cover
Contact Name
Muhammad Taufik Daniel Hasibuan
Contact Email
aniel.jibril@gmail.com
Phone
+6285261253834
Journal Mail Official
indonesiantrusthealthjournal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kapten Batu Sihombing, Desa Medan Estate, Kec. Percut Sei Tuan, Kab. Deli Serdang, Prov. Sumatera Utara, 20371
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Indonesian Trust Health Journal
ISSN : 26205564     EISSN : 26551292     DOI : 10.37104
Core Subject : Health,
Indonesian Trust Health Journal (E-ISSN: 2655-1292, P-ISSN: 2620-5564, Prefix Doi 10.37104 By Crossref) adalah Jurnal dalam bidang ilmu kesehatan yang memuat hasil penelitian atau kajian pustaka dan diharapkan menjadi wadah berbagi ilmu pengetahuan, sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. ITHJ merupakan jurnal yang diharapkan dapat memberikan manfaat kepada Dosen, Peneliti dan Petugas Kesehatan dalam mengembangkan ilmu pengetahuan serta memberikan keinginan yang kuat untuk pengembangan ilmu pengetahuan secara terus-menerus. Terbitan jurnal ini diharapkan menjadi wadah berbagi ilmu pengetahuan bagi petugas kesehatan sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan pelayanan kesehatan yang dapat memberikan manfaat kepada masyarakat.
Articles 148 Documents
HUBUNGAN EFIKASI DIRI DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN TUBERCULOSIS PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANDAR KHALIPAH KABUPATEN DELI SERDANG Anjani, Anjani; Daniel Hasibuan, Muhammad Taufik
Indonesian Trust Health Journal Vol 7 No 2 (2024): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v7i2.303

Abstract

Tuberculosis is an infectious disease caused by Mycobacterium tuberculosis. Compliance is a behavior that shows patients in taking medication correctly according to the dose, frequency, and time. Non-compliance is not only interpreted as not taking medication, but can vomit medication or consume medication with the wrong dose which causes Multi Drug Resistance (MDR). The purpose of this study was to determine the relationship between self-efficacy and family support with medication adherence in Pulmonary Tuberculosis patients in the Bandar Khalipah Health Center Work Area, Deli Serdang Regency. This type of research is correlational using a quantitative approach method with a cross-sectional design. Sampling was carried out using the Non-probability sampling technique, namely purposive sampling where the sample was determined by the Slovin formula so that the number of samples was 69 respondents. The instruments used were self-efficacy questionnaire sheets, family support and medication adherence which were analyzed using the Spearman Correlation Test (ρ <0.05). The results of the analysis showed that there was a relationship between self-efficacy and medication adherence (ρ = 0.005) and there was a relationship between family support and medication adherence (ρ = 0.000). Self-efficacy and family support need to be done to improve medication adherence in Pulmonary Tuberculosis patients. Abstrak Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang penyebabnya kuman Mycobacterium tuberculosis. Kepatuhan adalah suatu perilaku yang menunjukkan pasien dalam menelan obat secara benar sesuai dosis, frekuensi, dan waktunya. Tidak patuh, tidak hanya diartikan sebagai tidak minum obat, namun bisa memuntahkan obat atau mengkonsumsi obat dengan dosis yang salah sehingga menimbulkan Multi Drug Resistance (MDR). Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan efikasi diri dan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien Tuberculosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Bandar Khalipah Kabupaten Deli Serdang. Jenis penelitian ini adalah korelasional yang menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Non-probability sampling yaitu purposive sampling yang dimana sampel yang ditentukan dengan rumus Slovin sehingga didapatkan jumlah sampel sebanyak 69 responden. Instrumen yang digunakan berupa lembar kuesioner efikasi diri, dukungan keluarga dan kepatuhan minum obat yang dianalisis dengan Uji Korelasi Spearman (ρ < 0,05). Hasil analisis menunjukkan ada hubungan antara efikasi diri dengan kepatuhan minum obat (ρ = 0,005) dan ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat (ρ = 0,000). Efikasi diri dan dukungan keluarga perlu dilakukan untuk meningkatkan kepatuhan minum obat pada pasien Tuberkulosis Paru.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG MENSTRUASI TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA DALAM MENGHADAPI MENARCHE PADA SISWI UPT SMP N 15 MEDAN Fithriani, Fithriani; Lubis, Zulfahri; Agustian, Irwan; Marbun, Aghsila Hasma
Indonesian Trust Health Journal Vol 7 No 2 (2024): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v7i2.308

Abstract

Lack of knowledge about menstruation at menarche can lead to unpreparedness, fear, anxiety, as well as physical problems such as dizziness, nausea, dysmenorrhea, and irregular periods. Therefore, proper health education is essential to help adolescent girls face menarche without fear or anxiety. This study aims to evaluate the effect of health education about menstruation on adolescents' knowledge in facing menarche at UPT SMP N 15 Medan in 2024. This study used a pre-experimental method with a one group pretest-posttest design, conducted from January to July 2024 with a population of 162 people and a sample of 35 respondents selected using purposive sampling technique and analyzed with the Wilcoxon test. The results showed that before being given health education, the majority of respondents (42.9%) had poor knowledge. After the intervention, there was a significant increase with the majority of respondents (62.9%) having good knowledge. Analysis with the Wilcoxon test gave a p-value of 0.000 <0.05, indicating that health education about menstruation had a significant effect on the knowledge of adolescents at UPT SMP N 15 Medan in 2024. In conclusion, health education has a positive influence in improving adolescents' knowledge about menarche. It is recommended that UPT SMP N 15 Medan routinely conducts counseling on reproductive health for adolescents every year to support their readiness in facing the first menstrual experience. Abstrak Pengetahuan tentang menstruasi saat menarche dapat menyebabkan ketidaksiapan, ketakutan, kecemasan, serta masalah fisik seperti pusing, mual, dismenore, dan menstruasi tidak teratur. Oleh karena itu, pendidikan kesehatan yang tepat sangat penting untuk membantu remaja putri menghadapi menarche tanpa rasa takut atau cemas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pendidikan kesehatan tentang menstruasi terhadap pengetahuan remaja dalam menghadapi menarche di UPT SMP N 15 Medan pada tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimental dengan desain one group pretest-posttest, dengan populasi sebanyak 162 orang dan sampel sebanyak 35 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan dianalisis dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan pendidikan kesehatan, mayoritas responden (42.9%) memiliki pengetahuan yang kurang. Setelah intervensi, terjadi peningkatan signifikan dengan mayoritas responden (62.9%) memiliki pengetahuan yang baik. Analisis dengan uji Wilcoxon memberikan nilai p-value 0.000 < 0.05, menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan tentang menstruasi berpengaruh signifikan terhadap pengetahuan remaja di UPT SMP N 15 Medan tahun 2024. Kesimpulannya, pendidikan kesehatan memiliki pengaruh positif dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai menarche. Disarankan agar UPT SMP N 15 Medan secara rutin mengadakan penyuluhan tentang kesehatan reproduksi bagi remaja setiap tahunnya untuk mendukung kesiapan mereka dalam menghadapi pengalaman menstruasi pertama.
HUBUNGAN PENERAPAN EARLY WARNING SYSTEM (EWS) DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN DI MURNI TEGUH MEMORIAL HOSPITAL Hura, Agnes Christine Caroline; Banjarnahor, Seriga
Indonesian Trust Health Journal Vol 7 No 2 (2024): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v7i2.324

Abstract

Early Warning Score (EWS) is an early detection tool to predict the emergency or worsening of a patient's condition. EWS is a part of effective communication, which can help improve patient safety. In effective communication, caring is needed, based on Roach's theory to improve health and well-being. Based on this theory, patients and families need complete information that can help match patient expectations, so that patients and families experience satisfaction in the services provided. Patient satisfaction standard is 90%. The aim of the study was to see if there was a relationship between the implementation of the early warning system (EWS) and the level of patient satisfaction at Murni Teguh Memorial Hospital Medan. Quantitative research form with the type of Correlation Study / Correlation Study. The population and sample in this study were all inpatients specifically in HCU patients at Murni Teguh Memorial Hospital. The population is 656 and the sample is 57 patients. Sampling technique Namely purposive sampling technique. The number of samples in this study were 58 respondents. Data will be analyzed using univariate and bivariate analysis with Chi Square (Bivariate). The researcher draws the conclusion that this study uses the chi-square test with the results obtained p-value = 0.000 <α (0.05), and the strength of the relationship (r) is 0.897 which indicates that the strength of the relationship is very close. Which means there is a significant relationship between the implementation of the early warning system (EWS) and the level of patient satisfaction at Murni Teguh Memorial Hospital Medan. Abstrak Early Warning Score (EWS) merupakan alat deteksi dini untuk memprediksi kegawatan atau perburukan kondisi pasien. EWS merupakan salah satu bagian dari komunikasi efektif, dimana dapat membantu tingkat keselamatan pasien (patient safety). Dalam komunikasi efektif sangat dibutuhkan caring, berdasarkan dari teori Roach untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan. Berdasarkan dari teori tersebut, pasien dan keluarga membutuhkan informasi lengkap yang dapat membantu mencocokkan harapan pasien, sehingga pasien dan keluarga mengalami kepuasan dalam pelayanan yang dilakukan. Standar Kepuasan kepuasan pasien adalah 90%. Tujuan penelitian adalah untuk melihat adanya hubungan penerapan early warning system (EWS) dengan tingkat kepuasan pasien di Murni Teguh Memorial Hospital Medan. Bentuk penelitian Kuantitatif dengan jenis penelitian Correlation Study/Studi Korelasi. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah Seluruh Pasien Rawat Inap khusus pada pasien HCU Di Memorial Hospital Murni Teguh. Populasi sebanyak 656 dan sampel sebanyak 57 orang pasien. Teknik Pengambilan sampel Yaitu teknik Purposive sampling. Jumlah Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 58 Responden. Data akan dianalisis menggunakan analisi univariat dan bivariate dengan Chi Square (Bivariat). Peneliti menarik kesimpulan bahwa penelitian ini menggunakan uji chi – square dengan hasil didapat nilai p- value = 0,000 < α (0,05), dan kekuatan hubungan ( r ) sebesar 0,897 yang menunjukkan bahwa kekuatan hubungan sangat erat. Yang artinya ada hubungan yang signifikan antara penerapan early warning system (EWS) dengan tingkat kepuasan pasien di Murni Teguh Memorial Hospital Medan.
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DAN TINGKAT STRES DENGAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TIGABARU Efrina Sinurat, Lasma Rina; Syapitri, Henny; Marbun, Agnes Silvina; Situmeang, Regita Pratiwi
Indonesian Trust Health Journal Vol 7 No 2 (2024): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v7i2.325

Abstract

Hypertension is an important health problem that must be addressed immediately because the number of sufferers is increasing. One of the factors causing an increase in blood pressure is poor sleep quality. Apart from poor sleep quality, there are several triggers for increased blood pressure, namely high levels of stress. The aim of this study is to determine the relationship between sleep quality and stress levels with blood pressure in hypertensive patients in the Tigabaru Publicp Health Center. The research design is quantitative with a cross sectional approach. The population of this study were all hypertensive patients at the Tigabaru Public Health Center. Sampling used is a simple random sampling technique so that the research sample was 52 people. The measuring instruments used are questionnaires and blood pressure meters. The statistical test used is spearmen rank. The results of the research show that there is a relationship between sleep quality and blood pressure in hypertensive patients in the Tigabaru Public Health Center working area with a probability value (pvalue= 0.000) and a correlation coefficient value of 1.000, meaning the strength of the relationship is very strong in a positive direction. There is a relationship between stress levels and blood pressure in hypertensive patients in the Tigabaru Public Health Center (pvalue= 0.000) and the correlation coefficient value is 0.617, meaning the strength of the relationship is strong in a positive direction. The conclusion is that the worse the patient's sleep quality, the more uncontrolled the blood pressure is, and the more severe the level of stress experienced by the patient, the more uncontrolled the patient's blood pressure. It is hoped that hypertensive patients will maintain good sleep quality and stress levels by maintaining activity patterns by exercising and maintaining emotions so that blood pressure does not increase and routinely carry out blood pressure checks. Abstrak Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang penting untuk segera diatasi karena jumlah penderitanya semakin tinggi. Yang menjadi salah satu faktor terjadinya peningkatan tekanan darah adalah kualitas tidur yang buruk. Selain kualitas tidur yang buruk ada beberapa pencetus terjadinya peningkatan tekanan darah yaitu tingkat stres yang berat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kualitas tidur dan tingkat stres dengan tekanan darah pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Tigabaru. Desain penelitian yaitu kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh pasien hipertensi di Puskesmas Tigabaru. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling sehingga sampel penelitian menjadi 52 orang. Alat ukur yang digunakan yaitu menggunakan kuesioner dan tensi meter. Uji statistik yang digunakan adalah spearmen rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan kualitas tidur dengan tekanan darah pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Tigabaru dengan nilai probabilitas (pvalue= 0.000) dan nilai correlation coefficient 1,000 artinya kekuatan hubungan yang sangat kuat kearah yang positif. Ada hubungan tingkat stres dengan tekanan darah pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Tigabaru (pvalue= 0.000) dan nilai correlation coefficient 0,617 artinya kekuatan hubungan yang kuat kearah positif. Kesimpulan semakin buruk kualitas tidur pasien maka tekanan darah tidak dapat terkontrol, dan semakin berat tingkat stres yang dialami pasien maka tekanan darah pasien tidak dapat terkontrol. Diharapkan kepada pasien hipertensi untuk menjaga kualitas tidur dan tingkat stres dengan baik dengan menjaga pola aktivitas dengan berolahraga dan menjaga emosional sehingga tekanan darah tidak mengalami peningkatan dan rutin untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN MENGGUNAKAN VIDEO ANIMASI TERHADAP PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA ANAK USIA SEKOLAH DI MEDAN Mendrofa, May Whitman; Hasibuan, Muhammad Taufik Daniel
Indonesian Trust Health Journal Vol 8 No 1 (2025): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v8i1.300

Abstract

Clean and healthy living behavior is an individual, group, and organizational action including social change, policy development and implementation, improving coping skills, and improving quality of life. Clean and healthy living behavior is defined as personal attributes such as beliefs, expectations, motives, values, perceptions, and other cognitive elements, personality characteristics, including affective and emotional states and traits, and patterns of behavior, actions, and overt habits related to health maintenance, health recovery, and health improvement. The aim of this study was to see the influence of health education using animated videos on clean and healthy living behavior in school-age children. This type of research is quantitative with an experimental design and uses the pre-test-post-test method. The population in this study were all fifth grade students totaling 22 people. The sampling technique in this study used total sampling. The data were analyzed using the Wilcoxon test and the p-value results were obtained = 0.000. It was concluded that there was an effect of health education using animated videos on clean and healthy living behavior in school-age children at Adventist Elementary School 6 No.98A Medan. Abstrak Perilaku hidup bersih dan sehat merupakan tindakan individu, kelompok, dan organisasi termasuk perubahan sosial, pengembangan dan implementasi kebijakan, peningkatan keterampilan koping, dan peningkatan kualitas hidup. Perilaku hidup bersih dan sehat didefinisikan sebagai atribut pribadi seperti keyakinan, harapan, motif, nilai, persepsi, dan elemen kognitif lainnya, karakteristik kepribadian, termasuk keadaan dan sifat afektif dan emosional, dan pola perilaku, tindakan, dan kebiasaan terbuka yang terkait dengan pemeliharaan kesehatan, pemulihan kesehatan, dan peningkatan kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan video animasi terhadap perilaku hidup bersih dan sehat pada anak usia sekolah. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain eksperimen dan menggunakan metode pre test-post test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa/siswi kelas V yang berjumlahkan 22 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling. Data di analisis dengan menggunakan uji Wilcoxon dan didapatkan hasil p-value =0.000. Disimpulkan ada pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan video animasi terhadap perilaku hidup bersih dan sehat pada anak usia sekolah di sd Advent 6 No.98A Medan.
FAKTOR DETERMINAN PENERAPAN PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN 3S (SDKI, SLKI, SIKI) PADA RUANG RAWAT INAP DIRUMAH SAKIT WILAYAH KOTA JAYAPURA Mendrofa, Hendry Kiswanto; Jober, Naomi Frolinda; Nasrah, Nasrah
Indonesian Trust Health Journal Vol 8 No 1 (2025): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v8i1.326

Abstract

The quality of nursing care is reflected in the documentation of the nursing care provided. However, in reality, documentation has not been carried out optimally. Studies show that 31.7% of nurses do not document nursing care, 54.4% do not record care plans, and 53% do not document evaluations. The 3S documentation standard (SDKI, SLKI, SIKI) is considered efficient in saving time and improving documentation quality, yet many hospitals have not yet implemented it. This study aims to identify the factors influencing the implementation of 3S documentation in inpatient wards of hospitals in the Jayapura region. The research uses a cross-sectional design with 115 nurse samples selected through convenience sampling. Data analysis was conducted using logistic regression. The results show that knowledge (p=0.001), supervision (p=0.007), and training (p=0.001) significantly influence the implementation of 3S. The odds ratio indicates that nurses with good knowledge are 3 times more likely to document care based on 3S, supervision increases the likelihood by 6 times, and nurses who have attended training are 7 times more likely. Training is the dominant factor influencing the implementation of 3S. Therefore, continuous training programs focusing on understanding and skills in using SDKI, SLKI, and SIKI are needed. Abstrak Mutu pelayanan keperawatan tercermin dari dokumentasi asuhan keperawatan yang diberikan. Namun, kenyataannya, dokumentasi belum dilakukan secara optimal. Studi menunjukkan 31,7% perawat tidak mendokumentasikan asuhan keperawatan, 54,4% tidak mencatat rencana asuhan, dan 53% tidak mendokumentasikan evaluasi. Standar pendokumentasian 3S (SDKI, SLKI, SIKI) dianggap efisien dalam menghemat waktu dan meningkatkan kualitas dokumentasi, namun masih banyak rumah sakit yang belum menerapkannya. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan pendokumentasian 3S di ruang rawat inap rumah sakit di Wilayah Jayapura. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan 115 sampel perawat yang dipilih melalui convenience sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan (p=0,001), supervisi (p=0,007), dan pelatihan (p=0,001) secara signifikan mempengaruhi penerapan 3S. Odds ratio menunjukkan bahwa perawat dengan pengetahuan baik memiliki peluang 3 kali lebih besar untuk mendokumentasikan asuhan berbasis 3S, supervisi meningkatkan peluang 6 kali, dan perawat yang pernah mengikuti pelatihan 7 kali lebih besar. Pelatihan merupakan faktor dominan yang mempengaruhi penerapan 3S. Oleh karena itu, diperlukan program pelatihan berkelanjutan yang berfokus pada pemahaman dan keterampilan dalam penggunaan SDKI, SLKI, dan SIKI.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN AKTIF “INDEX CARD MATCH” DALAM MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR MAHASISWA KEPERAWATAN Nurfa'izah, Diyah Astuti; Mendrofa, Hendry Kiswanto
Indonesian Trust Health Journal Vol 8 No 1 (2025): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v8i1.327

Abstract

Nursing education is expected to adapt educational management policies through curriculum updates and the implementation of innovative learning models. One proven effective cooperative learning model is Index Card Match, designed to encourage active student engagement and foster creativity and independence in learning. This model also trains students' critical thinking skills through problem-solving. This study focuses on nursing students at Cenderawasih University (UNCEN), who have diverse characteristics, coming from both Papua Province and outside Papua. Phenomenological study results indicate that Papuan students face challenges in classroom interactions, influenced by physical and cultural differences, which in turn reduce their learning interest and motivation. Therefore, the implementation of Index Card Match is expected to enhance collaboration, understanding, as well as interest and learning outcomes. This study uses a quasi-experimental method with a one-group pretest-posttest design, involving 30 nursing students. The findings show that the application of the active learning model Index Card Match significantly improves students' interest and learning outcomes (p < 0.05). Thus, this model needs to be consistently applied in courses requiring active interaction to maintain and further enhance learning outcomes. Abstrak Pendidikan keperawatan diharapkan mampu menyesuaikan kebijakan manajemen pendidikan melalui pembaruan kurikulum dan penerapan model pembelajaran inovatif. Salah satu model pembelajaran kooperatif yang terbukti efektif adalah Index Card Match, yang dirancang untuk mendorong keterlibatan aktif mahasiswa serta mengembangkan kreativitas dan kemandirian dalam belajar. Model ini juga melatih keterampilan berpikir kritis mahasiswa melalui pemecahan masalah. Penelitian ini berfokus pada mahasiswa keperawatan di Universitas Cenderawasih (UNCEN) yang memiliki karakteristik beragam, baik dari Provinsi Papua maupun luar Papua. Hasil studi fenomenologi menunjukkan bahwa mahasiswa Papua menghadapi hambatan dalam interaksi kelas, yang dipengaruhi oleh perbedaan fisik dan budaya, yang pada gilirannya menurunkan minat belajar dan motivasi mereka. Oleh karena itu, penerapan Index Card Match diharapkan dapat meningkatkan kerja sama, pemahaman, serta minat dan hasil belajar mereka. Penelitian ini menggunakan metode quasi-experimental dengan desain one-group pretest-posttest, melibatkan 30 mahasiswa keperawatan. Temuan menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran aktif Index Card Match secara signifikan meningkatkan minat dan hasil belajar mahasiswa (p < 0,05). Oleh karena itu, model ini perlu diterapkan secara konsisten pada mata kuliah yang memerlukan interaksi aktif untuk terus mempertahankan dan meningkatkan hasil belajar.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN MENGGUNAKAN VIDEO EDUKASI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG MANAJEMEN HIPERTENSI PADA PENDERITA HIPERTENSI DIPUSKESMAS SERING Gulo, Iman Selpi Setia Jaya; Sagala, Lam Murni
Indonesian Trust Health Journal Vol 8 No 1 (2025): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v8i1.345

Abstract

Hypertension Is an increase in blood pressure that exceeds normal limits which causes increased morbidity and mortality. Globally there are 1.28 million people with hypertension aged 30-79 years. The prevalence of hypertension in Indonesia is 34.1%. Researcher's goal To analyze and see the level of knowledge about hypertension management at the Sering Medan Health Center. This research is quantitative with the research design using the Quasi Experiment method with the one group pre-test and post test approach. The population in this study are all ages with hypertension in 2022 in the work area of ​​the Sering Medan Health Center, namely 140 people. Sampling technique That is purposive sampling technique. The number of samples in this study were 58 respondents. The research questionnaire used self-made questionnaires by testing 3 experts (experts). Data be analyzed using univariate and bivariate analysis with Wilcoxon. The results showed that there were differences in the values ​​of the respondents' knowledge levels before and after being given and experiencing changes, namely 25.00 to 1225.00. Wilcoxon test results obtained p = 0.000. There is an effect of health education using educational videos on the level of knowledge of hypertension management before and after the intervention at the Sering Medan Health Center. Abstrak Hipertensi Merupakan suatu peningkatan tekanan darah yang melebihi batas normal yang membuat peningkatan angka kesakitan(morbuditas) dan angka kematian. Secara Global terdapat 1.28 juta orang yang menyandang penyakit hipertensi yang berumur 30-79 tahun. Prevalensi Hipertensi di Indonesia adalah 34.1%. Tujuan Peneliti Untuk menganalisis dan melihat tingkat pengetahuan tentang manajement hipertensi di Puskesmas Sering Medan. Penelitian ini bersiafat Kuantitatif dengan desain penelitian menggunakan metode Quasi Eksperimen dengan pendekatan one group pre-test and post test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh usia yang hipertensi pada tahun 2022 di wilaya kerja Pusksemas Sering Medan yaitu 140 orang. Tekni Pengambilan sampel Yaitu teknik Purposive sampling. Jumlah Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 58 Responden. Kuesioner penelitian menggunakan Kuesioner yang dibuat sendiri dengan melakukan pengujian pada 3 Pakar (Expert). Data dianalisis menggunakan analisi univariat dan bivariate dengan Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada perbedaan nilai – rata tingkat pengetahuan responden sebelum dan sesudah diberikan dan mengalamin perubahan yaitu 25.00 menjadi 1225.00. hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai p=0,000. Ada pengaruh pendidikan kesehatan dengan menggunakan video edukasi terhadap tingkat pengetahuan manajemen hipertensi sebelum dan sesudah dilakukan intervensi di Puskesmas Sering Medan.
HUBUNGAN KECANDUAN BERMAIN GAME ONLINE DENGAN KESEHATAN EMOSIONAL ANAK DI KOTA MEDAN Nuradi, Eka Putri; Daniel Hasibuan, Muhammad Taufik
Indonesian Trust Health Journal Vol 8 No 1 (2025): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v8i1.350

Abstract

Addiction to playing online games is a behavior that will cause loss of focus when doing something so that it has an impact on the unstable emotional health of children. This study aims to determine the relationship between addiction to playing online games and the emotional health of children in the city of Medan. The population in this study were all grade V at Madrasah Ibtidaiyah Negeri 7 Medan city, totaling 87 people. This type of research is quantitative with a cross-sectional design with a sampling technique using total sampling. The results of data analysis in this study using the Pearson correlation test showed that there was a relationship between addiction to playing online games and children's emotional health with a p-value <0.05. It is recommended to conduct further research with more samples and add variables such as the influence of social interaction in children on addiction to playing online games. Abstrak Kecanduan bermain game online merupakan suatu perilaku yang akan menyebabkan kehilangan fokus saat mengerjakan sesuatu sehingga berdampak pada kesehatan emosional anak yang tidak stabil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecanduan bermain game online dengan kesehatan emosional anak di kota Medan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas V di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 7 kota Medan yang berjumlah 87 orang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil analisa data dalam penelitian ini menggunakan uji korelasi pearson yang menunjukkan terdapat hubungan kecanduan bermain game online dengan kesehatan emosional anak dengan nilai p-value <0,05. Direkomendasikan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan sampel lebih banyak dan menambahkan variable seperti pengaruh interaksi sosial pada anak terhadap kecanduan bermain game online.
PENGARUH EDUKASI KESEHATAN DENGAN MEDIA BOOKLET TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP PENCEGAHAN DIABETES MELLITUS PADA REMAJA DI SMA NEGERI I SAMUDERA KABUPATEN ACEH UTARA Hamid, Syahabuddin; Yusra, Ainil; Subki, Subki
Indonesian Trust Health Journal Vol 8 No 1 (2025): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v8i1.352

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is one of the non-communicable diseases that is the biggest global emergency health problem in the 21st century. The prevalence of DM in Indonesia reached 19.5 million in 2021 and is ranked fifth in the world. This disease is not only experienced by early to late adulthood but is also prevalent among adolescents, and the mortality rate of diabetes mellitus (DM) in Indonesia is predicted to reach 58% by the year 2045 Efforts to control and prevent diabetes mellitus correctly and appropriately can be realized by making changes to healthy lifestyle behaviors through increasing public knowledge, especially adolescents, by providing health education about DM. This study was conducted to determine the effect of health education through booklet on knowledge and attitudes about preventing DM in adolescents. The study was conducted at SMA Negeri I Samudera, North Aceh Regency. The research design used was a quasi-experimental method with a pretest and posttest method in one group. The sampling technique was carried out randomly with a sample size of 74 students. Data collection was carried out using a questionnaire in the form of a link distributed to respondents, then the data was analyzed using a statistical test t-test with a confidence interval of 95%. The results of the Paired Sample T-Test on knowledge showed a p-value of 0.000 (p < 0.05), and for respondents' attitudes, the p-value obtained was 0.001 (p < 0.005). Therefore, it can be concluded that the use of booklets in health education has a significant effect on knowledge and attitudes regarding diabetes mellitus prevention among adolescents. Abstrak Diabetes mellitus (DM) merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan kedaruratan global terbesar di abad 21. Prevalensi DM di Indonesia mencapai 19,5 juta pada tahun 2021 dan menduduki urutan kelima dunia. Penyakit ini tidak hanya diderita oleh dewasa awal hingga akhir lansia tetapi juga rentan terjadi pada remaja dan angka kematian DM di Indonesia diprediksikan mencapai 58% pada tahun 2045. Upaya pengendalian dan pencegahan diabetes mellitus secara benar dan tepat dapat diwujudkan dengan melakukan perubahan perilaku pola hidup sehat melalui peningkatan pengetahuan masyarakat khususnya remaja dengan memberikan pendidikan kesehatan tentang pencegahan penyakit DM. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan menggunakan media booklet terhadap pengetahuan dan sikap pencegahan penyakit DM pada remaja. Penelitian dilakukan di SMA Negeri I Samudera Kabupaten Aceh Utara. Desain penelitian yang digunakan yaitu quasi eksperiment dengan metode pretest dan posttest pada satu kelompok. Tehnik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah sampel 72 orang siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dalam bentuk link yang disebarkan kepada responden kemudian data dianalisis dengan menggunakan uji statistik t-test dengan interval kepercayaaan 95%. Hasil uji Paired Sample T-Test terhadap pengetahuan diapatkan niai p value sebesar 0,000 (p value < 0.05) dan terhadap sikap responden nilai p value yang didapat sebesar 0,001 (p <0,005) dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan penggunaan booklet dalam edukasi kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap pencegahan diabetes mellitus pada remaja.