is a very toxic metalloid. Exposure to arsenic in the body can have toxic effects on cells and tissues and cause growth and development disorders in children under five. The incidence of stunting among children in Mesjid Raya District, Aceh Besar Regency exceeds the national average, reaching 25.9%. This research aims to determine the duration of exposure to arsenic on the growth and development of children under five who live in the Ie Seu'um geothermal area. This research is a quantitative research with a cross sectional research design. The respondents in this study were all 156 children aged 0 - 60 months under five in Ie Seu'eum Village and Meunasah Mon Village, Mesjid Raya District, Aceh Besar Regency. Sampling uses purposive sampling technique. Growth was measured by measuring body weight, height and coconut circumference. Development measurement is carried out using the SDITK form. Ethical Clearance was obtained from the Health Research Ethics Committee (KEPK) of the Aceh Ministry of Health Polytechnic. The results of the study showed that there was an effect of the length of exposure to arsenic on the growth of toddlers, p=0.046. The length of exposure also had an effect on the development of children under five. The length of exposure to arsenic had an effect on the development of toddlers (p=0.039). The longer a toddler is exposed to water contaminated with arsenic, the greater the chance that the toddler will experience growth and development disorders. Abstrak Ie Seu’um merupakan salah satu manifestasi mata air panas pada sistem gunung api Seulawah Agam yang terletak di Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar. Kawasan ini dimanfaatkan sebagai area pemukiman, pertanian, peternakan, dan ekowisata. Analisis kadar arsenik pada sampel air, sedimen, dan rambut WUS di daerah manifestasi geotermal Ie Seu’um ditemukan kadar arsenik 16 kali lebih tinggi dari baku mutu. Sumber air yang digunakan sehari-hari oleh penduduk tercemar arsenik di atas baku mutu. Arsenik merupakan metaloid yang sangat beracun. Paparan arsenik pada tubuh dapat menimbulkan efek toksik pada sel dan jaringan dan menyebabkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada anak balita. Kejadian stunting pada anak di Kecamatan Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar melebihi rata-rata Nasional, yaitu mencapai 25,9%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lamanya paparan arsenik terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak balita yang bermukim di Kawasan geothermal Ie Seu’um. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Responden dalam penelitian ini adalah semua anak balita berumur 0-60 bulan berjumlah 156 anak yang berada di Desa Ie Seu’eum dan Desa Meunasah Mon, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar. Pengambilan Sampel menggunakan teknik purposive sampling. Pengukuran pertumbuhan melalui pengukuran berat badan, tinggi badan dan lingkar kelapa. Pengukuran perkembangan dilakukan menggunakan formulir SDITK. Ethical Clearance diperoleh dari Komite Etik Penelitian Kesehatan (KEPK) Poltekkes Kemenkes Aceh. Hasil penelitian menunjukkan Terdapat pengaruh lama paparan arsenik terhadap pertumbuhan balita p=0,046, Lama paparan juga berpengaruh terhadap perkembangan anak balita Lama paparan arsenik berpengaruh terhadap perkembangan balita (p=0,039). Semakin lama balita terpapar dengan air yang tercemar arsenik, semakin besar kemungkinagn mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENINGKATAN CAKUPAN IMUNISASI CAMPAK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BLANG MANGAT KOTA LHOKSEUMAWE Jalil, Subki Abdul; Mauyah, Nizan; Syahabuddin, Syahabuddin
Indonesian Trust Health Journal Vol 7 No 1 (2024): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v7i1.232

Abstract

Measles is a very contagious disease. Measles is an important cause of death in children throughout the world. Pre-school and elementary school children are vulnerable to contracting measles. Measles is caused by viruses from the genus Morbillivirus and belongs to the Paramyxovirus group. Measles is also called morbilli or measles. Measles is transmitted through air contaminated with droplets from the nose, mouth or throat of an infected person. In 2020, the spread of suspected measles cases occurred in almost all provinces of Indonesia. There were 3,382 suspected measles cases, a decrease compared to 2019, namely 8,819 cases. The highest number of suspected measles cases were in the provinces of Central Java (680 cases), DKI Jakarta (596 cases), and DI Yogyakarta (408 cases), West Java (323 cases) and Aceh (233 cases). (Kemenkes RI, 2021). This study aims to analyze the relationship between maternal characteristics and information sources with measles immunization. The respondents were 62 mothers who visited the Blang Mangat Community Health Center, Blang Mangat District, Lhokseumawe City using the Accidental Sampling technique. Data were collected using a questionnaire and analyzed using the Chi Square Test and Fisher's Exact Test at α = 5%. The results showed that the factors age (p=0.306), occupation (p=0.116), income (p=1,000) and information from electronic media (p=0.515) had no relationship with measles immunization. Meanwhile, factors related to measles immunization were education (p=0.043) and information from health workers (p=0.018). It is recommended that: 1) The public provide complete immunization for children to avoid infectious diseases, especially measles. 2) Community leaders and religious leaders (Ustadz) are expected to convey to the public to provide support and information about measles immunization. 3) At the Blang Mangat Community Health Center, efforts need to be made to provide effective and continuous information such as health education, distributing posters, distributing leaflets and putting up banners about measles immunization. Abstrak Derajat kesehatan masyarakat suatu negara dipengaruhi oleh keberadaan sarana kesehatan. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan menyatakan bahwa fasilitas pelayanan kesehatan adalah suatu alat dan/atau tempat yang digunakan untuk menyelenggarakan upaya pelayanan kesehatan, baik promotif, preventif, kuratif, maupun rehabilitatif yang dilakukan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan/atau masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan karakteristik ibu dan sumber informasi dengan pemberian imunisasi campak. Responden adalah ibu-ibu yang berkunjung ke Puskesmas Blang Mangat Kecamatan Blang Mangat Kota Lhokseumawe sebanyak 62 orang dengan teknik Accidental Sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan Uji Chi Square dan Uji Exact Fisher pada α =5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor umur (p=0,306), pekerjaan (p=0,116), penghasilan (p=1,000) dan informasi dari media elektronik (p=0,515) tidak ada hubungan dengan pemberian imunisasi campak. Sedangkan faktor yang berhubungan dengan pemberian imunisasi campak adalah pendidikan (p=0,043) dan informasi dari petugas kesehatan (p=0,018). Disarankan kepada: 1) Kepada masyarakat untuk memberikan imunisasi lengkap pada anak agar terhindar dari penyakit menular terutama penyakit campak. 2) Kepada tokoh masyarakat dan tokoh agama (Ustadz) diharapkan menyampaikan kepada masyarakat untuk memberikan dukungan dan informasi tentang imunisasi campak. 3) Kepada Puskesmas Syamtalira Blang Mangat perlu dilakukan upaya penyampaian informasi yang efektif dan berkesinambungan seperti penyuluhan kesehatan, membagikan poster, membagikan leaflet dan memasang spanduk tentang imunisasi campak.
PENGARUH PEMBERIAN AROMATERAPI LEMON DENGAN PENURUNAN INTENSITAS MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SYAMTALIRA ARON KABUPATEN ACEH UTARA Mauyah, Nizan; Subki, Subki; Yusra, Ainil
Indonesian Trust Health Journal Vol 7 No 1 (2024): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v7i1.233

Abstract

Nausea and vomiting are the most common disorders encountered in young pregnancies and are complained of by 50-70% of pregnant women in the first 16 weeks. Approximately 66% of trimester I pregnant women experience nausea and 44% experience vomiting. There are several factors that cause nausea and vomiting during pregnancy, including an increase in the hormone Human Choronic Gonadotropin (HCG) in pregnancy, the hormones estrogen and progesterone, history of hyperemesis gravidarum in previous pregnancies, nutritional status, and psychological factors. This study aims to analyze the effect of lemon aromatherapy on reducing the intensity of nausea and vomiting in pregnant women in the trimester I in the Working Area of the Syamtalira Aron Public Health Center, North Aceh Regency in 2023. This type of research is a quantitative study conducted using a quasi-experimental research method with a one group pre test post design. test. by using simple random sampling technique. The population in this study were pregnant women in their trimester I in the Working Area of the Syamtalira Aron Public Health Center, Aceh Utara Regency. Determination of the sample is the Simple Random Sampling method, namely 30 respondents. Based on statistical tests using the T-test, the results obtained were a p-value of 0.000 where the p-value <0.05, meaning that there was an effect of giving lemon aromatherapy to reducing the intensity of nausea and vomiting in pregnant women in the trimester I. It is hoped that health workers, especially midwives at the Syamtalira Aron Public Health Center to increase counseling for mothers about nausea and vomiting during pregnancy and for pregnant women to be more active in seeking information and consulting with health workers, especially midwives, about the condition of the mother during pregnancy. Abstrak Mual dan muntah merupakan gangguan yang paling sering di jumpai pada kehamilan muda dan dikeluhkan oleh 50-70% wanita hamil dalam 16 minggu pertama. Kurang lebih 66% wanita hamil trimester pertama mengalami mual dan 44% mengalami muntah. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan mual dan muntah selama kehamilan antara lain peningkatan hormon Human Choronic Gonadotropin (HCG) pada kehamilan, hormon estrogen dan progesteron, riwayat hyperemesis gravidarum pada kehamilan sebelumnya, status nutrisi, dan faktor psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aromaterapi lemon terhadap penurunan intensitas mual muntah pada ibu hamil trimester I di Wilayah Kerja Puskesmas Syamtalira Aron Kabupaten Aceh Utara tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang dilakukan melalui metode penelitian quasi eksperimen dengan rancangan one gruop pre test post test. dengan menggunakan teknik simple random sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester I yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Syamtalira Aron Kabupaten Aceh Utara. Penentuan sampel adalah dengan metode Simple Random Sampling yaitu 30 responden. Berdasarkan uji statistik dengan menggunakan T-test diperoleh hasil p-value 0,001 dimana nilai p-value<0,05, berarti bahwa ada pengaruh pemberian aromaterapi lemon terhadap penurunan intensitas mual muntah pada ibu hamil trimester I. Diharapkan kepada tenaga kesehatan khususnya bidan di Puskesmas Syamtalira Aron agar lebih meningkatkan penyuluhan kepada ibu-ibu tentang mual muntah selama hamil dan kepada ibu-ibu hami untuk lebih giat mencari informasi dan melakukan konsultasi dengan tenaga kesahatan khususnya bidan tentang kondisi ibu selama dalam masa kehamilan.