cover
Contact Name
Muhammad Taufik Daniel Hasibuan
Contact Email
aniel.jibril@gmail.com
Phone
+6285261253834
Journal Mail Official
indonesiantrusthealthjournal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kapten Batu Sihombing, Desa Medan Estate, Kec. Percut Sei Tuan, Kab. Deli Serdang, Prov. Sumatera Utara, 20371
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Indonesian Trust Health Journal
ISSN : 26205564     EISSN : 26551292     DOI : 10.37104
Core Subject : Health,
Indonesian Trust Health Journal (E-ISSN: 2655-1292, P-ISSN: 2620-5564, Prefix Doi 10.37104 By Crossref) adalah Jurnal dalam bidang ilmu kesehatan yang memuat hasil penelitian atau kajian pustaka dan diharapkan menjadi wadah berbagi ilmu pengetahuan, sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. ITHJ merupakan jurnal yang diharapkan dapat memberikan manfaat kepada Dosen, Peneliti dan Petugas Kesehatan dalam mengembangkan ilmu pengetahuan serta memberikan keinginan yang kuat untuk pengembangan ilmu pengetahuan secara terus-menerus. Terbitan jurnal ini diharapkan menjadi wadah berbagi ilmu pengetahuan bagi petugas kesehatan sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan pelayanan kesehatan yang dapat memberikan manfaat kepada masyarakat.
Articles 154 Documents
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PERILAKU SEKSUAL REMAJA PUTRI DI SMA NEGERI 5 LHOKSEUMAWE Putri, Hendrika Wijaya Kartini; Nurmila, Nurmila; Rosyita, Rosyita
Indonesian Trust Health Journal Vol 4 No 1 (2021): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v4i1.73

Abstract

The rapid growth experienced by adolescents leads them to have a great sense of curiosity in various things without disolved the first information that they can. This makes teenagers fall into the negative. One of the negative things that become a teen problem is teenage sexual behavior. The purpose of this study is to determine the relationship between the characteristics and parenting patterns of parents with the sexual behavior of girls in high school 5 Kota Lhokseumawe in 2019. This research type is analytic observational research by using cross sectional approach method. The population in this research were female students in SMA 5 Kota Lhokseumawe in 2019 class XI which amounted to 96 people. Data analysis in this research used unvariat and bivariate. The findings of this research obtained that parenting patterns have a meaningful relationship with the sexual behavior of young girl adolescent in SMA Negeri 5 Kota Lhokseumawe. for parenting pattern obtained p <0.05, which means there is a relationship between parenting parenting with the sexual behavior of young girl. It is expected that students will participate in training and extracurricular activities in schools such as joining the Youth Reproductive Health program to improve adolescent about risky sexual behavior. Parents are expected to provide child care and sex education as early as possible to the children by of open communication, listening to each other and keeping an eye on their child's association so as to avoid irresponsible sexual behavior of teenagers. Abstrak Pesatnya pertumbuhan yang dialami oleh remaja menyebabkan mereka memiliki rasa ingin tahu yang besar dalam berbagai hal tanpa larut terlebih dahulu informasi yang mereka dapat. Hal ini membuat remaja terjerumus ke dalam hal yang negatif. Salah satu hal negatif yang menjadi masalah remaja adalah perilaku seksual remaja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara karakteristik dan pola asuh orang tua dengan perilaku seksual anak perempuan di SMA Negeri 5 Kota Lhokseumawe Tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan menggunakan metode pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa perempuan di SMA Negeri 5 Kota Lhokseumawe kelas XI 2019 yang berjumlah 96 orang. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan unvariat dan bivariat. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa pola asuh memiliki hubungan yang bermakna dengan perilaku seksual remaja putri di SMA Negeri 5 Kota Lhokseumawe. untuk pola asuh diperoleh p < 0,05 yang berarti ada hubungan pola asuh dengan perilaku seksual remaja putri. Diharapkan siswa mengikuti pelatihan dan kegiatan ekstrakurikuler di sekolah seperti mengikuti program Kesehatan Reproduksi Remaja untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang perilaku seksual berisiko. Orang tua diharapkan memberikan pengasuhan anak dan pendidikan seks sedini mungkin kepada anak melalui komunikasi yang terbuka, saling mendengarkan dan mengawasi pergaulan anaknya sehingga terhindar dari perilaku seksual remaja yang tidak bertanggung jawab.
HUBUNGAN MEDIA KOMUNIKASI DENGAN AKTIVITAS SEKSUAL BERISIKO PADA REMAJA LAKI-LAKI DI MADRASAH ALIYAH NEGERI KOTA LHOKSEUMAWE Rosyita, Rosyita; Prihatin, Nova Sumaini; Putri, Hendrika Wijaya Kartini
Indonesian Trust Health Journal Vol 4 No 1 (2021): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v4i1.74

Abstract

Based on WHO (World Health Organization) data showing nearly 43 million more (18.3%) of the total population is teenagers. The famous issues among teenagers one of them related to sexual behavior. The purpose of this study to analyze the relationship of communication media with risky sexual activity in adolescent boys in MAN of Kota Lhokseumawe in 2018. This research uses mixed methods with cross sectional design on quantitative research and sequential explanatory strategy in qualitative research. The population in this research are students of class X and XI a number of 120 students. The sample that used for quantitative research is total population while for qualitative research is 18 people with inclusion and exclusion criteria. Collecting data on quantitative research is by distributing questionnaires while in qualitative research with in-dept interview and Focus Group Discussion (FGD). Analysis of bivariate data using chi square test. Qualitative data analysis is done by Thematical Analysis.The result of bivariate analysis about communication media obtained result p value = 0,000, RP = 2,519. The result of indept-interview is found that besides communication media factor to risky sexual activity such as peer factor, parents, faith and drug users. It is expected that policy makers should increase supervision over existing school rules. Abstrak Berdasarkan data WHO (Word Health Organization) menunjukkan hampir 43 juta jiwa lebih (18,3%) dari keseluruhan total jumlah penduduk adalah remaja. Masalah yang menonjol dikalangan remaja salah satunya terkait dengan perilaku seksual. Tujuan penelitian ini menganalisis hubungan media komunikasi dengan aktivitas seksual berisiko pada remaja laki-laki di MAN Kota Lhokseumawe tahun 2018. Penelitian ini menggunakan mixed methods dengan desain cross sectional pada penelitian kuantitatif dan strategi sequential explanatory pada penelitian kualitatif. Sampel yang digunakan untuk penelitian kuantitatif sejumlah 120 orang dan untuk penelitian kualitatif berjumlah 18 orang. Pengumpulan data pada penelitian kuantitatif dengan cara penyebaran kuesioner sedangkan pada penelitian kualitatif dengan cara indept interview dan Focus Group Discussion (FGD). Analisis data bivariat menggunakan uji chi square. Analisis data kualitatif dilakukan degan cara Thematical Analysis. Hasil analisis bivariat tentang media komunikasi diperoleh hasil p value =0,000, RP=2,519, hasil tersebut menunjukkan bahwa adanya hubungan media komunikasi dengan aktivitas seksual berisiko. Hasil indept-interview didapatkan bahwa selain faktor media komunikasi terdapat faktor lain yang berhubungan dengan aktivitas seksual berisiko yaitu faktor teman sebaya, orang tua, keimanan dan pengguna NAPZA. Diharapkan kepada pengambil kebijakan untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap peraturan yang sudah berlaku disekolah.
PENGARUH PERUBAHAN POSISI DALAM MENCEGAH DEKUBITUS PADA PASIEN YANG MENJALANI PERAWATAN DI RUMAH SAKIT AMINAH CILEDUG TANGERANG Kusumah, Adie Mulyadi Prawira; Daniel Hasibuan, Muhammad Taufik
Indonesian Trust Health Journal Vol 4 No 1 (2021): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v4i1.75

Abstract

Change of position is a position setting given to reduce friction on the skin so that it will reduce the chance of decubitus ulcers. This study aims to determine the effect of position changes in preventing pressure sores in patients undergoing treatment at Aminah Hospital Ciledug Tangerang. The population in this study were patients who were treated at Aminah Hospital Ciledug Tangerang and the sample studied was 44 people who were taken by using purposive sampling technique. The research method used is quasi-experimental, with a pre-test post-test with control group non randomization and data analysis using the Mann Whitney test. From the results of statistical tests using Mann Whitney, p value = 0.001, this indicates that there is an effect of changing position in preventing decubitus. The results of this study are expected to be input and can be applied by health workers (nurses) in providing nursing care to patients who experience prolonged bed rest, and it is recommended at least every 2 hours. Abstrak Perubahan posisi merupakan pengaturan posisi yang diberikan untuk mengurangi gaya gesek pada kulit sehingga akan menurunkan peluang terjadinya luka dekubitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perubahan posisi dalam mencegah dekubitus pada pasien yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Aminah Ciledug Tangerang. Populasi didalam penelitian ini adalah pasien yang di rawat di Rumah Sakit Aminah Ciledug Tangerang dan sempel yang diteliti sebanyak 44 orang yang diambil dengan cara menggunakan teknik Purposive sampling. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi experiment, dengan desain pre-test post-test with control group non randomization dan analisa data menggunakan uji Mann Whitney. Dari hasil uji statistik dengan menggunakan Mann Whitney di dapatkan p value = 0.001, hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dari perubahan posisi dalam mencegah decubitus. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi masukan dan dapat diterapkan oleh petugas kesehatan (perawat) didalam pemberian asuhan keperawatan kepada pasien yang mengalami perawatan tirah baring yang lama, dan direkomendasikan minimal setiap 2 jam sekali.
MOTIVASI KELUARGA DALAM PEMANFAATAN PUSKESMAS BAGI ANGGOTA KELUARGA YANG SAKIT DI DESA BAKARAN BATU DUSUN V LUBUK PAKAM Simatupang, Lenny Lusia
Indonesian Trust Health Journal Vol 4 No 1 (2021): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v4i1.76

Abstract

Health centers have a role in improving the quality of health services to the community. The distance between the puskesmas and the residents' residences as well as inadequate medical equipment affects people's motivation to come for treatment. The purpose of this study was to determine the motivation of families in the use of the Puskesmas for sick family members. This research is a quantitative research using a descriptive approach. The types of data used in this study are primary data and secondary data. The sample in this study amounted to 48 people who were selected by purposive sampling technique and the respondents were the heads of families residing in the village of Bakaran Batu Dusun V Lubuk Pakam. The results of the study were analyzed by univariate analysis by describing descriptively the frequency distribution and proportion of each variable. Family motivation in using the puskesmas for sick family members showed that the majority of respondents had a low level of motivation. Low family motivation is influenced by several factors, namely based on trust, facilities, distance and availability of health workers Abstrak Puskesmas mempunyai peran dalam hal peningkatan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Jarak puskesmas dengan tempat tinggal penduduk serta peralatan kesehatan yang tersedia tidak memadai mempengaruhi motivasi masyarakat untuk datang berobat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui motivasi keluarga dalam pemanfaatan Puskesmas bagi anggota keluarga yang sakit. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan deskripstif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 48 orang yang dipilih dengan teknik purpossive sampling dan responden merupakan kepala keluarga yang berada di desa Bakaran Batu Dusun V Lubuk Pakam. Hasil penelitian dianalisis dengan analisa univariat dengan menjabarkan secara deskriptif distribusi frekuensi dan proporsi masing-masing variabel. Motivasi keluarga dalam pemanfaatan puskesmas bagi anggota keluarga yang sakit didapatkan hasil bahwa mayoritas responden memiliki tingkat motivasi yang rendah. Motivasi keluarga yang rendah dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu berdasarkan kepercayaan, fasilitas, jarak dan ketersediaan tenaga kesehatan
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN GAYA HIDUP DENGAN UPAYA PENCEGAHAN STROKE PADA PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS DESA BINJAI MEDAN Muflih, Muflih; Halimizami, Halimizami
Indonesian Trust Health Journal Vol 4 No 2 (2021): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v4i2.79

Abstract

Hypertension is a disorder of the circulatory system, when the systolic blood pressure is 140 mm Hg and the diastolic blood pressure is 90 mm Hg. The causes of hypertension are heredity, age, gender, obesity (overeating), lack of exercise, stress, excessive salt consumption, other influences: caffeine, smoking, alcohol consumption, taking drugs. The purpose of this study was to determine the relationship between the level of knowledge and lifestyle of hypertensive patients with stroke prevention efforts at the Binjai Village Health Center Medan in 2020. The type of research conducted was descriptive analytic with a cross sectional design. The population in this study were all hypertensive patients at the Binjai Village Health Center Medan with a sample of 87 people using purposive sampling technique. The results showed that the majority of respondents had less knowledge as many as 42 people (48.3%) and an unhealthy lifestyle as many as 67 people (77.0%). Based on the chi-square test, it was found that there was no relationship between the level of knowledge and the prevention of stroke in hypertension patients at the Binjai Village Health Center in 2020 with a p-value = 0.395 > = 0.05 and there was no relationship between lifestyle and stroke prevention in hypertension patients in Binjai Village Health Center in 2020 with a p-value = 0.516 > =0.05. The conclusion in this study is that there is no relationship between the level of knowledge and lifestyle of hypertensive patients with stroke prevention efforts. It is recommended for people with hypertension to further increase their knowledge about prevention of stroke due to uncontrolled blood pressure and pay more attention to their health, especially in early examinations and it is hoped that the puskesmas will be more active in inviting hypertension sufferers to do exercise every week and make early stroke introduction counseling. Abstrak Hipertensi adalah suatu gangguan pada sistem peredaran darah, yaitu apabila tekanan darah sistol sebesar 140 mmHg dan diastol sebesar 90 mm Hg. Penyebab hipertensi adalah keturunan, umur, jenis kelamin, kegemukan (makan berlebih), kurang olahraga, stress, konsumsi garam berlebih, pengaruh lain : kafein, merokok, konsumsi alkohol, minum obat-obatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan gaya hidup penderita hipertensi dengan upaya pencegahan stroke di Puskesmas Desa Binjai Medan Tahun 2020. Jenis penelitian yang dilakukan adalah diskriftif analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien hipertensi di Puskesmas Desa Binjai Medan dengan jumlah sampel 87 orang dengan menggunakan teknik Purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki pengetahuan kurang sebanyak 42 orang (48,3%) dan gaya hidup yang kurang sehat sebanyak 67 orang (77,0%). Berdasarkan uji chi-square didapatkan tidak ada hubungan hubungan tingkat pengetahuan dengan pencegahan stroke pada penderita hipertensi di Puskesmas Desa Binjai Tahun 2020 dengan nilai p-value = 0,395 > α=0,05 dan tidak ada hubungan gaya hidup dengan pencegahan stroke pada penderita hipertensi di Puskesmas Desa Binjai Tahun 2020 dengan nilai p-value = 0,516 > α=0,05. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu tidak ada hubungan tingkat pengetahuan dan gaya hidup penderita hipertensi dengan upaya pencegahan stroke. Disarankan bagi penderita hipertensi untuk lebih meningkatkan pengetahuannya tentang pencegahan stroke akibat tekanan darah yang tidak terkontrol dan lebih memperhatikan kesehatannya khususnya dalam pemeriksaan dini dan diharapkan bagi pihak puskesmas untuk lebih aktif mengajak para penderita hipertensi untuk melakukan senam setiap minggunya dan membuat penyuluhan pengenalan stroke secara dini.
PENGARUH IRIGASI SALINE NASAL TERHADAP BERSIHAN JALAN NAPAS ATAS PADA PASIEN RHINOSINUSITIS DI RUMAH SAKIT AMINAH TANGERANG Arini, Nindiah Dewi; Simatupang, Lenny Lusia
Indonesian Trust Health Journal Vol 4 No 2 (2021): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v4i2.80

Abstract

Rhinosinusitis is an inflammation of one or more mucosal mucosa of the paranasal sinuses, usually accompanied by or triggered by rhinitis. Patients generally experience airway obstruction which can result in changes in breathing pattern and frequency. The administration of nasal saline irrigation aims to reduce the inflammatory response in the nasal mucosa, eliminate excessive mucus secretion, overcome nasal congestion by moisturizing the nasal cavity. This study aims to determine the effect of nasal saline irrigation on upper airway clearance in rhinosinusitis patients at Aminah Hospital, Tangerang. This type of research used a quasi-experimental design with two groups of pre-test-post-test. The sample used in the study was 33 in the intervention group and 33 in the control group and consecutive sampling was used as a sampling technique for the rhinosinusitis population. The research data collection used the observation sheet instrument, and the data analysis used the Mann Whitney test. From the Mann Whitney statistical test on upper airway clearance between the post-intervention and post-control groups, it was found that a significant difference (p = 0.000), it can be concluded that nasal saline irrigation has an effect on upper airway clearance in rhinosinusitis patients. The use of nasal saline irrigation can help in maximizing the treatment program towards a much better healing process in rhinosinusitis patients and recommends its use in the treatment program for rhinosinusitis. Abstrak Rhinosinusitis merupakan peradangan pada salah satu atau lebih mukosa sinus paranasal, umumnya disertai atau dipicu oleh rhinitis. Pasien umunya akan mengalami sumbatan jalan napas yang dapat mengakibatkan perubahan pada pola dan frekuensi pernapasan. Pemberian irigasi saline nasal bertujuan untuk mengurangi respon inflamasi pada mukosa hidung, menghilangkan sekresi lendir yang berlebihan, mengatasi hidung tersumbat dengan melembabkan rongga nasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh irigasi saline nasal terhadap bersihan jalan napas atas pada pasien rhinosinusitis di Rumah Sakit Aminah Tangerang. Jenis penelitian ini menggunakan quasi-experimental design dengan two group pre test-post test. Sampel yang dipakai dalam penelitian berjumlah 33 pada kelompok intervensi dan 33 pada kelompok kontrol dan consecutive sampling dipakai sebagai teknik pengambilan sampel pada populasi rhinosinusitis.Pengumpulan data penelitian menggunakan instrument lembar observasi, serta analisa data yang digunakan memakai uji Mann Whitney. Dari uji statistik Mann Whitney pada bersihan jalan napas atas antara kelompok post-intervensi dan post-kontrol didapatkan perbedaan yang signifikan (p=0.000), maka dapat disimpulkan bahwa irigasi saline nasal memiliki pengaruh terhadap bersihan jalan napas atas pada pasien rhinosinusitis. Penggunaan irigasi saline nasal dapat membantu dalam memaksimalkan program pengobatan terhadap proses penyembuhan yang jauh lebih baik pada pasien rhinosinusitis dan menyarankan penggunaannya terhadap program pengobatan untuk rhinosinusitis.
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN DENGAN MINAT KUNJUNG ULANG PASIEN DI KLINIK PRATAMA KELAMBIR MEDAN Tarigan, Andini Mentari; Fitria, Dilla
Indonesian Trust Health Journal Vol 4 No 2 (2021): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v4i2.81

Abstract

Health service visits are determined by the needs of service users to get the health services provided. The factors that can influence so that users want to reuse are five dimensions consisting of reliability, responsiveness, courtesy, ability to understand customers and physical evidence. The purpose of this study was to explain the relationship between the quality of health services and the interest in repeat visits at the Pratama Clinic Kelambir Medan. This study is a quantitative study using a cross sectional design. This research was conducted at the Kelambir Pratama Clinic Medan starting in September 2021 until it was completed. The sample in this study were 97 respondents. The research instrument used a questionnaire using the Pearson correlation test. The results showed that there was a relationship between reliability (p=0.024) <0.05, responsiveness (p=0.011) <0.05, politeness (p=0.022) <0.05, ability to understand customers (p=0.002) <0 .05 and physical evidence (p=0.001) <0.05 with an interest in repeat visits at the Pratama Clinic Kelambir Medan. The conclusion is that there is a relationship between reliability, responsiveness, politeness, ability to understand customers and physical evidence with interest in visiting and returning health services at the Pratama Clinic Kelambir Medan. Abstrak Kunjungan ulang pelayanan kesehatan dipengaruhi oleh kebutuhan pengguna jasa pelayanan untuk mendapatkan kembali pelayanan kesehatan yang diberikan. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi sehingga para penggunanya ingin memanfaatkan kembali yaitu ada lima dimensi yang terdiri dari reliabilitas, responsivitas, kesopanan, kemampuan memahami pelanggan dan bukti fisik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan hubungan antara kualitas pelayanan kesehatan dengan minat kunjung ulang di Klinik Pratama Kelambir Medan. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Klinik Pratama Kelambir Medan dimulai pada bulan September 2021 sampai dengan selesai. Sampel dalam penelitian ini yaitu 97 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan menggunakan uji korelasi pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara reliabilitas (p=0,024) <0,05, responsivitas (p=0,011) <0,05, kesopanan (p=0,022) <0,05, kemampuan memahami pelanggan (p=0,002) <0,05 dan bukti fisik (p=0,001) <0,05 dengan minat kunjung ulang di Klinik Pratama Kelambir Medan. Kesimpulannya adalah terdapat hubungan antara reliabilitas, responsivitas, kesopanan, kemampuan memahami pelanggan dan bukti fisik dengan minat kunjung ulang pelayanan kesehatan di Klinik Pratama Kelambir Medan.
PENGARUH TERAPI RELAKSASI AUDIO MUROTTAL AL-QUR’AN TERHADAP PERUBAHAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN YANG DI RAWAT DI RUANGAN ICU RUMAH SAKIT AMINAH Sulistyowati, Yeni; Daniel Hasibuan, Muhammad Taufik
Indonesian Trust Health Journal Vol 4 No 2 (2021): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v4i2.82

Abstract

Murottal therapy is one type of music therapy that has a positive influence on listeners, where when someone listens to murottal therapy it will provide stimulation to the eardrum which will then be transmitted through the auditory nerve to the auditory cortex in the brain so that there will be a decrease in cortisol which can cause a relaxed feeling. and comfortable. This study aims to determine the effect of audio murottal al-qur'an relaxation therapy on the anxiety level of patients treated in the ICU. The research method used is quantitative research with quasi-experimental design and one group pretest posttest design and statistical test using Wicolxon test. The population studied were patients who were treated in the ICU room of Aminah Hospital and the sample studied was 38 people who were taken by using purposive sampling technique. The results of the study using the Wicolxon statistical test, obtained p value = 0.000 (p < = 0.05), it can be concluded that there is an effect of anxiety levels before and after giving murottal Al-Qu'an therapy to decrease anxiety levels. From the results of this study, it is hoped that all health workers in the ICU will continue to improve their performance and routinely provide Ar-Rahman letter therapy to patients who experience anxiety while being treated in the ICU. Abstrak Terapi murottal merupakan salah satu jenis terapi musik yang memiliki pengaruh positif pada pendengar, dimana saat seseorang mendengarkan terapi murottal maka akan memberikan rangsangan pada gendang telinga yang kemudian akan diteruskan melalui saraf pendengaran ke korteks pendengaran di otak sehingga akan terjadi penurunan kortisol yang dapat menimbulkan perasaan santai dan nyaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi relaksasi audio murottal al-qur’an terhadap tingkat kecemaasan pasien yang di rawat di ruangan ICU. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen semu dan rancangan one group pretest posttest serta uji statistik menggunakan Uji Wicolxon. Populasi yang diteliti adalah pasien yang di rawat di ruangan ICU Rumah Sakit Aminah dan sampel yang diteliti sebanyak 38 orang yang diambil dengan cara menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian dengan menggunakan uji statistik wicolxon di dapatkan p value = 0.000 (p<α=0.05), maka dapat disimpulkan ada pengaruh tingkat kecemasan sebelum dan sesudah pemberikan terapi murottal Al-Qu'an terhadap penurunan tingkat kecemasan. Dari hasil penelitian ini diharapkan kepada semua petugas kesehatan yang ada di ruang ICU agar tetap meningkatkan kinerja dan rutin memberikan terapi surat Ar-Rahman kepada pasien yang mengalami kecemasan saat di rawat di ruang ICU.
HUBUNGAN KECEMASAN DENGAN KUALITAS TIDUR PADA PASIEN PRE OPERASI TRANSURETHRAL RESECTION OF THE PROSTATE (TURP) DI RUMAH SAKIT UMUM IMELDA PEKERJA INDONESIA MEDAN Siburian, Christine Handayani
Indonesian Trust Health Journal Vol 4 No 2 (2021): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v4i2.83

Abstract

Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) is an enlargement of the prostate gland that generally occurs in older men and if left untreated can lead to complications. BPH can be treated with a medical procedure, namely the Transurethral Resection of the Prostate (TURP) surgical procedure. Before the action, the patient will experience anxiety. Anxiety arises because of excessive fear that can affect the quality of sleep. The purpose of this study was to determine the relationship between anxiety and sleep quality in patients with preoperative Transurethral Resection of the Prostate (TURP). The research design used was cross sectional. The sample is 31 respondents of preoperative patients at Rumah Sakit Umum Imelda Pekerja Indonesia Medan with the sampling technique used is accidental sampling. The research data was collected using the Hamilton Scale for Anxiety (HRS-A) questionnaire and The Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) questionnaire. Data were analyzed by Spearman Rho correlation test. The results showed that there was a relationship between anxiety and sleep quality in patients with preoperative Transurethral Resection of the Prostate (TURP) (p=0.000, r=0.907). The results of this study can recommend that the need for nursing actions that can reduce anxiety so that the patient's sleep quality can be better. Abstrak Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) adalah pembesaran kelenjar prostat yang pada umumnya terjadi pada pria yang lebih tua dan apabila tidak diobati dapat menyebabkan komplikasi. BPH dapat ditangani dengan tindakan medis yaitu prosedur pembedahan Transurethral Resection of the Prostate (TURP). Sebelum dilakukan tindakan tersebut, pasien akan mengalami kecemasan. Kecemasan timbul karena rasa takut berlebih yang dapat mempengaruhi kualitas tidur. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan kecemasan dengan kualitas tidur pada pasien pre operasi Transurethral Resection of the Prostate (TURP). Desain penelitian yang digunakan Cross Sectional. Sampel adalah 31 responden pasien pre operasi di Rumah Sakit Umum Imelda Pekerja Indonesia Medan dengan teknik pengambilan sampel adalah teknik accidental sampling. Pengumpulan data penelitian menggunakan kuesioner Hamilton Scale for Anxiety (HRS-A) dan kuesioner The Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Data dianalisis dengan uji korelasi Spearman Rho. Hasil didapatkan ada hubungan kecemasan dengan kualitas tidur pada pasien pre operasi Transurethral Resection of the Prostate (TURP) (p=0,000, r=0,907). Hasil penelitian ini dapat merekomendasikan bahwa perlunya tindakan keperawatan yang dapat mengurangi kecemasan agar kualitas tidur pasien dapat menjadi lebih baik.
PENGARUH TERAPI ACTIVE CYCLE OF BREATHING TECHNIQUE (ACBT) TERHADAP FREKUENSI PERNAFASAN (RESPIRATORY RATE) PADA PENDERITA TUBERKULOSIS PARU DI RUMAH SAKIT UMUM IMELDA PEKERJA INDONESIA MEDAN Varida Naibaho, Eka Nugraha; Herlina Kabeakan, Sri Mega
Indonesian Trust Health Journal Vol 4 No 2 (2021): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v4i2.84

Abstract

Pulmonary tuberculosis is a major public health problem in the world and is the second leading cause of death from infectious diseases. The purpose of this study was to determine the effect of active cycle of breathing technique (ACBT) therapy on breathing frequency in patients with pulmonary tuberculosis. Quantitative research method, with a Quasi Experimental research design with a pre-test and one-group post-test approach. The study was carried out in the Orchid room of the Imelda Indonesian Workers General Hospital in Medan in July - August 2021. The study population was 45 patients with pulmonary tuberculosis and the sample technique of this study was Nonprobability Sampling. The number of samples was 41 pulmonary tuberculosis patients according to the researcher's criteria. The data analysis technique used is Wilcoxon test analysis. The results of the study There was an effect of breathing patterns before the administration of active cycle of breathing technique (ACBT) Therapy on the improvement of respiratory frequency in patients with pulmonary tuberculosis with a value of M ± SD = 17.1081 ± 2.94188. There is an effect of breathing pattern after administration of active cycle of breathing technique (ACBT) Therapy on the respiratory frequency of Pulmonary Tuberculosis Patients with a value of M ± SD = 27.0400 ± 2.82076. There is a difference in the effect of breathing patterns before and after administration of active cycle of breathing technique (ACBT) therapy on the Improvement of respiratory frequency in pulmonary tuberculosis patients with a significant value of 0.000 < 0.005. Abstrak Tuberkulosis paru adalah masalah pokok kesehatan pada masyarakat didunia dan merupakan penyebab kematian ke dua dari penyakit infeksi. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi active cycle of breathing technique (ACBT) terhadap frekuensi pernafasan pada penderita tuberkulosis paru. Metode penelitian kuantitatif, dengan desain penelitian Quasi Eksperiment dengan pendekatan pre test dan post test one group. Penelitian dilaksanakan di ruangan Anggrek Rumah Sakit Umum Imelda Pekerja Indonesia Medan pada bulan Juli - Agustus 2021. Populasi penelitian sebanyak 45 orang pasien Tuberkulosis Paru dan teknik sampel penelitin ini adalah Nonprobability Sampling. Jumlah sampel 41 orang pasien tuberkulosis paru sesuai dengan kriteria peneliti. Teknik analisa data yang digunakan adalah analisis uji Wilcoxon. Hasil penelitian ada pengaruh pola nafas sebelum pemberian terapi active cycle of breathing technique (ACBT) terhadap perbaikan frekuensi pernafasan pada penderita tuberkulosis paru dengan nilai M ± SD =17.1081 ± 2.94188. Ada pengaruh pola nafas sesudah pemberian terapi active cycle of breathing technique (ACBT) terhadap frekuensi pernafasan pasien tuberkulosis paru dengan nilai M ± SD = 27.0400 ± 2.82076. Ada perbedaan pengaruh pola nafas sebelum dan sesudah pemberian terapi active cycle of breathing technique (ACBT) terhadap perbaikan frekuensi pernafasan pasien tuberkulosis paru dengan nilai signifikan 0,000 < 0,005.

Page 7 of 16 | Total Record : 154