cover
Contact Name
SUARDI LAHENG
Contact Email
suardiaseq@gmail.com
Phone
+6285240411818
Journal Mail Official
arborescent2023@gmail.com
Editorial Address
Jl. Madako No. 1 Kelurahan Tambun, Kabupaten Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah. Indonesia.
Location
Kab. toli toli,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Arborescent Journal
ISSN : -     EISSN : 30308291     DOI : https://doi.org/10.56630/arj.v1i1.517
Arborescent Journal is published by the Aquaculture Study Program, Faculty of Fisheries, Madako Tolitoli University, and is published 3 times a year (January, May, and September). The Arborescent Journal accepts manuscripts in the form of original research and studies in all fields of fisheries science, namely Aquaculture, Fish Disease, Fisheries Biology, Fisheries Socioeconomics, Capture Fisheries Technology, Aquatic Resources Management, Fisheries Product Technology, Fisheries Utilization and Management, and Marine Science. Journals with ISSN: 3030-8291, have been registered in the Crossref system with the Digital Object Identifier (DOI) prefix 10.56630. The Arborescent Journal has also been indexed in Google Scholar, One search, Crossref.
Articles 40 Documents
Pemberian Pakan Berbahan Tepung Azolla (Azolla microphylla) untuk Pertumbuhan Ikan Patin Siam (Pangasius hypophthalmus) Ega Ayu Putri; Eka Rosyida; Madinawati; Zakirah Raihani Ya'la; Septina F. Mangitung; Andi Heryanti Rukka; Nasmia
Arborescent Journal Vol 3 No 1 (2026): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/arj.v3i1.1493

Abstract

Ikan patin Siam (Pangasius hypophthalmus) merupakan salah satu komoditas perikanan air tawar bernilai ekonomi tinggi dengan kebutuhan benih yang terus meningkat. Penelitian ini bertujuan menilai pengaruh penambahan tepung Azolla (Azolla microphylla) dalam pakan terhadap kinerja pertumbuhan benih patin Siam. Kegiatan penelitian dilaksanakan pada Januari–Februari 2024 di Laboratorium Kualitas Air dan Biologi Akuatik Universitas Tadulako dengan menggunakan rancangan acak lengkap yang terdiri atas empat perlakuan tingkat substitusi tepung Azolla (0%, 15%, 20%, dan 25%) dan lima ulangan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa suplementasi tepung Azolla memberikan pengaruh signifikan (P<0,05) terhadap bobot mutlak, laju pertumbuhan spesifik, serta rasio konversi pakan. Pertumbuhan bobot mutlak tercatat berkisar 1,09–2,25 g, laju pertumbuhan spesifik 1,57–2,39%, rasio konversi pakan 1,4–2,7, serta tingkat sintasan mencapai 84–96%.
Aplikasi Pupuk Organik Cair dari Jeroan Ikan Patin (Pangasius sp.) Terhadap Pertumbuhan Tanaman Kacang Panjang (Vigna sinensis L) Ayu Agustina; Femi Riza; Nurul Aulia
Arborescent Journal Vol 3 No 1 (2026): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/arj.v3i1.1523

Abstract

ABSTRAKJeroan ikan patin mengandung nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman, seperti nitogen,fosfor, kalium. Penggunaan jeroan ikan patin sebagai Pupuk Organik Cair (POC) dapatmembantu mengurangi limbah dan dampak lingkungan. Tujuan dari penelitian ini yaituuntuk mengetahui pengaruh POC dari jeroan ikan patin terhadap pertumbuhan tanamankacang panjang. Pelaksanaan penelitian ini berlangsung selama 2,5 bulan yaitu daribulan Juni sampai Agustus 2025. Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini P0:Tanpa Pemberian POC, P1: Pemberian POC 20 mL /L air, P2 : Pemberian POC 40 mL/Lair, P3 : Pemberian POC 60 mL/L air. Setiap perlakuan diulangi sebanyak 3 kali dan datadianalisis dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Berdasarkan hasil uji ragam ANOVAyang dilakukan terhadap pertumbuhan tanaman kacang panjang menunjukkan bahwapemberian dosis POC jeroan ikan patin yang berbeda mempengaruhi tinggi tanamankacang panjang, P0: 25.00a, P1: 33.33b , P2: 40.67c , P3: 41.67cd , setiap penambahandosis POC mempercepat tinggi tanaman dengan waktu ukur yang sama. Begitu jugaterhadap umur berbunga tanaman kacang panjang yaitu P0: 46.33c, P1: 36.33bc ,P2:32.67ab , P3: 30.33a , setiap penambahan dosis POC dapat mempercepat waktu berbungatanaman. Hasil yang terbaik terdapat pada perlakuan P3 yaitu pemberian POC 60 mL/1L air dengan tinggi tanaman 41.67 cm dan umur berbunga 30.33 hari.
Pemanfaatan Ulva lactuca Hasil Fermentasi Terhadap Tingkat Populasi Kutu Air (Daphnia sp.) Lidya Sari; Ika Wahyuni Putri; Suardi Laheng
Arborescent Journal Vol 3 No 1 (2026): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/arj.v3i1.1345

Abstract

Pakan alami merupakan bagian penting dalam tahap awal pemeliharaan ikan, terutama pada masa larva. Salah satu jenis makanan alami yang biasa digunakan adalah kutu air (Daphnia sp. ), karena memiliki ukuran yang sesuai, kandungan nutrisi tinggi yaitu protein 40%, karbohidrat 67%, lemak 54%, dan abu 15%, serta mudah dalam proses pemeliharaannya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pemanfaatan Ulva lactuca hasil fermentasi terhadap tingkat populasi kutu air (Daphnia sp.). Penelitian ini telah dilakukan pada bulan Maret 2025. Penelitian bertempat di Laboratorium Basah, Fakultas Perikanan, Universitas Madako Tolitoli. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan metode eksperimental dengan menerapkan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan 2 ( 5 ml/L Ulva lactuca terfermentasi) merupakan perlakuan terbaik dengan puncak tertinggi sebesar 1977,78 ind/L pada hari ke-11 sehingga optimal dalam meningkatkan tingkat populasi kutu air (Daphnia sp.).
Evaluasi Keberadaan Ektoparasit pada Udang Vannamei di PT. Esputlii Prakarsa Utama Ulfiani; Suardi Laheng; Dwi Utami Putri; Aliyas
Arborescent Journal Vol 3 No 1 (2026): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/arj.v3i1.1522

Abstract

Udang vannamei merupakan salah satu komoditas unggulan perikanan yang mempunyai nilai ekonomis tinggi baik untuk konsumsi dalam negeri maupun ekspor. Namun di sisi lain, infeksi penyakit yang terjadi pada budidaya udang dapat menghambat neningkatnya produksi udang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis, intensitas dan prevalensi ektoparasit pada udang vannamei yang di budidayakan PT. Esaputli Prakarsa Utama. Penelitian ini dilaksanakan selama 40 hari dengan metode analisis deskriptif. Parameter yang di amati meliputi prevalensi parasit, intensitas parasit, serta kualitas air. Hasil penelitian menunjukan terdapat empat jenis ektoparasit yaitu Vorticella sp, Epistylis sp, Trichodina sp, dan Oodinium sp. Intensitas dan prevalensi ektoparasit tertinggi yaitu Vorticella sp sebesar 34,31 ind/ekor dengan prevalensi 57,78%. Hasil parameter kualitas air bahwa salinitas berkisar 30-32 ppt, suhu berkisar antara 28-31̊C, Ph berkisar antara 7,4-8,2, dan oksigen terlarut berkisar antara 4,16-5,93 mg/L. Menunjukkan fluktuasi yang stabil namun tetap berada dalam kisaran optimal untuk mendukung pertumbuhan dan kesehaan udang.
Identifikasi Hasil Tangkapan Utama Alat Tangkap Gillnet Di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Bom Kalianda Siti Khumairoh; Aprilia Syah Putri; Dona Setya
Arborescent Journal Vol 3 No 1 (2026): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Bom Kalianda merupakan salah satu pusat pendaratan hasil perikanan tangkap yang aktif di Kabupaten Lampung Selatan, khususnya bagi kapal nelayan yang menggunakan alat tangkap gillnet. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober hingga November 2025 dengan tujuan mengidentifikasi jenis dan volume hasil tangkapan utama alat tangkap gillnet yang didaratkan di PPI Bom Kalianda. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif melalui observasi langsung dan wawancara terhadap nelayan gillnet. Pengumpulan data dilakukan pada enam kapal nelayan dengan satu kali trip penangkapan, meliputi pencatatan jenis dan volume hasil tangkapan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima jenis hasil tangkapan utama, yaitu Udang Vaname (Litopenaeus vannamei), Ikan Kembung (Rastrelliger sp.), Ikan Tongkol Lisong (Auxis rochei), Ikan Selar Bentong (Selar crumenophthalmus), dan Ikan Layang (Decapterus sp.). Total volume hasil tangkapan utama yang diperoleh selama penelitian sebesar 988 kg. Persentase hasil tangkapan tertinggi adalah Udang Vaname sebesar 31%, sedangkan persentase terendah adalah Ikan Layang sebesar 12%. Perbedaan volume hasil tangkapan dipengaruhi oleh lokasi penangkapan, musim, serta kondisi operasional penangkapan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi mengenai jenis dan volume hasil tangkapan gillnet serta mendukung pengelolaan kegiatan pendaratan ikan di PPI Bom Kalianda. Selain itu, informasi ini diharapkan dapat membantu pengelola PPI dalam meningkatkan pelayanan fasilitas pendaratan ikan guna mendukung efisiensi dan produktivitas nelayan.
Inovasi Pakan Berbasis Tepung Bayam Merah untuk Meningkatkan Kualitas Warna Ikan Platy (Xiphophorus maculatus) Yulianingsih; Ika Wahyuni Putri; Dwi Utami Putri; Aliyas; Zakirah Raihani Ya&#039;la
Arborescent Journal Vol 3 No 2 (2026): Februari - Mei
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/arj.v3i2.1521

Abstract

Warna merupakan salah satu faktor utama yang menentukan nilai estetika dan nilai jual ikan hias. Pemanfaatan bahan alami yang mengandung pigmen, seperti bayam merah (Amaranthus tricolor), dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan kualitas warna ikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan tepung bayam merah dalam pakan terhadap intensitas warna dan pertumbuhan ikan platy (X. maculatus). Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan konsentrasi tepung bayam merah dalam pakan, yaitu 0%, 3%, 6%, dan 9%, masing-masing diulang sebanyak tiga kali. Intensitas warna ikan diukur menggunakan Toca Colour Finder, sedangkan pertumbuhan diamati melalui laju pertumbuhan selama masa pemeliharaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung bayam merah dalam pakan berpengaruh nyata terhadap peningkatan intensitas warna ikan platy. Perlakuan dengan konsentrasi 9% menghasilkan peningkatan warna terbaik dibandingkan perlakuan lainnya. Selain itu, pemberian tepung bayam merah tidak memberikan pengaruh negatif terhadap pertumbuhan ikan selama penelitian berlangsung. Dengan demikian, tepung bayam merah berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber pigmen alami dalam pakan untuk meningkatkan kualitas warna ikan platy.  
Identifikasi Jenis Mangrove Di Pesisir Desa Tasikmadu, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban Raka Nur Sukma; Suwarsih; David Firmansyah
Arborescent Journal Vol 3 No 2 (2026): Februari - Mei
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/arj.v3i2.1553

Abstract

Mangrove tumbuh pada tanah berlumpur alluvial di daerah pantai dan muara sungai yang di pengaruhi oleh pasang surut. Zonasi mangrove  terbentuk memiliki model yang berbeda pada setiap lokasi di setiap daerah. Pembentukan zonasi mangrove dipengaruhi oleh beberapa faktor lingkungan kemudian akan membentuk penyebaran jenis mangrove yang secara dominan menguasai masing-masing habitat. Penelitian diharapkan dapat memberikan informasi tentang jenis dan zonasi mangrove di kabupaten tuban. Metode penelitian ini menggunakan metode survey eksplorative. Identifikasi dilakukan terhadap jenis jenis  mangrove yang tumbuh dilokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan 2 jenis mangrove yang tumbuh, yaitu mangrove jenis Rhizophora Mucronata, avecenia Marina. Berdasarkan analisa perhitungan kerapatan, frekuensi dominasi, dari perhitungan tersebut di peroleh perhitungan nilai Penting jenis (NPJ) jenis mangrove yang paling dominan yaitu Rhizophora Mucronata yang tumbuh dan berkembang di Desa Tasikmadu dengan nilai NPJ 521,8.
Pengaruh Penambahan Tepung Daun Pepaya (Caricca papaya L.) Pada Pakan Terhadap Pertumbuhan Ikan Mas (Cyprinus carpio L.) Firmansyah; Ika Wahyuni Putri; Dwi Utami Putri
Arborescent Journal Vol 3 No 2 (2026): Februari - Mei
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/arj.v3i2.1602

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung daun pepaya (Carica papaya L.) terfermentasi dalam pakan terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan mas (Cyprinus carpio L.). Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Basah Fakultas Perikanan Universitas Madako, Tolitoli, menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dosis tepung daun pepaya (0%, 2%, 4%, dan 6%) dan tiga kali ulangan selama 40 hari pemeliharaan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung daun pepaya tidak memberikan pengaruh yang nyata (p>0,05) terhadap pertumbuhan bobot dan panjang mutlak ikan mas secara statistik, namun perlakuan dengan dosis 2% memberikan nilai pertumbuhan bobot dan panjang tertinggi secara numerik. Tingkat kelangsungan hidup (survival rate) ikan pada perlakuan 2%, 4%, dan 6% juga lebih tinggi (93,33%) dibanding kontrol (86,67%), meskipun tidak berbeda nyata. Parameter kualitas air seperti suhu (27,00–27,06°C), pH (6,81–7,06), dan DO (5,30–5,35 mg/L) berada dalam kisaran optimal untuk pertumbuhan ikan mas.
Hematologi Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Yang Dibudidayakan Pada Sistem Akuaponik Dengan Menggunakan Filter Yang Berbeda Yunifar; Dwi Utami Putri; Aliyas
Arborescent Journal Vol 3 No 2 (2026): Februari - Mei
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/arj.v3i2.1604

Abstract

Ikan nila ialah komoditas perairan tawar yang populer, dikenal karena tingkat produksinya yang efisien, pertumbuhannya yang pesat, dan pasokannya yang melimpah. Hal ini menjadikannya sebagai sumber pangan lokal yang sangat umum. Kemudahan dalam membudidayakannya membuat pengolahan ikan nila menjadi berbagai produk menjadi sangat relevan. Selain itu, harga ikan nila yang ekonomis serta kemampuannya menghasilkan gel berkualitas merupakan nilai lebih dari ikan ini. Penelitian ini berlangsung selama 40 hari, dimulai pada 13 Mei dan diakhiri pada 21 Juni 2025. Lokasi pelaksanaannya adalah Laboratorium Basah Fakultas Perikanan, Universitas Madako Tolitoli, yang terletak di Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah. Metode yang diterapkan adalah eksperimen serta menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri atas 3 (Bioball, Arang dan Zeolit) perlakuan dan 3 kali pengulangan, sehingga terdapat 9 unit percobaan. Hasil analisis sidik ragam ANOVA menunjukkan bahwa penggunaan berbagai sistem filter dan akuaponik tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap ikan nila (p>0,05). Sekitar 2.043.333,33 sel/mm3 hingga 2.436.666,67 sel/mm3 dari total eritrosit yang diperoleh. Total sel eritrosit dalam setiap perlakuan masih dalam keadaan normal, jumlah sel eritrosit normal pada ikan berkisar antara 20.000 hingga 3.000.000 sel/mm3. 
Pemberian Tepung Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) dalam Pakan terhadap Kecerahan Warna Dan Kelangsungan Hidup Pada Ikan Platy (Xiphophorus maculatus) Safna Idris; Ika Wahyuni Putri; Suardi Laheng
Arborescent Journal Vol 3 No 2 (2026): Februari - Mei
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/arj.v3i2.1605

Abstract

Ikan platy (X. macalutus) merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang memiliki bentuk sirip dan warna yang berfariasi, Salah satu kendala dalam pemasaran ikan platy adalah kualitas warnanya yang memudar dan menurun saat pemeliharaan tersebut, sehingga terjadi menurunya peminat ikan hias platy, maka  penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung kulit buah naga merah dalam bentuk pakan terhadap peningkatan  warna dan pertumbuhan ikan platy (X. macalutus). Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan empat perlakuan, dengan tiga ulangan, yaitu  pakan kontrol (tanpa tepung kulit buah  naga merah) dan pakan dengan penambahan tepung kulit buah naga merah sebanyak 5%, 10%, dan 15%. Hasil penelitian selama 40 hari ini menunjukan bahwa penambahan tepung kulit buah naga merah dalam pakan dapat meningkatkan intensitas warna ikan platy secara signifikan, dengan hasil terbaik diperoleh pada perlakuan 15%. Namun laju pertumbuhan ikan platy tidak dipengaruhi secara signifikan oleh penambahan tepung kulit buhah naga merah . tinggkat kelangsungan hidup tertinggi diperoleh pada perlakuan 15%. Parameter kualitas air selama penelitian berada dalam  kisaran optimal untuk budidaya ikan platy. Penelitian ini menunjukan bahwa penambahan tepung kulit buah naga merah dalam pakan dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan warna ikan platy tanpa mempengaruhi pertumbuhan dan kelangsungan hidupnya.

Page 4 of 4 | Total Record : 40