cover
Contact Name
Muhammad Taufik Daniel Hasibuan
Contact Email
aniel.jibril@gmail.com
Phone
+6285261253834
Journal Mail Official
indonesiantrusthealthjournal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kapten Batu Sihombing, Desa Medan Estate, Kec. Percut Sei Tuan, Kab. Deli Serdang, Prov. Sumatera Utara, 20371
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Indonesian Trust Health Journal
ISSN : 26205564     EISSN : 26551292     DOI : 10.37104
Core Subject : Health,
Indonesian Trust Health Journal (E-ISSN: 2655-1292, P-ISSN: 2620-5564, Prefix Doi 10.37104 By Crossref) adalah Jurnal dalam bidang ilmu kesehatan yang memuat hasil penelitian atau kajian pustaka dan diharapkan menjadi wadah berbagi ilmu pengetahuan, sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. ITHJ merupakan jurnal yang diharapkan dapat memberikan manfaat kepada Dosen, Peneliti dan Petugas Kesehatan dalam mengembangkan ilmu pengetahuan serta memberikan keinginan yang kuat untuk pengembangan ilmu pengetahuan secara terus-menerus. Terbitan jurnal ini diharapkan menjadi wadah berbagi ilmu pengetahuan bagi petugas kesehatan sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan pelayanan kesehatan yang dapat memberikan manfaat kepada masyarakat.
Articles 148 Documents
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG PERSONAL HYGIENE SAAT MENSTRUASI DALAM PENCEGAHAN PRURITUS VULVAE PADA REMAJA PUTRI DI SMK PAB 8 SAMPALI Lubis, Anita Damayanti; Zaen, Niasty Lasmy
Indonesian Trust Health Journal Vol 8 No 1 (2025): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v8i1.354

Abstract

Adolescents who do not know the importance of personal hygiene during menstruation will face problems in their reproductive organs which often occur is pruritus vulvae so that health education is needed in adolescents in improving health services in adolescents. The purpose of this study was to determine the effect of health education on knowledge about personal hygiene during menstruation in the prevention of pruritus vulvae in adolescent girls at SMK PAB 8 Sampali in 2024. This study used a quantitative method with a One Group Pretest-Posttest Pre-Experiment design. The population consisted of all X and XI grade students, with a total of 167 people. A sample of 53 students was taken using probability sampling technique, namely proportionate stratified random sampling. Data were analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test. The results showed that before health education, the majority of schoolgirls had poor knowledge (22 students or 41.5%). After health education, the majority of schoolgirls' knowledge became good (49 schoolgirls or 92.5%). The conclusion of this study is that there is a significant effect of health education on increasing the knowledge of female students about personal hygiene during menstruation in preventing pruritus vulvae. Schools are advised to facilitate female students with reliable health information through books, journals, or cooperation with the nearest health care facility. Abstrak Remaja yang kurang mengetahui pentingnya personal hygiene pada saat menstruasi akan menghadapi masalah pada organ reproduksinya yang sering terjadi adalah pruritus vulvae sehingga pendidikan kesehatan sangat diperlukan pada remaja dalam meningkatkan pelayanan kesehatan pada remaja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan tentang personal hygiene saat menstruasi dalam pencegahan pruritus vulvae pada remaja putri di SMK PAB 8 Sampali Tahun 2024.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain Pre-Eksperimen One Group Pretest-Posttest. Populasi terdiri dari seluruh siswi kelas X dan XI, dengan total 167 orang. Sampel sebanyak 53 siswi diambil menggunakan teknik probability sampling, yaitu proportionate stratified random sampling. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum pendidikan kesehatan, mayoritas siswi memiliki pengetahuan kurang (22 siswi atau 41,5%). Setelah pendidikan kesehatan, pengetahuan siswi mayoritas menjadi baik (49 siswi atau 92,5%). Kesimpulan penelitian ini adalah adanya pengaruh signifikan pendidikan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan siswi tentang personal hygiene saat menstruasi dalam pencegahan pruritus vulvae. Sekolah disarankan memfasilitasi siswi dengan informasi kesehatan yang terpercaya melalui buku, jurnal, atau kerjasama dengan fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.
HUBUNGAN PREHOSPITAL DELAY DENGAN TINGKAT KEPARAHAN STROKE PADA PASIEN STROKE ISKEMIK DI RUMAH SAKIT HAJI Lubis, Zulfahri; Wati, Indah; Agustian, Irwan
Indonesian Trust Health Journal Vol 8 No 1 (2025): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v8i1.355

Abstract

Delay in handling stroke in the first attack is very dangerous for those who experience stroke. Some of the causes include inadequate health facilities, lack of coordination and communication, slow decision-making by the family during treatment, and lack of support from the patient's family. This study aims to determine the relationship between Prehospital Delay and Stroke Severity in patients with ischemic stroke. The type of research conducted is an analytical survey design with a Cross-sectional approach. The population in this study were families of ischemic stroke patients, the sampling method used purposive sampling so that the number of samples obtained was 31 people. The data analysis used was Rank Sperman. The results of the study showed that there was a significant relationship between prehospital Delay and the severity of stroke in ischemic stroke patients (p value 0.001 <α 0.05) with a Correlation coefficient value of 0.577, this means that there is a strong relationship. The conclusion of this study is that there is a relationship between Prehospital Delay and the Severity of Ischemic Stroke. It is hoped that with this study, health workers will be more active in providing health education about the importance of first aid for stroke patients. Abstrak Keterlambatan pananganan stroke pada serangan pertama sangat berbahaya bagi mereka yang mengalami stroke. Beberapa penyebabnya termasuk fasilitas kesehatan yang kurang memadai, kurangnya koordinasi dan komunikasi, lambatnya pengambilan keputusan oleh keluarga selama berobat, dan kurangnya dukungan dari keluarga pasien. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui hubungan Prehospital Delay dengan Tingkat keparahan stroke pada pasien yang menderita stroke iskemik. Jenis penelitian yang dilakukan adalah survey analitik design dengan pendekatan Crossectional. Populasi dalam penelitian ini adalah keluarga penderita stroke iskemik, cara pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga didapatkan jumlah sampel sebanyak 31 orang. Analisis data yang digunakan yaitu Rank Sperman. Hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara prehospital delay dengan tingkat keparahan stroke pada pasien stroke iskemik (p value 0.001 < α 0.05) dengan nilai coefficient Correlation 0.577, ini berarti mempunyai hubungan yang kuat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara Prehospital Delay dengan Tingkat keparahan Stroke Iskemik. Diharapkan dengan adanya penelitian ini tenaga kesehatan lebih giat lagi untuk memberikan penyuluhan kesehatan tentang pentingnya penanganan pertama pada pasien stroke.
HUBUNGAN DUKUNGAN SPIRITUAL DENGAN PSYCHOLOGICAL WELL BEING PADA LANSIA DI PUSKESMAS LAMPISANG KECAMATAN PEUKAN BADA KABUPATEN ACEH BESAR Fadillah, Fitriani; Zuidah, Zuidah; Purba, Widya Darayani
Indonesian Trust Health Journal Vol 8 No 1 (2025): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v8i1.356

Abstract

Getting old or aging is a condition that occurs in human life. Along with increasing age. Spiritual support refers to all forms of assistance given to individuals in meeting their spiritual needs. The purpose of this study was to determine the relationship between spiritual support and psychological well-being in the elderly in the fostered area of ​​the Lampisang Health Center, Peukan Bada District, Aceh Besar Regency. type of descriptive correlational research, with a cross-sectional design. The population of all elderly living in the fostered area of ​​the Lampisang Health Center, Peukan Bada District, was recorded as many as 120 elderly in February 2025. The purposive sampling technique was in accordance with the criteria desired by the researcher as many as 25 elderly people. The results obtained were that the majority of elderly spiritual support was moderate as many as 13 people (52%), and the majority of elderly psychosocial well-being was moderate as many as 15 people (60%). The results of the hypothesis test showed that the majority of elderly spiritual support was moderate as many as 13 people (64%) with moderate psychological well-being as many as 8 people (32%). The results of the statistical test with chi square with a value of 0.001 (<0.05) means that there is a Relationship between Spiritual Support and Psychological Well Being in the Elderly in the Area of ​​the Lampisang Health Center, Peukan Bada District, Aceh Besar Regency. The conclusion of the study is that there is a Relationship between Spiritual Support and Psychological Well Being in the Elderly in the Area of ​​the Lampisang Health Center. It is recommended that the head of the local health service improve the standard of service and quality in providing nursing care services in the community, especially for the elderly. Abstrak Menjadi tua atau menua adalah suatu keadaan yang terjadi di dalam kehidupan manusia. Seiring dengan bertambahnya usia. dukungan spiritual mengacu pada segala bentuk bantuan yang diberikan kepada individu dalam memenuhi kebutuhan spiritualnya. Tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk Mengetahui Hubungan Dukungan Spiritual dengan dengan Psychological Well Being Pada Lansia di Wilayah Binaan Puskesmas Lampisang Kec. Peukan Bada Kab. Aceh Besar. jenis penelitian deskriftif korelasional, dengan desain cross sectional. Yang menjadi populasi seluruh Lansia yang tinggal di Wilayah Binaan Puskesmas Lampisang Kec. Peukan Bada, tercatat sebanyak 120 lansia pada Bulan Februari 2025. Teknik pengambilan sampel Purposive Sampling sesuai dengan kriteria yang dikehendaki peneliti sebanyak 25 orang lansia. Hasil yang didapatkan dukungan spiritual lansia mayoritas sedang sebanyak 13 orang (52%), dan Psikososial Well Being pada lansia mayoritas sedang sebanyak 15 orang (60%). Hasil uji hipotesis mayoritas dukungan spiritual lansia sedang sebanyak 13 orang (64%) dengan psikologikal well being sedang sebanyak 8 orang (32%). Hasil uji statistik dengan chi square dengan nilai Value sebesar 0.001 (< 0.05) artinya ada Hubungan Dukungan Spiritual dengan dengan Psychological Well Being Pada Lansia di Wilayah Binaan Puskesmas Lampisang Kec. Peukan Bada Kab. Aceh Besar. Kesimpulan penelitian ada Hubungan Dukungan Spiritual dengan dengan Psychological Well Being Pada Lansia di Wilayah Binaan Puskesmas Lampisang. Disarankan kepala pelayanan kesehatan setempat agar dapat meningkatkan standart pelayanan dan kualitas dalam pemberian pelayanan asuhan keperawatan diranah komunitas khususnya pada lansia.
TINGKAT KEEFEKTIFAN PERAWAT ICU/CVCU DALAM PENERAPAN RESUSITASI JANTUNG PARU YANG BENAR DI RUANG ICU/CVCU MURNI TEGUH MEMORIAL HOSPITAL Rajagukguk, Fini Vera Laurenta; Mendrofa, Hendry Kiswanto
Indonesian Trust Health Journal Vol 8 No 1 (2025): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v8i1.360

Abstract

Cardiac pulmonary resuscitation (CPR) is a set of interventions aimed at restoring and maintaining vital organ functions in victims of cardiac arrest and respiratory arrest. This intervention consists of providing chest compressions and breathing assistance. This study aims to determine the effectiveness level of ICU / CVCU nurses Murni Teguh Memorial Hospital in the correct application of Cardiac Lung Resuscitation in the ICU / CVCU Murni Teguh Memorial Hospital Medan in 2021. This study uses a correlational research design. This research was conducted at ICU / CVCU Murni Teguh Memorial Hospital. The method in this research is quantitative research, in which there are 27 nurses who become respondents so this research uses the total sampling technique. Researchers collected data using observations to assess the level of effectiveness of nurses in the correct application of cardiac pulmonary resuscitation. Based on the research results, it was found that 22 nurses (81.5) were declared effective. Based on the results of the study it can be concluded that the ICU / CVCU nurses are not 100% effective in the correct application of cardiac pulmonary resuscitation (CPR), the results of this study are expected to be input so that nurses who are categorized as effective can maintain the correct application of CPR and nurses who are categorized as ineffective to be retrained to get 100% results in the correct application of Cardiac Lung Resuscitation (CPR) in the ICU CVCU Murni Teguh Memorial Hospital Medan. Abstrak Resusitasi jantung paru (RJP) adalah sekumpulan intervensi untuk bertujuan untuk mengembalikan dan mempertahakan fungsi vital organ pada korban henti jantung dan henti nafas.Intervensi ini terdiri dari pemberian kompresi dada dan bantuan nafas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keefektifan perawat ICU/CVCU Murni Teguh Memorial Hospital dalam penerapan Resusitasi Jantung Paru yang benar di Ruang ICU/CVCU Murni Teguh Memorial Hospital Medan Tahun 2021. Penelitian ini menggunakan desain penelitian korelasional. Penelitian ini dilaksakan di ICU/CVCU Murni Teguh Memorial Hospital. Metode dalam penelitian ini dengan jenis penelitian kuantitatif, yang mana terdapat 27 perawat yang menjadi responden sehingga penelitian ini dengan menggunakan teknik Total sampling. Peneliti melakukan pengumpulan data dengan menggunakan observasi untuk menilai tingkat keefektifan perawat dalam penerapan Resusitasi Jantung Paru (RJP) yang benar. Analisa data dengan menggunakan analisa univariat yaitu peneliti akan menghitung berapa perawat yang efektif melakukan RJP dan berapa perawat yang tidak efektif melakukan RJP. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan 22 perawat (81,5) dinyatakan efektif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perawat ICU/CVCU belum 100% efektif dalam penerapan Resusitasi jantung Paru (RJP) yang benar, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan sehingga perawat yang di kategorikan efektif dapat mempertahankan penerapan RJP yang benar dan perawat yang dikategorikan tidak efektif untuk dapat dilatih kembali untuk mendapatkan hasil 100% dalam penerapan Resusitasi Jantung Paru (RJP) yang benar di ruang ICU CVCU Murni Teguh Memorial Hospital Medan.
EFEKTIVITAS SIMULASI TELEHEALTH TERHADAP KETERAMPILAN KOMUNIKASI KLINIS MAHASISWA FISIOTERAPI PADA KASUS PENYAKIT MUSKULOSKELETAL Pasaribu, Ida Aryani; Pasaribu, Dewi Astuti
Indonesian Trust Health Journal Vol 8 No 2 (2025): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v8i2.383

Abstract

Musculoskeletal disorders are among the major public health problems in Indonesia, with a high prevalence and significant impact on quality of life. This condition requires physiotherapists to possess comprehensive clinical communication skills to support professional practice. The rapid development of digital health services has encouraged the adoption of telehealth simulation as an innovative learning approach. This study aims to evaluate the effectiveness of telehealth simulation in improving the clinical communication skills of physiotherapy students. A quasi-experimental design with a pretest–posttest control group was employed, involving 60 final-year physiotherapy students who were divided into an intervention group (n=30) and a control group (n=30). The instrument used was the Objective Structured Clinical Examination (OSCE) based on the Calgary-Cambridge Guide, which assessed four domains of communication: building rapport, gathering information, explaining and planning, and closing the session. Data were analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test to compare pretest and posttest scores within groups, and the Mann–Whitney U Test to compare between groups, with a significance level of p<0.05. The results indicated significant improvements in all communication domains in the intervention group (p<0.001), while the control group showed limited progress. The Mann–Whitney U Test confirmed significant posttest differences in all communication domains, favoring the intervention group (p<0.001). In conclusion, telehealth simulation is proven effective as an innovative learning strategy to enhance physiotherapy students’ clinical communication skills, and it is highly relevant for integration into physiotherapy curricula in the era of digital health transformation. Abstrak Gangguan muskuloskeletal merupakan salah satu masalah kesehatan utama di Indonesia dengan prevalensi tinggi dan berdampak signifikan terhadap kualitas hidup. Kondisi ini menuntut fisioterapis memiliki keterampilan komunikasi klinis yang komprehensif dalam menunjang praktik profesional. Perkembangan teknologi kesehatan mendorong penggunaan simulasi berbasis telehealth sebagai pendekatan pembelajaran inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas simulasi telehealth dalam meningkatkan keterampilan komunikasi klinis mahasiswa fisioterapi. Penelitian menggunakan desain quasi experiment pretest–posttest control group dengan total 60 mahasiswa fisioterapi tingkat akhir yang dibagi ke dalam kelompok intervensi (n=30) dan kelompok kontrol (n=30). Instrumen yang digunakan adalah Objective Structured Clinical Examination (OSCE) berbasis Calgary-Cambridge Guide yang menilai empat domain keterampilan komunikasi: building rapport, gathering information, explaining and planning, closing the session. Analisis data dilakukan menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test untuk perbandingan pretest–posttest dalam kelompok dan Mann–Whitney U Test untuk perbandingan antar kelompok, dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kelompok intervensi di seluruh domain keterampilan komunikasi (p<0,001), sedangkan kelompok kontrol hanya mengalami peningkatan terbatas. Uji Mann–Whitney menunjukkan perbedaan signifikan pada seluruh domain komunikasi klinis saat posttest dengan skor lebih tinggi pada kelompok intervensi (p<0,001). Dengan demikian, simulasi telehealth terbukti efektif sebagai strategi pembelajaran inovatif yang mampu meningkatkan keterampilan komunikasi klinis mahasiswa fisioterapi serta relevan untuk diintegrasikan dalam kurikulum pendidikan fisioterapi di era transformasi digital.
PENGARUH PROMOSI KESEHATAN MELALUI MEDIA VIDEO EDUKASI TERHADAP MOTIVASI IBU DALAM PEMBERIAN IMUNISASI CAMPAK PADA BAYI Jalil, Subki Abdul; Mauyah, Nizan; Usrina, Nora
Indonesian Trust Health Journal Vol 8 No 2 (2025): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v8i2.392

Abstract

Measles is a highly contagious disease and is one of the leading causes of death among children worldwide. Tarmizi stated that 12 provinces have designated measles cases as Outbreak (KLB) cases. The more people who are not vaccinated, the greater the risk of infection. In 2021, there were 132 suspected cases, and in 2022, this reached 3,341 cases. This study design uses a quasi-experimental pre-test post-test method with the aim of analyzing the effect of health promotion through educational video media on mothers' motivation in administering measles immunization to infants. The population consisted of mothers with infants, with a sample size of 62 people determined using the Sample Size application with a prevalence of 20%, a significance level of 0.05, and an absolute precision of 0.1. The sampling method used was accidental sampling, involving mothers who came to the Posyandu (Integrated Health Post). Based on the statistical test results using the paired T-test, a p-value of 0.000 was obtained, where p-value < 0.05, indicating that there is an effect of health promotion through educational video media on mothers' motivation in administering measles immunization to infants in the working area of Samudera Public Health Center, North Aceh Regency. It is expected that Samudera Public Health Center should implement effective and sustainable information delivery efforts, such as health education through audio-visual means, distributing posters, distributing leaflets, and installing banners about the measles disease. Abstrak Campak adalah penyakit yang sangat menular dan merupakan salah satu penyebab utama kematian pada anak-anak di seluruh dunia. Tarmizi mengatakan ada 12 provinsi yang menetapkan kasus campak sebagai kasus KLB. Semakin banyak orang yang tidak divaksinasi, semakin besar risiko infeksi. Tahun 2021 terdapat 132 kasus suspek dan tahun 2022 mencapai 3.341 kasus. Rancangan penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen pre test post test dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh promosi kesehatan melalui media video edukasi terhadap motivasi ibu dalam pemberian imunisasi campak pada bayi. Populasi adalah ibu-ibu yang mempunyai bayi dengan jumlah sampel 62 orang dengan menggunakan aplikasi Sample Size dimana Prevalensi 20%, tingkat kemaknaan 0,05 dan presisi absolut 0,1. Metode yang digunakan yaitu accidental sampling yaitu ibu-ibu yang datang ke Posyandu. Berdasarkan hasil uji statistik dengan menggunakan uji T-test (berpasangan) menghasilkan nilai p=0,000 dimana nilai p<0,05 berarti ada pengaruh promosi kesehatan melalui media video edukasi terhadap motivasi ibu dalam pemberian imunisasi campak pada bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Samudera Kabupatem Aceh Utara. Diharapkan kepada Puskesmas Samudera perlu dilakukan upaya penyampaian informasi yang efektif dan berkesinambungan seperti penyuluhan kesehatan melalui audio visual, membagikan poster, membagikan leaflet dan memasang spanduk tentang penyakit campak.
PENGARUH MUTU PELAYANAN DENGAN PEMANFAATAN ULANG PELAYANAN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT ADVENT MEDAN Rhakelmi Rangkuti, Dyna Safitri; Br. Tarigan, Rahmawati; Tarigan, Andini Mentari; Merari Panjaitan, Kelwry Grace
Indonesian Trust Health Journal Vol 8 No 2 (2025): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v8i2.398

Abstract

Healthcare service quality is a crucial factor in determining patient satisfaction and influencing the decision to reuse healthcare services. Medan Adventist Hospital, a type C private hospital, continues to face issues related to service quality, such as long waiting times, limited communication between medical staff and patients, and a decline in outpatient visits by 2024. This study aims to determine the relationship between service quality and reuse of outpatient services at Medan Adventist Hospital. This study was quantitative with a cross-sectional design. The study population was 2,713 outpatients, and a sample of 99 respondents selected using accidental sampling. Data analysis used logistic regression with a 95% significance level. The results showed that reliability (sig=0.002), tangibles (sig=0.001), and empathy (sig=0.015) significantly influenced service reuse. Thus, the research hypothesis is accepted that service quality influences the reuse of outpatient services at Medan Adventist Hospital in. The conclusion of this study is that some dimensions of service quality are significantly related to reuse. It is recommended that the hospital improve aspects of reliability, empathy, and tangibles to increase patient satisfaction and willingness to reuse outpatient services. Abstrak Mutu pelayanan kesehatan merupakan faktor penting dalam menentukan kepuasan pasien dan berpengaruh terhadap keputusan pemanfaatan ulang pelayanan kesehatan. Rumah Sakit Advent Medan sebagai salah satu rumah sakit swasta tipe C masih menghadapi permasalahan terkait mutu pelayanan, seperti waktu tunggu yang lama, keterbatasan komunikasi tenaga medis dengan pasien, serta penurunan kunjungan pasien rawat jalan pada tahun . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan mutu pelayanan dengan pemanfaatan ulang pelayanan rawat jalan di Rumah Sakit Advent Medan tahun. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah pasien rawat jalan dengan jumlah 2.713 orang, dan sampel sebanyak 99 responden yang dipilih menggunakan accidental sampling. Analisis data menggunakan uji regresi logistik dengan tingkat signifikansi 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kehandalan (sig=0,002), bukti fisik (sig=0,001), dan empati (sig=0,015) berpengaruh signifikan terhadap pemanfaatan ulang pelayanan. Dengan demikian, hipotesis penelitian diterima bahwa terdapat pengaruh mutu pelayanan terhadap pemanfaatan ulang pelayanan rawat jalan di Rumah Sakit Advent Medan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagian dimensi mutu pelayanan berhubungan secara signifikan dengan pemanfaatan ulang pelayanan. Disarankan kepada pihak rumah sakit untuk meningkatkan aspek kehandalan, empati, serta bukti fisik, agar pasien merasa lebih puas dan bersedia memanfaatkan ulang pelayanan rawat jalan.
PENGARUH PEMBERIAN SARI KACANG MERAH TERHADAP PENINGKATAN HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI Harahap, Novy Ramini; Rauda, Rauda; Tampubolon, Ida Lestari; Lubis, Yurika Chindi
Indonesian Trust Health Journal Vol 8 No 2 (2025): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v8i2.406

Abstract

Hemoglobin is an essential component of blood that functions to transport oxygen and iron throughout the body’s tissues. A deficiency in hemoglobin below the normal range can lead to anemia. Preventive efforts can be carried out through the administration of iron supplements and the consumption of iron-rich foods, such as red beans. This study aims to determine the effect of red bean extract on increasing hemoglobin levels among adolescent girls at SMP Amanah 1 Medan. The study employed a quasi-experimental design with a one-group pretest–posttest approach. The study population consisted of all female students at SMP Amanah 1 Medan, totaling 33 individuals. The sample was selected using purposive sampling, resulting in 10 adolescent girls as respondents. Data were collected using an observation sheet and analyzed univariately and bivariately using the paired sample t-test with a significance level of α = 0.05. The average hemoglobin level before the administration of red bean extract was 11.34 g/dL, which increased to 11.99 g/dL after the intervention. The paired sample t-test showed a p-value of 0.000 < 0.05, indicating a significant difference before and after the administration of red bean extract. The findings conclude that red bean extract has an effect on increasing hemoglobin levels among adolescent girls at SMP Amanah 1 Modern Medan. It is recommended that the school provide education on anemia and its prevention, as well as offer foods or beverages made from red beans in the school cafeteria. Abstrak Hemoglobin merupakan komponen penting dalam darah yang berperan membawa oksigen dan zat besi untuk disalurkan ke seluruh jaringan tubuh. Kekurangan hemoglobin di bawah batas normal dapat menyebabkan anemia. Upaya pencegahan dapat dilakukan melalui pemberian tablet tambah darah serta konsumsi makanan tinggi zat besi, salah satunya kacang merah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian sari kacang merah terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri di SMP Amanah 1 Medan. Penelitian menggunakan desain quasi-experiment dengan pendekatan one group pretest–posttest. Populasi penelitian terdiri dari seluruh siswi SMP Amanah 1 Medan sebanyak 33 orang. Sampel dipilih dengan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 10 remaja putri sebagai responden. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji paired sample t-test dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Rata-rata kadar hemoglobin sebelum pemberian sari kacang merah adalah 11,34 gr/dL, dan meningkat menjadi 11,99 gr/dL setelah intervensi. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai p = 0,000 < 0,05, yang menandakan adanya perbedaan signifikan sebelum dan sesudah pemberian sari kacang merah. Terdapat pengaruh pemberian sari kacang merah terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri di SMP Amanah 1 Modern Medan. Disarankan kepada pihak sekolah untuk memberikan penyuluhan mengenai anemia dan pencegahannya serta menyediakan makanan atau minuman berbahan dasar kacang merah di kantin sekolah.