cover
Contact Name
Muhammad Taufik Daniel Hasibuan
Contact Email
aniel.jibril@gmail.com
Phone
+6285261253834
Journal Mail Official
indonesiantrusthealthjournal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kapten Batu Sihombing, Desa Medan Estate, Kec. Percut Sei Tuan, Kab. Deli Serdang, Prov. Sumatera Utara, 20371
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Indonesian Trust Health Journal
ISSN : 26205564     EISSN : 26551292     DOI : 10.37104
Core Subject : Health,
Indonesian Trust Health Journal (E-ISSN: 2655-1292, P-ISSN: 2620-5564, Prefix Doi 10.37104 By Crossref) adalah Jurnal dalam bidang ilmu kesehatan yang memuat hasil penelitian atau kajian pustaka dan diharapkan menjadi wadah berbagi ilmu pengetahuan, sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. ITHJ merupakan jurnal yang diharapkan dapat memberikan manfaat kepada Dosen, Peneliti dan Petugas Kesehatan dalam mengembangkan ilmu pengetahuan serta memberikan keinginan yang kuat untuk pengembangan ilmu pengetahuan secara terus-menerus. Terbitan jurnal ini diharapkan menjadi wadah berbagi ilmu pengetahuan bagi petugas kesehatan sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan pelayanan kesehatan yang dapat memberikan manfaat kepada masyarakat.
Articles 148 Documents
HUBUNGAN UMUR IBU DAN PARITAS TERHADAP BERAT BADAN LAHIR BAYI DI KECAMATAN MUARA BATU KABUPATEN ACEH UTARA Jasmiati, Jasmiati; Iswani, Rayana; Rosyita, Rosyita; Elizar, Elizar
Indonesian Trust Health Journal Vol 7 No 1 (2024): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v7i1.235

Abstract

Baby health is one of the important parameters in measuring the effectiveness of health services in a country. Baby’s birth weight is an indicator of a newborn's health, that is, a baby is born healthy and full term. In 2020, globally, of the 19.8 million newborns, around 14.7% were low birth weight (LBW) babies who were more likely to die in the first month of life. The factors causing LBW are multifactorial. Maternal characteristic factors also influence the incidence of LBW, including parity, maternal age, and others. The aim of this study was to analyze the relationship between maternal age and parity on the birth weight of babies in the Afrah Independent Midwife Practice (PMB), Muara Batu District, North Aceh Regency. This research is an observational study with a cross-sectional approach. The population in this study were all post partum mothers recorded in medical records in 2023 with the sample criteria being mothers giving birth to live babies and term gestational age at delivery. The number of samples in this study was 75 people, using total sampling. The results of the chi - squre test obtained a p-value < 0.05 indicating that there was a relationship between maternal age and parity on the baby's birth weight. It is important for pregnant women to pay attention to their health, get good prenatal care by having regular Antenatal Care (ANC) checks from the start of pregnancy and obtain health education. Abstrak Kesehatan bayi adalah salah satu parameter penting dalam mengukur efektivitas layanan kesehatan di suatu negara. Berat badan lahir bayi merupakan salah satu indikator kesehatan bayi baru lahir yaitu seorang bayi lahir dalam kondisi sehat dan cukup bulan. Pada tahun 2020, secara global dari 19,8 juta bayi baru lahir sekitar 14,7% adalah bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) yang lebih mungkin meninggal pada bulan pertama kehidupannya. Faktor penyebab terjadinya BBLR adalah multifaktor. Faktor karakteristik ibu juga mempengaruhi kejadian BBLR, diantaranya paritas, usia ibu, dan lain lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan umur ibu dan paritas terhadap berat badan lahir bayi di Praktik Mandiri Bidan (PMB) Afrah Kecamatan Muara Batu Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan crossectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu post partum yang terdata pada rekam medis tahun 2023 dengan kriteria sampel adalah ibu melahirkan bayi hidup dan usia kehamilan aterm saat persalinan. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 75 orang, dengan menggunakan pengambilan sampel secara total sampling. Hasil uji chi – squre test diperoleh nilai p-value < 0,05 menunjukkan ada hubungan umur ibu dan paritas terhadap berat badan lahir bayi. Penting bagi ibu hamil untuk memperhatikan kesehatan, mendapatkan perawatan prenatal yang baik dengan melakukan pemeriksaan Antenatal Care (ANC) secara teratur dari sejak awal kehamilan serta memperoleh pendidikan kesehatan.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP WANITA USIA SUBUR TENTANG KANKER PAYUDARA TERHADAP PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI DI PMB KECAMATAN TANAH LUAS KABUPATEN ACEH UTARA Nurmila, Nurmila; Rosyita, Rosyita; Putri, Hendrika Wijaya Kartini; Prihatin, Nova Sumaini
Indonesian Trust Health Journal Vol 7 No 1 (2024): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v7i1.236

Abstract

Breast cancer ranks first in Indonesia and is one of the contributors to the death rate. Globocan data for 2020, the number of new cases of breast cancer reached 68,858 cases (16.6%) of the total 396,914 new cases of cancer in Indonesia and the number of deaths reached more than 22 thousand cases. Mortality in cancer cases in developing countries is 2 times greater than in developed countries, this occurs due to the lack of screening programs and low accessibility of treatment. Integrated prevention must be implemented from the Community Health Center. The key to the success of a cancer control program is screening followed by adequate treatment. Data shows that 50% of women diagnosed with cancer have never undergone screening. To find cases of breast cancer at an earlier stage, it is important for us to increase women's awareness and encourage the public to always be alert and willing to carry out early detection of breast cancer with two things, namely BSE and SADANIS, with this method it is hoped that breast cancer will be detected earlier so that it provides opportunities carry out treatment and achieve healing of up to 80-90%. The aim of this research was to determine the relationship between knowledge and attitudes of women of childbearing age regarding breast cancer towards breast self-examination in PMB, Tanah Luas District, North Aceh Regency in 2024 for 40 respondents. This type of research is observational with a cross-sectional approach where subjects are observed only once with measurements of the independent variable and the dependent variable. The results of research using the Chi-Square statistical test show that there is a relationship between the variable knowledge about breast cancer and breast self-examination with a p value of 0.012 (p < 0.05) and the results of the statistical test for the attitude variable get a value of p = 0.000, meaning there is a significant relationship between attitude towards breast self-examination. It is hoped that women of childbearing age can increase their knowledge about breast cancer so that women of childbearing age are willing to carry out self-breast examinations as screening or early detection of breast cancer cases to provide opportunities for therapy and treatment to achieve healing. Abstrak Kanker payudara menempati urutan pertama terbanyak di Indonesia serta menjadi salah satu penyumbang angka kematian. Data Globocan tahun 2020, jumlah kasus baru kanker payudara mencapai 68.858 kasus (16.6 %) dari total 396.914 kasus baru kanker di Indonesia dan jumlah kematian mencapai lebih 22 ribu kasus. Kematian pada kasus kanker pada negara berkembang 2 kali lebih besar dibandingkan negara maju, hal ini terjadi karena kurangnya program penapisan dan rendahnya kemampuan aksesibilitas untuk pengobatan. Penanggulangan terpadu harus dilaksanakan sejak dari Puskesmas. Kunci keberhasilan program pengendalian kanker adalah penapisan (Screening) yang di ikuti dengan pengobatan yang adekuat. Data menunjukkan bahwa 50 % wanita yang terdiagnosa kanker tidak pernah melakukan penapisan. Untuk menemukan kasus kanker payudara pada stadium lebih dini, penting bagi kita meningkatkan kesadaran kaum wanita dan mengajak masyarakat selalu waspada serta mau melakukan deteksi dini kanker payudara dengan dua hal yaitu SADARI dan SADANIS, dengan metode ini diharapkan akan terdeteksinya kanker payudara lebih dini sehingga memberikan peluang melakukan pengobatan dan mencapai kesembuhan hingga 80-90 %. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap wanita usia subur tentang kanker payudara terhadap pemeriksaan payudara sendiri di PMB Kecamatan Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara tahun 2024 terhadap 40 responden. Jenis penelitian adalah observasional dengan pendekatan Cross-sectional dimana subyek diobservasi satu kali saja dengan pengukuran variabel bebas dan variabel terikat. Hasil penelitian dengan uji statistik Chi-Square menunjukkan ada hubungan antara variabel pengetahuan tentang kanker payudara terhadap pemeriksaan payudara sendiri dengan nilai p value 0.012 (p < 0.05) dan hasil uji statistik untuk variabel sikap di dapat nilai p = 0,000 artinya ada hubungan yang signifikan antara sikap dengan pemeriksaan payudara sendiri. Diharapkan wanita usia subur dapat meningkatkan pengetahuannya tentang kanker payudara sehingga wanita usia subur mau melakukan pemeriksaan payudara sendiri sebagai screening atau deteksi dini terhadap kasus kanker payudara untuk memberi peluang melakukan terapi dan pengobatan sehingga mencapai kesembuhan.
PENGARUH KONSUMSI KUE KERING DAUN KATUK TERHADAP PRODUKSI ASI Nurrahmaton, Nurrahmaton; Arma, Nuriah; Harahap, Novy Ramini; Sari, Putri Indah
Indonesian Trust Health Journal Vol 7 No 1 (2024): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v7i1.237

Abstract

The finest food to give newborns is breast milk. Some areas, particularly North Sumatra, still fall short of the local government's aim for exclusive breastfeeding coverage. According to information from the District/City Health Profile in 2021, 44.04 percent of the 198,734 infants under 6 months old in North Sumatra Province were exclusively breastfed, or 87,529. Furthermore, this number has gone up in comparison to coverage in 2020 (38.42%). This study aimed to determine the effect of sweeet leaf cookies consumption on breast milk production in breastfeeding mothers at Kepala Sungai Village, Secanggang District, Langkat Regency in 2023. A single group pretest and posttest without a control design are used in this quasi-experimental study. In the community of 28 people, everyone was a breastfeeding mother. Because the data is normally distributed, the sample was taken using the purposeful sampling technique with 15 breastfeeding mothers and analyzed using the paired sample T test. of Paired Sample T Test test showed that the sig value (0.000) <0.05 means there was a significant effect on breast milk production in breastfeed ing mothers in the intervention group or after consuming sweet leaf cookies and before consuming it there was a Mean value of 69.67 and after consuming it there was a Mean value of 113.33. Conclusion : shows that eating sweet leaf cookies had an impact on nursing moms' ability to produce breast milk. It was anticipated that research would be developed using creativity, ethical clearance, and the addition of other natural raw materials to increase nutrition in nursing moms who have issues with breast milk supply. Abstrak Air susu ibu (ASI) adalah makanan terbaik yang diberikan kepada bayi. Cakupan pemberian ASI ekslusif di beberapa daerah khususnya Sumatera Utara masih dibawah target yang ditetapkan oleh pemerintah daerah. Berdasarkan data Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2021 diketahui 87.529 bayi dari 198.734 bayi usia <6 bulan di Provinsi Sumatera Utara diberi ASI ekslusif atau sebesar 44,04 persen. Angka ini mengalami peningkatan dibandingkan dengan cakupan pada tahun 2020 (38,42%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Konsumsi Kue Kering Daun Katuk terhadap Produksi ASI pada Ibu Menyusui di Desa Kepala Sungai Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat Tahun 2023. Jenis penelitian menggunakan Quast Experimen dengan one grup pretest and posttest without control design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Ibu Menyusui di Desa Kepala Sungai Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat sebanyak 28 orang ibu menyusui. Penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling yaitu teknik pengambilan sampel berdasarkan kriteria khusus sebanyak 15 orang ibu menyusui dengan menggunakan uji normalitas data Shapiro-Wilk kemudian menggunakan analisis Paired Sampel T Test karena data berdistribusi normal. Penelitian yang didapatkan dari Analisa data dengan uji Paired Sampel T Test diketahui bahwa nilai sig (0,000) <0,05 menunjukan ada pengaruh signifikan produksi ASI pada ibu menyusui pada kelompok intervensi atau setelah mengkonsumsi Kue Kering Daun Katuk dan sebelum mengkonsumsi Kue Kering Daun Katuk terdapat nilai Mean 69.67 dan sesudah mengkonsumsi Kue Kering Daun Katuk terdapat nilai Mean 113.33. Penelitian ini menunjukan hasil bahwa ada Pengaruh Konsumsi Kue Kering Daun Katuk terhadap Produksi ASI Pada Ibu Menyusui. Saran pada peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan penelitian menggunakan inovasi, Ethical Clearance dan menambah bahan baku alami lainnya yang dapat meningkatkan gizi pada ibu menyusui yang memiliki masalah dalam produksi ASI.
FAKTOR DOMINAN YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN DAN MOTIVASI PENDERITA DIABETES MELLITUS DALAM MELAKUKAN PERAWATAN KAKI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SYAMTALIRA ARON KABUPATEN ACEH UTARA Yusra, Ainil; Hamid, Syahabuddin; Mustafa, Marlina; Agustina, Fitriani
Indonesian Trust Health Journal Vol 7 No 1 (2024): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v7i1.238

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) is a group of chronic metabolic diseases characterized by the characteristics of hyperglycemia due to impaired insulin sensitivity and/or impaired insulin secretion. Type 2 diabetes mellitus is a world health problem because the incidence and prevalence of this disease continues to increase in both industrial and developing countries, including Indonesia. Complications due to DM not only cause macrovascular disorders but also cause microvascular disorders, thereby risking diabetic foot wounds. The prevalence of amputation due to diabetic foot wounds reaches 90% and the death rate due to foot amputation is 11-41%. Diabetic foot complications can be prevented by practicing good foot care. Compliance and motivation are important factors that encourage someone to carry out foot care independently. . The aim of this research is to analyze the dominant factors that influence the compliance and motivation of Type 2 DM patients in carrying out foot care. This research is an analytical survey research with a cross sectional approach. The total research sample was 78 respondents using the purposive sampling method. Analysis of this research data used the Chi-Square test and logistic regression test. The results of the study showed that several factors that influence compliance and motivation for foot care are length of time suffering from DM (p value= 0.02), employment (p value= 0.015). and health education (p value=0.02). The most dominant factor of the three factors is the length of time suffering from DM which has a 9.43 times stronger influence on compliance and motivation to perform foot care. Abstrak Diabetes Mellitus (DM) merupakan suatu kelompok penyakit metabolik menahun yang ditandai dengan karakteristik hiperglikemia akibat gangguan sensitivitas insulin dan atau gangguan sekresi insulin. Diabetes Mellitus tipe 2 menjadi masalah kesehatan dunia karena insiden dan prevalensi penyakit ini terus meningkat baik di negara industry maupun negara berkembang termasuk juga Indonesia. Komplikasi akibat DM tidak hanya menimbulkan gangguan secara makrovaskuler tetapi juga menyebabkan gangguan mikrovaskuler sehingga beresiko terjadinya luka kaki diabetes. Prevalensi amputasi akibat luka kaki diabetes mencapai 90% dan tingkat kematian akibat amputasi kaki sebesar 11-41%. Komplikasi kaki diabetik dapat dicegah dengan melakukan perawatan kaki yang baik. Kepatuhan dan motivasi merupakan factor penting yang mendorong seseorang melakukan perawatan kaki secara mandiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor dominan yang mempengaruhi kepatuhan dan motivasi pasien DM Tipe 2 dalam melakukan perawatan kaki. Penelitian ini merupakan penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel penelitian sebanyak 78 responden dengan menggunakan metode purposive sampling. Analisa data penelitian ini menggunakan uji Chi-Square dan Uji regresi logistic. Hasil penelitian menunjukkan beberapa faktor yang mempengaruhi kepatuhan dan motivasi perawatan kaki adalah faktor lamanya menderita DM (p value= 0,02), Pekerjaan (p value= 0,015) dan pendidikan kesehatan (p value=0,02). Faktor paling dominan dari ketiga faktor tersebut adalah faktor lamanya menderita penyakit DM mempunyai pengaruh 9,43 kali lebih kuat terhadap kepatuhan dan motivasi melakukan perawatan kaki.
PENGARUH DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KUALITAS HIDUP PASIEN DIABETES MELITUS DI RUMAH SAKIT UMUM ROYAL PRIMA Lubis, Lisnawati; Meliana, Sari; Nurhayati, Evalatifah; Debora, Trionyta; Rahmi, Intan Mutia; Siregar, Patimah Sari
Indonesian Trust Health Journal Vol 7 No 2 (2024): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v7i2.261

Abstract

Diabetes mellitus or diabetes, is when the body cannot use the insulin produced by the pancreas efficiently or cannot make enough insulin hormone, an increase in blood glucose levels occurs. High blood glucose is caused by a lack of insulin or a failure of cells to respond to it. The role and support of the family plays an important role in the quality of life of DM patients. This study aims to determine the effect of family support on the quality of life of Diabetes Mellitus patients at the Royal Prima General Hospital. This research design uses a "cross sectional study" methodology, with a population of 150 people. Using accidental sampling procedures and questionnaires as research instruments, the research sample consisted of 50 DM patients at RSU Royal Prima Medan. Chi-square test was used. The results obtained from the chi-square test, p value (<0.05) statistically show that family support and quality of life of DM patients are related. More specifically, there is a relationship between the quality of life of DM patients with information support (p-value = 0.002), assessment support (p-value = 0.000), instrumental support obtained (p-value = 0.000), and emotional support (p-value = 0.000). This study shows that individuals with DM will have a higher quality of life when they have strong family support. Abstrak Diabetes mellitus atau kencing manis, adalah ketika tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang diproduksi pankreas secara efisien atau tidak dapat membuat cukup hormon insulin, peningkatan kadar glukosa darah terjadi. Glukosa darah tinggi disebabkan oleh kurangnya insulin atau kegagalan sel untuk meresponsnya. Peran dan dukungan keluarga berperan penting pada kualitas hidup pasien DM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan keluarga terhadap kualitas hidup pasien Diabetes Mellitus di Rumah Sakit Umum Royal Prima. Rancangan penelitian ini menggunakan metodologi "cross sectional study", dengan jumlah populasi 150 jiwa. Menggunakan prosedur accidental sampling dan kuesioner sebagai instrumen penelitian, sampel penelitian terdiri dari 50 pasien DM di RSU Royal Prima Medan. Uji chi-square digunakan. Hasil yang diperoleh dari uji chi-square, nilai p (<0,05) secara statistik menunjukkan bahwa dukungan keluarga dan kualitas hidup pasien DM berhubungan. Lebih spesifik, terdapat hubungan antara kualitas hidup pasien DM dengan dukungan informasi (p-value = 0,002), dukungan penilaian (p-value = 0,000), dukungan instrumental yang diperoleh (p-value = 0,000), dan emotional support (p-value = 0,000). Studi ini menunjukkan bahwa individu dengan DM akan memiliki kualitas hidup yang lebih tinggi ketika mereka memiliki dukungan keluarga yang kuat.
PENGARUH GUIDED IMAGERY TERHADAP SKALA NYERI PADA PASIEN CANCER MAMAE DI MURNI TEGUH MEMORIAL HOSPITAL Sijabat, Tania; Hasibuan, Muhammad Taufik Daniel
Indonesian Trust Health Journal Vol 7 No 2 (2024): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v7i2.270

Abstract

Breast cancer is a malignancy that appears in breast tissue originating from the duct epithelium or lobules. Breast cancer has a major impact on the tissue in the mammary glands. Breast cancer sufferers often feel the effects of pain in the mammary area. Pain is an uncomfortable sensory condition that occurs in a part of the body that has tissue damage. One of the management measures to reduce pain in breast cancer patients is guided imagery therapy. The aim of this study was to determine the effect of guided imagery on the pain scale in breast cancer patients. This research used a pre-experimental design and used a pre-test and post-test design method without control group. Sampling used a purposive sampling method with a total sample of 38 respondents and the research instrument used was a numerical rating scale. The results of the study showed that there was an effect of guided imagery on the pain scale in breast cancer patients at the Pure Tegar Memorial Hospital with significant results <0.05. Abstrak Cancer mamae merupakan keganasan yang muncul di jaringan payudara yang berasal dari epitel duktus ataupun lobulusnya. Cancer mamae memiliki pengaruh besar terhadap jaringan yang ada di mamae. Pada penderita cancer mamae sering merasakan efek nyeri pada daerah mamae nya. Nyeri merupakan suatu keadaan sensori yang tidak nyaman yang terjadi di salah satu bagian tubuh yang mengalami kerusakan jaringan. Salah satu tindakan penatalaksanaan untuk menurunkan nyeri pada pasien cancer mamae yaitu terapi guided imagery. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh guided imagery terhadap skala nyeri pada pasien cancer mamae. Penelitian ini menggunakan rancangan pre eksperimental dan menggunakan sebuah Metode pre test dan post test design without control group. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 38 responden dan Instrument penelitian yang digunakan berupa numeric rating scale. Hasil penelitian menunjukan ada pengaruh guided imagery terhadap skala nyeri pada pasien cancer mamae di murni teguh memorial hospital dengan hasil signifikan <0.05.
KONSUMSI LEMAK, GULA, DAN GARAM DENGAN FAKTOR RISIKO DIABETES MELITUS TIPE 2 PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR Amila, Amila; Sembiring, Evarina; Zendrato, Enjellina Oktaviani
Indonesian Trust Health Journal Vol 7 No 2 (2024): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v7i2.293

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a disease that not only attacks the elderly but also attacks children, which is increasing in Indonesia. Causes of DM other than genetic factors can occur due to unhealthy eating patterns, for example consuming ready-to-eat foods, foods high in fat, salt and sugar whose nutritional and nutritional value is not clear. The aim of this study was to determine the relationship between fat, sugar and salt intake and risk factors for type 2 diabetes mellitus in school-age children at Free Methodist 1 Elementary School, Medan. The design of this research is correlation analytic with a cross-sectional approach. The population in this study were all 5th grade elementary school students. The sample for this research was 84 grade 5 students, 42 males and 42 females. The sampling technique is total sampling. The research instrument uses the Food Frequency Questionnaire (FFQ) to measure consumption of sugar, salt and fat and a glucometer to determine blood sugar levels at any time. Research data was analyzed using the SPSS program with the Chi-Square test. The results showed that sugar consumption (72.6%), salt (69%) and fat consumption (69%) were all in the sufficient category. The results of the study showed that there was no relationship between consumption of sugar, salt and fat and risk factors for type II DM in school-aged children at Free Methodist I Elementary School in Medan. It is hoped that schools and parents will pay attention to children's lifestyle and eating patterns and collaborate with community health centers to provide education and screening to prevent cases of DM in children from an early age. Abstrak Penyakit diabetes mellitus (DM) menjadi salah satu penyakit yang tidak hanya menyerang orang tua tapi menyerang anak-anak yang mengalami peningkatan di Indonesia. Penyebab DM selain faktor genetik dapat terjadi akibat pola makan yang tidak sehat misalkan mengkonsumsi makanan siap saji, makanan tinggi lemak, garam dan gula yang tidak jelas nilai gizi dan nutrisinya. Tujuan untuk mengetahui hubungan asupan konsumsi lemak, gula dan garam dengan faktor risiko terjadinya DM tipe 2 pada anak usia sekolah di SD Free Methodist 1 Medan. Desain penelitian adalah analitik korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas 5 SD. Sampel penelitian adalah siswa kelas 5 sebanyak 84 orang dengan laki-laki 42 orang dan perempuan 42 orang. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Instrumen penelitian menggunakan Food Frequency Questionnaire (FFQ) mengukur konsumsi gula, garam dan lemak dan glukometer untuk mengetahui kadar gula darah sewaktu. Data dianalisis menggunakan program SPSS dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan konsumsi gula (72,6%), garam (69%) dan konsumsi lemak (69%) ketiganya dalam kategori cukup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara konsumsi gula, garam dan lemak dengan faktor risiko terjadinya DM tipe II pada anak usia sekolah di SD Free Methodist I Medan. Diharapkan kepada pihak sekolah dan orang tua untuk memperhatikan gaya hidup serta pola makan anak dan kerjasama dengan pihak puskesmas untuk melakukan edukasi dan skrining dalam pencegahan kasus DM pada anak sejak dini.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN CA MAMMAE DALAM MENJALANI KEMOTERAPI DI MURNI TEGUH MEMORIAL HOSPITAL Simanullang, Dian Lomak Magdalena; Simanullang, Rostime Hermayerni
Indonesian Trust Health Journal Vol 7 No 2 (2024): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v7i2.296

Abstract

Breast cancer is a way from the glands and tissues that support the breast, where a number of cells in the breast reproduce abnormally. Objective: to understand the connection between family support and anxiety levels in Ca Mammary patients, who is currently undergoing the process of chemotherapy at Murni Teguh Memorial Hospital. Method: This research is quantitative, correlational descriptive research with a cross sectional approach. Results: The results of the study showed that there was a relation between family support and the level of anxiety in ca mammae patients undergoing chemotherapy at Murni Teguh Memorial Hospital. The results of the chi-square statistical test analysis show that the p value = 0.00 < 0.05. Conclusion: There is a relation between family support and the level of anxiety in ca mammae patients undergoing chemotherapy at Murni Teguh Memorial Hospital. Abstrak Kanker payudara merupakan saluran dari kelenjar dan jatingan penunjang payudara, dimana sejumlah sel dalam payudara berkembang biak secara abnormal. Tujuan: untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pada pasien Ca Mammae yang menjalani kemoterapi di Murni Teguh Memorial Hospital. Metode: Penelitian ini adalah kuantitatif, deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Hasil: Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pada pasien ca mammae dalam menjalani kemoterapi di Murni Teguh Memorial Hospital. Hasil analisis uji statistik chi-square menunjukan nila p value = 0,00 < dari nilai 0,05. Kesimpulan: Ada hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pada pasien ca mammae dalam menjalani kemoterapi di Murni Teguh Memorial Hospital.
PENGARUH SWEDISH MASSAGE DALAM MENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DI MEDAN Sembiring, Friska Br; Ginting, Amnita A Yanti; Rupang, Ernita Rante
Indonesian Trust Health Journal Vol 7 No 2 (2024): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v7i2.297

Abstract

Hypertension is a degenerative disease which tends to have a higher risk of occurrence in the elderly due to a decrease in various body functions due to aging. This is also a result of today's lifestyle which tends to be unhealthy. One of the non-pharmacological therapies uses Swedish massage therapy, where this action is one of the nursing interventions that can effectively reduce blood pressure using fleurage, petrisage, friction, tapotement and vibration techniques. This research aimed to identify the effectiveness of Swedish massage in reducing blood pressure in elderly people with hypertension. This research uses a one-group pretest – posttest design. The sampling technique was purposive sampling with inclusion criteria. The sampling technique used in this research was using power analysis on the G-Power application with a total of 19 respondents. The instruments used in this research were blood pressure observation sheets, Swedish Massage SOP. The results of statistical tests show that there is an effect of Swedish massage therapy on reducing blood pressure after 6 meetings within 2 weeks with the Wilcoxon test results obtaining p value = 0.001. After the massage, most of the respondent blood pressure was in the grade 1 hypertension category. This therapy is easy to do and does not require a long time, so this therapy is recommended for elderly people with hypertension as a non-pharmacological therapy to lower blood pressure. Abstrak Hipertensi merupakan penyakit degeneratif yang cenderung memiliki risiko kejadian lebih tinggi pada lansia dikarenakan adanya penurunan berbagai fungsi tubuh akibat bertambahnya usia. Hal ini juga merupakan akibat dari gaya hidup masa kini yang cenderung tidak sehat. Salah satu terapi nonfarmakologi menggunakan terapi Swedish massage, dimana tindakan ini merupakan salah satu intervensi keperawatan yang dapat menurunkan tekanan darah secara efektif dengan menggunakan teknik fleurage, petrisage, friction, tapotement dan vibration. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Swedish massage dalam menurunkan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Penelitian ini menggunakan one group pretest – posttest design. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling dengan kriteria inklusi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan power analysis pada aplikasi G-Power dengan jumlah responden sebanyak 19 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi tekanan darah, SOP Swedish Massage. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa ada pengaruh terapi pijat Swedia terhadap penurunan tekanan darah setelah 6 kali pertemuan dalam waktu 2 minggu dengan hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai p = 0,001. Setelah dilakukan pijat sebagian besar tekanan darah responden berada pada kategori hipertensi derajat 1. Terapi ini mudah dilakukan dan tidak memerlukan waktu yang lama, sehingga terapi ini direkomendasikan bagi lansia penderita hipertensi sebagai terapi nonfarmakologis untuk menurunkan tekanan darah.
EFEKTIVITAS PUDING PISANG AMBON DAN MADU TERHADAP HEMOGLOBIN IBU HAMIL Harahap, Novy Ramini; Nurrahmaton, Nurrahmaton; Syari, Mila; Wulandari, Sri; Lestari, Ida
Indonesian Trust Health Journal Vol 7 No 2 (2024): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v7i2.299

Abstract

Not all pregnancies proceed normally, there are risks or complications that threaten the safety of the mother and fetus, one of which is anemia, a condition where the hemoglobin level is less than 11 grams per deciliter. The risk is that anemia can cause abortion, premature birth, difficulty for the fetus to develop, fetal death in the womb, fetal death at birth, congenital defects, possible infection, and labor bleeding. The aim of this research was to find out whether Ambon banana pudding (Musa Paradisiaca L) and honey had an effect on the hemoglobin levels of pregnant women in Kliet Village, Ranto Peureulak District, East Aceh Regency. The research design uses a Quasi Experiment (Quasi Experiment) with the approach used is One Group Pretest-Posttest Design. This research was conducted in Kliet Village, which is located in Ranto Peureulak District, East Aceh Regency. This research involved 20 pregnant women who were in the second and third trimesters, which lasted from February to April 2024. In this study, ten pregnant women were sampled purposively. using univariate and bivariate analysis and using the Paired Sample T-test statistical test. The study found that pregnant women who consume ambon banana pudding and honey had an average hemoglobin level of 10.1 g/dL before (pretest) and 11.07 g/dL after (posttest), with a P-value of 0.000 (P < 0.05) indicating that the combination had an effect on hemoglobin levels. The study concluded that providing ambon banana pudding (Musa Paradisiaca L) and honey to pregnant women in Kliet Village, Ranto Peureulak District, East Aceh Regency improved hemoglobin levels. Abstrak Kehamilan tidak semua berjalan dengan normal, ada risiko atau komplikasi yang mengancam keselamatan ibu dan janin, salah satunya adalah anemia, keadaan di mana kadar hemoglobin kurang dari 11 gram per deciliter. Resikonya, anemia dapat menyebabkan abortus, persalinan prematur, kesulitan untuk janin berkembang, kematian janin dalam kandungan, kematian janin waktu lahir, cacat bawaan, kemungkinan infeksi, dan perdarahan persalinan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah puding pisang ambon (Musa Paradisiaca L) dan madu berpengaruh terhadap kadar hemoglobin ibu hamil di Desa Kliet, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur. Rancangan penelitian menggunakan Quasi Eksperiment (Eksperimen Semu) dengan pendekatan yang digunakan adalah One Group Pretest-Posttest Design. Penelitian ini dilakukan di Desa Kliet, yang terletak di Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur. Penelitian ini melibatkan 20 ibu hamil yang berada di trimester II dan III, yang berlangsung dari Februari hingga April 2024. Dalam penelitian ini, sepuluh ibu hamil diambil sampel secara purposive. menggunakan analisis univariat dan bivariat dan menggunakan uji statistik Paired Sample T-test Hasil penelitian rata-rata kadar hemoglobin ibu hamil sebelum (pretest) diberikan puding pisang ambon (Musa Paradisiaca L) dan Madu adalah 10,1 g/dL, dan rata-rata kadar hemoglobin ibu hamil setelah (posttest) diberikan puding pisang ambon (Musa Paradisiaca L) dan Madu adalah 11,07 g/dL, nilai P-value 0,000 (P<0,05) artinya terdapat efektifitas pemberian puding pisang ambon dan madu terhadap kadar hemoglobin. Kesimpulan dari penelitian adalah terdapat efektifitas pemberian puding pisang ambon (Musa Paradisiaca L) dan madu terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil di Desa Kliet Kecamatan Ranto Peureulak Kabupaten Aceh Timur.