cover
Contact Name
masfufatun
Contact Email
masfufatun@uwks.ac.id
Phone
+6281555465802
Journal Mail Official
semnaskusuma@uwks.ac.id
Editorial Address
Dukuh Kupang XXV no. 54 Surabaya Jawa Timur, Kode Pos 60225
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Kusuma
ISSN : -     EISSN : 30629365     DOI : -
Prosiding Seminar Nasional KUSUMA merupakan terbitan berkala setiap tahun sekali pada bulan Oktober. Prosiding ini berisi kumpulan artikel hasil penelitian dan kegiatan pengabdian pada masyarakat yang telah dipresentasikan dalam Seminar Nasional KUSUMA yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. Prosiding ini memuat sejumlah artikel oleh para pakar, praktisi, dan mahasiswa di perguruan tinggi dalam berbagai bidang/multidisiplin
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 134 Documents
Pembuatan Ponton Operasional Kerambah Leledi Boezem Morokrembangan Surabaya Soebagio; Khatulistiani, Utari; Priantoro Machmoed, Soerjandani
Prosiding Seminar Nasional Kusuma Vol 3 (2025): Prosiding Seminar Nasional Kusuma
Publisher : LPPM UWKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Boezem Utara, sebagian areanya  digunakan sebagai tempat budidaya ikan lele dengan menggunakan kerambah. Untuk  operasional dan pemeliharaan kerambah petani menggunakan pelampung gabus yang digabungkan. Secara teknik tentu saja alat ini kurang efektif karena ruangya terbatas dan kurang aman karena tidak  stabil saat dijalankan. Menyikapi kondisi ini Progdi Teknik Sipil memberikan bantuan berupa pembuatan ponton catamaram yang sesuai dengan kebutuhan dilapangan agar dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Pembuatan ponton diawali dengan perencanaan bentuknya, kemudian menentukan beban yang ditanggung sehingga dapat ditentukan kebutuhan dimensi ponton yang diperlukan. Hasil perencanaan ponton mempunyai dimensi 2,5 m x 1,2 m dengan menggunakan Pipa PVC berbentuk silinder dengan diameter 10 inch yang di letakan  di kanan-kiri dengan panjang 2,5 m. Ponton hasil perancangan didapati  lebih nyaman dan lebih stabil sehingga  dapat menjadi percontohan pembuatan ponton di lingkungan peternak ikan Boezem Morokrembangan. Diharapkan hasil pengabdian masyarakat ini meningkatkan produksi kerambah bagi petani nelayan.
Pemeriksaan Gratis Penyakit Zoonosis (Toxoplasmosis dan Leptospirosis) Pada Kucing di Kecamatan Wonokromo Surabaya cipka, hana; Cipka Pramuda Wardhani, Hana; Palestin; Gusti Ningrum, Siti; Hari, Fomalha; Rachmawati, Elly; Putri Arifin, Nadiyah
Prosiding Seminar Nasional Kusuma Vol 3 (2025): Prosiding Seminar Nasional Kusuma
Publisher : LPPM UWKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Kucing merupakan salah satu hewan yang sangat dekat dengan manusia, oleh karena itu kesehatannya juga perlu diperhatikan guna menjaga kesehatan manusia. Banyak sekali penyakit kucing yang dapat menular ke manusia, adapun yang sering sekali menular pada manusia akan tetapi tidak secara dini terdeteksi adalah Toxoplasmosis dan Leptospiroris. Toxoplasmosis dapat menyebabkan penyakit yang cukup mengerikan pada manusia, salah satunya adalah  kejadian abortus, sedangkan Leptospirosis dapat menyebabkan kematian pada manusia.. Tujuan: penelitian ini untuk mendeteksi penyakit zoonosis (Toxoplasmosis dan Leptospirosis) secara dini dengan metode PCR (Polymerase Chain Reaction) di wilayah Kecamatan Wonokromo Surabaya tepatnya di klinik hewan K and P Clinic. PCR dinilai lebih akurat dalam mendeteksi penyakit tersebut secara dini dibandingkan dengan menggunakan rapid test. Metode: Pemeriksaan ini dilakukan secara gratis pada 20 ekor kucing di wilayah Kecamatan Wonokromo Surabaya. Sampel yang digunakan adalah darah. Darah kucing tersebut diambil dari vena cephalica dengan menggunaakan disposable syringe ukuran 3 cc, dan diletakkan dalam tabung dengan antikoagulan EDTA (Ethylendiaminetetraacetic Acid) berukuran 1 cc. Hasil: penelitian dari 20 sampel darah kucing, terdapat 4 ekor kucing (20 %) kucing yang positif terinfeksi Leptospirosis dan 1 ekor kucing (5 %) kucing yang terinfeksi Toxoplasmosis. Kesimpulan: sehingga dapat disimpulkan bahwa kurang lebih 25% dari total 20 ekor kucing pemeriksaan menggunakan PCR terdapat hasil yang positif terinfeksi Toxoplasmosis dan Leptospirosis. Sehingga perlu menjaga kebersihan dan kesehatan lebih ektra
Antibiofilm Activity Test of Apis Dorsata Honey Against Candida albicans Biofilm Dwi Cahyani, Herawati; Masfufatun, Masfufatun; Diah Setijowati, Eva; masfufatun
Prosiding Seminar Nasional Kusuma Vol 3 (2025): Prosiding Seminar Nasional Kusuma
Publisher : LPPM UWKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Madu Apis dorsata memiliki aktivitas untuk menghambat pembentukan biofilm Candida albicans . Madu mengandung fenolik, steroid, tannin dan flavonoid. Dimana flavonoid merupakan salah satu kelas dari keluarga fenolik (setengah dari jumlah total senyawa fenolik) berfungsi untuk menghambat pembentukan biofilm Candida albicans . Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibiofilm madu Apis dorsata terhadap biofilm Candida albicans . Metode: Sampel yang digunakan berupa madu Apis dorsata yang diperoleh dari Gunung Mutis Nusa Tenggara Timur. Sampel madu dilarutkan dalam media RPMI 1640 dengan konsentrasi larutan konsentrasi 50%, 25%, 12,5%, 6,25%, dan 3,125%. Uji aktivitas antibiofilm madu terhadap biofilm Candida albicans  dilakukan dengan metode Mikrotiter plate menggunakan ELISA reader.  Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua konsentrasi madu memiliki aktivitas menghambat pembentukan biofilm Candida albicans  dengan penghambatan terbesar konsentrasi madu 50% sebesar 69,78%. Penelitian ini menunjukkan bahwa madu Apis dorsata dari Gunung Mutis NTT secara kuat menghambat pembentukan biofilm Candida albicans . Efektivitas ini bersifat dosis-dependen, di mana konsentrasi madu 50% memberikan tingkat penghambatan tertinggi sebesar 69,78%. Kesimpulan: Dengan demikian, madu ini patut dipertimbangkan sebagai sumber agen antibiofilm alami yang potensial, berkat kandungan senyawa fenolik dan flavonoidnya.
Formulasi Dan Evaluasi Nanoemulsi Ekstrak Daun Cengkeh (Syzygium aromaticum) Nisjmatul Ma’rifah, Renda; Furkani Listyawati, Agusniar; masfufatun
Prosiding Seminar Nasional Kusuma Vol 3 (2025): Prosiding Seminar Nasional Kusuma
Publisher : LPPM UWKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Syzygium aromaticum mengandung bahan aktif dengan potensi aktivitas biologis luas, namun memiliki keterbatasan stabilitas dan kelarutan pada sediaan konvensional. Pengembangan nanoemulsi berbasis bahan alam diperlukan untuk meningkatkan stabilitas dan efektivitas penghantaran senyawa aktif. Tujuan: Tujuan dari formulasi ini untuk mengetahui karakteristik nanoemulsi S.aromaticum. Metode: Formula terdiri dari F1 (30%, dan 15%), F2 (35%, 20%), F3 (40%, 25%). Evaluasi formula dilakukan dengan pengujian organoleptik, homogenitas, stabilitas fisik, dan analisis ukuran droplet menggunakan Particle Size Analyzer (PSA). Hasil: Sediaan nanoemulsi yang dihasilakan berwarna kuning kental kecoklatan berbau khas cengkeh dengan ukuran partikel yang memenuhi kriteria nanoemulsi F2 (6.96 nm), dan F3 (9.07), Nilai transmitan yang paling baik > 95% yaitu F3 (99.2 %) dan formula paling stabil secara fisik ditandia dengan tidak adanya pemisahan fase, pengendapan dan kekeruhan selama kurang lebih 3 bulan adalah Formula 1. Kesimpulan: Hasil penelitian ini menjadi landasan yang kuat untuk dilanjutkan ke uji aktivitas biologis (in vitro dan in vivo). Formula yang stabil dan berukuran nano harus diuji untuk membandingkan efektivitas antioksidan, antimikroba, atau antikanker nanoemulsi dengan sediaan konvensional untuk secara kuantitatif membuktikan peningkatan efektivitas penghantaran.