cover
Contact Name
Abu Bakar
Contact Email
ruang.komunitas@uin-alauddin.ac.id
Phone
+6281354974545
Journal Mail Official
ruang.komunitas@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
Program Studi Ilmu Politik, Fakultas Ushuluddin, Filsafat dan Politik, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Jalan H.M.Yasin Limpo No.36, Romang Polong, Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Kode Pos 92118
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Ruang Komunitas : Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30250374     DOI : https://doi.org/10.24252/rkjpm
Jurnal ini memuat artikel di bidang sosial humaniora yang diadopsi dari pengalaman atau kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Ruang Komunitas: Jurnal Pengabdian Masyarakat menerima naskah artikel dalam bidang riset terapan dan hasil penelitian ilmiah kuantitatif maupun kualitatif berbasis komunitas ke dalam format pengabdian masyarakat yang mencakup bidang keilmuan yang relevan.
Articles 33 Documents
Penguatan Spiritualitas Santriwati Pesantren Puteri Ummul Mukminin Melalui Optimalisasi Ramadan dan Pengendalian Interaksi Digital Ahmad, Nur Isra'; Supriadi, Supriadi; Muhammad, Fadil
RUANG KOMUNITAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): Ruang Komunitas: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Program Studi Ilmu Politik bekerjasama Program Studi Hubungan Internasional, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/rkjpm.v3i2.61826

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan kegiatan pengabdian berupa penguatan spiritual santriwati Pesantren Puteri Ummul Mukminin selama libur Ramadan melalui pelaksanaan seminar berbasis digital. Kegiatan ini dirancang untuk menjaga kesinambungan nilai-nilai pendidikan pesantren di luar lingkungan fisik, sekaligus membentuk kesadaran santriwati terhadap penggunaan teknologi secara bijak. Metode pengabdian yang digunakan adalah seminar interaktif melalui platform zoom, dengan pendekatan partisipatif dan edukatif. Materi disampaikan melalui ceramah sebagai media utama, diskusi sebagai ruang berbagi gagasan dan pengalaman, serta sesi tanya jawab untuk memperjelas pemahaman santriwati. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa santriwati memahami dampak kehidupan digital dan terdorong menyusun agenda ibadah dan belajar sebagai bentuk komitmen pribadi. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelaksanaan seminar secara digital mampu mendukung pembinaan spiritual dan mendorong terbentuknya kebiasaan baik selama bulan Ramadan
Peningkatan Literasi Kesehatan Remaja tentang Bahaya NAPZA melalui Pendekatan Edukasi Partisipatif di SMPN 3 Lappariaja Adziim, A. Muh. Faudzul; Mallongi, Anwar; Amqam, Hasnawati; Sessu, We Ya’dilu Tenri; Ramadani, Asty Suci; Rahman, Muhammad Abeliandri; Rabbaniyah, Rabbaniyah; Adityawarman, Raihan Muammar Iffat; Tjowari, Elizabeth Lydia; Lutfiah, Lutfiah; Firmansyah, Andi Yudia Sari; Ilmansyah, Salsabila Tamara Putri; Irmawati, St.
RUANG KOMUNITAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): Ruang Komunitas: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Program Studi Ilmu Politik bekerjasama Program Studi Hubungan Internasional, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/rkjpm.v3i2.62414

Abstract

Penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA) masih menjadi permasalahan serius yang mengancam kesehatan dan masa depan remaja di Indonesia, termasuk di wilayah pedesaan. Rendahnya literasi kesehatan di kalangan remaja menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap rendahnya kesadaran akan bahaya penyalahgunaan NAPZA. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan remaja melalui pendekatan edukasi partisipatif di SMPN 3 Lappariaja, Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan. Desain kegiatan menggunakan pre-experimental one-group pre-test–post-test design dengan total peserta sebanyak 52 siswa kelas VII. Intervensi dilakukan melalui penyuluhan menggunakan media PowerPoint, ceramah interaktif, dan sesi diskusi, disertai pengukuran tingkat pengetahuan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rerata skor pengetahuan peserta dari 37,16 pada pre-test menjadi 70,02 pada post-test, dengan peningkatan sebesar 88,4% dari skor awal. Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi partisipatif efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja mengenai bahaya NAPZA dan memperkuat kesadaran preventif terhadap perilaku berisiko. Kegiatan ini juga menegaskan pentingnya peran sekolah sebagai ruang strategis untuk intervensi kesehatan berbasis edukasi, khususnya di wilayah pedesaan. Ke depan, pendekatan serupa perlu diintegrasikan secara berkelanjutan ke dalam program promosi kesehatan sekolah guna memperkuat ketahanan remaja terhadap pengaruh negatif NAPZA.
Integrasi Kearifan Lokal Massenrempulu dalam Perancangan Sistem Drainase Berkelanjutan di Kabupaten Enrekang Syam, Febrianto; Rivai, Aspin Nur Arifin; Amra, Muhammad Fikri; Irfan, Ahmad Asrul Azwar; Bakar, Abu; Tajuddin, Muhammad; Umar, Kusnadi
RUANG KOMUNITAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): Ruang Komunitas: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Program Studi Ilmu Politik bekerjasama Program Studi Hubungan Internasional, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/rkjpm.v3i2.62516

Abstract

Kabupaten Enrekang menghadapi permasalahan drainase yang kompleks akibat topografi bergunung, curah hujan tinggi, serta lemahnya integrasi antara sistem modern dan kearifan lokal masyarakat. Artikel ini merupakan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan mendukung penyusunan naskah akademik Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Sistem Drainase Perkotaan dan Pedesaan Kabupaten Enrekang. Kegiatan ini mengadopsi pendekatan partisipatif dengan mengintegrasikan pengetahuan teknis modern dan sistem tradisional Massenrempulu. Metode yang digunakan meliputi pendekatan yuridis-normatif dan empiris, kajian literatur, analisis spasial, serta diskusi multipihak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa integrasi kearifan lokal dalam desain sistem eco-drainage mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan air, memperkuat partisipasi masyarakat, dan menurunkan risiko banjir hingga 40%. Rekomendasi utama dari kegiatan ini adalah pembentukan Unit Pengelola Drainase Terpadu berbasis kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan lembaga adat. Upaya ini diharapkan menjadi model replikasi bagi daerah lain dalam mewujudkan tata kelola air yang berkelanjutan dan berkeadilan ekologis.

Page 4 of 4 | Total Record : 33